Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 339

Minum Teh di Pagi Hari, Sehat atau Berisiko? Ini Penjelasannya

0
Ilustrasi minum teh (jawapos)

batampos – Minum teh di pagi hari sebelum beraktivitas menjadi kebiasaan sebagian orang untuk menambah energi. Teh dikenal memiliki manfaat kesehatan, seperti kandungan antioksidan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan metabolisme jika dikonsumsi pada waktu yang tepat.

Namun, kebiasaan minum teh saat perut masih kosong ternyata bisa berdampak kurang baik bagi tubuh. Terlebih pada teh celup yang mengandung kafein cukup tinggi. Berikut enam dampak minum teh saat perut kosong yang perlu diwaspadai, dirangkum dari Halodoc.

1. Mengganggu Aktivitas Metabolik

Minum teh saat perut kosong dapat memicu ketidakseimbangan kadar asam dan basa di dalam lambung. Kondisi ini berpotensi mengganggu sistem metabolisme tubuh. Jika berlangsung terus-menerus, gangguan metabolisme dapat berdampak pada fungsi organ lain seperti ginjal hingga jantung.

2. Menyebabkan Kembung dan Mual

Teh yang dikonsumsi ketika lambung kosong bisa memengaruhi produksi cairan empedu sehingga menimbulkan rasa mual dan kembung. Jika ditambah susu atau krimer, risiko perut terasa penuh dan bergas semakin meningkat karena kandungan laktosa dapat membentuk gas di dalam sistem pencernaan.

3. Memicu Dehidrasi

Teh bersifat diuretik yang merangsang produksi urin lebih sering. Padahal, setelah tidur selama 6–8 jam, tubuh cenderung mengalami dehidrasi ringan. Minum teh saat bangun tidur tanpa asupan lain bisa memperparah kondisi tersebut dan berisiko menyebabkan kram perut.

4. Mengikis Enamel Gigi

Mengonsumsi teh di pagi hari sebelum makan dapat meningkatkan kadar asam di dalam mulut. Bakteri memecah sisa gula dan memicu peningkatan keasaman yang dapat mengikis enamel gigi secara perlahan.

5. Menghambat Penyerapan Zat Besi

Teh, terutama teh hijau, mengandung senyawa yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Padahal, zat besi penting untuk membantu pembentukan hemoglobin dan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko anemia.

6. Menimbulkan Kecemasan

Kandungan kafein dalam teh dapat memicu rasa gelisah, cemas, hingga pusing ketika dikonsumsi saat perut kosong. Sensasi ini muncul karena lambung belum terisi makanan yang dapat menetralkan efek kafein.

Untuk menghindari dampak tersebut, disarankan minum segelas air putih terlebih dahulu setelah bangun tidur, kemudian sarapan dengan makanan bergizi sebelum mengonsumsi teh. Dengan cara ini, manfaat teh tetap bisa diperoleh tanpa menimbulkan efek negatif bagi kesehatan. (*)

Artikel Minum Teh di Pagi Hari, Sehat atau Berisiko? Ini Penjelasannya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Film Sejauh Doa Cahaya Batam Persembahan Komunitas MC Swara Batam Sukses Diluncurkan

0
Acara gala premier film Sejauh Doa Cahaya Batam di Bioskop Cinepolis K-Square Batam, Jumat (14/2/2026). F. Disbudpar Batam untuk Batam Pos

batampos – Sorot lampu meredup. Layar lebar di Bioskop Cinepolis K-Square Batam mulai menampilkan adegan pembuka yang mengangkat denyut kehidupan perantau di Kota Batam. Tepuk tangan penonton pecah ketika kredit pembuka film Sejauh Doa Cahaya Batam muncul di layar.

Industri kreatif Kota Batam kembali mencatatkan capaian baru. Organisasi solidaritas pembawa acara yang tergabung dalam Swara Kota Batam resmi meluncurkan film layar lebar perdana bertajuk Sejauh Doa Cahaya Batam melalui tim Swara Movie Project.

