Jumat, 26 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3540

Ketua Umum Serikat Pekerja PT PLN (Persero) Abrar Ali : Eloknya, Pembahasan RUU EBET Dilanjutkan Pada Masa Rezim Baru

0

batampos – Ketua Umum Serikat Pekerja PT PLN (Persero) Abrar Ali menyatakan, keinginan pemerintah untuk memasukkan soal power wheeling dalam RUU EBET, hendaknya jangan dipaksakan hanya sekadar memenuhi “syahwat politik” rezim yang akan berakhir pada Oktober mendatang. Penolakan terhadap RUU tersebut juga hingga kini masih saja bergulir dari para stakeholder. Ini membuktikan RUU tersebut masih menyimpan sejumlah potensi masalah yang dapat dipastikan akan merugikan masyarakat dan negara nantinya. Baiknya, pembahasan soal RUU khususnya soal skema power wheeling, dilanjutkan pada periode rezim berikutnya.

Demikian siaran pers yang disampaikan Ketua Umum Serikat Pekerja PT PLN (Persero) Abrar Ali, pada sejumlah media pada Kamis (11/7), menanggapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, yang dikutip dari Antara pada Jumat (22/3) lalu, yang menyatakan bahwa pemerintah tidak ragu dan mendorong skema power wheeling masuk RUU EBET.

Menurut Abrar, kekhawatiran Menteri ESDM Arifin Tasrif terhadap kemungkinan ketidakmampuan PLN menyediakan energi listrik apabila terjadi demand yang tinggi, terkesan sangat didramatisasi. “Terlalu didramatisasi soal lonjakan demand tersebut. Buktinya, hingga saat ini kita masih eksis melayani kebutuhan listrik masyarakat dan dunia industri. Soal nanti ada lonjakan demand, PLN akan mengantisipasinya dengan pertumbuhan jumlah pembangkit baru. Jadi jangan terlalu didramatisasilah, kasihan rakyat. Rakyat kini sudah lelah menghadapi ekonomi yang sedang morat-marit ini,” kata Abrar.

Menurut Abrar, terkait soal power wheeling masih harus membutuhkan kajian yang lebih lanjut. “Kan masih ada penolakan, Buktinya, saat rapat tersebut, Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto menyatakan pihaknya menolak skema power wheeling dimasukan dalam RUU EBET, karena tidak sekadar mengatur soal sewa jaringan transmisi PLN oleh swasta. Ada implikasi yang krusial, PLN menjadi tidak lagi menjadi satu-satunya lembaga dalam sistem single buyer and single seller (SBSS), tapi membentuk multi buyer and multi seller system (MBMS)“ ungkap Abrar mengutip pernyataan Mulyanto dari sejumlah media.

Ketua Umum Serikat Pekerja PT PLN (Persero) Abrar Ali

Penolakan yang sama ungkap Abrar juga disampaikan, pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi. Menurut Fahmy, kata Abrar, skema power wheeling berpotensi menambah beban APBN dan merugikan negara. Alasannya, power wheeling akan menggerus permintaan pelanggan organik PLN hingga 30 persen dan pelanggan nonorganik hingga 50 persen. Penurunan ini tidak hanya memperbesar kelebihan pasokan PLN, tapi juga menaikkan harga pokok penyediaan (HPP) listrik. Dampaknya dapat membengkakkan APBN untuk membayar kompensasi kepada PLN, sebagai akibat tarif listrik PLN di bawah HPP dan harga keekonomian. Terhadap rakyat, penetapan tarif listrik yang diserahkan kepada mekanisme pasar akan membuat tarif listrik bergantung demand and suplly.

