Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 332

Kementerian Haji Susun Aturan Baru, Jamaah Umrah Berangkat dari Asrama Haji

0
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memberi keterangan. (MCH)

batampos – Kementerian Haji dan Umrah tengah menyusun aturan baru untuk mengurangi penumpukan jamaah umrah di bandara. Salah satu skema yang dirancang adalah memberangkatkan jamaah langsung dari Asrama Haji, sehingga proses administrasi dan pemeriksaan dapat diselesaikan sebelum tiba di bandara.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan jamaah, sekaligus menata alur keberangkatan agar lebih tertib dan efisien. Ia menegaskan, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Makanya kami sedang merancang supaya jamaah umrah itu nanti berangkat dari Asrama Haji, dan Garuda nanti akan menyediakan semua sarana keberangkatan,” kata Dahnil dalam rapat di DPR, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (12/2).

Menurut Dahnil, skema ini memungkinkan seluruh proses awal keberangkatan dilakukan lebih terpusat. Dengan demikian, jamaah tidak perlu lagi menjalani antrean panjang di bandara yang kerap menimbulkan kepadatan, terutama pada musim ramai umrah.

“Misalnya jamaah umrah nanti chekin-nya semuanya sudah selesai di Asrama Haji, jadi tidak ada penumpukan di bandara,” ucapnya.

Ia menambahkan, setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan rampung di Asrama Haji, jamaah dapat langsung menuju pesawat tanpa harus melalui prosedur yang berulang di bandara. Hal ini diyakini dapat memangkas waktu tunggu dan membuat alur keberangkatan lebih sederhana.

“Mereka kesana langsung berangkat, langsung boarding, jadi proses nanti, prosesnya sedang kami siapkan dengan teman-teman Garuda supaya proses itu dimudahkan,” ujarnya.

Selain menggandeng maskapai, Kementerian Haji dan Umrah juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk Danantara untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendukung. Pembenahan Asrama Haji dinilai penting agar mampu menunjang sistem baru yang lebih terintegrasi dan modern.

“Sehingga jamaah lebih nyaman, kita juga mendorong, supaya kemudian Danantara itu juga terlibat, misalnya selain Kampung Haji, juga memperbaiki asrama-asrama haji kita,” pungkasnya. (*)

Artikel Kementerian Haji Susun Aturan Baru, Jamaah Umrah Berangkat dari Asrama Haji pertama kali tampil pada News.

Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0

0
Pemain Atletico Madrid Julian Alvarez melakukan selebrasi usai menciptakan gol. (IG Atletico Madrid)

batampos – Atletico Madrid menghancurkan Barcelona 4-0 pada laga leg pertama semifinal Piala Raja (Copa del Rey) 2025/2026 di Stadion Metropolitano, Madrid, Jumat (13/2) dini hari WIB.

Dikutip dari laman La Liga seperti dilansir dari Antara, seluruh gol Atletico Madrid tercipta pada babak pertama. Diawali gol bunuh diri Eric Garcia (6′), lalu gol Antoine Griezmann (14′), Ademola Lookman (33′) dan Julian Alvarez (45+2′).

Kemenangan ini menjadi modal besar bagi Los Rojiblancos untuk menatap leg kedua. Sebaliknya, Barcelona menghadapi tugas berat karena harus mengejar defisit empat gol.

Sejak peluit awal dibunyikan, Atletico langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi tuan rumah membuahkan hasil cepat pada menit keenam.

Kiper Barcelona Joan Garcia gagal mengendalikan bola yang dioper rekannya Eric Garcia. Bola bergulir masuk ke dalam gawang meski bek Barcelona lainnya Pau Cubarsi sudah berupaya menyapu bola dari garis gawang. Atletico pun unggul 1-0.

Delapan menit berselang, keunggulan tuan rumah bertambah. Serangan cepat dari sisi kanan diakhiri umpan terobosan Nahuel Molina yang dikonversi menjadi gol oleh Griezmann dengan kaki kirinya. Tim tuan rumah terus menjauh, 2-0.

Atletico kian dominan. Pada menit ke-33, kerja sama apik kembali tercipta dari sektor kanan. Operan Julian Alvarez disambar Ademola Lookman dengan sepakan first time yang bersarang di sudut bawah gawang Barcelona. Atletico memimpin 3-0.