Gala premiere film tersebut digelar pada 13 Februari 2026 di Bioskop Cinepolis K-Square, Kota Batam. Peluncuran itu disambut antusias pelaku seni, unsur pemerintah, serta komunitas perfilman lokal.

Baca Juga: Ramalan Shio 14 Februari 2026: 6 Shio Dapat Hoki dan Nasib Baik dalam Cinta

Film yang disutradarai Alfredo Sihombing itu mengangkat esensi budaya lokal Batam yang dibalut kisah cinta, dinamika keluarga, serta potret perjuangan para perantau. Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi demografis Batam sebagai kota industri yang dihuni masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Alfredo Sihombing, yang akrab disapa Bang Edo (#iniMCbatam), mengungkapkan proyek film tersebut berawal dari sebuah tantangan.

“Karya ini bermula dari tantangan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Bapak Ardiwinata, agar Swara membuat sebuah film. Sebagai insan yang cukup lama bergelut di industri film nasional sekaligus berprofesi sebagai MC, saya tertantang untuk mewujudkannya,” ujarnya usai penayangan film.

Organisasi Swara Kota Batam sebelumnya dilantik Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pada 18 November 2025. Sejak pelantikan itu, organisasi tersebut tidak hanya aktif dalam kegiatan kepemanduan acara, tetapi juga mulai merambah seni peran sebagai wujud pengembangan kreativitas anggotanya.

Seluruh pemain dalam film ini merupakan anggota Swara yang telah melalui proses seleksi. Karakter utama, Rio dan Ralin, diperankan MC Ranto dan MC Zaza. Meski menjadi pengalaman pertama tampil dalam film panjang, keduanya dinilai mampu membawakan karakter secara meyakinkan.

Ketua Swara Kota Batam, Maharani Purba, mengaku bangga atas capaian tersebut.

“Saya sangat terharu. Di tengah berbagai keterbatasan dan kesibukan anggota sebagai MC, tim Swara Movie Project mampu menuntaskan produksi ini. Terima kasih kepada seluruh sponsor, khususnya SMA Kartini yang terlibat langsung dalam proses produksi,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, yang hadir mewakili Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam pada peluncuran film tersebut. Ia menilai film merupakan subsektor penting dalam ekosistem industri kreatif.

Baca Juga: Ramalan Shio 13 Februari 2026: 6 Shio Dihujani Hoki dan Kemakmuran

“Film adalah salah satu subsektor industri kreatif yang strategis. Melalui film ini, kita tidak hanya menyajikan cerita, tetapi juga memperkenalkan potensi budaya dan destinasi wisata Batam kepada khalayak luas. Ini menjadi bukti bahwa pelaku kreatif lokal mampu naik kelas,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan terus mendorong lahirnya karya-karya kreatif berbasis lokal yang dapat memperkuat citra Batam sebagai kota industri sekaligus kota pariwisata.

Meski belum ditayangkan secara komersial luas, peluncuran film berlangsung meriah. Sejumlah tokoh perfilman Batam, seniman, budayawan, serta perwakilan asosiasi pariwisata turut hadir memberikan dukungan.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat apresiasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam kepada seluruh tim Swara Movie Project sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam memajukan industri kreatif daerah. (*)

Artikel Film Sejauh Doa Cahaya Batam Persembahan Komunitas MC Swara Batam Sukses Diluncurkan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pemprov Kepri Minta Distribusi Uang Baru Jangkau Pulau Terluar

0
Peluncuran program SERAMBI 2026 di kantor perwakilan BI Kepri di Batam, Jumat (13/2). Dalam program ini, BI Kepri menyiapkan layanan kas keliling untuk menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) mendorong distribusi uang layak edar menjangkau seluruh wilayah hingga pulau-pulau terluar menjelang Lebaran. Langkah ini dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran transaksi.

Penjabat Sekretaris Daerah Kepri, Luki Zaiman, mengatakan tradisi berbagi uang baru saat Idulfitri masih menjadi kebiasaan yang kuat di tengah masyarakat. Kondisi tersebut membuat kebutuhan uang baru terus meningkat setiap tahun.

