Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3550

20 Ekor Sapi Tanpa Dokumen Lengkap Masuk ke Tanjungpinang

0
Sebanyak 20 ekor sapi asal Jambi masih berada dalam kapal yang bersandar di pelantar KUD Tanjungpinang, Senin (20/5). f.peri

batampos– Sebanyak 20 ekor sapi diduga tanpa dokumen lengkap masuk ke perairan Kota Tanjungpinang.

Pantauan di lapangan, saat ini Kapal KM Cahaya Baru 01 yang membawa puluhan sapi itu masih bersandar di Dermaga Pelantar KUD Tanjungpinang.

Pemilik sapi, Yani, mengatakan saat ini sapi tersebut belum memiliki dokumen dari Karantina Jambi, sehingga sapi-sapi belum bisa dikeluarkan dari kapal.

“Kami sedang menunggu dokumen dari karantina Jambi. Ada 20 ekor sapi,” kata Yani di Pelantar KUD Tanjungpinang, Senin (20/5).

BACA JUGA: Datangkan Sapi dari Luar Daerah Wajib dapat Rekomendasi dari Provinsi

Yani menyebut jika dokumen dari Karantina Jambi sudah didapatkan, ia akan mengirimkan ke Kantor Karantina Tanjungpinang untuk meminta izin dilakukan bongkar muat sapi.

“Jadi untuk bongkar muat, kita menunggu dokumen dari Karantina Jambi, untuk dikirim ke sini,” sebutnya.

Dikatakan Yani, jika sudah mengantongi izin yang lengkap, proses bongkar muat puluhan sapi tersebut akan segera dilakukan dilakukan dan dibawa ke kandang peternak.

“Sapi ini akan dibawa ke peternak yang ada di Tanjungpinang,” pungkasnya.

Sebelumnya Sekda Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan karena Tanjungpinang masih dalam zona merah dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), maka semua ternak yang masuk terlebih dari luar provinsi harus mengantongi izin yang lengkap.

“Harus punya surat dari daerah asal dan daerah tujuan hewan ternak, dan itu wajib,” kata Zulhidayat. (*)

Reporter: Peri Irawan

Diduga Utang Judi Online hingga Hampir Rp 1 Miliar, Seorang Perwira Marinir Bunuh Diri

0
Ilustrasi bunuh diri dengan senjata api.(Istimewa)

batampos – Personel Satuan Tugas Mobile RI-PNG Batalion Infanteri 7 Marinir Letnan Satu (Lettu) Laut Eko Damara, 30, memilih mengakhiri hidupnya sendiri. Keputusan ini diambilnya diduga karena terlilit utang judi online mencapai Rp 819 juta.

Komandan Korps Marinir Mayjen Endi Supardi mengatakan, peristiwa bunuh diri terjadi pada Sabtu (27/4) sekitar Pukul 13.02 WIT. Saat itu Eko datang ke ruang kesehatan di Koramil Dekai, Kodim 1715 Yahokimo. Eko lalu memerintahkan Prada (Mar) Hasan dan Pratu (Mar) Agus agar keluar ruangan kesehatan.

Berselang dua menit, Prada Hasan dan Pratu Agus keluar dari ruang kesehatan. Pukul 13.07 WIT, terdengar suara letusan senjata satu kali dari dalam ruangan kesehatan.

“Pada pukul 13.08, Serda Mar Bagus mencoba melihat dari jendela, karena pintunya dikunci. Mencoba melihat dari jendela, kemudian melihat Lettu Laut sudah dalam keadaan bersimbah darah dengan posisi tubuh bersandar pada dinding ruangan. Senjata SS-2 V1 tersandar dengan posisi popor di atas paha sebelah kanan,” kata Endi kepada wartawan, Selasa (21/5).

Pintu ruang kesehatan lalu didobrak oleh Praka (Mar) Pasa dan Pratu (Mar) Agus dan Koptu (Mar) Rusmanto. Saat ruangan terbuka, Lettu Eko sudah dalam keadaan bersimbah darah.

