Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3410

Jika Bebas Visa Kunjungan Kembali Diterapkan Negara Berpotensi Kehilangan Pendapatan Rp 3 Triliun

0
iLUSTRASI: Dua wisatawan mancanegara bersiap mengurus visa on arrival di Bandara Internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung kemarin (7/3).

batampos – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menegaskan, Indonesia berpotensi kehilangan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 3,02 triliun per tahun jika kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) kembali diterapkan bagi 169 negara. Nilai itu merupakan temuan hasil pemeriksaan BPK RI atas Intensifikasi dan Ekstensifikasi PNBP Tahun Anggaran 2020 sampai dengan Semester I 2022 di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

”Terkait itu, BPK telah merekomendasikan Menteri Hukum dan HAM untuk meninjau ulang rencana pemberlakuan kembali kebijakan BVK dengan melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” ungkap Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana kepada wartawan, Jumat (14/8).

Nyoman Adhi menyampaikan, Kemenkumham menindaklanjuti rekomendasi BPK dengan menerbitkan Surat Keputusan Menkumham Nomor M.HH-01.GR.01.07 Tahun 2023 tertanggal 7 Juni 2023. SK Menkumham tersebut mengatur tentang Penghentian Sementara Bebas Visa Kunjungan untuk Negara, Pemerintah Wilayah Administratif Khusus Suatu Negara dan Entitas Tertentu.

Menurutnya, hasil pemantauan BPK atas tindak lanjut dari terbitnya kebijakan penghentian sementara BVK itu menunjukkan bahwa kebijakan tersebut berdampak terhadap meningkatnya realisasi PNBP Kemenkumham Tahun Anggaran 2023.

”Dari target sebesar Rp 4,21 triliun, dapat direalisasikan sebesar Rp 9,70 triliun, atau 230 persen dari target. Kemudian, sumbangan PNBP dari sektor keimigrasian meningkat signifikan pada2023. Dari target Rp 2,33 triliun dapat direalisasikan sebesar Rp 7,61 triliun atau 327,03 persen dari target,” ujarnya.

Nyoman Adhi mengatakan, peningkatan PNBP tersebut tentu berkorelasi dengan peningkatan jumlah kunjungan Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia. Berdasarkan data yang ada, lanjut Nyoman Adhi, total kunjungan WNA pada 2021 sebanyak 1.174.796 orang, yang turun karena pandemi Covid-19, lalu kembali meningkat ke angka 4.634.348 WNA pada 2022.

“Bahkan meningkat signifikan sebanyak 10.632.034 WNA pada 2023. Dan, peningkatan itu terjadi ketika kebijakan penghentian sementara BVK masih berlaku,” tegasnya.

Untuk diketahui, BVK diterapkan pemerintah sejak 1983 dan telah mengalami beberapa kali perubahan. Terakhir, kebijakan BVK ditetapkan lewat Perpres Nomor 21 Tahun 2016. Dalam Perpres tersebut, ditetapkan 169 negara yang dibebaskan dari kewajiban memiliki visa kunjungan untuk masuk ke wilayah Indonesia.

”Dari 169 negara itu, hanya 35 negara yang juga memberikan BVK bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan bepergian ke negaranya. Artinya, ada asas timbal balik,” tutur Nyoman Adhi. (*)

Politeknik Pariwisata Batam Teken PKS dengan Pemkab Bintan

0

batampos– Setelah melalui rangkaian proses dan pertimbangan sejak tahun 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mantap memilih Politeknik Pariwisata Batam sebagai mitra dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pariwisata.

Penyaluran Dana Bergulir DKUM per Juni 2024 Capai Rp 2,8 Miliar, Ini Syarat Peminjaman

0
ukm kue
ILustrasi: Karyawan Alya Layer Cake’s Batam membuat kue lapis legit de­ngan beberapa rasa di Perumahan Eden Park, Batam Center, Minggu (25/4/2021) lalu. Pelaku usaha dan koperasi di Kota Batam mendapat dana bergulir hingga Rp 150 juta. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam kembali menggelontorkan anggaran Rp 10,5 miliar untuk membantu pelaku usaha dan koperasi di Kota Batam. Program dana bergulir ini diharapkan bisa mengembangkan operasional, pengembangan produk, serta peningkatan layanan usaha mikro dan koperasi di Kota Batam.

