
batampos – Suasana menjelang buka puasa di Padukuhan Blimbingsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman mendadak mencekam, Sabtu (21/2) sore. Satu unit rumah milik warga yang diketahui berprofesi sebagai penjual kembang api ludes dilalap si jago merah.
Dukuh Blimbingsari, Robert Purnomo, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Saat kejadian, ia berada di rumah yang berjarak sekitar empat rumah dari lokasi.
“Awalnya terdengar suara kembang api saling bersahutan. Warga langsung berhamburan keluar rumah,” ujarnya kepada wartawan usai proses pemadaman.
Diduga kebakaran dipicu ledakan kembang api yang tersimpan di dalam rumah. Robert mengatakan, dirinya bersama warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan air dan alat pemadam api ringan (APAR). Namun api cepat membesar karena ledakan terus terjadi.
“Saya dan warga mencoba memadamkan pakai air dan APAR, tapi tidak tertolong. Api semakin besar karena ada ledakan berulang,” katanya.
Warga sekitar bergerak cepat dengan peralatan seadanya. Ada yang membawa ember hingga keset basah untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat tersebut. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong.
Koordinasi segera dilakukan dengan tim pemadam kebakaran dari Damkar Sleman dan UGM. Sekitar pukul 17.30 WIB, api mulai berhasil dikendalikan.
Salah satu petugas Damkar Sleman, David Iqbal, mengatakan pihaknya mengerahkan tiga armada untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung hampir satu jam karena sejumlah kendala di lapangan.
“Akses jalan yang sempit menyulitkan truk pemadam besar masuk ke lokasi. Kami juga sempat kesulitan mencari sumber air terdekat,” jelasnya.
Meski tidak ada korban jiwa, dampak kebakaran tergolong parah. Satu unit rumah milik warga bernama Daniel rata dengan tanah. Seluruh perabot rumah tangga, tabung gas, dua unit sepeda motor hingga burung peliharaan ikut hangus terbakar.
Petugas menduga api berasal dari kembang api yang disimpan di dalam rumah. Diketahui, pemilik rumah memiliki usaha berjualan kembang api di depan Pasar Terban.
“Untuk kerugian materiil masih dalam pendataan dan belum bisa kami taksir,” pungkas David. (*)
Artikel Jelang Buka Puasa, Rumah Penjual Kembang Api di Sleman Ludes Terbakar pertama kali tampil pada News.