“Tradisi penggunaan uang baru saat Lebaran sudah menjadi kebiasaan nasional, termasuk di Kepulauan Riau. Potensi kebutuhan masyarakat cukup tinggi,” ujarnya, Sabtu (14/2).

Menurut dia, distribusi uang baru perlu dilakukan secara merata mengingat kondisi geografis Kepri yang terdiri dari banyak pulau. Karena itu, layanan kas keliling diharapkan dapat menjangkau wilayah hinterland, tidak hanya terpusat di Batam dan Tanjungpinang.

Ia menilai pemerataan distribusi uang layak edar akan memudahkan masyarakat di pulau penyangga mendapatkan layanan penukaran uang secara resmi dan aman.

Selain itu, pemerintah daerah juga mewaspadai potensi peredaran uang palsu yang biasanya meningkat menjelang hari raya. Masyarakat diimbau menukarkan uang hanya melalui jalur resmi, seperti perbankan dan layanan penukaran yang disediakan otoritas terkait.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan layanan resmi perbankan dan fasilitas elektronik yang tersedia,” katanya.

Pemprov Kepri menilai ketersediaan uang layak edar tidak hanya mendukung kelancaran transaksi masyarakat, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pembayaran nasional selama periode Lebaran. (*)

Artikel Pemprov Kepri Minta Distribusi Uang Baru Jangkau Pulau Terluar pertama kali tampil pada Kepri.

Jelang Ramadan, BI Kepri Dorong Transaksi Digital dan Waspadai Uang Palsu

0
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). F. Istimewa

batampos – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau mempercepat digitalisasi transaksi menjelang Ramadan guna menekan risiko peredaran uang palsu dan menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Perwakilan BI Kepri Ronny Widijarto mengatakan, optimalisasi pembayaran non-tunai melalui QRIS menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keamanan sekaligus efisiensi transaksi, khususnya di Batam dan wilayah Kepri.

“Supaya tidak ribet, baik pedagang maupun masyarakat sebaiknya bertransaksi secara non-tunai. Sekarang QRIS sudah sangat mudah,” ujarnya, Jumat (13/2).

Baca Juga: Gelombang Deportasi Berlanjut, 148 PMI Dipulangkan melalui Batam

Menurut dia, penggunaan transaksi digital dapat meminimalkan potensi peredaran uang palsu yang biasanya meningkat saat perputaran uang tinggi, seperti menjelang Idulfitri.

Meski demikian, BI tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada saat menggunakan uang tunai. Edukasi metode 3D—dilihat, diraba, dan diterawang—terus disosialisasikan sebagai cara sederhana mengenali keaslian uang rupiah.

Ronny menilai metode tersebut masih efektif karena tingkat kemiripan uang palsu yang ditemukan relatif rendah. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama saat pembagian tunjangan hari raya (THR) dan lonjakan belanja Lebaran.

Selain edukasi, BI Kepri juga memperkuat koordinasi dengan perbankan dan aparat penegak hukum guna memantau potensi peredaran uang palsu. Masyarakat diimbau menukarkan uang hanya melalui jalur resmi, seperti perbankan dan layanan kas keliling BI.

Deputi Kepala BI Kepri Adidoyo Prakoso mengungkapkan, sepanjang 2025 ditemukan 1.045 lembar uang palsu di wilayah Kepri. Temuan tersebut tersebar di sejumlah daerah, termasuk Tanjungpinang dan Lingga.

Baca Juga: Ramadan Istimewa di Grand Mercure Batam Centre, Buka Puasa Dapat Undian Emas

Pecahan yang paling banyak dipalsukan adalah Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Secara bulanan, temuan uang palsu bersifat fluktuatif, mulai dari 50 lembar pada Januari, meningkat menjadi 270 lembar pada Februari, turun ke 150 lembar pada Maret, lalu kembali naik pada April sebanyak 253 lembar dan Mei mencapai 282 lembar.

Menurut Adidoyo, laporan uang palsu berasal dari temuan perbankan maupun laporan masyarakat.

BI menilai penguatan sistem pembayaran digital yang diimbangi dengan peningkatan literasi masyarakat menjadi kunci menjaga keamanan dan stabilitas sistem pembayaran selama Ramadan. (*)

Artikel Jelang Ramadan, BI Kepri Dorong Transaksi Digital dan Waspadai Uang Palsu pertama kali tampil pada Metropolis.

Mudik Honda 2026 Dibuka, Ribuan Pemudik Disiapkan Berangkat

0
Jom daftar mudik bareng Honda

batampos – Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan program tahunan Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026. Program yang telah berjalan sejak 2008 ini ditujukan untuk memfasilitasi konsumen sepeda motor Honda agar dapat pulang kampung dan kembali ke Jakarta dengan lebih aman, nyaman, serta minim risiko kelelahan di perjalanan.

Pada arus mudik tahun ini, AHM menyiapkan fasilitas keberangkatan bagi sekitar 2.400 peserta menggunakan total 60 bus, dengan tujuan utama Yogyakarta dan Semarang. Rinciannya, 38 bus diberangkatkan ke Yogyakarta dan 22 bus menuju Semarang. Seluruh peserta akan berangkat dari Jakarta dengan titik akhir perjalanan masing-masing di Gedung Wana Graha Bhakti Yasa dan Museum Ronggowarsito.

Untuk menunjang mobilitas pemudik saat berada di kampung halaman, AHM juga mengangkut 1.200 sepeda motor menggunakan 32 truk menuju dua kota tujuan tersebut. Pengiriman sepeda motor dijadwalkan pada 12 Maret 2026 dari Bhanda Ghara Reksa (BGR) Kelapa Gading, Jakarta Utara, sementara keberangkatan peserta menggunakan bus dilakukan pada 14 Maret 2026 dari kantor AHM di Sunter, Jakarta Utara.

Setelah masa libur selesai, program arus balik akan digelar pada 28 Maret 2026. Sebanyak 800 peserta akan diberangkatkan kembali ke Jakarta menggunakan 22 bus dari Yogyakarta dan Semarang. Pada waktu bersamaan, 11 truk disiapkan untuk mengangkut sekitar 400 sepeda motor peserta menuju ibu kota.

Seluruh sepeda motor yang diangkut dengan truk mendapatkan perlindungan asuransi selama proses pengiriman hingga tiba di lokasi tujuan. Selain itu, setiap peserta memperoleh fasilitas dua kursi bus ber-AC untuk setiap sepeda motor, perlindungan asuransi perjalanan, layanan kesehatan di titik keberangkatan dan kedatangan, hingga paket perlengkapan perjalanan berupa jaket, makanan, dan merchandise.

Tidak hanya itu, peserta juga disediakan area istirahat yang nyaman, fasilitas ibadah, konsumsi selama perjalanan, serta kesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik melalui doorprize, termasuk sepeda motor dan hadiah lainnya.

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM, Antok Yuniarso, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap keselamatan konsumen sekaligus upaya menghadirkan pengalaman mudik yang lebih praktis dan aman.

Menurutnya, mudik merupakan momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Melalui program ini, AHM ingin memberikan pilihan perjalanan yang lebih nyaman dengan dukungan armada berkualitas, fasilitas lengkap, serta layanan pendukung yang memadai sehingga peserta dapat tiba di kampung halaman dengan aman.

 

Cara Pendaftaran

Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda 2026 dibuka mulai 12 Februari hingga 11 Maret 2026 dengan biaya Rp150.000 dan kuota terbatas. Calon peserta dapat mendaftar secara daring melalui situs resmi Astra Honda Motor maupun aplikasi Honda seperti WANDA, Motorku-X, dan Daya Auto.

Peserta wajib merupakan pengguna sepeda motor Honda dan memiliki dokumen lengkap, yakni KTP, SIM C, serta STNK sepeda motor yang digunakan. Setiap unit sepeda motor dapat diikuti maksimal dua orang peserta dengan kondisi kendaraan standar dan layak jalan. Barang bawaan dibatasi maksimal 20 kilogram untuk setiap motor.

Demi keamanan bersama, peserta diwajibkan mengenakan perlengkapan berkendara sesuai standar, termasuk helm berstandar SNI, serta mematuhi seluruh aturan perjalanan yang berlaku, termasuk ketentuan turun di titik tujuan akhir tanpa pemberhentian di tengah perjalanan. (*)

Artikel Mudik Honda 2026 Dibuka, Ribuan Pemudik Disiapkan Berangkat pertama kali tampil pada Metropolis.

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Bubu di Perairan Galang

0
Polisi bersama warga mengevakuasi jenazah Mr X di perairan Galang, Sabtu (14/2) sekitar pukul 08.00 WIB. F. Istimewa

batampos – Warga Kecamatan Galang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang tersangkut di bubu milik nelayan di perairan Air Dapur, Kelurahan Galang Baru, Sabtu (14/2) pagi.

Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, mengatakan jasad tersebut pertama kali ditemukan nelayan saat hendak mengangkat perangkap ikan.

“Ketika bubu ditarik, nelayan melihat tubuh pria dalam kondisi tersangkut. Saat ditemukan, jasad sudah membengkak,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan di Batam Kembangkan ke Jaringan Curanmor

Dari pemeriksaan awal, korban diduga telah berada di laut selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan. Saat evakuasi, polisi tidak menemukan dokumen identitas pada tubuh korban.

Korban diketahui mengenakan kaos, namun belum ada ciri khusus yang dapat disimpulkan. Polisi juga belum memastikan penyebab kematian dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Usai dievakuasi, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut.

Polisi kini berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk mengecek laporan orang hilang yang mungkin berkaitan dengan penemuan tersebut.

Baca Juga: Gentengnisasi akan Diterapkan di Batam, Pemko Segera Susun Aturan Teknis PBG

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga segera melapor ke kantor polisi terdekat,” kata Hendrizal.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban. (*)

Artikel Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Bubu di Perairan Galang pertama kali tampil pada Metropolis.

5 Tahun Krisis Air, Warga Rindang Garden Village Desak Tambahan Mobil Tangki

0
Krisis distribusi air bersih di Perumahan Rindang Garden Village RW 029, warga andalkan air sumur. F. Istimewa

batampos – Ratusan warga Perumahan Rindang Garden Village, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, masih menghadapi krisis air bersih yang telah berlangsung sejak 2021. Kondisi ini mendorong warga mendesak PT Air Batam Hilir untuk menambah armada mobil tangki guna memenuhi kebutuhan harian.

Ketua RT 01 RW 029, Mustawan, mengatakan sedikitnya 120 kepala keluarga yang tersebar di sembilan blok terdampak distribusi air yang tidak normal. Sebagian besar warga hanya menerima aliran air dalam durasi terbatas dengan tekanan sangat kecil.

“Blok D dan E masih dapat air sekitar pukul 12.00 sampai 04.00 WIB. Tapi tujuh blok lainnya hanya dapat air sekitar pukul 02.00 sampai 04.00 WIB, itu pun kecil sekali,” ujarnya, Jumat (13/2).

Baca Juga: Klinik Utama Diagnos Healthcare Batam Resmi Beroperasi, Perluas Layanan Kesehatan Terintegrasi

Menurut dia, persoalan tersebut telah berlangsung lama dan belum mendapat solusi permanen meski sudah berulang kali disampaikan kepada pihak pengelola. Warga bahkan kembali mendatangi kantor PT Air Batam Hilir pada 6 Februari lalu untuk meminta bantuan distribusi air bersih melalui mobil tangki.

“Kami minta minimal dua mobil tangki. Beberapa hari terakhir sudah dibantu, tapi itu belum cukup untuk kebutuhan semua warga,” katanya.

Warga juga menilai gangguan distribusi tidak semata disebabkan musim kemarau, karena masalah sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, kondisi distribusi disebut lebih stabil saat masih dikelola PT Adhya Tirta Batam.

Untuk bertahan, warga terpaksa membuat sumur cincin dan memasang tandon sebagai sumber cadangan. Air sumur diambil secara manual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, SPV Customer Service PT Air Batam Hilir KPP Batuaji, Puji Ismanto, mengakui keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu kendala distribusi, terutama di wilayah dengan elevasi lebih tinggi.

“Sejak peralihan pengelolaan, belum ada pembaruan pompa dan jaringan pipa. Ini memengaruhi distribusi ke perumahan yang letaknya jauh dan lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini PT Air Batam Hilir hanya memiliki empat unit mobil tangki untuk melayani wilayah Batuaji, Sekupang, dan Sagulung dengan total 34 perjalanan distribusi. Idealnya, dibutuhkan tujuh unit mobil tangki agar pelayanan lebih optimal.

“Kami akan upayakan penambahan armada dan menindaklanjuti permintaan warga agar distribusi bisa lebih maksimal,” katanya. (*)

Artikel 5 Tahun Krisis Air, Warga Rindang Garden Village Desak Tambahan Mobil Tangki pertama kali tampil pada Metropolis.

Gelombang Deportasi Berlanjut, 148 PMI Dipulangkan melalui Batam

0
Sebanyak 148 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dipulangkan dari Malaysia ke Batam, Kepulauan Riau, Jumat (13/2). F. Istimewa

batampos – Sebanyak 148 Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia dan tiba di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (13/2). Pemulangan difasilitasi KJRI Johor Bahru setelah para WNI menyelesaikan masa tahanan keimigrasian.

Para deportan diberangkatkan menggunakan kapal feri dari Pasir Gudang dan tiba di Pelabuhan Batam Center. Setibanya di Batam, mereka menjalani pemeriksaan dan pendataan sebelum ditempatkan sementara di P4MI Batam.

Dari total deportan, 110 orang laki-laki dan 38 perempuan. Mereka sebelumnya ditahan di sejumlah depot tahanan imigresen, antara lain Pekan Nenas, KLIA, Bukit Ajil, dan Beranang.

Baca Juga: Imigrasi Batam Pastikan Pengawasan Ketat TKA di KEK Nongsa ‎

Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Johor Bahru, Jati H. Winarto, mengatakan secara umum para WNI dalam kondisi sehat. Namun, satu deportan asal Pontianak berusia 51 tahun memerlukan penanganan khusus karena mengidap HIV.

“Setibanya di Batam, yang bersangkutan akan didampingi Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk memastikan kelanjutan pengobatan,” ujarnya.

Dalam proses deportasi ini, KJRI Johor Bahru bersama KBRI Kuala Lumpur juga menerbitkan 90 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak memiliki dokumen.

Sebelumnya, pada 5 Februari 2026, sebanyak 86 WNI juga telah dipulangkan melalui Batam. Dengan tambahan gelombang terbaru ini, total 234 WNI telah tiba di Batam sepanjang awal 2026.

Baca Juga: Ramadan Istimewa di Grand Mercure Batam Centre, Buka Puasa Dapat Undian Emas

Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menegaskan pemerintah terus memastikan pemulangan berjalan aman dan manusiawi.

“Kehadiran negara diwujudkan melalui kerja sama lintas instansi untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar,” katanya.

Pemerintah juga mengimbau WNI yang bekerja di luar negeri agar mematuhi aturan hukum setempat guna menghindari deportasi. (*)

Artikel Gelombang Deportasi Berlanjut, 148 PMI Dipulangkan melalui Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kasus Pengeroyokan di Batam Kembangkan ke Jaringan Curanmor

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pengusutan kasus pengeroyokan di Batam mengungkap fakta baru. Salah satu pelaku berinisial Re diduga merupakan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah lama beroperasi.

Kapolsek Lubukbaja, Denny Langie, mengatakan temuan tersebut diperoleh dari hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan bersama Polresta Barelang dan Polsek Lubukbaja.

“Masih kami kembangkan untuk membongkar jaringan ini,” ujarnya, Sabtu (14/2).

Baca Juga: Ramadan Istimewa di Grand Mercure Batam Centre, Buka Puasa Dapat Undian Emas

Menurut Denny, Re diketahui merupakan residivis kasus curanmor dan pernah menjalani hukuman penjara. Polisi menduga ia memiliki peran penting dalam jaringan tersebut, yang diduga beranggotakan lebih dari tiga orang.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang merilis penanganan kasus pengeroyokan tersebut dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang, Senin (9/2).

Kasatreskrim Polresta Barelang, M. Debby Tri Andrestian, menjelaskan pengeroyokan dipicu konflik pribadi yang berkaitan dengan persoalan hubungan masa lalu antara korban dan istri salah satu tersangka.

Perselisihan itu berujung aksi kekerasan secara bersama-sama di muka umum hingga menyebabkan korban mengalami luka serius.

Polisi bergerak cepat dengan menangkap tersangka utama berinisial IB di kawasan Seraya, Batu Ampar, beberapa jam setelah kejadian.

Dari hasil pengembangan, dua pelaku lain, termasuk Re, juga berhasil diamankan di wilayah Bengkong pada hari yang sama.

Baca Juga: 49 Ribu Peserta Batam Terdampak

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Noval Adimas Ardianto, mengatakan motif pengeroyokan dipicu rasa sakit hati.

“Korban dan istri tersangka pernah memiliki hubungan. Ucapan korban memicu emosi tersangka, lalu mengajak rekannya melakukan pengeroyokan,” jelasnya.

Seiring berjalannya penyidikan, polisi kini mendalami dugaan keterkaitan para tersangka dengan jaringan curanmor yang lebih luas. Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya tersangka tambahan. (*)

Artikel Kasus Pengeroyokan di Batam Kembangkan ke Jaringan Curanmor pertama kali tampil pada Metropolis.

Pengurus Baru PKB Kepri Dilantik, Bidik Lonjakan Kursi Legislatif 2029

0
Pengurus DPW PKB Kepri masa bakti 2026–2031 usai dikukuhkan dalam Muskerwil di Batam, Sabtu (14/2).

batampos – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2026–2031. Pengukuhan dirangkai dengan orientasi politik dan musyawarah kerja wilayah (Muskerwil) di Aston Hotel Pelita, Sabtu (14/2).

Pengukuhan dilakukan Bendahara Lembaga Kaderisasi Nasional DPP PKB sekaligus anggota DPR RI, Gus Kaisar Abi Hanifah, yang membacakan keputusan resmi terkait susunan pengurus baru. Dalam keputusan tersebut, kepengurusan sebelumnya dinyatakan tidak berlaku sejak ditetapkannya struktur baru.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI sekaligus Ketua DPP PKB, Ahmad Iman Sukri, mengatakan pengukuhan ini merupakan bagian dari konsolidasi menghadapi agenda politik mendatang.

Menurutnya, kegiatan dilanjutkan dengan orientasi politik dan Muskerwil untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan, termasuk penguatan kaderisasi dan struktur organisasi hingga tingkat bawah.

PKB menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi legislatif di Kepri pada Pemilu 2029. Untuk tingkat nasional, partai membidik satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Kepri.

Sementara di tingkat provinsi, PKB menargetkan kenaikan kursi DPRD Kepri dari dua menjadi empat kursi. Adapun di tingkat kabupaten dan kota, partai menargetkan pembentukan minimal satu fraksi di setiap daerah.

Ketua DPW PKB Kepri, Rocky Marciano Bawaloe, mengatakan pencapaian target tersebut bergantung pada soliditas seluruh struktur partai.

Ia meminta jajaran pengurus, mulai dari DPW, DPC hingga ranting, bekerja secara terukur dan aktif menyentuh masyarakat.

“Kita harus bekerja dari Natuna sampai Karimun. Ini bukan kerja ringan, tetapi dengan kebersamaan dan soliditas, PKB Kepri bisa bangkit dan meraih target pada 2029,” ujarnya.

Ia juga mengakui persaingan akan semakin ketat, terutama dengan partai lain seperti Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera yang telah memiliki basis suara kuat di Kepri.

PKB menilai posisi strategis Kepri yang berdekatan dengan Singapura menjadi peluang besar untuk mendorong pembangunan sektor industri dan pariwisata, yang diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Artikel Pengurus Baru PKB Kepri Dilantik, Bidik Lonjakan Kursi Legislatif 2029 pertama kali tampil pada News.