“Jadi saat itu masih hidup. Kemudian segera dibawa pada pukul 13.10 Lettu Eko dibawa oleh anggota kesehatan dengan menggunakan kendaraan taktis didampingi Dansatgas Letkol Mar Alex Zulkarnaen,” imbuh Endi. Pada akhirnya Lettu Eko dinyatakan tewas di RSUD Dekai pada Pukul 14.00 WIT.

Hasil digital forensik, ditemukan tulisan terakhir di dalam handphone Lettu Eko yang menunjukan keputusasaan dan ingin mengakhiri hidup. Lettu Eko juga menyampaikan terlilit utang yang menumpuk.

Berikut isi tulisan yang ditulis Lettu Eko di note:

Harapan untuk berkeluarga tidak ada, harapan untuk sekolah tidak ada, harapan dianggap baik tidak ada. Harapan ada tempat di instansi tidak ada, harapan ada tempat di satuan tidak ada, harapan diterima orang orang sekitar tidak ada. Lalu apalagi yang mau diharapkan kalau tidak mati?

Terima kasih ustad Hakim atas ceramahmu siang tadi, mungkin ada betulnya saya zalim, tapi tidak sedikitpun terlintas di kepala saya buat minjam tapi nggak ada niat bayar. Tapi nggak apa-apa, saya tahu arah ceramahmu hari ini ke seluruh orang, wajar kamu menelanjangi aib-aib saya, saya mohon maaf buat orang orang saya zalim.

Saya masih belum mampu membayar, kalau hidup saya lanjutin, yang ada saya semakin zalim dan nggak berguna. Sebagai seorang perwira saya sangat memalukan dan tidak berguna. Merugikan banyak orang, tidak layak hidup. Hanya jadi beban buat satgas dan merusak nama baik satgas terutama komandan satgas.

Saya tidak akan sedikitpun ada niatan, menjelekkan nama kalian, membuat nama kalian jelek, tidak ada. Tapi karena saya sudah tidak sanggup menyelesaikannya biarlah saya bayar pakai nyawa. Agar kalian semua puas, perwira dokter tukang utang yang jadi beban, perusak, tidak berguna dan memalukan ini mati.

Dan mempertanggungjawabkannya di akhirat karena di duniawi dia sudah tidak mampu. Allah, aku percaya engkau tuhan yang maha esa, akan ada penghakiman dan konsekuensi dari segala tindakanku.

Aku pasrah dan mohon ampun padamu dan siap menerima konsekuensi hukuman darimu. Semoga suatu waktu kelak aku bisa dapat ampunanmu. Dan mendapat syafaat dari rasulullah. Aku tidak menyesal kau hukum karena aku salah, sampai kapanpun aku bersaksi tidak ada tuhan selain engkau ya Allah dan nabi Muhammad utusanmu. Allahuakbar. (*)

Sumber: JP Group

Ini Penyebab Banjir di Jalan Punggur

0
banjir Punggur e1716278701913
Banjir di jalan menuju Telagapunggur, tak jauh dari simpang menuju ke Polsek Nongsa, Selasa (21/5). F tangkapan layar dari video masyarakat.

batampos – Banjir yang kembali melanda ruas Jalan Pattimura, Kabil, Nongsa hingga ke pemukiman warga yang tidak jauh dari saluran drainase menuju Punggur saat hujan deras, Selasa (21/5/2024) siang, ternyata terjadi akibat aktivitas cut and fill di lokasi tersebut. Dampaknya,saluran drainase.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Nongsa, Safaat mengatakan, peristwa banjir tadi pagi hingga jelang siang hari memang menimbulkan sedikit kemacetan. Pasalnya, saluran drainase tidak mampu menampung debit air dari derasnya hujan.

“Air memang meluap dari saluran drainase di ruas jalan tersebut sebab sudah tidak berfungsi secara normal akibat pekerjaan cut and fill atau pematangan bukit oleh perusahaan di sekitar lokasi,” ujarnya.

