Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 3460

Pengamat Sebut Stop Kenaikan UKT Hanya Prank

0
Pengamat pendidikan Indra Charismiadji bicara soal UKT. (Dok. Jawa Pos)

batampos – Polemik soal besaran uang kuliah tunggal (UKT) di perguruan tinggi negeri (PTN) masih jadi polemik. Sebab, ancaman kenaikan UKT yang ugal-ugalan diprediksi masih akan terjadi nantinya.

Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menilai, pembatalan kenaikan UKT di tahun ini tidak permanen. Tahun depan, masih dimungkinkan kasus yang sama bakal terjadi lagi. Apalagi, jika salah kelolah dana pendidikan yang terjadi saat ini tak juga dibenahi.

”Ini bukan distop, ini hanya ditunda. Jadi ya seperti diprank,” ujarnya dalam diskusi pendidikan, di Jakarta, Rabu (30/5).

Pemerintah saat ini pun seolah cuci tangan karena tak ada kebijakan jelas mengenai UKT ini. Sehingga nantinya, urusan UKT ini akan diserahkan ke presiden selanjutnya.

Menurutnya, persoalan UKT hingga transformasi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) menunjukkan adanya salah kelola secara sistemik. Hal ini membuat pendidikan tinggi akhirnya dikomersialisasi. ”Cara mengelolanya sudah bukan sebagai institusi pendidikan yang seharusnya nirlaba. Tapi untuk mencari uang. Wajar kalau satuan pendidikan jadi market place, jualan buku, seragam, wisuda, dan lainnya,” keluhnya.

Diakuinya, satuan pendidikan memang membutuhkan dana untuk bisa berkembang. Namun, tidak berarti mendorong komersialisasi terhadap mahasiswanya. Biaya pendidikan yang semakin tinggi ini pun akhirnya menimbulkan tekanan ekonomi yang tidak mudah bagi orang tua maupun mahasiswa. Mereka yang paling terdampak justru bukan dari keluarga dengan ekonomi rendah, tapi keluarga dengan ekonomi menengah.

Harusnya, kata dia, pemerintah harus mulai merubah mindsetnya. Kampus harus mulai fokus pada riset. Tidak hanya pembelajaran saja, tapi juga pengembangan-pengembangan inovasi.

Senada, Sudirman Said mengatakan, bahwa pendidikan harusnya bukan tempat nyari uang. Tapi, justru tempat untuk mengeluarkan uang dalam pembiayaan pendidikan. ”Kita memahami biaya pendidikan itu tinggi tapi itu fungsi negara untuk turun tangan,” tegasnya. Sebab, pendidikan tinggi ini yang bakal jadi penyelamat bukan hanya negara tapi juga sebuah keluarga untuk bisa keluar dari jeratan kemiskinan.

Seperti diketahui, Mendikbudristek Nadiem Makarim sudah memerintahkan untuk menghentikan dan mencabut aturan soal kenaikan UKT. Para rektor PTN pun diminta kembali mengajukan besaran UKT-nya pada Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dikti Ristek) Abdul Haris maksimal 6 Juni 2024. (*)

