Antrean penumpang feri yang hendak masuk Kota Batam, mengular panjang dari konter imighrasi hingga selasar pelabuhan bahkan ke ponton feri.
batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sebanyak 79.179 kunjungan pada April 2024. Tingkat kunjungan wisman tersebut mengalami penurunan 24,47 persen dibandinkan dengan bulan Maret 2024 yakni 104.831 kunjungan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Eko Aprianto mengatakan, dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, kunjungan wisman juga menurun hingga 11,17 persen. Dimana kunjungan wisman sepanjang Maret 2023 sebanyak 89.140 kunjungan. “Ya, dibanding bulan yang sama tahun lalu angka kunjungan wisman ke Batam juga menurun, ” ujar Eko.
Menurutnya, warga negara asing (WNA) asal Singapura masih mendominasi tingkat kunjungan wisman ke Kota Batam yakni mencapai 38.180 kunjungan atau 48,22 persen dari total wisman keseluruhan.
WNA yang banyak mengunjungi Batam berikutnya adalah dari Malaysia dengan 14.709 kunjungan, China dengan 3.256 kunjungan, India yakni 2.742 kunjungan serta WNA Philipina dengan 1.487 kunjungan
“Wisman berkebangsaan Singapura mendominasi lebih dari 44 persen dari total wisman keseluruhan. Lalu diikuti wisman berkebangsaan Malaysia yakni sebanyak 18,58 persen dan wisman berkebangsaan China 4,11 persen, ” terang Eko.
Adapun pintu masuk wisman ke Kota Batam pada April tahun 2024 ini melalui Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura Nongsa, Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim .
Sementara itu untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau, Eko menambahkan, pada bulan April 2024 mencapai rata-rata 51,63 persen atau mengalami penurunan 3,22 persen poin dibandingkan TPK Maretw 2024 yang sebesar 54,85 persen.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau selama bulan April 2024 adalah 2,17 hari, atau turun 0,02 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Maret 2024. Pada bulan April 2024, rata-rata lama menginap tamu Indonesia mencapai 2,07 hari atau lebih rendah 0,31 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu Asing yang mencapai 2,38 hari.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata sebelumnya mengatakan angka kasus Covid-19 di Singapura meningkat tajam, tak mempengaruhi pariwisata di Batam. Arus kedatangan wisatawan mancanegara ke Batam berjalan normal.
“Alhamdulillah semua normal saja. Arus kedatangan aman dan kondusif. Pada intinya warga Batam kalau merasakan tidak enak badan sudah tahu apa yang harus dilakukan, seperti menggunakan masker misalnya,” kata dia.
Ia mengakui, sejauh ini tidak ada dampak yang berarti dari meledaknya kasus Covid-19 di Singapura, terhadap perjalanan internasional ke Batam. Bahkan dari laporan yang diterima oleh Ardiwinata, ada sedikit lonjakan jumlah wisman datang ke Batam.
Salah satu penyebabnya adalah libur anak sekolah di Singapura. Sehingga cukup mempengaruhi angka kedatangan di pintu internasional. “Kunjungan naik di pekan ini. Artinya masyarakat sudah berdamai dengan Covid -19 ini, sehingga bisa menerima dan menyesuaikan diri. Kendati demikian, tetap diimbau meningkatkan rasa peduli. Kalau kurang sehat ya gunakan masker, atau berobat,” ungkap Ardi. (*)
Kepala Dinas Bapenda Kota Batam, Diky Wijaya. Foto: Yulitavia/ Batam Pos
batampos – Badan Pendapatan (Bapenda) Provinsi Kepri resmi menggelar focus group discussion (FGD) terkait penerpan sistem pelayanan program bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi melalui transaksi non tunai menggunakan Fuel Card di Provinsi Kepri.
Kepala Dinas Bapenda Provinsi Kepri Diky Wijaya mengatakan melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memperkenalkan bagaimana kebijakan baru dalam pembelian BBM non subsidi dari tunai ke non tunai.
Proses digitalisasi ini sudah dituntut oleh pusat, bahwa Kepri ditunjuk menjadi salah satu wilayah yang menerapkan digitalisasi.
“Kepri mulai hari ini dan seterusnya akan menerapkan digitalisasi. Seperti negara tetangga Malaysia dan Singapura,” kata dia, Selasa (4/6/2024).
Diky menyebutkan program ini masih dalam tahap sosialisasi, dan diharapkan di tahun 2025 dengan dukungan Pertamina, perbankan, jasa raharja, hal ini bisa terwujud.
Ia menjelaskan Fuel Card ini merupakan bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pembayaran pajak daerah.
“Mereka dapat fuel card secara cuma- cuma. Mereka hanya mengisi form yang kami sediakan di tempat pembayaran pajak,” ujarnya.
Ke depan diharapkan program digitalisasi ini bisa berjalan dengan baik. Program ini hanya berlaku di Provinsi Kepri.
“Mudah- mudahan informasinya tersampaikan, dan semua masyarakat bisa menerima penerapan digitalisasi ini,” sebutnya.
Sales Area Manager Kepulauan Riau, Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko mengatakan pada prinsipnya Pertamina mendukung penerapan Fuel Card ini.
“Pada dasarnya kami sudah memiliki wwww.subsiditepat.mypertamina.id yang juga telah menerapkan pembelian BBM non tunai,” imbuhnya.
Harapannya, hadirnya Fuel card bisa berperan sebagai pelengkap untuk program, supaya subsidi yang sampai kepada pelanggan lebih tepat sasaran lagi.
“Kebijakan ini berhubungan dengan pajak. Karena ini teknis, dan hal ini sangat mungkin terjadi,” sebutnya. (*)
batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Biro Hukum dan Organisasi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Analisis Perubahan Status Aset pada BP Batam bertempat di Hotel Santika Batam Centre pada Selasa (4/6/2024).
Dibuka oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Bimtek ini turut dihadiri oleh Kepala Satuan Pemeriksa Intern, Konstantin Siboro; Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Alex Sumarna; Kepala Kantor Perwakilan, Purnomo Andiantono; Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja, Endry Abzan; serta beberapa Pejabat Tingkat III, IV, dan pelaksana di lingkungan BP Batam.
Bimtek ini digelar dengan menghadirkan dua orang narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan tujuh orang narasumber dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI).
“Dari sejumlah aset yang dikelola oleh BP Batam, saat ini beberapa diantaranya masih belum optimal terutama dari sisi pemanfaatannya,” ujar Wahjoe dalam sambutannya.
“Untuk mengoptimalisasi pemanfaatan aset-aset tersebut, penetapan status dari Barang Milik Negara (BMN) ke Aset dalam Penguasaan (ADP) menjadi sangat penting agar aset tersebut dapat dikelola secara maksimal oleh pihak-pihak yang memang berhak sehingga dapat memberikan manfaat positif kepada BP Batam dan juga masyarakat,” sambung Wahjoe.
Pria yang pernah menjabat sebagai Inspektur di Kemenkeu RI ini berharap melalui Bimtek yang digelar, para pegawai yang hadir dapat menimba lebih banyak ilmu tentang status aset untuk mewujudkan Good Governance di lingkungan BP Batam.
“Lewat Bimtek ini harapannya rekan-rekan yang hadir bisa berdiskusi banyak dengan seluruh narasumber untuk memperdalam pengetahuan tentang penetapan status aset BMN dan ADP untuk kemajuan BP Batam,” pungkas Wahjoe. (mi)
batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Biro Hukum dan Organisasi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Analisis Perubahan Status Aset pada BP Batam bertempat di Hotel Santika Batam Centre pada Selasa (4/6/2024).
Dibuka oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Bimtek ini turut dihadiri oleh Kepala Satuan Pemeriksa Intern, Konstantin Siboro; Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Alex Sumarna; Kepala Kantor Perwakilan, Purnomo Andiantono; Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja, Endry Abzan; serta beberapa Pejabat Tingkat III, IV, dan pelaksana di lingkungan BP Batam.
Bimtek ini digelar dengan menghadirkan dua orang narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan tujuh orang narasumber dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI).
“Dari sejumlah aset yang dikelola oleh BP Batam, saat ini beberapa diantaranya masih belum optimal terutama dari sisi pemanfaatannya,” ujar Wahjoe dalam sambutannya.
“Untuk mengoptimalisasi pemanfaatan aset-aset tersebut, penetapan status dari Barang Milik Negara (BMN) ke Aset dalam Penguasaan (ADP) menjadi sangat penting agar aset tersebut dapat dikelola secara maksimal oleh pihak-pihak yang memang berhak sehingga dapat memberikan manfaat positif kepada BP Batam dan juga masyarakat,” sambung Wahjoe.
Pria yang pernah menjabat sebagai Inspektur di Kemenkeu RI ini berharap melalui Bimtek yang digelar, para pegawai yang hadir dapat menimba lebih banyak ilmu tentang status aset untuk mewujudkan Good Governance di lingkungan BP Batam.
“Lewat Bimtek ini harapannya rekan-rekan yang hadir bisa berdiskusi banyak dengan seluruh narasumber untuk memperdalam pengetahuan tentang penetapan status aset BMN dan ADP untuk kemajuan BP Batam,” pungkas Wahjoe. (mi)
Pengasapan atau fogging untuk meminimalkan sebaran jentik nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah dengeu di Perumahan Legenda Bali, Batam Kota. F. Yusuf Hidayat/Batam Pos
batampos – Jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam yang meninggal dunia kembali bertambah. Itu setelah seorang pasien DBD berusia 46 tahun asal Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, meninggal dunia usai dirawat di RS Graha Hermine, Batuaji, Mei lalu.
“Total sampai saat ini (kemarin) sudah ada 6 kasus DBD meninggal dunia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi kepada Batam Pos, Selasa (4/6).
IP merupakan penderita DBD ke-enam yang meninggal di sepanjang tahun ini. Sebelumnya, TJ, 59, warga Sungai Lekop. Pasien meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Graha Hermin pada 9 Januari 2024 kemarin.
Selanjutnya DP, 25, warga Baloi Permai Baloi, meninggal di RS Camata Sahidya pada 24 Januari lalu. AE, 11, warga Belakang Padang meninggal di RSBP Batam pada 24 Januari 2024.
Lalu WR, 5, warga Sei Beduk meninggal di RSUD Embung Fatimah 30 Januari 2024 dan terkahir IH, 5, warga Sei Lekop meninggal di RSUD Embung Fatimah pada April 2024 lalu.
“Pasien meninggal ini empat kasus terjadi di Januari, satu kasus di Maret dan satu kasus lain di bulan Mei,” ungkap Didi.
Selain kasus meninggal berdasarkan data Dinkes Kota Batam sepanjang Januari hingga Mei 2024 ini terdapat 137 kasus DBD. Rinciannya, 29 kasus terjadi di bulan Januari, 30 kasus di bulan Februari, 37 kasus di bulan Maret, 12 kasus DBD di bulan April dan sebanyak 29 kasus lainnya terjadi di bulan Mei 2024.
“Bila melihat data jumlahnya angka DBD di Batam ini menurun signifikan dibanding tahun – tahun sebelumnya, ” ucap Didi.
Dimana di periode yang sama di tahun 2023 lalu ada 189 kasus, lalu di tahun 2022 ada sebanyak 353 kasus DBD serta di tahun 2021 ada sebanyak 291 kasus DBD di Kota Batam.
Dikatakan Didi, DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit ini seringkali muncul di musim pancaroba, khususnya di awal tahun seperti sekarang ini. Tingginya curah hujan mempengaruhi peningkatan kasus DBD. Genangan air timbul setelah hujan juga berpotensi menjadi sarang nyamuk berkembangbiak.
“Peran masyarakat dalam mewaspadai penularan kasus DBD sangat besar. Jika terkena gejala DBD segera ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Didi, Walikota Batam juga mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan dini peningkatan DBD di Batam. Salah satu poinnya adalah, dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli dalam upaya mencegah penyebaran DBD antara lain dengan upaya penggerakan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui 3M plus.
Menguras dan menyikat dinding tempat penampungan air, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, mengubur kembali barang bekas yang dapat menampung air hujan serta plus cara lain dengan memantau wadah air yang dapat menjadi tempat perkembanganbiakan nyamuk aedes aegypty.
“Kita juga minta masyarakat mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam mengimplementasikan gerakan satu rumah satu jumantik untuk memantau dan memastikan tidak ada jentik nyamuk di lingkungannya masing-masing, ” ujar Didi.
Dalam surat edaran ini juga meminta agar masyarakat untuk segera membawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama atau melaporkan apabila ada warga yang terkena DBD. Membantu petugas dalam kelancaran kegiatan penyelidikan epidemiologi dan fogging fokus yang dilakukan di wilayahnya masing-masing apabila ada kasus DBD.
“Kami mengimbau masyarakat agar secara dini mewaspadai potensi DBD karena ketika musim hujan kita tahu saat musim hujan biasanya kasus DBD meningkat,” ungkapnya.
Anggota DPRD Batam Safari Ramadan mengaku prihatin dengan berkembannya penyakit DBD saat ini, apalagi sudah memakan korban di beberapa daerah. Instansi terkait pun diminta untuk mencegah agar DBD tidak meluas. Antisipasi yang baik dengan menjaga lingkungan untuk tetap bersih.
“Apalagi kondisi cuaca saat ini yang sejuk atau musim hujan yang diingini oleh nyamuk aedes aegepty sumber penyakit DBD berkembang. Pilhannya ialah mengalakkan lagi kegiatan pencegahan melalui budaya gotong royong di masyarakat. Baik itu di tingkat RW, RT atau pun perumahan, ” ujarnya.
Dikatakan Safari, lebih baik mencegah dari mengobati. Foging memang baik, tapi tidak mengatasi persoalan. Menjadikan Iingkungan perumahan bersih merupakan jalan terbaik. Terapkan langkah 3M, mengubur, menguras dan menutup tempat-tempat penampungan air dan pemberian bubuk abate
“Untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat Batam untuk menggalakkan kembali budaya gorong royong. Mudah-mudahan ini sebagai langkah efektif penanggulangan kasus DBD. Agar ke depan tak ada lagi korban jiwa,” tutupnya.(*)
Panitia PPDB SD 010 Batamkota sedang memantau calon murid yang akan melakukan pendaftaran secara online , Senin (3/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP se kota Batam telah dibuka. Untuk tahap awal Dinas Pendidikan membuka untuk jalur afirmasi kemudian di lanjutkan dengan sistem zonasi wilayah.
“Ini hari kedua untuk jalur afirmasi hingga tanggal 7 Juni mendatang. Saat ini masih berjalan normal dan ketika kami cek masih nihil siswa yang mendaftar di jalur tersebut,” kata Ketua Panitia Ppdb SDN 08 Batamkota, Ingatkan Halawa, Selasa (4/6).
Ingatkan menyebut kemungkinan dari orang tua siswa masih ada salah menginput data di situs PPDB sehingga belum ada terkonfirmasi. Namun sejauh ini belum ada laporan yang datang ke SDN 08.
“Bisa jadi karena ada salah input data karena belum ada laporan yang masuk kesini dan kami tetap menunggu dan di sekolah ,” sebutnya.
Dia menambahkan justru yang datang ke SDN 08 orang tua siswa yang menanyakan di bukanya jalur zonasi.
“Namun sarankan untuk jalur tersebut belum dibuka saat ini. Jalur zonasi bakal dibuka pada 10 Juni mendatang,” katadia.
Untuk daya tampung siswa SDN 08 menerima 144 siswa dari jalur afirmasi 15 persen dengan jumlah empat kelas. Untuk jalur zonasi wilayah SD08 mencakup daerah mega legenda sekitar.
.“Karena patokan kami jumlah siswa yang lulus disesuaikan dengan kouta siswa yang masuk di jalur PPDB ini,” ujarnya.
Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto
mengatakan hal ini sama dengan kejadian di tahun sebelumnya.
Banyak pendaftar yang berhenti di tahap pembuatan akun. Mungkin orangtua berfikir pendaftaran sudah selesai, ketika mereka menyelesaikan pendaftaran akun.
“Padahal masih ada tahapan lanjutan di website-nya. Sehingga mereka masuk kategori tidak terkonfirmasi,” kata Tri.
Untuk hari pertama pihaknya hanya membuka satu jalur pendaftaran. Orangtua bisa langsung mengakses https//ppdb.batam.id.
batampos – PT Bandara Internasional Batam (BIB) telah menandatangani Perjanjian Jasa Penasehat Keuangan Proyek KPBU dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Langkah ini ialah dalam pengembangan bandara, membuka jalan bagi pendanaan proyek yang inovatif dan berkelanjutan.
“IIF, perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur, akan berperan sebagai penasehat keuangan proyek ini,” kata Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, Selasa (4/6).
Dengan pengalaman luas dalam berbagai proyek KPBU di Indonesia, IIF siap membantu BIB meraih investor dan lembaga keuangan lainnya untuk mendukung pengembangan bandara.
Proyek KPBU Bandara Internasional Hang Nadim akan dilaksanakan selama 25 tahun dan mencakup renovasi terminal, pengelolaan dan pemeliharaan terminal yang sudah ada, serta pengembangan, pengelolaan dan pemeliharaan terminal penumpang baru yaitu Terminal 2.
“Ruang lingkup proyek ini juga meliputi pengembangan, pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur darat dan udara lainnya, serta pengelolaan terminal kargo baru bandara,” ujarnya.
Pikri Ilham menyatakan bahwa proyek ini merupakan proyek nasional yang membutuhkan dukungan dan pemain bertaraf internasional.
“Dengan komitmen bersama ini, IIF bersedia membantu BIB di bidang bisnis,” sebutnya.
Pihaknya berharap, dengan dukungan IIF bekerjama dengan PT BIB dapat memperkuat tatanan kebandarudaraan dan bisnis penerbangan di Indonesia khususnya Batam.
“Bandara Internasional Hang Nadim siap untuk maju dan berkembang, dan tentu didampingi oleh team IIF yang tangguh,” ungkap Pikri.
Kerjasama strategis ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim menjadi bandara yang modern, efisien, dan berkelas internasional. (*)
Pelaku kasus pelecehan bocah berusia 13 tahun yang dilaporkan hilang, digiring polisi di Polsek Bintan Timur. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.
batampos– Kasus asusila kembali terjadi di Bintan. Setelah dua orang pelajar SMP di Bintan dicabuli, kini bocah berusia 13 tahun menjadi korban pelecehan.
Sebelum dilecehkan oleh penjaga malam di salah satu perumahan daerah Kijang, Kecamatan Bintan Timur, berinisial HI, 32, korban dilaporkan hilang.
Kapolsek Bintan Timur, AKP Rugianto mengatakan, kasus ini bermula saat orangtua korban melaporkan anaknya hilang pada 30 Mei 2024.
Setelah dua hari hilang, korban ditemukan warga di sekira waduk Kolong Enam, Kijang.
Dari hasil penyelidikan, dia mengatakan, pelaku bertemu dengan korban di pos jaga malam perumahan. Saat itu, korban meminta diantarkan ke rumah temannya.
Bukannya diantar, pelaku malah membawa korban ke gubuk kosong di Km 18, daerah Banjar Lama.
Dalam perjalanan, pelaku meminta korban untuk memeluknya. Saat itu, pelaku berusaha memegang tangan korban.
Setibanya di gubuk, pelaku merayu korban agar mau dicium tapi korban menolak. Akhirnya, mereka tidur di gubuk itu.
Saat pelaku bangun, korban sudah melarikan diri. “Korban ditemukan warga di sekira waduk Kolong Enam, Kijang dalam keadaan lemas,” ungkapnya.
Atas kejadian ini, polisi berhasil mengamankan pelaku di salah satu kedai kopi di Kijang, Kamis (30/5/2024).
Akibat perbuatan melanggar hukum, pelaku dijerat pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 17 Tahun 2016 tentang Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang dan atau Pasal 6 huruf a Jo Pasal 15 ayat (1) huruf g Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman paling lama 15 tahun. (*)
Mayapada Healthcare mencetak tonggak sejarah penting di tahun 2023 dengan groundbreaking unit Mayapada Hospital ke-7 di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo
batampos – Pemerintah Indonesia telah menyetujui pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional di Sekupang dan Nongsa Batam yang akan dikelola oleh Mayapada Group, pemilik Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.).
Penetapan ini telah disetujui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Airlangga Hartarto berdasarkan hasil keputusan Sidang Dewan Nasional KEK yang diselenggarakan pada hari Rabu, 29 Mei 2024.
Jonathan Tahir, Chairman & Group CEO Mayapada Healthcare mengungkapkan, kepercayaan pemerintah kepada pihaknya sejalan dengan komitmen Mayapada Healthcare dalam memberikan layanan kesehatan berstandar internasional.
”Setelah melakukan ekspansi dengan membuka unit Mayapada Hospital ke-6 di Bandung dan groundbreaking unit Mayapada Hospital ke-7 di Ibu Kota Nusantara (IKN) di tahun 2023, kini Mayapada Healthcare bersama Apollo Hospitals India akan membangun rumah sakit berstandar internasional di KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam dengan nama Mayapada Apollo Batam International Hospital,” sebut Jonathan Tahir.
Ia menekankan kerja sama bersama Apollo Hospitals India ini bertujuan untuk menangani kasus-kasus kesehatan yang advance dan kompleks bagi seluruh masyarakat Indonesia, sehingga mengurangi kebutuhan masyarakat untuk berobat di luar negeri, serta menjadikan Indonesia sebagai tujuan wisata medis.
Selain membangun Mayapada Apollo Batam International Hospital, Mayapada Healthcare juga akan mendukung Mayapada Group dalam mengelola dan mentransformasikan operasional RSBP Batam, rumah sakit milik pemerintah di lokasi KEK yang telah disetujui.
f: istimewa
KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam memungkinkan dokter dan paramedis asing untuk praktik di kawasan tersebut sehingga hal ini menjadi peluang bagi dokter spesialis dan perawat Indonesia untuk dapat bekerja sama dengan mereka dalam peningkatan keterampilan dan memastikan adanya transfer pengetahuan.
Beberapa hal mengenai relaksasi impor obat-obatan dan peralatan medis juga akan mengurangi biaya pengobatan pasien secara keseluruhan, sehingga hal ini menjadi kunci untuk mendorong masyarakat Indonesia menjalani perawatan di dalam negeri.
Presiden Joko Widodo sering menyoroti bahwa sekitar dua juta masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri setiap tahunnya sehingga negara kehilangan sekitar Rp165 triliun.
Hadirnya rumah sakit milik Mayapada Healthcare di KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam akan membantu menjaga devisa negara yang berharga.
Di masa depan dapat menghasilkan devisa melalui layanan kesehatan berkualitas tinggi untuk pasien dan turis asing dengan harga yang sangat kompetitif.
Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Pemerintah juga telah mengesahkan undang-undang kesehatan baru pada tahun 2023 dengan berbagai ketentuan yang dapat membawa perubahan besar untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.
Dr. Harinder Singh Sidhu, Senior Vice President Apollo Hospitals Group, menyambut baik disetujuinya KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam. Terutama pada kontribusi yang diberikan Apollo Hospitals dengan menghadirkan kompetensi dan pengalaman medis yang telah dimiliki puluhan tahun, terutama dalam prosedur kasus kompleks, seperti transplantasi organ dan pengobatan kanker.
f: istimewa
“Kemitraan bersama Apollo Hospitals sudah berjalan secara aktif sejak 2023, di mana Mayapada Healthcare telah mengirimkan tenaga medisnya untuk pelatihan dan peningkatan keterampilan di berbagai Apollo Hospital di India, khususnya untuk prosedur bedah yang kompleks dan/atau inovatif. Ini juga memastikan bahwa para profesional kesehatan Mayapada Healthcare dibekali dengan pengetahuan dan teknik terbaru dalam berbagai spesialisasi,” tambah Navin Sonthalia, COO Mayapada Healthcare.
Kolaborasi di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Selain proyek Batam, Mayapada Healthcare mencetak tonggak sejarah penting di tahun 2023 dengan groundbreaking unit Mayapada Hospital ke-7 di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Langkah ini menunjukkan dedikasi Mayapada Healthcare dalam memperluas akses kesehatan di ibu kota baru Indonesia di masa depan. Mayapada Hospital Nusantara (MHNS) dijadwalkan akan dibuka pada bulan Agustus tahun ini di mana Mayapada Healthcare juga memiliki kerja sama klinis dengan Apollo Hospitals India. Hal ini akan semakin memperkuat jaringan Mayapada Healthcare, menyediakan layanan medis kelas atas, dan mendukung visi pemerintah untuk pengembangan IKN.
Tentang Mayapada Healthcare
Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) merupakan pilar bisnis Mayapada Grup (didirikan oleh Dato’ Sri Prof. DR. Tahir pada tahun 1986) di bidang jasa layanan kesehatan yang mengoperasikan enam rumah sakit dengan lebih dari 1.200 beds dengan lebih dari 1.500 tenaga medis profesional.
Mayapada Hospital telah menerima berbagai akreditasi dan penghargaan serta 1(sebelas) layanan unggulan ‘Center of Excellence’.
Enam rumah sakit Mayapada Healthcare terdiri dari Mayapada Hospital Tangerang, Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Mayapada Hospital Bogor, Mayapada Hospital Kuningan, Mayapada Hospital Surabaya, dan Mayapada Hospital Bandung.
Sebelas ‘Center of Excellence’ Mayapada Hospital meliputi: Tahir Neuroscience Center, Tahir Uronephrology Center, Cardiovascular Center, astrohepatology Center, Oncology Center, Orthopedic Center, Obstetrics & Gynecology Center, Pediatric Center, Internal Medicine and Pulmonology Center, Allergy-Immunology Center, dan Mayapada Autoimmune Center Indonesia sebagai pusat layanan pertama dan satu-satunya di Indonesia.
Tentang Apollo Group:
Apollo merevolusi layanan kesehatan ketika Dr Prathap Reddy membuka rumah sakit pertama di Chennai pada tahun 1983.
Saat ini Apollo adalah platform layanan kesehatan terintegrasi terbesar di dunia dengan lebih dari 10.000 tempat tidur di 71 rumah sakit, hampir 6.500 apotek dan lebih dari 200 klinik dan pusat diagnostik serta 150 pusat telemedis dengan lebih dari 25 juta pengguna terdaftar di platform digital Apollo 24/7.
Apollo adalah salah satu pusat jantung terkemuka di dunia dengan lebih dari 3,00,000 angioplasti dan 2,00,000 operasi. Apollo terus berinvestasi
dalam penelitian untuk menghadirkan teknologi, peralatan, dan protokol perawatan paling mutakhir untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan terbaik di dunia. 100.000 anggota keluarga Apollo berdedikasi untuk memberikan perawatan terbaik dan mewujudkan dunia yang lebih baik dari saat ini. (*)
Petugas Karantina Kesehatan Hewan dan Tumbuhan sedang memberikan suntikan kepada hewan kambing yang siap untuk dijadikan hewan kurban
batampos– Semekin mendekati hari H atau Hari Raya Idul adha 1445 H/ 2024 permintaan hewan kurban, khususnya kambing mengalami peningkatan. Tidak hanya permintaan untuk lokal Karimun, tapi juga permintaan dari luar daerah.
Kepala Dinas Pengan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jayaputra, Senin (3/6) mengatakan, untuk kebutuhan kambing yang akan dijadikan hewan kurban di Karimun memang lebih tinggi dari permintaan sapi. ”Jika melihat kebutuhan kambing untuk dijadikan hewan kurban tahun ini diprediksi sebanyak 620 ekor. Sedangkan, yang tersedia hanya 495 ekor,” ujarnya.
Dikatakannya, dengan meningkatnya kebutuhan kambing, maka pihaknya juga sudah menyampaikan surat ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri pada bulan lalu. Hanya saja, sampai saat ini belum ada masuk kambing dari luar daerah ke Kabupaten Karimun. Sebaliknya, ada kambing dari Kabupaten Karimun yang dikirim ke Batam.
”Adanya kambing yang dijual peternak ke luar daerah, seperti Batam kita tidak bisa melarang. Meski di tempat kita masih ada kekurangan. Hal ini mungkin ddisebabkan harga yang tinggi, maka peternak kambing kita menjual ke Batam. Minggu lalu ada 52 ekor yang dikirim peternak kita ke Batam setelah melalui proses pemeriksaan kesehatran oleh petugas kita,” paparnya.
Menurut Sukrianto, selain belum adanya kambing dari luar daerah yang masuk ke Kabupaten Karimun, kondisi yang sama juga terjadi untuk hewan kurban sapi. Bahkan, ada pemasok yang sudah mendapatkan surat pra rekomendasi dari pihaknya menyatakan mengundurkan diri atau membatalkan untuk memasok sapi dari luar daerah.
”Sampai saat ini, baru satu pemasok yang menyatakan batal memasok hewan sapi kurban ke Karimun. Salah satu penyebabnya karena sapi yang akan didatangkan dari daerah asal dinyatakan positif terpapar penyakit kuku dan mulut (PKM). Kemudian, belum adanya sapi dari luar daerah kemungkinan penyebabnya karena harus melalui pemeriksaan VCR ke laboratorium. Dan, ini biayanya juga tidak murah,” ungkapnya. (*)