Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 354

ABI: Pemulihan Limbah Sludge Oil di Pantai Dangas Tak Perlu Tunggu Inkracht, Pencemar Wajib Bertindak Segera

0
Limbah minyak hitam di Pantai Dangas.

batampos – Founder Akar Bhumi Indonesia (ABI), Hendrik Hermawan, menegaskan bahwa proses pemulihan lingkungan akibat tumpahan limbah sludge oil di perairan Pulau Dangas tidak harus menunggu putusan hukum berkekuatan tetap (inkracht).

Menurut Hendrik, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) telah mengatur secara tegas kewajiban pihak pencemar untuk segera melakukan pemulihan.

“Berdasarkan UU 32 Tahun 2009, pemulihan lingkungan tidak perlu menunggu proses pidana selesai. Pihak yang mencemari wajib langsung bertanggung jawab, baik secara sukarela maupun atas perintah administratif pemerintah,” ujar Hendrik, Selasa (18/2).

Ia menjelaskan, prinsip Polluter Pays Principle (Prinsip Pencemar Membayar) telah diatur eksplisit dalam Pasal 87 UU PPLH, yang mewajibkan setiap orang atau badan usaha yang menyebabkan pencemaran untuk membayar ganti rugi dan melakukan tindakan pemulihan lingkungan.

“Artinya, tanggung jawab itu melekat. Begitu terjadi pencemaran, kewajiban memulihkan langsung berjalan. Tidak ada alasan menunggu inkracht,” tegasnya.

Hendrik merujuk Pasal 54 UU PPLH yang mengatur tahapan pemulihan lingkungan, yakni perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pemantauan. Pemulihan dilakukan melalui remediasi, rehabilitasi, dan restorasi guna mengembalikan fungsi lingkungan yang tercemar.

“Dalam kasus tumpahan sludge oil ini, fokusnya adalah pemulihan ekosistem laut. Remediasi untuk mengurangi atau menghilangkan kontaminan, rehabilitasi untuk memperbaiki fungsi lingkungan, dan restorasi untuk mengembalikan kondisi seperti semula,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini penanganan kasus tersebut tengah ditangani oleh Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup (PSLH) Kementerian Lingkungan Hidup. Proses tersebut, kata dia, perlu mendalami aspek teknis penyebab kecelakaan kapal.

“Perlu dikaji apakah ada kesalahan teknis, human error, faktor alam, atau kelebihan muatan yang memicu kapal karam. Semua itu harus terbuka dan transparan,” ujarnya.

Tumpahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dari Kapal Landing Craft Tank (LCT) Mutiara Garlib Samudera di perairan Pulau Dangas berdampak besar terhadap sekitar 7.000 nelayan di enam kecamatan di Batam, terutama Sekupang dan Belakang Padang.

Hendrik menilai, kondisi ini memperkuat urgensi penerapan prinsip pencemar membayar.“Ketika nelayan kehilangan mata pencaharian, itu bukan sekadar kerugian ekonomi, tapi juga kerugian ekologis dan sosial. Semua itu harus dihitung dalam skema kompensasi dan pemulihan,” katanya.

Ia juga menyoroti dugaan keterlambatan pemasangan oil boom saat kejadian, sehingga limbah lebih dulu menyebar mengikuti arus pasang surut.“Penanganan awal sangat menentukan. Kalau sudah menyebar luas, dampaknya bisa berlangsung lama, bahkan bertahun-tahun,” ujarnya.

Hendrik menegaskan bahwa perusahaan pemilik kapal tidak cukup hanya menyampaikan komitmen atau pernyataan lisan. Ia mendorong adanya langkah konkret berupa pendanaan pemulihan, kompensasi kepada nelayan terdampak, serta keterbukaan informasi kepada publik.

“Pemulihan laut Dangas harus segera dimulai. Jangan sampai proses hukum berjalan lama, sementara lingkungan dan nelayan terus menanggung beban,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup bersama pemerintah daerah dapat memastikan pemulihan berjalan cepat, terukur, dan transparan agar nelayan Batam bisa kembali melaut dengan aman dan berkelanjutan.(*)

Artikel ABI: Pemulihan Limbah Sludge Oil di Pantai Dangas Tak Perlu Tunggu Inkracht, Pencemar Wajib Bertindak Segera pertama kali tampil pada Metropolis.

Jaksa Tahan Eks Kades Durai Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa

0
Sandri, mantan Kepala Desa Sanglar, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, digiring petugas kejaksaan ke Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Kejaksaan Negeri Karimun Cabang Moro menahan Sandri, mantan Kepala Desa Sanglar, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun periode 2016–2022, Rabu (18/2). Penahanan dilakukan terkait dugaan penyalahgunaan dana desa (DD) sebesar Rp329 juta yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kasubsi Pidum dan Pidsus Cabjari Moro, Teriman Halawa, mengatakan tersangka ditetapkan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang cukup.

“Tersangka Sandri ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan setelah penyidik memiliki dua alat bukti terkait dugaan penyelewengan dana desa periode 2019–2022 dengan jumlah sebesar Rp329 juta,” ujarnya di Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun.

Dari hasil pemeriksaan, dana desa periode 2019–2022 tersebut diduga disalahgunakan melalui serapan biaya perjalanan dinas yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, tersangka juga diduga menyelewengkan anggaran pembangunan dan renovasi bangunan desa saat menjabat pada kurun waktu yang sama.

“Ada anggaran pekerjaan pembangunan bangunan di desa yang seluruh dananya sudah dicairkan, namun pekerjaan tidak dilaksanakan. Untuk perjalanan dinas, dokumen pertanggungjawaban tidak lengkap,” paparnya.

Dalam proses penyidikan, tim telah memeriksa 29 orang saksi dan dua saksi ahli. Penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Kejaksaan turut meminta keterangan bendahara desa saat itu dan masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain. Saat ini, baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Tersangka ditahan selama 20 hari dan dititipkan di Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun. Perkembangan lebih lanjut akan bergantung pada hasil pengembangan penyidikan,” jelasnya. (*)

Artikel Jaksa Tahan Eks Kades Durai Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa pertama kali tampil pada Kepri.

Rumah Sakit Lokal Didorong Berbenah dan Tingkatkan Layanan di Tengah Bayang-bayang KEK Kesehatan

0
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos -Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kesehatan di Batam mulai mengubah peta persaingan layanan medis. Rumah sakit lokal kini didorong meningkatkan mutu layanan dan fasilitas untuk tetap kompetitif di tengah berbagai insentif yang dinikmati fasilitas kesehatan di dalam kawasan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menilai KEK kesehatan membawa tantangan struktural baru. Salah satunya terkait insentif fiskal, termasuk pembebasan pajak yang berdampak langsung pada efisiensi investasi alat kesehatan.

“Dengan pembebasan pajak, biaya pengadaan alat kesehatan di KEK menjadi jauh lebih efisien. Ini membuat fasilitas mereka berpotensi lebih lengkap dibanding rumah sakit pada umumnya,” kata Didi, Selasa (17/2).

Ia mencontohkan, pada skema biasa, pengadaan alat kesehatan bernilai miliaran rupiah masih dibebani pajak tinggi.

Sementara di KEK, beban tersebut dihilangkan, sehingga dana bisa dialihkan untuk peningkatan kualitas layanan atau penambahan teknologi medis.

Selain fasilitas, kemudahan juga diberikan bagi tenaga medis yang ingin berpraktik di kawasan KEK. Menurut Didi, proses perizinan di kawasan tersebut relatif lebih fleksibel dibandingkan mekanisme perizinan di luar kawasan yang mensyaratkan berbagai sertifikasi tambahan.

Meski demikian, rumah sakit lokal dinilai masih memiliki basis layanan kuat, terutama karena tetap melayani peserta program BPJS Kesehatan. Skema jaminan kesehatan nasional ini masih menjadi tulang punggung akses layanan kesehatan masyarakat.

“Rumah sakit lokal masih memiliki keunggulan karena tetap melayani BPJS. Sementara fasilitas di KEK belum mengarah ke sana,” ujarnya.

Di sisi lain, masuknya investor global diperkirakan akan mempercepat transformasi sektor kesehatan di Batam.

Salah satu proyek terbaru datang dari kolaborasi Mayapada Hospital Group dengan Apollo Hospitals yang berencana menghadirkan fasilitas kesehatan dan pendidikan medis berstandar internasional.

Didi menilai, kehadiran pemain besar seharusnya menjadi momentum pembenahan bagi fasilitas kesehatan daerah. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, modernisasi peralatan medis, hingga pembaruan sistem manajemen layanan menjadi kebutuhan mendesak.

“Ini bukan hanya tantangan, tapi peluang. Rumah sakit daerah harus menjadikannya pemicu untuk meningkatkan kualitas layanan agar tetap menjadi pilihan masyarakat,” kata dia.

Ke depan, Dinas Kesehatan Batam menyatakan akan terus mendorong fasilitas kesehatan lokal agar adaptif terhadap perubahan ekosistem industri kesehatan.

Persaingan dinilai tak terelakkan, namun diharapkan berjalan sehat dan pada akhirnya meningkatkan standar layanan kesehatan bagi masyarakat.(*)

Artikel Rumah Sakit Lokal Didorong Berbenah dan Tingkatkan Layanan di Tengah Bayang-bayang KEK Kesehatan pertama kali tampil pada Metropolis.

Bukber Seru di Batam! 5 Cafe Nyaman dan Harga Bersahabat untuk Buka Puasa Ramadan

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Ramadan di Batam bukan hanya soal menanti azan magrib, tetapi juga memilih tempat berbuka puasa yang nyaman bersama keluarga maupun sahabat.

Beragam kafe di Batam menawarkan suasana santai dengan menu menarik serta harga yang ramah di kantong, cocok untuk momen buka bersama (bukber).

Berikut lima rekomendasi cafe di Batam dengan suasana nyaman dan harga bersahabat:

1. Amati Coffee

Cafe ini menghadirkan menu khas Nusantara dengan tempat yang luas dan nyaman. Cocok untuk bukber bersama keluarga besar maupun rekan kerja.

Amati Coffee memiliki beberapa lokasi, yakni di kawasan Tiban, Batam Centre, dan Baloi.

2. Mana Coffee Shop

Mana Coffee Shop menyediakan beragam pilihan makanan dan minuman yang cocok untuk berbuka puasa.

Berlokasi di Ruko Greenland Blok D 7 No.12, Teluk Tering, Batam Kota, cafe ini menjadi salah satu pilihan favorit untuk bukber santai.

3. Fryday Brew

Bagi kalangan Gen Z yang ingin buka puasa di cafe kekinian, Fryday Brew bisa menjadi opsi menarik.

Cafe ini menawarkan paket buka puasa untuk dua, empat, hingga delapan orang. Lokasinya berada di Komplek Bumi Indah, Lubuk Baja.

4. Bhinneka Indonesian Resto & Cafe

Mengusung konsep kuliner Nusantara, Bhinneka Indonesian Resto & Cafe menyajikan menu seperti nasi bakul, cumi sambal matah, udang bakar madu, hingga kangkung terasi.

Berlokasi di Limindo Trade Center 2 Blok A, Batam Center, tempat ini cocok untuk bukber keluarga dengan menu tradisional yang lengkap.

5. Ai Volla Cafe

Ai Volla Cafe menawarkan konsep all you can eat dengan harga terjangkau.

Beragam menu Nusantara hingga gorengan tersedia untuk menemani waktu berbuka. Cafe ini berada di Komplek Raffles City, Batam Kota.

Berbagai pilihan cafe di Batam tersebut bisa menjadi referensi tempat buka puasa selama Ramadan. Selain suasana yang nyaman, harga yang relatif bersahabat membuat momen berbuka semakin meriah.

Pengunjung disarankan melakukan reservasi lebih awal untuk menghindari kehabisan tempat, terutama saat akhir pekan.

Artikel Bukber Seru di Batam! 5 Cafe Nyaman dan Harga Bersahabat untuk Buka Puasa Ramadan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kabar Duka Ojol di Batam, Almarhum Asep Kurniawan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ahli Waris Terima Santunan Rp42 Juta

0
Driver ojek online di Batam mengikuti sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal.
Ilustrasi, pemberian santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

batampos – Kabar duka menyelimuti komunitas ojek online (ojol) di Batam. Seorang driver ojol, Asep Kurniawan, ditemukan meninggal dunia saat beristirahat di atas sepeda motornya. Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Batam.

Almarhum dipastikan terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Asep Kurniawan telah terlindungi sejak Juli 2025 melalui program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam yang menyasar pekerja sektor informal, termasuk driver transportasi online.

Atas kepesertaan tersebut, ahli waris almarhum berhak menerima manfaat Jaminan Kematian (JKM) dengan total santunan sebesar Rp42.000.000. Selain JKM, almarhum juga tercatat sebagai peserta Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Saat ini, proses klaim santunan tengah dikoordinasikan secara intensif bersama pihak keluarga guna mempercepat pencairan dana.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto, mengapresiasi respons cepat BPJS Ketenagakerjaan dalam menangani kasus tersebut.

“Kami berterima kasih atas koordinasi cepat dari BPJS Ketenagakerjaan. Kami juga mengimbau seluruh aplikator dan mitra driver untuk memastikan telah terdaftar dalam program perlindungan ini,” ujar Yudi.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam, Suci Rahmad, meminta para pengemudi transportasi online segera memastikan status kepesertaan mereka.

Menurutnya, pekerjaan di jalan memiliki risiko tinggi sehingga membutuhkan perlindungan jaminan sosial yang pasti.

“Kami berharap aplikator transportasi online proaktif memastikan seluruh mitra drivernya sudah terdaftar,” ujar Suci.

Ia juga mengimbau para driver ojol yang berdomisili di Batam agar segera melaporkan diri atau memastikan kepesertaannya melalui program Pemerintah Kota Batam.

“Jangan menunggu musibah datang. Pastikan diri Anda dan rekan-rekan sesama driver sudah terlindungi oleh program pemerintah ini,” pungkasnya. (*)

Artikel Kabar Duka Ojol di Batam, Almarhum Asep Kurniawan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ahli Waris Terima Santunan Rp42 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.

Polda Kepri : Perayaan Imlek Perkuat Persatuan dan Stabilitas Keamanan

0
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei. f Istimewa

batampos -Momentum perayaan Tahun Baru Imlek diharapkan tidak hanya menjadi perayaan budaya dan keagamaan, tetapi juga memperkuat persatuan serta meningkatkan toleransi antarumat beragama di wilayah Kepulauan Riau.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Nona Pricillia Ohei
yang menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi antar elemen masyarakat, terutama pada momentum perayaan keagamaan.

Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak, mulai dari aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga warga, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Dengan terjalinnya komunikasi dan silaturahmi yang baik antara seluruh pihak, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kepulauan Riau tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya, Rabu (18/2).

Ia menambahkan, sinergi lintas sektor diharapkan terus diperkuat agar suasana harmonis yang telah terjaga selama ini dapat dipertahankan, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi kehidupan masyarakat yang majemuk di daerah.

“Kami mengimbau agar masyarakat menjaga ketertiban,, serta menggunakan kembang api dan petasan sesuai ketentuan.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan dan barang bawaan serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat 110.

Pengamanan Imlek tahun ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial dan menjamin masyarakat dapat menjalankan tradisi keagamaan dengan aman dan khidmat.
Dikirim dari iPhone saya

Artikel Polda Kepri : Perayaan Imlek Perkuat Persatuan dan Stabilitas Keamanan pertama kali tampil pada Metropolis.

Porsche Hadirkan Macan GTS Electric 2026, Tenaga 563 HP

0
Porsche Macan GTS Electric 2026 resmi hadir di pasaran. Sumber gambar: x.com/Motor1com.

batampos – Porsche memperluas lini SUV listriknya dengan menghadirkan 2026 Macan GTS Electric. Model ini diposisikan sebagai varian performa tinggi yang berada di antara Macan 4S dan Macan Turbo.

Macan GTS Electric dirancang untuk memadukan performa, kenyamanan, serta teknologi modern dalam satu paket SUV listrik premium. Varian ini menyasar penggemar kendaraan listrik (EV) yang menginginkan sensasi berkendara sporty tanpa mengorbankan kenyamanan harian.

Secara performa, Macan GTS Electric dibekali dua motor listrik berpenggerak all-wheel drive yang menghasilkan tenaga sekitar 509 hp dan torsi 675 lb-ft dalam kondisi standar. Output tersebut dapat meningkat hingga 563 hp dan 704 lb-ft saat fitur overboost diaktifkan melalui launch control.

Dengan tenaga tersebut, SUV ini mampu melesat dari 0-60 mph dalam waktu sekitar 3,4 hingga 3,6 detik, menjadikannya salah satu SUV listrik berperforma tinggi di kelasnya.

Macan GTS Electric mendapat sejumlah penyempurnaan dibanding varian lainnya. Porsche melakukan penyetelan ulang pada sasis serta membekalinya dengan sistem suspensi udara sport.

Tersedia pula opsi rear-axle steering yang meningkatkan kelincahan saat bermanuver serta menjaga stabilitas pada kecepatan tinggi. Kombinasi ini menghadirkan sensasi berkendara yang presisi tanpa mengurangi kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Di bagian kabin, Macan GTS Electric tampil dengan material premium seperti trim Race-Tex serta kursi sport ergonomis. Antarmuka digital canggih turut melengkapi pengalaman berkendara yang modern dan intuitif.

Untuk daya jelajah, SUV ini dibekali baterai berkapasitas sekitar 95–100 kWh dengan dukungan pengisian cepat hingga 270 kW. Pada stasiun pengisian yang kompatibel, baterai dapat terisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 21 menit.

Kemampuan fast charging ini membuat Macan GTS Electric tidak hanya unggul di performa, tetapi juga praktis untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Secara posisi harga, Macan GTS Electric berada di atas varian 4S namun masih lebih terjangkau dibanding Macan Turbo, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan performa tinggi dengan nilai kompetitif. (*)

Artikel Porsche Hadirkan Macan GTS Electric 2026, Tenaga 563 HP pertama kali tampil pada Lifestyle.

Amsakar Sampaikan Ucapan Ramadan, Ajak Warga Perkuat Keimanan dan Saling Menghormati

0
Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Senin (9/2).

batampos – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Kota Batam. Ia mengajak umat Muslim memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat keimanan dan memperbarui spiritualitas.

‎“Atas nama pribadi, atas nama keluarga, atas nama jajaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya bersama Ibu Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, mengucapkan marhaban ya Ramadan, selamat datang bulan Ramadan, selamat datang bulan ampunan,” ujar Amsakar.

‎Ia berharap Ramadan menjadi ruang perenungan dan penguatan diri bagi umat Islam, sekaligus menjadi energi baru dalam membangun kota secara bersama-sama.

‎“Ayo kita manfaatkan momentum Ramadan ini untuk mengokohkan keimanan kita, sehingga sama-sama kita berjuang mencapai derajat takwa sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT,” katanya.

‎Amsakar juga mengingatkan agar umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan, menjaga sikap, serta memperbanyak amal ibadah selama bulan suci.

‎“Kepada umat yang melaksanakan Ramadan, saya harapkan dapat melaksanakannya dengan baik,” ujarnya.

‎Di sisi lain, ia mengajak masyarakat Batam yang tidak menjalankan ibadah puasa untuk tetap menjaga toleransi dan menghormati saudara-saudara yang sedang beribadah. Menurutnya, keharmonisan antarumat beragama merupakan fondasi penting bagi kehidupan sosial di Kota Batam yang majemuk.

‎“Kepada rekan-rekan kita yang tidak melaksanakan, hendaknya dapat menghormati saudara-saudara kita yang melaksanakannya,” pesannya.

‎Ia menambahkan, hari-hari besar keagamaan, termasuk Ramadan, harus dijadikan momentum untuk memperbarui semangat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai moral, serta membangun kehidupan yang lebih damai.

‎“Mari kita jadikan momentum hari-hari besar keagamaan ini sebagai jalan untuk memperbaharui spiritualitas kita semua,” katanya.

‎Menurut Amsakar, jika seluruh umat beragama menjalankan ajaran agamanya dengan baik dan penuh tanggung jawab, maka kehidupan bermasyarakat dan bernegara akan berjalan lebih harmonis.

‎“Karena jikalau semua umat beragama ini taat menjalankan ibadah agamanya, insyaAllah negeri kita ini akan menjadi negeri yang dirahmati,” tutupnya. (*)

Artikel Amsakar Sampaikan Ucapan Ramadan, Ajak Warga Perkuat Keimanan dan Saling Menghormati pertama kali tampil pada Metropolis.

Libur Imlek, Arus Penyeberangan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban Naik 30 Persen

0
Kendaraan tiba di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Rabu (18/2), usai lonjakan arus penumpang selama libur panjang Imlek. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Lonjakan penumpang terjadi di Pelabuhan ASDP Tanjunguban selama libur panjang Imlek periode 14–17 Februari 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 2.854 orang penumpang menyeberang melalui pelabuhan tersebut menuju Batam dalam empat hari.

Tak hanya penumpang, arus kendaraan juga meningkat signifikan. Tercatat 2.024 unit sepeda motor, 617 unit mobil pribadi, 101 unit pikap, dan 84 unit truk ikut menyeberang selama periode tersebut.

Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Ainul Yaqin, mengatakan terjadi kenaikan sekitar 30 persen per hari dibanding hari biasa.

Pada Sabtu (14/2/2026), jumlah penumpang yang berangkat tercatat 501 orang dengan 459 unit sepeda motor, 199 mobil pribadi, 27 pikap, dan 44 truk.

Kemudian pada Minggu (15/2/2026), penumpang meningkat menjadi 863 orang dengan 532 unit motor, 154 mobil pribadi, 25 pikap, dan 14 truk.

Sementara Senin (16/2/2026), sebanyak 694 penumpang menyeberang dengan 468 motor, 125 mobil pribadi, 27 pikap, dan 20 truk.

Pada Selasa (17/2/2026), tercatat 796 penumpang dengan 565 motor, 139 mobil pribadi, 22 pikap, dan 6 truk.

“Total selama empat hari tercatat sekitar 2.854 orang penumpang, 2.024 unit sepeda motor, 617 unit mobil pribadi, 101 pikap, dan 84 truk menyeberang dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban,” ujar Ainul.

Ia menyebutkan, pada hari normal rata-rata hanya sekitar 300 penumpang per hari, 250 unit sepeda motor, serta 100 unit mobil pribadi.

Menurutnya, lonjakan ini dipicu momentum libur panjang Imlek sekaligus banyak warga yang pulang ke kampung halaman untuk menyambut Ramadan bersama keluarga.

“Saya lihat banyak warga Batam yang pulang ke Tanjungpinang dan Bintan untuk menyambut puasa dan puasa pertama bersama keluarga,” katanya.

Ainul mengimbau pengguna kapal RoRo agar tidak memilih jadwal penyeberangan terakhir guna menghindari penumpukan kendaraan dan penumpang.

Masyarakat juga disarankan membeli tiket secara daring melalui aplikasi Ferizy atau agen resmi agar proses penyeberangan lebih lancar. (*)

Artikel Libur Imlek, Arus Penyeberangan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban Naik 30 Persen pertama kali tampil pada Kepri.

Imlek, Wisatawan Asing Padati Pusat Perbelanjaan di Batam Center

0
Wisman tiba di Pelabuhan Batam Center, Rabu (18/2/2026). f M Syahban/ Batam Pos

batampos – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam meningkat signifikan sejak libur Tahun Baru Imlek. Pantauan di Pelabuhan Batam Center hingga Mega Mall Batam Center, Rabu (18/2/2026) siang, menunjukkan aktivitas kedatangan dan kunjungan wisata yang ramai, terutama dari negara tetangga.

‎Sejumlah wisatawan asal Singapura dan Malaysia terlihat memadati area kedatangan pelabuhan serta pusat perbelanjaan. Mereka datang untuk berwisata singkat, berbelanja, sekaligus menikmati kuliner di Batam, sejalan dengan promosi Batam sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

‎Petugas Imigrasi di Pelabuhan Batam Center, Wahyu, mengatakan lonjakan pengunjung mulai terasa sejak momentum Imlek dan masih berlangsung hingga saat ini.

‎“Ramai sejak libur Imlek itu, lumayanlah. Ada yang dari Singapura, ada juga Malaysia,” ujarnya di lokasi.

‎Menurutnya, arus masuk wisman berjalan lancar dengan prosedur pemeriksaan keimigrasian yang tetap normal meski terjadi peningkatan jumlah kedatangan.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, membenarkan adanya lonjakan kunjungan wisman sejak periode Imlek.

‎“Iyah, ramai pengunjung wisman saat Imlek,” katanya singkat saat dihubungi Batam Pos.

‎Namun demikian, ia mengaku belum dapat menyampaikan angka pasti jumlah kunjungan wisman yang masuk ke Batam dalam periode tersebut. Data resmi, kata dia, akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setelah dilakukan rekapitulasi.

‎”Kami berharap tren positif ini terus berlanjut dan memberikan dampak terhadap sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga pusat perbelanjaan,” kata dia. (*)

Artikel Imlek, Wisatawan Asing Padati Pusat Perbelanjaan di Batam Center pertama kali tampil pada Metropolis.