Sumber: JP Group

Keppres Pansel Capim KPK Sudah Diteken, Dipimpin Kepala BPKP Yusuf Ateh

0
Menteri Sekretariat Negata (Mensesneg) Pratikno. (Antara)

batampos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken terkait Keputusan Presiden (Keppres) tentang panitia seleksi calon pimpinan dan dewan pengawas (Pansel Capim-Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terdapat sembilan nama yang masuk dalam tim pansel tersebut.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyatakan, dari sembilan tim pansel itu, lima diantaranya merupakan unsur pemerintah dan empat lainnya unsur masyarakat sipil.
“Memang benar bapak Presiden sudah menandatangani lengkapnya adalah Keppres tentang panitia seleksi Pimpinan dan Dewas KPK. Jadi ini satu panitia sekaligus untuk seleksi Pimpinan KPK dan anggota Dewas KPK,” kata Pratikno di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Kamis (30/5).
Pratikno menjelaskan, Presiden Jokowi menunjuk Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh sebagai Ketua Pansel, serta Rektor IPB sekaligus Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Arif Satria sebagai Wakil Ketua merangkap anggota.
“Ketuanya dari unsur pemerintah pusat sebagaimana diatur dalam PP Nomor 4 tahun 2020,” ucap Pratikno.
Pratikno mengutarakan, tim pansel Capim-Dewas KPK akan bertugas melakukan seleksi terhadap para calon pimpinan KPK, sebelum menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test oleh Komisi III DPR RI.
“Kita harapkan Pansel secara optimal bekerja sebaik-baiknya untuk menentukan nama-nama yang dibawa dan diusulkan ke DPR,” tegas Pratikno.
Sekretariat Pansel KPK akan berada di Gedung Kemensetneg. Menurutnya, tim Pansel akan dibantu oleh Deputi Administrasi Aparatur Kemensetneg Nanik Purwanti, yang juga akan bertugas sebagai sekretaris non-anggota.
“Nanti sekretaris non-anggota adalah Ibu Nanik (Nanik Purrwanti) selaku Deputi Administrasi Aparatur Sekretariat Negara. Jadi beliau ini bukan anggota, sifatnya adalah mendukung memfasilitasi kerjanya panitia seleksi,” ujar Pratikno.
Berikut susunan lengkap Tim Pansel Capim dan Dewas KPK.
Ketua: Dr Muhammad Yusuf Ateh, Ak (Kepala BPKP)
Wakil: Prof. Dr.Arif Satria, SP, MSi (Rektor IPB)
Anggota:
Dr. Ivan Yustiavandana, SH, LLM (Ketua PPATK)
Nawal Nely, SE, MBA (Deputi Keuangan Kementerian BUMN)
Prof. Ahmad Erani Yustika, SE, MSc, PhD (Kepala Sekretariat Wapres)
Dr. Y. Ambeg Paramarta, SH, MSi (Kemenkumham)
Prof. Dr. Elwi Danil, SH, MH (Dekan FH UI)
Rezki Sri Wibowo, M.Sc (Deputi Direktur TII)
Taufik Rachman, SH, LLM, PhD. (Akademisi Unair)
Sumber: JP Group

PLN Batam Bantu ABH Cari Tahu Masalah Kelistrikan di Duriangkang

0
bp batam 33
Direktur PT Air Batam Hulu – Hilir (ABH – ABHi), Mujiaman Sukirno. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Pihak PLN Batam turun tangan, membantu menghadapi masalah kelistrikan di Instalasi Pengolahan Air Minum Duriangkang ,SPAM Batam.

Direktur PT Air Batam Hulu – Hilir (ABH – ABHi), Mujiaman Sukirno, kepada Batam Pos menegaskan PLN Batam membantu mencari tahu sebab musabab terjadinya gangguan kelistrikan di IPA terbesar di Batam itu.

“Masalah ada di setelah meter listrik,” tegas Mujiaman melalui sambungan telepon sore ini.

Telah diketahui dimana kerusakan terjadi. Saat ini pihak ABH sebagai operator air bersih di Batam mesin / alat mana saja yang terganggu sebelum diaktifkan kembali.

Segera setelah diketahui dan diperbaiki jika memang rusak, aliran listrik akan dialirkan.

Ribuan Bibit Lobster dan Buaya Muara Diselamatkan dari Penyelundupan ke Thailand

0
image0 3
Ditreskrimsus Polda Kepri saat konferensi pers terkait pengungkapan upaya penyelundupan ribuan bibit benih lobster jenis pasir dan puluhan ekor anak buaya muara ke luar negeri.

batampos – Ditreskrimsus Polda Kepri melalui Subdit IV telah menggagalkan upaya penyelundupan ribuan bibit benih lobster jenis pasir dan puluhan ekor anak buaya muara ke luar negeri serta dua ekor satwa dilindungi yakni binturung.

Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan tiga tersangka diamankan polisi ialah kasus penyelundupan benih lobster dan buaya muara yang akan dikirim pelaku ke luar negeri.

“Kami mengamankan tiga tersangka dengan kasus penyelundupan satwa dilindungi ke luar negeri yaitu sebanyak 1.500 bibit benih lobster jenis pasir , dan 52 ekor anak buaya muara,” kata Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Kamis (30/5).

