Sabtu, 27 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3502

Dua Koridor Baru Bus Trans Batam Segera Beroperasi, Ini Rutenya

0
1 Bus Trans Batam 1 F Cecep Mulyana scaled e1703941180585
Dua puluh unit Bus Trans Batam pada peluncuran operasionalnya oleh Walikota Batam di Jalan Engku Putri Batamcenter, Jumat (29/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Kepulauan Riau, menargetkan 11 koridor Bus Trans Batam. Ini dilakukan guna menjangkau akses warga setempat dalam penggunaan transportasi umum.

Saat ini, terdapat sembilan koridor atau jalur lintasan Bus Trans Batam. Lalu, dua jalur baru ditargetkan dapat berjalan secepatnya.

Kepala Dishub Batam, Salim mengatakan, penambahan koridor bus berbarengan dengan penambahan beberapa armada baru. Setelah itu, barulah rute-rute ditambah.

“Untuk dua koridor tambahan rutenya Tembesi – Barelang, dan Nongsa – Jodoh,” katanya, Kamis (18/7).

Baca Juga: DPRD Soroti Layanan Bus Trans Batam Belum Efektif Menjangkau Warga Secara Optimal

Ia sengaja memfokuskan penambahan koridor di wilayah tersebut. Maksudnya, agar kebutuhan transportasi umum oleh masyarakat di sana terpenuhi.

“Di Barelang, Tembesi, itu banyak yang menggunakan transportasi umum. Kebutuhannya tinggi. Makanya kami fokuskan penambahan koridor di sana,” ujar Salim.

Armada Bus Trans Batam saat ini ada 20 yang beroperasi setiap harinya. Fasilitas di dalam bus juga semakin baik. Dishub Batam terus memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam, sebelumnya telah menerapkan sistem pembayaran Bus Trans Batam dengan metode Kartu Uang Elektronik (KUE) atau e-money, dalam mendukung mendorong penerapan sistem pembayaran non tunai.

Baca Juga: Kasus Penggelapan Mobil Rental di Batam Terungkap, Pelaku Diproses di POM Lantamal IV

Salim menyebut,untuk mendukung hal tersebut, pihaknya melalui BLUD UPT Pelayanan Jasa Transportasi Dishub Kota Batam menjalin kerja sama dengan sejumlah perbankan, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BCA.

Dengan adanya perjanjian kerja sama tersebut, maka pelayanan pembayaran Bus Trans Batam diharapkan semakin meningkat dan memudahkan masyarakat. Tak cuma itu, hadirnya layanan nontunai ini meningkatkan efektivitas proses pembayaran moda trasnportasi umum Batam itu.

“Di era digital ini hampir semua transaksi menggunakan nontunai. Bus Trans Batam sebagai salah satu fasilitas publik berupaya memberikan pelayanan yang baik,” ujar Salim. (*)

 

Reporter: Arjuna

Pembangunan Pelabuhan Roro Tahap 3 Pulau Paret Segera Dimulai

0
Pelabuhan Roro dan Penumpang di Pulau Paret, Kecamatan Selat Gelam yang hampir siap.

batampos– Kapal Roro KMP Selat Gelam saat ini belum bisa dioperasikan. Hal ini disebabkan pelabuhan roro di Pulau Paret, Kecamatan Selat Gelam belum bisa siap. Namun, rencana persiapan kelanjutan pembangunan di kecamatan baru tersebut sudah dalam proses lelang.

”Tahun ini pelabuhan penumpang dan sekaligus untuk kapal Roro di Pulau Paret, Kecamatan Selat insya Allah selesai. Karena, pembangunannya sudah dikerjakan sebelumnya. Untuk tahun ini hanya pekerjaan tahap 3 dengan nilai sekitar Rp900 juta. Dan, pekerjaannya juga tidak banyak lagi,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Suhaimi kepada Batam Pos, Kamis (18/7).

