Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 3505

Lapas Batam Tampung 57 Terpidana Hukuman Berat, Didominasi Kasus Narkoba

0
lapas barelang
Ilustrasi. Warga mengunjungi kerabatnya yang menjadi warga binaan di Lapas Barelang. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Warga binaan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam sebanyak 1.001 orang pada pekan ini. 52 orang diantaranya adalah terpidana hukuman berat.

Kalapas Batam Heri Kusrita menjelaskan terpidana hukuman berat ini terdiri dari 46 orang terpidana hukuman seumur hidup dan 11 orang terpidana hukuman mati.

“Seperti biasa kasus narkoba masih mendominasi di sini. Kebanyakan warga binaan ini yang tersandung kasus narkoba, baik yang hukuman biasa ataupun hukuman berat, semua didominasi kasus narkoba, ” ujar Heri.

Dari seribuan total warga ini, sebanyak 46 orang diantaranya adalah warga negara asing. “Sama untuk WNA ini juga kebanyakan kasus narkoba dan beberapa diantaranya masuk hukuman berat, ” kata Heri.

Seluruh warga binaan yang ada mendapatkan hak pelayanan yang sama sebagaimana diatur dalam undang-undang Pemasyarakatan.

“Hak pelayanan berlaku sama rata ke semua warga binaan sesuai aturan yang berlaku. Program pembinaan juga kita maksimalkan. Jumlah warga binaan yang over kapasitas juga mengharuskan kita untuk mengutamakan pendekatan persuasif agar semua yang ada di dalam sini merasa nyaman dan tidak bergejolak, ” kata Heri.

Ya warga Binaan yang menghuni Lapas Batam saat ini sudah jauh melebihi daya tampung ideal Lapas. Lapas Batam yang masuk kelas IIA ini daya tampung idealnya diangka 400 an orang. Jumlah yang ada saat ini sudah over kapasitas, sehingga perlu memiliki teknik khusus untuk tetap menjaga situasi di dalam tetap aman dan tertib.

Petugas dituntut memiliki kemampuan yang lebih dalam hal membina ataupun membimbing warga binaan. Pendekatan persuasif sangat diperlukan agar warga binaan tetap merasa nyaman dengan program pembinaan yang ada.

“Makanya kita sering lakukan pelatihan, bimbingan teknis dan lain sebagainya agar pegawai juga bisa mengatasi situasi lapas yang saat ini memang sudah over kapasitas, ” kata Heri. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Masrur Amin Dukung Penuh Akhmad Rosano Jadi Ketua BPW KKSS Kepri

0
49a9f943 453d 4bef 87b3 631027d57c72
Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Batam, H. Masrur Amin. Foto: Yulitavia/ Batam Pos

batampos – Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Batam, H. Masrur Amin mendukung penuh langkah Wakil Ketua KKSS Batam, Akhmad Rosano yang akan bertarung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IV BPW KKSS Kepri 2024 yang akan dilaksanakan di Tanjungpinang, Sabtu (25/5/2024) mendatang.

Dalam Muswil ini nantinya akan digelar pemilihan Ketua BPW KKSS Kepri masa periode 2024-2029 BPW KKSS Kepri. Masrur Amin menilai, keputusan mendukung Akhmad Rosano sendiri tidak lepas dari perannya saat ini yang sangat aktif di kepengurusan BPD KKSS Batam.

“Dimana kita ketahui bahwa Rosano sebagai pendamping saya di kepengurusan. Sangat aktif sekali, terutama dalam menggelar berbagai kegiatan yang berlandaskan silaturahmi,” terangnya ditemui di kawasan Batam Center, Selasa (21/5).

Masrur menilai beragam program yang dihadirkan oleh kepengurusan nya saat ini, yang dibantu oleh Akhmad Rosano. Tidak terlepas dari sosok pengusaha yang melekat padanya.

“Rosano adalah sosok yang mampu menyelesaikan masalah internal ataupun eksternal organisasi, namun dengan cara yang elegan dan persuasif. Keputusan ini juga didukung oleh seluruh pengurus. Kami dari Batam, lama berdiskusi mengenai siapa yang akan kami dukung dalam Muswil nanti. Dan akhirnya dukungan itu untuk saudara kita Rosano,” lanjutnya.