Untuk kasus penyelundupan benih lobster terjadi pada Selasa 28 Mei lalu. Seorang pelaku, HK warga Lampung diamankan polisi di pelabuhan Sekupang setelah terbukti membawa 1.500 benih lobster di dalam sebuah koper yang akan diselundupkan nya ke luar negeri

“Lobster ini berasal dari pelabuhan Ratu kemudian melalui perjalanan beberapa kota seperti Lampung, Palembang, Tembilahan dan Batam atas perintah satu pelaku yang sedang kami kejar,” katanya.

Modus digunakan jaringan dengan mata rantai yang terputus, artinya dari satu kota ke kota lain di bawa oleh orang yang berbeda.

“Jadi yang menyerahkan lobster ini dan yang membawa hingga kemari juga orang yang berbeda -beda,” terangnya.

Putu menyebutk pihaknya masih mendalami perkara ini. Dari pemeriksaan kepada tersangka upah yang didapatkan ialah Rp 3 juta, sementara harga satu benih lobster ini ialah Rp 100 ribu.

“Saat ini benih lobster telah dititipkan di Balai Karantina Perikanan , dan akan dilepas liar di habitatnya,” katadia.

Putu menambahkan untuk kasus konvervasi sumber daya alam dan ekosistem yaitu jenis anak buaya muara sebanyak 52 ekor didapatkan dari tembilahan, Riau. Polisi menangkap pelaku sebanyak dua orang pelaku Mr dan IR.

“Pelaku diamankan di pelabuhan Tanjung Riau dan mengaku buaya itu bakal diselundupkan ke Thailand, yang memiliki nilai ekonomis tinggi mencapai Rp 150 juta secara keseluruhan,” kata Putu.

Dari pemeriksaan pelaku menggunakan jalur laut dari Tembilaan Riau ke Batam lalu ke Malaysia dan Thailand.

“Jadi anak buaya tersebut kami akan dititipkan ke penangkaran BKSDA dan kedua pelaku dikenakkan Pasal yang disangkakan 40 ayat 2 jo pasal 21 ayat 2 uu no 5 1990 ancaman 5 tahun dan denda 100 juta,” terangnya.

Lalu untuk satwa yang dilindungi yaitu jenis dua ekor binturong jantan dan betina milik RS , Hang berada di Sekupang. Pemilik tidak mengetahui jika hewan tersebut adalah satwa yang dilindungi.

“Hewan ini diamankan dan akan dititipkan ke BKSDA. Kemudian terhadap pemilik tidak kami proses sebab dia telah memelihara hewan tersebut dari kecil dan memiliki niat baik untuk di serahkan ke Intansi berwenang,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim Resmi Dimulai, Target 9,6 Juta Penumpang dan Rute Internasional Baru

0
terminal baru
Kepala BP Batam, (3 dari kiri) bersama tapu undangan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim (F. cecep Mulayana / Batam Pos)

batampos – PT Bandara Internasional Batam (BIB) bersama Badan Pengusaha (BP) Batam dan PT Wika menandai dimulainya pengerjaan terminal dua Bandara Hang Nadim dengan Groundbreaking.

Direktur Utama PT BIB , Pikri Ilham Kurniansyah, menyebutkan selama 30 tahun bandara ini berdiri dirasa perlu adanya pengembangan. Melalui proses lelang yang ketat maka BP Batam memilih konsorsium Angkasa Pura1, Incheon AirPort, dan PT Wika sebagai pemenang lelang.

“Komitmen bersama ini sangat besar untuk proyek terminal dua bisa berjalan, artinya bandara ini butuh peremajaan dan pengembangan selesai dalam waktu dua tahun,” kata Pikri.

Lahan seluas 50 ribu m2 untuk terminal dua ini pada investasi pertama senilai Rp 2.4 triliun dan terus berkembang hingga Rp 6 triliun.

“Pembangunannya bertahap hingga ke hangar depan dan termasuk juga menyatukan seluruhnya,” sebutnya.

Terminal dua ini dirancang bisa menampung 9.6 juta penumpang dan fasilitas lahan parkir baru. Kemudian dari sisi penerbangan ada penambahan rute internasional.

“Karena dari Incheon menjadi kunci kami disini untuk pengembangan rute penerbangan ke Asia Tenggara dan China, Jepang menjadi target kami kedepan,”ujarnya.