Terhadap masih adanya kontra soal power wheeling tersebut, Abrar menyatakan, pembahasan RUU EBET hendaknya dilanjutkan pada masa presiden periode 2024-2029 mendatang. “Jadi kita masih ada waktu untuk melakukan pembahasannya, sehingga tidak ada yang dirugikan. Jangan hanya ingin memaksakan “syahwat politik” dipaksakan harus selesai sebelum periode presiden sekarang yang akan berakhir pada Oktober mendatang. Kasihan rakyat dan akan menjadi beban negara nantinya,” ungkap Abrar. (*)

Kenaikan UMK 4 Persen, tapi Kenaikan Tarif Listrik 9 Persen, DPRD Kepri Desak Peninjauan Kembali

0
PLN Batam listrik
Ilustrasi. Dua petugas PT PLN Batam melakukan pengecekan sistem kelistrikan. . Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – Kebijakan PT. PLN Batam untuk menaikkan tarif listrik sebesar 6 sampai 9 persen menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Kenaikan ini dikhawatirkan akan memperparah kondisi ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM dan konsumen rumah tangga.

Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, menyatakan bahwa kenaikan tarif ini dapat menurunkan daya beli masyarakat dan berimbas pada meningkatnya harga produk UMKM.

Hal ini dikhawatirkan akan semakin memperlambat pemulihan ekonomi di Batam yang masih tertekan akibat pandemi.

“Masyarakat sudah terbebani dengan kenaikan PPN 12 persen dan Tapera, ditambah lagi dengan kenaikan tarif listrik ini. Pemerintah harus peka terhadap kondisi ini,” kata Wahyu, (10/7).

Wahyu juga menyoroti kontrasnya kenaikan UMK Batam yang hanya 4 persen dengan kenaikan tarif listrik yang mencapai 6 persen.

Ia mendesak Kementerian ESDM untuk mengkaji ulang persetujuan kenaikan tarif ini.

“Kami minta Pemprov Kepri melalui Dinas ESDM untuk menyurati Kementerian ESDM dan meminta penangguhan kenaikan tarif listrik di Batam,” tambahnya.

Kekhawatiran Wahyu diamini oleh banyak pihak, termasuk pelaku UMKM. Mereka khawatir kenaikan tarif listrik ini akan membuat biaya produksi semakin tinggi, sehingga berimbas pada harga jual produk yang terpaksa naik.

“Hal ini dikhawatirkan akan menurunkan daya beli konsumen dan berakibat pada penurunan omzet usaha,” ujarnya.

Di tengah berbagai kekhawatiran ini, masyarakat Batam berharap agar pemerintah dapat mengambil langkah konkrit untuk meringankan beban mereka. (*)

 

 

Reporter: AZIS MAULANA

 

Pemotor Jatuh Akibat Jalan Rusak dan Berlubang di Jalan Lintas Timur, Bintan

0
Kondisi jalan rusak dan berlubang di jalan Lintas Timur, Bintan, belum lama ini. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pemotor, Gunadi mengalami kecelakaan tunggal setelah melewati jalan rusak di jalan Lintas Timur, dekat perkebunan sawit, Bintan, Selasa (9/7/2024).

Akibat kecelakaan itu, warga Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan ini mengalami luka-luka di tangan sebelah kanan dan patah tulang di tangan sebelah kiri.

Korban laka tunggal, Gunadi menuturkan, dirinya melaju dari rumahnya di Kampung Tanah Merah menuju ke tempat kerjanya di daerah Korindo.

“Kejadiannya kemarin subuh, sekitar pukul 04.45 WIB,” katanya saat dihubungi, Rabu (10/7/2024).

Dia mengatakan, saat itu kondisi hujan gerimis. Dia yang mengendarai sepeda motor terbentur jalan yang rusak hingga membuatnya hilang kendali dan jatuh.

BACA JUGA: Rambu Lalu Lintas dan Median Jalan Rusak Parah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Setelah kejadian, dia tidak langsung ke rumah sakit, karena dikira tidak patah.

“Saya kira tidak patah, saya kira cuma terkilir, akhirnya saya ke rumah sakit untuk rontgen dan ternyata patah,” katanya.

Atas kejadian ini, dia menyarankan ke pihak terkait untuk selalu dicek jalan yang rusak dan berlubang.