Kepala UPTD Pengelolaan Dana Bergulir Kota Batam, Zulfahri menyebutkan, dana bergulir ini bersumber dari APBD Kota Batam yang disalurkan bagi pelaku usaha mikro dan koperasi.

Setiap pelaku usaha mikro bisa mengajukan pinjaman hingga Rp 150 juta, sedangkan koperasi Rp 300 juta. Tercatat, sampai saat ini dana yang telah tersalurkan kepada masyarakat mencapai Rp 2,8 miliar dengan total 26 nasabah pelaku usaha.

“Di tahun ini yang telah tersalurkan baru kepada pelaku usaha mikro, untuk koperasi belum ada,” ujarnya, Kamis (13/6).

Menurutnya, pengajuan bantuan permodalan ini tergantung permintaan dari nasabah atau pelaku UMKM. Rata-rata pengajuan pinjaman mulai dari Rp 100 juta sampai Rp 150 juta, namun ada juga yang mengajukan di bawah angka tersebut.

“Tergantung kebutuhan nasabah, karena batas maksimal pinjaman pelaku usaha mikro sebesar Rp 150 juta,” sebutnya.

Sementara untuk jaminan pinjaman, Zul mengungkapkan masih sama dengan tahun sebelumnya, yaitu sertifikat bangunan atau properti. Hal ini guna menjamin pengembalian dana bergulir terjaga, dan menghindari adanya kredit macet.

Dana bergulir yang dikelola oleh Pemko Batam ini memberikan bunga flat sebesar 4 persen. Sedangkan untuk tenor jangka waktu pinjaman ditetapkan paling lama 5 tahun atau 60 bulan.

“Baik itu pinjaman pelaku usaha mikro atau koperasi maksimal 5 tahun dengan suku bunga flat 4 persen, ” tambah Zulfahri.

Adapun terkait syarat pinjaman dana bergulir ini sambung Zul, adalah memiliki usaha produktif dan jasa yang dikembangkan, dan telah menjalankan usaha minimal enam bulan untuk usaha mikro. Pemohon mengajukan proposal dan mengisi formulir, dan melampirkan foto copy KTP suami dan isteri yang masih berlaku dan Kartu Keluarga (KK). Foto fotokopi izin usaha mikro yang dikeluarkan oleh instansi terkait yang berwenang.

Melampirkan pencatatan total penerimaan dan pengeluaran usaha 3 (tiga) bulan terakhir, melampirkan foto kegiatan usaha. Melampirkan fotokopi dokumen jaminan. Melampirkan foto jaminan, dan melampirkan fotokopi rekening Bank.

“Ini untuk pelaku usaha mikro ya. Sedangkan untuk syarat koperasi itu wajib berbadan hukum dan sudah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT),” terang Zulfahri.

Ia menambahkan, bagi pelaku usaha mikro atau koperasi yang ingin mengajukan pinjaman dana bergulir ini bisa langsung datang ke kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batam yang beralamat di Sekupang. “Dananya masih tersedia, karena ini dikelola secara BLUD jadi tak ada batas waktunya. Selagi dana tersebut ada, tetap akan kita salurkan,” tutup Zulfahri.

Kepala DKUM Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan, mulai tahun ini dana bergulir kembali berada di bawah instansinya, setelah sebelumnya dana bergulir ini berada di bawah Badan Pengelola Keuangan dan Aset daerah (BPKAD) Kota Batam.

“Saya selalu Kepala DKUM mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kota Batam terutama bapak Wali Kota yang telah memberi kesempatan bagi masyarakat dalam hal peningkatan modal pelaku usaha. Jadi, bagi pelaku UMKM yang ingin mengajukan pinjaman bisa ke kantor di Sekupang,” ujarnya.

Ia berharap pelaku usaha mikro dan koperasi di Batam dapat memanfaatkan kesempatan pinjaman lunak ini dengan sebaik mungkin, sehingga ke depan usaha tersebut mampu berkembang serta naik kelas. “Mari gunakan kesempatan ini dengan baik, jujur dan bertanggung jawab. Gunakan sebaik mungkin bantuan pinjaman bunga ringan ini dalam membangun dan mengembangkan modal usaha,” ujarnya.