Pikri juga menjelaskan mengenai desain terminal dua yang berubah dari rencana awal yakni seribu kuncup kubah namun setelah dipelajari kembali ternyata desain tersebut memiliki perawatan ekstra dan berisiko bocor.

terminal hang nadim
F. Cecep Mulyana / Batam Pos

“Ini yang kami pelajari bersama sehingga mengganti desain tersebut. Lalu untuk teknologi bakal digunakan Green energy,” ujarnya.

Sementara untuk mengisi kearifikan lokal sebagai indentitas Kepulauan Kepri maka pihaknya bakal menggunakan lambang ikan marlin, dan batik gong gong sehingga di hadirkan dengan konsep modern.

“Jadi ada nuansa kearifikan lokal yang terjaga di terminal dua ini ketika sudah bertaraf internasional,” tuturnya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyebutkan semoga pihak konsorsium bisa menyelesaikan proyek ini seusai kesepakatan bersama.

“Dan berharap terminal dua ini menjadi percontohan standart Internasional,” jelas Rudi.

Menurutnya tidak hanya dari sisi bandara nya saja melainkan juga harus dikerjakan dari sisi runway nya sehingga pesawat berkapasitas besar bisa mendarat disini.

“Semua progres sudah berjalan baik sekali meski ada terkendala namun bisa bersama kita capai bersama untuk proyek terminal dua ini,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim Resmi Dimulai, Target 9,6 Juta Penumpang dan Rute Internasional Baru

0
terminal baru
Kepala BP Batam, (3 dari kiri) bersama tapu undangan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim (F. cecep Mulayana / Batam Pos)

batampos – PT Bandara Internasional Batam (BIB) bersama Badan Pengusaha (BP) Batam dan PT Wika menandai dimulainya pengerjaan terminal dua Bandara Hang Nadim dengan Groundbreaking.

Direktur Utama PT BIB , Pikri Ilham Kurniansyah, menyebutkan selama 30 tahun bandara ini berdiri dirasa perlu adanya pengembangan. Melalui proses lelang yang ketat maka BP Batam memilih konsorsium Angkasa Pura1, Incheon AirPort, dan PT Wika sebagai pemenang lelang.

“Komitmen bersama ini sangat besar untuk proyek terminal dua bisa berjalan, artinya bandara ini butuh peremajaan dan pengembangan selesai dalam waktu dua tahun,” kata Pikri.

Lahan seluas 50 ribu m2 untuk terminal dua ini pada investasi pertama senilai Rp 2.4 triliun dan terus berkembang hingga Rp 6 triliun.

“Pembangunannya bertahap hingga ke hangar depan dan termasuk juga menyatukan seluruhnya,” sebutnya.

Terminal dua ini dirancang bisa menampung 9.6 juta penumpang dan fasilitas lahan parkir baru. Kemudian dari sisi penerbangan ada penambahan rute internasional.

“Karena dari Incheon menjadi kunci kami disini untuk pengembangan rute penerbangan ke Asia Tenggara dan China, Jepang menjadi target kami kedepan,”ujarnya.

Pikri juga menjelaskan mengenai desain terminal dua yang berubah dari rencana awal yakni seribu kuncup kubah namun setelah dipelajari kembali ternyata desain tersebut memiliki perawatan ekstra dan berisiko bocor.

terminal hang nadim
F. Cecep Mulyana / Batam Pos

“Ini yang kami pelajari bersama sehingga mengganti desain tersebut. Lalu untuk teknologi bakal digunakan Green energy,” ujarnya.

Sementara untuk mengisi kearifikan lokal sebagai indentitas Kepulauan Kepri maka pihaknya bakal menggunakan lambang ikan marlin, dan batik gong gong sehingga di hadirkan dengan konsep modern.

“Jadi ada nuansa kearifikan lokal yang terjaga di terminal dua ini ketika sudah bertaraf internasional,” tuturnya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyebutkan semoga pihak konsorsium bisa menyelesaikan proyek ini seusai kesepakatan bersama.

“Dan berharap terminal dua ini menjadi percontohan standart Internasional,” jelas Rudi.

Menurutnya tidak hanya dari sisi bandara nya saja melainkan juga harus dikerjakan dari sisi runway nya sehingga pesawat berkapasitas besar bisa mendarat disini.

“Semua progres sudah berjalan baik sekali meski ada terkendala namun bisa bersama kita capai bersama untuk proyek terminal dua ini,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Uji Materiil soal Batas Minimal Usia Calon Kepala Daerah Dikabulkan MA

0
ILUSTRASI. Gedung Mahkamah Agung (MA). (mahkamahagung.go.id)

batampos – Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan uji materiil Partai Garda Republik Indonesia (Partai Garuda) terkait aturan batas minimal usia calon kepala daerah.

