Sabtu, 13 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3544

Tak Lolos PPDB Sekolah Negeri, Calon Siswa Berharap Diakomodir dalam Kuota Tambahan

0
IMG 20240613 WA0001
Orangtua dan calon peserta didik saat mendaftar di hari terakhir pelaksanaan PPDB SMK di SMKN 1 Batam, Kamis (13/6). Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Proses penerimaan peserta didik baru SMA dan SMK di Kepri telah memasuki tahap pendaftaran ulang. Di Kota Batam, banyak calon peserta didik yang tereliminasi dalam seleksi PPDB sekolah negeri ini.

Seleksi PPDB SMK yang sudah diumumkan sepekan yang lalu mengeliminasi sekitar empat ribu calon peserta didik yang mendaftar. Begitu juga dengan jalur zonasi SMA yang seleksinya diumumkan Jumat (28/6), ada ribuan calon peserta didik yang tidak terakomodir. Ini berdasarkan data yang tertera dalam lamanya website PPDB Disdik Kepri dan Juknis yang dikeluarkan sebelumnya.

Dalam data pendaftaran di laman website PPDB tertera daya tampung SMK di Batam tahun ini hanya 6.222 siswa. Begitu juga SMA, daya tampung SMA di Batam hanya diangka 8.000-an siswa. Separuh peserta PPDB SMA ini tidak terakomodir.

Baca Juga: Jumlah Pendaftar PPDB SMP Negeri di Batam Sudah Lebihi RDT

Ini menimbulkan polemik, hingga saat ini masih banyak calon peserta didik yang tidak lolos PPDB sekolah negeri ini, memilih bertahan di sekolah yang mereka daftar. Mereka enggan mencari atau mendaftar ke sekolah swasta dengan alasan yang hampir sama yakni biaya pendidikan.

Masing-masing orangtua yang bertahan di PPDB sekolah ini negeri beranggapan biaya pendidikan di sekolah swasta mahal dan memberatkan mereka.

Alasan ini yang membuat para orang tua dan calon peserta didik ini melakukan berbagai upaya agar sekolah kembali menerima mereka. Ada yang nekat mencari jalur alternatif seperti masuk melalui jalur belakang, ada juga yang terus mendatangi dan mendesak pihak sekolah untuk kembali membuka kuota tambahan.

SMKN 1 Batam misalkan sepanjang pekan ini tidak pernah sepi. Puluhan bahkan ratusan orangtua dan anak mereka terus berdatangan setiap hari. Meskipun pihak sekolah menegaskan belum ada kebijakan kuota tambahan, para orangtua ini tak patah semangat.

Baca Juga: Jemaah Haji Embarkasi Batam Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 19 Orang

Mereka menitipkan data pendaftaran anak mereka ke sekolah dan berharap agar sekolah kembali menerima anak mereka jika ada kebijakan kuota tambahan nanti.

“Iya masih ramai yang datang, tapi itu tadi. Kita belum bisa menjanjikan apapun karena belum ada kebijakan penambahan kuota,” ujar Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana.

Demikian juga di SMKN 5 Batam di Sagulung, para orangtua bahkan nekat mencari dukungan jalur belakang agar anak mereka bisa kembali diterima di sekolah tersebut.

“Biasanya ada kuota tambahan makanya kita coba cari orang yang bisa masukan nanti,” kata Nuryati, orangtua calon siswa di Dapur 12, Sagulung.

Sama halnya dengan SMKN 1, Kepala SMKN 5 Batam Henra Debeny juga menyampaikan belum bisa berbuat banyak karena keputusan penambahan kuota itu ada di Disdik dan Gubernur Kepri.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri cabang Batam Kasdianto juga menyampaikan hal yang sama. Hingga saat ini belum ada petunjuk lanjutan terkait permintaan kuota tambahan tersebut.

“Masih fokus dengan semua tahapan PPDB yang sedang berjalan. Untuk itu belum ada keputusan lagi,” kata Kasdianto.

Baca Juga: Banjir Masih Terjadi di jalan Raya Batuaji dan Sagulung

Baik Kasdianto ataupun kepala sekolah yang ada di wilayah Batuaji dan Sagulung berharap agar masyarakat tidak terlalu memaksakan sekolah negeri untuk menampung semua peserta didik yang ada. Bagaimana pun sekolah negeri ada batasan kuota daya tampung. Yang tidak lolos seleksi PPDB disarankan untuk segara mendaftar ke sekolah swasta. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Suara PPP di Pemilu di Kepri Hancur Lebur Jadi Sorotan Ketua Umum, Kambing Hitamkan Perilaku Money Politik

0
Pelakasana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Muhammad Mardiono

batampos – Jumlah perolehan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) milik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ditingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kepulauan Riau mengalami penurunan. Bahkan, ada yang kehilangan kursi.

