
batampos– Kurang dari 40 hari menjelang lebaran idul adha 2024, para peternak sapi mulai mempersiapkan hewan kurban untuk dijual kepada masyarakat.
Namun hingga sekarang para perernak masih kesulitan untuk mengurus perizinan untuk mendatangkan sapi dari luar daerah ke Tanjungpinang.
Salah seorang pekerja di Kadang Sapi Kilometer (Km) 6 Tanjungpinang, Asep, mengatakan saat ini untuk sapi kurban belum sampai di kadang tempatnya bekerja, diperkirakan baru akan tiba pekan depan sekitar 15 Mei 2024.
Sementara untuk kambing kurban sudah tersedia, namun belum banyak masyarakat yang membelinya.
“Sekarang sapinya belum tiba, sekitar tanggal 15 besok mudah-mudahan sudah datang,” kata Asep saat diwawancarai, Jumat (10/5).
BACA JUGA: Persiapan Kurban, Pemkab Karimun Prioritaskan Peternak Lokal
Dikatakan Asep, saat ini untuk mendatangkan sapi dari Lampung itu masih harus mengurus surat rekomendasi dari Tanjungpinang dan daerah asal tempat sapi didatangkan.
“Masih pakai surat rekomendasi dari Tanjungpinang dan Lampung, belum bisa dikirim langsung seperti dulu,” ujarnya.
Saat ini, dikatakan Asep sudah ada beberapa orang yang mampir ke kadang sapi untuk menanyakan ketersediaan dan harganya.
Ia memperkirakan tahun ini masih akan terjadi kenaikan harga hewan kurban tersebut karena biaya transportsi pengirimanya yang cukup besar dan perjalanan yang jauh untuk sampai ke Tanjungpinang.
“Beberapa orang sudah ada yang tanya-tanya. Tapi kita belum tahu harga pastinya karena hewanya belum sampe, kita belum bisa kasih harga,” ujarnya.
Asep belum bisa memastikan harga terendah sapi saat idul adha 2024 ini , yang jelas sebagai pedoman tahun sebelumnya sapi kurban paling murah dijual di kisaran Rp 19-20 juta per ekor. (*)
Reporter: Peri Irawan









batampos-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinag mencatat temuan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) selama Januari hingga April 2024 sebanyak 24 kasus.