Barcelona kembali kebobolan di masa waktu tambahan babak pertama, tepatnya menit ke-45+2. Kali ini, Lookman berganti peran menjadi pemberi assist untuk gol Alvarez yang membuat Atletico Madrid menuntaskan babak pertama 4-0.

Pada paruh kedua laga, Barcelona mencoba bangkit dengan terus mengendalikan permainan. Usaha mereka sempat membuahkan gol pada menit ke-51 melalui Pau Cubarsi dalam situasi kemelut.

Akan tetapi, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena Robert Lewandowski lebih dahulu berada dalam posisi offside sebelum gol tercipta.

Situasi Barcelona semakin sulit pada menit ke-85. Eric Garcia, yang sebelumnya telah menerima kartu kuning, melakukan pelanggaran keras terhadap Alex Baena.

Setelah meninjau tayangan VAR, wasit mengubah kartu kuning menjadi kartu merah. Barcelona pun harus menuntaskan laga dengan 10 pemain. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 tidak berubah. (*)

Artikel Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0 pertama kali tampil pada Olahraga.

1,4 Km Laut Dangas Tercemar Limbah B3, DPRD Batam Kumpulkan Data

0
Kapal LCT Mutiara Galrib Samudera yang mengangkut limbah hitam kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Sekupang.

batampos – Laut Dangas tak lagi sama sejak 29 Januari 2026. Tumpahan limbah B3 dari kapal LCT Mutiara Garlib menyisakan jejak hitam sepanjang kurang lebih 1,4 kilometer persegi perairan. Nelayan terpukul, mangrove terdampak, dan ekosistem laut tercemar.

‎Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat, kapal tersebut memuat sekitar 120 ton limbah B3 yang diklaim tumpah akibat kecelakaan. Kapal itu diketahui milik PT Mutiara Haluan Samudra dan PT Jagat Prima Nusantara.

‎Kepala DLH Kota Batam, Dohar Mangalondo Hasibuan, yang baru sepekan menjabat itu, mengatakan langkah pertama yang dilakukan adalah pencegahan dan pengumpulan limbah yang mencemari perairan.

‎“Yang pertama kami lakukan adalah pencegahan. Sampai hari ini sudah kita kolek kurang lebih hampir 100 ton,” ujar Dohar, Kamis (12/2) siang.

Baca Juga: Razia Gabungan Awal Tahun 2026 di Jalan Sudirman Baloi, Ratusan Kendaraan Terjaring

‎Artinya, masih ada sekitar 20 ton limbah yang belum ditemukan dan saat ini masih dalam proses pencarian.

‎DLH juga tengah melakukan pembersihan menyeluruh, termasuk mengangkat sampah-sampah yang terkontaminasi minyak serta batu-batu di pesisir yang ikut tercemar. Dampak juga terdeteksi pada vegetasi pesisir. “Yang terdampak pesisir, ada sedikit mangrove yang kena,” katanya.

‎Namun dampak paling terasa justru menghantam nelayan. Laut Dangas selama ini menjadi ruang hidup mereka seperti tempat memasang jaring, bubuk, hingga memancing. Kini kawasan itu tak lagi bisa disentuh.

‎“Banyak aduan nelayan yang masuk ke kami, termasuk nelayan Belakang Padang yang mencari penghidupan di sana. Kejadian ini mengurangi pendapatan mereka karena mereka tidak mungkin melaut di lokasi tersebut,” ungkap Dohar.

‎DLH saat ini tengah melakukan verifikasi untuk penyelesaian sengketa lingkungan hidup atau jalur keperdataan, berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Proses ini mencakup penghitungan kerugian ekologis maupun kerugian ekonomi nelayan.

‎“Nanti ahli yang menghitungnya. Kira-kira bobot nominal untuk pemulihan lingkungan berapa dan kerugian nelayan berapa. Sedang dalam proses,” jelasnya.

‎Seluruh biaya pemulihan lingkungan dan ganti rugi menjadi tanggung jawab penuh perusahaan pemilik kapal. “Itu yang perlu kami sampaikan. Semua menjadi tanggung jawab pihak perusahaan, termasuk pemulihan dan kerugian nelayan,” tegasnya.

‎Terkait kemungkinan proses pidana dan pelimpahan kasus ke Polda Kepri, Dohar menyebut hal tersebut berada di luar kewenangan DLH.