“Ceklah jalan-jalan yang berlubang, sekiranya bisa menimbulkan kecelakaan agar dapat segera mungkin diperbaiki,” sarannya.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan. Namun, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub dan PUPR terkait sarana dan prasarana jalan.

Dia juga mengimbau pengguna jalan berhati-hati saat berkendara, apalagi di malam hari.

“Kalau lelah atau mengantuk, sebaiknya istirahat dulu,” imbuhnya. (*)

 

Reporter: Slamet

Mobil Plat Merah Tabrak dan Seret Pemotor Hingga Tewas

0
Polisi saat melakukan olah TKP kecelakaan maut yang melibatkan mobil plat merah dengan pengendara sepeda motor. F. Satlantas Tanjungpinang

batampos – Kendaraan operasional ber plat merah milik Pemerintah menabrak seorang wanita, pengendara sepeda motor hingga tewas.

Insiden kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Raya Tanjung Uban-Tanjungpinang, kilometer 10 Tanjungpinang, pada Kamis (11/7) pagi.

“Kejadiannya sekitar pukul 7 tadi pagi. Saya lagi di dalam rumah, tau tau ada suara keras yang berasal dari jalan,” ujar Faro, warga yang tinggal di depan lokasi kejadian.

Setelah dicek, Faro melihat di depan rumahnya telah terjadi kecelakaan maut. Di lokasi kejadian, juga dipenuhi oleh pengendara dan warga lainnya.

BACA JUGA: Remaja Pembalap Liar Tabrak Dua Pejalan Kaki

Faro mengakui, bahwa kecelakaan maut ini melibat pengendara mobil ber plat merah dan seorang wanita pengendara sepeda motor.

“Kondisinya sudah meninggal ditempat Saya lihat banyak darah. Sepertinya terseret dari depan gang. Setelah itu langsung dibawa ke Rumah Sakit,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tanjungpinang, AKP Syaiful Amri membenarkan bahwa korban berinisial S (57) tewas, usai ditabrak mobil jenis Toyota Hilux ber plat merah.

Insiden ini, kata Kanit berawal dari korban yang hendak keluar dari Perumahan Kijang Kencana 3-2 menuju traffic light arah Senggarang.

“Saat berada di badan jalan, datang mobil plat merah membentur korban hingga terseret sejauh 25 meter,” sebutnya.

Saat ini, polisi telah melakukan oleh tempat kejadian perkara dan sudah mengamankan pengendara berinisial KY (34), serta mobil dinas milik Pemerintah tersebut.

“Plat mobilnya memang merah. Untuk pengendara saat ini statusnya masih saksi,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: M Ismail

Pemko Batam Terima Rp4,8 Miliar

0
Ilustrasi rupiah
Ilustrasi. Foto: JawaPos.co.

batampos – Pusat Penyerahan Aset Kejaksaan Agung (PPA Kejagung) menyerahkan uang pengganti hasil lelang barang rampasan perkara tindak pidana korupsi terpidana atas nama Muhammad Nashihan ke Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Uang pengganti hasil lelang itu diserahkan langsung oleh Kabid Pemulihan Aset Nasional pada PPA Kejagung, Firdaus bersama Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Ketut Kasna Dedi kepada Walikota Batam, Muhammad Rudi.

“Uang pengganti hasil lelang itu berasal dari 3 unit rumah di Yogyakarta yang laku senilai Rp4,8 miliar. Total uang pengganti dari kerugian negara mencapai Rp54,9 miliar,” kata Firdaus, Kamis (10/7).

Firdaus menjelaskan bahwa masih ada aset lain yang sedang dalam proses lelang dan pencarian.

“Seperti tanah dan rumah di Cilandak, Jakarta Selatan, serta aset kendaraan yang tersimpan di gedung Kejagung,” ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Ketut Kasna Dedi menjelaskan bahwa kasus ini merupakan kasus terkait perkara korupsi penyalahgunaan dana penyelenggaraan asuransi kesehatan dan tunjangan hari tua bagi PNS dan tenaga harian lepas Pemerintah Kota Batam yang ditempatkan pada PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya dan telah inkrah pada tahun 2018 lalu.