Hendri menyebutkan, hadirnya pinjaman dana bergulir ini semata-mata untuk membantu pelaku usaha mikro dalam hal permodalan. Memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan bunga sangat rendah serta tempo waktu cukup lama. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Menhan Prabowo Terus Galang Dukungan Negara Lain untuk Dorong Gencatan Senjata di Gaza

0
Menhan RI Prabowo Subianto saat berbicara dalam KTT Gaza di Amman, Yordania. (Istimewa )

batampos – Usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Yordania dan kunjungan kerja ke Arab Saudi, Menteri Pertahanan langsung melaporkan hasil pertemuan tersebut ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satu poin yang disampaikan adalah pengiriman bantuan ke Gaza, Palestina.

“Saya laporkan, hasil dari KTT di Jordan yang KTT ini khusus untuk membicarakan bantuan kemanusiaan yang segera bisa disiapkan mengantisipasi gencatan senjata yang diharapkan akan terwujud,” kata Prabowo, Kamis (13/6).

Prabowo mengatakan, akan terus berupaya untuk mengajak negara-negara lain memberikan pengaruhnya. Sehingga membentuk opini dunia untuk dapat meyakinkan Israel menghentikan serangan ke wilayah Gaza.

“Beberapa minggu ini sudah beberapa negara Eropa sendiri juga sudah ada beberapa negara yang mengakui Palestina. Minta Palestina diterima sebagai anggota PBB dan Dewan Keamanan (DK) PBB usul gencatan senjata,” ucap Prabowo.

“Jadi tidak ada veto dari negara manapun. Ini suatu langkah yang langka. Jadi, kita lihat ada suatu hasil, kalau umpamanya Israel tidak mau memberi gencatan senjata, mungkin Israel akan sangat terkucil di dunia,” lanjutnya.

Di sisi lain, Prabowo menyebut bukan hanya Israel yang perlu menghentikan serangan, namun juga Hamas agar segera menerima gencatan senjata demi rakyatnya sendiri. (*)

Pelaku Hipnotis Ditangkap, Sasaran Korban Orang Tua

0
Polisi menunjukkan tersangka pelaku hipnotis atau pelaku pencurian dengan pemberatan yang ditangkap di Tanjungbatu, Kundur.

batampos – Aksi hipnotis yang dilakukan tersangka E di Tanjungbalai Karimun bukan hanya satu atau dua kali. Melainkan sudah enam kali dilakukan. Hal ini terungkap setelah Polsek Tebing melakukan penangkapan terhadap tersangka pada Senin (3/6) di Tanjungbatu, Kundur.

”Hasil pemeriksaan yang telah kita lakukan terhadap tersangka berinisial E warga Pekanbaru, Riau ini diketahui sudah enam kali beraksi di Tanjungbalai Karimun. Dari enam kali beraksi tersebut 5 kali dilakukan di Kecamatan Tebing dan satu kali di Kecamatan Karimun. Untuk kerugian yang dialami para korban sebesar Rp3,2 juta,” ujar Kapolsek Tebing, AKP M Djaiz, Kamis (13/6).

Dikatakan Kapolsek, pengungkapan pelaku hipnotis atau pencurian dengan pemberatan (Curat) setelah pihaknya menerima laporan dari para korban. Salah satunya M Nor warga Pamak, Kecamatan Tebing. Dalam laporan tersebut, korban yang sedang naik sepeda motor dipanggil atau dilambai pelaku.

BACA JUGA: Pelaku Hipnotis Ditangkap di Kundur

”Pelaku yang beraksi sendirian dan menggunakan mobil rental. Korban yang telah dilambai pelaku mendatangi mobil dan diajak masuk ke dalam mobil. Setelah korban masuk ke dalam mobil pelaku mulai mengajak korban berbicara. Pada saat korban akan keluar dari mobil pintu mobil terkunci. Pelaku berpura-pura menolong untuk membukakan pintu mobil dan sekaligus mengambil dompet korban. Korban baru sadar kehilangan dompet ketika sampai di rumah,” jelasnya.

Dari 6 kali bereaksi, tambah Kapolsek, diketahui bahwa pelaku menyasar para korbannya pria yang sudah tua. Dalam beraksi, modus pelaku berpura-pura mengenal korbannya. Sehingga, diajak berbicara di dalam mobil. Sampai akhirnya aksi pencurian bisa terjadi.

