batampos – Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap pasangan suami istri yang menjadi pelaku penipuan masuk sebagai anggota polri hingga setengah miliar rupiah. Pasutri itu diketahui bernama Heni Puspitaningsih dan Asep Sudirman.
Heni merupakan anggota polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya, sedangkan suaminya, Asep, merupakan pecatan anggota polri.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi mengatakan, dua pasutri itu melakukan penipuan terhadap seorang petani bernama Carlim Sumarlin, 56, yang merupakan warga Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat,
Korban ditipu pasutri itu agar anaknya bisa lolos pendaftaran polisi wanita (polwan) dengan menggunakan uang pelicin hingga Rp 598 juta
Saat ini, Syahduddi mengatakan bahwa pihaknya sudah menetapkan pasutri itu sebagai tersangka penipuan.
“Yang bersangkutan kita sudah tetapkan sebagai tersangka dan kita lakukan penahanan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/6).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan mengatakan saat ini kedua tersangka masih dilakukan pemeriksaan.
Pihaknya akan mendalami kasus yang menjerat anak petani terkait penipuan untuk masuk anggota Polri tersebut.
“Masih dilakukan pendalaman terhadap kedua tersangka” tandasnya. (*)
Ilustrasi. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Batam. Foto Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Proses penerimaan peserta didik baru tingkat SMA/SMK tahun ajaran 2024/2025 sudah dimulai, Selasa (11/6). Pendaftaran langsung membludak di hari pertama PPDB tersebut dibuka.
Banyak minat calon peserta didik baru ke sekolah negeri ini juga karena wacana menggratiskan uang SPP kepada siswa sekolah negeri tingkat SMA/SMK dan sederajat di tahun 2024 ini. Calon peserta didik baru, terlebih adalah orangtua mereka sangat mengharapkan agar bisa lolos di seleksi PPDB SMA ataupun SMK Negeri ini.
“Anak saya ada empat dan semuanya sudah sekolah. Satu SMP dan dua masih SD. Kakaknya ini harus ke SMA atau SMK Negeri biar hemat biaya untuk pendidikan anak-anak. Dengar-dengar pemerintah (daerah) katanya mau gratiskan SPP untuk SMA dan SMK. Itu bagus biar tak terlalu terbebani kami orangtua ini, ” kata Hendrik, warga Kaveling Melati, Sagulung.
Batam Pos yang melakukan penelusuran kepada beberapa orang tua yang anaknya akan masuk SMA atau SMK di hari pertama PPDB dibuka, umumnya menuturkan alasan yang sama. Kemauan kuat mereka untuk melanjutkan pendidikan anak ke sekolah negeri karena alasan ekonomi. Hemat biaya pendidikan anak jadi alasan utama mereka untuk menyekolahkan anak ke sekolah Negeri.
“Swasta sudah tak sanggup lagi. Mahal biaya pendidikan di sekolah swasta. Satu anak saya masih di SMP swasta. Satu lagi anak pertama lagi kuliah. Ini yang nomor dua mau ke SMAN 5 biar tak terlalu bengkak biaya pendidikan anak nanti, ” kata Sugiman, warga Kaveling Sagulung Baru.
Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Batam Kasdianto mengakui tingginya minat masyarakat dengan SMA dan SMK negeri di hari pertama PPDB dibuka ini. Diapun tak menampik jika alasan masyarakat menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri karena alasan ekonomi atau hemat biaya Pendidikan.
“Iya bisa jadi karena wacana gratis SPP itu. Itu (wacana gratis SPP) lagi dimatangkan oleh pak Kadisdik. Semoga berjalan dengan lancar untuk wacana ini, ” ujar Kasdianto.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau Andi Agung sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Rencana ini sedang digodok dan jika tidak ada kendala akan segera direalisasikan di tahun ajar baru nanti
“SPP gratis berlaku bagi siswa kelas satu sampai tiga, khusus di sekolah negeri. Ada tujuh kabupaten/kota di Kepri berlaku untuk tahun pelajaran baru,” ujarnya.
Seperti diketahui pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) berencana menggratiskan biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) seluruh siswa SMA/SMK dan SLB negeri mulai tahun 2025.
Sebelumnya Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan program SPP gratis tersebut sudah masuk dalam pembahasan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2025. SPP gratis ini memang hanya berlaku bagi SMA, SMK, dan SLB negeri yang berada di bawah kewenangan Pemprov Kepri. (*)
batampos – Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran kedua zona Asia antara Timnas Indonesia dan Filipina akan digelar Selasa (11/6/2024) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Laga ini menjadi sangat krusial bagi Indonesia yang membutuhkan kemenangan untuk memastikan posisi mereka di putaran ketiga kualifikasi sekaligus meraih tiket ke babak final Piala Asia 2027. Pertandingan ini dijadwalkan kick-off pada pukul 19.30 WIB.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi kedua klasemen Grup F dengan tujuh poin dari lima pertandingan. Mereka hanya unggul satu poin atas Vietnam yang mengoleksi enam poin. Skenario terbaik bagi Indonesia adalah memenangkan pertandingan melawan Filipina, sehingga mereka akan mengumpulkan sepuluh poin dan menjadi runner-up grup di bawah Irak.
Namun, jika Indonesia gagal meraih tiga poin, mereka harus berharap Vietnam kalah dalam pertandingan melawan Irak agar tetap berada di posisi kedua.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, telah mempersiapkan 23 pemain untuk menghadapi Filipina. Meski harus kehilangan Jordi Amat yang terkena kartu merah pada pertandingan terakhir melawan Irak, Kamis (6/6/2024), di Jakarta, STY tetap optimistis dengan skuad yang dimilikinya.
Kehadiran Calvin Verdonk yang kini resmi menjadi Warga Negara Indonesia memberikan tambahan kekuatan di lini belakang. Verdonk, yang bermain untuk klub Liga Belanda NEC Nijmegen, menempati posisi bek kiri dan diyakini akan memperkuat serangan timnas dari sisi sayap.
Adapun 23 pemain yang dipilih STY untuk membela Garuda adalah:
Kiper: Ernando Ari, Nadeo Argawinata, Muhammad Adisatryo
Depan: Rafael Struick, Egy Maulana Vikri, Muhammad Dimas Drajad, Malik Risaldi
Skuad Garuda di bawah asuhan STY memiliki kedalaman yang cukup merata dari sisi teknik maupun skill. Di posisi penjaga gawang, ada dua nama yang cukup mentereng, yakni Ernando dan Nadeo, yang merupakan langganan timnas.
Untuk lini belakang, timnas memiliki banyak pilihan pemain serba bisa. Bek tengah STY bisa memainkan kombinasi dari Rizky Ridho, Nathan Tjoe- A-On, Justin Hubner, Jay Idzes, serta pemain muda Muhammad Ferarri.
Di sayap kanan dan kiri, STY memiliki Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Asnawi Mangkualam, Calvin Verdonk, dan Pratama Arhan.
Posisi gelandang juga diisi oleh nama-nama mumpuni dalam membangun serangan dan menjadi penghubung antarlini. Thom Haye, Ivar Jenner, dan Ricky Kambuaya bisa menjaga kedalaman sekaligus memberikan kejutan lewat tendangan jarak jauh yang membahayakan. Marselino, Ragnar Oratmangoen, dan Yakob Sayuri akan menjadi penambah daya gedor sekaligus menyokong lini serang Garuda.
Pertandingan ini tampaknya bisa menjadi debut dari Calvin Verdonk yang menggantikan Jordi Amat akibat kartu merah di laga terakhir. Berikut prediksi susunan pemain Timnas Indonesia:
Kiper: Ernando Ari
Belakang: Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Jay Idzes, Sandy Walsh
Depan: Marselino Ferdinan, Rafael Struick, Ragnar Oratmangoen
Melihat performa dan kualitas pemain yang dimiliki, Timnas Indonesia diharapkan mampu meraih kemenangan atas Filipina. Filipina bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng, tetapi dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, skuad Garuda diprediksi bisa mengatasi perlawanan The Azkals. Prediksi skor akhir untuk pertandingan ini adalah Indonesia menang 2-0 atau dengan selisih dua gol.