BACA JUGA: Terminal Tanjungpinang, Meningkatkan Produktivitas dan Pelayanan Kepelabuhanan

Pekerjaan pada tahap 3 ini, lanjutnya, diantaranya pembuatan atap dan slensingan pelabuhan. Diharapkan siapa pun peruisahaan kontraktor yang akan melanjutkan pekerjaan pelabuhan di Pulau Paret nanti bisa selesai tepat wakltu. Karena, bisa digunakan untuk kepentingan dan kemudahan masyarakat.

Menyinggung tentang pelabuhan Roro yang akan dijadikan tempat keliar masuk kapal Roro KMP Selat Gelam, Suhaimi menyebutkan, sudah dilakukan penelitian secara ekonomis bahwa jika menggunakan Pelabuhan Roro Paret Rampak, Kecamatan Meral tidak memberikan nilai ekonomi bagi penumpang yang akan berangkat. ”Kalau pakai Pelabuhan Roro Paret Rampak, maka harga tiket akan mahal, karena jarak tempuh jauh untuk mencapai Pulau Paret,” paparnya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya sudah meminta kepada konsultan untuk coba-coba menghitung biaya penambahan ponton dan juga trestel di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam. Karena, jika menggunakan pelabuhan itu, jarak tempuh dekat karena Pulau Paret ada seberang saja. Jika disetujui, maka akan dianggarkan untuk dibangun pada APBD 2025. (*)

Reporter: Sandi

Asisten Pribadi Prabowo Jabat Wamentan, Ini Profil Sudaryono

0
Sudaryono sebagai Wamentan usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/24). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)

batampos – Presiden melantik tiga wakil menteri di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (18/7). Salah satunya Sudaryono yang diberi tugas menjabat wakil menteri pertanian (wamentan).

Sebelum dilantik, Sudaryono dikenal sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) sekaligus asisten pribadi Presiden RI terpilih Prabowo Subianto. Sudaryono menggantikan posisi Harvick Hasnul Qolbi.

Pelantikan terhadap Sudaryono itu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 45 M Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.

Lantas siapa sebenarnya Sudaryono?

Sudaryono merupakan pria kelahiran Dusun Mangunrejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Saat ini ia aktif sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

Sudaryono juga aktif di beberapa organisasi seperti Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), CEO Garuda TV, CEO PT Indonesian Defense and Security Technologies, dan banyak lagi.

Sudaryono mengaku mendapat pesan khusus dari Prabowo sebelum dirinya resmi dilantik sebagai Wamentan. Orang dekat Prabowo itu mengaku diminta untuk mengurus pangan Indonesia.

“Pesannya pangan adalah kedaulatan negara,” kata Sudaryono di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7).

Asisten pribadi (Aspri) Prabowo itu juga mengaku siap menjalankan tugas sesuai dengan amanah yang diberikan Presiden Jokowi. “Apapun ini tugas, amanah. Jadi kita laksanakan sebaik-baiknya,” ucap Sudaryono.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik tiga wakil menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7).

Mereka ialah Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan. Kemudian, Yuliot yang mengisi posisi baru sebagai Wakil Menteri Investasi, serta Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian menggantikan Harvick Hasnul Qolbi.

Thomas merupakan Bendahara Umum Partai Gerindra sekaligus keponakan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto. Lalu, Sudaryono merupakan Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, dan Yuliot sebelumnya merupakan ASN sebagai Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM. (*)

Wali Kota Batam Menyampaikan Tanggapan, Ranperda APBD-P Ditargetkan Disahkan 24 Juli

0
image0 2 1 e1721354433583
Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam pada hari Kamis (18/7). F.Azis Maulana

batampos – DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna lanjutan yang dihadiri seluruh pimpinan DPRD dengan agenda utama mendengarkan jawaban dari Wali Kota Batam terkait pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD-P Tahun Anggaran 2024, Kamis (18/7).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua III Ahmad Surya ini bertujuan untuk merespons berbagai saran dan pandangan yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi partai politik sebelumnya.

