Senin, 1 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3529

Kepala BP Batam Buka Kejurnas Road Race and Mountain Bike 2024

0

sepeda 1batampos – Kepala BP Batam/Walikota Batam Muhammad Rudi secara resmi membuka dan menyambut positif Kejurnas Road Race and Mountain Bike 2024, di Nuvasa Bay, pada Kamis (20/6/2024).

Muhammad Rudi membuka Kejuaraan Nasional yang berlangsung mulai 20 – 30 Juni 2024 di Batam, Kepulauan Riau dan diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.

Ia bersama dengan Luhur Dewantoro Tenaga Ahli Menteri mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga; Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) juga sebagai Senior Vice President Asian Cycling Confederation (ACC) dan ASEAN Cycling Federation Advisor; Jadi Rajagukguk selaku Ketua Kadin Batam juga sebagai Exco NOC Indonesia; serta Jajaran Forkopimda Kota Batam.

Pembukaan simbolis dilakukan dengan pelepasan peserta Road Race Individual Time Trial (ITT) kategori Women Under 23, dengan menggunakan bendera.

Kepala BP Batam/Walikota Batam Muhammad Rudi menyambut dengan hangat event olahraga nasional dapat digelar di Batam.

“Saya sangat berterima kasih Kejurnas ini dilaksanakan di Batam. kami siap untuk membantu semua kegiatan nasional yang ada di Kota Batam ini.” Kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi berharap bahwa event-event serupa dapat terus diselenggarakan di Batam.

Ia optimis dengan kondisi infrastruktur Batam yang mumpuni saat ini, maka event nasional dapat secara rutin diselenggarakan di Batam dengan aman nyaman.

“Kami terus mengembangkan infrastruktur Batam. Mulai dari jalan dengan 6 lajur, kemudian Pembangunan Terminal II kita bangun, kita harapkan 2 tahun ke depan Bandara Terminal II akan mampu menampung 2 juta orang di Bandara. Sehingga event-event besar dapat kita sukseskan di Batam.” Kata Rudi optimis.

Ia pun menjabarkan sejumlah proyek yang tengah dibangun akan semakin menyolek Batam menjadi salah satu Kota Terindah di Indonesia.

“Sehingga kami mengajak ayok buat event di Batam. Jalan sudah bagus, infrastruktur modern, semua fasilitas ada, jika event nasional dan internasional masuk, maka investasi pun bisa masuk. Selamat menikmati Pesona Batam Kota Baru.” tutup Muhammad Rudi mendapat tepukan hangat dari penonton.

Hal ini pun diamini oleh Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) juga sebagai Senior Vice President Asian Cycling Confederation (ACC) dan ASEAN Cycling Federation Advisor.

Okto mengatakan Batam adalah kota terbaik dan paling sempurna bagi penyelenggaraan kejuaraan nasional.

“Secara geografis dan infrastruktur Batam sangat bagus untuk event dan kejuaraan tidak hanya nasional bahkan internasional. Saya yakin Ini bukan yang terakhir, ini hanya permulaan, bukan hanya balap sepeda, cabor lain harus dilakukan di Batam.” Kata Okto sumringah.

Pihaknya pun mengapresiasi dukungan penuh dari Walikota Batam/Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang juga selaku Ketua Umum PB ISSI Kepri.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Luhur Dewantono yang hadir mewakili Menterimu Pemuda dan Olahraga mengatakan Menpora amat sangat mendukung segala bentuk event kejuaraan dan pembinaan yang dilakukan di daerah.

“Mewakili Bapak Menpora kami sangat mendukung pembinaan dan turnamen olahraga nasional yang kali ini di Batam dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerahnya.” Kata Luhur.

“Ini luar biasa di sini kita lihat, saat semua sudah bersatu dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Kadin, maka olahraga Indonesia akan berjaya melahirkan atlet berprestasi.” Pungkas Luhur.

Adapun Kejurnas Balap Sepeda ini yakni Road Race yang akan digelar di 20-24 Juni 2024. Untuk Road Bike, nomor yang dilombakan adalah Individual Time Trial (ITT), Team Time Trial (TTT) Criterium dan Road Race (IRR). Venuenya adalah Nongsa Loops.

