Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 342

Awali 2026 dengan Optimisme, BAIC Ekspansi dan Resmikan Dealer ke-17 di Batam

0
Peresmian Authorized Dealer BAIC Batam yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Baloi Bisnis Center, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, Kepulauan Riau. F. Ari Akbar/Batam Pos

batampos – PT JIO Distribusi Indonesia selaku Agen Pemegang Merek (APM) BAIC Indonesia meresmikan Authorized Dealer BAIC Batam yang dikelola PT Mega Auto Nusantara, Jumat (23/1). Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen BAIC Indonesia dalam memperluas jaringan layanan serta memperkuat kehadiran merek di pasar otomotif nasional.

Dealer BAIC Batam berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Baloi Bisnis Center, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau. Dealer ini mengusung konsep layanan terpadu 3S (Sales, Service, dan Spare Parts) untuk melayani konsumen di Batam dan wilayah sekitarnya.

Batam dipandang sebagai kota strategis bagi pertumbuhan industri otomotif, mengingat posisinya di jalur perdagangan internasional serta kedekatannya dengan Singapura dan Malaysia. Selain itu, status Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas turut memberikan kemudahan logistik serta efisiensi biaya.

Faktor pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat juga menjadi pertimbangan kuat bagi BAIC Indonesia untuk memperluas jaringan dealer resminya di Batam.

Peresmian Authorized Dealer BAIC Batam sekaligus menandai dealer ke-17 BAIC di Indonesia, yang kini tersebar di berbagai wilayah mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi.

“Kehadiran Authorized Dealer BAIC di Batam memiliki nilai strategis dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Selain potensi pasar yang kuat, konsumen di Batam juga memperoleh fasilitas pembebasan pajak tertentu sehingga kendaraan menggunakan pelat hijau dan lebih kompetitif,” ujar Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya.

Dealer BAIC Batam merupakan bagian dari Mega Auto Group yang dimiliki Antony Wiyogo, dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri otomotif. Dealer ini berdiri di atas lahan seluas 1.056 meter persegi dengan bangunan tiga lantai seluas 1.376 meter persegi.

Fasilitas yang tersedia meliputi area display kendaraan, sales counter, reception desk, customer lounge, VIP room, kids corner, administration & finance room, BM room, meeting room, warehouse, musholla, waiting room, serta sistem keamanan CCTV.

Untuk layanan purna jual, BAIC Batam dilengkapi workshop berkapasitas enam unit service bay (dua lift), yang mencakup ruang penerimaan pelanggan, ruang tunggu, ruang spare part, ruang mekanik, ruang peralatan, washing bay, overhaul room, hingga accessories bay.

Dalam rangka grand opening, BAIC Batam menawarkan berbagai program spesial, di antaranya BJ30 Hybrid Free Back Box, free coating untuk seluruh tipe kendaraan, serta program promosi lainnya. Dealer ini juga menghadirkan program reguler seperti diskon khusus, bunga 0 persen, Smart Cash, dan program trade-in.

“Peresmian BAIC Batam merupakan wujud komitmen PT Mega Auto Nusantara dalam menghadirkan layanan otomotif berstandar tinggi bagi masyarakat Batam. Dengan dukungan BAIC Indonesia serta fasilitas dealer 3S yang lengkap, kami optimistis BAIC Batam dapat memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar CEO PT Mega Auto Nusantara, Agung Prayogo.

BAIC Indonesia juga memberikan program purna jual unggulan berupa perawatan gratis hingga empat tahun atau 80.000 kilometer, garansi kendaraan lima tahun atau 150.000 kilometer, serta layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) 24 jam selama lima tahun.

PT JIO Distribusi Indonesia berharap kehadiran dealer ini dapat semakin mendekatkan BAIC kepada konsumen melalui peningkatan kualitas layanan penjualan dan purna jual, khususnya di Kota Batam.

Untuk informasi lebih lanjut, konsumen dapat menghubungi Authorized Dealer BAIC Batam di nomor 0895 0877 7081 atau mengunjungi situs resmi www.megaauto-group.com. (*)

Artikel Awali 2026 dengan Optimisme, BAIC Ekspansi dan Resmikan Dealer ke-17 di Batam pertama kali tampil pada News.

Ansar: Pinjaman Rp400 M Fokus Kesehatan dan Infrastruktur, Bukan Jembatan Babin

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menegaskan pinjaman daerah senilai Rp400 miliar yang diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri ke perbankan tidak diperuntukkan bagi proyek pembangunan Jembatan Batam–Bintan (Babin).

Menurut Ansar, dana pinjaman tersebut akan difokuskan untuk membiayai sejumlah proyek strategis yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Itu (pinjaman) bukan diperuntukkan bagi proyek Jembatan Babin, tetapi untuk sejumlah proyek strategis lainnya yang menjadi prioritas pelayanan masyarakat,” kata Ansar di Batam, Selasa (20/1).

Baca Juga: Ririn Warsiti Minta Kepastian dan Kebijakan Berkeadilan bagi Guru Honorer Non-ASN di Kepri

Ia menjelaskan, terdapat tiga sektor utama yang menjadi prioritas penggunaan dana pinjaman tersebut, yakni penguatan layanan kesehatan, pengembangan pariwisata berbasis budaya, serta pemerataan pembangunan infrastruktur di kabupaten dan kota se-Kepri.

Pada sektor kesehatan, Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pembangunan rumah sakit guna memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan. Ansar menilai peningkatan infrastruktur kesehatan menjadi kebutuhan mendesak seiring pertumbuhan penduduk dan tantangan layanan medis di wilayah kepulauan.

Selain itu, pembangunan Monumen Bahasa juga masuk dalam daftar prioritas. Proyek tersebut dinilai memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi sejarah, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang di sektor pariwisata.

“Monumen Bahasa itu memiliki urgensi tinggi karena nilai sejarahnya yang besar, sekaligus potensinya sebagai daya tarik wisata baru di Kepri. Karena itu kita bangun, agar bisa menjadi magnet pariwisata,” ujarnya.

Tak hanya terfokus di tingkat provinsi, sebagian dana pinjaman juga akan dialokasikan untuk mempercepat pembangunan di daerah. Dari total Rp400 miliar, sebesar Rp150 miliar dialokasikan bagi kabupaten dan kota di Kepri.

Baca Juga: Stok Aman, DPRD Kepri Minta Distributor Serap Beras Premium Bulog

“Rp150 miliar itu untuk kabupaten dan kota. Banyak infrastruktur yang kita bangun di sana. Itu usulan-usulan yang sempat tertunda beberapa tahun lalu, sekarang kita realisasikan,” kata Ansar.

Sementara itu, terkait proyek Jembatan Babin yang menjadi perhatian publik, Ansar memastikan prosesnya masih berjalan. Saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap uji tanah (soil test).

“Untuk proyek Jembatan Babin, insyaallah masih dalam proses. Sekarang masih tahap soil test. Doakan saja,” tutupnya. (*)

Artikel Ansar: Pinjaman Rp400 M Fokus Kesehatan dan Infrastruktur, Bukan Jembatan Babin pertama kali tampil pada Kepri.

Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung Gegerkan Warga Tanjung Uma

0
Jasad bayi perempuan yang ditemukan mengapung di Pantai Tanjung Uma, Lubukbaja, Kota Batam. F. Istimewa

batampos – Warga Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan yang mengapung di perairan Pantai Tanjung Uma, RT 04/RW 01, Kamis (22/1) malam.

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang remaja bernama Marvel (16) yang sedang memancing di tepi pantai sekitar pukul 22.05 WIB. Saat itu, kondisi pantai gelap dan hanya diterangi cahaya seadanya.

Marvel mengaku awalnya tidak menyadari bahwa benda yang terbawa arus ke arah kakinya merupakan jasad manusia. Ia sempat mengira benda tersebut hanyalah botol bekas atau boneka plastik yang hanyut di laut.

Baca Juga: Laksanakan Putusan MA, Jaksa Eksekusi Kasus Cabul Anak di Sekolah Batam

Namun karena penasaran, Marvel kemudian memanggil abangnya, Andes (23), yang berada tidak jauh dari lokasi. Ia meminta Andes menyorotkan senter ke arah benda tersebut agar terlihat lebih jelas.

“Saya panggil abang saya dan minta tolong menyalakan senter,” ujar Marvel.

Saat cahaya senter diarahkan, keduanya terkejut karena benda yang mengapung tersebut ternyata jasad bayi perempuan.

Andes mengatakan bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan tanpa dibungkus kain maupun plastik. “Bayi itu sudah meninggal dan tidak dibungkus apa-apa,” katanya.

Marvel dan Andes kemudian memanggil Putra (21), pemancing lain yang berada di sekitar lokasi, untuk memastikan temuan tersebut. Setelah memastikan bersama, ketiganya mengevakuasi jasad bayi dari dalam air ke daratan.

“Kami lalu melaporkan ke warga setempat. Ketua RT dan warga kemudian datang ke lokasi,” kata Putra. Informasi penemuan jasad bayi itu pun dengan cepat menyebar dan menarik perhatian warga sekitar.

Baca Juga: Terapkan KUHP Baru, PN Batam Vonis Pengedar Sabu 10 Tahun Penjara Tanpa Denda

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. Ia mengatakan jasad bayi telah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis.

“Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian serta menyisir rekaman CCTV di sekitar TKP,” ujar Deni saat dikonfirmasi, Jumat (23/1).

Polisi masih berupaya mengungkap identitas orang tua bayi dan belum menyimpulkan penyebab kematian, sambil menunggu hasil pemeriksaan medis serta pendalaman penyelidikan lanjutan. (*)

Artikel Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung Gegerkan Warga Tanjung Uma pertama kali tampil pada Metropolis.

DPRD Kepri Nilai Penyesuaian Tarif PDAM Demi Asas Keadilan Pelanggan

0
Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua. F. Dok. Batam Pos

batampos – Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Rudy Chua, menilai rencana penyesuaian tarif air bersih oleh PDAM Tirta Kepri terpaksa dilakukan guna menegakkan asas keadilan bagi pelanggan.

Menurutnya, rencana kenaikan tarif tersebut menyusul hasil audit yang menemukan PDAM Tirta Kepri belum menerapkan kebijakan full cost recovery serta klasifikasi pelanggan. Akibatnya, selama ini tarif air rumah sederhana disamakan dengan rumah mewah.

“Karena dianggap melanggar asas keadilan. Tarif air untuk rumah sederhana selama ini sama dengan pelanggan rumah mewah,” kata Rudy Chua, Jumat (23/1).

Baca Juga: Stok Aman, DPRD Kepri Minta Distributor Serap Beras Premium Bulog

Meski demikian, politisi DPRD Kepri itu menegaskan PDAM Tirta Kepri harus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat, khususnya di Tanjungpinang dan Bintan. Pasalnya, penyesuaian tarif tersebut direncanakan mulai berlaku pada Februari 2026.

Berdasarkan hasil pemantauannya di Tanjungpinang, Rudy menyebut hampir seluruh pelanggan kini sudah mendapatkan suplai air setiap hari. Namun, di beberapa wilayah lain seperti Tanjung Unggat dan kawasan Jalan MT Haryono, distribusi air masih belum berjalan setiap hari.

“Daerah lain yang sebelumnya harus antre dua sampai tiga hari sekali, sekarang sebagian besar sudah bisa mendapatkan air setiap hari,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Kepri Canangkan Jalan Santai dan Goro Pegawai, Dorong Disiplin dan Kebersamaan

Selain soal tarif, DPRD Kepri juga mendorong PDAM Tirta Kepri segera merealisasikan pemasangan sambungan pelanggan baru. Saat ini, daftar tunggu calon pelanggan disebut telah mencapai sekitar 4.000 rumah.

Rudy menjelaskan, laporan terakhir dari manajemen PDAM Tirta Kepri menyebutkan pihaknya tengah melakukan improvisasi sistem melalui otomatisasi untuk meningkatkan kapasitas layanan.

“Langkah ini dilakukan agar bisa mendapatkan tambahan air baku untuk kebutuhan pemasangan pelanggan baru. Kita harapkan bisa terealisasi pada paruh pertama tahun ini,” pungkasnya. (*)

Artikel DPRD Kepri Nilai Penyesuaian Tarif PDAM Demi Asas Keadilan Pelanggan pertama kali tampil pada Kepri.

Batam–Selangor Tukar Pengalaman Tata Kelola, Bahas Perizinan hingga Sampah

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kehormatan delegasi Kerajaan Negeri Selangor, Malaysia, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (22/1). F. Diskominfo Pemko Batam

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus membuka ruang kolaborasi internasional guna memperkuat daya saing investasi. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kehormatan delegasi Kerajaan Negeri Selangor, Malaysia, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (22/1).

Delegasi dipimpin Setiausaha Kerajaan Negeri Selangor Dato Ahmad Fadzli bin Ahmad Tajuddin, didampingi jajaran Pejabat Setiausaha Kerajaan Negeri, agensi pemerintah negeri, Pejabat Daerah dan Tanah, serta Pihak Berkuasa Tempatan Negeri Selangor.

Pertemuan tidak hanya bersifat silaturahmi, tetapi juga membahas isu-isu strategis yang berkaitan langsung dengan penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan iklim investasi. Sejumlah topik utama yang didiskusikan antara lain kemudahan perizinan, pengembangan kawasan pelabuhan, pengelolaan sampah perkotaan, serta sektor pariwisata.

Amsakar menyampaikan Batam dan Selangor memiliki kesamaan karakter sebagai kawasan strategis yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing. Karena itu, pertukaran pengalaman tata kelola dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efisiensi birokrasi.

“Batam dan Selangor memiliki banyak kesamaan sebagai kawasan strategis. Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus bertukar pengalaman dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan,” ujar Amsakar.

Saat ini, Batam terus menggenjot pembangunan infrastruktur dan memperkuat ekosistem investasi. Upaya tersebut meliputi penyederhanaan proses perizinan, peningkatan kualitas layanan publik, serta pengembangan kawasan pelabuhan sebagai penopang aktivitas industri dan perdagangan.

Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB), perbaikan tata kelola menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan investor dan mendorong kemajuan daerah. Dalam konteks tersebut, pengalaman Selangor sebagai salah satu negara bagian paling maju di Malaysia dinilai relevan sebagai referensi.

Setiausaha Kerajaan Negeri Selangor Dato Ahmad Fadzli mengapresiasi pesatnya perkembangan Batam. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi awal kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan kapasitas aparatur serta penguatan sistem pelayanan publik.

“Kami melihat banyak potensi untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Semoga hubungan ini berkembang menjadi kolaborasi yang memberi manfaat bagi kedua belah pihak,” katanya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog interaktif dan diakhiri dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan kedua daerah. Wali Kota Batam turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rudi Panjaitan, serta sejumlah kepala OPD. (*)

Artikel Batam–Selangor Tukar Pengalaman Tata Kelola, Bahas Perizinan hingga Sampah pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam–Selangor Tukar Pengalaman Tata Kelola, Bahas Perizinan hingga Sampah

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kehormatan delegasi Kerajaan Negeri Selangor, Malaysia, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (22/1). F. Diskominfo Pemko Batam

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus membuka ruang kolaborasi internasional guna memperkuat daya saing investasi. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kehormatan delegasi Kerajaan Negeri Selangor, Malaysia, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (22/1).

Delegasi dipimpin Setiausaha Kerajaan Negeri Selangor Dato Ahmad Fadzli bin Ahmad Tajuddin, didampingi jajaran Pejabat Setiausaha Kerajaan Negeri, agensi pemerintah negeri, Pejabat Daerah dan Tanah, serta Pihak Berkuasa Tempatan Negeri Selangor.

Pertemuan tidak hanya bersifat silaturahmi, tetapi juga membahas isu-isu strategis yang berkaitan langsung dengan penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan iklim investasi. Sejumlah topik utama yang didiskusikan antara lain kemudahan perizinan, pengembangan kawasan pelabuhan, pengelolaan sampah perkotaan, serta sektor pariwisata.

Amsakar menyampaikan Batam dan Selangor memiliki kesamaan karakter sebagai kawasan strategis yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing. Karena itu, pertukaran pengalaman tata kelola dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efisiensi birokrasi.

“Batam dan Selangor memiliki banyak kesamaan sebagai kawasan strategis. Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus bertukar pengalaman dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan,” ujar Amsakar.

Saat ini, Batam terus menggenjot pembangunan infrastruktur dan memperkuat ekosistem investasi. Upaya tersebut meliputi penyederhanaan proses perizinan, peningkatan kualitas layanan publik, serta pengembangan kawasan pelabuhan sebagai penopang aktivitas industri dan perdagangan.

Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB), perbaikan tata kelola menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan investor dan mendorong kemajuan daerah. Dalam konteks tersebut, pengalaman Selangor sebagai salah satu negara bagian paling maju di Malaysia dinilai relevan sebagai referensi.

Setiausaha Kerajaan Negeri Selangor Dato Ahmad Fadzli mengapresiasi pesatnya perkembangan Batam. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi awal kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan kapasitas aparatur serta penguatan sistem pelayanan publik.

“Kami melihat banyak potensi untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Semoga hubungan ini berkembang menjadi kolaborasi yang memberi manfaat bagi kedua belah pihak,” katanya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog interaktif dan diakhiri dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan kedua daerah. Wali Kota Batam turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rudi Panjaitan, serta sejumlah kepala OPD. (*)

Artikel Batam–Selangor Tukar Pengalaman Tata Kelola, Bahas Perizinan hingga Sampah pertama kali tampil pada Metropolis.

TKD Dipangkas, Bupati Anambas Temui Kemenkeu Minta Kepastian Fiskal Daerah Kepulauan

0
Bupati Anambas, Aneng menyampaikan kondisi keuangan daerah di hadapan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu di Jakarta. F. Frangky untuk Batam Pos.

batampos – Kebijakan pengurangan alokasi Transfer Keuangan Daerah (TKD) yang dikeluarkan Kementerian Keuangan RI pada akhir 2025 berdampak langsung terhadap kondisi fiskal sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Kepulauan Anambas. Pemangkasan tersebut membuat keseimbangan keuangan daerah kian tertekan menjelang penutupan tahun anggaran.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2025 tentang Penetapan Kurang Bayar dan Lebih Bayar Dana Bagi Hasil Tahun 2025.

Bagi Anambas yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan, pengurangan TKD dinilai sangat berisiko karena tingginya ketergantungan terhadap dana transfer pusat.

Keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mahalnya biaya pembangunan dan pelayanan publik di wilayah kepulauan membuat Anambas berada dalam posisi rentan ketika alokasi TKD dipangkas.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Anambas Aneng mendatangi langsung Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI, Jumat (23/1).

Kunjungan itu dilakukan untuk meminta kejelasan teknis perhitungan alokasi TKD sekaligus menyampaikan dampak kebijakan tersebut terhadap daerah.

“Kebijakan ini berdampak langsung terhadap kapasitas fiskal daerah. Anambas memiliki keterbatasan sumber PAD serta beban pembiayaan pelayanan publik yang relatif tinggi,” ujar Aneng.

Politisi Partai Demokrat itu menyebutkan, penyesuaian dan pengurangan TKD membuat ruang fiskal daerah semakin sempit. Di sisi lain, pemerintah daerah tetap diwajibkan memenuhi belanja wajib dan belanja mengikat, serta tuntutan peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.

“Kita tetap dihadapkan pada kewajiban belanja wajib dan belanja mengikat, serta tuntutan pembangunan wilayah kepulauan yang tersebar dan berbiaya tinggi,” jelasnya.

Aneng menegaskan, daerah kepulauan seperti Anambas membutuhkan perlakuan khusus dalam kebijakan fiskal nasional. Menurutnya, biaya logistik, transportasi, hingga penyediaan layanan dasar di wilayah perbatasan jauh lebih besar dibandingkan daerah daratan.

Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan kepastian dan kejelasan kebijakan TKD ke depan, serta memastikan adanya keselarasan antara kebijakan fiskal nasional dan kebutuhan riil daerah kepulauan.

“Penetapan TKD harus mencerminkan asas keadilan fiskal dan mempertimbangkan karakteristik daerah kepulauan serta wilayah perbatasan,” tegas Aneng.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI Askolani menjelaskan bahwa pengurangan alokasi TKD merupakan konsekuensi dari kondisi keuangan negara.

“Realisasi penerimaan negara tidak mencapai target, sehingga pemerintah harus menjaga defisit APBN tetap di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara,” kata Askolani.

Ia menegaskan, pemerintah pusat tetap berupaya menjaga keseimbangan fiskal nasional sekaligus membuka ruang komunikasi dengan pemerintah daerah guna mencari solusi terbaik ke depan. (*)

Artikel TKD Dipangkas, Bupati Anambas Temui Kemenkeu Minta Kepastian Fiskal Daerah Kepulauan pertama kali tampil pada Kepri.

Pelaku Pariwisata Minta Garuda Indonesia Pertahankan Rute Tanjungpinang–Jakarta

0
Ketua Asita Tanjungpinang-Bintan, Safril Sembiring. F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – Pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Bintan berharap Maskapai Garuda Indonesia tetap melayani penerbangan dari dan ke Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, khususnya rute Tanjungpinang–Jakarta yang dinilai sangat strategis bagi sektor pariwisata.

Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Tanjungpinang–Bintan, Safril Sembiring, mengatakan Jakarta merupakan pasar utama pariwisata Bintan, terutama untuk kawasan wisata Bintan Resort Lagoi.

“Jakarta adalah pasar yang sangat baik untuk pariwisata Bintan, khususnya kawasan Bintan Resort Lagoi yang memiliki lapangan golf,” ujar Safril, Jumat (23/1/2026).

Menurut Safril, Bintan Resort Lagoi memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata golf berkelas internasional. Dalam hal ini, Garuda Indonesia dinilai memiliki segmentasi penumpang yang sejalan dengan pasar wisata golf.

“Garuda identik dengan segmen penumpang golf dan premium. Itu sangat cocok dengan karakter wisata yang ada di Lagoi,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya berharap Garuda Indonesia dapat mempertimbangkan kembali kebijakan operasional dan tetap melayani rute Tanjungpinang–Jakarta demi mendukung konektivitas pariwisata.

“Kami sangat membutuhkan mitra, khususnya maskapai penerbangan, untuk mendatangkan tamu dari luar daerah ke Bintan,” kata Safril.

Ia juga mendorong pemerintah daerah, khususnya melalui dinas pariwisata, agar ikut berperan aktif dengan melakukan pendekatan dan komunikasi intensif kepada manajemen Garuda Indonesia.

Safril mengungkapkan, pelaku usaha pariwisata di Bintan saat ini juga tengah menjalin komunikasi internal untuk merumuskan langkah bersama, termasuk rencana pertemuan langsung dengan pihak Garuda Indonesia.

“Kami mencoba mengomunikasikan dengan pelaku usaha pariwisata agar bisa duduk bersama Garuda membahas pengembangan pariwisata Pulau Bintan,” ujarnya.

Selain itu, Safril berharap pemerintah dapat memberikan dukungan berupa insentif atau program promosi pasar domestik agar rute penerbangan tersebut tetap bertahan.

“Harapan kami, dinas pariwisata bisa meyakinkan kembali Garuda. Mungkin melalui insentif atau kerja sama promosi agar penerbangan ini tetap eksis,” pungkasnya. (*)

Artikel Pelaku Pariwisata Minta Garuda Indonesia Pertahankan Rute Tanjungpinang–Jakarta pertama kali tampil pada Kepri.

Berpenampilan Ala Ustaz, Pria Asal Sumut Bikin Resah Emak-emak di Anambas

0
Petugas Satpol PP Anambas mengantarkan AS ke dalam kapal KM Bukit Raya untuk dipulangkan ke Sumatera Utara. F. Agung untuk Batam Pos.

batampos – Kaum ibu di wilayah Kecamatan Siantan dan Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, dibuat resah oleh ulah seorang pria berinisial AS (35), warga Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Pria tersebut diduga berkeliling dari rumah ke rumah dengan modus mengaku sebagai ustaz.

AS diketahui mendatangi rumah warga sambil mengenakan pakaian layaknya seorang ustaz dan menawarkan potongan ayat Al-Qur’an yang ditulis di atas selembar kertas. Kepada warga, AS kemudian meminta sejumlah uang seikhlasnya.

Modus tersebut menimbulkan kecurigaan dan ketidaknyamanan, khususnya di kalangan emak-emak. Pasalnya, AS disebut kerap mendatangi rumah yang hanya dihuni perempuan, terutama saat suami pemilik rumah sedang bekerja.

Sejumlah warga mengaku khawatir dengan aksi tersebut dan takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk dugaan praktik hipnotis.

“Kami takut. Dia datang menawarkan ayat, katanya disuruh dibaca supaya hidup berkah. Takut saja nanti dihipnotis,” ujar Sari, salah seorang warga Desa Tarempa Selatan.

Keresahan warga tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang agar segera ditindaklanjuti demi menjaga keamanan lingkungan.

Menanggapi laporan itu, Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Satpol PP Kabupaten Kepulauan Anambas, Agung Pebyata Sugema, mengatakan pihaknya langsung melakukan pemantauan terhadap keberadaan AS.

Dari hasil pemantauan, diketahui AS sempat berpindah lokasi dari Tarempa menuju Matak untuk melanjutkan aksinya.

“Yang bersangkutan datang ke Anambas menggunakan kapal Roro melalui Jemaja, kemudian menyeberang ke Tarempa,” ujar Agung, Jumat (23/1).

Setelah aksinya viral di wilayah Tarempa dan menimbulkan keresahan, AS kemudian menyeberang ke Matak. Di lokasi tersebut, AS akhirnya berhasil diamankan oleh tim gabungan.

Agung menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, belum ditemukan adanya korban yang mengalami kerugian secara langsung akibat perbuatan AS.

“Sejauh ini belum ada korban yang dirugikan,” katanya.

Meski demikian, untuk mencegah keresahan yang lebih luas, Satpol PP Kabupaten Kepulauan Anambas mengambil langkah tegas dengan memulangkan AS ke daerah asalnya di Sumatera Utara.

AS dipulangkan menggunakan kapal milik PT Pelni, KM Bukit Raya, dengan pengawasan petugas.

Agung mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap orang asing yang datang dengan modus tertentu serta segera melapor kepada aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“Kami minta warga tidak ragu melapor agar keamanan dan ketertiban di lingkungan tetap terjaga,” pungkasnya. (*)

Artikel Berpenampilan Ala Ustaz, Pria Asal Sumut Bikin Resah Emak-emak di Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Polres Anambas Luncurkan Layanan SKCK Online, Warga Hemat Biaya dan Waktu

0
Petugas Satintelkam Polres Anambas melayani masyarakat yang mengajukan permohonan pembuatan SKCK. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Proses pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kabupaten Kepulauan Anambas kini semakin mudah dan praktis. Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas resmi meluncurkan layanan pengurusan SKCK berbasis digital melalui aplikasi Super App Polri.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengajukan permohonan SKCK secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor polisi. Super App Polri dapat diunduh melalui Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOS.

Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Kepulauan Anambas, AKP Indervi Yulidas, mengatakan layanan SKCK online sudah bisa dimanfaatkan masyarakat mulai sekarang.

“Mulai saat ini pengurusan SKCK sudah bisa dilakukan secara online. Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Polres,” ujar AKP Indervi Yulidas, Jumat (23/1).

Menurutnya, layanan digital ini merupakan bentuk peningkatan kualitas pelayanan kepolisian, khususnya di wilayah Kepulauan Anambas yang memiliki kondisi geografis kepulauan dan terpisah oleh laut.

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat kerap menghadapi kendala jarak dan biaya transportasi untuk mengurus SKCK ke Polres. Padahal, biaya resmi penerbitan SKCK hanya sebesar Rp30 ribu, namun ongkos perjalanan laut kerap membuat total pengeluaran menjadi jauh lebih besar.

“Dengan adanya layanan online ini, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi. Pengurusan SKCK menjadi lebih efisien, cepat, dan terjangkau,” jelas Indervi.

Layanan SKCK online ini juga dapat dimanfaatkan oleh warga Anambas yang sedang berada di luar daerah. Pemohon cukup mengajukan permohonan secara daring, kemudian SKCK dapat dicetak sendiri atau diambil di Polres terdekat.

“Warga Anambas yang berada di luar daerah juga bisa menggunakan layanan ini. Tinggal ajukan permohonan online, lalu bisa dicetak atau diambil di Polres terdekat,” tambahnya.

Sejauh ini, pemohon SKCK di Kabupaten Kepulauan Anambas masih didominasi oleh pencari kerja, baik untuk kebutuhan bekerja di dalam daerah, luar daerah, maupun ke luar negeri. Selain itu, SKCK juga dibutuhkan untuk keperluan pendidikan dan pengurusan administrasi lainnya.

Untuk pengajuan SKCK bagi Warga Negara Indonesia (WNI), persyaratan yang dibutuhkan antara lain KTP, Kartu Keluarga (KK), pas foto berlatar merah, serta paspor bagi pemohon yang akan bekerja ke luar negeri.

Sementara bagi Warga Negara Asing (WNA), persyaratan meliputi surat permohonan, paspor, KITAS atau KITAP, pas foto berlatar kuning, serta rumus sidik jari.

Ia berharap kehadiran layanan SKCK online melalui Super App Polri dapat memberikan kemudahan serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

“Masyarakat kami imbau untuk memanfaatkan layanan digital ini dan mengikuti prosedur yang berlaku agar proses pengajuan SKCK berjalan lancar dan tertib,” pungkasnya. (*)

Artikel Polres Anambas Luncurkan Layanan SKCK Online, Warga Hemat Biaya dan Waktu pertama kali tampil pada Kepri.