Selasa, 23 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3553

KPK Periksa 11 Saksi Terkait Korupsi Pengadaan Kapal Bea Cukai

0
Ilustrasi. Dirut PT Daya Radar Utama Amir Gunawan (kemeja hijau), salah satu tersangka kasus korupsi pengadaan kapal di Ditjen Bea Cukai dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Senin (17/6/2019). (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)

batampos – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 11 saksi dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) Persero terkait penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan kapal di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Hari ini pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan kapal di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardika saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Tessa menerangkan ada enam saksi yang diperiksa hari ini. Mereka adalah surveyor PT BKI cabang Surabaya bernama Doan Oskar, Koko, Narso, Triyono, Bekti, dan Fuad.

Sebelumnya pada Kamis (4/7), penyidik KPK juga memeriksa sejumlah saksi dari PT BKI yakni Senior Manager Survey PT BKI cabang Surabaya Muhammad Idi dan Senior Manager Rancang Bangun dan sertifikat PT BKI cabang Surabaya Ridwan Djajanto.

Kemudian Manager Administrasi Umum PT BKI cabang Surabaya Erry Sanjaya Jayus, Surveyor Plan Approval load line dan Stabilitas PT BKI cabang Surabaya Syariful, serta dua surveyor PT BKI cabang Surabaya Hendra dan Budi Prakoso.

Meski demikian, KPK belum memberikan keterangan lebih lanjut soal materi apa saja yang didalami penyidik pada pemeriksaan tersebut.

Untuk diketahui, KPK pada 21 Mei 2019 mengumumkan empat orang tersangka kasus tindak pidana korupsi pengadaan kapal patroli di Ditjen Bea Cukai dan KKP.

Pertama, pada dugaan korupsi pengadaan 16 unit Kapal Patroli Cepat pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Tahun Anggaran 2013-2015 ditetapkan tiga tersangka yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Istadi Prahastanto (IPR), Ketua Panitia Lelang Heru Sumarwanto (HSU), dan Direktur Utama PT Daya Radar Utama (DRU) Amir Gunawan (AMG).

Dugaan kerugian negara dalam perkara ini adalah Rp117.736.941.127.

Atas perbuatannya, tiga tersangka itu disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kedua pada dugaan korupsi pembangunan 4 unit kapal 60 meter untuk Sistem Kapal Inspeksi Perikanan lndonesia (SKIPI) pada Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Tahun Anggaran 2012-2016 ditetapkan dua tersangka, yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Aris Rustandi (ARS) dan Direktur Utama PT DRU Amir Gunawan (AMG).

Dugaan kerugian keuangan negara Rp61.540.127.782.

Atas perbuatannya, Aris dan Amir disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)

Sumber: Antara

Kantor Bahasa Provinsi Kepri Gelar Revitalisasi Bahasa Melayu di Tanjungpinang

0

 

Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau  menggelar Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Melayu di Kota Tanjungpinang.

batampos – Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menggelar Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Melayu di Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari di Hotel CK pada 2 hingga 5 Juli. Kota Tanjungpinang menjadi kota terakhir di Provinsi Kepri yang melaksanakan kegiatan ini. Bimbingan teknis ini diikuti oleh 43 peserta yang terdiri atas 26 guru SD dan 17 guru SMP.

Bimtek pengajar utama bertujuan agar peserta dapat melakukan pengimbasan di sekolah, baik kepada guru, maupun siswa. Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) berfokus pada kegiatan sastra, yaitu membaca dan menulis gurindam, bahasa Melayu Kepulauan Riau berbasis pidato, menulis dan membaca aksara Arab Melayu, menulis cerpen, mendongeng, dan berdendang syair. Kantor Bahasa Provinsi Kepri akan menyelenggarakan selebrasi bertajuk Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat provinsi pada bulan Oktober mendatang.

Semoga bimtek pengajar utama ini dapat memotivasi para guru untuk mengimbaskan kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah secara luas, baik kepada rekan sesama guru maupun kepada siswa di sekolah masing-masing.(*)

China Tolak Permintaan Filipina Bayar Kerugian Akibat Bentrok

0
Foto udara yang diambil pada 12 Mei 2024 ini memperlihatkan sejumlah kapal Penjaga Pantai China (CCG) berlayar saat pelatihan di Laut China Selatan. (ANTARA/Xinhua/Rao Bin.)

batampos – Otoritas China menegaskan bahwa mereka tidak akan tunduk kepada permintaan Filipina untuk membayar 60 juta peso (Rp 16,6 milyar) atas kerusakan yang terjadi saat bentrokan bulan lalu di Laut China Selatan, kata seorang pejabat pada Kamis.

Pihak Filipina harus menghadapi konsekuensi atas tindakan “ilegalnya”, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning.

“Kapal Filipina melakukan misi pasokan ilegal, melanggar wilayah perairan China dan melancarkan provokasi,” kata Mao dalam konferensi pers.

Dia mengatakan petugas penjaga pantai China bertindak sesuai hukum untuk membela kedaulatan China. Filipina juga meminta dikembalikannya tujuh senjata yang diduga disita China menyusul konfrontasi pada 17 Juli itu.

Mao mendesak Filipina untuk menghentikan provokasinya dan mengatasi perbedaan melalui dialog.

Sementara itu, menanggapi klaim Senator Filipina Imee Marcos tentang rencana China menargetkan lokasi di seluruh Filipina dengan serangan rudal hipersonik, Mao mengatakan Beijing berkomitmen terhadap pembangunan damai dan kebijakan defensif tetapi akan mempertahankan hak sah dan stabilitas regionalnya jika terancam.

Meskipun sebelumnya mengklaim bahwa mereka menahan diri untuk tidak menggunakan senjata dalam bentrokan bulan lalu untuk menghindari meningkatnya permusuhan, Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Romeo Brawner Jr. pada Kamis mengumumkan bahwa pasukan Filipina akan membalas dengan kekuatan yang sama jika diserang lagi oleh penjaga pantai China.

Ketegangan antara dua negara baru-baru ini meningkat menyusul konfrontasi pada 17 Juli dimana penjaga pantai China berseteru dengan angkatan laut Filipina dan merusak kapal mereka. (*)

Sumber: Antara

Orang Luar Negeri: Sebuah Satire dari A. A. Navis

0
Hubbi S. Hilmi

Krisyanto (vokalis Jamrud) terdengar sangat kesal ketika menyanyikan lagu Asal British. Ia kesal karena kekasihnya tidak sudi menerima lagu yang dikarangnya. Kata kekasihnya – sepengakuan Krisyanto dalam lirik lagu itu – karena liriknya domestik bukannya amrik.

Kekesalan Krisyanto ini mengingatkan saya pada kekesalan para pemuda yang dikisahkan oleh sepupu tokoh aku dalam cerita pendek berjudul Orang Luar Negeri karya A. A. Navis. Cerita pendek itu terhimpun dalam kumpulan cerita pendek Hudjan Panas (1963) bersama lima cerita pendek lainnya. Ia (tokoh sepupu) bercerita bahwa para pemuda itu kesal karena pacar mereka terpikat oleh seorang pemuda yang baru saja pulang dari Amerika. Para gadis itu lantas mengacuhkan para kekasihnya. Mereka berebut menjadi orang nomor satu, tampil terbaik, dan mengubah penampilan demi merebut perhatian pemuda yang baru pulang dari Amerika itu.

Ketika terdengar sudah, bahwa orang Amerika itu mau tjari bini, kawan-kawan jang punja kekasih tjantik, djadi tjemas. Dan segala gadis-gadis asik berbedak dan berkintju. Dan dengan pakaian serba baru mereka djadi radjin ke luar rumah (Navis, 1963: 11).

Para gadis dalam cerita itu diceritakan rajin berdandan dan keluar rumah demi meraih perhatian si pemuda yang baru saja pulang dari Amerika. Mereka, para gadis itu seperti lirik lagu Asal British, lebih tertarik pada yang Amrik bukan yang domestik. Pemuda yang baru pulang dari Amerika itu pun sama, ia lebih tertarik dengan gaya hidup ala barat. Meski diceritakan hanya satu tahun berdiam di Amerika, namun satu tahun itu ternyata sudah cukup untuk mengubah penampilan si pemuda.

Gagahnya bukan main. Badjunja wol semua. Berdasi kupu-kupu, jang saban hari bertukar sadja ragamja. Bertopi dan bermantel besar (Navis, 1963: 10).

Tampaknya ‘Amerika’ bukan hanya mengubah penampilan seseorang, ‘Amerika’ juga mampu mengubah bahkan menghilangkan identitas seseorang hanya dalam kurun waktu satu tahun. Si pemuda dalam cerita yang baru pulang dari Amerika itu tampaknya sudah tak mampu berbahasa daerahnya sendiri. Ia kehilangan budayanya, kehilangan adat istiadatnya, bahkan kehilangan sopan santunnya.

Memang merapung benar hidup kami ketika itu. Seperti ikan-ikan jang kolamnja dituba dengan kapur sadja. Dan ia pun tak pandai lagi berbahasa awak. Ia bitjara dalam bahasa Indonesia sadja. Meskipun kepada orang tua-tuanja di kampung. Kadang-kadang bercampur dengan bahasa Inggeris. – He ju. Kamon! – atau sesekali-sekali kami dengar: – Oke boi. – kepada orang tua-tua pun sering ia bilang – Oke boi! Astaga bukan main dia itu. Lagaknja (Navis, 1963: 12).

Berbeda Amerika berbeda pula Eropa. Cerita sepupu tokoh aku dalam cerita pendek Orang Luar Negeri juga menceritakan tokoh pemuda lain yang baru pulang dari Eropa. Ceritanya, dua tahun lamanya ia di Eropa. Tak seperti pemuda yang baru pulang dari Amerika, pemuda yang baru pulang dari Eropa itu diceritakan sebaliknya, ia rendah hati. Meski memiliki kerendahan hati, namun selayaknya perantau pada umumnya yang baru pulang dari luar negeri, si pemuda itu diceritakan selalu membanding-bandingkan kehidupan di Eropa dengan kehidupan di tanah kelahirannya.

Ia lihat djalan betjek, lalu ia bilang: – Tidak seperti di Eropah. – banjak lalar, dia bilang: tidak seperti di Eropah. Berebut-berebut orang naik kereta api atau beli kartjis di bioskop, ia bilang: tidak seperti di Eropah. – Dilihatnja anak-anak telandjang dalam hudjan, dia bilang: – Tidak seperti di Eropah. – semua-semaunya dibandingkan dengan Eropah sadja (Navis, 1963: 13).

Dua pemuda yang baru saja pulang dari luar negeri seperti dalam cerita karangan A. A. Navis itu merupakan representasi kebanyakan dari diri kita. Kebanyakan dari diri kita selalu merasa tak puas dengan apa yang ada di sekeliling kita. Kadang – bahkan selalu – kita lebih memilih membanggakan budaya negara lain, budaya asing daripada budaya sendiri meskipun kita tak fasih dan mafhum betul. Seperti apa yang dilakukan oleh pemuda yang baru saja pulang dari Amerika itu atau seperti para pacar pemuda dalam cerita dan seperti pacar Krisyanto dalam lirik lagu Asal British itu, biar bingung asal British.

Orang Luar Negeri karya A.A Navis yang terbit enam puluh satu tahun yang lalu ternyata masih relevan dengan kehidupan di zaman yang serba digital ini. Tidak sedikit kita melihat dan mendengar sebagian dari diri kita sangat berbangga berbahasa asing daripada berbahasa Indonesia, apalagi berbahasa daerah. Kebanyakan kita selalu menempatkan bahasa dan budaya asing menempati prestise tertinggi dalam kehidupan terlebih komunikasi kita. Meskipun, dalam suatu situasi komunikasi tertentu, bahasa asing itu sesungguhanya tidaklah diperlukan.

Begitupun dengan budaya asing, kita selalu memuja-mujanya, mengagungkannya, bahkan hingga menyisihkan budaya kita sendiri, identitas sendiri, seperti yang dilakukan si pemuda yang baru pulang dari Amerika dan Eropa dalam cerita A.A. Navis itu. Memahami budaya dan menguasai bahasa asing memang tuntutan zaman, namun tidak dengan menggeser, mengorbankan, dan memicingkan mata pada bahasa Indonesia apalagi bahasa daerah.

Melalui cerita pendek Orang Luar Negeri ini, A. A. Navis seolah mengejek kita yang hingga hari ini memiliki tabiat yang sama dengan beberapa tokoh dalam cerita. A.A. Navis memperolok-olok kita yang meski menyenyam pendidikan hingga ke luar negeri, namun tidak memiliki kemampuan menyesuaikan diri, tidak memberikan perubahan positif, tidak memberi manfaat bagi orang-orang di tanah kelahiran sendiri. Sebaliknya, kuta hadir kembali untuk hanya membandingkan dan merendahkan budaya sendiri. Hanya mencoba memvalidasi apakah benar rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri.

Hubbi S. Hilmi, Mahasiswa Doktoral Universitas Sebelas Maret Surakarta

 

 

 

 

 

 

MMKSI Sasar Pasar Baru dengan Pameran Mitsubishi Xforce di The Grand Outlet, Karawang

0

batampos – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus memperluas jangkauan pasar dengan memperkenalkan Mitsubishi Xforce melalui pameran spesial di The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang. Pameran yang berlangsung dari 10 Juni hingga 14 Juli 2024 ini, diadakan di salah satu mall outlet premium terkemuka di Karawang, Jawa Barat. Kolaborasi ini melibatkan Tuan Sing Holding dan Mitsubishi Estate Co. Ltd., pengembang area The Grand Outlet yang juga merupakan bagian dari grup Mitsubishi Corporation.

Kerjasama ini tidak hanya menampilkan dua unit Mitsubishi Xforce di area pameran, tetapi juga menyediakan unit untuk test drive dan memberikan satu unit Mitsubishi Xforce sebagai hadiah utama dalam program undian “Grand Lucky”. Program ini merupakan bagian dari promosi pembukaan The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang.

“Pengunjung The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang memiliki karakteristik yang mirip dengan konsumen potensial Mitsubishi Xforce. Oleh karena itu, kami memanfaatkan kesempatan ini dan berkolaborasi dengan pihak The Grand Outlet untuk menggelar pameran spesial dan menyediakan Mitsubishi Xforce sebagai hadiah utama undian. Kami berharap kerjasama ini dapat meningkatkan promosi dan penjualan Mitsubishi Xforce serta jumlah pengunjung The Grand Outlet,” ujar Atsushi Kurita, President Director PT MMKSI.

The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang yang telah dibuka secara soft opening pada Desember 2023 lalu, akan merayakan grand opening pada 17 Juli 2024. Dalam rangka pembukaan ini, pengembang mengadakan program undian “Lucky Draw” dengan berbagai hadiah menarik, termasuk Mitsubishi Xforce sebagai hadiah utama. Pengunjung dapat berpartisipasi dalam undian ini dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Pengunjung yang berbelanja di The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang selama periode 17 Juni – 16 September 2024 dengan minimal transaksi Rp 250.000 akan mendapatkan satu kupon undian. Kupon berlaku kelipatan, jadi belanja Rp 500.000 akan mendapatkan dua kupon.
2. Kupon undian harus dimasukkan ke dalam kotak pemungutan kupon yang terletak di area display grand prize Mitsubishi Xforce.
3. Pengundian akan dilakukan pada 29 September 2024, dan pemenang harus hadir saat pengundian.
4. Hadiah utama tidak dapat ditukar dengan uang dan tidak dapat dipindahtangankan.
5. Pajak hadiah utama ditanggung oleh pemenang.
6. Program tidak berlaku bagi karyawan PT KOM/MEA/TSH, pemilik toko, karyawan, vendor, sponsor, serta keluarga mereka.
7. Program tidak dapat digabung dengan program lainnya.
8. Manajemen The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang berhak membatalkan hadiah jika pemenang tidak memenuhi syarat atau melanggar ketentuan.

Bagi masyarakat yang ingin melihat, mengeksplorasi, mencoba, dan merasakan langsung sensasi berkendara Mitsubishi Xforce Ultimate CVT di The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang, dapat berkunjung sesuai jadwal berikut:

Pameran Spesial Mitsubishi Xforce di The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang:

1. 10 Juni – 14 Juli 2024
2. 5 Agustus – 1 September 2024
3. 2 – 29 Desember 2024

Dengan pameran ini, MMKSI berharap dapat menjangkau lebih banyak konsumen potensial dan memperkuat kehadiran Mitsubishi Xforce di pasar Indonesia. (*)

Hasil Visum, Tak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Pria Tanpa Identitas yang Gantung Diri

0
Petugas Identifikasi mengevakuasi mayat yang diduga gantung diri di ruko kosong jalan MT. Haryono Jalan Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail

batampos– Berdasarkan keterangan dokter forensik rumah sakit, pria tanpa identitas yang ditemukan tewas di ruko kosong Jalan MT Haryono Tanjungpinang, murni gantung diri.

Kasi Humas Polresta Tanjungpinang Iptu Sahrul Damanik, mengatakan dari hasil pemeriksaan visum, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan.

Pihaknya menduga, korban yang saat ini belum diketahui identitasnya, tewas karena gantung diri. Pihak dokter juga memperkirakan korban telah tujuh hari meninggal.

BACA JUGA: Pria Tanpa Identitas Gantung Diri di Ruko Kosong, Wajah Sudah Tak Berbentuk 

“Keterangan dokter, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Usia diperkirakan lebih dari 50 tahun, dilihat dari gigi,” jelas Sahrul.

Saat ini, Polresta Tanjungpinang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta motif korban nekat gantung diri.

Sebelumnya diketahui, pria tanpa identitas tewas gantung diri di sebuah ruko kosong di Jalan MT Haryono Tanjungpinang, Kamis (4/7/2024) sore.

Seorang pedagang makanan keliling yang pertama kali mengetahui mayat lelaki tanpa identitas itu gantung diri saat akan menumpang buang air kecil di ruko kosong tersebut.

Pedagang keliling itu mencium aroma tak sedap. Ternyata setelah masuk ke ruko, ia melihat seseorang yang tewas gantung diri. (*)

 

Reporter: Yusnadi

Alkes Mengandung Merkuri Tak Digunakan Lagi

0
Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun menyerahkan Alkes yang mengandung merkuri ke UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri di Batam

batampos– Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun menyerahkan puluhan alat kesehatan (Alkes) yang mengandung merkuri dan berbahaya. Penyerahan ini diserahkan ke UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri di Batam.

”Sejak 2019 aturan dari pemerintah memang tidak memperbolehkan lagi Alkes yang mengandung merkuri digunakan. Karena, dampaknya sangat berbahaya bagi kesehatan. Untuk itu, sejak adanya aturan tersebut saya sudah sampaikan ke Puskesmas untuk tidak lagi menggunakan Alkes yang mengandung merkuri dan air raksa,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi kepada Batam Pos, Kamis (4/7).

BACA JUGA: Satpol PP Gerebek Tempat Penyimpanan Ilegal Ratusan Alkes

Jenis-jenis Alkes yang diserahkan ke UPTD Laboratorium Lingkungan Provinsi Kepri, lanjutnya terdiri dari termometer dan tensimeter meja. Jumlah keseluruhan sebanyak 51 unit. Penyerahan ke UPTD Labarorium Lingkungan karena disana ada tempat yang lebih aman untuk menyimpan atau melakukan pemusnahan. Sementara kalau di Kabupaten Karimun belum ada.

”Termometer dan tensimeter yang telah diserahkan ke laboratorium itu merupakan berasal dari setiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Karimun.Dengan demikian, saat ini tidak ada lagi Puskesmas di Kabupaten Karimun yang menggunakan Alkes yang mengandung merkuri atau air raksa. Termasuk juga untuk termometer dan tensimeter meja menggunakan Alkes yang sudah digital,” jelasnya.

Yang perlu diwaspdai masyarakat, tambah Rachmadi, kosmetik yang mengandung merkuri. Khususnya, kosmetik ilegal yang menggunakan merkuri sebagai pemutih kulit dalam waktu singkat. Karena, efek dari merkuri bisa menyebabkan kanker kulit, gangguan ginjal dan kebutaan. Puluhan tahun lalu ada kasus pencemaran merkuri yang menggemparkan dunia diJepang yang banyak menyebabkan kebutaan. Untuk itu, pastikan membeli kosmetik yang sudah memiliki izin dari BPOM dan juga bebas merkuri. (*)

Reporter: Sandi

56 Ribu Sembako Murah untuk Warga Tak Mampu Batam

0
IMG 1092
Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau menyaksikan pembelian paket sembako murah untuk  warga kurang mampu di Batam, belum lama ini.  F.Yashinta/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam kembali menyalurkan sembako murah untuk warga kurang mampu di 12 Kecamatan Kota Batam. Total sembako murah yang akan dibagikan adalah 56 ribu paket, dengan harga perpaket Rp 50 ribu

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan penyaluran paket sembako murah mulai dilaksanakan pada Senin (8/7) pagi. Untuk tahap pertama penyaluran dilaksanakan di dua Kecamatan yakni Batamkota dan Nongsa.

“Penyaluran pertama dilaksanakan di Kecamatan Batamkota dan Nongsa. Mulai Senin (8/7) pagi. Untuk setiap Kecamatan dilaksanakan di dua lokasi berbeda, namun di hari yang sama,” tegas Gustian, Jumat (5/7).

Dikatakan Gustian, penyaluran sembako murah dilaksanakan merata di 12 Kecamatan. Untuk setiap Kecamatan mendapat pembagian berbeda, tergantung jumlah warga tak mampu yang telah didata RT dan RW.

“Total yang disalurkan untuk sembako murah kali ini 56 ribu paket yang disalurkan ke 12 Kecamatan. Setiap Kecamatan mendapat jumlah berbeda,” sebutnya.

Menurut dia, harga perpaket sembako murah Rp 50 ribu yang berisi 5 kilogram beras, gula dan beras. Setiap paket dibagikan kepada satu kepal keluarga yang telah terdata.

“Untuk harga paket sebenarnya Rp 104 ribu, namun disubsidi oleh Pemko Batam menjadi Rp 50 ribu,” ungkap Gustian.

Ia berharap penyaluran sembako murah bisa bermanfaat untuk masyarakat. Terutama dalam menekan inflasi daerah Kota Batam agar tetap stabil.

“Harapan penyaluran sembako murah kali ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Batam,” pungkas Gustian.

Diketahui, penyaluran sembako murah kali ini dilaksanakan selama 6 hari penuh mulai Senin hingga Sabtu depan. Untuk gelaran hari Senin dilaksanakan di Batamkota dan Nongsa, kemudian Selasa di Seibeduk dan Batuaji, Rabu di Batuampar dan Bengkong, Kamis Bulang dan Sagulung, Jumat di Belakangpadang dan terakhir Sekupang pada hari Sabtu. (*)

Reporter: Yashinta

Putin Sebut Taliban Adalah Sekutu Rusia dalam Perangi Terorisme

0
Presiden Rusia Vladimir Putin. (ANTARA/Anadolu)

batampos – Gerakan Taliban (yang tengah berada di bawah sanksi PBB) adalah sekutu Rusia dalam memerangi terorisme, kata Presiden Vladimir Putin pada Kamis (4/7), dikutip dari Antara.

“Gerakan Taliban telah membuat komitmen tertentu … tetapi secara umum kita harus berasumsi bahwa Taliban mengendalikan kekuasaan di negara ini (Afghanistan). Dan dalam hal ini, Taliban tentu saja merupakan sekutu bagi kita dalam memerangi terorisme,” kata Putin kepada wartawan.

Putin juga menambahkan bahwa Rusia perlu “menjaga hubungan” dengan struktur politik nyata di Afghanistan dan akan terus melakukannya.

Rusia telah berkali-kali “menerima sinyal seperti itu” dari Taliban mengenai kesiapan mereka untuk bekerja sama dalam memerangi terorisme, lanjut Putin.

Mengenai keanggotaan penuh Afghanistan di Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), Putin mengatakan bahwa masalah ini menyangkut semua anggota SCO dan bukan hanya Rusia. (*)

Sumber: JP Group

Pemilik Judi New Sugar Dituntut 1 Tahun dan 6 Bulan

0
IMG 20240705 WA0062
Pemilik New Sugar Bar, Han Sing alias Amin dituntut 1 tahun dan 6 bulan dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Batam, Jumat (5/7). F.Yashinta/Batam Pos

batampos – Pemilik New Sugar Bar, Han Sing alias Amin dituntut 1 tahun dan 6 bulan oleh jaksa Penuntut Umum Abdullah Muhmmad Ihsan di Pengadilan Negeri Batam. Han Sing diduga terbukti menyediakan tempat permainan judi di Ne Sugar Bar yang beralamat di Komplek Ruko Inti Sakti Blok B No. 13 Jodoh, Batuampar.

Sedangkan untuk Meiya alias Mimi, wasit dari arena permainan judi itu dituntut dengan satu tahun penjara dan Kha Hing alias Aseng dituntut 10 bulan karena dinilai hanya sebagai pemain judi.

Tuntutan untuk ketiga terdakwa dibacakan jaksa penuntut dalam sidang dipimpin oleh majelis hakim Bambang Trikoro yang juga sebagai Ketua PN Batam.

Dalam amar tuntutan Han Sing dan Meiya yang satu berkas, jaksa menyatakan terdakwa sah dan terbukti bersalah dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian, atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu” sebagaimana dakwaan alternatif pertama penuntut umum melanggar 303 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

“Menuntut terdakwa Hang Sing dengan 1 tahun dan 6 bulan, sedangkan untuk terdakwa Meiya dengan 1 tahun penjara,” sebut jaksa.

Sedangkan untuk terdakwa Kha Hing alias Aseng terbukti melakukan tindak pidana menggunakan kesempatan bermain judi, sebagaimana pasal 303 ayat 1. Hal meringankan terdakwa belum pernah dihukum.

“Menuntut terdakwa Kha Hing alias Aseng dengan 10 bulan penjara,” tegas jaksa lagi.

Terkait perkara perjudian ini, adapun barang bukti berupa 6 unit mesin slot, uang tunai Rp 1.650.000, 2 buah kunci mesin slot dan 44 bungkus koin mesin slot yang diperoleh dari New Sugar Bar. Atas barang bukti tersebut, jaksa meminta majelis hakim dirampas untuk dimusnahkan.

“Barang bukti uang tunai sejumlah Rp. 1.650 ribu dirampas untuk negara,” kata JPU.

Atas tuntutan itu, ketiga terdakwa melalui kuasa hukumnya meminta waktu untuk majelis hakim untuk menyampaikan pembelaan. Hakim Bambang pun memberi waktu satu minggu untuk para terdakwa menyampaikan belaan.

“Sidang ditunda hingga 10 Juni mendatang, agenda pembelaan” tegas Bambang yang didampingi hakim anggota Twis Retno dan Sapri Tarigan.

Diketahui Oktober 2023 lalu, tim Polresta Barelang melakukan razia di gelangang permainan New Sugar Bar yang diduga menyediakan fasilitas perjudian. Hasil penyidikan, polisi menetapkan 3 orang tersangka. (*)

Reporter: Yashinta