Perannya sebagai salah satu Wakil Ketua di BPD KKSS Batam, juga dapat dilihat dari pengembangan BPC KKSS di Batam, serta manfaat yang telah dirasakan oleh para perantau dan warga keturunan Sulawesi Selatan di Kota Batam.

Beragam penyelesaian masalah sosial yang dihadapi oleh para anggota BPD KKSS Batam, juga dinilai sangat cepat dilakukan oleh Rosano sebagai Wakil Ketua KKSS Batam.

“Masalah sosial kemasyarakatan apakah itu sakit, berkelahi, pulang kampung dan lain sebagainya kita sebagai Ketua dan Wakil Ketua, selalu berkolaborasi cepat dengan para pengurus lain. Hal ini kemudian membuat respon yang cepat dari kami, untuk saling memberikan support dukungan moril dan materil kepada warga kita,” terangnya.

Rosano juga dinilai tidak hanya memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Namun juga kepada elemen masyarakat lain, tanpa memandang suku dan RAS. Selain tipikal petarung yang dimiliki Rosano, Rosano juga mampu dalam menghadapi setiap masalah.

“Rosano juga bukan hanya memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Namun kepada masyarakat suku lain pun Rosano sangat peduli. Program-program yang dimiliki Rosano untuk KKSS Kepri kedepan sangatlah baik. Tidak ada alasan untuk kita tidak mendukung penuh beliau. Rosano mau berkorban demi organisasi dan punya jariangan yang bagus. Baik di daerah maupun ke pusat, jiwa sosial sangat tinggi,” katanya.

Bahkan dalam memperjuangkan keadilan ketika meninggalnya mantan Ketua KKSS Batam, H. Permata, Akhmad Rosano selalu terdepan dalam barisan itu.

“Ketika itu, Rosano juga paling di depan memperjuangkan itu. Itulah bentuk kesetiakawanan nya. Ketika ada yang tertindas. Pasti di depan. Tentu KKSS Kepri butuh orang seperti Rosano. Yang bisa mengayomi, memberikan perhatian lebih dan mendorong keaktifan semua BPD-BPD KKSS yang ada di Kabupaten-Kota yang ada di Kepri,” jelasnya.

Untuk itu, Masrur Amin dan jajaran pengurus BPD KKSS Kota Batam akan mengawal Muswil BPW KKSS Kepri berjalan dengan baik, benar dan transparan.

“Saya dan pengurus lainnya siap berangkat mendampingi Rosano menjadi Calon Ketua BPW KKSS Kepri dan siap mengawal Muswil tersebut. Agar berjalan dengan baik dan benar sesuai AD/ART dan Peraturan Organisasi,” tegasnya.

“Intinya, dorongan kita semua ini kepada Rosano. Tak lain tak bukan, kita ingin BPW KKSS Kepri bisa benar-benar aktif dan dirasakan keberadaannya di semua BPD-BPD KKSS di Kabupaten Kota. Di bawah kepemimpinan Rosano, kita yakin. KKSS akan sangat luar biasa di Kepri,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yulitavia

PLTU Tanjungkasam Disambangi Mahasiswa

0
WhatsApp Image 2024 05 21 at 12.12.19
Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT TJK Power, Ahmad Baihaqi Basyarah (Kanan) bersama Direktur Operasi PT TJK Power, Sun Guangzhuo (Kiri) menerima perwakilan dari mahasiswa Universitas Politeknik Batam dalam rangka program Company Public Open Day yang digelar PT TJK Power hari ini, Senin (20/5). F PT TJK untuk Batam Pos.

batampos – PLTU Tanjungkasam disambangi oleh mahasiswa dari Politeknik Batam. Ada sebanyak 40 orang mahasiswa datang, dalam rangka program Company Public Open Day. PLTU Tanjungkasam yang di bawah pengelolaan PT TJK Power menyambut baik kedatangan para mahasiswa tersebut.

Para mahasiswa itu mendapatkan gambaran mengenai cara kerja dan sistem teknologi pembangkit listrik tenaga uang (PLTU).

“Suatu kehormatan untuk kami membagikan pengetahuan tentang teknologi pembangkitan tenaga listrik kepada perguruan tinggi. Kami berharap berharap melalui kunjungan lapangan (company visit) ini mahasiswa mendapat gambaran praktis dalam proses pembangkitan listrik, mulai dari tahapan sumber energi hingga distribusi,” kata Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT TJK Power, Ahmad Baihaqi Basyarah.