Keputusan itu tertuang dalam Putusan Nomor 23 P/HUM/2024 yang diputuskan oleh Majelis Hakim MA pada Rabu, 29 Mei 2024.

“Mengabulkan permohonan keberatan hak uji materiil dari Pemohon Partai Garda Republik Indonesia (Partai Garuda),” demikian bunyi putusan sebagaimana yang dilansir dari laman resmi MA di Jakarta, Kamis.

Dalam putusan tersebut, MA menyatakan bahwa Pasal 4 ayat (1) huruf d Peraturan KPU RI (PKPU) Nomor 9 Tahun 2020 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016.

MA pun menyatakan bahwa pasal dalam peraturan KPU tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum sepanjang tidak dimaknai “…berusia paling rendah 30 (tiga puluh) tahun untuk calon gubernur dan wakil gubernur dan 25 (dua puluh lima) tahun untuk calon bupati dan wakil bupati atau calon wali kota dan wakil wali kota terhitung sejak pasangan calon terpilih”.

Diketahui, pasal itu berbunyi bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) dapat menjadi calon gubernur dan wakil gubernur dengan memenuhi persyaratan berusia paling rendah 30 tahun terhitung sejak penetapan pasangan calon. Dengan dikabulkannya permohonan Partai Garuda maka terdapat perubahan pada syarat batas minimal usia dan titik penghitungan usia calon.

Dalam pertimbangannya, MA berpendapat bahwa penghitungan usia bagi calon penyelenggara negara, termasuk calon kepala daerah harus dihitung sejak tanggal pelantikannya atau sesaat setelah berakhirnya status calon tersebut sebagai calon, baik sebagai calon pendaftar, pasangan calon maupun calon terpilih.

Menurut lembaga peradilan tersebut, apabila titik penghitungan usia calon kepala daerah dibatasi hanya pada saat penetapan pasangan calon, maka ada potensi kerugian bagi warga negara atau partai politik yang tidak dapat mencalonkan diri atau mengusung calon kepala daerah yang baru akan mencapai usia 30 tahun bagi gubernur/wakil gubernur dan 25 tahun bagi bupati/wakil bupati ketika telah melewati tahapan penetapan pasangan calon.

Selain itu, MA juga berpendapat bahwa adressat UU Nomor 10 Tahun 2016 tidak hanya ditujukan untuk KPU selaku penyelenggara pemilu, tetapi juga kepada seluruh warga negara yang berhak mencalonkan dan dicalonkan.

“Terutama dalam mengakomodir kesempatan anak-anak muda untuk ikut serta membangun bangsa dan negara,” demikian bunyi pertimbangan tersebut.

Pada akhir putusan itu, MA juga memerintahkan KPU RI untuk mencabut Pasal 4 ayat (1) huruf d PKPU RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang perubahan keempat atas PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota. (*)

Sumber: JP Group

Gubkepri Minta Kabupaten/Kota Serius Tangani Kasus Kematian Ibu dan Anak

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meninjau layanan
posyandu holistik terintegrasi di Perumahan Bukit Raya, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kamis (30/5). f.peri

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, resmikan gerakan sayang (Gesa) ibu anak (Buana) dan posyandu holistik terintegrasi di Perumahan Bukit Raya, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang untuk pemantapan penanganan kasus kematian ibu dan anak.

Ansar mengatakan launcing program itu lebih kepada pemantapan program yang telah dijalankan sebelumnya, sehingga melalui gesa buana dan posyandu holistik terintegritas layanan primer itu akan lebih fokus.

“Kita tekankan ke semua kabupaten kota agar lebih serius, karena berkaitan dengan angka indikator bidang kesehatan,” kata Ansar, Kamis (30/5).

Ansar menyebutkan selain angka kematian ibu dan anak sebenarnya masih banyak hal lain yang harus menjadi perhatian.

Setelah peresmian postandu holistik terpadu ini mampu meningkatkan kembali minat masyarakat untuk datang ke posyandu untuk memeriksakan kesehatan.

“Posyandu holistik memiliki banyak layanan kesehatan untuk masyarakat,” tambahnya.

Disampaikan juga oleh Ansar, meskipun angka kematian ibu dan anak di Kepri lebih rendah dari nasional, ternyata jumlah kasus tersebut malah terjadi kenaikan, tentunya kondisi itu menjadi sebuah persoalan.

BACA JUGA: 145 Posyandu dapat Bantuan Rp 5 Juta dari Pemprov Kepri

“Ukuran kita bukan berada di bawah nasional, ukuran kita bagaimana ibu hamil bisa melahirkan dengan selamat. Tugas pemerintah menjamin itu,” terangnya.

Meski demikian, kunci keberhasilan untuk menekan angka kematian saat melahirkan juga terletak pada ibu hamil tersebut, karena juga harus menjaga kehamilan.

“Periksa kesehatan secara berkala melalui posyandu dan mengkonsumsi makanan bergizi, tidak harus mahal tapi bisa memilih yang bergizi,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Muhammad Bisri, mengatakan posyandu holistik itu memiliki potensi besar karena mampu menjangkau lebih luas, tidak hanya desa dan kelurahan melainkan hingga rukun warga dan dusun.

Data 2023 jumlah posyandu di Kepri sebanyak 1499 unit, jumlah itu meningkat dari 2022 sebanyak 1467 unit. Dimana sekitar 98,73 persen diantaranya dikategorikan aktif.

“Seiring dengan perkembangan zaman dan reformasi bidang kesehatan, posyandu semakin dirasakan manfaatnya untuk pembangunan kesehatan, maka posyandu harus berbenah diri agar tidak tertinggal,” tambahnya. (*)

Reporter: Peri Irawan

Dewan Keamanan PBB Diminta Lindungi Gaza

0
Kondisi infrastruktur yang hancur di Jalur Gaza akibat serangan Israel. ANTARA/Anadolu

batampos – Wakil Duta Besar Palestina untuk PBB Majed Bamya menyoroti suramnya situasi di Gaza dan meminta Dewan Keamanan (DK) PBB untuk menjunjung tinggi tugasnya dalam menetapkan batas perilaku yang sudah tidak dapat diterima.

“Jika kita memutuskan untuk mengadakan pemakaman setiap hati untuk setiap warga Palestina yang terbunuh dalam delapan bulan terakhir, maka kita membutuhkan waktu 100 tahun untuk memberi penghormatan (terakhir) kepada mereka semua,” kata Bamya di DK PBB pada Rabu (29/5).

Dia mengatakan Israel telah menghancurkan segalanya hingga hampir tiada lagi yang tersisa di Gaza.

“Tetapi masih ada segalanya di Gaza yaitu 2,3 juta orang yang terus-menerus berjuang melawan kematian selama delapan bulan terakhir. Mereka adalah korban, tetapi mereka juga pahlawan karena mereka menolak menyerah pada kematian,” ujarnya.

Meskipun ada tindakan pencegahan yang diperintahkan oleh Mahkamah Internasional (ICJ), Bamya menyebut Israel terus memblokade aliran bantuan kemanusiaan dan melancarkan bom ke para pengungsi Palestina yang tinggal di tenda-tenda di Rafah.

Menurut dia, dunia jelas bisa melihat bahwa tidak ada lagi tempat yang aman di Gaza, di mana anak-anak dibakar hidup-hidup.

“Kapan ini akan cukup? Berapa tingkat kekejaman yang harus dicapai sebelum serangan ini akhirnya diakhiri?” tanya Bamya.

Ia pun menegaskan bahwa Israel telah melanggar setiap batasan perilaku yang ditetapkan seluruh negara di dunia.

“Tidak ada batasan yang diberlakukan secara legal, rasional, dan kemanusiaan yang belum dilewati oleh Israel. Kini Israel melewati batasan yang ditetapkan oleh seluruh dunia di Rafah. Kini menjadi tugas Dewan ini untuk menegakkan batasan itu,” kata Bamya.

“Bagi mereka, warga sipil kami bukan lah warga sipil. Dibandingkan warga sipil mereka, kami bukanlah manusia,” ujarnya, menambahkan.

Dia mempertanyakan keinginan Israel untuk perdamaian dan keamanan bagi negaranya sendiri, tetapi terus memaksakan pendudukan terhadap Palestina.