Padahal kursi DPRD di Kepulauan Riau yang direbutkan ada sebanyak 245 kursi. PPP hanya mampu meraih 7 kursi.

Hal ini menjadi sorotan Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono.

“Pusat akan mengevaluasi kinerja dari pengurus PPP di Kepulauan Riau, sangat disayangkan Pileg (Pemilihan Legislatif) mereka kurang maksimal,” ujar Mardiono, Jum’at, (28/6).

Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lalu, kata Mardiono, merupakan Pemilu yang paling brutal dibandingkan Pemilu tahun-tahun sebelumnya. Indonesia sebagai demokrasi, hal ini sangat berlebihan.

“Perilaku money politik mengedapankan matrealistis. Sedangkan tujuan demokrasi kita bukan itu,” kata Mardiono.

BACA JUGA: Ini 30 Nama Anggota DPRD Tanjungpinang Terpilih Hasil Pemilu 2024

Akibat perilaku money politik, ia mengklaim bahwa suara dan jumlah perolehan kursi PPP menurun disebabkan demokrasi yang tak berjalan dengan baik.

“Makanya diberbagai daerah kita mengalami penurunan (jumlah suara dan kursi). Tak hanya itu, ada juga didaerah lain suara kita naik dan menjadi pemenang,” tutur Mardiono.

Pria yang juga sebagai Utusan Khusus Presiden (UKP) itu mengajak semua partai politik untuk mengedukasi ke rakyat bahwa tujuan Pemilu bukan sekedar matrealis, melainkan untuk mencapai kedaulatan rakyat.

“Di Kepri, saya yakin tahun 2029 ada mengalami perubahan. Minimal PPP ada memiliki kursi disetiap Kabupaten/Kota. Jadikan hasil Pemulu 2024 ini untuk muhasabah atau memperbaiki diri,” kata Mardiono.

Ketua DPW PPP Kepulauan Riau, Abdul Haris tak membantah tudingan dari Mardiono, menurutnya hal yang wajar, sebab parpol mengalami pasang surut perolahan suara.

“Salah satunya kita mengalami pasang surut,” kata Haris.

Meskidemikian, Haris berterima kasih kepada seluruh kader yang telah berjuang maksimal dalam Pemilu 2024.

“Seluruh jerih payah kader saya apresiasi, kita harus semangat untuk menghadapi kedepannya,” kata Haris.

Adapun rincian kursi milik PPP di daerah yaitu Tanjungpinang sebanyak 1 kursi, Batam sebanyak 1 kursi, Natuna sebanyak 1 kursi dan Anambas sebanyak 4 kursi sekaligus partai pemenang.

Sedangkan untuk DPRD Provinsi Kepri, PPP tak mampu mempertahankan kursi. Malahan, harus gigit jari setelah petahana, Irwansyah tak meraih suara maksimal. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Dirjen Imigrasi Pastikan Seluruh Layanan Keimigrasian Telah Pulih 100 Persen

0
Dirjen Imigrasi Silmy Karim (Istimewa)

batampos – Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Silmy Karim memastikan, seluruh layanan Keimigrasian telah pulih 100 persen. Hal ini setelah Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) diretas atau terserang ransomware.

“Hari ini kita sudah memastikan seluruh layanan Keimigrasian dari perlintasan, kemudian visa online, izin tinggal, dan paspor sudah recover 100 persen,” kata Silmy Karim dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/6).

Silmy menjelaskan awal mula terjadinya gangguan Keimigrasian, gangguan itu awalnya terjadi pada Kamis (20/6) yang diduga terjadi gangguan sistem. Pihak imigrasi yang berada di lapangan langsung melakukan pengecekan.

“Awalnya dari pihak kita mengecek apakah itu jaringannya, apakah itu ada interuption yang disebabkan oleh hal teknis. Itu dulu kan biasanya di lapangan, melaporkan ke Direktorat IT, ini ada kendala. Karena kita memang memiliki help desk yang 24 jam, untuk mendukung sistem,” ucap Silmy.

Ia menyatakan bahwa Imigrasi merupakam lembaga yang sangat menggunakan teknologi dalam kerjanya. Sehingga sangat bergantung pada sistem teknologi internet.

