
batampos– Satu orang pekerja, Heri, 37 yang sedang bekerja memasang kanopi milik salah satu rumah makan di Baran Satu, Kecamatan Meral pada Kamis (6/6) pukul 19.00 WIB tersengat listrik. Saat kejadian korban sedang berada di atas scafolding.
Kapolsek Meral AKP Kumala Enggar Anjarani kepada wartawan mengatakan, korban yang tersengat listrik langsung dibawa ke klinik kesehatan yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kejadian.
BACA JUGA: Warga Desa Pengujan Keluhkan Arus Listrik Tak Stabil, PLN: Ada Dua Kabel Putus karena Cuaca Ekstrem
”Berdasarkan keterangan dari petugas medis yang menangani korban diketahui mengalami luka bakar pada lengan kiri dan paha kiri serta alat vital. Sehingga, korban harus dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Kepala Bidang Pelayanan RSUD M Sani, dr Dedy yang dikonfirmasi secara terpisah membenarkan adanya satu pasien yang sedang dalam perawatan akibat luka bakar karena tersengat listrik.
”Kondisi pasien dalam keadaan stabil. Luka bakar yang dialami korban sekitar 28 persen. Rencananya, petugas kesehatan akan mengambil tindakan operasi terhadap luka bakar yang dialami pasien,” paparnya.
Salah seorang warga Adit menyebutkan, pada ada kejadian pekerja terkena listrik padam di rumahnya dan juga di lokasi lainnya.
”Saya liat ke lokasi dan memang ada scafolding yang cukup tinggi dan di atasnya juga ada kabel listrik. Diduga korban yang berada di atas sedang menerima besi atau apa. Sehingga, pada saat itu tanpa disadari menyentuh kabel listrik. Beruntung korban menggunakan alat keselamatan saat berada di atas,” ungkapnya. (*)
Reporter: Sandi


Pembaca batampos.co.id, ada pesan dari Air Batam Hilir. Pengelola air bersih di Pulau Batam ini menginformasikan dampak gangguan sistem kelistrikan di Instalasi Pengolahan Air Minum Duriangkang dan saat ini perbaikan masih dalam proses.