Wakil Ketua III Ahmad Surya membuka rapat dengan menyerahkan palu kepada Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, yang mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Baca Juga: Disdik Batam Larang Sekolah Wajibkan Siswa Beli Buku

Jefridin Hamid membacakan jawaban tertulis dari Wali Kota Batam, yang mencakup berbagai tanggapan terhadap pandangan fraksi-fraksi DPRD.

“Salah satu poin utama dalam jawaban Wali Kota Batam adalah kesepakatan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memaksimalkan pelayanan pajak dan retribusi daerah melalui langkah-langkah seperti uji potensi berkala, penempatan alat rekam, dan pendataan objek pajak baru,” katadia.

Ini sebagai respons terhadap masukan dari Fraksi PDI Perjuangan.Selain itu, Wali Kota juga menanggapi saran untuk meningkatkan realisasi belanja, sejalan dengan pandangan Fraksi Partai Nasdem.

“Pemerintah Kota Batam akan memastikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat aktif dalam merencanakan dan merealisasikan anggaran dengan efektif dan efisien,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Soroti Layanan Bus Trans Batam Belum Efektif Menjangkau Warga Secara Optimal

Masukan lain yang dijawab dengan serius adalah terkait evaluasi tercapainya target pendapatan dalam lima tahun terakhir, sesuai dengan saran dari Fraksi PKS.

Wali Kota berjanji untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap target-target yang ditetapkan, guna memastikan keberlanjutan dan realistisnya.

Tidak hanya itu, dalam menjawab pandangan Fraksi Partai Gerindra, PAN, dan Hanura, Wali Kota Batam menggarisbawahi komitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap petugas parkir di jalan umum serta optimalisasi sistem pembayaran retribusi sampah melalui digitalisasi.

Pada akhirnya, Sekretaris Daerah Jefridin Hamid mengakui bahwa meskipun tanggapan ini mencakup banyak aspek, masih diperlukan pembahasan lebih lanjut secara teknis antara Badan Anggaran DPRD (Banggar) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Baca Juga: PPDB SMA Negeri di Batam Selalu Berpolemik, Ombudsman Beri Dua Opsi

Sementara itu Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto berharap pembahasan teknis di komisi dan Banggar dapat selesai sesuai komitmen bersama.

“Kami harapkan sesuai jadwal tanggal 24 Juli ini bisa selesai pembahasan dan disahkan. Namun itu sangat tergantung pada komitmen bersama baik di Komisi dan Banggar untuk menuntaskan pembahasan sesuai jadwal,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Abdul Azis

Perpanjangan STNK 5 Tahunan Ternyata Bisa Tanpa KTP Pemilik Kendaraan

0
Ilustrasi layanan perpanjangan STNK di kantor Samsat beberapa waktu lalu.

batampos – Sebagaimana diketahui, selama ini masyarakat mengetahui jika saat memperpanjang STNK lima tahunan diperlukan KTP pemilik, baik itu yang asli maupun fotokopi.

Namun ternyata memperpanjang STNK lima tahunan tidak sepenuhnya diwajibkan membawa fotokopi data diri pemilik.

Meskipun begitu, hal ini berlaku hanya dalam kondisi tertentu, yaitu akan mengurus balik nama kepemilikan baru kendaraan tanpa perlu menyertakan KTP pemilik lama, dan jika KTP hilang saat mengurus perpanjangan STNK. Lantas apa saja syaratnya?

Dikutip dari laman Astra Daihatsu, ada sejumlah syarat perpanjangan STNK tanpa menyertakan KTP pemilik, yaitu:

1. Surat STNK dan BPKB asli dan fotokopi.

2. Fotokopi KTP pemilik baru.

3. Kwitansi pembelian kendaraan yang ditandatangani oleh penjual untuk membuktikan bahwa kendaraan tersebut bukan hasil curian.

4. Surat keterangan kehilangan jika saat perpanjangan STNK, pemilik kendaraan sedang kehilangan KTPnya.

Khusus untuk mengurus perpanjangan STNK karena pergantian kepemilikan kendaraan (mengurus balik nama dengan KTP pemilik baru), masih ada langkah-langkah yang harus ditempuh pemilik kendaraan.