Diketahui, Muhammad Nashihan melakukan tindak pidana korupsi itu bersama dengan Syafei yang menjabat sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Batam.

Sehingga menurutnya, aparat penegak hukum tegas dan tidak menoleransi dalam menindak pelaku tindak pidana korupsi.

“Ini kita jadikan pelajaran bersama, untuk tidak berperilaku koruptif dan siapapun pelakunya jika terbukti tidak ada toleransi,” tutupnya. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

Panaskan Kuah Soto Sampai Ketiduran, Rumah Makan di Bukit Tengkorak Habis Dilalap Si Jago Merah

0
Rumah Makan di Bukit Tengkorak, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan yang habis terbakar

batampos – Asmiati, pemilik Rumah Makan di Bukit Tengkorak, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan tak menyangka tempat usahanya habis dilalap api, Kamis, (11/7) sekitar pukul 01.30 WIB.

Ketika dijumpai, Asmiati mengatakan kebakaran terjadi akibat dirinya lalai yang pada waktu itu sedang memanaskan kuah soto usai berjualan pada Rabu, (10/7) 23.00 WIB.

“Kebetulan kuah sotonya banyak, kan lama mendidihnya. Sambil tunggu mendidih, saya baring dan tak tahunya ketiduran,” ujar Asmiati sambil menangis.

Ia tersadar api telah melalap rumahnya saat tetangganya, Iwan mendobrak pintu hingga jebol yang memintanya untuk keluar rumah.

“Pak Iwan dobrak pintu, teriak suruh saya keluar selamatkan anak-anak. Waktu itu, saya bingung ada apa. Tapi saya keluar bawa anak anak,” kata Asmiati.

BACA JUGA: Dinas Sosial Karimun Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran

Nasib berkata baik, Asmiyati beserta kedua anaknya berhasil keluar rumah dengan selamat.

“Waktu keluar rumah, api masih dibagian dapur saja. Untung angin tak kuat, kalau kuat tak tahu nasib saya dan anak-anak,” kata Asmiyati.

Pada waktu kejadian, suaminya sedang bekerja di Pulau Jemaja. Semua ia hadapi sendiri.

“Hari ini suami pulang. Saya masih trauma, tempat saya usaha habis semua,” sebut Asmiyati.

Untuk kerugian, Asmiyati menaksir mencapai Rp 100 juta. Karena, banyak peralatan usaha yang tak bisa diselamatkan.

“Semua alat habis. Saya masih ada kredit barang-barang itu, tak tahu mau bayar pakai apa uang bulanannya. Doakan saya tabah ya,” tutur Asmiyati.

Sementara itu, tetangga korban, Iwan mengatakan ia tersadar ada kebakaran saat anaknya yang masih bayi nangis.

“Anak saya nangis, terus saya lihat dari jendela kamar. Kok langit terang, rupanya kebakaran,” kata Iwan.

Begitu mengetahui nyawa tetangganya terancam, Iwan lantas bergegas untuk menyelamatkan.

“Saya tak pikir nyawa saya. Yang ada dipikiran saya, Kak As ada anak kembar masih kecil. Tanpa peralatan apapun saya dobrak pintu langsung masuk kedalam selamatkan Kak As dan anaknya,” terang Iwan.

Kemudian, Iwan bersama keluarganya menyiram api dengan peralatan seadanya. Ia geram, banyak orang yang berada dilokasi kejadian namun tidak ada rasa empati.

“Banyak yang nonton, tak ada mau bantu padamkan api sambil tunggu kedatangan Pemadam Kebakaran,” kata Iwan.

Dikatakannya, api berhasil dilumpuhkan sekitar pukul 04.00 WIB dengan kondisi rumah makan sudah tak bisa diselamatkan. Bengkel motor yang berada disamping turut ikut terbakar.

“Habis semua. Untung angin tak kuat, kalau kuat api pasti merambat ke semua rumah,” kata Iwan.

Pantauan dilokasi, bangunan yang terbakar masih mengeluarkan asap. Kabel listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) turut terbakar. Petugas PLN saat ini masih mengganti kabel yang terbakar. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

4 Hari, Empat Sekolah Dibom Zionis

0

batampos – Tak ada wilayah yang aman dari serangan Israel di Gaza. Dalam empat hari, empat sekolah menjadi sasaran kebrutalan Israel. Kebrutalan itu telah membunuh sekitar 29 orang.

Dilansir dari Al Jazeera, Ketua Badan PBB yang membantu pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini menuturkan, empat sekolah telah menjadi korban dalam empat hari terakhir. ”Sejak perang dimulai, dua pertiga sekolah UNRWA di Gaza terkena dampaknya. Ada yang dibom dan banyak yang rusak parah,” ujarnya melalui platform X.

Lazzarini menyayangkan kondisi itu. Dia menyebut sekolah-sekolah di Gaza telah berubah menjadi kuburan bagi warga Gaza. Pembunuhan, kehancuran, dan keputusasaan terus berlan­jut. Sekolah telah berubah dari tem­pat yang aman untuk pendidikan dan harapan bagi anak-anak menjadi tempat penampu­ngan yang penuh sesak dan sering kali berakhir menjadi tempat kematian dan kesengsaraan. ”Pengabaian terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional tidak bisa menjadi hal yang biasa,” katanya sembari menyerukan gencatan senjata segera.

Serangan ke sekolah-sekolah itu mendapat reaksi dari Jerman. Kementerian Luar Negeri Federal Jerman menyebut, serangan Israel terhadap sekolah di Gaza adalah tindakan yang tidak bisa diterima.

Warga Palestina yang terluka atau tewas dalam pemboman Israel di Jalur Gaza selatan dibawa ke rumah sakit Nasser di Khan Yunis, Selasa (9/7). F. TALEB/AFP

Terlebih, sekolah-sekolah itu digunakan sebagai tempat berlindung dan mengungsi oleh warga Gaza yang rumahnya dirudal Israel. Jerman pun menyerukan penyelidikan segera atas serangan keji itu.

”Serangan berulang-ulang terhadap sekolah oleh tentara Israel harus dihentikan dan penyelidikan harus segera dilakukan,” ujar Kemenlu Negeri Federal Jerman melalui X.
Rabu (10/7), tentara Israel (IDF) melayangkan selebaran yang memerintahkan evakuasi bagi warga Gaza. IDF mengusir warga Gaza agar pindah ke ”wilayah perlindungan” di Deir el-Balah dan az-Zawayda.

”Kami ingin menginformasikan kepada Anda bahwa Jalan Tariq bin Ziyad dan Omar al-Mokhtar adalah koridor yang aman untuk menyeberang ke barat menuju Jalan Al-Rashid (al-Bahr) dan dari sana ke selatan,” tutur IDF dalam selebarannya.

Militer Zionis menyebut, dua jalur itu bisa digunakan untuk menyeberang ke timur menuju wilayah Al-Zaytoun dan pusat kota. Dari sana ke selatan melalui Jalan Salah Al-Din. ”Kota Gaza akan tetap menjadi zona pertempuran yang berbahaya,” ujar selebaran itu.

Selebaran tersebut membuat warga mempertanyakan penggunaan kata ”evakuasi”. Itu disebabkan karena Israel sudah berkali-kali melakukan hal serupa. Memerintahkan warga untuk pergi secara paksa dan terlunta-lunta ke wilayah yang mereka sebut ”zona aman”, lalu dengan kejinya melancarkan serangan ke zona tersebut.

Sementara itu, delegasi I-s-rael tiba di Doha terkait pembicaraan gencatan senjata, Rabu (10/7). Al Jazeera menyebut, setelah kebuntuan selama berbulan-bulan, Netanyahu pekan lalu memberi wewenang kepada para perunding untuk kembali berunding. Hal ini terjadi setelah AS melakukan perubahan rumusan bahasa, terkait rencana tiga fase yang digariskan Presiden Joe Biden pada akhir Mei lalu.

Hamas dilaporkan telah membatalkan tuntutan lamanya agar Israel menerima gencatan senjata permanen sebagai syarat untuk menandatangani kesepakatan apa pun. Sebaliknya, kelompok tersebut akan menggunakan tahap pertama dari rencana itu untuk mencapai hal tersebut. Di sisi lain, Netanyahu bersikukuh masih ingin melanjutkan perang dalam kondisi apa pun. (*)

Warga Desa Kiabu Amankan Pelaku Penangkapan Ikan Dengan Menggunakan Kompresor

0

batampos – Satu unit kapal pompong yang memakai alat bantu penangkapan ikan jenis kompresor berhasil diamankan warga Desa Kiabu, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa, (9/7) kemarin.

Kapal pompong yang berisikan 4 orang nelayan luar itu ditangkap warga sekitar pukul 20.25 WIB di perairan Desa Kiabu.

Ketua Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Desa Kiabu, Agustar mengatakan penangkapan pompong itu berawal dari kecurigaan warga. Yang mana pada saat itu, beraksi bersama 2 pompong lainnya.

“Penangkapan motor itu berawal pada sore menjelang magrib, yang mana warga kita melihat tiga pompong berjejer sedang berlabuh dibelakang Pulau Kiabu,” kata Agustar, Rabu, (10/7).

Mendapatkan informasi itu, warga setempat melakukan pemantauan terhadap ketiga pompong tersebut.

“Karena kita curiga, jadi warga turun ke laut dan mencari keberadaan pompong itu. Dan benar saja, satu diantara pompong tadi sedang melakukan penangkapan ikan menggunakan kompresor,” kata Agustar.

Sedangkan kedua pompong lainnya berhasil kabur dari kejaran warga.

BACA JUGA: Nelayan Anambas Terima Paket Bantuan Alat Tangkap Ikan dari Pemprov Kepri dan Medco Energi

“Pompong yang berisikan 4 orang ini, kami amankan di Desa Kiabu,” sebut Agustar.

Pihaknya telah berkordinasi dengan Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) untuk ditindak sebagaimana peraturan perundang-undangan.

“Karena ini pelanggaran perikanan, mungkin akan diserahkan kepada penyidik perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan dan Permen KP RI nomor 36 tahun 2023 tentang penempatan alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan dizona penangkapan ikan terukur dan wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia di perairan darat,” jelas Agustar.

Sementara itu, Kepala Pos PSDKP Anambas, Kotot Setiadi mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan penyidikan kepada pelaku.

“Ya sudah kita lakukan penyidikan, masih berlangsung,” kata Kotot. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Pansus Angket Haji DPR Temukan Indikasi Korupsi

0
Anggota staf darat membantu jemaah haji wanita setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Provinsi Aceh, Rabu (10/7). Pansus angket haji DPR RI temukan indikasi pengalihan kuota haji.

batampos – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024 resmi dibentuk DPR RI. Pansus angket akan bekerja melakukan penyelidikan terhadap berbagai persoalan haji. Salah satunya terkait indikasi adanya tindak pidana korupsi.

Anggota Pansus Hak Angket Haji Luluk Nur Hamidah mengatakan, Pansus Angket Haji dibentuk menyusul adanya berbagai temuan Tim Pengawas (Timwas) DPR dalam penye-lenggaraan Ibadah Haji 2024 yang dilaksanakan pemerintah.

Pansus diharapkan dapat membongkar kotak pandora pengalihan kuota haji, yang seharusnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, hanya diperbolehkan digunakan 8 persen untuk haji plus. ”Tapi justru digunakan 50 persen oleh Kemenag ke haji khusus,” kata Luluk.

Pada musim haji 2024, Timwas Haji DPR melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan haji. Timwas Haji memiliki peran krusial dalam pengawasan dan evaluasi manajemen kuota, pengaturan petugas haji, dan pengelolaan keuangan.

Menurut Luluk, Timwas Haji DPR sendiri bertugas memastikan semua aspek terkait dengan ibadah haji berjalan dengan baik dan sesuai standar yang ditetapkan. Setelah melakukan pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan Ibadah Haji bagi jemaah di Tanah Suci, Timwas Haji DPR menemukan adanya berbagai pelanggaran hingga kurang maksimalnya fasilitas bagi jemaah.

Politisi PKB itu mengatakan, Timwas Haji tak hanya menemukan adanya indikasi pelanggaran terhadap undang-undang terkait pengalihan kuota haji yang berdasarkan UU Nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umroh pada Pasal 64 ayat 2, kuota haji khusus ditetapkan hanya sebesar 8 persen dari kuota haji Indonesia.

Bukan hanya ada indikasi pelanggaran terhadap UU, tapi pansus juga mencium adanya indikasi korupsi dalam pengalihan kuota haji reguler ke haji khusus.

”Ada informasi yang kami terima jika pengalihan kuota haji reguler ke haji khusus sebanyak 50 persen itu terindikasi ada korupsi. Kami akan dalami dan selidiki apakah benar informasi yang kami terima itu. Kami akan panggil para pihak terkait dengan hal ini nanti,” beber Luluk.

Dia menegaskan, pengalihan kuota jemaah untuk haji plus telah mencederai nilai-nilai keadilan. Ada rasa keadilan yang diabaikan oleh pemerintah dari pengalihan kuota haji. Apalagi antrean jemaah yang sangat panjang. Khususnya antrean jemaah lansia reguler yang bisa diprioritaskan melalui tambahan kuota 20 ribu.

DPR juga menyoroti layanan Armurzna yang masih belum ada perubahan, yaitu over capacity, baik tenda maupun toilet. Masalah pemondokan dan toilet dianggap krusial mengingat biaya yang diserahkan jemaah untuk pelaksanaan ibadah haji tahun ini bertambah menyesuaikan tambahan jemaah terkait pemondokan, katering, dan transportasi.

Luluk mengatakan, pelaksanaan haji bukan hanya peristiwa ibadah atau religi, tapi juga sekaligus peristiwa ekonomi, perdagangan, politik dan diplomasi, bahkan kultural. ”Maka kita harapkan nanti melalui pansus, kita bisa dorong peta jalan penye-lenggaraan Haji yang terpadu, komprehensif, progresif dan revolusioner,” ungkap Luluk.

Legislator dari Dapil Jawa Tengah IV itu pun meminta dukungan dari masyarakat terkait proses Pansus Angket Haji. Luluk mengatakan, hak angket diambil dalam rangka agar pelaksanaan ibadah haji ke depan dapat lebih baik dan benar-benar memprioritaskan keadilan bagi semua jemaah Indonesia.

Pansus Angket Haji akan mengajukan permohonan kepada pimpinan DPR agar tetap bisa melakukan rapat di masa reses mengingat DPR akan memasuki reses dalam waktu dekat.

”Pansus Angket DPR juga akan meminta keterangan dari stakeholder terkait. Dan masukan dari seluruh lapisan masyarakat sangat terbuka, pasti akan kami terima,” tegas Luluk.

Sementara itu dari Kemenag belum ada respons terbaru, terkait bergulirnya Pansus Haji. Mereka lebih fokus menuntaskan penyelenggaraan haji 2024 yang masih berlangsung sampai 23 Juli depan. Saat ini saja, masih ada jemaah yang di Makkah. Sesuai jadwal, seluruh jemaah sudah meninggalkan Makkah pada 12 Juli besok.

Sementara itu PBNU merespons adanya Pansus Haji. Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla mengatakan, mereka mendukung upaya-upaya untuk memberikan masukan perbaikan haji ke depan. ”Apapun bentuknya (usulan perbaikan haji),” jelasnya.

Meskipun begitu Ulil me-ngatakan penyelenggaraan haji pada tahun ini berjalan dengan baik. Dia tidak menutup kemungkinan ada kekurangan yang bisa disempurnakan ke depannya. Ulil mengatakan penyempurnaan pelayanan haji perlu perlu terus dilakukan.

”Tapi kami memandang penyelenggaraan haji sudah cukup baik. Dan usaha dari pihak pemerintah terutama kemenang sudah sangat maksimal,” jelasnya. Dia juga menjelaskan pemerintah Arab Saudi juga sudah berusaha mengusahakan pelayanan sebaik mungkin. Ulil mengatakan kekurangan dalam haji 2024, tidak mengurangi apresiasi mereka terhadap usaha Kemenag dan pemerintah Arab Saudi. (*)

PT Putera Bentan Karya Tuding PSDKP Kirim Surat Salah Alamat

0
Petugas saat mendirikan papan pengumuman penyegelan kawasan PT Putera Bentan Karya di Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas

batampos – Manajemen PT Putera Bentan Karya (PBK) angkat bicara mengenai pemanggilan penyidik Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP).

Pemanggilan itu berkaitan dengan penutupan aktifitas perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan aspal itu.

PSDKP menilai PT Putera Bentan Karya melakukan reklamasi yang menyebabkan kerusakan mangrove (bakau) dan terumbu karang di area itu.

Direktur PT Putera Bentan Karya, Brando Purba menjelaskan penyidik belum pernah sama sekali mengirimkan surat pemanggilan kepada perusahaannya itu.

“Selama ini mereka hanya antar surat pemanggilan itu ke Temburun sana. Padahal disitu bukan kantor kita,” ujar Brando melalui telepon seluler, Rabu, (10/7).

BACA JUGA: Rusak Bakau dan Terumbu Karang, Manajemen PT Putera Bentan Karya Bandel Tak Hiraukan Pemanggilan Penyidik PSDKP

Selama ini, ia menilai PSDKP salah alamat dalam mengirimkan surat. Padahal, PT Putera Bentan Karya memiliki alamat yang jelas berdomisili di Kota Tanjungpinang.

“Kita bukan perusahaan fiktif, kantor kita jelas di Tanjungpinang,” sebut Brando.

Perusahaan, sambung Brando, baru saja menerima surat pemanggilan itu pada hari ini, Rabu, (10/7).

“Baru diantar hari ini. Jadi yang kemarin mereka salah alamat,” kata Brando.

Mengenai permasalahan yang dihadapi, Brando menceritakan perusahaannya sudah lama beroperasi di Anambas sejak masih bergabung dengan Kabupaten Natuna.

“Kita diminta oleh pemerintah untuk membantu pengaspalan jalan disana. Kita jalankan, proses perizinan sudah kita ikuti,” kata Brando.

Waktu itu yang membuat perizinan yaitu Pemerintah setempat, PT Putera Bentan Karya hanya melaksanakan pengaspalan saja. Lokasi loading tongkang yang direklamasi itu sudah mendapatkan persetujuan dari pemerintah setempat.

“Nanti kita jelaskan semuanya sama penyidik. Kami ada bukti-bukti pendukung,” kata Brando.

Saat ini, perusahaannya telah lama tidak melakukan aktifitas, karena pabrik tersebut telah di take over oleh anggota DPRD Anambas terpilih, Wahyudi melalui Perjanjian Pengikat Jual Beli (PPJB).

“Sudah ditake over sama Wahyudi melalui PPJB karena belum ada badan hukum,” kata Brando.

PT Putera Bentan Karya akan koperatif dalam pemanggilan yang dilakukan oleh penyidik.

Perlu diketahui, PT Putera Bentan Karya ditutup oleh KKP pada Sabtu, (29/6) lalu. Manajemen Putera Bentan Karya telah melakukan akfivitas ilegal reklamasi seluas 650 meter persegi di kawasan bakau sejak 2014 silam.

Akibatnya ekosistem perikanan dan terumbu karang menjadi rusak. Reklamasi itu diperuntukkan untuk membangun pelabuhan jeti tongkang.

Akibat perbuatannya, manajemen diancaman kurungan minimal 2 tahun dan denda Rp 2 Miliar, maksimal kurungan 10 tahun dan denda Rp 10 Miliar. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin