Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 3360

Jelang Idul Adha, 2.853 Ekor Sapi, dan 10.341 Ekor Kambing sudah Masuk ke Kota Batam

0
Hewan Kurban Dalil Harahap3 scaled e1715047001559
Pekerja memberi makan sapi di Tanjungriau, Sekupang, Senin (6/5). Pesanan sapi sudah meningkat jelang Idul Adha. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) mendata sebanyak 2.853 ekor sapi, dan 10.341 ekor kambing sudah masuk ke Kota Batam.

Menyambut hari raya Iduladha persiapan dimulai dari mendatangkan, pengecekan kesehatan mulai dari kedatangan, karantina, hingga penyembelihan.

Dokter Hewan DKPP Kota Batam, drh. Samuel Tampubolon menyampaikan kondisi hewan kurban saat ini dalam kondisi baik. Batam juga sudah dinyatakan bebas dari virus penyakit mulut kuku (PMK) yang sempat mewabah tahun lalu.

“PMK sudah tidak ada. Namun tetap perlu langkah antisipasi pencegahan. Agar sapi yang ada saat ini sehat dan layak untuk menjadi hewan kurban,” kata dia, saat dijumpai di Kantor DKPP, Rabu (22/5).

Ia menjelaskan, sapi dan kambing yang masuk ke Kota Batam telah melalui pemantauan dan monitoring agar tetap bebas dari penyakit. Untuk mencegah penyakit mulut dan kaki (PMK), sapi dan kambing tersebut sudah divaksin sejak dari daerah asal. Kemudian, sampai di sini, sapi dan kambing tersebut kembali dikarantina dan dicek kesehatannya

Baca Juga: Marlin dan Amsakar Mendaftar ke PDIP Batam

Samuel menyebutkan ciri- ciri hewan yang layak untuk dijadikan hewan kurban di antaranya berusia di atas dua tahun, sehat, mata bening, terlihat aktif dan tidak lesu. Selain itu kondisi berdiri tegap, kaki tegak atau tidak pincang.

samuel
drh Samuel Tampubolon

“Semua kami cek. Termasuk juga testis, gigi, rambut atas bulu pada tubuh hewan kurban. Biasanya kami turun ke lapangan dua pekan jelang perayaan. Jadi pengecekan terakhir yang menyatakan sapi layak dan sehat. Kalau ditemukan uang sakit, kami minta langsung dipisahkan,” bebernya.

Samuel menambahkan untuk sapi yang ada Batam berasal dari Lampung Tengah hingga Kota Medan. Jenis sapi yang tersedia saat ini merupakan sapi silangan, dan sapi Bali.

“Khusus untuk sapi Bali, telah dilakukan uji Jembrana, sebab, uji tersebut sangat penting untuk mencegah penularan penyakit pada sapi-sapi lainnya,” tegas pria berkacamata ini.

Meskipun sudah dinyatakan bebas PMK, Batam tetap melakukan pengetatan. Berbagai prosedur mendatangkan sapi harus dilengkapi pengusaha. Seperti hasil uji laboratorium, hingga vaksin.

Hal ini bertujuan untuk memastikan sapi yang masuk dalam kondisi sehat. Karena ia bertugas menjamin kesehatan hewan kurban ini.

Baca Juga: Siaran Langsung MTQH X Kepri di YouTube Diskominfo Batam

Lanjutnya, selain sapi yang baru masuk, masih ada 500 ekor sapi dari tahun lalu. Sehingga total tahun ini akan tersedia 3.353 ekor sapi.

Kepala DKPP Kota Batam, Mardanis menyampaikan sementara ini stok hewan kurban yang ada cukup untuk memenuhi permintaan. Stok yang ada saat ini diperkirakan juga akan masih ada tambahan.

“Hewan kurban cukup. Jadi tidak ada masalah. Kami bersama karantina dan pihak terkait lainnya serta pengusaha hewan ternak berupaya menghadirkan sapi yang sehat, dan layak. Makanya pengetatan sudah dimulai dari daerah asal hingga tiba di sini,” terangnya.