‎“Itu bagian pidana, bukan kewenangan kami. Kami hanya menyelesaikan bagian keperdataannya seperti ganti rugi,” ujarnya.

Baca Juga: Jalan Mata Kucing Rawan Balap Liar dan Kejahatan, Warga Minta Pos Polisi dan CCTV

DLH memperkirakan proses penghitungan oleh tim ahli akan rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Setelah itu, akan dilakukan klarifikasi kepada pihak perusahaan dan pembahasan mengenai besaran ganti rugi.

‎“Yang mengatur semua ini KLH yang menyelidiki. Baru akan klarifikasi pihak perusahaan, ada semacam negosiasi untuk besaran ganti rugi. Kami hanya mengikuti keputusan ahli nanti,” kata Dohar.

‎Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Rudi, yang membidangi persoalan lingkungan dan infrastruktur, menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Saat ini, DPRD masih mengumpulkan seluruh data dan keterangan sebelum mengambil langkah lanjutan.

‎“Kita kumpulkan data dulu. Penanggung jawab perusahaan itu belum datang ke Batam. Nanti kalau sudah datang, kita panggil lagi,” kata Rudi.

‎Menurutnya, hingga kini pihak perusahaan masih berada di luar kota. Informasi yang diterima DPRD menyebutkan perusahaan tengah mengurus dokumen kapal serta proses klaim asuransi.

‎Rudi juga mengaku telah berupaya berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Namun, hingga saat ini pihak kementerian belum dapat hadir untuk memberikan keterangan langsung. “KLHK sudah kita telepon, tapi belum bisa hadir,” ujarnya.

‎Selain itu, Komisi III juga terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam yang mengawal penanganan kasus ini. DPRD ingin memastikan seluruh proses berjalan transparan dan berdasarkan data yang valid.

‎“Rencana kita tunggu penanggung jawabnya datang, baru kita konfirmasi langsung. Kita kejar terus kok itu,” tegasnya.

Baca Juga: Sembunyikan Vape Beretomidate di Anus, Abdul Hadi hanya Diupah 500 Ringgit

Rudi menekankan, DPRD akan mendalami apakah insiden ini murni kecelakaan akibat cuaca buruk seperti yang diklaim pihak kapal, atau terdapat unsur kelalaian bahkan kesengajaan.

‎“Pasti kita kumpulkan semua data. Kita lihat bagaimana hasilnya nanti. Apakah ada unsur kesengajaan atau memang faktor cuaca,” katanya.

‎Terkait klaim asuransi sebesar Rp5 miliar yang disebut-sebut dimiliki perusahaan, DPRD juga tidak akan serta-merta menerima begitu saja. Komisi III berencana memanggil pihak asuransi untuk memperjelas cakupan pertanggungan.

‎“Asuransinya pun akan kita panggil, kita pertegas lagi,” ujar Rudi.

‎Dari hasil konfirmasi awal yang dilakukan, Rudi menyebut asuransi perusahaan tersebut ternyata tidak mencakup kerusakan atau pencemaran yang terjadi di laut. ‎“Perusahaan itu memang punya asuransi, tapi tidak termasuk yang di laut, hanya yang di darat saja. Kalau yang di darat iya bisa diklaim,” jelasnya.

‎Hal inilah yang menurutnya menjadi tanda tanya besar. Jika pencemaran terjadi di wilayah laut dan tidak tercakup dalam asuransi, maka tanggung jawab pemulihan dan ganti rugi sepenuhnya berada pada perusahaan.

‎“Itu yang jadi pertanyaan kami. Nanti mereka akan diskusi lagi dengan pihak asuransinya. Kita masih tunggu data lengkapnya,” kata dia. (*)

Artikel 1,4 Km Laut Dangas Tercemar Limbah B3, DPRD Batam Kumpulkan Data pertama kali tampil pada Metropolis.

Ramalan Shio 13 Februari 2026: 6 Shio Dihujani Hoki dan Kemakmuran

0
Ilustrasi Shio 13 Februari 2026. (Freepik)

batampos – Ramalan Shio 13 Februari 2026. Hari Jumat bertepatan dengan Hari Stabil Kuda Tanah (Earth Horse Stable Day), dengan kombinasi energi ini terasa membumi serta kokoh.