Apalagi, Israel belum membayar kejahatannya terhadap bangsa Palestina selama 75 tahun terakhir.

“Jika setelah Gaza, setelah genosida, kita tidak memiliki akuntabilitas. Kapan kita akan memilikinya?” kata Bamya.

Wakil Dubes Rusia untuk PBB Anna Evstigneeva mendesak DK PBB untuk terus memberikan tekanan pada Israel serta sekutunya, AS, karena Tel Aviv tampaknya masih akan melanjutkan operasinya di Gaza meskipun tidak mencapai tujuannya.

“Jelas bahwa kita tidak bisa mengharapkan mesin militer Israel menghentikan tindakannya dalam waktu dekat,” kata dia.

Evstigneeva mencatat bahwa tuduhan Israel atas kekerasan seksual dan keterlibatan pegawai badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) dalam serangan 7 Oktober tahun lalu, telah menjadi bumerang dan terbukti tidak berdasar.

Sementara itu, Wakil Dubes AS untuk PBB Robert Wood mencatat bahwa serangan udara Israel dan serangan serupa terhadap warga sipil pada 26 Mei lalu telah merusak “tujuan penting Tel Aviv di Gaza.”

Wood mengatakan AS juga menentang operasi militer besar-besaran di jantung Kota Rafah, yang akan membahayakan sejumlah besar warga sipil.

Menurut dia, ada alternatif yang lebih baik dibandingkan operasi besar Israel yang bertujuan mengalahkan kelompok Palestina, Hamas. Wood pun menyatakan keprihatinan atas terbatasnya jumlah bantuan yang sampai ke Gaza. (*)

Sumber: JP Group

Formasi ASN Kemenag pada 2024 Ditetapkan 110.553

0
ILUSTRASI: Seleksi masuk ASN (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos – Panitia Seleksi Nasional atau Panselnas menetapkan sebanyak 110.553 formasi untuk kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama baik calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Hal itu disampaikan Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto mewakili Tim Panselnas saat menghadiri dan memberikan arahan pada Sosialisasi dan Penyerahan Formasi CASN Kementerian Agama Tahun 2024 di Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (29/5).

Dia menyebutkan bahwa pemerintah menetapkan total kebutuhan CASN tahun 2024 sebesar 2.302.543. Di antaranya terdiri dari 6.027 formasi sekolah kedinasan, 429.183 formasi instansi pusat, dan 1.867.333 formasi pemerintah daerah.

“Dari 429.183 formasi instansi pusat, 110.553 formasi dialokasikan untuk Kementerian Agama baik formasi CPNS maupun CPPPK,” kata Haryomo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Terkait prioritas kebutuhan seleksi CASN tahun ini, dia mengungkapkan akan ada alokasi CPNS khusus Ibu Kota Nusantara atau IKN. Hal ini sebagai upaya menyamaratakan penyebaran ASN agar tidak hanya terpusat di perkotaan tetapi juga di daerah.

Begitu pula Kementerian Agama yang akan membuka formasi khusus tersebut di IKN sebagai upaya mendukung pembangunan dan pengembangan program nasional pemerintah.

Selain itu, di hadapan para pejabat pimpinan tinggi Kementerian Agama, Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, dan Pimpinan Satuan Kerja Kementerian Agama Pusat dan Daerah yang hadir dalam penyerahan formasi tersebut, Haryomo menyinggung target Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, di mana merupakan wujud nyata dalam pelaksanaan program prioritas pembangunan SDM sehingga reformasi birokrasi berdampak akan lebih cepat diwujudkan.

“Meski formasi yang dibuka pada seleksi CASN tahun ini terbilang paling banyak di banding tahun-tahun sebelumnya, namun BKN akan mengoptimalkan 14 titik Kantor Regional BKN dan 16 Unit Penyelenggaraan Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi ASN (UPT) yang tersebar di seluruh Indonesia agar seleksi CASN tahun 2024 dapat terealisasi dengan cepat, tepat, akuntabel dan transparan,” pungkasnya.

Dalam proses rekrutmen CASN tahun ini termasuk tahapan penetapan formasi, Kementerian Agama terus berkoordinasi dengan BKN melalui sistem SIASN untuk menginjeksi data, persiapan pendaftaran di portal SSCASN, dan sistem CAT pelaksanaan seleksi. (*)

Sumber: JP Group