Ia menjelaskan, bahwa PLTU Tanjungkasam memiliki kapasitas 2×65 MW. PT TJK Power sudah mengelola PLTU ini sejak 2012 silam. PLTU Tanjungkasam adalah salah satu pemasok listrik terbesar di Batam.

Baca Juga: PT TJK Power Bersama Batam Pos Berbagi Iftar Ramadhan di Kampung Teluk Nipah

Baihaqi mengatakan, PTLU Tanjungkasam rata-rata memasok listrik di atas 85% (availabilityfactor/AF) kepada PT PLN Batam hingga saat ini. Saat ini TJK Power memiliki 278 karyawan, dimana lebih dari 70%-nya berasal dari karyawan lokal dan putra daerah, bahkan ada juga yang berasal dari Universitas Politeknik Batam.

“Kami menyadari bahwa dunia industri dan akademis adalah dua dunia yang saling membutuhkan. Kami berharap company visit ini dapat memberikan gambaran hingga nantinya melahirkan talenta-talenta yang dapat memberikan inovasi-inovasi baru, yang dapat membantu industri serta mengembangkan teknologi di sektor pembangkitan tenaga listrik untuk mendukung dan mengawal pertumbuhan perekonomian di Batam,” ujar Baihaqi.

Ia mengatakan, PT TJK berkomitmen akan selalu meningkatkan kualitas pendidikan di area operasional perusahaan.

Sebagai tambahan informasi, PT TJK Power merupakan sebuah perusahaan penyedia tenaga listrik swasta berbahan bakar batu bara berkapasitas 2×65 MW yang berada di Tanjung Kasam, Batam.

Dibangun di areal seluas 32 hektar pada kawasan pantai, PLTU ini juga mempunyai dermaga sendiri untuk menampung pasokan batubaranya. Saat ini, PLTU yang mulai beroperasi sejak tahun 2012 tersebut mempunyai peran yang cukup signifikan dalam menyuplai kebutuhan listrik untuk masyarakat Batam dan sekitarnya. (*)

Mempertajam Kompetensi, 40 Pegawai Lapas Ikut Pelatihan Teknis

0
9924e859 81a9 4829 ab38 744a3c162b02 scaled
Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam yang mengikuti pelatihan teknis Pemasyarakatan. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam ikuti pelatihan teknisi Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kepri. Ada 40 pegawai yang ikut dalam program peningkatan kompetensi pegawai pemasyarakatan ini.

Kalapas Batam Hari Kusrita sebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan manajerial pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari di lapas dan rutan. Praktik kerja lapangan (PKL) menjadi bagian penting dalam pelatihan ini.

“Selama dua pekan praktik kerja lapangan, latihan kerja, dan kegiatan kerja produksi. Dalam pelatihan ini, peserta diajak untuk terjun langsung dalam berbagai aspek operasional Lapas Batam, termasuk pengawasan keamanan, manajemen narapidana, serta pelaksanaan program rehabilitasi dan reintegrasi sosial, ” ujar Harim

PKL ini diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata dan meningkatkan pemahaman peserta tentang dinamika kerja di lapangan. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah kegiatan kerja produksi.

“Di sini, pegawai pemasyarakatan dilibatkan dalam pengelolaan unit produksi yang ada di Lapas Batam, seperti pembuatan kerajinan tangan dan pengolahan makanan. Mereka belajar tentang proses produksi, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran produk, ” terang Heri.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis pegawai serta memberikan wawasan tentang pentingnya program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Dengan adanya pelatihan teknis pemasyarakatan, latihan kerja, dan kegiatan kerja produksi ini, diharapkan pegawai pemasyarakatan di Kepulauan Riau dapat lebih kompeten dan siap dalam menjalankan tugasnya, serta mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada warga binaan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

BPN Batam Buka Pelayanan Pendaftaran Sertifikat Tanah Elektronik

0
IMG 1862 scaled
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyerahkan sertifikat tanah elektronik kepada salah seorang warga, Senin (20/5/2024) di Kantor BP Batam. Foto: Yulitavia/ Batam Pos

batampos – Badan Pertanahan Nasional Kota Batam barusan meluncurkan sertifikat tanah elektronik. Aset pemerintah, pegawai, dan beberapa masyarakat menjadi percontohan di tahap awal ini.

Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri, Sri Pronoto menyampaikan sertifikat tanah menjadi barang yang penting sebagai bukti hak kepemilikan atas tanah untuk memperoleh kepastian dan perlindungan hukum.

Dalam perkembangannya, bentuk sertifikat kini tidak hanya berbentuk fisik, namun dapat berbentuk e-sertifikat atau sertifikat elektronik.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah meluncurkan sebuah aplikasi bernama “Sentuh Tanahku” untuk mempermudah akses pelayanan dalam membuat sertifikat tanah secara online.

“Pembuatan aplikasi ini dirancang dalam rangka membantu masyarakat untuk mengakses informasi tentang pertanahan dengan mudah,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Toto menjelaskan dalam prosedur membuat sertifikat tanah, pemohon tetap perlu mendatangi kantor BPN setempat untuk mengurus berkas. Jangka pelayanan pembuatan sertifikat tanah terhitung 18 hari kerja sejak permohonan diajukan.

“Saya mengajak masyarakat yang sudah memiliki sertifikat tanah untuk menyukseskan program sertifikat tanah elektronik di Batam,” ajaknya.

Berdasarkan halaman Kementerian ATR/BPN beberapa syarat dan dokumen yang harus disiapkan dalam mengajukan sertifikat tanah elektronik.

Berikut dokumen persyaratan yang perlu dilengkapi untuk mengajukan pemberian sertifikat tanah hak milik perseorangan:

Mengambil formulir permohonan di Kantor BPN terdekat dan ditandatangani pemohon atau kuasanya diatas materai cukup
Surat kuasa apabila dikuasakan.

Menyiapkan berkas asli dan fotokopi identitas pemohon (KTP dan KK) serta kuasa apabila dikuasakan

Berkas asli dan fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum. Bukti asli perolehan tanah. Fotokopi KTP dan para pihak penjual-pembeli, dan atau kuasanya.

Izin pemindahan hak apabila di dalam sertifikat atau keputusannya dicantumkan tanda yang menyatakan bahwa hak tersebut hanya boleh dipindahtangankan jika telah diperoleh izin dari instansi yang berwenang.

Berikutnya, Fotokopi Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahunan yang sedang berjalan.

Nantinya, berkas ini akan dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket.

Sesuai dengan Pasal 6 Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang Bpn 1/2021 Tentang Sertifikat Elektronik, seluruh sertifikat yang diterbitkan untuk pendaftaran tanah pertama kali akan diterbitkan dalam bentuk sertifikat elektronik atau Sertifikat-el. Hal ini juga berlaku untuk penggantian Sertifikat menjadi Sertifikat-el untuk tanah yang sudah terdaftar. (*)

Reporter: Yulitavia

Layani Rute Karimun-Bengkalis, KMP Senangin Gantikan KMP Tandeman

0
Kapal roro yang mengangkut pemudik dari Karimun menuju Riau Daratan

batampos– Masyarakat Karimun yang akan bepergian menggunakan anggota kapal roll on roll off (Roro) KMP Tandeman dari Pelabuhan Parit Rampak, Tanjungbalai Karmun ke Sei Selari, Bengkalis untuk sementara tidak bisa melayani penumpang. Namun, jangan khawatir ada kapal pengganti, Yakni KMP Senangin yang biasa melayani penumpang tujuan ke Pulau Kundur.

”KMP Tandeman tidka beroperasi disebabkan memang sudah jadwalnya untuk naik dok. Diperkirakan 20 hari ke depan baru selesai. Sehingga, agar tidak terjadi kekosongan trip, maka kita menyurati pihak ASDP agar ada kapal pengganti dan kita minta KMP Senangin untuk mengisi trip tujuan ke Sei Selari, Bengkalis,” ujar Kepala UPT Parit Rampak Dishub Kabupaten Karimun, Purnama, Senin (20/5).

