Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 3363

Fashion Ride bersama Honda Stylo 160

0

stylobatampos –  PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau menggelar event Nyoride Bersama Honda New Stylo160. Kegiatan ini diisi dengan kegiatan menyusuri kota Batam, Fhoto Contest, Gathering, Sharing & Discuss bersama seluruh peserta. (19/5)

Kegiatan ini diawali dengan berkumpul di Kantor Capella Dinamik Nusantara, Kemudian melakukan briefing besama seluruh peserta yang pimpin oleh Pulihanafiah Harahap selaku PIC Community Capella Dinamik Nusantara. Para peserta juga Kembali diingatkan kembali bagaimana pentingnya untuk tetap cari aman saat naik motor di jalan, dan tidak lupa untuk menggunakan helm, jaket dan sarung tangan.

Kegiatan Fashion Ride Bersama Honda New Stylo160 di isi dengan kegiatan kegiatan yang sangat seru dan juga bermanfaat pastinya, rangkaian kegiatan berupa City Rolling -Photo Contest – Mini Gathering – Sharing & Discuss bersama seluruh peserta.

“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi para bikers pengguna motor Honda New Stylo160 di kota Batam dan sekaligus mendukung promosi dari Honda New Stylo160, melalui kegiatan ini juga dapat memberikan gambaran kepada masyarakat sekitar bahwa komunitas dibawah naungan PT Capella Dinamik Nusantara adalah komunitas yang memiliki kegiatan-kegiatan positif , sehingga mampu mengajak masyarakat bergabung di keluarga besar One Heart Community Kepri dan kegaiatan ini juga sekaligus menjadi ajang untuk pembentukan komunitas Stylo 160 di kota batam” Ucap Pulihanafiah.

honda cantikSesampainya di cafe para peserta akan di berikan kesempatan untuk photo bersama motornya di sekitar cafe dan juga memberikan waktu buat para peserta yang mau melaksanakan sholat kemudian acara akan dilanjutkan dengan kegiatan sharing & discuss yang akan di pimpin oleh saudara Pulihanafiah Harahap selaku ketua panitia sekaligus PIC Community PT Capella Dinamik Nusantara. sharing diawali dengan sosialisasi HCID kepada para peserta, saudara Pulihanafiah Harahap akan menjelaskan apa itu HCID dan apa saja keuntungan memiliki akun HCID, kemudiaan dilanjutkan pengenalan tentang komunitas dan juga paguyuban One Heart Community Kepri kepada seluruh peserta.

Kegiatan yang sangat luar biasa yang membuat kami merasakan sensasi baru rolling bersama dengan produk terbaru dari Honda yaitu Honda New Stylo160, ini merupakan kegiatan dengan sensasi luar biasa karena kami rolling bersama yang dikawal langsung oleh tim kepolisian melewati are perkotaan yang membuat kami merasa bangga dan jadi pusat perhatian masyarakat yang melihat kami rolling bersama dengan begitu ramainya,Ucap agung salah satu peserta yang ikutan dalam acara Fashion Ride Bersama Honda New Stylo160. (*)

Sambangi BP Batam, Khofifah Indar Parawansa Lantik Ikatan Alumni UNAIR Kepri

0

unairbatampos – Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) yang juga merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyambangi kantor BP Batam, pada Rabu malam (16/5/2024).

Ia disambut oleh Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam beserta jajaran BP Batam yang masuk dalam almamater Universitas Airlangga Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Wan Darussalam mengucapkan terima kasih bahwa UNAIR telah menciptakan lulusan-lulusan hebat dan berperan strategis membangun Batam.

“Terima kasih UNAIR, bahwa lulusan UNAIR telah berhasil membangun Batam. Rekan-rekan yang ada di BP Batam tetap semangat. Teruslah berkarya untuk membangun Batam.” Kata Wan Darussalam.

Bertempat di Balairungsari, Khofifah dalam kesempatan itu melantik Dendi Gustinandar yang merupakan Direktur Badan Usaha Pelabuhan sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Airlangga Wilayah Kepulauan Riau.

Khofifah mengajak pengurus IKA UNAIR yang dilantik untuk bersama-sama memberikan sumbangsih nyata mewujudkan Indonesia Maju 2034, diawali dari kontribusi nyata membangun Batam yang merupakan bagian dari Kepulauan Riau.