”Hasil pemeriksaan yang telah kita lakukan dalam kasus ini telah mengamankan dua mobil yang digunakan tersangka. Termasuk uang tunai sebanyak Rp1.712.000. Untuk pasal yang disangkakan adalah pasal 362 KUH- Pidana junto pasal 64 ayat 1 KUH- Pidana. Dari pengungkapan kasus ini juga kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Yakni, waspada terhadap orang yang tidak dikenal atau berpura-pura sebagai orang yang sudah lama kenal. (*)

 

Reporter: Sandi 

PPDB Offline di Rempang Galang, Tak Ada Tenggat Waktu dan Bebas Pilih Jalur

0
Tri Wahyu Purbianto Kadisdik Batam Dalil Harahap 78 scaled e1697799331527
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam Tri Wahyu Rubianto. F.Dalil Harahap

batampos – Proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur afirmasi tingkat SD di Batam telah selesai. Namun, di Pulau Rempang dan Galang, prosesnya masih berlangsung.

Secara teknis hampir sama dengan PPDB pada umumnya. Akan tetapi, di sana, pendaftaran online tak berlaku. Proses register sengaja dilakukan lewat offline sebab ada beberapa faktor yang jadi kendala jika diberlakukan secara daring.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, membeberkan penyebabnya. Ada keterbatasan jaringan telekomunikasi di pulau seperti Rempang dan Galang. Selain itu, faktor lainnya ialah jumlah sekolah yang terbatas.

“Namun ada kemudahan yang kami berikan. Meskipun dilaksanakan secara offline, tapi kami di sana menerapkan sistem jemput bola,” katanya, Kamis (13/6).

Baca Juga: Punya Mutu dan Kualitas, 104 Lulusan SMKN I Langsung Diserap Sebagai Tenaga Kerja

Perbedaan lainnya ialah takada tenggat waktu pendaftaran PPDB di Pulau Rempang dan Galang. Masyarakat atau orang tua calon siswa juga bebas memilih jalur, mau afirmasi ataupun prestasi.

“Pendaftaran kita buka terus sampai PPDB selesai. Pendaftar juga diberi kebebasan untuk memilih jalur, bisa afirmasi atau prestasi,” ujar dia.

Soal data calon siswa yang telah mendaftar, Wahyu belum bisa memastikan jumlahnya lantaran proses pendaftaran PPDB untuk di Rempang dan Galang masih berjalan. Sekolah-sekolah di sana terus beroperasi untuk memberikan pelayanan ke masyarakat setempat.

Baca Juga: Dinas Perpustakaan Gelar Lomba Literasi

“Saya masih menunggu informasi terkait itu (data calon siswa yang telah mendaftar) sampai proses pendaftaran selesai,” ujar Wahyu.

Berdasarkan pengalaman Disdik Batam, kemungkinan para calon peserta didik di Rempang dan Galang masih dapat tertampung ditiap sekolah. Tak ada kekhawatiran mengenai jalur zonasi. (*)

 

Reporter: Arjuna

Menag Cek Kesiapan Layanan Ibadah Puncak Haji di Arafah

0
Menteri Agama Yaqut (tiga dari kiri) kemarin meninjau kondisi Muzdalifah yang akan menjadi tempat mabit para CJH sedunia. (ARIS IMAM MASYHUDI/JAWA POS)

batampos – Menjelang puncak haji pada hari Sabtu (15/6), Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memeriksa kesiapan layanan dan sarana di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Meski ditemukan sejumlah kekurangan, Menag memastikan bahwa semua fasilitas untuk jamaah haji (CJH) Indonesia sudah baik. Bahkan lebih baik ketimbang tahun lalu.

”Segala upaya sudah kami lakukan. Kami juga sudah cek semua fasilitas. Banyak perubahan yang dilakukan mashariq (penyedia layanan haji jamaah Indonesia yang ditetapkan Arab Saudi, Red). Sekarang tinggal Bismillahi Tawakkaltu Alallah. Kita bertawakal kepada Allah. Semoga layanan ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan makin baik,” katanya.

Dalam pengecekan yang berlangsung pada Selasa (11/6) petang waktu Arab Saudi (WAS) itu, yang pertama didatangi adalah Arafah. Di sana rombongan Menag memeriksa hampir semua fasilitas. Secara umum, Yaqut menyebut fasilitas sudah baik. Salah satunya, ketersediaan MCK. Selain jumlahnya lebih banyak dibanding tahun lalu, space-nya juga lebih luas.

Meski demikian, Yaqut sempat mendapati kekurangan pada toilet-toilet yang diperiksa. Mulai semprotan air yang kurang kuat hingga keran jet washer di sejumlah toilet yang tertutup. Dia meminta semua kekurangan itu diselesaikan sebelum jamaah haji Indonesia masuk Arafah untuk wukuf. ”Namun, secara umum sudah baik,” ujarnya.

Pembenahan juga dilakukan terhadap kualitas tenda penginapan bagi jamaah di Arafah. Tahun ini Kemenag menyiapkan tenda-tenda dengan spek yang lebih bagus. Salah satunya berada di maktab 39 yang dicek Menag. Kualitas tenda-tenda di maktab ini memang lebih representatif.

Atap dan dindingnya memakai bahan khusus yang memiliki daya serap panas lebih baik. Selain itu, fasilitas pelengkap sudah disediakan. Mulai colokan listrik hingga charger magnetis untuk pengisian baterai ponsel. (*)

Realisasi Proyek Fisik Batam Capai 40 Persen, Pendapatan Lampaui 50 Persen

0
jefridin 27
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin. Foto: Media Center Pemko Batam

batampos – Sekretaris Daerah Pemko Batam, Jefridin Hamid, menyampaikan perkembangan terbaru terkait pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam Tahun Anggaran 2024.

“Saat ini, realisasi proyek fisik dalam APBD berjalan normal dengan mencapai sekitar 40 persen, meskipun targetnya adalah 60 persen. Namun, perlu diketahui bahwa beberapa proyek masih dalam tahap lelang,” ujarnya, Rabu (12/6).

Di sisi lain, Jefridin optimis dengan capaian pendapatan yang telah melampaui 50 persen. “Diharapkan target pendapatan dalam triwulan pertama ini dapat tercapai,” ungkapnya.

Baca Juga: Apindo Desak Penurunan Tarif Tiket Feri Batam-Singapura

Mengenai proyek-proyek besar yang ditangani Pemko Batam, Jefridin menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau agar tidak terjadi keterlambatan.

“Kami upayakan agar semua proyek berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” jelasnya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam dan Pemko Batam telah menyetujui rancangan peraturan daerah (Ranperda) APBD Kota Batam dan mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp3,5 triliun.

Sebelumnya dari Pemko Batam menekankan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bekerja secara maksimal agar target pendapatan yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2024 dapat tercapai.

Baca Juga: Data Kunjungan Wisman ke Batam Versi Imigrasi

Selain itu, ia juga meminta seluruh SKPD untuk segera menyiapkan proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa guna mempercepat pelaksanaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.

“Dengan kerja sama dan komitmen dari semua pihak, kami yakin APBD Tahun Anggaran 2024 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Batam,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Hasto Kristiyanto Cari Pembelaan dengan Laporan ke Dewas Hingga Bareskrim Polri, Begini Sikap KPK

0
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/6). Foto: Ridwan/ JawaPos.com

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mempermasalahkan langkah Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang mencari pembelaan hukum, dengan membuat laporan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Komnas HAM dan Bareskrim Mabes Polri.

Hal itu setelah penyidik KPK menyita handphone (HP) milik Hasto, saat menjalani pemeriksaan kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) DPR RI yang menjerat mantan caleg PDIP Harun Masiku.

“Jadi dengan adanya pelaporan ke Dewas, ke Bareskrim, kemudian juga ke Komnas HAM itu adalah sebuah kesempatan untuk menyampaikan, baik kepada Dewas maupun kepada Komnas HAM maupun kepada pihak lainnya untuk menguji proses-proses penyidikan yang kami lakukan. Jadi tidak ada masalah,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK, Asep Guntur di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (13/6).

Asep memastikan, langkah Hasto yang melaporkan penyidik KPK itu diyakini tidak akan menghambat proses penyidikan. Namun, sikap itu merupakan kontrol terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi.

“Sebetulnya kami dari penyidik itu menyambut baik apa yang dilakukan oleh Pak HK, karena ini juga bagi kami penyidik itu merupakan kontrol,” ucap Asep.