Kemenangan ini sangat penting bagi Indonesia untuk memastikan langkah mereka ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan babak final Piala Asia 2027. Dukungan penuh dari para suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno juga diharapkan bisa memberikan semangat tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal dan meraih hasil terbaik.
Dengan segala persiapan dan strategi yang telah disusun oleh Shin Tae-yong, semoga Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan dan melanjutkan perjuangan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2026. Saksikan dan dukung terus Timnas Indonesia dalam pertandingan penting ini. (*)
Jenazah Jhon Karl Danielson saat berada di RSUD Embung Fatimah. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Seorang pasien pria lanjut usia berkebangsaan Selandia Baru tewas setelah menjalani perawatan medis di Instansi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, Selasa (11/6) siang.
Lansia yang bernama Jhon Karl Danielson ini awalnya mengidap penyakit luka dan pembengkakan serta pembusukan pada bagian kaki kananya. Pembusukan yang sudah begitu parah dan terinfeksi akhirnya merenggut nyawanya.
Informasi yang didapat, lansia ini sudah bertahun-tahun berada di Batam. Dia tinggal di salah satu pemukiman liar di kawasan Jodoh, Batu Ampar. Selama ini dia tinggal sendiri dan terlantar meskipun berbagai sumber sebut dia punya anak di Batam. Keluarga dari negara asalnya tidak pernah berkunjung atau menjenguk korban.
Begitu juga dengan luka pada kaki yang berujung pada pembusukan dan infeksi yang merenggut nyawanya juga sudah lama dialami. Jarang mendapat perawatan medis dan obat-obatan membuatnya menderita.
Senin (10/6), perangkat RT/RW yang ada di tempat tinggalnya akhirnya membawa dia ke IGD RSUD karena pembusukan pada kaki yang luka sudah terlalu parah. Saat dibawa ke RSUD tubuhnya sudah mengeluarkan aroma bau busuk.
“Diantar RT/RW dan warga. Sudah membusuk kakinya. Dia WN Selandia Baru, ” kata Humas RSUD Embung Fatimah Batam Ellin Sumarni.
Saat tiba di RSUD, pasien ini kata Elli sudah dalam kondisi koma. Petugas medis di IGD menanganinya dengan baik sekalipun tidak ada dokumen sebagai WNA ataupun keluarga penjamin.
dr Ferry Fhrans yang menangani WNA lansia ini menjelaskan, dari diagnosa awal kemedisan, pasien tersebut ternyata susah lama mengalami luka dan pembusukan pada kaki kanannya. Pembusukan sudah masuk kategori kronis.
“Sudah infeksi kronis. Sudah membusuk. Penanganan awal kita lakukan pembersihan karena sudah ada belatung. Selanjutnya pemulihan dan mau dilanjutkan ke rawat inap, ” kata Ferry.
Namun takdir berkata lain, siang kemarin WNA yang belum ada satupun keluarga dekat yang menemaninya ini, akhirnya meninggal dunia di ruangan perawatan IGD.
Tindak lanjut atas kematian lansia WNA ini, manajemen RSUD Embung Fatimah akhirnya berkoordinasi dengan Kesbangpol Pemko Batam dan dilanjutkan ke kantor Imigrasi Batam.
“Kalau untuk kewarganegaraan nya kita sudah koordinasi dengan Kesbangpol dan Kesbangpol sudah koordinasi dengan pihak Imigrasi. Tadi orang Imigrasi sudah datang mengecek identitas dan kewarganegaraan bapak tersebut. Mungkin mau lapor ke Kedutaan asal negara bapak ini untuk menghubungi keluarga nya” kata Ellin.
Pagi sebelum korban meninggal, sebut Ellin, ada seorang pria yang datang ke IGD RSUD membawa surat keterangan identitas korban. Pria tersebut mengaku sebagai anak dari korban. Namun belum sempat menanyakan kejelasan identitasnya, sang pria tersebut menghilang.
Ini menyulitkan pihak RSUD untuk memberitahu keluarga terkait kematian korban. Manajemen RSUD akhirnya melaporkan kematian korban ke Kesbangpol untuk diteruskan ke Imigrasi. (*)
Median Jalan WR Supratman Batu 15 Tanjungpinang, rusak. F. Ist
batampos– Rambu lalu lintas tumbang dan median (pembatas) Jalan WR Supratman Batu 15 Tanjungpinang ditemukan rusak parah, Senin (10/6). Belum diketahui penyebab pasti kerusakan tersebut. Namun diduga kerusakan tersebut disebabkan oleh kecelakaan.
Mendapatkan informasi terkait adanya rambu lalu lintas dan median (pembatas) jalan yang rusak, petugas Satlantas Polresta Tanjungpinang langsung mendatangi lokasi.
Petugas langsung melakukan pemeriksaan dan mendapati tiang rambu lalu lintas yang. terpasang di median jalan tumbang. Sementara median jalan rusak parah.
Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Tanjungpinang AKP Syaiful Amri, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan di lokasi rambu lalu lintas yang tumbang dan median jalan yang rusak.
“Diduga akibat kecelakaan,” katanya.
Menurut Syaiful, pihaknya baru mendapatkan informasi pada pagi hari bahwa ada rambu lalu lintas yang tumbang di Jalan WR Supratman Tanjungpinang.
“Hingga saat ini belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas kejadian itu,” jelasnya.
Meskipun demikian, Satlantas Polresta Tanjungpinang akan melakukan penyelidikan dan mencari penyebab rambu lalu lintas tumbang dan rusak.
“Ya pasti kami melakukan penyelidikan,” tegas AKP Syaiful. (*)
batampos – Kawasan hunian Garden Avenue residence resmi meluncurkan cluster terbarunya, Cluster TEAKWOOD, Minggu, 9 Juni 2024. Produk terbaruini merupakan cluster kedua di kawasan perumahan ini. Dimana sebelumnya telah sukses memasarkan cluster perumahan pertamanya yakni Cluster ROSEWOOD yang mencapai 90% sold out dari total 226 unit dibuka yang mulai dipasarkan sejak launching perdana pada Januari 2022 lalu.
Dari 5 pilihan type unit yang ditawarkan, kini hanya tersisa 2 type saja yang masih tersedia untuk bisa dimiliki. Yaitu type 111/92 tersisa 22 unit dari 41 unit, serta unit rumah terbesar yaitu type 127/105 yang hanya tersisa 1 unit dari 69 unit yang dipasarkan. Sedangkan untuk yang lainnya sudah habis terjual, yaitu type 69/60 sebanyak 36 unit, type 82/72 sebanyak 40 unit, dan type 106/90 sebanyak 40 unit.
Cluster TEAKWOOD yang dipasarkan ini nantinya akan dikembangkan dengan konsep terbaru yang lebih exclusive, lebih mewah dengan kenyaman untuk menjalani kehidupan dengan gaya hidup yang lebih sehat.
Prestige Life in Wellness Living: Hadirkan Hunian Mewah dan Sehat ala Cluster TEAKWOOD
Prestige Life in Wellness Living Cluster TEAKWOOD
Cluster TEAKWOOD, cluster terbaru Garden Avenue Residence menghadirkan konsep Prestige Life in Wellness Living, pilihan yang sempurna bagi keluarga yang menginginkan hunian mewah yang bisa mendukung gaya hidup sehat. Desain fasad rumah Cluster TEAKWOOD dibuat estetik dengan gaya tropical modern. Paduan warna gelap dengan aksen kayu dan marmer, memberikan sentuhan kesan alami nan mewah. Penggunaan kaca jendela yang besar memaksimalkan pencahayaan alami yang sehat masuk ke dalam rumah, serta mampu mengurangi penggunaan listrik untuk penerangan di siang hari, menjadikannya perpaduan sempurna antara kemewahan dan sentuhan alam di rumah.
Pada tiap rumah di Cluster TEAKWOOD menggunakan atap jenis bitumen (shingles roof). Atap bitumen memberikan ketahanan lebih terhadap cuaca ekstrem, seperti hujan lebat dan panas matahari yang terik, menjadikannya ideal untuk iklim tropis. Selain itu, atap bitumen memiliki daya tahan hingga 20-30 tahun, memiliki kemampuan isolasi termal yang baik, menjaga rumah tetap sejuk pada cuaca yang sangat panas serta memberikan kehangatan di musim hujan dan mampu meredam kebisingan dari suara hujan lebat.
Cluster TEAKWOOD menawarkan rumah 2 lantai dengan sentuhan desain tropical modern. Terdiri dari 2 type pilihan unit yaitu Type 174/144 (Dimensi 8×18) dan Type 128/112 (Dimensi 7×16). Setiap unit terdiri dari 4 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang makan, 1 dapur terbuka, 3 kamar mandi, carport untuk 2 mobil, dan space inner court di unit terbesar TEAKWOOD Type 174/144.
Layout rumah Cluster TEAKWOOD dirancang efisien untuk mengoptimalkan fungsi setiap sudut ruangan. Memberikan fleksibilitas dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Pada lantai pertama, ruang ini dapat digunakan untuk bersantai bersama keluarga maupun menerima tamu. Lantai ini juga dilengkapi dengan satu kamar tidur, toilet, dapur, serta space yang bisa digunakan sebagai inner court atau patio.
Inner court atau patio ini dapat difungsikan untuk banyak hal. Mulai dari mempercantik interior rumah, membuat ruang hijau yang refreshing sebagai taman di dalam rumah, ruang untuk workout dan yoga, hingga sebagai ruang tambahan for chilling and relax bersama keluarga.
Kemudian di lantai dua, dirancang sebagai area yang lebih privat, dengan dua kamar anak dan master bedroom dilengkapi balkon plus kamar mandi dalam. Desain layout fungsional ini memungkinkan penghuni untuk menikmati waktu istirahat yang tenang dan nyaman, serta memberikan ruang yang cukup untuk setiap kebutuhan anggota keluarga.
Wellness Living dimulai dari lingkungan rumah yang bisa menunjang kebutuhan lifestyle yang sehat. Kolaborasi antara konsep rumah tropical modern, lingkungan hijau yang asri, dan fasilitas outdoor lengkap di kawasan perumahan Garden Avenue Residence; menghadirkan hunian prestisius yang mengedepankan kesehatan dan kenyamanan bagi setiap keluarga di Cluster TEAKWOOD.
Taman Hijau Eksklusif seluas 4.5 Ha Garden Avenue Park yang dilengkapi berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi outdoor yang menarik
Di perumahan Garden Avenue Residence, terdapat recreational garden seluas 4,5 Ha Garden Avenue Park dilengkapi berbagai fitur dan fasilitas outdoor menarik. Penghuni bisa berolahraga, quality time bersama keluarga tercinta, atau healing setelah beraktivitas sepanjang hari sembari menikmati pemandangan hijau yang segar disini.
Ketua Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas (kiri) saat membeberkan empat agen pelayaran yang diduga terlibat dalam kartel tiket. Foto: Arjuna/ Batam Pos
batampos – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), turun langsung ke Batam dalam upaya penyelesaian polemik kenaikan harga tiket ferry tujuan luar negeri.
Pertemuan antar lini ini berlangsung pada, Selasa (11/6) di Kantor BP Batam. Selain KPPU, juga ada perwakilan pejabat dari Pemerintah Kota (Pemko), BP Batam, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, serta pegiat dan pelaku pariwisata. Sejumlah agen pelayaran juga ikut dipanggil.
Harga tiket ke luar negeri, khususnya tujuan Singapura, memang acap kali menuai kontra. Bagaimana tidak, sejak 2022 silam, tarif keberangkatan naik hampir tiga kali lipat dari harga normal.
Untuk tiket pulang pergi (PP) Batam – Malaysia, dihargai Rp545 ribu, sementara untuk sekali jalan Rp355 ribu. Lalu, rute Batam – Singapura PP Rp760 ribu untuk paspor Indonesia, dan Rp915 ribu paspor Warga Negara Asing (WNA). Kemudian, untuk sekali jalan Rp400 ribu paspor Indonesia dan Rp485 ribu untuk paspor WNA.
Anggota KPPU, Eugenia Mardanugraha, sudah mendapatkan penyebab kenaikan harga tiket tersebut. Tindak lanjut yang mereka lakukan yaitu dengan memberikan surat saran ke kementerian terkait agar permasalahan itu teratasi.
Penyebab tingginya harga tiket ini meliputi biaya operasional sampai administrasi. Operator ferry menetapkan harga tiket jauh lebih tinggi untuk menutup kerugian pada saat mereka setop operasi selama dua tahun belakangan. Kalau biaya yang bersifat administratif itu seperti pajak pajak pelabuhan. Dua hal itu menjadi persoalan di dalam penentuan tarif tiket ferry.
KPPU juga telah melakukan survei ke konsumen di tiga pelabuhan berbeda. Didapati hasilnya memang terjadi lonjakan. Kalau seandainya tarif tiket balik ke harga normal ketika pra-pandemi Covid-19, hanya sekitar Rp280 ribu saja.
“Kita belum menghitung hasil survei ini rata-ratanya berapa. Tapi mungkin perkiraan antara Rp500 sampai Rp600 ribu. Harga segitu mereka (penumpang) anggap wajar,” ujarnya.
Eugenia menyebut, kenaikan harga tiket itu bukan hanya merugikan perekonomian Batam, tapi Singapura pun ikut dirugikan. Sebab kini tak banyak orang Indonesia yang datang ke negara tetangga itu.
Ketua Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas membeberkan empat agen pelayaran yang diduga terlibat dalam kartel tiket. Pihaknya kini tengah mengumpulkan barang bukti, serta melakukan penyelidikan. Proses lidik telah berlangsung sejak 2022 lalu, normalnya selama 60 hari kerja, tapi dapat diperpanjang masa penyelidikannya.
“Batam Fast, Horizon, Sindo Ferry, dan Majestic (agen yang diduga terlibat kartel tiket). Untuk saat ini masih dalam proses pengumpulan barang bukti. Kita fokus pada isu persaingannya. Jangan-jangan keempat perusahaan ini sudah ada kesepakatan pengaturan harga,” katanya.
Dari empat perusahaan yang dimaksud, dua diantaranya beralasan mengalami kerugian pada saat Covid-19 melanda. Walau demikian, Ridho merasa dalih semacam itu tak masuk diakal, karena pandemi telah lama usai dan situasi sudah normal kembali.
“Kesulitan kita karena dulu KPPU ada di Batam, tapi sekarang di Medan. Terkendalanya karena jarak. Sementara principal mereka ada di Singapura,” ujar Ridho.
Agar penyelidikan berjalan lancar, KPPU berkoordinasi dengan Competition and Consumer Comission of Singapore (CCCS), selaku regulator persaingan usaha di Singapura. CCCS pun sedang melakukan kajian lonjakan tarif tiket karena wisatawan di sana keberatan.
Ridho minta pihak agen pelayaran kooperatif. KPPU telah mengantongi bukti-bukti kuat mengenai dugaan kartel dalam permainan harga tiket ferry tujuan luar negeri tersebut.
Untuk sanksi, lanjut dia, dapat berupa administratif. Bisa juga didenda minimal Rp1 miliar, dan maksimal dihitung berdasarkan keuntungan atau hasil penjualan dari agen pelayaran. Sementara soal izin, KPPU tak punya wewenang.
“Kalau izin KPPU bukan wewenangnya, kita hanya merekomendasi. Kalau sanksi tidak dibayar, kita juga tak punya kewenangan sebagai eksekutor. Tapi nanti kita bisa minta bantuan ke pengadilan untuk mengeksekusinya,” terang Ridho. (*)
Jhon Karl Danielson saat mendapatkan penanganan medis di RSUD Embung Fatimah. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Seorang pasien pria lanjut usia berkebangsaan Selandia Baru terbaring tak sadarkan diri di instalasi gawat darurat (IDG) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji. Pria 66 tahun ini bernama Jhon Karl Danielson. Ada pembusukan pada kaki kanan sehingga dia dilarikan ke rumah sakit.
Humas RSUD Embung Fatimah Batam Ellin Sumarni menjelaskan, pasien WNA ini diantar oleh perangkat RT/RW dan masyarakat dari wilayah Bengkong pada, Senin (10/6) malam. WNA yang belum jelas legalitas dokumen nya sebagai WNA yang datang ke tanah air ini, diinformasikan sebagai orang yang terlantar oleh masyarakat yang mengantarnya. Dia tidak memiliki keluarga sehingga hampir meninggal dunia diserang penyakit luka dan pembengkakan pada kaki.
“Katanya bapak ini sudah bertahun-tahun di Batam. Dulu ada keluarga, isterinya orang Batam. Tak tahu gimana dia ditinggalkan sendiri di rumah liar sampai kakinya membusuk seperti awal diantar, ” jelas Ellin.
Untuk penanganan medis, kata Ellin tidak ada kendala. Pasien yang diantara dengan kondisi tidak sadar ini ada pembengkakan dan pembusukan di bagian kaki kanannya. Tubuhnya pun sudah kurus dan tidak terurus. Dia masih menjalani penanganan darurat di ruangan tersendiri di IGD karena memang kondisinya memprihatinkan. Aroma kaki yang membusuk tidak bisa ditangani di ruangan yang sama dengan pasien lainnya.
“Hingga siang ini belum ada keluarga yang datang. Tadi pagi memang ada pria yang datang ngaku anaknya. Kasih semacam surat identitas bapak itu. Tapi tak tahu lagi kemana anaknya itu, ” ujar Ellin.
Sebagai rumah sakit yang mengedepankan pelayanan dan penanganan pasien, pria yang identitasnya diketahui dari surat keterangan dari anaknya ini tetap ditangani dengan baik di IGD.
“Kalau untuk kewarganegaraan nya kita sudah koordinasi dengan Kesbangpol dan Kesbangpol sudah koordinasi dengan pihak Imigrasi. Tadi orang Imigrasi sudah datang mengecek identitas dan kewarganegaraan bapak tersebut. Mungkin mau lapor ke Kedutaan asal negara bapak itu, ” kata Ellin.
dr Ferry Fhrans yang menangani WNA lansia ini menjelaskan dari diagnosa awal kemedisan, pasien tersebut ternyata susah lama mengalami luka dan pembusukkan pada kaki kanannya.
“Luka sudah lama ternyata. Sudah infeksi kronis. Sudah membusuk. Penanganan awal kita lakukan pembersihan karena sudah ada belatung. Selanjutnya pemulihan dan akan dilanjutkan ke rawat inap pasien ini, ” kata Ferry.
Batam Pos yang berkesempatan melihat, kondisi pasien memang memprihatinkan. Selain luka yang membengkak dan membusuk, pria tersebut terlihat tidak terurus lagi. Badannya kurus dan tidak ada kerabat atau keluarga yang menemaninya.
Pihak RSUD telah melakukan koordinasi dengan instansi atau dinas terkait lainnya untuk penanganan status WNA sang pasien.
“Penanganan medis tetap sama kami. Tapi karena dia ini WNA ya harus disampaikan ke pihak berkaitan lain terutama Imigrasi, ” kata dr Ferry. (*)
batampos – Timnas Indonesia siap bekerja keras dan tampil habis-habisan melawan Filipina pada Selasa (11/6).
Hal itu diungkapkan oleh pelatih kepala tim, Shin Tae-yong (STY), dalam jumpa pers di Stadion Utama GBK, Jakarta, pada Senin (10/6).
Coach STY menyebut timnya pantang mundur, sebab peluang Timnas Indonesia untuk menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia sudah sangat dekat.
Saat ini, di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Skuad Garuda menduduki peringkat kedua klasemen Grup F dengan raihan tujuh poin.
Irak di puncak dengan 15 poin, Vietnam tempat ketiga dengan enam angka, dan Filipina di posisi buncit dengan satu angka.
Jika menang di laga terakhir putaran kedua lawan Filipina, maka Timnas Indonesia berhak finis sebagai runner-up Grup F dan berhak lolos ke putaran ketiga bersama Irak.
“Seperti yang kita tahu, tidak ada tempat lagi untuk kita mundur, tidak boleh juga kita mundur dari sini,” ujar Shin Tae-yong, dikutip dari situs resmi PSSI, Senin (10/6).
Pelatih asal Korea Selatan itu juga mengingatkan anak-anak asuhnya agar tidak memandang remeh lawan. Coach STY yakin Filipina bisa saja membuat Indonesia kerepotan.
“Filipina meski gagal lolos pasti akan berjuang keras melawan Indonesia. Demikian pula kami akan bekerja semaksimal mungkin agar bisa memberikan kemenangan kepada para fans sepak bola Indonesia,” ucapnya.
Mengenai komposisi pemain, sang pelatih juga mengungkapkan tak akan ada perubahan besar. Ia juga menjamin bahwa anak-anak asuhnya akan bekerja keras demi menang atas Filipina.
“Sebenarnya, di laga melawan Irak pun, komposisi permainan kita tidak kalah jauh dibanding Irak. Saya tidak khawatir jelang pertandingan besok, karena kita pasti bisa mendapat tiket ronde ketiga,” katanya.
“Kondisi para pemain di lapangan, mereka bekerja keras dan memberikan yang terbaik. Pastinya kita akan bisa lolos ke ronde ketiga, jadi mohon kepercayaan dari masyarakat Indonesia untuk Timnas kita,” pungkasnya. (*)
batampos – Kecelakaan lalu-lintas yang merenggut korban nyawa kembali terjadi di jalan R Suprapto, Batuaji. Apes kali ini dialami oleh seorang pria paruh baya yang tewas dalam kecelakaan sepeda motor di depan lapangan Planet Futsal, kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji, Selasa (11/6) dini hari.
Pria yang belakangan diketahui bernama M Yazid, warga Batuaji ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, namun nyawanya tetap tidak tertolong. Luka dan memar di seluruh wajah serta luka hantaman di bagian dada merenggut nyawanya. Dia mengalami banyak pendarahan sehingga tidak tertolong.
“Sudah meninggal dunia sampai di sini (IGD) RSUD. Subuh tadi diantar orang. Kecelakaan sepeda motor katanya di depan lapangan Planet Futsal itu, ” ujar sumber petugas medis di IGD RSUD.
Humas RSUD Embung Fatimah Batam Ellin Sumarni membenarkan adanya pasien yang diduga korban tabrak ini dan diantar dalam kondisi meninggal dunia.
“Keluarganya sudah datang dan jenazah korban akan diambil untuk dimakamkan, ” kata Ellin.
Informasi lain yang didapat di lapangan, pria nahas ini diduga korban tabrak lari sebab kejadiannya menjelang subuh. Tidak ada yang melihat secara pasti saat kecelakaan terjadi. Pengendara lain menjumpai korban sudah dalam posisi terkapar dan tak sadarkan diri. Sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarainya juga rusak parah.
“Kemungkinan korban tabrak lari karena itu jalur laju memang. Tak ada yang melihat pasti kejadiannya, ” kata Sugianto, warga yang berdiam di sekitar lokasi kejadian.
Beberapa kerabat dan keluarga korban saat dijumpai di kamar jenazah RSUD Embung Fatimah juga menyampaikannya hal yang sama. Kejadian kecelakaan tidak ada yang tahu pasti karena minim saksi mata. Keluarga dan kerabat tahu ketika dihubungi pihak Rumah Sakit.
“Itulah tak tahu pasti. Tadi orang Lantas sudah turun cek juga. Mudah-mudahan bisa tahu penyebab pastinya, ” ujar Iyan salah satu kerabat korban.
Siang kemarin keluarga sudah mengambil kembali jenazah dan korban langsung dimakamkan di pemakaman umum Seitemiang.
Seperti diketahui kecelakaan lalu-lintas yang merenggut korban nyawa kerap terjadi di Batuaji dan Sagulung. Penyebab kecelakaan beragam namun faktor kurang tertib dalam berlalulintas kerap menjadi pemicu kecelakaan di jalan raya.
Perilaku berkendaraan melawan dan terobos rambu lampu pengaturan lalulintas misalkan masih terus terjadi hingga saat ini. Perlu penanganan dan penindakan yang serius dari Polisi ataupun Dishub untuk menekan angka kecelakaan lalu-lintas ini. (*)