Setelah melakukan pengecekan bahwa gangguan terjadi pada Pusat Data Nasional (PDN). Saat itu, kata Silmy, dirinya merasa heran mengapa bisa terjadi gangguan yang cukup lama.

“Kita belum tahu itu sebabnya apa, pokoknya PDN gangguan. Nah, kalau gangguan teknis itu tidak mungkin lebih dari 6 jam rata-rata ya. Kita tambah lah 6 jam lagi, jadi 12 jam,” ungkap Silmy.

Setelah terus mengalami gangguan, Silmy mengaku langsung menghubungi Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly untuk meminta izin menyiapkan data center alternatif. Hal itu tidak lain untuk bisa cepat memperbaiki layanan Keimigrasian.

“Mohon izin untuk kita menyiapkan data center alternatif. Karena kalau saya biarkan, keputusan itu tidak dilakukan cepat, maka layanan akan terganggu,” pungkas Silmy. (*)

Terdakwa Restitusi Pajak Akui Kaget Ponsel yang Dikirim Berubah Jadi Tanah

0
pemalsuan invice f yashinta 1 e1718965653587
Seriching Merlin alias Richie dan Sundra Talaman alias Asun didampingi penasehat hukum saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (20/6). F. Yashinta/Batam Pos

batampos – Seriching Merlin alias Richi dan Sundra Talaman alias Asun, kembali disidang di Pengadilan Negeri Batam. Kedua pengusaha ini mengakui pengiriman barang dari Jakarta ke Batam sudah dilakoni sejak 2021 lalu.

Namun keterangan antar keduanya saling bertolak belakang, yang membuat majelis hakim ketuai Tiwik bingung. Apalagi mengenai jenis barang yang dikirim dari Jakarta ke Batam.

Keterangan dari Richi menyebutkan, pengiriman barang dari Jakarta ke Batam dilakukan sejak 2021. Barang yang dikirim itu dipacking oleh Asun atas perintahnya.

“Sudah melakukan pengiriman barang sejak 2021, semua yang dikirim hape,” ujar terdakwa Richi.

Baca Juga: Ada Apa Ini, Terdakwa Kasus Limbah Bisa ‘Menghilang’

Namun ia mengaku kaget ketika saat penangkapan oleh Bea Cukai dan menemukan ponsel yang ia kirim ternyata berisi tanah dan hape mainan. Padahal menurutnya hanya berisi ponsel.

“Terakhir pengiriman saat penangkapan, tapi anehnya hape yang saya kirim berubah tanah,” dalih Richi.

Sementara Asun menampik keterangan Richi. Menurutnya, sejak 2021 ia memang sudah mengirim tanah dari Jakarta ke Batam atas perintah Richi. Selama ini, proses pengiriman sesampai Batam berjalan lancar.

“Pengiriman sejak 2021, dan selalu berisi tanah. Baru pertama kali ditangkap,” ujar Asun.

Menurut dia, ia bekerja di perusahaan yang didirikan Richi dan digaji Rp 8 juta perbulan untuk jabatan Direktur. Tak hanya itu, ia juga digaji Rp 1 juta untuk sekali packing barang.

“Dalam sebulan ada 4 kali packing barang, jadi digaji tambahan Rp 4 juta. Sehingga gaji saya Rp 12 Juta,” akunya.

Baca Juga: Sidang Penyelundupan Mikol Satu Kontainer Senilai Rp6,9 Miliar

Mendengar keterangan terdakwa yahg saling bertolak belakang, hakim Tiwik sempat menegaskan keterangan dari masing-masing terdakwa, sebelum sidang diakhiri.

“Terdakwa Richi mengaku pengiriman sejak 2021, yang dikirim selalu hape, namun pengiriman terakhir tiba-tiba berubah tanah. Terdakwa Asun mengatakan sejak 2021, iya selalu mempacking tanah, dan digaji oleh terdakwa Richi,” sebut Tiwik.

Diproses persidangan juga tidak terungkap apakah para terdakwa sudah pernah memgklaim restitusi pajak atas pengiriman ponsel yang ternyata berisi tanah. Begitu juga tujuan pengiriman ponsel atau tanah dari Jakarta ke Batam.

Diketahui, Aksi tindak pidana umum saat ini semakin beragam. Berbagai cara dilakukan, untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok.

Seperti hal yang diduga dilakukan Seriching Merlin alias Richie dan Sundra Talaman alias Asun. Keduanya diduga memalsukan invoice pengiriman dari Jakarta ke Batam demi bisa mengklaim restitusi pajak atau pengembalian Pajak Pertambahan Nilai.

Petugas Bea Cukai Batam yang menjadi saksi, menjelaskan penangkapan keduanya berawal dari adanya surat dari tim intelejen Kemenkumham untuk memeriksa barang-barang dari luar daerah masuk ke Batam.

Baca Juga: Batam Belum Perlu Nyamuk Wolbachia

Saat pemeriksaan barang yang dikirim dari Tanjungpriuk untuk dua perusahaan yakni PT. Sumo Pintar Indonesia maupun PT. Bintang Pusat Nasional yang bertempat di Batam, petugas mendapatkan ketidak cocokan. Pemeriksaan dan pengecekan dilakukan di Pelabuhan Batuampar pada bulan Februari 2024 lalu.

Namun dalam kotak kardus tersebut ternyata berisi tanah liat, ponsel mainan dan ponsel karet. Untuk mengelabui, paketan itu juga dibungkus ke dalam beberapa kotak.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 103 huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. (*)

 

Reporter: Yashinta

Mencari ‘The Dream Team’ untuk Memimpin Batam

0

 

pilwako
Salah satu liputan Batam Pos tentang Pilwako 2024 Batam

KONSTELASI politik di Batam tahun ini cukup menarik dan panas. Bagaimana tidak, dimulai dari Pileg, yang menyingkirkan sekitar 50 persen dewan petahana, dan mayoritas diisi nama-nama baru. Belum lagi soal Pilkada nanti, banyak figur mulai bermunculan.

Kontestasi di 2024 sepenuhnya belum usai. Ditingkat daerah kini tengah menunggu Pilkada yang akan dilangsungkan serempak, pada 27 November mendatang.

Sosok-sosok orang yang berpotensi maju pun mulai muncul di Batam. Sudah ada beberapa baliho mengenai hal tersebut. Dulu, ada pasangan Amsakar Achmad – Irwansyah dan juga Marlin Agustina – Sirajuddin Nur. Sekarang, banner keduanya sudah tak ada lagi. Amsakar dengan “Bukan yang Lain” sendiri, lalu Marlin dengan cap “Bunda” yang melekat sampai kini.

Teranyar, dari Gerindra yang menampilkan salah seorang kader mereka ke publik, yakni Li Claudia Chandra. Ada lagi legislator, Muhammad Yunus Muda, serta politisi PKS, Suryani, yang dinilai layak melaju.

Meski begitu, apakah mereka layak dan pantas untuk maju? Kemudian apakah orang-orang di atas adalah pasangan ideal untuk Batam?

 

Cari Tandem Buat Amsakar

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Rahmayandi Mulda, memberikan kisi-kisinya. Secara universal, semua layak untuk maju, tapi bukan berarti dapat memuluskan jalan tiap paslon nantinya.

Semisal Amsakar, yang tempo lalu bergandeng ‘mesra’ dengan Anggota DPRD Kepri, Irwansyah. Keduanya adalah sosok yang tak diragukan lagi dikancah politik, akan tetapi bukanlah tergolong pasangan yang pas.

Rahmayandi melihat, bahwa Amsakar merupakan tokoh yang dielu-elukan menjadi penerus Muhammad Rudi di Batam 1. Dia pun sepakat dengan hal itu. Tapi, pemilihan pasangan merupakan langkah vital dalam setiap Pilkada.

“Amsakar memang tak diragukan. Dua periode mendampingi Rudi bukan waktu yang singkat. Tapi kalau wakilnya Irwansyah, agak berat,” kata dia, Rabu (26/6).

Bukan tanpa sebab, ia menilai bahwa Irwansyah tak sebegitu populer Amsakar di Batam. Ditambah lagi, potensi suara yang diperkirakan tak signifikan untuk mendompleng pasangan tersebut.

Sebagaimana diketahui, Irwansyah pada Pileg DPRD Kepri 2024, tumbang. Ia sudah dapat dipastikan tak lagi duduk di lembaga legislatif untuk periode selanjutnya.

Hal itulah menjadi salah satu tolak ukur. Tak cuma itu saja, lanjut Rahmayandi, hingar-bingar pasangan sementara ini adalah bagian dari menguji respons publik atau ‘politik cek ombak’.

“Kita tidak tahu manuvernya seperti apa. Tapi kalau menurut saya mereka sedang ‘cek ombak’. Mau melihat respons publik itu seperti apa,” ujar Pengamat Politik di Kepri itu.

Terlepas dari pengamatannya yang menilai jika Irwansyah bukanlah sosok yang ideal buat Amsakar, Rahmayandi pun mencoba memberi gambaran tokoh yang pas. Ialah politisi PKS, Suryani.

“Suryani lebih ideal ketimbang Irwansyah untuk mendampingi Amsakar. Dari segi partai tak kita ragukan, PKS punya pemilihan yang rasional dan terbilang cukup militan. Di Pemilihan Anggota DPR RI kemarin pun suara Suryani termasuk tinggi,” katanya.

Atau jika memungkinkan, Amsakar disarankan condong kembali ke ‘orang-orang Rudi’. Contoh: Randi Zulmariadi sangat kuat untuk menjadi bagian dari Pilkada Batam tahun ini. Kata Rahmayandi, tak bisa juga dipungkiri bahwa sosok Rudi mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk di Batam.

“Potensinya (Randi mendampingi Amsakar) memang tak besar. Tapi dalam politik semua bisa terjadu,” kata dia.

 

Li Claudia Chandra: Orang Lama, Wajah Baru

Politisi Gerindra, Li Claudia Chandra, tampak serius meramaikan pesta demokrasi pemilihan wali kota dan wakil wali kota Batam. Dari spanduk yang beredar, dan kabar yang tersiar, Li Claudia mantapkan diri maju jadi calon wali kota.

Li Claudia Chandra bukanlah figur baru di dunia politik. Ia merupakan Wakil Ketua DPRD Tanggerang Selatan, sekaligus Ketua DPC Gerindra di sana. Namun, kalau untuk di Batam, yang beraangkutan adalah wajah baru.

Rahmayandi, menyebut jika potensi tetap ada bagi setiap bakal calon. Spesifik soal Gerindra, yang pada periode ini tengah kuat-kuatnya, berkemungkinan menjadi lawan berat bagi calon lain.

“Gerindra sekarang sedang diposisi terbaik. Saya melihat Li Claudia ini berpeluang besar juga,” katanya.

Beredar isu yang menyebut jika Amsakar akan maju berpasangan dengan Li Claudia. Kata Rahmayadi, jika keduanya bergabung, maka potensi besar bakal terjadi.

“Ada kabar Pak Amsakar ini pindah ke Golkar. Itu langkah tepat, apalagi jika benar nanti bersama Li Claudia, itu potensinya sangat besar,” ujar dia.

 

Yunus Muda Dinilai Tepat Dampingi Marlin

Istilah ‘politik cek ombak’ juga sepertinya sedang dilakukan oleh Marlin Agustina. Sama halnya dengan Amsakar, Marlin pun nampaknya sedang melihat kekuatan.

Bagi Rahmayandi, Marlin adalah figur kuat untuk maju di Pileg. Jalannya semakin mulus dengan Partai Gerindra. Ditambah lagi dengan sosok sang suami, Rudi, di belakang.

“Tak dapat dipungkiri memang, Rudi ini berpengaruh untuk Batam. Sudah pasti di belakangnya (Marlin) ada Rudi. Makanya Marlin ini kuat pada Pilkada kali ini,” ujar Rahmayandi.

Namun demikian, menurut dia Sirajuddin bukan orang yang tepat. Sama halnya dengan Irwansyah. Tak begitu mendompleng untuk di Batam.

Dari kacamatanya, yang lebih ideal menjadi wakil Marlin salah satunya adalah tokoh dari Partai Golkar. Jika Gerindra dan Golkar bersatu untuk Pilkada Batam, maka kekuatannya terbilang besar.

Ia mengambil satu nama, yakni Muhammad Yunus Muda. Politisi Golkar itu memang tengah ramai dibicarakan pada bursa Pikada kali ini. Yunus pun diketahui adalah salah satu nama yang telah mendapat mandat dari DPP Golkar pusat untuk maju di Pilkada Batam.

“Yunus Muda lebih berpotensi. Itu menarik jika kedua partai besar ini bersatu di Pilkada Batam. Apalagi Yunus Muda ini ketokohannya dikalangan orang Melayu saya rasa cukup baik,” katanya.