Sebab, dengan adanya pemanggilan terhadap Dewas KPK nantinya akan menguji kerja-kerja pemberantasan korupsi. Ia pun memastikan, proses penyidikan yang dilakukan KPK seluruhnya telah sesuai prosedur.

“Kami juga mempersiapkan diri tentunya dalam melakukan upaya-upaya paksa itu tentu tidak sembarangan,” pungkas Asep. (*)

Pendaftar PPDB SD di Batam Capai 11.932 Siswa, Kuota 12.528 Orang

0
PPDB SD 1 F Cecep Mulyana 1 scaled e1718290804713
Pantitia PPDB SDN 010 Batam kota membantu orangtua calon murid cara pendaftaran secara online, pada hari pertama pendaftaran PPDB jalur zonasi. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang sekolah dasar atau SD negeri di Kota Batam telah dimulai sejak 3 Juni 2024. Sampai dengan hari ke-4 pendaftaran untuk jalur zonasi, jumlah calon peserta didik yang mendaftar sudah hampir memenuhi kuota atau daya tampung yang disediakan.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Batam hingga Kamis (13/6), jumlah pendaftar telah mencapai 11.941 orang atau hampir 90 persen dari kuota 12.528 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto, menyampaikan, sama dengan tahun sebelumnya PPDB tahun ini dibagi ke dalam dua jalur masuk. Jalur afirmasi dan perpindahan orang tua dibuka awal sejak 3 Juni hingga 7 Juni 2024 lalu. Dilanjutkan jalur zonasi 10 Juni hingga 15 Juni 2024.

“Kita buka terpisah agar siswa yang tidak lulus jalur afirmasi bisa mendaftar di jalur zonasi,” ujarnya.

Baca Juga: Hari Terakhir PPDB, Posko Pengaduan SMKN I Batam Diserbu Orangtua dan Calon Peserta Didik

Menurutnya, untuk jalur afirmasi juga telah diumumkan Jumat 7Juni 2024 lalu. Dimana, sampai hari terakhir pendaftaran jalur afirmasi ini ada sebanyak 3.156 akun. Rinciannya, sebanyak 178 akun telah menyelesaikan berkas sampai memilih sekolah. Sementara sisanya, 2.438 akun lainnya hanya sekedar membuat akun atau tak memiliki berkas kelengkapan afirmasi.

“Banyak juga yang pada saat jalur afirmasi hanya sekedar buat akun untuk mendaftar di jalur zonasi sehingga di sistem tercatat tidak melengkapi atau menyelesaikan berkas,” ujarnya.

Sementara itu sampai hari keempat pendaftaran zonasi tercatat ada 8.785 akun yang mendaftar. Rinciannya, 187 akun pendaftaran belum valid karena belum melengkapi berkas dan 8.598 akun telah menyelesaikan berkas dan memilih sekolah.

“Pendaftaran jalur zonasi sendiri kita buka sampai 15 Juni 2024 mendatang. Jadi mana yang belum lengkap kami minta agar dilengkapi berkas pendaftarannya,” himbau Tri.

Baca Juga: PPDB SMA dan SMK Kepri: Gangguan Server Jadi Kendala, Disdik Minta Wali Murid Lapor Segera

Adapun daya tampung SD Negeri tahun ajaran 2024/2025 di tahun ini sebanyak 12.528 siswa dan terdiri dari 348 rombongan belajar (rombel). Panitia juga akan langsung mengumumkan hasil seleksi satu hari setelah pendaftaran pada 19 Juni 2024.

Sopyan warga Sekupang mengaku baru bisa menyelesaikan berkas pendaftaran anaknya pada hari keempat pendaftaran jalur zonasi. Hal ini ia akui lantaran lupa kata sandi pendaftaran.

“Tadi di posko PPDB langsung diperbaiki dan dibantu daftarkan juga,” ujarnya.

Koordinator aplikasi PPDB Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Arios Sandy menyebutkan sampai hari keempat jalur zonasi ini, kesulitan yang dialami orang tua saat pendaftaran masih seputar lupa pasword dan sandi akun PPDB-nya.

“Masih seputar itu, ada juga NIK yang telah terdaftar di sistem pada saat kita perbaiki sudah bisa didaftarkan kembali. Intinya kami di Posko PPDB akan membantu apa yang menjadi kesulitan orang tua pada saat pendaftaran,” ungkap Sandy. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra