Sabtu, 30 Mei 2026
Beranda blog Halaman 357

Investasi Wait and See, Ekonomi Batam Tetap Bertahan di Jalur Moderat

0
Suyono Saputra. f istimewa

batampos – Kinerja sektor ekonomi Batam pada triwulan pertama 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang relatif moderat. Di tengah tekanan eksternal global, sejumlah sektor masih bergerak dinamis, meski belum mencapai fase ekspansi penuh.

Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Batam, Suyono Saputra, menggambarkan kondisi ekonomi daerah ini belum mengalami pelemahan signifikan, namun juga belum berada pada titik pertumbuhan tinggi.

“Batam saat ini belum loyo, tapi juga belum booming penuh karena tekanan eksternal mulai terasa. Secara umum saya menilai Batam relatif tumbuh moderat, cenderung moncer terbatas atau uneven growth,” katanya, Rabu (25/3).

Sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung ekonomi Batam. Aktivitas industri tetap berjalan, meski sangat bergantung pada dinamika pasar global, khususnya dari negara tujuan ekspor utama seperti Amerika Serikat, China, dan Eropa.

“Sektor manufaktur masih bergerak dan menjadi andalan. Namun, sektor ini sangat rentan terhadap kondisi global. Jika eskalasi konflik meluas, tentu akan berdampak terhadap permintaan dari negara tujuan ekspor,” katanya.

Selain manufaktur, sektor konstruksi dan properti juga menunjukkan geliat yang cukup kuat. Beberapa proyek pembangunan masih berlangsung ekspansif, didorong oleh permintaan domestik yang tetap tinggi.

“Sektor konstruksi dan properti masih ekspansif. Ini memanfaatkan demand yang cukup tinggi dari pasar domestik,” lanjutnya.

Di sisi lain, sektor jasa perdagangan turut menopang pertumbuhan ekonomi Batam. Tingkat konsumsi masyarakat yang relatif stabil menjadi salah satu motor penggerak aktivitas ekonomi lokal.

“Sektor jasa perdagangan juga bergerak. Konsumsi lokal yang cukup tinggi menjadi salah satu mesin pendorong pertumbuhan Batam,” ujar dia.

Suyono menilai, untuk menjaga stabilitas ekonomi, sektor manufaktur dan konstruksi perlu terus diperkuat sebagai penggerak utama. Sementara sektor pendukung seperti akomodasi, jasa perdagangan, pergudangan, hingga jasa keuangan berperan menjaga kesinambungan aktivitas ekonomi.

Ia juga mengingatkan, bahwa tantangan global masih membayangi kinerja ekonomi Batam ke depan. Sejumlah faktor eksternal seperti memanasnya geopolitik antara Amerika Serikat dan China, konflik di Timur Tengah, tingginya suku bunga global, hingga perlambatan ekonomi China dan fragmentasi perdagangan dunia berpotensi memengaruhi arus investasi dan ekspor.

“Investasi tetap masuk, tapi cenderung wait and see. Aktivitas ekspor masih berjalan, namun tidak seagresif beberapa tahun terakhir,” katanya.(*)

Artikel Investasi Wait and See, Ekonomi Batam Tetap Bertahan di Jalur Moderat pertama kali tampil pada Metropolis.

ASN Kepri dan Tanjungpinang WFA 3 Hari Usai Lebaran, Senin Wajib Ngantor

0
Sekda Kepri, Luki Zaiman. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Tanjungpinang menjalani skema kerja Work From Anywhere (WFA) selama tiga hari setelah libur Idulfitri 2026. Meski demikian, seluruh ASN diwajibkan kembali masuk kantor pada awal pekan depan.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kepulauan Riau, Luli Zaiman, mengatakan kebijakan WFA hanya berlaku bagi sebagian ASN, sementara pegawai lainnya tetap bekerja dari kantor.

“Hanya sebagian ASN yang menjalankan WFA dan paling lama hingga 28 Maret,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, meskipun bekerja secara fleksibel, pelayanan publik tetap harus berjalan optimal. ASN yang menjalani WFA tetap diwajibkan melakukan absensi kehadiran serta melaksanakan tugas kedinasan secara daring.