Faktor etnisitas juga akan menentukan. Untuk itulah figur seperti Yunus Muda adalah pilihan tepat sejauh ini. Lalu, Yunus ialah salah seorang politisi senior, juga Ketua II DPD Golkar Batam. Ia malang melintang di dunia politik, bahkan tiap periode nama Yunus Muda jadi langganan mengisi kursi di DPRD Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Pengukuhan Kepala OJK Kepri, Komitmen Jaga Stabilitas Keuangan di Kepri

0
Pengkuhan Kepala OJK Kepri 2 F Cecep Mulyana
Dewan Komisioner OJK RI Agusman (tengah) berfoto bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau Sinar Danadjaya (kiri) yang baru dikukuhkan dan Rony Ukurta Barus. di Hotel Radisson, Batam Jumat, (28/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau resmi berganti dari Rony Ukurta Barus ke Sinar Danandjaya. Pergantian ini ditandai dengan pengukuhan yang berlangsung di Radisson Golf & Convention Center Batam, Jumat (28/6) pagi.

Pengukuhan dilakukan Dewan Komisioner OJK RI, Agusman, dan turut dihadiri Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Serah terima jabatan sebelumnya telah dilakukan di Jakarta, pada 3 Juni kemarin.

Sinar mengatakan ia berkomitmen untuk melanjutkan program pejabat sebelumnya, serta menaikan pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas keuangan di Kepri.

“Ini yang terus kami garap. Sehingga ke depan pasti perekonomian Kepri lebih baik, terakselerasi dengan lebih cepat,” ujar Sinar, usai dikukuhkan sebagai Kepala OJK Kepri.

Ia mengatakan saat ini tingkat literasi keuangan di Kepri sudah baik dan harus dioptimalisasikan. Untuk itu, pihaknya akan melakukan sinergi dengan pemerintah daerah hingga ke tingkat kelurahan atau desa-desa.

“Aparat di kelurahan atau desa bisa menjadi duta literasi keuangan. Mudah-mudahan bisa meningkatkan literasi keuangan sampai masyarakat terjauh, terpencil dan terluar,” katanya.

Ia mengaku akan melanjutkan program-program dan menaikkan pertumbuhan ekonomi di Kepri dengan pengalaman yang sudah dimiliki saat bekerja di Kantor OJK di beberapa wilayah. Seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, dan Papua.

“Berbekal pengalaman saya di daerah lain, saya harap ada terobosan yang diimplementasikan bagi industri jasa keuangan di Kepri,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Kepri, Ansar Ahmad turut mengucapkan selamat atas dikukuhkan Kepala OJK yang baru. Ia berharap OJK mampu mengawasi kinerja perbankan dan keuangan di Kepri agar lebih baik.

“Selamat datang di Provinsi Kepri. Semoga dengan kedatangan Kepala OJK baru ini, kinerja perbankan di Kepri lebih baik lagi,” ujar Ansar.

Menurut Ansar, Kepri sebagai lumbung ekonomi perlu kehadiran OJK untuk mengawal berbagai jasa keuangan yang ada.

“Keberadaan OJK ini perlu. Tidak hanya mendorong, mendukung stabilitas moneter dari tupoksi-nya tapi juga bisa mengawal berbagai jasa keuangan yang ada di Kepri,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Sakit Hati Tak Dipinjami Uang, Titi Curi Uang Teman

0
IMG 1650
Titi Dwi Wahyuningsih menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam. F.Yashinta/Batam Pos

batampos – Titi Dwi Wahyuningsih, warga Sagulung bukanlah teman yang baik. Sebab karena sakit hati, ia tega mencuri uang temannya dari ATM puluhan juta.

Kemarin, Titi menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam. Agenda persidangan adalah tuntutan dari jaksa penuntut umum. Oleh JPU Adjudian, Titi dinilai terbukti melakukan pencurian sesuai paal 362 kuhp.

Namun sebelum menjatuhkan pidana, jaksa Ajudhian menjabarkan hal meringankan dan memberratkan terdakwa. Hal memberatkan perbuataan terdakwa merugikan korban. Sedangkan hal meringankan terdakwa bersikap sopan dan merasa bersalah.

“Memperhatikan unsur pasal yang telah terpenuhi, menuntut terdakwa dengan 1 tahun dan 6 bulan dikurangi terdakwa ditanan,” ujar jaksa Adjudian.

Atas tuntutan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya meminta waktu untuk menyampikan pembelaan secea tertulis.

“Sidang kita tunda satu minggu dengan agenda pembelaan secara lisan oleh terdakwa,” sebut hakim Benny Yoga Dharma

Diketahui, perbuataan pencurian yang dilakukan Titi terjadi pada bulan Mei lalu. Berawal saat ia meminjam uang kepada Hamidah. Namun Hamidah menolak dengan alasan tak punya uang.

Penolakan itu membuat titik sakit hati, sebab ia sempat mendengar bahwa Hamidah dapat kiriman uang dari jual tanah suaminya di kampung. Apalagi saat membuat rekening, dirinya ikut bersama hamidah dan membuatkan pin atm untuk Hamidah.

Karena itu, ia mencuri ATM Hamidah, dan kemudian melakukan tarik tunai hingga tranfer hingga merugikn korban Rp 32,5 juta.

Perbuataan itu baru diketahui korban saat melihat uang di dalam rekeningnya habis. (*)

Reporter: Yashinta

Biden dan Trump Saling Serang dalam Debat Pertama Pilpres AS 2024

0
oe Biden dan Donald Trump. ANTARA/Anadolu.

batampos – Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan mantan presiden Donald Trump kembali berhadapan dalam debat pemilu presiden AS 2024 pertama pada Kamis malam waktu setempat, atau Jumat pagi waktu Indonesia.

Kedua capres berjuang meyakinkan pemilih dengan menawarkan pendekatan yang sangat bertolak belakang dengan rivalnya masing-masing apabila salah satu dari mereka memenangi pemilu akhir tahun ini.

Namun, dalam beberapa momen debat, kedua capres justru melenceng dan saling menyerang rivalnya dengan pernyataan yang berkelok-kelok.

Biden tampak kesulitan mempertahankan alur pikirannya saat Trump dengan penuh semangat menuturkan sejumlah pernyataan menyesatkan untuk menghindari pertanyaan moderator. Hal ini membuat debat tampak tak seimbang.

Dengan suara seraknya, Biden menyebut Trump sebagai “anugerah” untuk golongan elite terkaya di AS melalui kebijakan “pemotongan pajak terbesar dalam sejarah AS” yang justru memperparah defisit negara.

Biden juga mengklaim bahwa dirinya adalah satu-satunya presiden yang berhasil mencegah “tentara AS tewas di belahan dunia manapun” dalam masa jabatannya.

Padahal, tiga personel militer AS meninggal di Yordania Januari lalu akibat serangan pesawat nirawak oleh milisi pro-Iran, dan 13 personel lainnya tewas dalam bom bunuh diri di Afghanistan saat AS menarik mundur tentaranya dari negara tersebut.

Sementara itu, Trump menyatakan bahwa kepemimpinan Biden merupakan “bencana”. Ia menegaskan berkali-kali bahwa “negara kita sedang dihancurkan”, sembari mengungkit kondisi ekonomi terkini dan kebijakan imigrasi Biden.

“Kita sedang hidup di neraka. ‘Orang Palestina’ dan orang-orang lainnya berbuat rusuh di mana-mana,” kata Trump, hendak merujuk pada protes pro-Palestina yang merebak di seantero AS di tengah agresi Israel ke Gaza dan dukungan tak henti AS kepada Israel.

Dalam salah satu momen debat yang paling janggal dan tak terduga, Trump malah menyebut Biden sebagai “orang Palestina” yang mencegah Israel menyelesaikan tujuan perangnya di Jalur Gaza, yaitu mengalahkan Hamas.

“Dia mengatakan, satu-satunya pihak yang mau meneruskan perang adalah Hamas. Padahal, yang mau meneruskan perang justru Israel, dan seharusnya Anda biarkan saja Israel maju dan biarkan mereka menyelesaikan ‘tugasnya’,” kata Trump kepada Biden.

“Tapi dia tidak mau melakukannya. Dia jadi seperti orang Palestina, namun mereka tidak menyukainya karena dia adalah seorang Palestina yang sangat buruk. Dia lemah,” ucap Trump.

Kemudian, saat menjawab pertanyaan mengenai kesiapannya mengakui negara Palestina yang merdeka, Trump hanya menjawab singkat. “Saya harus lihat nanti,” kata dia. (*)

Sumber: Antara

Gempa Berkekuatan 7,2 Magnitudo Guncang Pesisir Peru

0
ILustrasi Gempa.

batampos – Sebuah gempa bermagnitudo 7,2 mengguncang Samudera Pasifik bagian selatan, 91 kilometer tenggara kota San Juan de Marcona di Peru tengah pada Jumat pagi waktu setempat.

Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa tersebut terjadi pada pukul 00:36 pagi waktu Lima (12:36 WIB) di daerah Ica, Provinsi Nazca.