“Kita bergandengan tangan, kita kerja keras, kita satukan pikiran dan perspektif dari seluruh pihak untuk mewujudkan penguatan cita-cita Indonesia Maju,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

Sementara itu, dalam pidato pelantikannya, Dendi yang juga menjabat sebagai Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan para Alumni UNAIR di Kepulauan Riau.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk membawa IKA UNAIR Wilayah Kepulauan Riau ke arah yang lebih baik, dengan fokus pada peningkatan jaringan alumni, pengembangan karir, serta kontribusi nyata bagi almamater dan masyarakat Kepulauan Riau.

“Kami akan berupaya untuk menjadikan Ikatan Alumni Universitas Airlangga Wilayah Kepulauan Riau sebagai wadah yang lebih inklusif, dinamis, dan bermanfaat bagi semua anggotanya. Kami juga berharap Ikatan Alumni Universitas Airlangga Wilayah Kepri dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Batam dan Kepulauan Riau,” ujar Dendi.

Dendi berharap dukungan para Alumni UNAIR untuk mewujudkan tujuan tersebut dan membuka kesempatan bagi setiap alumni untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Ikatan Alumni, sehingga kita dapat menciptakan komunitas yang inklusif, dinamis, dan progresif.

“Dengan pelantikan pengurus Ikatan UNAIR Wilayah Kepri pada hari ini, diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih kuat antara alumni, mahasiswa, dan universitas, serta memberikan kontribusi yang signifikan dalam berbagai bidang, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tandas Dendi.

Turut hadir dalam acara pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Airlangga Wilayah Kepulauan Riau, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Hj. Marlin Agustina, jajaran pejabat di lingkungan BP Batam, Pemerintah Kota Batam, pimpinan Organisasi Kepemudaan, Asosiasi Pelaku Usaha, dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Wilayah Kepulauan Riau

Ninja Xpress Tingkatkan Kesuksesan UKM dengan Strategi Affiliate Marketing

0

batampos – Ninja Xpress, perusahaan jasa pengiriman berbasis teknologi, hari ini meluncurkan hasil riset terbaru dari Suara UKM Negeri Vol. 5. Bekerja sama dengan Populix, studi ini mengeksplorasi bagaimana Affiliate Marketing dapat menjadi alat yang efektif bagi UKM untuk meningkatkan penjualan melalui social commerce. Riset ini melibatkan lebih dari 300 responden dan memberikan wawasan penting bagi pelaku usaha di Indonesia.

Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer Ninja Xpress, mengatakan, Affiliate Marketing telah menjadi salah satu strategi kolaborasi pemasaran yang kuat dalam ekosistem social commerce. Melihat potensi ini, kami berkomitmen untuk mendukung UKM dalam memanfaatkan strategi ini sepenuhnya. Kami menyediakan akses informasi melalui survei Suara UKM Negeri Vol. 5, serta berbagai layanan pendukung untuk memaksimalkan efektivitas strategi tersebut.

Temuan Utama Riset

1. People:

Mayoritas e-shopper lebih memilih membeli melalui affiliate marketing yang berasal dari pengguna media sosial biasa (80%) dibandingkan dengan artis atau influencer (69%). Pembeli cenderung lebih percaya pada afiliasi dengan jumlah pengikut kurang dari 500 (30%), menunjukkan bahwa kedekatan personal lebih berpengaruh daripada jumlah pengikut dalam mempengaruhi keputusan pembelian.

2. Platform:
Social commerce seperti TikTok, Instagram, dan WhatsApp menjadi platform utama yang digunakan para afiliator. Shopee mendominasi dengan penggunaan mencapai 71%, diikuti oleh TikTok Shop dengan 68%. Tokopedia digunakan oleh 21% affiliate marketing, sementara Lazada dan Blibli memiliki tingkat penggunaan masing-masing sebesar 16% dan 6%.

3. Price:
Produk fesyen menjadi kategori paling banyak dibeli melalui affiliate marketing dengan persentase mencapai 74%, diikuti oleh produk kecantikan (56%) dan kebutuhan rumah tangga (50%). Mayoritas anggaran belanja untuk pembelian melalui affiliate marketing berada dalam rentang Rp100.000 hingga Rp250.000, dengan persentase sebanyak 47%.