Camat Nongsa mengambil langkah dengan berkomunikasi dengan perusahaan tersebut dan dari informasi lurah Kabil, perizinan aktivitas cut and fill belum terbit untuk perusahaan tersebut.

Baca Juga: Belum Ada Perbaikan, Kawasan Nagoya Langganan Banjir

“Dugaan sementara banjir tersebut karena aktivitas cut and fill membuat saluran drainase tidak berfungsi normal, tentunya merugikan warga sekitar dan pengguna jalan,” ungkapnya.

Teguran dari warga sudah disampaikan namun perusahaan tersebut masih melanjutkan aktifitas tersebut.

“Yang semestinya saluran drainase ini lancar namun kondisinya sekarang tidak mampu menahan debit air hujan deras,” ujarnya.

Informasi terkini, perusahaan sudah bertanggung jawab untuk memperbaiki saluran drainasenya .

“Sehingga air perlahan sudah mulai surut dan perusahaan bertanggung jawab,” tutupnya. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

16 Orang PMI Dibuang Tekong di Pulau Kosong

0
WhatsApp Image 2024 05 21 at 11.09.02 1
16 PMI non prosedural di buang di Tanjungacang, Ngenang, Nongsa, Selasa (21/5).

batampos – Ada sebanyak 16 orang PMI (Pekerja Migran Indonesia) non prosedural ditinggalkan oleh tekongnya di pulau kosong tak berpenghuni di Tanjungacang, Ngenang, Nongsa, Selasa (21/5). Ke-16 orang ini terkatung-katung nasibnya di pulau tersebut, tanpa makanan dan persiapan.

Beruntung ke-16 orang ini ditemukan oleh para nelayan sekitar. Nelayan melaporkan hal tersebut ke aparat. Saat ini, ke-16 PMI non prosedural ini telah diselamatkan dan dibawa ke marka TNI Angkatan Laut.

Atas perihal kejadian tersebut, Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP), Chrisanchtus Paschalis Saturnus menyatakan, sangat prihatin dan kasihan.

Baca Juga: Sebulan, Aparat Ungkap 4 Kasus Pengiriman PMI Ilegal

“Mereka manusia, saudara kita. Harusnya diperlakukan dengan baik,” ucap pria akrab disapa Romo Paschal tersebut.

Ia berharap, ke-16 ornag ini mendapatkan pelayanan yang baik hingga dipulangkan ke wilayah masing-masing. Ia menilai, belum ada keseriusan dalam menegakan dan memidanakan pelaku perdagangan orang di Kepri.

“Kejadian berulang kembali dan tidak ada jerasnya. Pasti ada operator dan dalangnya,” tutur Romo Paschal. (*)

Dinas Bina Marga Maksimalkan Normalisasi Drainase

0
banjir medi
Ilustrasi. Operator alat berat melalukan normalisasi drainase untuk mengatasi banjir di sekitaran Mediterania. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam tidak tinggal diam dengan persoalan banjir yang sering terjadi sepanjang musim hujan ini. Normalisasi drainase terus dilakuan untuk mengurangi risiko banjir di wilayah yang memang sering terjadi banjir.

Ini disampaikan oleh Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar yang mengaku, pekerja dan alat berat masih terus berkutat di beberapa kecamatan yang memang butuh penanganan darurat.

“Masih berjalan pengerukan drainase yang bermasalah. Fokus ke titik-titik rawan banjir dulu. Kita sudah jadwalkan ke semua kecamatan dan memang butuh waktu. Yang belum kebagian bersabar karena masih bergilir, ” kata Suhar.

Wilayah Batuaji dan Sagulung juga masuk dalam prioritas karena memang dua wilayah yang sistem drainase saling berhubungan ini rawan dengan banjir sepanjang musim hujan ini. Hujan sebentar, jalan ataupun pemukiman warga langsung terendam banjir.

Dari pantauan Batam Pos di lapangan, Banjir di Batuaji dan Sagulung umumnya karena masalah drainase. Drainase yang tidak berfungsi maksimal baik karena ukuran yang terlampau kecil ataupun yang tersumbat sampah dan tanah jadi pemicu banjir selama musim hujan ini.

Beberapa hari terakhir Batam Pos sering memberitakan persoalan banjir di di sana. Banyak ruas jalan dan pemukiman tetap menjadi lokasi langganan banjir. Bahkan banjir mulai meluas hingga ke jalan pemukiman. Perlu penanganan segera sistem drainase di sana agar persoalan banjir ini bisa dikurangi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Lapas Batam Tampung 57 Terpidana Hukuman Berat, Didominasi Kasus Narkoba

0
lapas barelang
Ilustrasi. Warga mengunjungi kerabatnya yang menjadi warga binaan di Lapas Barelang. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Warga binaan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam sebanyak 1.001 orang pada pekan ini. 52 orang diantaranya adalah terpidana hukuman berat.

Kalapas Batam Heri Kusrita menjelaskan terpidana hukuman berat ini terdiri dari 46 orang terpidana hukuman seumur hidup dan 11 orang terpidana hukuman mati.

“Seperti biasa kasus narkoba masih mendominasi di sini. Kebanyakan warga binaan ini yang tersandung kasus narkoba, baik yang hukuman biasa ataupun hukuman berat, semua didominasi kasus narkoba, ” ujar Heri.

Dari seribuan total warga ini, sebanyak 46 orang diantaranya adalah warga negara asing. “Sama untuk WNA ini juga kebanyakan kasus narkoba dan beberapa diantaranya masuk hukuman berat, ” kata Heri.

Seluruh warga binaan yang ada mendapatkan hak pelayanan yang sama sebagaimana diatur dalam undang-undang Pemasyarakatan.

“Hak pelayanan berlaku sama rata ke semua warga binaan sesuai aturan yang berlaku. Program pembinaan juga kita maksimalkan. Jumlah warga binaan yang over kapasitas juga mengharuskan kita untuk mengutamakan pendekatan persuasif agar semua yang ada di dalam sini merasa nyaman dan tidak bergejolak, ” kata Heri.

Ya warga Binaan yang menghuni Lapas Batam saat ini sudah jauh melebihi daya tampung ideal Lapas. Lapas Batam yang masuk kelas IIA ini daya tampung idealnya diangka 400 an orang. Jumlah yang ada saat ini sudah over kapasitas, sehingga perlu memiliki teknik khusus untuk tetap menjaga situasi di dalam tetap aman dan tertib.

Petugas dituntut memiliki kemampuan yang lebih dalam hal membina ataupun membimbing warga binaan. Pendekatan persuasif sangat diperlukan agar warga binaan tetap merasa nyaman dengan program pembinaan yang ada.

“Makanya kita sering lakukan pelatihan, bimbingan teknis dan lain sebagainya agar pegawai juga bisa mengatasi situasi lapas yang saat ini memang sudah over kapasitas, ” kata Heri. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Masrur Amin Dukung Penuh Akhmad Rosano Jadi Ketua BPW KKSS Kepri

0
49a9f943 453d 4bef 87b3 631027d57c72
Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Batam, H. Masrur Amin. Foto: Yulitavia/ Batam Pos

batampos – Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Batam, H. Masrur Amin mendukung penuh langkah Wakil Ketua KKSS Batam, Akhmad Rosano yang akan bertarung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IV BPW KKSS Kepri 2024 yang akan dilaksanakan di Tanjungpinang, Sabtu (25/5/2024) mendatang.

Dalam Muswil ini nantinya akan digelar pemilihan Ketua BPW KKSS Kepri masa periode 2024-2029 BPW KKSS Kepri. Masrur Amin menilai, keputusan mendukung Akhmad Rosano sendiri tidak lepas dari perannya saat ini yang sangat aktif di kepengurusan BPD KKSS Batam.

“Dimana kita ketahui bahwa Rosano sebagai pendamping saya di kepengurusan. Sangat aktif sekali, terutama dalam menggelar berbagai kegiatan yang berlandaskan silaturahmi,” terangnya ditemui di kawasan Batam Center, Selasa (21/5).