“Pusat gempa tersebut memiliki kedalaman yang sangat dangkal, 28 kilometer, dan amat terasa di sejumlah daerah,” demikian laporan situs pencatat gempa bumi Volcano Discovery.

Warga di daerah Ica dan daerah sekitarnya melaporkan guncangan hebat. Sementara, laporan kerusakan maupun jumlah korban jiwa tengah dihimpun.

Meski pada awalnya menyatakan tidak ada potensi tsunami, Pusat Peringatan Dini Tsunami Pasifik (PTWC) kemudian mengeluarkan peringatan bahwa gelombang setinggi hingga tiga meter mungkin terjadi di sejumlah pesisir.

Otoritas setempat tengah memantau secara intensif kondisi gempa serta terus berkoordinasi dengan dinas penanganan bencana demi memastikan pertolongan bencana segera.

Aktivitas seismik di Peru dan sekitarnya cukup sering terjadi karena lokasi negara tersebut terletak di Cincin Api Pasifik yang dikenal rentan gempa dan erupsi gunung berapi.

“Peru telah mengalami setidaknya tiga gempa bumi dengan magnitudo di atas 7 sejak tahun 1900, sehingga menyiratkan bahwa gempa sekuat ini mungkin terjadi hanya setiap 40 hingga 45 tahun sekali,” demikian Volcano Discovery.

USGS menyatakan juga tengah memantau gempa susulan dan potensi aktivitas seismik lainnya menyusul gempa bermagnitudo 7,2 itu. Selain itu, masyarakat setempat diimbau tetap waspada dan mematuhi otoritas. (*)

Sumber: Antara

Sidik Pungli Rutan KPK, KPK Periksa Mardani Maming dan Yoory Corneles

0
Juru Bicara KPK Tessa Mahardika. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

batampos – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, memeriksa terpidana korupsi Mardani Maming dan Yoory Corneles, sebagai saksi penyidikan perkara dugaan pemerasan dan pungutan liar di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK.

“Hari ini pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan di lingkungan Rutan Cabang KPK. Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih, atas nama Mardani H. Maming, Husni Fahmi, dan Yoory Corneles, selaku warga binaan Lapas,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardika SATA dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (28/6).

Selain itu KPK juga memeriksa dua saksi lainnya terkait perkara tersebut yakni pihak swasta bernama Jefri Maulana Akbar dan I Nyoman Dhamantra.

Namun, Tessa belum memberikan keterangan lebih lanjut soal informasi apa saja yang akan didalami dalam pemeriksaan terhadap para saksi tersebut.

Sebelumnya, KPK juga memeriksa mantan anggota DPR RI Muhammad Azis Syamsudin. Yang bersangkutan diperiksa soal fasilitas yang diterimanya selama menjalani penahanan di Rutan Cabang KPK setelah memberikan sejumlah uang kepada salah satu tersangka dalam kasus tersebut.

KPK pada Rabu, 24 April 2024, mengumumkan pemecatan terhadap 66 orang pegawainya yang terlibat dalam perkara pungutan liar dan pemerasan di Rutan Cabang KPK.

Hasil pemeriksaan itu menyatakan 66 orang pegawai KPK terbukti melanggar Pasal 4 huruf i; Pasal 5 huruf a; dan Pasal 5 huruf k Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.

Selanjutnya pada 17 April 2024, sekretaris jenderal KPK menetapkan keputusan hukuman disiplin tingkat berat berupa pemberhentian sebagai PNS, sebagaimana diatur dalam pasal 8 ayat (4) huruf c PP 94 Tahun 2021.

KPK menerangkan pemberhentian tersebut efektif berlaku pada hari ke-15 sejak keputusan hukuman disiplin diserahkan kepada para pegawai tersebut.

Keputusan pemberhentian pegawai tersebut, sebagai bagian dari komitmen KPK menyelesaikan penanganan pelanggaran di internal hingga tuntas dan zero tolerance terhadap praktik-praktik korupsi.

Mengenai pelanggaran ini, KPK juga telah menjatuhkan hukuman etik berdasarkan putusan Dewan Pengawas serta penyidikan dugaan tindak pidana korupsinya.

Dewan Pengawas KPK menyatakan ada 93 orang pegawai yang terlibat dalam rangkaian kasus pungutan liar di Rutan Cabang KPK.

Sebanyak 66 orang pegawai akhirnya diberhentikan, 15 orang pegawai ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan untuk menjalani proses hukum dan 12 orang pegawai lainnya masih menunggu hasil koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). (*)

Sumber: Antara