BACA JUGA: Antisipasi Libur Panjang, ASDP Tambah Satu Kapal RoRo Lintasan Tanjunguban-Telagapunggur

Dengan adanya kapal Roro pengganti, katanya, maka pihaknya tetap bisa melayani penumpang yang akan berangkat tujuan ke Riau melalui Pelabuhan Sei Selari, Bengkalis. Hanya saja, memang untuk jumlah muatan, KMP Senangin lebih sedikit dibandingkan dengan KMP Tandeman. Tapi, perbedaannya sedikit sekali.

”Jika KMP Tandeman bisa membawa 35 unit mobil, maka KMP Senangin hanya bisa membawa 30 unit saja. Perbedaan ini tidak masalah, karena jumlah penumpang tidak sepadat saat menjelang hari raya lalu. Kemudian, untuk jadwal keberangkatan juga tidak ada perubahan. Yakni, setiap Rabu malam berangkat dari Parit Rampak ke Sei Selari. Dan, perlu diketahui bahwa KMP Senangin juga melayari Batam tujuan Tungkal,” paparnya.

Dikatakannya, melihat jadwal keberangkatan KMP Senangin pada Rabu malam diprediksi jumlah penumpang akan meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Mengingat libur panjang keesokan harinya, Kamis (23/5). Jika ada peningkatan, dia berkeyakinan jumlah penumpang orang dan kendaraan akan dapat terangkut. (*)

Reporter: Sandi P

Kasus Curanmor di Batam Cukup Tinggi, Polisi Minta Tingkatkan Kewaspadaan

0
image1 3 scaled e1716225328834
Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri menunjukkan empat tersangka curanmor dan puluhan sepeda motor matik yang berhasil diamankan saat konfrensi pers, Senin (20/5). Foto: Azis Maulana/ Batam Pos

batampos – Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di kota Batam cukup tinggi, jajaran Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri meminta pemilik kendaraan meningkatkan kewaspadaan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes pol Adip Rojikan. Dia mengatakan, tingkat pencurian kendaraan bermotor di kota Batam cukup tinggi. Sehingga membutuhkan kewaspadaan kepada pemilik sepeda motor.

“Pengungkapan yang kami lakukan ini sebagai bukti untuk penindakan tindak kejahatan curanmor menjadi atensi bersama, setelah dari penyelidikan baik itu dari media sosial dan kamera cctv para pelaku berhasil ditangkap,” kata dia, Selasa (21/5).

Terungkapnya 36 motor jenis matik yang dilakukan oleh dua pelaku spesialis curanmor menjadi perhatian bersama, saat melakukan aksi pelaku menggunakan modus menggunakan jaket driver ojek online untuk memasuki komplek perumahan dan pertokoan.

“Mereka ini mengamati kendaraan yang terparkir tapi tidak terkunci dengan sempurna dan mengambil kendaraan tersebut kemudian dijual mulai diharga Rp 2 juta” jelasnya.

Pelaku menarget kendaraan sepeda motor yang mudah dijual ke masyarakat. “Namun sebelum mereka menjual kami sudah langsung mengamankan,” kata Adip.

Adip memastikan kendaraan yang dicuri oleh pelaku belum sampai ke tangan pembeli sebab saat penangkapan barang bukti masih tersimpan di tempat penyimpanan para pelaku.

Barang bukti yang diamankan saat ini ada 34 unit yang belum diketahui pemiliknya. Pihaknya meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor untuk bisa melaporkan ke Ditreskrimum Polda Kepri dengan membawa surat kendaraan yang lengkap.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor nya bisa langsung ke Polda Kepri dengan membawa surat kendaraan yang lengkap,” tutupnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

DPD REI Khusus Batam Dukung Penerapan Sertifikat Elektronik

0
Robinson Tan
Ketua DPD REI Khusus Batam, Robinson Tan

batampos – DPD Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam mendukung penuh penerapan sertifkat elektronik oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam. Ketua DPD REI Khusus Batam, Robinson Tan menyampaikan pada umumnya investor membutuhkan kemudahan, dan penyederhanaan yang bisa memberikan rasa nyaman, dan efisien dalam pelaksanaan suatu sistem.

Begitu juga dengan developer di kota Batam ini. Sertifikat elektronik bertujuan untuk menyederhanakan berkas yang tadinya terdiri dari beberapa lembar, sekarang menjadi satu lembar.

Tidak saja itu, menurut penjelasan dari BPN disampaikan, pemilik sertifikat tidak saja dapat satu lembar sertifikat fisik, melainkan juga ada data digital yang hanya diketahui oleh pemilik sertifikat.