4. Performance:
Sebanyak 75% e-shopper lebih memilih pengiriman standar dengan waktu pengiriman 1-2 hari. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi dan keterjangkauan biaya pengiriman menjadi faktor penting bagi pembeli online. Dalam konteks UKM, layanan manajemen gudang dapat menjadi solusi untuk mengoptimalkan proses pengiriman barang secara efektif dan efisien.

Dukungan untuk UKM

Seller Craft dan Live Cham:
Ninja Xpress juga menyediakan layanan Seller Craft dan Live Cham untuk membantu UKM dalam memaksimalkan berbagai platform penjualan dan memudahkan kerjasama dengan affiliator. Mahari Hadistian, pemilik Urbangeeks, mengatakan, “Live Cham sangat membantu kami dalam memilih affiliator yang tepat dan memastikan kolaborasi berjalan lancar. Sejak membuka toko online kami di TikTok Shop, hampir 100% pendapatan kami diperoleh melalui kerjasama dengan affiliate marketing.”

Cindy, seorang affiliator dengan 80.000 pengikut di TikTok, menambahkan, “Dukungan dari Ninja Xpress melalui Live Cham sangat membantu kami dalam memilih brand dan produk yang tepat untuk dipromosikan. Ini membantu kami dalam menjalankan kerjasama yang efektif dengan para pemilik bisnis UKM.”

Komitmen Ninja Xpress

Selain menyediakan riset dan layanan pendukung, Ninja Xpress juga menawarkan program seperti Ninja Fulfillment dan Ninja Direct untuk mendukung pertumbuhan bisnis UKM. Dengan berbagai inisiatif ini, Ninja Xpress terus berkomitmen untuk menjadi sahabat terbaik bagi UKM dalam menghadapi tantangan pemasaran digital dan memaksimalkan potensi pertumbuhan mereka. (*)

Perlukah Syarat Tinggi Badan dalam Lowongan Kerja ?! (3)

0

Pencaker Dalil Harahap1batampos –   Beberapa waktu belakangan, beredar sebuah video viral yang menampilkan para pencari kerja menjalani pengukuran tinggi badan di lokasi yang diduga berada di Multi Purpose Hall (MPH) Batamindo, Mukakuning, Batam.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafki Rasyid, menjelaskan alasan mengapa beberapa perusahaan menetapkan syarat-syarat termasuk di antaranya, batas usia, dan tinggi badan.

Ia menekankan, bahwa persyaratan seperti itu tidak ditetapkan oleh semua perusahaan di Batam, melainkan hanya sebagian saja.

Baca Juga:

“Persyaratan penerimaan calon karyawan itu bergantung pada kebutuhan perusahaan. Hal ini bergantung pada kondisi kerja di perusahaan tersebut,” jelas Rafki.

Rafki menjelaskan, ini biasanya terjadi karena beberapa mesin produksi memiliki fitur yang posisinya tinggi, sehingga butuh dioperasikan oleh karyawan dengan tinggi badan tertentu.

Tidak hanya di ranah produksi, posisi bidang marketing juga kerap mensyaratkan tinggi badan minimal bagi calon karyawannya. Hal ini dikarenakan, perusahaan menilai orang tinggi badan tertentu lebih proporsional secara fisik, sehingga dapat luwes dalam komunikasi.

“Sebagai contoh, kalau melamar menjadi pramugari atau pramugara kan juga ada syarat terkait tinggi badan. Kenapa? Karena tempat penyimpanan bagasi di kabin pesawat itu posisinya relatif tinggi,” jelas Rafki.

Sementara itu, terkait batasan umur, Rafki menjelaskan, banyak perusahaan yang menuntut karyawannya memiliki fisik yang prima. Sehingga, apabila usia calon karyawan terlalu tua, maka risiko kesehatan bisa dialami oleh karyawan itu sendiri. Hal yang biasa terjadi, contohnya dalam pekerjaan yang membutuhkan shift malam hingga pagi.

Rafki menambahkan, selalu ada alasan tertentu yang secara teknis disesuaikan dengan kondisi perusahaan. Persyaratan ini bukan bermaksud untuk menghambat pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan, melainkan murni karena kondisi perusahaan yang membutuhkan karyawan dengan persyaratan tertentu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berpersepsi negatif soal syarat-syarat memperoleh pekerjaan ini. Tinggal disesuaikan saja apakah perusahaan yang dilamar cocok, dengan melihat persyaratan kerjanya,” imbau Rafki.

Ia menambahkan, persyaratan tinggi badan yang diterapkan perusahaan tertentu sebenarnya sudah lama diberlakukan. Hanya saja, baru kali ini mendapat perhatian lebih dari masyarakat karena video yang viral tersebut.

Adapun hal positif yang bisa dilihat dari video viral tersebut, salah satunya adalah kenyataan bahwa sampai saat ini penerimaan tenaga kerja baru di Batam terus dibuka. Artinya, perekonomian Batam sedang meningkat, sehingga kemungkinan besar angka pengangguran akan menurun dengan dibukanya lapangan kerja baru.

“Tinggal kita persiapkan agar tenaga kerja yang ada di Batam ini naik kelas menjadi tenaga kerja terampil. Dengan demikian, kesejahteraan pekerja di Batam meningkat,” tambah Rafki. (*)

 

Reporter: Yulitavia

 

295 Calon PPS di Batam Lulus Ujian Tulis, Tes Wawancara pada 21-23 Mei 2024 di Kantor KPU Batam

0
IMG 20230509 155213 scaled e1683731562269
Suasana kantor KPU Kota Batam. F.Dalil Harahap

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mengumumkan kelulusan ujian tes tertulis bagi calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada 2024 pada, Minggu (19/5). Jumlah calon PPS yang lulus dan maju ke tahap wawancara sebanyak 295 orang, sementara 60 peserta dinyatakan tidak lulus tes tertulis memakai sistem Computer Asisted Test (CAT).

Pengumuman kelulusan tes ujian tulis CAT dapat dilihat di website KPU Batam.

Komisioner KPU Batam Adri Wislawawan mengatakan, saat ini KPU Batam telah melaksanakan tahapan seleksi tertulis calon anggota (PPS) Pilkada tahun 2024. Adapun pelaksanaan seleksi tertulis calon anggota PPS dilaksanakan pada Jumat, 17 Mei 2024 lalu di Universitas Internasional Batam (UIB).

Sehubungan dengan hal tersebut, katanya, KPU Batam memgundang calon PPS yang dinyatakan lulus untuk hadir dan mengikuti seleksi wawancara.

Adapun pelaksanaan tes wawancara dilaksanakan pada 21 Mei 2024 sampai dengan 23 Mei 2024 mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Tes wawancara dilaksanakan di Kantor KPU Batam di Jalan RE Martadinata No 1, Sekupang.

“Untuk calon anggota PPS yang mengikuti sesi wawancara harus mengenakan pakaian atasan putih, bawahan hitam dan menggunakan sepatu, ” sebut Adri.

Selanjutnya, peserta juga diwajibkan untuk membawa KTP elektronik dan Kartu pendaftaran juga alat tulis.

Seperti dketahui, KPU Batam merekrut sebanyak 192 orang calon PPS untuk ditempatkan di semua kelurahan. Nantinya, pada masing-masing kelurahan akan ada sebanyak 3 orang, dan jumlah kelurahan di Kota Batam sebanyak 64.

“Ya, setiap kelurahan ada tiga orang PPS, ” ujar Komisioner KPU Batam Rosdiana.

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Drainase Tersumbat Sampah, Banjir Meluap ke Pemukiman Warga

0
Banjir menggenangi kawasan Batuaji dan Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Banjir menggenangi Kawasan Nusa Batam, Sagulung, Senin (6/11). Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Intensitas hujan yang tinggi dalam sebulan belakangan ini, memperburuk sistem drainase yang ada. Drainase yang kurang lebar semakin tidak efektif mengalirkan karena sumbatan sampah dan material tanah. Penanganan yang serius sangat diperlukan agar bisa mengurangi risiko banjir ini.

Selama ini banyak ruas jalan dan pemukiman yang terendam banjir setiap kali hujan. Banjir bahkan kian meluas hingga jalan lingkungan dan pemukiman warga, karena sistem drainase yang belum ditata dengan baik ini.

Drainase masih menjadi penyebab utama terjadinya banjir di wilayah Batam Barat tersebut. Drainase umumnya sudah ada baik di pinggir jalan ataupun pemukiman warga, hanya saja baru sebatas galian tanah biasa. Drainase banyak yang belum dilapisi semenisasi ataupun material pengeras lainnya sehingga kembali tertimbun tanah dan semak belukar.

Jalan lingkungan depan perumahan Marina Raya, kelurahan Tanjungriau, Sekupang misalkan digenangi banjir dengan ketinggian mencapai sebetis orang dewasa. Genangan banjir ini merata sampai ke depan rumah warga yang berbatasan langsung dengan jalan. Kendaraan sama sekali tak bisa lewat. Masyarakat cukup kewalahan dengan persoalan banjir tersebut.

“Karena drainase utama di pinggir jalan sudah rata lagi. Dulu saat masih dalam drainase itu, tak seperti ini. Belakangan ini jadi masalah karena selain belum dikasih box culver juga banyak bangunan liar yang berdiri di atasnya. Mau kemana air mengalir kalau bukan ke jalan dan perumahan,” ujar Daarul, warga Marina Raya.

Sementara di lokasi ruas jalan utama, banjir juga merata di lokasi yang selama ini jadi langganan banjir. Jalan Brigjen depan kantor kelurahan Tanjunguncang dan Jalan R Suprapto depan SPBU Basecamp dan depan perumahan Puteri Tujuh masih menghambat arus lalulintas karena terjangan banjir. Padahal lokasi drainase induk di pinggir jalan sudah normalisasi namun air tak bisa mengalir lancar karena jalur penyebrangan air bermasalah. Jalur penyebarangan air tersumbat sampah dan tanah.

Persoalan banjir di wilayah Batam Barat ini sepertinya sulit terurai sebab sistem drainase terlalu rumit. Drainase yang saling berhubungan satu sama lain tentu jadi pekerjaan yang sulit untuk mengatasi persoalan banjir. Perlu ada kajian dan normalisasi yang merata sehingga air bisa mengalir lancar hingga ke hilir sungai.

Pihak kecamatan setempat mengakui persoalan tersebut. Selama ini Pemko Batam melalui Dinas Bina Marga sudah berusaha maksimal membereskan sistem drainase di sana hanya saja belum semuanya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Tak Kujung Ditempati, Lapak Kosong di Pasar Encik Puan Perak Bakal Diberikan ke Pedagang Lain

0
Gedung B-C di Pasar Encik Puan Perak mulai ramai diisi pedagang dan pembeli, Sabtu (18/5).

batampos-Pemko Tanjungpinang akan bertindak tegas terhadap pedagang di Pasar Encik Puan Perak yang tidak kunjung menempati lapaknya.

Pasalnya hingga saat ini, setelah penertiban pedagang kali lima (PKL) dilaksanakan, kondisi gedung A di Pasar Encik Puan Perak masih sepi dari pedagang.

Sementara dalam datanya, semua kios dan meja di gedung tersebut telah dimiliki oleh masing-masing pedagang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpiang, Zulhidayat mengatakan, dulunya total PKL yang didata di sekitar kawasan itu untuk menempati kios dan meja mencapai 500 orang.

“Namun kenyataan saat ini, di lantai II gedung A dari 192 lebih meja yang tersedia belum sampai setengahnya ditempati kembali dan lantai III nyaris masih kosong,” ujar Zulhidayat, Sabtu (18/5).

Dengan kondisi tersebut, lanjut Sekda tentu sangat disayangkan karena banyak pedagang lain di Bintan Center yang belum memiliki lapak jualan. Pemerintah akan tegas, secara bertahap akan diingatkan.

BACA JUGA: Belanja di Pasar Encik Puan Perak Dapat Voucher Rp 25 Ribu

“Jika sampai teguran ketiga, mohon maaf kami akan memotong nama yang bersangkutan untuk digantikan pedagang lain yang ingin berjualan di sini,” tegasnya.

Sekarang, para pedagang tersebut sudah masuk dalam teguran kedua. Pemerintah tentu tidak bisa menunggu lama padahal pasar sudah dibangun dengan bagus dan banyak pedagang lain yang membutuhkan tempat berjualan yang representatif namun tidak dimanfaatkan.

“Banyak saudara kita di Bintan Center yang berjualan di tepi jalan, padahal kita di sini punya pasar bagus tapi dikosongkan,” ungkapnya.

Alasan pedagang belum ingin pindah karena pasar masih sepi dari pembeli, sementara yang bersangkutan belum pindah ke lapaknya. Padahal itu hanya merubah kebiasaan.

“Sabenarnya merubah kebiasaan saja, contohnya dulu orang bilang jika jalan di food street Bintan Center ditutup maka usaha pedagang akan mati, tapi kenyataan sekarang tidak,” demikian Zulhidayat. (*)

Reporter: Peri Irawan

Perlukah Syarat Tinggi Badan dalam Lowongan Kerja ?! (2)

0
Pencaker Dalil Harahap
Ilustrasi. Pencari kerja di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Persaingan kerja di Batam makin sengit. Beberapa waktu lalu sempat viral tentang persyaratan tinggi badan menjadi salah satu syarat dasar untuk ikut dalam wawancara kerja di Kawasan Batamindo, Muka Kuning.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti menyampaikan permintaan tenaga kerja dengan tinggi badan tertentu, berdasarkan kebutuhan perusahaan.

“Tidak semua perusahaan begitu. Ada pekerjaan yang membutuhkan tinggi badan tertentu, karena memang itu yang dibutuhkan perusahaan. Kan tidak semua, untuk itu pencaker lain jangan merasa kalah bersaing,” ujarnya.

Rudi mengungkapkan saat ini informasi lowongan pekerjaan di Batam cukup banyak. Perusahaan mulai melakukan perekrutan tenaga kerja baru. Hal ini juga membuat serbuan pencaker masih menjadikan Batam sebagai tujuan utama. (*)

 

Reporter: Yulitavia

KPU Batam Berharap Bisa Segera Tetapkan Hasil Pemilu

0
IMG 20230509 155033 scaled e1684039675925
Kantor KPU Batam.

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam dan Tanjungpinang masih belum menetapkan hasil pemilihan Februari lalu. Hal ini dikarenakan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Makamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Provinsi Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi menyampaikan hasil putusan diperkirakan akan diterima Selasa ini. Jika memang sengketa PHPU ini ditolak, maka akan merujuk pada putusan KPU Batam dan Provinsi Kepri.

“Jika memang gugatan ditolak, kemudian dengan kata lain menguatkan keputusan kpu RI nomor 360, dan itu bagian dari keputusan KPU Batam. Atau kemudian akan melanjutkan dalam proses persidangan pemeriksaan saksi dan seterusnya, itu nanti akan diketahui besok,” kata dia saat dijumpai di Peluncuran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Sabtu (18/5) malam.

Baca Juga: Perlukah Syarat Tinggi Badan dalam Lowongan Kerja ?! (1)

Ia berharap putusan tentang tergugat KPU Batam dan Tanjungpinang bisa segera didapatkan. Sehingga penerapan hasil pemilu bisa segera dijalankan.

“tiga hari paling lama, KPU Kota batam harus melaksanakan rapat pleno terbuka, dan
penetapan kursi calon terpilih dan nanti. Setelah itu baru proses selanjutnya yaitu penyerahan berkas semua kepada biro pemerintahan selanjutnya diserahkan untuk persiapan pelantikan,” Indrawan memaparkan.

Indrawan menyampaikan, sembari menunggu hasil sengketa PHPU tersebut, seluruh KPU Kabupaten/Kota sudah memulai tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Pelaksanaan yang sudah di depan mata. Waktu yang tersedia juga cukup singkat, untuk menghadirkan Pilkada serentak 27 November mendatang dengan kondusif.

Baca Juga: Gubernur Ansar Lepas Pawai Ta’aruf, sempena Musabaqoh Tilawatil Quran dan Hadits X di Batam

“PPK sudah dilantik. Mereka bersiap menjalankan tugas dalam mempersiapkan tahapan pemilihan. Dalam waktu dekat ini mereka harus pemutakhiran data,” ungkapnya.

Lanjutnya, pemilihan Pilwako, Pilbup
itu akan menjadi satu kesatuan dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang akan dilaksanakan pelaksanaannya 190 hari ke depan.

Lanjutnya, proses tahapan Pilkada ini bisa berjalan dengan lancar ditunjang dengan sokongan anggaran dana dari Pemerintah Kota/kabupaten Provinsi Kepri.

“Kemarin sudah masuk dan digunakan 40 persen dari total kebutuhan anggaran. Masih tersisa 60 persen juga akan ditransfer ke masing masing baik itu provinsi maupun kabupaten/kota,” terangnya.

Baca Juga: Bunuh Diri Karena Putus Cinta, Psikolog Batam: Dipengaruhi Media Sosial

Pada intinya di Kepri terkait dengan pendanaan pilkada tidak ada masalah atau kendala. Semua pihak berkomitmen baik itu pemerintah provinsi maupun, kabupaten/kota sangat baik.

“Kita doakan semua proses ini berjalan dengan lancar. Hingga nanti pelaksanaan dan penerapan. Harapannya ada evaluasi dari pelaksanaan Pileg lalu. Sehingga penyelenggara bisa menghadirkan Pilkada yang lebih lebih baik,” tutup Indrawan.

Ketua KPU Batam, Mawardi menambahkan penetapan hasil pemilu memang masih menunggu putusan MK. Ia berharap hasil putusan nanti bisa sejalan dengan yang ditetapkan KPU RI.

Baca Juga: Fasilitas PJU Sasaran Pencurian, Maling Kucing-kucingan dengan Petugas

“Hanya ada dua kota/kabupaten yang belum. Batam dan Tanjungpinang. Menunggu hasilnya keluar kami tetap menjalankan tahapan Pilkada yang sudah berjalan,” ujarnya.

Dalam tahapan Pilkada ini, Mawardi mengatakan akan banyak evaluasi yang menjadi perhatian. Hal ini berdasarkan penyelenggaraan Pileg lalu. Meskipun terbilang sukses, adanya gugatan ini tentu menjadi perhatian bagi penyelenggara, dalam menghadirkan Pilkada yang lebih baik.

“Evaluasi penting. Apalagi nanti satu TPS akan digunakan 600 pemilih,” sebutnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Perlukah Syarat Tinggi Badan dalam Lowongan Kerja ?! (1)

0
bursa kerja 2022
Ilustrasi para penari kerja. foto: Dalil Harahap / Batam Pos

batampos – Persaingan kerja di Batam makin sengit. Beberapa waktu lalu sempat viral tentang persyaratan tinggi badan menjadi salah satu syarat dasar untuk ikut dalam wawancara kerja di Kawasan Batamindo, Muka Kuning.

Anggota DPRD Kota Batam, Mustofa menyampaikan aturan yang diatur adalah tidak boleh mencantumkan tinggi badan dalam lowongan. Namun ketika dalam seleksi itu dijalankan, menurutnya itu merupakan ranah dari perusahaan.

“Karena untuk pekerjaan tertentu itu butuh pekerja yang memiliki tinggi badan tertentu. Sehingga ketika seleksi itu yang menjadi perhatian mereka. Jadi tidak semua perusahaan ya, ada beberapa perusahaan gitu. Jadi tidak ada tindakan yang diskriminasi terhadap calon pekerja. Ini murni karena jobdesk yang akan mereka,” jelasnya, Senin (20/5).

DPRD mengawasi jalannya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang tenaga kerja. Termasuk penempatan di perusahaan. Menurutnya, pencari kerja tidak perlu merasa ada perlakuan khusus bagi mereka yang memiliki tinggi badan tertentu.

Menurutnya, mayoritas pencaker yang ada di Batam merupakan pencari. Harus diakui persaingan kerja tinggi, karena jumlah pencaker juga banyak. Namun harus diapresiasi, perusahaan sudah mengutamakan pemilik e-KTP Batam.

“Ini dicantumkan syarat untuk menyokong serapan tenaga kerja lokal. Ini kami atur dalam Perda penempatan tenaga kerja yang sudah disahkan beberapa bulan lalu.

Mengenai ramainya pencari kerja di Batam, menurut Mustofa hal itu menandakan Batam masih manis bagi pencari kerja di Pulau Sumatera.

“Lowongan yang penting tersedia. Untuk serapan tenaga kerja tergantung kebutuhan perusahaan. Tetap harus memprioritaskan pekerja lokal,” terangnya.

Reporter : YULITAVIA