Energi Kuda Tanah penuh percaya diri tanpa bersikap gegabah. Ia melangkah maju karena tahu mampu menghadapi apa pun yang datang berikutnya.

Berikut 6 shio yang dihujani hoki dan kemakmuran pada 13 Februari 2026, dikutip dari yourtango.com;

1. Kuda
Sesuatu yang menggantung kini menjadi stabil. Kamu melihat situasi keuangan menjadi konsisten.

2. Macan
Kamu akan melihat alasan. Ada momen di hari Jumat ketika kamu menyadari bahwa sesuatu yang diperjuangkan akhirnya membuahkan hasil.

3. Ular
Sebuah peluang kembali datang, tetapi dengan syarat yang lebih baik. Percakapan soal uang berpihak pada kamu.

4. Anjing
Beban keuangan terasa lebih ringan dengan cara yang hampir terasa terlalu mulus. Pengeluaran mengecil. Pembayaran datang lebih cepat dari perkiraan.

5. Babi
Energi Hari Stabil menunjukkan hasil. Kamu mungkin melihat penjualan yang stabil atau dukungan yang dapat diandalkan dari seseorang.

6. Kelinci
Kamu lebih strategis daripada yang disadari orang lain. Pilihan yang kamu buat untuk melindungi waktu atau menghargai pekerjaan mulai membuahkan hasil hari ini.

Ramalan shio 13 Februari 2026 membawa keberuntungan yang bersifat kokoh dan berkelanjutan bukan sekadar hoki sesaat.(*)

Artikel Ramalan Shio 13 Februari 2026: 6 Shio Dihujani Hoki dan Kemakmuran pertama kali tampil pada Lifestyle.

Purbaya Beber Bukti Perbaikan Ekonomi, Indeks Konsumen Tembus Level Tertinggi

0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan sejumlah indikator yang disebutnya sebagai bukti perbaikan ekonomi nasional. Padahal, di awal kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ia mengaku sempat diragukan mampu mendongkrak perekonomian.

Menurut Purbaya, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) sempat turun pada Agustus lalu yang mencerminkan pelemahan daya beli masyarakat. Namun setelah berbagai kebijakan dijalankan, tren tersebut berbalik arah.

“Waktu saya menjalankan kebijakan ekonomi, orang bilang tidak usah perbaiki ekonomi karena demand-nya nggak ada, supply-nya nggak ada. Mereka bilang nggak bisa,” ujar Purbaya.

Namun, kata dia, pemerintah mendorong sisi permintaan melalui percepatan belanja negara dan pemberian stimulus. Di saat yang sama, likuiditas perbankan dijaga agar penyaluran kredit ke industri dan pelaku usaha tetap berjalan.

“Saya gerakkan demand, supply, optimisme semua ke masyarakat. Belanja pemerintah jalan, stimulus kita kasih. Likuiditas perbankan kita jaga supaya bisa kasih pinjaman ke industri,” jelasnya.

Selain itu, Purbaya juga mengakui dirinya sengaja membangun ekspektasi positif di ruang publik. Ia mengeklaim hasil kebijakan tersebut mulai terlihat.

Salah satunya dengan Indeks Kepercayaan Konsumen yang pada Januari tercatat di level 127, yang disebutnya sebagai level tertinggi.

“Saya ngomongnya gede. Kita akan maju, nggak usah takut. Seperti orang sombong, tapi itu cara saya memanage ekspektasi,” ujar Purbaya.

“Kemudian di belakangnya saya kasih, alat-alat yang bisa betul-betul memperbaiki ekonomi. Hasilnya lumayan, ini sekarang nih naik terus. Di Januari Indeks Konsumen dari BI itu 127, Level tertinggi. Jadi daya beli masyarakat sudah membaik, mungkin kata ada beberapa orang Apindo tertinggi selama ini,” tambahnya.

Purbaya menyebut IKK yang membaik, terlihat dari sisi permintaan, penjualan mobil dan motor yang sebelumnya negatif kini sudah mencatat pertumbuhan positif. Konsumsi BBM serta penjualan listrik untuk sektor industri juga meningkat.

Sementara dari sisi produksi, aktivitas manufaktur yang tercermin dalam Purchasing Managers’ Index (PMI) kembali berada di zona ekspansi.

“Artinya betul-betul ada perbaikan di sistem perekonomian kita. Kita bergerak ke arah perbaikan yang clear, karena fondasinya kita address dengan baik,” tegas Purbaya.

Dengan modal tersebut, ia pun meminta pelaku usaha dan masyarakat tidak khawatir terhadap prospek ekonomi nasional ke depan. Ia memastikan bahwa pemerintah akan melakukan kebijakan yang baik guna mendongkrak ekonomi sembari tetap menjaga stabilitas sosial dan politik

Selain itu, Purbaya juga mengakui dirinya sengaja membangun ekspektasi positif di ruang publik. Ia mengeklaim hasil kebijakan tersebut mulai terlihat.

Salah satunya dengan Indeks Kepercayaan Konsumen yang pada Januari tercatat di level 127, yang disebutnya sebagai level tertinggi.

“Saya ngomongnya gede. Kita akan maju, nggak usah takut. Seperti orang sombong, tapi itu cara saya memanage ekspektasi,” ujar Purbaya.

“Kemudian di belakangnya saya kasih, alat-alat yang bisa betul-betul memperbaiki ekonomi. Hasilnya lumayan, ini sekarang nih naik terus. Di Januari Indeks Konsumen dari BI itu 127, Level tertinggi. Jadi daya beli masyarakat sudah membaik, mungkin kata ada beberapa orang Apindo tertinggi selama ini,” tambahnya.

Purbaya menyebut IKK yang membaik, terlihat dari sisi permintaan, penjualan mobil dan motor yang sebelumnya negatif kini sudah mencatat pertumbuhan positif. Konsumsi BBM serta penjualan listrik untuk sektor industri juga meningkat.

Sementara dari sisi produksi, aktivitas manufaktur yang tercermin dalam Purchasing Managers’ Index (PMI) kembali berada di zona ekspansi.

“Artinya betul-betul ada perbaikan di sistem perekonomian kita. Kita bergerak ke arah perbaikan yang clear, karena fondasinya kita address dengan baik,” tegas Purbaya.

“Dengan modal tersebut, ia pun meminta pelaku usaha dan masyarakat tidak khawatir terhadap prospek ekonomi nasional ke depan. Ia memastikan bahwa pemerintah akan melakukan kebijakan yang baik guna mendongkrak ekonomi sembari tetap menjaga stabilitas sosial dan politik,” pungkasnya. (*)

Artikel Purbaya Beber Bukti Perbaikan Ekonomi, Indeks Konsumen Tembus Level Tertinggi pertama kali tampil pada News.

Razia Gabungan Awal Tahun 2026 di Jalan Sudirman Baloi, Ratusan Kendaraan Terjaring

0
Razia Gabungan
Tim Gabungan melakukan razia kendaraan di depan kantor Dishub Kota Batam, Kamis 12/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Razia gabungan digelar di awal tahun 2026 di Kota Batam. Kegiatan ini menjadi razia pertama dari total 16 kali razia yang direncanakan sepanjang tahun ini.

Razia melibatkan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Jasa Raharja, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Dalam razia tersebut, seluruh kelengkapan kendaraan diperiksa, mulai dari SIM, STNK, pajak kendaraan hingga administrasi KIR.

Operasi yang dipusatkan di Jalan Sudirman Baloi, persis di depan Kantor Dishub Kota Batam, menyasar kendaraan roda dua maupun roda empat. Kendaraan penumpang, kendaraan barang hingga kendaraan pribadi tanpa terkecuali diarahkan masuk ke jalur lambat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Razia berlangsung sekitar satu jam dan menjaring ratusan unit kendaraan.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba, menyebutkan razia ini merupakan bentuk kolaborasi lintas instansi untuk menunjang keselamatan berkendara di awal tahun. “Ini razia kolaborasi. Dalam rangka pertama menunjang kegiatan keselamatan di awal tahun 2026, keselamatan berkendara baik roda dua atau roda empat,” ujarnya.

Baca Juga: Di Awal Tahun, Polda Kepri Bongkar 30 Kasus Narkotika dan Ringkus 45 Tersangka

Edward menjelaskan, jenis tindakan dalam razia ini disesuaikan dengan kewenangan masing-masing instansi. Satlantas memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan SIM, Dispenda mengecek kepatuhan pembayaran pajak kendaraan, sementara Dishub melakukan pemeriksaan administrasi KIR bagi kendaraan angkutan barang dan penumpang. Pengendara yang tidak lengkap langsung diberikan penindakan sesuai aturan yang berlaku.

Ia berharap razia ini menjadi barometer awal tahun bagi masyarakat Kota Batam untuk lebih tertib dalam berkendara. “Kita berharap razia ini menjadi salah satu barometer awal tahun ini untuk masyarakat Kota Batam dalam berkendara, untuk melengkapi kendaraan. Kedua, untuk melihat kembali kendaraannya layak atau tidak, aman atau tidak dalam beraktivitas, apalagi sebentar lagi menjelang Imlek, lalu bulan puasa dan Lebaran,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Daerah (PPD) Batam Centre atau Samsat Batam Centre, Samsat Batam Centre, Patrick Nababan, mengatakan pihaknya memberikan kemudahan bagi wajib pajak yang terjaring razia.

“Banyak yang belum bayar pajak, kita arahkan untuk langsung bayar di lokasi. Yang bukan atas nama pemilik kendaraan kita arahkan untuk balik nama. Gratis balik nama sekarang untuk ketertiban administrasi kepemilikan kendaraan,” jelasnya.

Baca Juga: Pemko dan BP Batam Kejar Distribusi Air ke Setiap Titik Bermasalah Jelang Imlek dan Ramadan

Di lapangan, terlihat ratusan petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Kendaraan yang diperiksa cukup beragam, mulai dari mobil pribadi, kendaraan niaga, hingga sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.

Yunita, salah seorang pengendara roda dua yang terjaring razia, mengaku justru bersyukur dengan adanya operasi gabungan tersebut. Ia mengaku telah lama berniat membayar pajak, namun belum sempat karena kesibukan kerja.

“Kebetulan sekali. Memang sudah ada niat mau bayar pajak tapi waktu belum ada. Kerja pagi sampai sore. Ini pas pula razia jadi langsung bayar pajak sepeda motor saya ini,” ujarnya.

Berbeda dengan Yunita, Udin, pengendara sepeda motor lainnya, harus menerima kenyataan pahit. Sepeda motornya diketahui menunggak pajak selama lima tahun sehingga kendaraan tersebut harus diamankan sementara waktu.

“Apes kali ini. Pajak sudah lima tahun mati, jadi harus inap dulu motornya sebelum dilunasi. Nantilah, belum cukup uang buat bayar semuanya,” kata Udin dengan nada pasrah.

Melalui razia rutin yang akan digelar sebanyak 16 kali dalam setahun, pemerintah berharap tingkat kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan semakin meningkat. Selain sebagai upaya penegakan hukum, kegiatan ini juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Kota Batam sepanjang tahun 2026. (*)

Artikel Razia Gabungan Awal Tahun 2026 di Jalan Sudirman Baloi, Ratusan Kendaraan Terjaring pertama kali tampil pada Metropolis.

Indonesia Bakal Punya Kapal Induk

0
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan keterangan kepada awak media di SPPG Mako Puspomal, Kelapa Gading, Jakut, pada Kamis (12/2). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

batampos – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan soal pengadaan kapal induk. Ali optimistis kapal induk pertama untuk TNI AL tiba di Indonesia sebelum peringatan HUT TNI tahun ini.

Kapal induk yang dia maksud adalah eks armada tempur Angkatan Laut Italia. Yakni Giuseppe Garibaldi.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Ali usai meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Markas Komando Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) pada Kamis (12/2). Menurut dia, pengadaan kapal induk tersebut masih dalam proses.

”Kemudian untuk (Kapal Induk Giuseppe) Garibaldi, masih dalam proses ya. Harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI,” ucap Ali.

Menurut Ali, negosiasi pengadaan kapal induk tersebut dilakukan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama TNI AL dengan Angkatan Laut Indonesia dan Fincantieri sebagai pabrikan kapal induk tersebut.

Keinginan kuat Indonesia mendatangkan kapal induk sejalan dengan visi menjadi TNI AL sebagai blue water navy.

”Jadi, masih proses negosiasi antara TNI AL dengan Angkatan Laut Italia dengan Fincantieri, dan Kemhan,” ungkap dia.

Sebelumnya, Indonesia sudah membeli dua unit kapal perang baru dari Italia. Yakni KRI Prabu Siliwang-321 dan KRI Brawijaya-320. Kedua kapal tersebut juga dibeli dari Fincantieri.

KRI Brawijaya-320 sudah berada di Indonesia. Sementara KRI Prabu Siliwangi-321 akan menyusul pada awal April mendatang.

”KRI Prabu Siliwangi sudah berangkat kemarin ya (11/2). Karena melalui jalur Afrika, mengelilingi Afrika, jadi mungkin sampai di Indonesia awal April. Mudah-mudahan bisa langsung bergabung dengan jajaran (TNI AL),” jelasnya.

Dalam keterangan resmi TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 memulai pelayaran dari Dermaga Base Navale Della Spezia, Italia. Di bawah komando Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja, kapal tersebut dilepas dengan penuh kehormatan dalam seremoni yang dihadiri sejumlah pejabat.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Italia dan Vatikan Junimart Girsang adalah salah seorang petinggi negara yang melepas langsung pelayaran kapal tersebut. (*)

Artikel Indonesia Bakal Punya Kapal Induk pertama kali tampil pada News.

Jalan Mata Kucing Rawan Balap Liar dan Kejahatan, Warga Minta Pos Polisi dan CCTV

0
Pengendara melintas di Jalan Diponegoro, kawasan Mata Kucing, Sekupang, beberapa waktu lalu. Sejumlah warga mendesak polisi mendirikan pos pengamanan permanen di kawasan ini. F. Dok Batam Pos

batampos – Jalan Diponegoro, tepatnya di kawasan Mata Kucing, Kecamatan Sekupang, Batam, hingga kini masih menjadi lokasi favorit tongkrongan kelompok motor dan ajang balap liar. Kawasan ini juga dikenal rawan kejahatan jalanan, seperti penjambretan dan pembegalan.

Rahmat, warga Tiban, menilai kawasan tersebut sudah selayaknya dilengkapi pos polisi serta kamera pengawas (CCTV) untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pengendara yang melintas.

“Kalau bisa dibangun pos polisi dan dipasang CCTV. Jalan ini dari dulu memang rawan, sekarang malah jadi tempat tongkrongan kelompok motor,” ujarnya, Kamis (12/2).

Baca Juga: Pura-pura Bertamu, Nenek 75 Tahun Dirampok, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Emas 60 Gram

Menurut Rahmat, keberadaan pos polisi diyakini dapat menekan aktivitas balap liar yang kerap terjadi, terutama saat bulan Ramadan hingga menjelang waktu sahur.

“Kalau bulan puasa itu hampir pasti ada balap liar. Biasanya tengah malam sampai menjelang sahur,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, keberadaan kelompok motor di kawasan tersebut kerap memicu kericuhan. Bahkan, dua kelompok motor pernah terlibat bentrok dengan saling melempar batu dan membawa benda berbahaya.

“Jadi kalau ada pos polisi tentu lebih efektif. Kalau hanya patroli sesekali, aktivitas seperti ini biasanya muncul lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra, mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli di kawasan Mata Kucing selama bulan Ramadan untuk mengantisipasi balap liar dan kenakalan remaja.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Marak, Wali Kota Keluarkan Surat Edaran

“Aksi balap liar dan kenakalan remaja akan kita antisipasi selama Ramadan nanti,” ujarnya.

Dalam penindakan, petugas akan melakukan pemeriksaan identitas dan barang bawaan, serta membubarkan tongkrongan yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Kita juga lakukan edukasi agar mereka tidak kembali nongkrong di kawasan tersebut,” tutup Satri.(*)

Artikel Jalan Mata Kucing Rawan Balap Liar dan Kejahatan, Warga Minta Pos Polisi dan CCTV pertama kali tampil pada Metropolis.

Yuk Simak Jenis Susu yang Baik dan Tidak Baik untuk Penderita Kolestrol

0
Ilustrasi susu. (dokumen jawapos)

batampos – Susu kaya akan kalsium, protein, dan vitamin yang mendukung tulang dan otot manusia. Namun untuk penderita kolesterol tinggi, tidak boleh asal meminum susu

Dikutip dari Healts Shots, Jumat (13/2), meski begitu, kolesterol berperan dalam produksi hormon dan kesehatan sel, masalah muncul ketika kadarnya, terutama LDL atau kolesterol jahat, meningkat terlalu tinggi

Menjaga kolesterol total di bawah 200 mg/dL mendukung aliran darah yang lebih lancar dan mengurangi beban pada jantung, sehingga pilihan makanan menjadi sangat penting.

Karena susu itu berbasis hewan, minuman ini secara alami mengandung lemak yang dapat memengaruhi kadar kolesterol, yuk ketahui jenis-jenisnya agar tak membahayakan kesehatan jantung.

1.Susu sapi utuh

Susu sapi ini mengandung sekitar 3,25 persen lemak, termasuk lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol LDL jika dikonsumsi secara teratur, sebaiknya batasi atau ganti dengan pilihan rendah lemak.

2.Susu rendah lemak dan susu skim

Faktanya, susu ini menyediakan kalsium dan protein tanpa lemak jenuh berlebih, sebuah studi yang didukung oleh American Heart Association menunjukkan bahwa mengurangi asupan lemak jenuh membantu menurunkan kolesterol LDL.

3.Susu kerbau

Mengandung lemak 8–10 persen, susu kerbau secara signifikan lebih tinggi lemak jenuhnya, mengkonsumsi teratur dapat secara bertahap meningkatkan kadar kolesterol jahat dan tidak ideal untuk pasien jantung.

4.Susu kambing

Sedikit lebih tinggi lemaknya daripada susu sapi, namun ini dapat dikonsumsi sesekali, tetapi moderasi sangat penting bagi mereka yang memiliki masalah kolesterol.

5.Susu almond

Susu almond ini diketahui mengandung lemak tak jenuh sehat yang mendukung HDL atau kolesterol baik.

6.Susu Kedelai

Susu kedelai memiliki sterol nabati yang mengurangi penyerapan kolesterol, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Fertility and Sterility. (*)

Artikel Yuk Simak Jenis Susu yang Baik dan Tidak Baik untuk Penderita Kolestrol pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pasar Dabo Singkep Lesu Meski Harga Bahan Pokok Menurun

0
Seorang pedagang membersihkan sayuran di Pasar Tradisional Dabo Singkep, Kamis (12/2). Meski harga sejumlah kebutuhan pokok mulai turun, daya beli masyarakat masih terpantau lemah. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, mulai menunjukkan tren penurunan. Namun, turunnya harga belum mampu mendongkrak daya beli masyarakat yang masih terpantau lemah.

Pantauan di lapangan, Kamis (12/2), aktivitas pasar terlihat lengang. Sejumlah lapak pedagang bahkan sudah tutup sebelum pukul 09.00 WIB.

Kondisi ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya saat menjelang Ramadan, di mana pasar biasanya ramai hingga siang hari.

Beberapa komoditas utama tercatat mengalami penurunan harga. Bawang merah Jawa yang sebelumnya dijual Rp45 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp40 ribu per kilogram. Bawang putih dijual Rp30 ribu per kilogram.

Sementara itu, cabai merah berada di angka Rp50 ribu per kilogram, cabai setan Rp65 ribu per kilogram, dan cabai rawit Rp60 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang, Ranisah, mengatakan hampir seluruh kebutuhan bahan pokok mengalami penurunan harga. Meski demikian, kondisi pasar tetap sepi pembeli.

“Meski harga lebih murah, pasar masih sepi. Daya beli masyarakat sekarang memang lemah,” ujar Ranisah.

Ia menilai lesunya daya beli bukan semata karena harga barang, melainkan kondisi ekonomi dan sulitnya lapangan pekerjaan di daerah tersebut.

“Kalau harga barang dari Jambi dan Tanjungpinang turun, kami juga turunkan harga eceran. Tapi kalau harga masuk tinggi, kami ikut naikkan. Sekarang memang harga turun, tapi pembeli tetap sedikit,” katanya.

Menurut Ranisah, pembeli biasanya hanya ramai saat subuh. Setelah itu, aktivitas pasar kembali lengang menjelang siang hari.

Kondisi ini dinilai berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika menjelang Ramadan pasar selalu dipadati pembeli hampir sepanjang hari.

Para pedagang berharap situasi ekonomi segera membaik agar aktivitas jual beli kembali normal. Pasar yang dahulu menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat kini mulai terasa sepi dan kurang bergairah. (*)

Artikel Pasar Dabo Singkep Lesu Meski Harga Bahan Pokok Menurun pertama kali tampil pada Kepri.