Sementara, Mountain Bike (MTB) digelar 25-30 Juni 2024. Peserta MTB akan melewati rute dengan venue Mangsang Bike Park, Tanjung Piayu Kecamatan Sungai Beduk. Nomor yang diperlombakan adalah Cross Country Olympics (XCO), Cross Country Relay (XCR), Down Hill (DH dan Enduro (End).

Selain Jajaran Forkopimda Kota Batam; hadir pula satu-satunya pembalap sepeda Indonesia dan Asia Tenggara yang akan berlaga di Olimpiade Paris 2024 disiplin trek Omnium Putra, bernama Bernard van Aert.

Ia juga merupakan putra bangsa yang berhasil meraih ranking 20 dunia. Usai dari Batam, ia akan bersiap menuju menuju Italia untuk Olimpiade Paris 2024.

Otak Pembunuhan Vina Cirebon Dilimpahkan ke Jaksa

0
Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon. (JawaPos)

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat melakukan pelimpahan tahap I terkait kasus pemhunuhan Vina dan Eki di Cirebon dengan tersangka Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan. Berkas tersebut kini telah dipegang oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk diteliti.

“Hari ini kami telah melakukan pelimpahan tahap satu kasus pembunuhan Vina dan Eki dengan tersangka PS,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast kepada wartawan, Kamis (20/6).

Selanjutnya, berkas akan diteliti oleh jaksa. Setelah dinyatakan lengkap, maka Polda Jawa Barat akan melakukan pelimpahan tahap II berupa penyerahan tersangka dan alat bukti untuk disidangkan.

“Pelimpahan tahap satu ini kami telah mengirimkan berkas perkara ke Kejati Jawa Barat untuk ditindaklanjuti,” jelas Jules.

Sebelumnya, DPO Pegi Setiawan alias Perong alias Robi resmi menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita alias Vina Cirebon. Hal itu diungkap usai Polda Jawa Barat melakukan konferensi pers usai menangkap Pegi beberapa waktu lalu di kawasan Bandung.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, Pegi ditetapkan sebagai tersangka usai pihaknya melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti dari yang bersangkutan.

Ia menyebut bahwa Pegi terbukti melanggar pasal berlapis, yaitu Pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan pasal 81 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)

Sumber: JP Group

Karyawan Hotel di Korsel Ditahan Usai Melakukan Tindak Asusila Terhadap Turis Tiongkok

0
Karyawan hotel dilaporkan telah memperkosa seorang turis./gettyimagesbank

batampos – Seorang resepsionis hotel di Jeju, Korea Selatan (Korsel), telah ditahan oleh polisi atas dugaan pelecehan seksual terhadap tamu.

Menurut polisi pada hari Selasa (18/6), resepsionis tersebut berhasil masuk ke kamar tamu asal Tiongkok dengan menggunakan kunci utama.

Kepolisian Jeju Seobu mengatakan, bahwa karyawan sebuah hotel di Jeju Utara sedang diselidiki karena diduga memperkosa seorang tamu di kamarnya.

Dikutip dari The Korea Times, Kamis (19/6), kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 4 pagi pada tanggal 14 Juni 2024, ketika ia dalam keadaan mabuk berat setelah keluar malam dengan turis lainnya.

Dia kemudian menceritakan, kepada salah satu teman seperjalanannya tentang apa yang terjadi padanya lalu rekannya melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Polisi mengatakan, bahwa rekaman kamera keamanan menunjukkan karyawan tersebut memasuki kamar perempuan tersebut.

Tidak lama, setelah dia diantar kembali ke kamar oleh sesama pelancong asal Tiongkok yang segera pergi setelahnya.

Perempuan tersebut mengatakan kepada polisi, bahwa dia terlalu mabuk untuk menentang tindakan karyawan tersebut.

Karyawan tersebut dilaporkan, mengklaim bahwa dia telah menerima panggilan untuk layanan kamar sebelum memasuki kamar tersebut.

Lebih lanjut pria mengklaim, bahwa dia tersebut yakin melakukan hubungan seks atas dasar suka sama suka dengan perempuan tersebut. (*)

Sumber: JP Group

Berikan Edukasi Keselamatan Berkendara dan Mencegah Informasi Berita Hoax

0

IMG 20240620 WA0021

batampos – PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepualan Riau gelar “ESG Mission, Engaging for The Future” dengan mengajak masyarakat ikut aktif bersama sepeda motor Honda dalam mendukung kemajuan di Tanah Air. Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, sepeda motor Honda berkomitmen untuk terus konsisten berkontribusi dalam sustainability bangsa Indonesia melalui berbagai program Environmental, Social, and Governance (ESG).

Kegiatan yang berlangsung dari bulan Juni-Juli 2024, menjadi langkah aktif bisnis sepeda motor Honda untuk terlibat dalam bidang ESG melalui layanan produk sepeda motor listrik, lingkungan, pendidikan, keselamatan berkendara, dan wirausaha.

Pada bulan Juni ini kegiatan Environmental, Social, and Governance (ESG) diawali Edukasi Keselamatan Berkendara dan Mencegah Informasi Berita Hoax di Era Digital di SMK Negeri 7 Batam (19/6).

“Dengan semangat sinergi bagi negeri kami terus berkomitmen untuk terlibat langsung dalam pembangunan berkelanjutan, saat ini kami mulai dari bidang pendidikan dan keselamatan berkendara untuk para pelajar SMK Negeri 7 Batam. Tentunya kami berharap kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan pemehaman terkait informasi di era digital dan keselamatan berkendara”, Sapa Syaiful selaku Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara.

Program Educate For You, para peserta berkesempatan langsung mendapatkan edukasi pengetahuan komunikasi kepada sekitar 50 pelajar di salah satu sekolah yang ada di Batam SMK Negeri 7 Batam. Aktivitas ini hadir sebagai langkah sepeda motor Honda untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan dan pengetahuan informasi di era digital.

Berbagai materi ajar secara teori disampaikan kepada pelajar SMK Negeri 7 Batam untuk dapat mengenal dan memilah informasi dari berbagai saluran komunikasi seperti Media Massa hingga Sosial Media.

Dalam kegiatan ini para pelajar mendapatkan pengetahuan tentang Memilah dan Mencegah Informasi Berita Hoax di Era Digital.

Tidak hanya itu para pelajar juga medapatkan pengarahan Safety Riding – Fomo, dimana kegiatan ini mengajak para pelajar untuk mengetahui dan belajar keselamatan berkendara dengan materi ajar “Danger Prediction” yang langsung diedukasi oleh Christofer Valentino selaku instruktur safety riding PT Capella Dinamik Nusantara.

Edukasi ini terus digalakkan sepeda motor Honda sebagai langkah menghadirkan keamanan dan kenyamanan berkendara di Indonesia. Pada program ini pelajar mendapatkan berbagai pengajaran secara teori maupun praktik seperti jenis-jenis bahaya, proses prediksi bahaya dan bagaimana mengatasi bahayanya. (*)

3 Oknum Personel Polrestabes Medan Buron Karena Jadi Perampok, 12 Langgar Kode Etik

0
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Polisi Hadi Wahyudi. Bidhumas Polda Sumut/Antara

batampos– Polda Sumatera Utara (Sumut) membantah informasi adanya 15 mantan anggota Polrestabes Medan yang menjadi buron kasus perampokan. Hanya terdapat tiga mantan anggota Polrestabes Medan yang terlibat perampokan dan telah divonis pengadilan. Yang lainnya diklaim telah diputuskan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) karena pelanggaran kode etik.

Kabidhumas Polda Sumut Kombespol Hadi Wahyudi menuturkan kemarin, 15 mantan anggota Polrestabes Medan tersebut melakukan pelanggaran kode etik atau kedisiplinan yang berbeda. Di antara 15 mantan personel, hanya tiga orang yang terlibat kasus perampokan.

”Sebanyak 12 orang sisanya pelanggaran kedisiplinan,” jelasnya.

Dalam foto yang beredar di berbagai platform, disebutkan bahwa 15 orang itu masuk daftar pencarian orang (DPO). Menurut Hadi, sebenarnya tiga orang yang terlibat perampokan itu melakukan tindak kejahatan setelah proses PTDH.

Dengan demikian, saat melakukan perampokan, mereka sudah tidak aktif bertugas di Polrestabes Medan. ”Proses PTDH, malah melakukan kejahatan,” ujarnya ketika dihubungi Jawa Pos.

Tiga orang yang terlibat perampokan tersebut bahkan telah divonis pengadilan. Mereka adalah Ari Galih Gumilang, Haris K. Putra, dan Firman Bram Sidabutar. Nama ketiganya juga masuk DPO yang beredar.

Untuk personel yang melanggar kedisiplinan telah diputuskan PTDH dalam waktu yang berbeda. ”Dari 2020 hingga 2021 proses PTDH-nya. Waktunya berbeda-beda karena bukan dalam satu kasus,” ujarnya.

Pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan kebanyakan berupa meninggalkan tugas dalam waktu lebih dari 30 hari. ”Ada yang 40 hari hingga 60 hari tidak menjalankan tugas. Istilah kami meninggalkan tugas,” paparnya.

Dia menyatakan, kejadian itu menjadi sorotan karena seakan-akan terdapat 15 mantan anggota yang terlibat satu kasus perampokan yang sama. Padahal, sebenarnya tidak terjadi hal semacam itu. ”Jadi, kami ingin meluruskan,” paparnya.

Polda Sumut juga akan berupaya menindak sejumlah akun media sosial yang memberikan informasi yang tidak tepat. Menurut dia, media sosial tersebut memberikan pengaruh besar dan informasi yang berbeda dari yang sebenarnya.

Menurut Hadi, kasus itu memberikan gambaran serius tentang pentingnya menjaga kepatuhan terhadap kode etik profesi Polri. Dia menekankan bahwa tindakan-tindakan itu tidak dapat ditoleransi dan anggota Polri yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi yang sesuai dengan hukum yang berlaku. (*)

Editor: PARNA

 

Terbukti Terima Suap BTS 4G, Achsanul Qosasi Divonis 2,5 Tahun Penjara

0
Sidang pembacaan putusan Majelis Hakim terhadap kasus pengondisian pemeriksaan proyek BTS 4G BAKTI Kominfo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (20/6/2024). ANTARA/Agatha Olivia Victoria.

batampos – Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI nonaktif Achsanul Qosasi divonis pidana penjara selama 2,5 tahun dan denda Rp250 juta setelah terbukti menerima suap dalam pengondisian kasus proyek BTS 4G BAKTI Kominfo pada 2021.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan serta denda sebesar Rp 250 juta subsider pidana kurungan selama empat bulan,” ujar Hakim Ketua Fahzal Hendri dalam sidang pembacaan putusan Majelis Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.

Dia menyebutkan Achsanul telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan alternatif ketiga penuntut umum, yakni Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Adapun vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan penuntut umum, yakni pidana penjara lima tahun dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.

Fahzal menuturkan vonis yang lebih ringan tersebut utamanya lantaran Achsanul berlaku sopan dalam persidangan dan tidak mempersulit jalannya persidangan, belum pernah dihukum, serta telah mengembalikan keseluruhan uang yang telah diterima secara tidak sah sejumlah 2,64 juta dolar AS atau setara dengan Rp40 miliar dalam tahap penyidikan.

“Achsanul juga telah merasa menyesal dan mengaku bersalah, jadi ini pertimbangan kemanusiaan,” ucap dia.

Sementara itu, kata dia, terdapat pula hal yang memberatkan vonis, yakni Achsanul sebagai penyelenggara negara tidak berupaya mewujudkan pelaksanaan amanat UUD Nomor 28 Tahun 1999 dalam penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Dengan demikian, Majelis Hakim menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh Achsanul dikurangi seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, menetapkan Achsanul tetap dalam tahanan, serta membebankan biaya perkara sebesar Rp5 ribu.

Achsanul terbukti menerima suap senilai 2,64 juta dolar AS atau setara dengan Rp40 miliar untuk mengondisikan pemeriksaan proyek BTS 4G BAKTI Kominfo yang dilaksanakan pada 2021.

Uang suap diterima dari Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera Windi Purnama dengan sumber uang dari Komisaris PT Solitech Media Synergy Irwan Hermawan atas perintah mantan Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif untuk diserahkan kepada terdakwa melalui pihak swasta yang juga merupakan orang kepercayaan Achsanul, Sadikin Rusli.

Pemberian suap dengan maksud supaya Achsanul membantu pemeriksaan pekerjaan BTS 4G 2021 yang dilaksanakan oleh BAKTI Kominfo agar mendapatkan hasil wajar tanpa pengecualian (WTP) dan tidak menemukan kerugian negara dalam pelaksanaan proyek tersebut. (*)

Sumber: Antara

KMP Tandeman Masih Perawatan, Puluhan Mobil Gagal Berangkat ke Riau

0
Truk-truk di Pelabuhan Roro Parit Rampak yang sudah menunggu untuk keberangkatan ke Sei Selari namun batal berangkat disebabkan tidak adanya kapal yang beroperasi

batampos– Puluhan mobil pribadi dan kendaraan bermotor jenis truk yang sudah beberapa hari antre di Pelabuhan Roro Parit Rampak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun gagal berangkat. Khususnya tujuan ke Pelabuhan Sei Selari, Bengkalis, Riau. Hal ini disebabkan belum beroperasinya KMP Tandeman yang biasa melayani ruten Tanjungbalai Karimun ke Sei Selari.

”Jika sesuai jadwal, memang rencananya malam ini (Rabu malam, red) kapal Roro KMP Tandeman akan berangkat. Namun, laporan dari pihak terkait bahwa hari ini tidak ada keberangkatan tujuan ke Sei Selari,” ujar Kepala UPT Dishub Kabupaten Karimun di Pelabuhan Parit Rampak, Purnama, Rabu (19/6).

BACA JUGA: Penumpang RoRo dari Batam Tujuan Tanjunguban Kesal Tertahan 2 Jam di Kapal

Untuk penyebabnya, lanjut Purnama, karena kapal masih dalam perawatan di Batam. Dan seperti diketahui bulan lalu KMP Tandeman melakukan perawatan rutin atau naik dok. Sehingga, pelayaran dari Pelabuhan Roro Parit Rampak tujuan ke Sei Selari digantikan dengan KMP Senangin. Dan itu sifatnya sementara.

”Sedangkan untuk hari ini (Rabu) dengan tidak adanya kapal Roro yang berangkat, pihaknya belum tahu apakah akan ada kapal pengganti. Yang jelas, kondisi saat ini memang sudah banyak mobil pribadi yang siap untuk berangkat. Apalagi, mengingat saat ini sudah masuk libur sekolah,” jelasnya.

Sesuai dengan data, tambah Purnama, untuk mobil pribadi yang siap berangkat dan sudah antre sejak beberapa hari lalu di Pelabuhan Roro Parit Rampak sebanyak 22 unit dan ditambah dengan 6 unit truk. Pihaknya berharap pengertian dari para penumpang dan bisa bersabar. Semoga, besok (Kamis) ada kejelasan untuk keberangkatan kapal. (*)

Reporter: Sandi P

 

Seluruh Jamaah Tinggalkan Mina usai Puncak Ibadah Haji Rampung

0
Deretan bus pengantar jamaah haji Indonesia bergerak dari tenda pemondokan Mina menuiu hotel tempat menginap di Makkah, Selasa (18/6). (Aris Imam/Jawa Pos)

batampos – Pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) berakhir Rabu (19/6). Para jamaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, mulai meninggalkan Mina.

Mereka kembali menuju hotel di Makkah untuk melanjutkan prosesi ibadah fase akhir. Yakni, tawaf ifadah, sai, serta tawaf wada. Gelombang kepulangan jamaah Indonesia dari Mina sebenarnya berlangsung sejak Selasa (18/6). Jamaah yang mengambil nafar awal (mabit-lempar jumrah hingga 12 Zulhijah/18 Juni) kembali ke hotel terlebih dulu.

Kemarin (19/6) giliran para jamaah yang mengambil nafar tsani (mabit-lempar jumrah hingga 13 Zulhijah) yang meninggalkan Mina. Karena itu, saat ini tenda di Mina sudah banyak ditinggalkan jamaah.

Berdasar data PPIH Arab Saudi, mayoritas jamaah Indonesia memilih nafar awal. Mencapai 77 persen dari 213 ribu jamaah reguler. ”Sementara itu, jamaah yang mengambil nafar tsani atau mabit tiga malam sebesar 23 persen. Mereka tengah proses kembali ke hotel,” kata Kepala PPIH Arab Saudi Daker Makkah Khalilurrahman.

Penurunan jumlah jamaah juga terlihat di area jamarat yang menjadi pusat pelaksanaan lempar jumrah. Tidak banyak jamaah Indonesia yang beraktivitas.

Sementara itu, selama dua hari terakhir, penyelenggaraan ibadah haji 2024 dihebohkan dengan kabar banyaknya jemaah haji yang meninggal akibat cuaca panas yang ekstrem. Mayoritas adalah Jemaah haji kategori lansia yang memiliki penyakit bawaan.

Dilansir dari sejumlah kantor berita internasional, ratusan jemaah dari sejumlah negara wafat selama pelaksanaan puncak ibadah haji di Mina, yakni saat mabit (menginap) dan lontar jumrah di jamarat, pada hari tasyrik 10–13 Zulhijah. Mereka meninggal akibat cuaca ekstrem yang melanda selama beberapa hari terakhir. Menurut laporan AFP, 577 jemaah dari beberapa negara meninggal akibat heatstroke atau serangan panas berlebihan.

Lantas, bagaimana dengan jemaah haji Indonesia? Mengacu data Siskohat Kemenag, total 183 jemaah tanah air meninggal selama musim haji. Mulai di Madinah, Makkah, hingga fase puncak haji Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).

Khusus di Mina, berdasar data laporan tim misi kesehatan PPIH Arab Saudi, tercatat ada 184 jemaah tanah air yang menjalani perawatan di tenda misi kesehatan haji di Mina. Dari jumlah itu, 12 orang mengalami heatstroke. Dua di antaranya akhirnya meninggal.

”Dua jemaah ini memiliki riwayat penyakit berat. Akibat heatstroke, penyakit mereka kembali kambuh. Kami sudah berusaha menangani, tapi mereka tak tertolong,” kata Kasi Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Madinah Karmijono. (*)

Sumber: JP Group

Dimediasi Polisi, Kasus Penganiayaan Berakhir Damai

0
Korban saat dimintai keterangan oleh penyidik. f. ihsan

batampos – Syafari (SF), warga Desa Lingai, Kepulauan Anambas harus berurusan dengan Polisi setelah melakukan penganiyaan terhadap pacar ponakannya, Rabu, (19/6).

Kapolsek Siantan, Iptu Gunawan Husain menuturkan motif Syafari melakukan penganiyaan dikarenakan tidak terima sang ponakan di raba-raba tubuhnya.

“Merasa ponakannya mendapatkan perlakukan kurang pantas, timbul emosi dari Syafari,” ujar Gunawan, Kamis, (20/6).

Ketika emosi, Syafari langsung memukul pacar ponakannya.

BACA JUGA: Cemburu, Lakukan Penganiayaan, Devi Ditangkap Polisi

“Setelah kita mendapatkan cerita sebenarnya, dia bilang memang pantas kau dapat pukulan itu,” kata Gunawan.

Agar masalah tak membesar, Polsek Siantan melakukan mediasi dengan mempertemukan keluarga dari kedua belah pihak.

“Abang korban terima dengan perlakukan pelaku. Setelah saya ceritakan semuanya. Mereka mau selesaikan secara keluarga,” kata Gunawan.

Dikatakan Gunawan, Polsek Siantan selalu mengedepankan mediasi ketika ada permasalahan di masyarakat.

“Kita selalu mediasi, karena lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan. Alhamdulillah cara kita selalu berhasil,” pungkas Gunawan. (*)

Reporter : Ihsan

Konsorsium Politeknik se-Kepri Adakan Kegiatan Business Matching

0
F Polibatam 1
Tatang Muttaqin, S.Sos., M.Ed., Ph.D, mengukir kue di Kegiatan Business Matching (diskusi panel dan pameran produk inovasi) Regional Kepri, di Auditorium Politeknik Pariwisata Batam, Sekupang Batam, Kamis (20/6/2024). F Polibatam

batampos – Konsorsium Politeknik se-Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan Kegiatan Business Matching (diskusi panel dan pameran produk inovasi) Regional Kepri, di Auditorium Politeknik Pariwisata Batam, Sekupang Batam, Kamis (20/6/2024). Konsorsium Politeknik se-Kepri ini terdiri dari: Politeknik Negeri Batam (PTV Pengampu), Politeknik Pariwisata Batam, dan Politeknik Bintan Cakrawala. Kegiatan Business Matching ini bertujuan memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman berharga antara unsur pentahelix (satuan pendidikan vokasi, pemerintah daerah, dunia usaha dan dunia industri, komunitas, media massa) sehingga dapat meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia/tenaga kerja, serta mengembangkan potensi ekonomi di Kepulauan Riau. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam pelaksanaan Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini.

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia

Acara resmi dibuka Pemprov Kepri diwakilkan kepada Kepala Dinas Koperasi dan UMK Provinsi Kepri, Riki Rionaldi, S.STP., M.Si dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri Ir. Manggara M. Simarmata, M.AP. Acara dihadiri para wakil walikota/bupati di Kepri, sekretaris daerah di Kepri, Anggota DPRD Asmin Patros, Para Direktur Politeknik se-Kepri, Pimpinan perwakilan dari dunia usaha dunia industri, asosiasi, komunitas, Kepala SMK di Kepri, Ketua MKKS SMK Provinsi Kepri, dan media massa ternama di Kepri. Turut juga memberi sambutan dalam acara ini, Tatang Muttaqin, S.Sos., M.Ed., Ph.D, Staf Ahli Mendikbudristek bidang Manajemen Talenta.

BACA JUGA: Tim Robot Polibatam Juara 3, Kalahkan Cina

Tatang Muttaqin mengatakan bahwa transformasi pendidikan vokasi memiliki peran penting agar relevansi dengan industri bisa terjadi. Salah satu yang menjadi poin pada transformasi ini adalah dengan mengubah pendekatan dari supply driven menjadi demand driven. Pemerintah Pusat, dalam upaya mewujudkan transformasi telah meluncurkan paket kebijakan, salah satunya adalah membentuk Tim Koordinasi Nasional Vokasi (TKNV) dan Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV). Keberadaan TKNV dan TKDV perlu dipandang oleh setiap K/L sebagai salah satu peluang yang memiliki peran sebagai pengungkit bagi optimalisasi pembangunan SDM dan ekonomi daerah melalui pelaksanaan pendidikan vokasi.

BACA JUGA: Kanwil DJP Kepri 2024 Beri Polibatam Penghargaan

Tuan rumah acara, Siska Amelia Maldin, S.Pd., M.Pd, Pjs. Direktur Politeknik Pariwisata Batam, mengatakan bahwa Kepri memiliki kekayaan alam dan sumber daya maritim yang luar biasa. Namun, tantangan di daerah ini adalah bagaimana mengoptimalkan potensi tersebut dengan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Perguruan tinggi memiliki peran sentral mendukung diversifikasi ekonomi melalui integrasi unsur pentahelix melalui inovasi dalam mengembangkan sumber daya manusia dan potensi daerah untuk pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Ketua Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Kepri, Sudra Irawan, S.Pd.Si, M.Sc., mengemukakan, “Acara hari ini merupakan kegiatan ke-5 (terakhir) yang dilakukan untuk mempertemukan para unsur pentahelix yang ada di Kepri dalam program penguatan ekosistem kemitraan di Kepri. Adapun kegiatan yang sudah dilakukan: (1) peluncuran dan diskusi terpumpun yang dilaksanakan di Polibatam pada 3 Oktober 2023, (2) diskusi terpumpun dan implementasi foresight di Politeknik Bintan Cakrawala pada 5 Desember 2023, (3) survei kunjungan lapangan ke seluruh kab/kota yang ada di Kepri dari bulan Desember sampai Maret 2024, (4) diskusi terpumpun dan pengisian kuesioner Future of Works (FoW) dari industry yang ada di Kepri, dan (5) Business Matching Unsur Pentahelix yang dilaksanakan pada 20 Juni 2024 ini. Kegiatan ini bertemakan Diversifikasi Ekonomi-Harmonisasi para unsur pentahelix dalam mengembangkan Sumberdaya Manusia dan Potensi Inovasi Daerah untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal. Tema ini disesuaikan dengan hasil temuan 2 drivers of change (factor kunci penggerak perubahan di masa depan) yaitu harmonisasi hubungan stakeholdes ketenagakerjaan dan diverisifikasi ekonomi”.

Lebih lanjut Sudra mengatakan program penguatan Ekosistem Kemitraan di Kepri ini merupakan riset yang diselenggarakan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek dengan pendanaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ada 3 luaran dalam riset ini yaitu workforce planning, innovation planning, dan policy brief/paper. Para peneliti dari Polibatam, BTP, PBC, sudah menghasilkan luaran tersebut yang disusun dalam bentuk scenario Workforce Planning dan Roadmap Workforce and Innovation Planning Kepri 2025-2029.

Pada kegiatan juga ada pemaparan Keynote Speaker yaitu Drs. H. Syamsul Bahrum., M.Si., Ph.D yang merupakan analis kebijakan utama Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Kepri. Beliau memaparkan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam diversifikasi ekonomi di Kepri. Beliau juga menyampaikan insight sektor potensial berdasarkan lapangan usaha di Kepri.

Acara selanjutnya dilanjutkan dengan diskusi panel yang membahas Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Potensi Inovasi Daerah di Kepri untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal. Ada 8 panelis dalam diskusi panel yaitu Drs. H. Syamsul Bahrum., M.Si., Ph.D (Bapedda Provinsi Kepri), Siska Amelia Maldin, S.Pd., M.Pd (Politeknik Pariwisata Batam), Dharma Aryani, S.T., M.T., Ph.D (Tim Pakar Mitras DUDI Kemendikbudristek), H. Agus Sahrir, M.Pd (Ketua MKKS Provinsi Kepri), Ir. Manggara M. Simarmata., M.AP (Kepala Dinas Tenaga kerja Provinsi Kepri), Muhammad Iqbal (Pimpinan Redaksi Batam Pos), Indra Satria, A.Md., Par. S.H. (HR Manager Four Poins by Sheraton Batam), dan Jessica Vanessa, S.I.Kom (Nongsa Digital Park). Ada 4 isu utama atau kesenjangan yang dibahas dalam diskusi panel ini berdasarkan hasil temuan tim riset yaitu: (1) daya saing SDM rendah (Kompetensi tidak sesuai dengan kebutuhan Dudi, pekerja migran, dan tingkat pengangguran terbuka Kepri yang masih tinggi), (2) disparitas antar kabupaten/kota yang tinggi (di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pembangunan; pengembangan kawasan BBK belum optimal; konektifitas dan infrastruktur belum merata khususnya pulau terluar, (3) kemitraan para Unsur Pentahelix belum harmonis (Satuan Pendidikan, DUDI, Pemda, Komunitas/Asosiasi, Media Massa), dan (4) pengembangan Potensi Maritim & potensi ekonomi lokal/daerah yang belum optimal.

Pada acara ini juga para peserta diajak kunjungan ke Stand Pameran yang berisikan produk unggulan dari Politeknik, SMK, Industri, dan Komunitas yang ada di Kepri. Total 10 institusi yang memarkan produknya yaitu Politeknik Negeri Batam, Politeknik Pariwisata Batam, Politeknik Bintan Cakrawala, Dekranasda Kota Batam, Vortex-MES 4.0, Infinite Learning, SMKN 1 Batam, SMKN 2 Batam, SMKN 6 Batam, dan SMKN 7 Batam. Produk yang ditampilkan berupa produk robot, produk game VR, busana, produk teknik kimia, produk paket wisata, film animasi, produk grafika, produk kuliner, produk mesin, produk kerajinan, dll. Peserta yang Sebagian besar industri sangat tertarik dengan produk yang ditawarkan oleh satuan pendidikan vokasi sehingga tertarik untuk menjalin kerjasama. Sebagai langka awal terjadinya kerjasama, panitia juga menyediakan platform inisiasi kerjasama yang bertujuan untuk mempertemukan berbagai pihak dari sektor pemerintah, satuan pendidikan vokasi, DUDI, komunitas, dan media massa dalam rangka menciptakan sinergi yang kuat dan kolaborasi yang berkelanjutan. (*)

Reporter: SUPRIZAL TANJUNG