Masrur menilai beragam program yang dihadirkan oleh kepengurusan nya saat ini, yang dibantu oleh Akhmad Rosano. Tidak terlepas dari sosok pengusaha yang melekat padanya.

“Rosano adalah sosok yang mampu menyelesaikan masalah internal ataupun eksternal organisasi, namun dengan cara yang elegan dan persuasif. Keputusan ini juga didukung oleh seluruh pengurus. Kami dari Batam, lama berdiskusi mengenai siapa yang akan kami dukung dalam Muswil nanti. Dan akhirnya dukungan itu untuk saudara kita Rosano,” lanjutnya.

Perannya sebagai salah satu Wakil Ketua di BPD KKSS Batam, juga dapat dilihat dari pengembangan BPC KKSS di Batam, serta manfaat yang telah dirasakan oleh para perantau dan warga keturunan Sulawesi Selatan di Kota Batam.

Beragam penyelesaian masalah sosial yang dihadapi oleh para anggota BPD KKSS Batam, juga dinilai sangat cepat dilakukan oleh Rosano sebagai Wakil Ketua KKSS Batam.

“Masalah sosial kemasyarakatan apakah itu sakit, berkelahi, pulang kampung dan lain sebagainya kita sebagai Ketua dan Wakil Ketua, selalu berkolaborasi cepat dengan para pengurus lain. Hal ini kemudian membuat respon yang cepat dari kami, untuk saling memberikan support dukungan moril dan materil kepada warga kita,” terangnya.

Rosano juga dinilai tidak hanya memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Namun juga kepada elemen masyarakat lain, tanpa memandang suku dan RAS. Selain tipikal petarung yang dimiliki Rosano, Rosano juga mampu dalam menghadapi setiap masalah.

“Rosano juga bukan hanya memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Namun kepada masyarakat suku lain pun Rosano sangat peduli. Program-program yang dimiliki Rosano untuk KKSS Kepri kedepan sangatlah baik. Tidak ada alasan untuk kita tidak mendukung penuh beliau. Rosano mau berkorban demi organisasi dan punya jariangan yang bagus. Baik di daerah maupun ke pusat, jiwa sosial sangat tinggi,” katanya.

Bahkan dalam memperjuangkan keadilan ketika meninggalnya mantan Ketua KKSS Batam, H. Permata, Akhmad Rosano selalu terdepan dalam barisan itu.

“Ketika itu, Rosano juga paling di depan memperjuangkan itu. Itulah bentuk kesetiakawanan nya. Ketika ada yang tertindas. Pasti di depan. Tentu KKSS Kepri butuh orang seperti Rosano. Yang bisa mengayomi, memberikan perhatian lebih dan mendorong keaktifan semua BPD-BPD KKSS yang ada di Kabupaten-Kota yang ada di Kepri,” jelasnya.

Untuk itu, Masrur Amin dan jajaran pengurus BPD KKSS Kota Batam akan mengawal Muswil BPW KKSS Kepri berjalan dengan baik, benar dan transparan.

“Saya dan pengurus lainnya siap berangkat mendampingi Rosano menjadi Calon Ketua BPW KKSS Kepri dan siap mengawal Muswil tersebut. Agar berjalan dengan baik dan benar sesuai AD/ART dan Peraturan Organisasi,” tegasnya.

“Intinya, dorongan kita semua ini kepada Rosano. Tak lain tak bukan, kita ingin BPW KKSS Kepri bisa benar-benar aktif dan dirasakan keberadaannya di semua BPD-BPD KKSS di Kabupaten Kota. Di bawah kepemimpinan Rosano, kita yakin. KKSS akan sangat luar biasa di Kepri,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yulitavia

PLTU Tanjungkasam Disambangi Mahasiswa

0
WhatsApp Image 2024 05 21 at 12.12.19
Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT TJK Power, Ahmad Baihaqi Basyarah (Kanan) bersama Direktur Operasi PT TJK Power, Sun Guangzhuo (Kiri) menerima perwakilan dari mahasiswa Universitas Politeknik Batam dalam rangka program Company Public Open Day yang digelar PT TJK Power hari ini, Senin (20/5). F PT TJK untuk Batam Pos.

batampos – PLTU Tanjungkasam disambangi oleh mahasiswa dari Politeknik Batam. Ada sebanyak 40 orang mahasiswa datang, dalam rangka program Company Public Open Day. PLTU Tanjungkasam yang di bawah pengelolaan PT TJK Power menyambut baik kedatangan para mahasiswa tersebut.

Para mahasiswa itu mendapatkan gambaran mengenai cara kerja dan sistem teknologi pembangkit listrik tenaga uang (PLTU).

“Suatu kehormatan untuk kami membagikan pengetahuan tentang teknologi pembangkitan tenaga listrik kepada perguruan tinggi. Kami berharap berharap melalui kunjungan lapangan (company visit) ini mahasiswa mendapat gambaran praktis dalam proses pembangkitan listrik, mulai dari tahapan sumber energi hingga distribusi,” kata Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT TJK Power, Ahmad Baihaqi Basyarah.

Ia menjelaskan, bahwa PLTU Tanjungkasam memiliki kapasitas 2×65 MW. PT TJK Power sudah mengelola PLTU ini sejak 2012 silam. PLTU Tanjungkasam adalah salah satu pemasok listrik terbesar di Batam.

Baca Juga: PT TJK Power Bersama Batam Pos Berbagi Iftar Ramadhan di Kampung Teluk Nipah

Baihaqi mengatakan, PTLU Tanjungkasam rata-rata memasok listrik di atas 85% (availabilityfactor/AF) kepada PT PLN Batam hingga saat ini. Saat ini TJK Power memiliki 278 karyawan, dimana lebih dari 70%-nya berasal dari karyawan lokal dan putra daerah, bahkan ada juga yang berasal dari Universitas Politeknik Batam.

“Kami menyadari bahwa dunia industri dan akademis adalah dua dunia yang saling membutuhkan. Kami berharap company visit ini dapat memberikan gambaran hingga nantinya melahirkan talenta-talenta yang dapat memberikan inovasi-inovasi baru, yang dapat membantu industri serta mengembangkan teknologi di sektor pembangkitan tenaga listrik untuk mendukung dan mengawal pertumbuhan perekonomian di Batam,” ujar Baihaqi.

Ia mengatakan, PT TJK berkomitmen akan selalu meningkatkan kualitas pendidikan di area operasional perusahaan.

Sebagai tambahan informasi, PT TJK Power merupakan sebuah perusahaan penyedia tenaga listrik swasta berbahan bakar batu bara berkapasitas 2×65 MW yang berada di Tanjung Kasam, Batam.

Dibangun di areal seluas 32 hektar pada kawasan pantai, PLTU ini juga mempunyai dermaga sendiri untuk menampung pasokan batubaranya. Saat ini, PLTU yang mulai beroperasi sejak tahun 2012 tersebut mempunyai peran yang cukup signifikan dalam menyuplai kebutuhan listrik untuk masyarakat Batam dan sekitarnya. (*)

Mempertajam Kompetensi, 40 Pegawai Lapas Ikut Pelatihan Teknis

0
9924e859 81a9 4829 ab38 744a3c162b02 scaled
Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam yang mengikuti pelatihan teknis Pemasyarakatan. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam ikuti pelatihan teknisi Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kepri. Ada 40 pegawai yang ikut dalam program peningkatan kompetensi pegawai pemasyarakatan ini.

Kalapas Batam Hari Kusrita sebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan manajerial pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari di lapas dan rutan. Praktik kerja lapangan (PKL) menjadi bagian penting dalam pelatihan ini.

“Selama dua pekan praktik kerja lapangan, latihan kerja, dan kegiatan kerja produksi. Dalam pelatihan ini, peserta diajak untuk terjun langsung dalam berbagai aspek operasional Lapas Batam, termasuk pengawasan keamanan, manajemen narapidana, serta pelaksanaan program rehabilitasi dan reintegrasi sosial, ” ujar Harim

PKL ini diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata dan meningkatkan pemahaman peserta tentang dinamika kerja di lapangan. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah kegiatan kerja produksi.

“Di sini, pegawai pemasyarakatan dilibatkan dalam pengelolaan unit produksi yang ada di Lapas Batam, seperti pembuatan kerajinan tangan dan pengolahan makanan. Mereka belajar tentang proses produksi, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran produk, ” terang Heri.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis pegawai serta memberikan wawasan tentang pentingnya program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Dengan adanya pelatihan teknis pemasyarakatan, latihan kerja, dan kegiatan kerja produksi ini, diharapkan pegawai pemasyarakatan di Kepulauan Riau dapat lebih kompeten dan siap dalam menjalankan tugasnya, serta mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada warga binaan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

BPN Batam Buka Pelayanan Pendaftaran Sertifikat Tanah Elektronik

0
IMG 1862 scaled
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyerahkan sertifikat tanah elektronik kepada salah seorang warga, Senin (20/5/2024) di Kantor BP Batam. Foto: Yulitavia/ Batam Pos

batampos – Badan Pertanahan Nasional Kota Batam barusan meluncurkan sertifikat tanah elektronik. Aset pemerintah, pegawai, dan beberapa masyarakat menjadi percontohan di tahap awal ini.

Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri, Sri Pronoto menyampaikan sertifikat tanah menjadi barang yang penting sebagai bukti hak kepemilikan atas tanah untuk memperoleh kepastian dan perlindungan hukum.

Dalam perkembangannya, bentuk sertifikat kini tidak hanya berbentuk fisik, namun dapat berbentuk e-sertifikat atau sertifikat elektronik.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah meluncurkan sebuah aplikasi bernama “Sentuh Tanahku” untuk mempermudah akses pelayanan dalam membuat sertifikat tanah secara online.

“Pembuatan aplikasi ini dirancang dalam rangka membantu masyarakat untuk mengakses informasi tentang pertanahan dengan mudah,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Toto menjelaskan dalam prosedur membuat sertifikat tanah, pemohon tetap perlu mendatangi kantor BPN setempat untuk mengurus berkas. Jangka pelayanan pembuatan sertifikat tanah terhitung 18 hari kerja sejak permohonan diajukan.

“Saya mengajak masyarakat yang sudah memiliki sertifikat tanah untuk menyukseskan program sertifikat tanah elektronik di Batam,” ajaknya.

Berdasarkan halaman Kementerian ATR/BPN beberapa syarat dan dokumen yang harus disiapkan dalam mengajukan sertifikat tanah elektronik.

Berikut dokumen persyaratan yang perlu dilengkapi untuk mengajukan pemberian sertifikat tanah hak milik perseorangan:

Mengambil formulir permohonan di Kantor BPN terdekat dan ditandatangani pemohon atau kuasanya diatas materai cukup
Surat kuasa apabila dikuasakan.

Menyiapkan berkas asli dan fotokopi identitas pemohon (KTP dan KK) serta kuasa apabila dikuasakan

Berkas asli dan fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum. Bukti asli perolehan tanah. Fotokopi KTP dan para pihak penjual-pembeli, dan atau kuasanya.

Izin pemindahan hak apabila di dalam sertifikat atau keputusannya dicantumkan tanda yang menyatakan bahwa hak tersebut hanya boleh dipindahtangankan jika telah diperoleh izin dari instansi yang berwenang.

Berikutnya, Fotokopi Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahunan yang sedang berjalan.

Nantinya, berkas ini akan dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket.

Sesuai dengan Pasal 6 Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang Bpn 1/2021 Tentang Sertifikat Elektronik, seluruh sertifikat yang diterbitkan untuk pendaftaran tanah pertama kali akan diterbitkan dalam bentuk sertifikat elektronik atau Sertifikat-el. Hal ini juga berlaku untuk penggantian Sertifikat menjadi Sertifikat-el untuk tanah yang sudah terdaftar. (*)

Reporter: Yulitavia