Baca Juga: BMKG: Waspada Banjir Rob di Kepri

“Kami sangat mendukung. Apalagi kalau itu digitalisasi. Kalau sertifkat fisik hilang atau rusak, kami tidak perlu repot lagi urus sana-sini. Karena sudah memiliki softcopynya. Nanti tinggal datang ke BPN lapor, dan minta dicetak. Saya rasa ini adalah inovasi yang bagus,” ujarnya.

Sebagai tokoh pengembang di Batam, Robinson mengungkapkan segala sesuatu kebijakan asal sesuai dengan aturan akan sangat didukung. Untuk itu, ia berharap menyampaikan informasi dan sosialisasi juga harus terus dilakukan.

“Tujuannya agar semua pemilik sertifikat aware akan milik mereka. BPN memilki tujuan yang baik dalam pengarsipan dokumen pertanahan. Saya rasa kalau selembar namun detail informasi jelas, dan tidak mengubah apa yang menjadi hak dari Pemiliki dokumen baik itu tanah maupun bangunan saya tidak ada masalah. Sudah pasti kami mendukung,” ujarnya.

Robinson berharap program ini bisa mendukung Batam menjadi kota pintar atau smart city. Karena sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura, dan Malaysia, Batam harus punya sesuatu yang memudahkan, karena itu diinginkan investor.

Baca Juga: Luthfillah dan Nikeisha, Encik dan Puan Kota Batam 2024

“Mereka sampaikan, alasan Batam dipilih sebagai lokus penerapan sertifkat elektronik adalah, Batam sebagai kita investasi. Mari kita support program ini. Saya juga mengajak developer untuk ikut menyukseskan program ini,” ajaknya.

Pengusaha atau developer menilai sertifikat tanah elektronik ini lebih efesien. Baik dalam penyimpanannya, pengarsipannya dan kemudahannya.

“Sertifikat elektronik ini aman melindungi aset-aset kita yang selama ini kita jaga bener. Biasa kita simpan di brankas,” katanya.

Penerapan sertifkat elektronik ini merupakan program pemerintah Dalam rangka implementasi Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional nomor 3 tahun 2023 Tentang Penerbitan dokumen elektronik, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam mulai menerapkan sertifikat tanah elektronik pada tahun ini. Penerapan ini akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Bisa Langsung Buat Resume & Cara Interview Kerja di Batam Career & Education Expo 2024

Kepala BPN Kota Batam Deni Prasetyo mengatakan terhitung sejak tanggal 13 Mei 2024 Kantah Kota Batam telah melakukan penerbitan sertifikat tanah elektronik secara mandiri. Ada sebanyak 206 sertifikat tanah elektronik yang diserahkan.

“Di antaranya adalah aset pemerintah Kota Batam yaitu Masjid Agung Batam dan Dataran Engku Putri, aset BP Batam yaitu Pelabuhan Telaga Punggur dan Guess House Sekupang, serta sertifikat tanah elektronik atas nama masyarakat,” kata Deni.

Pada kesempatan ini, BPN Kota Batam sekaligus menyebarluaskan informasi terkait sertifikat tanah elektronik kepada masyarakat Kota Batam agar terwujudnya implementasi inovasi atau terobosan Kementerian ATR/BPN untuk menjaga keamanan hak atas tanah masyarakat Kota Batam.

Kepala Kanwil Kementerian ATR/BPN Kepri Sri Pranoto mengatakan dengan mengimplementasikan sertifikat elektronik merupakan salah satu upaya melakukan peningkatan kualitas layanan pertanahan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, ini tidak mengubah atau menghilangkan sertifikat lama tapi mengubah bentuk saja. Dari beberapa lembar menjadi selembar saja,” kata Sri Pranoto.

Selain itu, implementasi sertifikat elektronik, yaitu mengurangi adanya pelayanan tatap muka dengan pemohon.

“Kemudian terjadinya adanya pungutan pungutan itu tidak ada, karena kita enggak perlu tatap muka lagi ke depan seperti itu. Kami inginkan kepada masyarakat kalau yang akan mengubah sertifikat lamanya bisa hadir ke kantor pertanahan untuk kita ganti menjadi selembar,” kata dia.  (*)

BMKG: Waspada Banjir Rob di Kepri

0
rob
Ilustrasi banjir rob. Deburan ombak disertai angin terlihat di pantai Payung Batubesar Nongsa. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memerikan peringatan dini untuk banjir rob atau banjir pesisir di wilayah Kepualauan Riau diperkirakan terjadi hingga 30 Mei 2024. Adapun kota dan kabupaten yang bakal berpotensi terdampak seperti Batam, Karimun dan Lingga.

Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim, Ramlan, menyebutkan fenomena ini akibat adanya fase bulan purnama pada 23 Mei besok sehingga berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut secara maksimum yang menimbulkan banjir rob.

“Untuk kota Batam daerah yang terdampak seperti Batuaji, Batuampar, Sekupang, Nongsa dan sekitar,” ujarnya, Selasa (21/5).

Sementara untuk kabupaten Lingga wilayah yang berpotensi terdampak seperti Singkep Barat, Singkep Pesisir dan Senayang. Untuk kabupaten Karimun wilayah yang terdampak seperti Kundur Barat, Meral dan sekitarnya. Mengenai dampak ia menyampaikan tentu dapat mengganggu aktivitas bongkar muat pelabuhan hingga transportasi laut dan nelayan pesisir.

“Wilayah tersebut berpotensi terdampak banjir rob maka bagi masyarakat yang beraktivitas di pesisir diharapkan selalu berhati-hati,” katadia .

Dari monitor BMKG terjadinya perlambatan kecepatan angin, kondisi atmosfer yang relatif labil, serta kelembapan udara atas yang basah di wilayah Kepulauan Riau mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.

“Secara umum kondisi cuaca beberapa hari kedepan diprakirakan berpotensi terjadi hujan disertai kilat dan angin kencang,” jelasnya.

Tak hanya Batam, kota-kota lainnya di Kepri seperti Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga dan Natuna pada pagi hingga siang ,malam hari dan dinihari.

Tidak hanya potensi hujan lebat, potensi ketinggian gelombang yang mencapai 1,25 meter di wilayah Natuna juga patut diwaspadai.

“Kami menghimbau agar nelayan selalu waspada dan memantau perkembangan cuaca sebelum turun melaut,” tutupnya.(*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

ASN Kanwil Kemenkumham Kepri Mendadak Dites Urine

0
ASN Kanwil Kemenkumham Kepri antre untuk tes urine, Senin (20/5). f. peri

batampos-Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kepri mendadak lakukan tes urine terhadap jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Kepri, Kaswo, mengatakan tes urine tersebut mendadak dilaksanakan tanpa sepengetahuan para ASN.

Setelah pelaksanaan upacara hari kebangkitan nasional (Harkitnas) ASN diminta berkumpul di ruangan lantai II.

“Memang tak kita kasih tahu sebelumnya, abis upacara tadi kita suruh ke lantai II, kita bilang sarapan bersama,” kata Kaswo, Senin (20/5).

Kaswo menyebut jumlah ASN yang dites urine sekitar 100 orang dan calon ASN 20 orang, semuanya wajib mengikuti pemeriksaan urine tanpa terkecuali.

BACA JUGA: BNN Periksa Urine Kapten dan Kru Kapal

“Salah satu upaya untuk pencegaahan dan pengawasan penggunaan narkotika oleh pegawai kita,” ujarnya.

Pemeriksaan itu secara rutin dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun sebagai bentuk komitmen bersama. Sejauh ini di lingkungan Kanwil Kemenkumham Kepri belum ditemukan ASN yang positif menggunakan narkotika dalam pemeriksaan tes urine.

“Kita berharap kantor UPT di bawah Kemenkumham Kepri juga ikut melaksanaan pemeriksaan urine,” sebutnya.

Salah seoran ASN di Kanwil Kemenkumham Kepri, Wenni, mengaku kaget dengan pelaksanaan tes urine yang dilaksanakan, karena memang tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

“Kita disuruh kumpul di lantai II aja, kirain sarapan bersama, ternyata tes urine. Tapi nggak khawatir juga karena saya nggak menggunakan barang begituan,” ujar Wenni.

Menurutnya pemeriksaan urine itu bagus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mencegah penggunaan narkotika oleh pegawai. (*)

Reporter: Peri Irawan