Menurutnya, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau wajib kembali masuk kerja pada Senin pekan depan. Pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Tanjungpinang Achmad Nur Fatah menyebutkan, pada hari pertama kerja usai libur Lebaran terdapat 177 ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang menjalani WFA.

Selain itu, tercatat 15 ASN tidak hadir tanpa keterangan, 360 ASN masih menjalani cuti, 51 ASN sakit, serta 49 ASN izin karena keperluan tertentu.

ASN yang tidak hadir tanpa keterangan, kata Achmad, akan diberikan teguran sesuai ketentuan disiplin pegawai.

“Senin seluruh ASN wajib masuk karena akan dilaksanakan apel besar dan halal bihalal. ASN yang tidak hadir akan dikenakan sanksi,” tegasnya. (*)

Artikel ASN Kepri dan Tanjungpinang WFA 3 Hari Usai Lebaran, Senin Wajib Ngantor pertama kali tampil pada Kepri.

Anak Remaja Perempuan Berumur 12 Tahun Bawa Kabur Sepeda Motor di Sei Beduk

0
Anak remaja yang melarikan sepeda motor. f Istimewa

batampos -Seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Kota Batam menggegerkan warga setelah nekat membawa kabur sepeda motor milik warga di Kelurahan Mandang, Kecamatan Sei Beduk. Peristiwa ini terjadi pada Senin (23/3) dan sempat memicu kehebohan di lingkungan sekitar sebelum akhirnya diselesaikan secara damai.

Kejadian bermula saat bocah tersebut menemukan sebuah kunci sepeda motor jenis Honda Beat di kawasan Mansang sehari sebelum peristiwa. Tanpa disadari, kunci yang ditemukan itu menjadi awal dari aksi nekat yang dilakukannya keesokan hari.

Kapolsek Sei Beduk, Alex Yasral, menjelaskan bahwa anak tersebut kembali ke lokasi dan mencoba mencocokkan kunci yang ditemukan dengan sejumlah sepeda motor yang terparkir di area tersebut. Upaya coba-coba itu ternyata membuahkan hasil.
“Kebetulan ada motor Honda Beat yang kuncinya cocok, lalu dibawanya,” ujar Alex saat memberikan keterangan.

Aksi bocah tersebut tidak berlangsung lama. Warga yang curiga melihat seorang anak membawa sepeda motor kemudian melakukan pengejaran. Tak butuh waktu lama, anak tersebut berhasil diamankan bersama kendaraan yang dibawanya.
Selanjutnya, anak tersebut dibawa ke kantor polisi bersama pemilik sepeda motor untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Situasi sempat menegangkan, namun aparat segera mengambil langkah persuasif mengingat pelaku masih di bawah umur.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Proses mediasi berlangsung di kantor polisi dan turut disaksikan oleh perangkat RT setempat.

Kapolsek menegaskan bahwa anak tersebut telah dikembalikan kepada orang tuanya untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, memastikan kunci tidak tertinggal atau jatuh di sekitar lokasi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*)

Artikel Anak Remaja Perempuan Berumur 12 Tahun Bawa Kabur Sepeda Motor di Sei Beduk pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekomendasi 5 Bakery Favorit di Batam, Tempat Beli Roti dan Kue Enak

0
Sumber gambar: instagram.com/morningbakery/

batampos – Kota Batam tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dan pusat belanja, tetapi juga memiliki banyak toko roti yang menawarkan beragam pilihan roti, kue, hingga dessert kekinian dengan harga terjangkau.

Berbagai bakery di Batam menjadi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan untuk menikmati sajian roti manis, roti asin, hingga kue premium dengan cita rasa yang khas.

Berikut lima bakery favorit di Batam yang bisa menjadi pilihan.

1. Morning Bakery

Morning Bakery merupakan salah satu toko roti legendaris yang cukup populer di Batam. Gerainya hampir selalu ramai dikunjungi warga lokal maupun wisatawan.

Pilihan produknya beragam, mulai dari roti manis, roti asin, hingga aneka kue dan pastry. Morning Bakery juga memiliki banyak cabang yang tersebar di sejumlah titik strategis di Batam.

2. Holland Bakery Batam

Holland Bakery dikenal sebagai jaringan toko roti asli Indonesia yang menyajikan produk premium dengan harga relatif terjangkau.

Pilihan roti, kue ulang tahun, pastry, hingga jajanan pasar tersedia lengkap. Tekstur roti yang lembut menjadi salah satu alasan bakery ini digemari pelanggan. Gerainya juga mudah ditemukan di berbagai kawasan Batam.

3. Kez’s Bakery & Restaurant

Kez’s Bakery & Restaurant menawarkan konsep modern dengan pilihan roti dan pastry yang variatif. Selain aneka bakery, tempat ini juga menyediakan menu makanan berat bagi pengunjung yang ingin bersantap santai bersama keluarga.

Lokasinya berada di kawasan Kara Junction, Batam Kota, sehingga mudah dijangkau pengunjung.

4. MAKO Cake and Bakery

MAKO Cake and Bakery dikenal dengan sajian roti dan kue yang selalu segar. Produk-produknya menjadi favorit warga karena cita rasanya yang konsisten dan pilihan menu yang beragam.

Bakery ini berlokasi di kawasan Fanindo Sanctuary Garden, Batam Kota.

5. Levain & Co Bakery

Levain & Co Bakery menjadi destinasi favorit pecinta roti artisan. Toko roti ini terkenal dengan menu sourdough serta pilihan pastry yang dipadukan dengan sajian kopi.

Tempatnya nyaman sehingga cocok untuk bersantai maupun berkumpul bersama teman dan keluarga.

Lima bakery tersebut dapat menjadi referensi bagi warga maupun wisatawan yang ingin menikmati roti dan kue lezat di Batam. Pengunjung disarankan memastikan lokasi serta jam operasional sebelum berkunjung. (*)

Artikel Rekomendasi 5 Bakery Favorit di Batam, Tempat Beli Roti dan Kue Enak pertama kali tampil pada Metropolis.

Aliran Air Bersih ke Batuampar Belum Normal, Distribusi Air Lewat Truk Tangki Lancar Selama Lebaran

0
Pendistribusian air di Tanjung Sengkuang menggunakan truk tangki untuk mengatasi suplai air di kawasan tersebut. f. Istimewa

batampos – Krisis air bersih masih membayangi warga Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, bahkan hingga momen Idulfitri 1447 Hijriah ini. Di saat kebutuhan air meningkat untuk keperluan rumah tangga dan ibadah, masyarakat justru masih harus bergantung pada distribusi air menggunakan mobil tangki.

Kondisi ini dirasakan warga di Kelurahan Tanjung Sengkuang dan Batu Merah yang hingga kini belum mendapatkan pasokan air secara normal. Selama Lebaran, kebutuhan air untuk memasak, mencuci, hingga menjamu tamu menjadi tantangan tersendiri bagi warga.

Ramli, warga Tanjung Sengkuang, mengaku kondisi ini cukup menyulitkan, terutama saat hari raya. “Kami masih bergantung pada mobil tangki. Harapannya saat Lebaran air bisa tersedia cukup karena kebutuhan meningkat. Jangan sampai saat hari penting seperti ini kami kesulitan air,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nindi, yang berharap distribusi air bisa lebih merata dan tidak tersendat. “Kami berharap penyaluran air lebih maksimal dan tidak ada wilayah yang terlewat. Lebaran itu butuh banyak air, jadi kami sangat berharap kondisi ini segera membaik,” katanya.

Di tengah kondisi krisis yang masih berlangsung, Polsek Batu Ampar terus melakukan monitoring pendistribusian air bersih kepada masyarakat terdampak. Upaya ini telah memasuki hari ke-61 dan dilaksanakan pada Selasa (24/3) sejak pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, dengan melibatkan sejumlah personel, termasuk Bhabinkamtibmas dan tim patroli. Kehadiran aparat di lapangan bertujuan memastikan distribusi air berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, air bersih didistribusikan menggunakan mobil tangki ke titik-titik permukiman yang telah didata berdasarkan kebutuhan warga di masing-masing wilayah.

Di Kelurahan Tanjung Sengkuang, distribusi air pada hari tersebut mencapai 41 unit mobil tangki yang disalurkan ke sejumlah RW, di antaranya RW 01 sebanyak 5 tangki, RW 04 sebanyak 7 tangki, RW 05 sebanyak 7 tangki, hingga RW 13 sebanyak 10 tangki.

Sementara di Kelurahan Batu Merah, distribusi tercatat sebanyak 13 unit mobil tangki yang disalurkan ke beberapa RW dengan prioritas wilayah yang terdampak paling parah akibat gangguan pasokan air.

Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses distribusi agar berjalan optimal. “Kami akan terus hadir dan memastikan pendistribusian air bersih berjalan dengan baik dan tepat sasaran, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujarnya.

Meski distribusi terus dilakukan, warga berharap adanya solusi permanen agar krisis air tidak terus berulang, terutama pada momen penting seperti Lebaran. Ketersediaan air bersih dinilai menjadi kebutuhan mendasar yang harus segera ditangani secara menyeluruh oleh pihak terkait.(*)

Artikel Aliran Air Bersih ke Batuampar Belum Normal, Distribusi Air Lewat Truk Tangki Lancar Selama Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Amankan Tukang Ojek Terduga Pelaku Pencabulan Tiga Anak di Tanjungpinang

0
ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Seorang pria berinisial R (62), tukang ojek di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan pencabulan terhadap tiga anak di bawah umur.

Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Monang Silalahi membenarkan penanganan kasus tersebut. Menurutnya, terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Terduga pelaku sudah diamankan dan masih dalam proses pemeriksaan,” kata Monang, Rabu (25/3/2026).

Peristiwa tersebut diduga terjadi di sebuah pangkalan ojek di kawasan Kelurahan Kampung Bugis pada Selasa (24/3/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga korban mendatangi lokasi untuk beristirahat setelah beraktivitas. Terduga pelaku kemudian datang dan berada di sekitar para korban.

Pelaku diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap tiga korban yang terdiri dari satu anak laki-laki dan dua anak perempuan.

Salah seorang korban selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya. Warga yang menerima informasi tersebut mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku.

Petugas kepolisian kemudian membawa terduga pelaku ke Polsek Tanjungpinang Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku sempat mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang sebelum melakukan aksinya.

“Korban dijanjikan uang. Perkembangan penanganan kasus akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujar Monang. (*)

Artikel Polisi Amankan Tukang Ojek Terduga Pelaku Pencabulan Tiga Anak di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Lalu Lintas Aman, Kecelakaan Minim di Jalan Raya Barelang Selama Lebaran

0
Pos pengamanan Jembatan I Barelang.

batampos – Perayaan Idulfitri di Kota Batam tahun ini berlangsung aman dan kondusif, khususnya dari sisi arus lalu lintas. Hingga Rabu (25/3), kondisi di sejumlah titik terpantau lancar meski terjadi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.

Kepala Pos Pengamanan (Pos Pam) Jembatan I Barelang, Iptu Anwar Aris, menyampaikan bahwa arus lalu lintas di kawasan Barelang masih dalam kondisi terkendali dan tidak mengalami hambatan berarti.

“Lalu lintas terpantau aman selama Lebaran. Hingga hari ini masih aman dan terkendali,” ujar Anwar Aris.

Ia menjelaskan, meskipun terjadi kepadatan kendaraan, terutama menuju kawasan wisata Barelang, kondisi tersebut tidak sampai menimbulkan kemacetan parah. Petugas di lapangan dinilai mampu mengurai arus kendaraan dengan baik.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat mengunjungi destinasi wisata Barelang selama libur Lebaran menjadi salah satu faktor meningkatnya volume kendaraan. Namun, pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan efektif.

Selain itu, selama periode Lebaran hingga saat ini, tidak ditemukan adanya kecelakaan fatal di kawasan Barelang. Situasi ini menunjukkan tingkat keselamatan berkendara yang cukup baik di tengah padatnya aktivitas masyarakat.
Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kota Batam secara umum. Arus lalu lintas terpantau lancar dan tidak ditemukan kecelakaan menonjol yang mengakibatkan korban serius.

Meski demikian, sejumlah kecelakaan ringan masih terjadi, namun tidak sampai mengganggu kelancaran arus kendaraan secara signifikan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di tengah meningkatnya mobilitas selama libur Lebaran.

Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin, mematuhi rambu-rambu, dan mengutamakan keselamatan selama di jalan,” ujarnya.(*)

Artikel Lalu Lintas Aman, Kecelakaan Minim di Jalan Raya Barelang Selama Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemarau Panjang, Warga Telaga Surya Bintan Salat Istisqa di Masjid Al Amin

0
Warga Perumahan Telaga Surya Regency melaksanakan salat istisqa untuk memohon hujan di pelataran Masjid Al Amin, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Bintan, Rabu (25/3) pagi. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Warga Perumahan Telaga Surya Regency menggelar salat istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah kekeringan yang melanda wilayah mereka.

Ibadah tersebut dilaksanakan di pelataran Masjid Al Amin, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (25/3) sekira pukul 08.00 WIB.

Salat istisqa dipimpin KH Ahmad Nukhan sebagai imam sekaligus khatib, dengan Mu’arifin bertugas sebagai bilal. Jemaah yang terdiri dari pria, wanita, hingga anak-anak memulai rangkaian ibadah dengan membaca istighfar bersama sebelum salat dilaksanakan.

Bilal kemudian memandu tata cara pelaksanaan salat istisqa yang dikerjakan sebanyak dua rakaat secara berjemaah.

Dalam tausiahnya, KH Ahmad Nukhan menyampaikan bahwa salat istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual warga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah musim kemarau panjang serta bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Kita harus selalu berbaik sangka kepada Allah SWT. Bisa jadi ini cara agar kita semakin mendekatkan diri kepada-Nya,” ujarnya.

Ia menambahkan, salat istisqa sangat dianjurkan saat wilayah dilanda kekeringan berkepanjangan dan hujan tidak kunjung turun. Pelaksanaan ibadah tersebut terlaksana berkat dukungan pengurus masjid dan partisipasi masyarakat sekitar.

KH Ahmad Nukhan berharap kegiatan serupa dapat diikuti masjid-masjid lainnya agar doa bersama tersebut menjadi wasilah turunnya hujan dan berakhirnya kekeringan.

Sementara itu, salah seorang warga, Herman, mengaku terdampak langsung oleh krisis air bersih. Selama ini ia mengandalkan suplai air dari PDAM Tirta Kepri, namun distribusi air terhenti setelah waduk setempat mengering.

“Karena tidak punya sumur pribadi, saya terpaksa membeli air dari mobil tangki untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan salat istisqa dapat menjadi jalan keluar atas persoalan kekeringan yang dialami warga.

“Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan agar krisis air bersih ini cepat teratasi,” harap Herman.

Keluhan serupa disampaikan Mu’arifin yang juga menjabat sebagai Ketua GP Ansor Bintan. Ia mengatakan harus membeli air tangki sedikitnya dua kali dalam sepekan karena suplai air PDAM terhenti.

“Satu ton air hanya cukup untuk dua sampai tiga hari, setelah itu harus membeli lagi,” katanya.

Mu’arifin berharap pemerintah daerah dapat membantu mendistribusikan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.

“Kami berharap ada bantuan pendistribusian air bersih dari pemerintah agar kebutuhan warga tetap terpenuhi,” ujarnya. (*)

Artikel Kemarau Panjang, Warga Telaga Surya Bintan Salat Istisqa di Masjid Al Amin pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Sempat Panik, Kebakaran Hutan di Tanjung Riau Sempat Mengarah ke Pemukiman

0
Petugas kepolisian dan damkar memadamkan api di Tanjung Riau. f. dok humas Polda Kepri

batampos – Kebakaran hebat yang melanda kawasan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, masih berlangsung hingga Selasa (24/3) malam. Kobaran api yang terus membesar bahkan sempat menjalar mendekati badan jalan dan mengarah ke permukiman warga, sehingga memicu kepanikan.

Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran bersama personel Brimob terus berjibaku memadamkan api. Kondisi medan yang berbukit, ditambah banyaknya material mudah terbakar di lokasi TPS, membuat proses pemadaman berjalan cukup sulit dan membutuhkan waktu lama.

Api yang sempat merambat ke arah jalan membuat petugas harus bekerja ekstra keras agar tidak menjalar ke kawasan perumahan warga. Asap tebal juga terlihat membumbung tinggi dan menyelimuti sebagian wilayah sekitar.

Seorang warga Tanjung Riau Yadi mengaku sempat khawatir saat melihat api semakin membesar dan mendekati lingkungan tempat tinggal mereka.

“Semalam api terlihat membesar ke arah jalan. Kami takut karena sudah mendekati perumahan. Untungnya petugas cepat datang dan langsung melakukan pemadaman,” ujarnya.

Hingga pukul 11.00 malam, petugas masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Sementara itu, kebakaran juga terjadi di kawasan hutan Pulau Manis, Kecamatan Belakang Padang. Api dilaporkan menghanguskan area hutan yang mengelilingi deretan vila di pulau tersebut.

Camat Belakang Padang, Hanafi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan yang terbakar memang tidak berpenghuni, namun memiliki peran penting sebagai sumber air bersih bagi masyarakat sekitar.

“Hutan di Pulau Manis ini tidak berpenghuni, tetapi menjadi sumber air bersih yang dimanfaatkan warga. Kami khawatir jika kebakaran ini berdampak terhadap lingkungan,” ujarnya.

Menurut Hanafi, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan angin yang dapat mempercepat penyebaran api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar lahan,” tegasnya.

Dua peristiwa kebakaran ini menjadi perhatian serius, mengingat potensi dampaknya terhadap lingkungan dan keselamatan warga. Selain merusak kawasan hutan, kebakaran juga dapat mengganggu kualitas udara dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Pihak berwenang mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran dengan menjaga lingkungan serta segera melaporkan jika menemukan titik api di wilayah masing-masing.(*)

Artikel Warga Sempat Panik, Kebakaran Hutan di Tanjung Riau Sempat Mengarah ke Pemukiman pertama kali tampil pada Metropolis.

Pegawai Pemko Batam akan Bekerja dari Rumah Sehari Setiap Minggu

0
Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan. Foto. Pemko Batam

batampos  – Ritme kerja ASN di Batam mulai bergeser. Sejak Rabu (25/3), Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberlakukan pola kerja campuran antara Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO), dengan satu ketentuan yang tak berubah: seluruh pegawai tetap wajib berkantor penuh setiap hari Senin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, pengaturan tersebut dilakukan agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal, terutama dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Para ASN akan masuk semua pada hari Senin. Sementara untuk hari Rabu, yang masuk adalah yang diprioritaskan seperti pelayanan publik dan lainnya. Itu harus masuk,” katanya.

Ia menjelaskan, pembagian jadwal kerja antara WFH dan WFO telah disusun oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai arahan pemerintah pusat. Dengan demikian, sejak hari pertama penerapan, sebagian pegawai akan bekerja dari rumah, sementara lainnya tetap berkantor.

“Mulai berlaku besok. Siapa yang WFH dan WFO sudah diatur semua di setiap OPD, sesuai arahan bapak menteri. Jadi besok kita akan masuk sebagian ASN dan sebagian lagi WFH,” katanya.

Rudi menambahkan, kebijakan ini masih bersifat tahap awal. Pemerintah akan merinci skema penerapan secara lebih komprehensif setelah perayaan Lebaran. Pada tahap lanjutan, pola kerja WFH direncanakan berlaku secara resmi bagi ASN dan menjadi imbauan bagi sektor swasta.

Saat ini, Pemko Batam tengah melakukan koordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan efektif. Pembahasan mencakup mekanisme absensi hingga sistem pengawasan kinerja pegawai.

Dalam rencana yang tengah dikaji, WFH akan diterapkan satu hari dalam sepekan. Kebijakan ini diarahkan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan biaya energi, seiring kenaikan harga minyak global.

Hari pelaksanaan WFH masih dalam pembahasan lintas kementerian. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah hari Jumat, yang berpotensi menciptakan akhir pekan panjang.

Berdasarkan perhitungan awal pemerintah, penerapan WFH satu hari setiap pekan diperkirakan dapat mengurangi konsumsi BBM hingga sekitar 20 persen dari penggunaan normal.

Meski demikian, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik. Pegawai pada sektor ini tetap diwajibkan bekerja di kantor guna memastikan layanan kepada masyarakat berjalan tanpa gangguan.(*)

Artikel Pegawai Pemko Batam akan Bekerja dari Rumah Sehari Setiap Minggu pertama kali tampil pada Metropolis.