1. Mendatangi kantor SAMSAT dan melakukan cek fisik kendaraan

Langkah ini melibatkan petugas SAMSAT untuk mengambil nomor rangka dan mesin kendaraan.

Hasil cek fisik berupa copy-an nomor rangka dan mesin kendaraan akan disatukan dalam sebuah berkas, lalu ikuti arahan petugas SAMSAT untuk menuju loket verifikasi.

2. Mengajukan proses balik nama

Pemilik kendaraan akan diarahkan ke loket untuk verifikasi dokumen yang telah disertakan. Setelah diverifikasi, fotokopi hasil cek fisik untuk proses selanjutnya dan menuju loket pendaftaran balik nama.

Serahkan semua berkas kepada petugas, yaitu fotokopi KTP, BPKB, STNK, kuitansi pembelian, dan hasil tes fisik kendaraan. Setelah proses selesai, semua berkas kecuali STNK asli dan fotokopi akan dikembalikan, dan mendapatkan tanda terima.

3. Proses ganti data BPKB

Langkah selanjutnya adalah mengganti data baru di BPKB. Namun proses ini membutuhkan proses beberapa hari dan tidak bisa sehari jadi. Ikuti saja pengarahan dari petugas SAMSAT karena bisa saja proses di tiap wilayah berbeda-beda.

Berdasarkan pengalaman JawaPos.com, proses pengambilan BPKB baru membutuhkan waktu sekitar 3 bulan dan mengambil di kantor SAMSAT.

Untuk pengambilan STNK baru, prosesnya tidak selama BPKB baru, yaitu dengan mendatangi loket balik nama di SAMSAT sambil membawa tanda terima dan dokumen-dokumen yang dikembalikan, seperti KTP asli, kuitansi pembelian kendaraan, dan dokumen terlampir lainnya.

Jangan lupa siapkan sejumlah dana untuk pengurusan STNK dan balik nama, karena akan dikenakan biaya sesuai dengan ketentuan resmi.

Dikutip dari laman Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), berikut adalah rincian biaya perpanjangan STNK kendaraan roda dua dan roda empat serta pengurusan BPKB, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Republik Indonesia.

• Perpanjang STNK kendaraan motor roda dua atau 3: Rp 100.000

• Perpanjang STNK kendaraan roda 4 atau lebih: Rp 200.000

• Pengesahan STNK kendaraan motor roda 2 atau 3: Rp 25.000

• Pengesahan STNK kendaraan roda 4 atau lebih: Rp 50.000

• Penerbitan TNKB (plat) kendaraan motor roda 2 atau 3: Rp 60.000

• Penerbitan TNKB (plat) kendaraan roda 4 atau lebih: Rp 100.000

• Penerbitan BPKB baru maupun ganti kepemilikan kendaraan motor roda 2 atau 3: Rp 225.000

• Penerbitan BPKB baru maupun ganti kepemilikan kendaraan roda 4 atau lebih: Rp 375.000.

Jadi Jalur Utama Penyelundupan Sabu, Perlu Peningkatan Pengawasan di Perairan Kepri

0
bea cukai gagalkan penyelundupan narkoba 43
BNN bersama Bea Cukai gagalkan penyelundupan 106 kilogram sabu di Perairan Pongkar Karimun. Foto. Bea Cukai untuk Batam Pos.

batampos – Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Kepri, Kombes Bubung Pramiadi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap tersangka penyelundupan sabu seberat 106 kg.

“BNN RI dan BNNP Kepri melakukan joint investigation. Masih dilakukan penyidikan terhadap tersangka,” ujar Bubung kepada Batam Pos, Kamis (18/7).

Bubung menjelaskan penangkapan 3 WN India di Perairan Pongkar, Kabupaten Karimun tersebut dipimpin olehnya. Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut berasal dari Malaysia.

“Barangnya dari Malaysia. Berapa kalinya tersangka membawa sabu masih pemeriksaan,” katanya.

Bubung menjelaskan hingga saat ini Perairan Kepri masih menjadi jalur utama penyelundupan sabu. Sebab, Kepri memiliki banyak pulau untuk transit.

“Pintu masuk dari pulau-pulau sampai ribuan. Sehingga masih terbuka (penyelundupan),” ungkapnya.

Untuk itu, kata Bubung, pihaknya meminta pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk meningkatkan pengawasan di Perairan Kepri.

“Kita tidak punya sarana dan prasarana di laut. Namun, BNN bisa menggerakkan instansi lain,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi (Kabid BKLI) Bea Cukai Batam Evi Oktavia mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan di jalur laut.

“Pengawasan sama seperti yang sudah berjalan. Patroli rutin tetap dilaksanakan,” katanya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Event Lumbak Kayuh Jadi Daya Tarik Wisata Tambelan

0

batampos– Lumbak Kayuh atau lomba mendayung menjadi satu event wisata di Tambelan.

Bahkan, event tahunan ini masuk dalam rangkaian Sail to Tambelan 2024 dalam kegiatan kunjungan Bupati Bintan, Roby Kurniawan di Kecamatan Tambelan, Selasa (16/7/2024).

Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, Lumbak Kayuh merupakan tradisi masyarakat Tambelan yang saat ini menjadi event wisata bahari yang dilaksanakan setiap tahunan.

Para peserta event Lumbak Kayuh sedang bersemangat mendayuh sampannya dengan disaksikan masyarakat Tambelan dari pelantar lingkar Tambelan, Selasa (16/7/2024). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

Dia meminta tradisi ini terus dipertahankan karena menampilkan pesona keindahan Tambelan dan menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung ke Tambelan.

“Lumbak Kayuh memiliki potensi atau daya tarik wisata yang bisa menarik wisatawan lokal maupun mamcanegara untuk datang ke Tambelan,” katanya.

BACA JUGA: Tiba di Tambelan, Roby Langsung Dengarkan Aspirasi Warga Tambelan

Dia berharap ke depan pelaksanaan event Lumbak Kayuh lebih besar lagi.

Event Lumbak kayuh tahun 2024 ini terbagi dalam beberapa kategori.

Kategori 7 orang dijuarai oleh Desa Kampung Hilir, kemudian disusul juara II dari Kelurahan Teluk Sekuni dan juara III dari Desa Kukup. Sedangkan peringkat IV diraih Desa Batu Lepuk dan peringkat V Desa Kampung Melayu.

Untuk kategori 9 orang, juara I diraih oleh Desa Kampung Hilir, juara II Desa Kukup, juara III Kelurahan Teluk Sekuni dan peringkat IV dan V masing-masing diraih Desa Batu Lepuk dan Desa Kampung Melayu.

Kategori 11 orang dimenangkan Desa Kampung Melayu, menyusul juara II dari Kelurahan Teluk Sekuni dan juara III Desa Kampung Hilir, kemudian peringkat IV dari Desa Kukup dan peringkat V dari Desa Batu Lepuk. (*)

 

Reporter: Slamet N

KPK Cegah Tiga Pejabat ASDP dan Satu Pihak Swasta ke Luar Negeri

0
Juru bicara KPK Tessa Mahardika Sugiarto. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui telah mencegah empat pihak ke luar negeri terkait kasus dugaan korupsi di PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Empat pihak yang dicekal bepergian ke luar negeri itu terdiri dari tiga pejabat internal PT ASDP dan satu pihak swasta.

“Tanggal 11 Juli 2024, KPK telah mengeluarkan Surat Keputusan No. 887 tahun 2024 tentang larangan bepergian ke luar negeri. Atas nama empat orang, yaitu satu orang dari pihak swasta sementara tiga lainnya merupakan pihak internal ASDP,” kat Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/7).

Namun, Tessa belum bisa mengungkap identitas empat pihak yang dicegah ke luar negeri tersebut. Juru bicara KPK berlatar belakang penyidik itu hanya membeberkan inisial dari para pihak yang dicekal.

“Yaitu satu orang dari pihak swasta dengan inisial saudara A. Sementara tiga lainnya merupakan pihak internal ASDP, yaitu saudara HMAC, saudara MYH, dan saudara IP,” ungkap Tessa.

Pencegahan terhadap empat pihak itu dilakukan selama enam bulan ke depan, hingga Desember 2024. Hal itu dilakukan, agar para pihak tetap berada di dalam negeri dalam rangka kepentingan penyidikan.

“Larangan bepergian ke luar negeri berlaku untuk enam bulan ke depan,” tegas Tessa.

Dalam proses penyidikan ini, Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu mengakui, telah melakukan upaya paksa penyitaan sejumlah mobil yang terkait dengan perkara dimaksud.

“Ini perkara dengan ASDP sudah melakukan upaya paksa ya. Ada tiga unit mobil dan lain-lain,” ucap Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/7).

KPK telah menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka. Hanya saja, identitas tersangka maupun kontruksi lengkap perkara baru akan diumumkan pada saat dilakukan upaya paksa penahanan.

“Ini baru masuk penyidikan, tapi kita kalau sudah melakukan penyidikan, kita sudah bisa melakukan upaya paksa. Ini mungkin saya tidak bisa terlalu dalam, tetapi betul upaya paksa itu dilakukan dalam kaitannya dengan perkara ASDP,” ujar Asep.

Dalam mengusut kasus ini, KPK juga sudah memanggil dua orang saksi, pada Rabu (17/7) kemarin. Mereka yakni mantan VP Perencanaan Korporasi PT ASDP periode 2021-2022, Alwi Yusuf dan Wing Antariksa yang merupakan Direktur SDM PT ASDP 2017-2019. (*)

34 Ribu Nelayan di Kepri Sudah Tercover BPJS TK

0
BPJS Ketenagakerjaan BP Jamsostek
Ilustrasi. Kartu BPJS Ketenagakerjaan

batampos – Nelayan memiliki risiko tinggi terhadap angka kecelakaan saat bekerja. Apalagi dengan kondisi di tengah lautan yang sulit ditebak.

Di Kepri, sebanyak 34 ribu dari 100 ribu lebih nelayan terlindung jaminan sosial yang dibiayai Pemerintah Provinsi Kepri dan Kabupaten/Kota. Jumlah ini diharapkan bisa lebih ditingkatkan lagi, mengingat tingginya risiko para nelayan saat bekerja.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau Eko Yuyulianda mengatakan dari informasi total nelayan di Kepri sekitar 100 ribu orang. Sekitar 34 ribunya sudah tertanggung BPJS TK.

“Dari 100 ribu nelayan, ada 34 ribu nelayan yang dibayai oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serta pemerintah kota,” kata Eko, kemarin.

Baca Juga: Usulkan 3 Nama, PDI-P Masih Tunggu Rekomendasi Cawako Batam dari DPP

Menurut dia, program perlindungan sosial bagi nelayan ini, dibiayai oleh Pemprov Kepri sebesar 50 persen dan 50 persen laginya dibayarkan oleh pemerintah kota/kabupaten masing-masing.

BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong agar perlindungan bagi pekerja rentan seperti nelayan dan petani terus ditingkatkan hingga seluruhnya masuk dalam program perlindungan.

“Target kami seluruh nelayan yang ada, jadi memang saat ini sudah bekerja sama mudah-mudahan di APBD tahun-tahun berikutnya jumlah anggaran yang dialokasikan untuk membiayai pekerja-pekerja rentan semakin meningkat,” katanya.

Dijelaskannya, jaminan perlindungan yang didapat para nelayan melingkupi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua.

“Mereka mendapatkan dua jenis pelayanan, jaminan kecelakaan kerja dan hari tua,” sebut Eko.

Baca Juga: 3 Perusahaan Batam Menunggak Iuran Jaminan Sosial Rp567 Juta

Salah satu tantangan untuk melindungi seluruh nelayan tersebut, dikarenakan belum semua nelaya teredukasi tentang pentingnya jaminan ketenagakerjaan tersebut, selain itu posisi nelayan tersebut yang tersebar di sejumlah daerah.

“Untuk meningkatan perlindungan kepada nelayan dan petani ini, kami butuh partner, butuh mitra sama insan media yang mensosialisasikan ini, karena memang posisinya itu ada yang di pulau ada yang didaratan tersebar di beberapa daerah Provinsi Kepri,” ujar Eko.

Dibeberkan Eko, pada tahun ini pihaknya tengah fokus meningkatkan kepesertaan di sektor pekerja informal (Bukan Penerima Upah), termasuk juga para pekerja rentan.

Untuk itu pihaknya terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dalam penguatan regulasi dan penganggaran APBD untuk perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Selain perluasan kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan juga fokus dalam melakukan peningkatan kepatuhan para pemberi kerja dalam mendaftarkan pekerjanya sertamembayar iuran.

Dari hasil kolaborasi bersama Kejaksaan dan Kepolisian, BPJS Ketenagakerjaan berhasil memulihkan tunggakan iuran senilai Rp1,42 miliar.

Baca Juga: PKS Komitmen Ikut Bertarung di Pilkada Batam

“Dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan(BPJS), pemerintah mewajibkan pemberi kerja untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya sebagai peserta Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Oleh karena itu kami mendorong peningkatan kepatuhan pemberi kerja terhadap kewajiban mereka dalam menyelenggarakan program jaminan sosial ketenagakerjaan,” tegas Eko.

Berbagai upaya yang dilakukan ini merupakan bentuk negara hadir untuk menjamin seluruh pekerja terlindungi sehingga bisa mendapatkan berbagai manfaat yang mampu menjamin para pekerja aman dalam bekerja dan memiliki hidup yang sejahtera.

Sejalan dengan itu dari sisi pelayanan, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan 63 ribu klaim untuk seluruh pekerja di wilayah Sumbar-Riau dengan total nominal manfaat mencapai lebih dari Rp1 triliun untuk 5 program perlindungan yang terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) danJaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). (*)

 

Reporter: Yashinta

KPK Buka Peluang Usut Perintangan Penyidikan Kasus Harun Masiku

0
Juru bicara KPK Tessa Mahardika Sugiarto saat wawancara dengan awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (19/6). (Foto: Ridwan)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui membuka peluang untuk menyidik dugaan obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus suap yang menjerat mantan caleg PDI Perjuangan Harun Masiku. Hal itu didalami saat tim penyidik memeriksa mantan istri terpidana Saeful Bahri, Dona Berisa.

Diketahui, Saeful Bahri merupakan mantan kader PDIP yang telah menjadi terpidana kasus suap penetapan pergantian antarwaktu (PAW) DPR RI yang menjerat Harun Masiku.

“Peluang untuk membuka penyidikan baru terkait dengan dugaan obstruction of justice,” kata juru bicaea KPK, Tessa Mahardhika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/7).

Dalam proses pemeriksaan itu, tim penyidik juga mencecar Dona Berisa terkait pengetahuannya soal keberadaan Harun Masiku yang buron sejak awal 2020 lalu. Sebab, hingga kini KPK belum mampu menangkap Harun Masiku.

“Penyidik mendalami terkait dengan pengetahuan keberadaan HM (Harun Masiku),” ucap Tessa.

Dalam mencari Harun Masiku, KPK telah memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto pada Senin (10/6). Saat itu, KPK telah menyita handphone dan buku catatan milik Hasto. Selain itu, KPK juga telah memeriksa staf Hasto, Kusnadi pada Rabu (19/6).

Tessa menekankan, tim penyidik terus bekerja mengusut kasus suap penetapan PAW anggota DPR dan memburu keberadaan Harun Masiku yang buron sejak 2020 lalu.

“Saya pikir itu nanti kita serahkan kepada penyidik ya untuk bagaimana prosesnya, strateginya, taktiknya, kembali lagi kita berharap sebagaimana harapan pimpinan KPK Pak Alex Marwata untuk tersangka HM bisa segera ditemukan,” pungkas Tessa. (*)