Pijaknya juga akan menjadwalkan untuk turun ke kandang sapi dan kambing untuk mengecek kesehatan hewan.

“Biasanya pemesanan mulai ramai itu tiga hingga dua pekan jelang perayaan. Nanti kami akan turun, dan pastikan hewan yang dijual memang layak untuk dijadikan hewan kurban,” terangnya.

Selain itu, DKPP juga masih akan terus mengawasi hingga proses pemotongan hewan kurban. Di setiap titik pemotongan yang berkapasitas besar, akan ditempatkan dokter hewan dan tim untuk memantau proses pemantauan, dan kondisi daging sapi.

“Tetap kami perhatikan dan pastikan daging sapi benar- benar aman untuk dikonsumsi. Biasanya kami tugaskan di Masjid yang jumlah hewan kurbannya banyak,” tutupnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

 

Derasnya Dukungan, Akhmad Rosano Mantapkan Diri Maju Calon Ketua BPW KKSS Kepri

0
b90be1a9 7855 46ba a4b1 afa459e4f6e2
Akhmad Rosano bersama Prabowo Subianto Presiden RI terpilih.

batampos – Wakil Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Batam, Akhmad Rosano memantapkan diri maju sebagai calon Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Kepri, dalam pelaksanaan Muswil ke-IV BPW KKSS Kepri 2024 yang akan dilaksanakan di Tanjungpinang, Sabtu (25/5/2024) mendatang.

Hal ini datang senada dengan dukungan penuh dari para tokoh Bugis Makassar, baik yang ada di Kota Batam maupun beberapa Kabupaten/Kota lainnya.

“Terutama dukungan dari para tokoh dan saudara-saudara Bugis Makassar yang ada di Batam. Hingga saat ini terus mengalir kencang kepada saya, tanpa ada maksud apapun,” tegasnya, Rabu (22/5/2024).

Sebagai salah satu calon Ketua BPW KKSS Kepri, yang juga mendapat dukungan penuh dari Ketua BPD KKSS Batam, H.Masrur Amin. Rosano juga melihat hal ini menjadi poin penting bagi dirinya.

Namun demikian, ia juga mengharapkan bahwa keberadaannya di Batam bukan untuk menyingkirkan rekan sejawatnya, yang juga memiliki niat yang sama. Ia mengakui bahwa KKSS telah menjadi bagian dalam dirinya.

“Dalam perjalanan organisasi ini, tentu saja kini KKSS menjadi bagian penting dalam hidup saya,” terangnya.

Terkait proses pemilihan yang akan berlangsung Sabtu mendatang, Rosano menuturkan sangat mengharapkan partisipasi aktif dari para pemegang hak suara.

Terutama partisipasi aktif mengenai visi dan misi para calon yang akan bertarung nantinya. Para pemegang hak suara, nantinya tentu dapat melihat mengenai siapa calon yang akan memiliki visi dan misi positif dalam membangun KKSS kedepannya. Walau saat ini, dirinya masih belum mau membocorkan mengenai program kerja yang saat ini telah disusun.

“Saya juga berterima kasih kepada saudara-saudara yang memegang hak suara dan telah berpartisipasi membesarkan KKSS. Dalam pencalonan ini, kami akan berargumen dan menyampaikan visi serta misi positif untuk membangun KKSS ke depan. Kami ingin meningkatkan hubungan sosial dan bermasyarakat yang baik,” paparnya.

Tidak lupa, Rosano juga mengajak seluruh warga KKSS untuk membangun organisasi demi kepentingan semua pihak.

Menurutnya, semangat optimis dan memanusiakan manusia adalah hal terpenting dalam menjalankan organisasi. Ia berharap semua pihak dapat berpikir positif dan belajar dari kesalahan masa lalu demi membangun KKSS yang lebih.

“Bagaimana dan untuk siapa organisasi ini kita bangun? Bagi saya, tentu saja untuk orang-orang, terutama keluarga Sulawesi Selatan yang ada di Kepulauan Riau,” tambahnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Bebas dari Penyakit, DKPP Catat 3.353 Hewan Kurban Penuhi Kebutuhan Hari Raya Idul Adha

0
Hewan Kurban 1 F Cecep Mulyana scaled e1683687864210
Ilustrasi. Seorang pekerja sedang memberi makan untuk sapi hewan kurban di tempat penjualan hawan kurban Kandang Berkah di kawasan Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) mendata sebanyak 2.853 ekor sapi, dan 10.341 ekor kambing sudah masuk ke Kota Batam.

Menyambut hari raya Iduladha persiapan dimulai dari mendatangkan, pengecekan kesehatan mulai dari kedatangan, karantina, hingga penyembelihan.

Dokter Hewan DKPP Kota Batam, drh. Samuel Tampubolon menyampaikan kondisi hewan kurban saat ini dalam kondisi baik. Batam juga sudah dinyatakan bebas dari virus penyakit mulut kuku (PMK) yang sempat mewabah tahun lalu.

“PMK sudah tidak ada. Namun tetap perlu langkah antisipasi pencegahan. Agar sapi yang ada saat ini sehat dan layak untuk menjadi hewan kurban,” kata dia, saat dijumpai di Kantor DKPP, Rabu (22/5).

Ia menjelaskan, sapi dan kambing yang masuk ke Kota Batam telah melalui pemantauan dan monitoring agar tetap bebas dari penyakit. Untuk mencegah penyakit mulut dan kaki (PMK), sapi dan kambing tersebut sudah divaksin sejak dari daerah asal. Kemudian, sampai di sini, sapi dan kambing tersebut kembali dikarantina dan dicek kesehatannya

Samuel menyebutkan ciri- ciri hewan yang layak untuk dijadikan hewan kurban di antaranya berusia di atas dua tahun, sehat, mata bening, terlihat aktif dan tidak lesu. Selain itu kondisi berdiri tegap, kaki tegak atau tidak pincang.

“Semua kami cek. Termasuk juga testis, gigi, rambut atas bulu pada tubuh hewan kurban. Biasanya kami turun ke lapangan dua pekan jelang perayaan. Jadi pengecekan terakhir yang menyatakan sapi layak dan sehat. Kalau ditemukan uang sakit, kami minta langsung dipisahkan,” bebernya.

Samuel menambahkan untuk sapi yang ada Batam berasal dari Lampung Tengah hingga Kota Medan. Jenis sapi yang tersedia saat ini merupakan sapi silangan, dan sapi Bali.

“Khusus untuk sapi Bali, telah dilakukan uji Jembrana, sebab, uji tersebut sangat penting untuk mencegah penularan penyakit pada sapi-sapi lainnya,” tegas pria berkacamata ini.

Meskipun sudah dinyatakan bebas PMK, Batam tetap melakukan pengetatan. Berbagai prosedur mendatangkan sapi harus dilengkapi pengusaha. Seperti hasil uji laboratorium, hingga vaksin.

Hal ini bertujuan untuk memastikan sapi yang masuk dalam kondisi sehat. Karena ia bertugas menjamin kesehatan hewan kurban ini.

Lanjutnya, selain sapi yang baru masuk, masih ada 500 ekor sapi dari tahun lalu. Sehingga total tahun ini akan tersedia 3.353 ekor sapi.

Kepala DKPP Kota Batam, Mardanis menyampaikan sementara ini stok hewan kurban yang ada cukup untuk memenuhi permintaan. Stok yang ada saat ini diperkirakan juga akan masih ada tambahan.

“Hewan kurban cukup. Jadi tidak ada masalah. Kami bersama karantina dan pihak terkait lainnya serta pengusaha hewan ternak berupaya menghadirkan sapi yang sehat, dan layak. Makanya pengetatan sudah dimulai dari daerah asal hingga tiba di sini,” terangnya.

Pijaknya juga akan menjadwalkan untuk turun ke kandang sapi dan kambing untuk mengecek kesehatan hewan.

“Biasanya pemesanan mulai ramai itu tiga hingga dua pekan jelang perayaan. Nanti kami akan turun, dan pastikan hewan yang dijual memang layak untuk dijadikan hewan kurban,” terangnya.

Selain itu, DKPP juga masih akan terus mengawasi hingga proses pemotongan hewan kurban. Di setiap titik pemotongan yang berkapasitas besar, akan ditempatkan dokter hewan dan tim untuk memantau proses pemantauan, dan kondisi daging sapi.

“Tetap kami perhatikan dan pastikan daging sapi benar- benar aman untuk dikonsumsi. Biasanya kami tugaskan di Masjid yang jumlah hewan kurbannya banyak,” tutupnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Pak Kadisnaker Akui di Batam, Generasi Z Sulit Dapat Kerja

0
pegawai karyawan
Pekerja pabrik menaiki bus saat pulang kerja di Batuaji. (F. Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah mengatakan lulusan yang ada tidak sesuai dengan kebutuhan industri. AKibatnya ketersediaan lapangan kerja dengan jumlah pencari kerja di masa depan diprediksi tidak seimbang. Generasi Z atau mereka yang kelahiran 1996-2012 terancam sulit mendapat pekerjaan.

Menanggapi ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti menyampaikan untuk kota Batam hal ini sebenarnya sudah terjadi.

Persaingan kerja semakin ketat, karena jenis kebutuhan industri tidak bisa dipenuhi oleh pencari kerja yang ada saat ini. Batam dikenal dengan kota industri, permintaan paling banyak itu didominasi dari welder, galangan kapal, hingga bidang teknologi atau IT.

“Sementara yang ada saat ini adalah tamatan SMA non skill, atau sarjana soft skill yang jurusannya tidak sesuai dengan dunia industri di Batam. Hal ini menjadi penyebab pengangguran itu ada, dan serapan tenaga kerja rendah, karena faktor tersebut,” jelasnya, saat dijumpai di Sekupang, Rabu (22/5).

Rudi menambahkan untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan serapan tenaga kerja, menurutnya bisa dimulai dari bangku pendidikan.

Pendidikan SMK atau vokasi menjadi landasan awal untuk menyiapkan pelajar dalam memasuki industri kerja. Misalnya di Batam ini kebutuhan sudah pasti tenaga welder, Offshore, hingga teknik rekayasa dan teknologi digital.

Sementara untuk pendidikan vokasi yang tersedia saat baru ke arah pariwisata, untuk bidang yang tinggi permintaan tersebut belum ada.

“Kurikulum merdeka sebenarnya sudah mengarah ke sana, tinggal bagaimana pemerintah daerah untuk menyiapkan satuan pendidikan untuk menunjang dan mendukung program tersebut,” ungkapnya.

Hal ini sebenarnya sudah berjalan di luar negeri. Misalnya Singapura, pemerintah sudah memiliki data anak yang akan lanjut kuliah dengan yang hanya sampai tingkat menengah atas. Sehingga pemetaan persiapan masa depan mereka lebih jelas.

“Mereka tidak kuliah tersebut diberikan pendidikan dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Sehingga ketika mereka berhasil menyelesaikan pendidikan, mereka langsung terserap,” tambah Rudi.

Ia juga mengimbau kepada calon pencari kerja yang menjadikan Batam sebagai destinasi dalam mencari pekerjaan. Agar mempersiapkan diri dengan keahlian yang dibutuhkan di sektor industri yang ada di Kota Batam.

“Sehingga ketika datang ke Batam langsung diterima, dan tidak menjadi pengangguran. Kalau kondisi saat ini kan sebaliknya, datang dulu, soal lowongan pekerja belakangan. Sehingga mereka masuk dalam angka pengangguran terbuka, sampai mereka terserap,” bebernya.

Untuk itu, kepada mereka yang saat ini akan melanjutkan pendidikan, dan bertujuan ke Batam sudah punya gambaran kebutuhan industri saat ini dan ke depannya.

“Saran saya tetap persiapkan diri dengan matang, dan pilihlah jurusan sesuai dengan kebutuhan industri yang saat ini mendominasi,” tutup Rudi. (*)

Reporter : YULITAVIA

Marlin dan Amsakar Mendaftar ke PDIP Batam

0
pdip
Sekretaris DPC PDIP Batam, Ernawati (kanan) saat konfrensi pers mengenai tahap penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Batam di Kantor Sekretariat DPC PDIP Batam, Rabu (22/4). F. Yulitavia

batampos – DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi menutup tahapan penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

DPC PDIP Kota Batam mengumumkan 7 bakal calon wali kota dan wakil wali kota Batam dinyatakan memenuhi syarat dalam tahap penjaringan. Tahapan sudah selesai dilakukan, dan terakhir itu tahap verifikasi bakal calon tanggal 20 Mei lalu.

“Tanggal 21 lalu wawancara. Alhamdulillah satu hari selesai. Semua bakal calon hadir langsung dan memenuhi panggilan wawancara hingga malam hari. Hasil penjaringan ini akan kami laporkan kepada DPP,” kata Sekretaris DPC PDIP Batam, Ernawati saat konfrensi pers, Rabu (22/5).

Ia menyebutkan selama dibukanya pendaftaran terjaring 7 bakal calon kepala daerah (Bacada). Ia merinci tiga bakal calon merupakan kader internal yaitu

  • Udin P Sihaloho
  • Buralimar
  • Husrinaldi.

Sementara untuk eksternal itu ada

  • Wakil Gubernur Provinsi Marlin Agustina
  • Wakil Wali Kota Amsakar Achmad
  • Jefridin Hamin yang saat ini duduk sebagai Sekretaris Daerah Kota Batam
  • Raja Herimun Rizal.

Erna menyampaikan karena tahapan ini di tingkat penjaringan, maka akan tahapan berikutnya yaitu penyaringan, dan itu sesuai dengan aturan di partai bahwa penyaringan itu ada di DPD, selanjutnya baru ke tahap DPP.

“Nanti DPP akan menyaring sampai keluarnya surat rekomendasi. Paling lambat laporan ini harus masuk di DPP itu tanggal 31 Mei. Jadi berkas ini akan langsung kami serahkan kepada DPD untuk tahap penyaringan,”sebutnya.

Erna sedikit menjelaskan proses penjaringan yang dilakukan bakal calon yang mendaftar melalui PDIP. Ia mengungkapkan pendaftaran dan pengambilan formulir ada yang mengambil sendiri dan melalui kuasa.

“Kalau Bu Marlin memang kan dari awal melalui Pak Kamal. Jadi komunikasi sudah dengan Pak Kamal, Pak Ketua DPC, dan panitia juga bahwa untuk hadir mendaftar di sini (DPC PDIP, red) itu memang langsung diberikan surat mandat dari Bu Marlin kepada Pak Kamal. Namun semua proses dijalankan semua, dan semua berkas dilengkapi, termasuk juga tahap wawancara hadir sendiri, dan menyerahkan dokumen juga, Bu Marlin dari Partai NasDem,” papar Erna.

Begitu juga dengan Ketua DPD Partai NasDem, Amsakar Achmad, yang bersangkutan datang sendiri, dan mengambil formulir. “Bahkan prosesnya cepat, jelang satu hari langsung dikembalikan,” tambahnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Terobos Banjir di Simpang Alamanda, Tanjunguban Sejumlah Bule Pilih Angkat Sepeda

0
wisatawan yang mengangkat sepeda karena jalan banjir

batampos– Sejumlah warga asing atau biasa disebut bule memilih mengangkat sepedanya saat melintasi banjir di jalan Indunsuri tepatnya Simpang Alamanda, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (22/5/2024) siang.

Aksi rombongan pesepeda yang dikabarkan dari Lagoi ini sempat terekam kamera warga.

Dalam video berdurasi 36 detik itu, sejumlah warga asing dengan peralatan sepedanya itu terlihat menerobos banjir dengan berjalan kaki.

Sementara, mereka memilih mengangkat sepedanya agar tak terkena genangan air.

Seorang warga, Arif mengatakan, hujan mulai menguyur sekira pukul 11.35 WIB.

BACA JUGA: Saluran Drainase Tersumbat, Hujan Sebentar Jalan Indunsuri, Simpang Alamanda, Tanjunguban Kembali Banjir

Saat banjir, rombongan pesepeda melintas.

“Bule semua, sepertinya dari Lagoi,” ujarnya.

Pantauannya, ketinggian air nyaris mencapai dengkul orang dewasa. Banjir kali ini menyebabkan beberapa kendaraan nyaris mogok.

Dalam video lainnya, kendaraan yang dibawa seorang ibu membonceng kedua anak kecil nyaris mogok saat menerobos banjir.

Beruntung, seorang warga terlihat membantu mendorong motor sang ibu ke pinggir jalan.

Menurutnya, banjir terjadi karena drainase tersumbat dan terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung debit air hujan.

Akibatnya, air meluap ke jalan.

Dia mengharapkan, ada penanganan serius, karena simpang Alamanda selalu menjadi langganan banjir. (*)

 

Reporter: Slamet N

Daewoong Meluncurkan Global Talent Community untuk Mendorong Inovasi dalam Industri Farmasi

0

batampos – Daewoong Group, perusahaan farmasi terkemuka asal Korea, telah meluncurkan inisiatif Global Talent Community (GTC) pada 14 Mei lalu di Seoul. Program ini bertujuan mendorong inovasi dan kolaborasi global, dengan memanfaatkan talenta dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk meningkatkan solusi kesehatan di seluruh dunia.

GTC adalah sebuah platform yang dirancang untuk menumbuhkan budaya keunggulan dan inklusivitas. Inisiatif ini bekerja sama dengan Grup Bakat Global Daewoong (Daewoong’s Global Talent Group) dan berfokus pada peningkatan inovasi dan kerjasama tim di sektor farmasi. Dengan mengintegrasikan keterampilan dan perspektif unik dari individu berbakat di Indonesia, GTC bertujuan mencapai kemajuan signifikan dalam praktik dan penelitian farmasi.

Acara peluncuran ini ditujukan kepada individu Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Korea Selatan serta mereka yang sudah bekerja di Daewoong Group. Salah satu pilar utama dari GTC adalah program mentorship terstruktur yang menghubungkan peserta dengan profesional berpengalaman di perusahaan. Program ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan berharga serta memperkuat jaringan profesional para peserta.

Seungha Lee, Kepala Produksi Daewoong, menyoroti manfaat bergabung dengan Daewoong Pharmaceutical serta membahas visi dan tujuan strategis perusahaan. Fokus utamanya adalah pada inisiatif transformasional di pasar kesehatan Indonesia. Peserta acara juga berkesempatan berdiskusi dengan karyawan dan departemen Sumber Daya Manusia Daewoong, mendapatkan wawasan tentang pengembangan karier dan peluang pertumbuhan di perusahaan.

Annes, seorang profesional di Daewoong, berbagi pengalamannya, “Dalam sepuluh tahun saya bersama Daewoong, saya telah menyaksikan pertumbuhan dan perubahan yang luar biasa. Acara ini lebih dari sekadar berbagi pengetahuan; ini juga tentang menginspirasi bakat-bakat ini untuk berinovasi dan mendorong batas-batas, memastikan evolusi terus-menerus dari bidang kita.”

GTC merupakan langkah penting dalam upaya Daewoong untuk membangun tenaga kerja yang dinamis dan inklusif. Dengan mengadakan serangkaian acara dan menyediakan kesempatan mentorship, inisiatif ini bertujuan menarik bakat terbaik ke Daewoong dan membudayakan lingkungan saling menginspirasi dan pertumbuhan. Min-jung Rhee, Kepala HR Global Daewoong, menegaskan, “Dengan peluncuran Global Talent Community, visi kami menjadi lebih luas, melampaui batasan negara. Meskipun awalnya diadakan di Korea, acara berikutnya akan kami selenggarakan di Indonesia, menunjukkan komitmen kami untuk mengembangkan talent pool yang beragam. Di GTC, kami melihat sebuah wadah untuk saling menginspirasi dan tumbuh bersama.”

Daewoong Group tetap berkomitmen untuk merekrut dan membina bakat Indonesia, memperkuat komitmennya pada inovasi, kolaborasi, dan keberagaman. Pendekatan yang teguh ini bertujuan mendorong kemajuan dalam solusi kesehatan global. (*)

KPK Tetapkan Tersangka Korporasi dalam Pengembangan Kasus Korupsi DJKA Kemenhub

0
Tersangka kasus suap pejabat DJKA Kementerian Perhubungan yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian Bandung Shynto Hutabarat, Senin (31/7). (I.C. Senjaya/Antara)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub).

Kepala bagain pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, tersangka baru itu merupakan pihak swasta dan korporasi. Namun, KPK masih enggan menyebutkan identitas tersangka tersebut.

“Beberapa orang tetapkan sebagai tersangka dari pegawai di Kementerian Perhubungan dan juga ada dari pihak swasta serta ada korporasi juga gitu ya,” kata Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (22/5).

Juru bicara KPK bidang penindakan itu memastikan, akan menyampaikan identitas tersangka dan kontruksi perkara setelah seluruh rangkaian penyidikan selesai.

“Jadi saya kira tidak perlu ada kekhawatiran bahwa KPK tidak transparan dan sebagainya ya. Tapi selalu kami sampaikan perkembangannya mengenai dugaan korupsi di Kementerian Perhubungan ini,” ucap Ali.

Penetapan tersangka swasta dan korporasi korporasi ini berawal dari pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub.

KPK menetapkan 10 orang tersangka yang langsung ditahan terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan perbaikan rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Para tersangka itu terdiri atas empat pihak yang diduga sebagai pemberi suap, yakni Direktur PT IPA (Istana Putra Agung) Dion Renato Sugiarto (DRS), Direktur PT DF (Dwifarita Fajarkharisma) Muchamad Hikmat (MUH), Direktur PT KA Manajemen Properti sampai Februari 2023 Yoseph Ibrahim (YOS), VP PT KA Manajemen Properti Parjono (PAR), dan Direktur PT Bhakti Karya Utama Asta Danika (AD).

Enam tersangka lainnya diduga sebagai penerima suap, yakni Direktur Prasarana Perkeretaapian Harno Trimadi (HNO), Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Tengah Putu Sumarjaya, pejabat pembuat komitmen (PPK) BTP Jawa Tengah Bernard Hasibuan (BEN), PPK BPKA Sulawesi Selatan Achmad Affandi (AFF), PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian Fadliansyah (FAD), dan PPK BTP Jawa Barat Syntho Pirjani Hutabarat (SYN).

Besaran nilai suap yang diterima sekitar 5-10 persen dari nilai proyek dengan perkiraan nilai suap yang diterima keenam tersangka mencapai sekitar Rp 14,5 miliar. Perkara korupsi tersebut saat ini tengah berjalan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Semarang.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dalam kasus dugaan suap yang berasal dari kontraktor pelaksana tiga proyek pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian di wilayah Jawa Tengah.

Selain hukuman badan, terdakwa juga dijatuhi hukuman untuk membayar denda sebesar Rp 350 juta yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan kurungan selama 4 bulan. (*)

Sumber: JP Group

KPK Siapkan Surat Panggilan Pedangdut Nayunda Bersaksi pada Sidang SYL

0
enyanyi dangdut Nayunda Nabila (kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (13/5/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/aww

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi menyiapkan surat pemanggilan penyanyi dangdut Nayunda Nabila untuk bersaksi pada sidang pemeriksaan kasus Menteri Pertanian periode 2019–2023 Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Nanti kami panggil yang bersangkutan (Nayunda Nabila, red). Sudah kami minta juga kepada staf untuk segera mengirimkan surat panggilan itu,” ujar Jaksa KPK Meyer Simanjuntak saat ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan pemanggilan Nayunda ke persidangan dilakukan karena ditemukan berbagai fakta dari pemeriksaan saksi yang mengungkapkan bahwa Nayunda menerima uang dari SYL sebesar Rp50 juta sampai Rp100 juta saat mengisi acara Kementerian Pertanian.

Nayunda juga disebut saksi dijadikan SYL sebagai honorer di Kementan dan digaji Rp4,3 juta per bulan.

Meyer berharap sidang pemeriksaan Nayunda sebagai saksi di Pengadilan Tipikor bisa berlangsung pada pekan depan. Namun, apabila tidak dimungkinkan, pihaknya akan berbicara dengan majelis hakim untuk menjadwalkan pada hari lainnya.

“Diharapkan Nayunda bisa bersaksi bersamaan dengan keluarga SYL dan Partai NasDem yang memang sudah kami panggil,” tuturnya.

Meyer mengatakan pemanggilan para saksi, baik Nayunda, keluarga SYL, maupun pihak dari Partai NasDem, dilakukan demi tercapainya kebenaran materiil karena para saksi itu bisa mengonfirmasi keterangan saksi lainnya dari pihak Kementan yang telah disampaikan pada sidang sebelumnya.

Meski begitu, dia menegaskan konfirmasi tersebut tetap harus didukung dengan bukti, seperti bukti transfer, kuitansi, dan sebagainya, yang menyatakan keterangan sebelumnya tidak benar.

“Jadi, tidak sekadar membantah. Membantah itu adalah hak, tetapi didukung dengan alat bukti,” ucap Meyer menegaskan.

Sebelumnya, SYL didakwa melakukan pemerasan serta menerima gratifikasi dengan total Rp44,5 miliar dalam kasus dugaan korupsi di Kementan dalam rentang waktu 2020 hingga 2023.

Pemerasan dilakukan bersama Sekretaris Jenderal Kementan periode 2021–2023 Kasdi Subagyono serta Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Tahun 2023 Muhammad Hatta, yang juga menjadi terdakwa.

Keduanya merupakan koordinator pengumpulan uang dari para pejabat eselon I dan jajarannya, antara lain untuk membayarkan kebutuhan pribadi SYL.

Atas perbuatannya, SYL didakwa melanggar Pasal 12 huruf e dan Pasal 12 huruf B juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. (*)

Sumber: Antara

To Lam Terpilih Jadi Presiden Baru Vietnam

0
Ilustrasi negara Vietnam. (ANTARA/Pixabay.com/ThuyHaBich)

batampos – Mantan Menteri Keamanan Publik Vietnam To Lam terpilih sebagai presiden baru negara tersebut yang menggantikan Vo Van Thuong, yang mundur lantaran diduga melanggar peraturan Partai Komunis.

Para anggota parlemen Vietnam memilih To Lam setelah Partai Komunis negara Asia Tenggara itu mengumumkan pencalonannya pada Sabtu, menurut pernyataan resmi.

Sebelumnya To Lam menjabat sebagai menteri keamanan publik yang dia ditinggalkan menjelang pemilihannya sebagai kepala eksekutif.

Pada pertengahan Maret, Wakil Presiden Vo Thi Anh ditunjuk sebagai penjabat presiden usai Vo Van mengundurkan diri.

Vietnam diperintah dalam sistem politik satu partai dan presiden adalah salah satu yang menduduki empat posisi teratas.

Tiga pemimpin penting lainnya yakni Sekretaris Jenderal Partai Komunis Nguyen Phu Trong, Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue.

To Lam lahir pada 10 Juli 1957 di komune Nghia Tru di distrik Van Gang di utara Provinsi Hung Yen. Dia menempuh pendidikan di Akademi Keamanan Rakyat sejak Oktober 1974 hingga Juli 1979 dan mulai bekerja di Kementerian Keamanan Publik pada Juli 1979.

Pada Agustus 2010 To Lam dilantik sebagai wakil menteri keamanan publik dan kemudian diangkat menjadi menteri keamanan publik pada April 2016. (*)

Sumber: Antara