Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3424

Derita Warga Nagoya, Aliran Air Selalu Terhenti Siang Hari

0
keran air terganggu
Ilustrasi.

batampos – Aliran air bersih di kawasan Nagoya, Kecamatan Lubukbaja selalu terganggu. Dalam beberapa bulan ini, air kerap mati dan menyala dengan aliran kecil.

“Setiap siang itu sering mati, dan malam ngalir kecil,” ujar Wanda, warga Green Garden, Nagoya.

Ia mengaku kawasan kediamannya tersebut sempat sepekan tidak dialiri air bersih. Sehingga, warga sekitar menggunakan air galon untuk mandi.

“Kemarin ini ada pipa yang bocor, sampai sepekan tidak ada nyala,” katanya.

Hal senada dikatakan Reza, warga Seraya. Ia mengaku aliran air di kawasan tersebut juga kerap mati.

“Alasannya selalu pipa bocor. Sampai kapan seperti ini,” katanya.

Menurut dia, Kota Batam sudah tak seharusnya mengalami kematian air. Sebab, permasalahannya selalu kebocoran pipa.

“Kalaupun ada kebocoran cepat diatasi. Kan kita bayar, bukan gratis,” keluhnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Jamaah Haji Mulai Tinggalkan Mina Usai Lontar Jumrah dan Nafar Awal

0
Rombongan jamaah embarkasi Surabaya asal Bojonegoro melaksanakan prosesi lempar jumrah hari kedua di jamarat, Mina, kemarin (17/6) seusai salat Subuh. (ARIS IMAM MASYHUDI/JAWA POS)

batampos – Memasuki hari ketiga jamaah haji berada di Mina, jamaah haji kembali melakukan lontar jumrah Ula, Wustho, dan Aqabah. Kegiatan ini dijalankan sesuai jadwal lontar jumrah yang telah ditetapkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

PPIH kembali mengingatkan jamaah haji agar mematuhi jadwal dan jalur melontar jumrah yang telah ditetapkan sesuai kloternya masing-masing. Hindari melontar jumrah pada saat cuaca panas yang berlebih dan terlebih dalam kondisi berdesak-desakan.

Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengatakan, bagi jamaah haji yang mengambil pilihan Nafar Awal diperbolehkan untuk meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah.

“Sedangkan jamaah haji yang mengambil pilihan Nafar Tsani dapat meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah,” kata Widi, Rabu (19/6).

“Keberangkatan dari Mina menuju hotel di Makkah mulai dari pagi hari hingga selesai. Bus akan menjemput jamaah di sekitar tenda Mina. Lalu mengantar jamaah ke hotel masing-masing di Makkah,” sambungnya.

Widi berpesan, jamaah agar tetap berkelompok saat berjalan menuju jamarat dan saat melontar jumrah. “Jangan memisahkan diri. Jangan sungkan untuk meminta bantuan petugas yang berada di setiap titik di jalur menuju jamarat bila menemui hambatan dan kesulitan. Bekali diri dengan air putih untuk menjaga kebugaran tubuh dan mencegah dehidrasi,” jelasnya.

Dia mengimbau jamaah lanjut usia dan kategori risiko kesehatan tinggi agar mewakilkan lontar jumrahnya kepada keluarga atau sesama jamaah atau petugas yang telah melaksanakan lontar jumrah.

“PPIH berharap jamaah agar mengutamakan keselamatan serta kesehatan. Sehingga pelaksanaan lontar jumrah sebagai bagian wajib haji dapat terlaksana dengan aman dan lancar,” ucap Widi.

Pada saat meninggalkan Mina, kata Widi, jamaah haji seyogyanya terus bersyukur kepada Allah atas segala rahmat yang telah diterima. Sehingga dapat menyelesaikan rangkaian ibadah hajinya dengan sempurna.

Baca Juga: Alasan Dini Hari Jadi Waktu Favorit Jamaah Haji Indonesia untuk Lempar Jumrah

“Selanjutnya, setelah beristirahat cukup di hotel, jamaah dapat melaksanakan tawaf Ifadhah di Masjidil Haram,” pungkasnya. (*)

Atasi Penumpukan Sampah Usai Hari Raya Idul Adha, Armada Sampah Bekerja Maksimal Seharian

0
Pengangkutan Sampah Dalil Harhaap 3 scaled e1697018848618
Ilustrasi: Truk sampah mengangkut sampah di TPS di Sagulung, Rabu (11/10). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Persoalan sampah yang tak kunjung selesai jadi fokus perhatian satgas penanganan sampah kecamatan di Kota Batam. Satgas akan kembali memaksimalkan pengangkutan sampah pasca hari raya Idul Adha ini untuk mengurangi penumpukan sampah di depan rumah.

Begitu juga sampah yang masih menumpuk di pinggir jalan juga akan dibersihkan secara bertahap, sesuai dengan kemampuan armada dan petugas yang ada.

Satgas penanganan sampah Kecamatan Sagulung misalkan, seharian kemarin, Selasa, (18/6), bekerja maksimal sepanjang hari untuk membereskan sampah di pemukiman warga usai hari raya Idul Adha. Belasan armada dengan kekuatan penuh keliling pemukiman warga sepanjang pagi hingga siang kemarin. Begitu juga dengan tumpukan sampah di pinggir jalan mulai dibersihkan secara perlahan.

“Hari ini semua masuk untuk bereskan sampah. Masih fokus dari dalam pemukiman karena cukup banyak sampah hari raya kemarin. Semoga terkejar dalam dua hari kedepan,” kata Yandi, petugas pengangkut sampah di Kelurahan Seibinti, Kecamatan Sagulung, Selasa (18/6).

Baca Juga: Jukir Tanpa Seragam dan Karcis Masih Banyak di Batuaji dan Sagulung

Pantauan Batam Pos di lapangan, memang terlihat cukup sibuk petugas dan armada pengangkut sampah sepanjang hari kemarin. Namun demikian penumpukan sampah di pinggir jalan yang selama ini bermasalah belum teratasi.

Pinggir jalan menuju Kaveling Baru Sagulung dan jalan Trans Barelang Tembesi misalkan masih sama seperti sehari sebelumnya. Tumpukan sampah bahkan semakin meluber ke pinggir ke ruas jalan.

Camat Sagulung M Hafiz Rozie mengakui masih banyak penumpukan sampah di pinggir jalan yang bukan merupakan TPS resmi. Itu terjadi karena kebiasaan warga yang menenteng sampah rumah tangga dan buang begitu saja di pinggir jalan.

“Itulah yang terjadi. Kita sudah maksimalkan pengangkutan di dalam pemukiman tapi masih juga buang ke pinggir jalan,” kata Hafiz.

Baca Juga: Realisasi Pajak PBB-P2 Batam Tercapai 44 Persen

Untuk perilaku yang kurang bagus ini, pihak kecamatan juga memberikan perhatian yang lebih yakni dengan membentuk Satgas Pengawasan Pembuang Sampah di pinggir jalan. Satgas ini akan mengawasi perilaku buang sampah sembarangan tadi. Jika ada yang kedapatan akan dikenakan sanksi sesuai Perda yang ada berupa denda Rp 2,5 juta.

“Ada beberapa yang sudah kita berikan sanksi perda tersebut. Ini akan kita maksimalkan lagi. Siapa saja yang kedapatan buang sampah ke pinggir jalan akan ditindak tegas, ” kata Hafiz.

Tindakan tegas dari pihak kecamatan ini tidak lain agar, masyarakat tak lagi buang sampah ke pinggir jalan.

“Taruh saja di tong sampah atau kantong sampah depan rumah. Petugas pasti datang angkut,” ujar Hafiz. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Sekolah Siap Jalankan SPP Gratis SMA dan SMK Mulai Tahun Ajaran Baru

0
SMAN 3 Batam Dalil Harahap 5 scaled e1689478812116
Gedung SMAN 3 Batam Kota. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pemerintah Propinsi Kepri mengeluarkan kebijakan baru untuk mengratiskan uang sekolah atau SPP pelajar tingkat SMA dan SMK sederajat. Kebijakan baru itu rencananya sudah diterapkan tahun ini, atau tahun ajaran baru pada bulan Juli mendatang.

Atas aturan baru itu, sejumlah sekolah SMA dan SMK mengaku siap menjalankan program SPP gratis, sesuai dengan kebijakan yang telah disetujui oleh Gubernur Kepri.

Kepala SMA Negeri 3 Batam Syarifah Silvia Andriyani mengapresi program SPP gratis tersebut. Ia pun berharap program tersebut dapat berjalan sebagaimana rencana dari Pemrov Kepri.

“Alhamdulillah semoga terwujud SPP gratis,” ujar Silvia, Minggu (18/6).

Baca Juga: Tidak Lolos PPDB, Orangtua Silakan Mencari Sekolah lain

Menurut dia, selaku sekolah negeri pihaknya akan mengikuti aturan yang diterapkan oleh pemerintah. Termasuk program SPP gratis yang akan mulai diterapkan pada bulan Juli mendatang. “Iya jelas,” ucapnya.

Disinggung selama ini bagaimana para siswa siswi dalam pembayaran uang SPP. Dijelaskan, Silvia bahwa SMAN 3 Batam selama ini masih baik-baik saja. Hal itu karena pihaknya punya program keringanan pembayaran SPP berdasarkan data siswa tidak mampu, siswa yatim, siswa piatu dan yatim piatu.

“Masing-masing anak dibantu melalui beasiswa dari sekolah dan bahkan ada anak-anak yang kami gratiskan,” ujar Silvia.

Tak hanya itu, menurutnya ada juga memang anak yang kesulitan dalam pembayaran SPP, yang kemudian dibantu sekolah. Hal itu setelah dilajukan kunjungan (home visit), dan kumpulkan data pendukung untuk sekolah bantuan dalam hal pembayaran SPP-nya.

Baca Juga: Tidak Ada Unsur Kesengajaan, Segel Pompa SPBU KDA Dibuka

“Kami juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk mendapatkan beasiswa melalui CSR untuk membantu anak-anak berprestasi dan tak mampu untuk SMAN 3,” sebut Silvia.

Hal senada disampaikan, Kepala SMKN 2 Batam, Refio. Menurutnya informasi terkait SPP gratis telah diterima. Pihaknya pun siap menjalankan program yang telah ditetapkan pemerintah.

“Benar, untuk tahun ajaran baru ini, SPP untuk di SMK negeri gratis. Dan kami siap menjalankan program itu,” sebutnya. (*)

Reporter: Yashinta

Dispangtan Karimun Catat 427 Sapi dan 464 Kambing Dipotong Hari Pertama Idul Adha

0
Petugas dari Dispangtan Karimun saat memeriksa hewan kurban.

batampos– Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Karimun mencatat sebanyak 427 ekor sapi kurban, dan 464 ekor kambing dipotong pada hari pertama Idul Adha, Senin (17/6).

Jumlah hewan kurban yang akan dipotong diperkirakan akan bertambah. Seiring masih ada OPD, instansi vertikal maupun partai politik yang melakukan pemotongan pada besok hari (Rabu, red).

“Data tim kami (Dispangtan) di lapangan, tercatat ada 427 ekor sapi, dan 464 ekor Kambing dipotong di hari pertama Idul Adha. Jumlahnya terus bertambah, karena masih ada yang melakukan pemotongan hewan kurban pada Rabu (19/6),” ujar
Kepala Dispangtan Kabupaten Karimun, Syukrianto Jaya Putra, Selasa (18/6).

BACA JUGA: Empat Tim Diterjunkan di Binut dan SKL, Petugas Tak Temukan Penyakit Menular pada Hewan Kurban yang Disembelih

Selain pendataan, kata Sukri, tim Dispangtan Karimun pun melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap hewan kurban. Baik sebelum maupun sesudah penyembelihan.

“Tim melakukan ante mortem (proses identifikasi sebelum penyembelihan hewan kurban) sebelum sapi atau kambing dipotong. Prosesnya meliputi pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan untuk dipotong, dan sebelum dikonsumsi,” tambahnya.

Usai melakukan ante mortem, Sukri menyampaikan bahwa timnya kembali melakukan proses post mortem terhadap hewan kurban usai dipotong.

“Post mortem (proses identifikasi setelah pemotongan hewan kurban) juga dilakukan meliputi organ dalam serta daging kurban apakah layak untuk dikonsumsi. Baru setelah itu bisa dibagikan ke masyarakat,” lanjutnya.

Dalam menjalankan kedua proses tersebut, menurut Sukri, dirinya telah menerjunkan ratusan tim untuk ke lokasi penampungan hewan kurban sebelum, dan sesudah dipotong.

“Dari hasil pemeriksaan, Alhamdulillah hewan kurban kesemuanya dinyatakan sehat, dan dagingnya layak untuk dikonsumsi,” tuturnya. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Kepergok Maling Mesin Cuci, Pria Bermotor Becak Nyaris Diamuk Warga di Sagulung

0
Borgol hukum
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

batampos – Seorang pria yang mengendarai sepeda motor becak nyaris diamuk massa warga karena kedapatan mencuri mesin cuci pakaian milik salah satu warga di komplek pertokoan Nasa Poin, Dapur 12, Kelurahan Seipelenggut, Sagulung, Senin (17/6) malam.

Saat tertangkap basah, pria yang belum diketahui identitasnya sempat dikerumuni massa warga. Untungnya tokoh masyarakat bersama perangkat RT/RW setempat cepat mengamankannya ke dalam mobil pick up dan dibawa ke Polsek Sagulung.

“Sudah memanas situasi. Warga pada berang dengan maraknya aksi pencurian seperti ini. Untung cepat dinaikan ke atas pick up dan dibawa ke Polsek,” ujar Shanti, warga saksi mata di lokasi kejadian.

Baca Juga: Pelaku Jambret Guru TK di Temiang Ditangkap Polisi

Penangkapan pencuri ini juga terekam dalam kamera ponsel warga. Terlihat pria yang mengenakan helm tanpa kaca penutup wajah ini hanya bisa pasrah saat digelandang warga ke dalam pick up. Bersama sepeda motor becaknya dia dibawa ke Polsek Sagulung.

“Pura-pura mulung dia. Lewat depan rumah orang, nampak mesin cuci diembatnya. Kepergok sama yang punya rumah dan diteriakin maling. Tak bisa kabur dia karena semua orang keluar mengejarnya,” kata Syarhan, warga lain di lokasi kejadian.

Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan membenarkan penahanan pria yang nyaris diamuk massa tersebut. “Lagi ditangani,” ujar ujar Donald.

Aksi pencurian yang tertangkap warga ini sudah sering terjadi di wilayah Dapur 12 Sagulung. Sebelumnya juga terjadi di Kaveling Pelopor di wilayah yang sama. Seorang pria yang kedapatan nyolong besi scaffolding babak belur diamuk massa. Kejadian pada Minggu(9/6) pagi. Pria tersebut kini masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Sagulung.

Baca Juga: Fery Tujuan Malaysia dan Singapura Ramai Penumpang

Maraknya aksi pencurian ini tentunya jadi perhatian tersendiri pihak kepolisian Sagulung. Patroli pengawasan dan pengamanan kembali dimaksimalkan hingga ke pemukiman warga. Begitu juga dengan sosialisasi kamtibmas kembali digencarkan melalui Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.

“Kami juga mohon dukungan dari masyarakat untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan di masing-masing lingkungan tempat tinggal. Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) tolong diaktifkan agar lebih maksimal mengawasi lingkungan masing-masing,” ajak Kapolsek Sagulung. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Perawat Indonesia Kini Bisa Lebih Mudah Meniti Karir di Belanda

0
Ilustrasi perawat Indonesia

batampos – Kementerian Ketenagakerjaan RI mengapresiasi kerja sama antara Binawan Group dan Susie Care yang membuat para perawat Indonesia bisa meniti karir di Belanda. Lewat kerja sama ini, perawat Indonesia diklaim akan lebih mudah untuk berangkat ke Belanda dan berkarir secara internasional dengan gaji puluhan juta rupiah.

Menaker Ida Fauziyah melalui Plt. Direktur Jenderal Binapenta Kemenaker Estiarty Haryani dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa saat ini Binawan telah menjalin kerjasama dengan Susie Care untuk menyiapkan dan menempatkan perawat Indonesia untuk bekerja di sektor kesehatan dan fasilitas milik pemerintah Belanda.

“Saya selaku perwakilan pemerintahan Republik Indonesia tentunya mengapresiasi kerja sama saling menguntungkan yang telah terjalin,” ujarnya dikutip dari Antara.

Melalui kerja sama ini, lanjutnya, perawat Indonesia mendapatkan visa kerja dan berkewajiban mengikuti studi penyetaraan untuk mengambil jenjang yang lebih tinggi. Beberapa waktu lalu, perawat Indonesia yang berhasil bekerja secara legal di Belanda menggunakan visa pelajar, sehingga hanya boleh bekerja paruh waktu.

Kerja sama ini akan memudahkan para perawat Indonesia untuk bisa langsung bekerja di fasilitas kesehatan di Belanda penuh waktu atau full timedengan gaji yang lebih menjanjikan.

Sementara itu, CEO Binawan Group Said Saleh Alwaini menyampaikan bahwa pihaknya berharap kerja sama ini berjalan lancar. “Melalui kerja sama ini, kami optimistis Indonesia bisa menempatkan tenaga kerja kesehatan profesional dalam jumlah banyak ke Eropa, khususnya di Belanda,” ujar Said.

Menurut Said, saat ini pelatihan perdana untuk perawat Indonesia yang akan ditempatkan di Belanda telah berjalan. “Pelatihan ini bekerja sama dengan Erasmus Huis yang merupakan pusat pelatihan kebudayaan Belanda di Jakarta guna memberikan pembekalan bahasa dan pengetahuan budaya,” katanya.

Sementara itu, Co-Founder Susie Care, Berend Jan Udink, juga sangat yakin kerja sama ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan tenaga profesional di sektor kesehatan yang saat ini dihadapi oleh Belanda.

“Saya yakin dengan keahlian yang kami miliki dan juga keahlianyang dimiliki oleh Binawan dalam penempatan tenaga kerja internasional, kami bisa menghadapi tantangan ini,” tutupnya. (*)

Anggaran Terbatas, DBM-SDA Batam Fokus Pelebaran Jalan dan Pemeliharaan Berkala

0
IMG 20240612 154948 859 scaled e1718727006527
Proyek penambahan lajur jalan dari Masjid Agung Batam ke Simpang Frengki. (Arjuna)

batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Kota Batam, Kepulauan Riau, hanya mendapat jatah Rp140 miliar di 2024 ini. Anggaran itu termasuk untuk segala macam kebutuhan kantor, gaji pegawai, serta proyek fisik.

Jika dibandingkan di 2023 lalu, DBM-SDA Batam mendapat kucuran anggaran sekitar Rp190 miliar. Bahkan di tahun-tahun sebelumnya, anggaran dinas mencapai Rp300 miliar per tahun.

Hal itu pun dikeluhkan oleh Kepala DBM-SDA Batam, Suhar. Proyek-proyek infrastruktur harus terus digesa, namun dari sisi penganggaran tak mencukupi. Contohnya untuk 2024 ini, proyek fisik dengan nilai besar cuma pelebaran atau penambahan lajur jalan dari Masjid Agung Batam sampai ke Simpang Frengki, serta jalan Simpang Frengki ke arah Panasonic.

“Dua proyek itu totalnya sekitar Rp14 miliar. Kalau untuk (proyek) fisik lain ada, cuma angkanya paling besar itu ratusan juta saja,” ujar Suhar, Selasa (18/6).

Baca Juga: Masih Banyak Jukir Tak Beri Karcis, Kadishub Batam: Tak Usah Bayar, Tak Usah Takut

Untuk jalan Masjid Agung Batam ke Simpang Frengki, dilakukan pelebaran menjadi empat lajur. Sementara di Simpang Frengki menuju Panasonic diperkirakan hanya bisa tiga lajur.

“Kalau di Simpang Frengki ke Panasonic, persoalannya jalan selalu rusak. Jalan yang selalu terendam air pasti akan cepat rusak. Nanti akan kita naikkan badan jalan disamping kita membenahi drainase. Kita naikkan hingga dua meter. Kita berharap jalan itu tak terendam lagi,” katanya.

Bukan tak mau membenahi infrastruktur Batam, hanya saja dana yang diberikan terbilang kecil. Sementara, untuk APBD Batam di tahun ini naik. Secara keseluruhan, hampir semua dinas Pemko Batam mengalami penurunan anggaran.

Suhar tetap optimis. Untuk infrastruktur tahun anggaran 2024, pihaknya masih tetap berfokus pada pelebaran jalan yang telah dikerjakan sebelumnya. Terutama menyelesaikan paket-paket pekerjaan yang secara bertahap tak bisa diselesaikan secara langsung.

“Contohnya, pelebaran jalan di Masjid Agung yang kita lanjutkan. Itu untuk menyelesaikan lapis permukaan aspal dan drainase jalan. Nanti kita tutup drainase dengan pedestrian. Penambahan lajur itu akan selesai tahun ini,” katanya.

Baca Juga: Inflasi Batam Tembus 3,90 Persen, Tertinggi Sejak 2023

Secara tupoksi, DBM-SDA Batam itu menjaga kemantapan jalan. Maka dari itu dilakukan pemeliharaan secara rutin.

“Di kita (Batam) kemantapan jalan di atas 80 persen. Ada kerusakan yang tidak begitu besar, kita lakukan penambalan,” kata Suhar.

Untuk 2025, DBM-SDA akan programkan secara bertahap pemeliharaan berkala di beberapa kawasan. Diprioritaskan untuk jalan kawasan Nagoya lantaran usia konstrukainya yang sudah tua. Belum lagi di kawasan pertokoan Nagoya.

Ternyata, ruas jalan Pemko Batam itu mencapai 1.300 kilometer. Jika dianalogikan, lebih panjang dari jalan Jakarta – Surabaya yang cuma diangka 800 kilometer.

Dengan anggaran yang tak seberapa, Suhar tetap mengupayakannya seoptimal mungkin. Kemungkinan beberapa jalan eks nasional dan provinsi dibagikan ke BP Batam sebagiannya.

“Untuk di SK terakhir, total ruas jalan Pemko Batam lebih kurang 1.098 kilometer. Kemungkinan naik mencapai 1.300 kilometer, karena beberapa jalan kawasan pemukiman diserahkan ke kita. Belum lagi jalan eks nasional dan provinsi. Berarti panjang jalan kita itu dari ujung paling barat Pulau Jawa, sampai ujung paling timur Pulau Jawa,” ujar Suhar. (*)

 

Reporter: Arjuna

Masih Banyak Jukir Tak Beri Karcis

0
parkirrrrrr
Jukir mengutip uang parkir dari pengendara roda empat di kawasan Greenland, batam Center, Senin (5/1). (F. Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Keberadaan juru parkir (Jukir) tanpa seragam masih ditemukan di kawasan Nagoya, Lubukbaja. Bahkan, jukir ini tidak memberikan karcis dan meminta tarif parkir baru, yakni Rp 2 ribu untuk motor dan Rp 4 ribu mobil.

Ira, warga Nagoya mengatakan jukir tanoa seragam dan karcis tersebut ditemukan di pertokoan sepanjang Jalan Imam Bonjol.

“Tadi beli kue, jukirnya gak ada seragam, gak ngasih karcis,” ujarnya.

Ia mengaku kesal dengan jukir tersebut. Sebab, saat kedatangannya ke toko, pria tersebut tak terlihat di parkiran.

“Kesal, kalau gak dikasih nanti ribut. Daripada ribut, dikasih saja,” katanya.

Hal senada dikatakan, Yuni, warga lainnya. Ia mengaku jukir tanpa memberikan karcis juga sering ditemukan di pertokoan Komplek Business Centre, Nagoya.

“Jukirnya emang pakai seragam, tapi karcis tidak pernah dikasih,” katanya.

Dengan masih banyaknya jukir tak berseragan, dan tak memberi karcis, Yuni berharap instansi yang berwenang untuk mengevaluasinya.

“Tarif parkir sudah mahal sekarang. Jangan dimanfaatkan orang-orang mencari keuntungan,” tutupnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan kota Batam Salim mengatakan jika masyarakat menemukan oknum jukir yang seperti dikeluhkan kan ini hendaknya tidak usah membayar parkir.

Ia menegaskan jukir resm Dishub mengenakan berseragam, memberika karcis dan dilengkapi tanda pengenal.

“Tak usah takut. Kalau dia lakukan pemukulan atau perbuatan yang kurang menyenangkan lapor ke polisi. Ini kami lagi bergerak melakukan penertiban di lapangan,” katanya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Parah! Komisi III DPR Sebut Ada Pegawai Kominfo yang Bekingi Situs Judi Online

0
Ilustrasi Seseorang Sedang Bermain Judi Online (Deposit Photos)

batampos – Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online di akhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat apresiasi. Pembentugas Satgas Judi Online itu menandakan bahwa judi online merupakan kejahatan yang harus diperangi secara bersama-sama.

“Satgas itu menandakan bahwa judol memang musuh rakyat dan kerusakannya dapat melebihi bahaya penyalahgunaan narkoba, yang sampai saat ini belum bisa diberantas oleh aparat penegak hukum kita,” kata Anggota Komisi III DPR RI dari fraksi Partai Demokrat, Santoso kepada wartawan, Selasa (18/6).

Santoso menyatakan, sejak masa lalu judi merupakan penyakit masyarakat yang harus diperangi. Seiring berkembangnya teknologi informasi (IT) saat ini banyak dimanfaatkan oleh para pihak tidak bertanggung jawab atau bandar judi dengan membuat permainan judi melalui teknologi yang dikenal sebagai judi online (judol).

Bahkan, ia menyebut ada oknum Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang membekingi situ-situs judi online. Mengingat, judi online merupakan jaringan lintas negara.

“Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa ada rumor jika ada oknum pegawai Kominfo yang turut bermain melindungi situs-situs judol itu,” ungkap Santoso.

Ia tak memungkiri, maraknya tindakan yang melanggar aturan oleh masyarakat di suatu negara memang tidak dapat berdiri sendiri. Kejahatan konvensional yang masif terjadi di suatu negara salah satu indikatornya karena banyak oknum dari aparat penegak hukumnya turut bermain melindungi pelaku kejahatan.

Tak heran, berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Santoso mengatakan bahwa uang yang beredar sejak 2017 sampai dengan kwartal I tahun 2024 ini sekitar Rp 500 triliun. Sedangkan untuk kwartal I tahun 2024 saja sebesar Rp 167,68 miliar dengan 3.935 rekening yang telah diblokir.

“Itu uang yang sangat besar yang berasal dari rakyat yang berjudi melalui judol. Negara harus melindungi rakyatnya dengan menghentikannya operasi judol ini bagaimanapun caranya,” tegas Santoso.

Karena itu, Santoso meminta Satgas Pemberantasan Judi Online dengan segala kewenangan yang dimiliki dan dukungan instansi terkait, harus dapat melakukan kerja sama untuk mengungkap bandar judi yang bisa saja berada di luar negeri.

“Karena judol menggunakan IT & lintas negara maka keterlibatan lembaga lain sangat perlu dilibatkan seperti BIN, Kejaksaan, Badan Cyber dan Sandi Negara,” papar Santoso.

Selain itu, Kapolri sebagai Ketua Harian Satgas Bidang Penegakan Hukum harus berani memecat oknum anggota yang terlibat melindungi dan dapat setoran dari bandar judol tanpa tebang pilih.

“Karena kasus judol ini sudah masuk pada extraordinary crime maka rekening yang terindikasi pada judol di samping di blokir juga di publis di media atau oleh aparat penegak hukum,” pungkas Santoso. (*)

Sumber: JP Group