Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 359

CSR Perusahaan Migas Dukung Pembangunan Gedung Serbaguna Kecamatan Kute Siantan

0
Bupati Anambas, Aneng didampingi perwakilan Perusahaan Migas melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Masyarakat Kute Siantan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pembangunan Gedung Serbaguna Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, resmi dimulai. Proyek yang dibiayai melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) migas itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kepulauan Anambas Aneng, Selasa (27/1).

Gedung serbaguna tersebut disiapkan sebagai pusat aktivitas masyarakat, mulai dari rapat, musyawarah, kegiatan sosial, hingga aktivitas kepemudaan di Kecamatan Kute Siantan.

Bupati Anambas Aneng mengatakan pembangunan gedung ini menjadi jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini belum memiliki fasilitas representatif untuk kegiatan bersama.

“Sejak Kute Siantan menjadi kecamatan, belum ada gedung yang bisa menampung masyarakat untuk berkegiatan. Ini kebutuhan mendasar yang harus kita penuhi,” kata Aneng.

Ia mengakui kondisi keuangan daerah dalam setahun terakhir belum sepenuhnya stabil, sehingga pemerintah daerah memilih memperkuat kolaborasi dengan pihak swasta dibandingkan mengandalkan pinjaman.

“Kondisi kas daerah masih oleng. Karena itu kami memilih kolaborasi dengan perusahaan melalui CSR, bukan berutang ke bank. Ini langkah yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Aneng, keterlibatan perusahaan migas melalui program CSR menunjukkan sinergi positif antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan ini bukti bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang jika kolaborasi berjalan dengan baik,” ujar Aneng.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kute Siantan Yuliana mengatakan pembangunan Gedung Serbaguna Kecamatan telah lama dinantikan masyarakat.

“Sejak lama warga berharap ada gedung yang bisa digunakan bersama. Selama ini banyak kegiatan terpaksa dilakukan terbatas atau berpindah-pindah tempat,” katanya.

Yuliana menjelaskan rencana pembangunan gedung ini sebenarnya telah dirintis sejak 2023. Namun, keterbatasan anggaran daerah membuat realisasinya baru dapat dilakukan pada 2026 melalui dukungan CSR.

Gedung Serbaguna Kecamatan Kute Siantan akan dibangun di atas lahan hibah masyarakat seluas sekitar 23 x 23 meter. Proyek ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp1 miliar yang bersumber dari dana CSR perusahaan migas dan kolaborasi pemerintah daerah.

“Dengan adanya gedung ini, kami berharap seluruh kegiatan masyarakat, mulai dari musyawarah, pelatihan, hingga kegiatan pemuda dapat berjalan lebih optimal dan terpusat,” ujar Yuliana. (*)

Artikel CSR Perusahaan Migas Dukung Pembangunan Gedung Serbaguna Kecamatan Kute Siantan pertama kali tampil pada Kepri.

Kemenag Bintan Perkuat UKM Lewat Sertifikasi Halal Gratis Program Sehati

0
Kepala Kantor Kemenag Bintan, Abu Sufyan menyerahkan sertifikat halal kepada pelaku UKM di Kampung Bukit Batu, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan. F. Hatiman untuk Batam Pos.

batampos – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bintan terus mendorong pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memiliki sertifikat halal sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal.

Sebanyak 19 pelaku UKM menerima sertifikat halal dalam kegiatan yang digelar di Kampung Bukit Batu, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (27/1/2026).

Kepala Kantor Kemenag Bintan, Abu Sufyan, mengatakan penyerahan sertifikat halal ini bertujuan memberikan kepastian kehalalan produk sekaligus mendorong peningkatan produktivitas UKM di Bintan.

“Kami optimistis program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) tahun 2026 mampu meningkatkan jumlah pelaku UKM yang bersertifikat halal,” kata Abu Sufyan.

Ia juga mengapresiasi peran Kepala KUA Teluk Bintan serta Pengawas Jaminan Produk Halal yang aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku usaha.

“Tahun 2026, pemerintah menyediakan sekitar 9.500 kuota program Sehati untuk wilayah Kepulauan Riau. Kami meminta KUA di tingkat kecamatan proaktif memanfaatkan peluang ini,” ujarnya.

Kepala KUA Teluk Bintan, H. Fadhil Muslimin, menyampaikan bahwa pihaknya menggandeng Pengawas Jaminan Produk Halal, Penyuluh Agama Islam, serta Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk mendorong pelaku usaha mengurus sertifikat halal.

“Kami tidak hanya fokus di Desa Bintan Buyu, tetapi juga menjangkau desa-desa lain di Kecamatan Teluk Bintan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” katanya.

Sementara itu, Pengawas Jaminan Produk Halal, Intan Wulandari, menjelaskan bahwa seluruh pelaku usaha penerima sertifikat halal telah mendaftarkan produknya secara daring dan tanpa biaya.

“Kami berharap KUBE dan pelaku usaha di pelosok desa turut mempromosikan program sertifikasi halal agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu pelaku UKM penerima sertifikat halal, Anita Sari, berharap sertifikasi tersebut dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan penjualan produknya.

“Semoga dengan sertifikat halal, produk kami semakin diminati, produktivitas naik, dan pendapatan bertambah,” katanya. (*)

Artikel Kemenag Bintan Perkuat UKM Lewat Sertifikasi Halal Gratis Program Sehati pertama kali tampil pada Kepri.

Ahok Minta Jaksa Periksa Jokowi dan Erik Thohir Terkait Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

0
Ahok saat memberikan keterangan kepada sejumlah media saat sidang korupsi minyak mentah pertamina. f. dok jawapos.com

batampos – Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendorong jaksa penuntut umum (JPU) untuk memeriksa mantan Menteri BUMN Erick Thohir hingga Presiden ke-7 RI Joko Widodo, terkait dugaan korupsi minyak mentah PT Pertamina. Khususnya soal pencopotan dua direksi anak usaha Pertamina yang dinilainya berintegritas.

Pernyataan itu disampaikan Ahok saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan minyak mentah Pertamina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

Dua nama yang dimaksud adalah Joko Priyono dan Mas’ud Khamid, masing-masing mantan direksi di subholding Pertamina, yakni Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan Pertamina Patra Niaga (PPN).

Jaksa penuntut umum (JPU) mempertanyakan status keduanya yang disebut Ahok telah dicopot dari jabatan.

“Ini saya ingin menanyakan penegasan ya, masih di poin 10 huruf a. Dalam keterangan saudara ada dua nama, Pak Joko Priyono dan Pak Mas’ud Khamid, keduanya mantan direksi pada anak perusahaan Pertamina, subholding. Satu di KPI, satu di PPN. Disebut sudah dicopot. Apakah ada persoalan dengan dua orang ini sehingga disebut dicopot? Ada masalah tidak?” tanya jaksa dalam persidangan.

Menjawab pertanyaan itu, Ahok justru menyampaikan pujian terhadap keduanya. Ia menyebut, Joko Priyono dan Mas’ud Khamid sebagai dua direktur terbaik yang pernah dimiliki Pertamina.

“Bagi saya dua saudara ini adalah dirut yang terhebat yang Pertamina punya, untuk memperbaiki produksi kilang termasuk Patra Niaga. Semua yang saya arahkan mereka kerjakan,” ujar Ahok.

Menurut Ahok, Mas’ud Khamid bahkan lebih memilih diberhentikan daripada menandatangani pengadaan yang dinilainya menyimpang.

“Termasuk soal aditif ini, Pak Mas’ud ini lebih baik dipecat daripada tanda tangan kalau ada penyimpangan pengadaan. Makanya saya bilang ini salah satu terbaik yang kita punya,” ungkap Ahok.

Ahok juga menilai, Joko Priyono sebagai sosok yang memiliki pemahaman mendalam soal kilang karena latar belakang teknisnya.

“Pak Joko ini orang kilang, asli dari kilang. Pengetahuannya paling bagus soal kilang. Dia yang kasih tahu saya kelemahan kilang, apa yang mau diperbaiki. Ketika dia dicopot, saya sampai mau nangis,” beber Ahok.

Ia mengaku sempat menelepon Joko Priyono setelah pencopotan tersebut. Ia memandang, pencopoton itu sebagai bentuk kesewenangan.

“Dia bilang, ‘Pak, sudahlah Pak, saya di Yogya saja.’ Saya pikir BUMN ini keterlaluan, mencopot orang yang bukan karena meritokrasi. Kenapa orang yang mau melakukan hal yang benar justru dicopot? Ini orang terbaik, makanya saya tulis dicopot dalam BAP,” tegas Ahok.

Merasa ada kejanggalan dalam pencopotan dua direksi tersebut, Ahok pun mendorong jaksa untuk memeriksa pihak-pihak terkait, termasuk Erick Thohir dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, guna mengetahui alasan di balik keputusan itu.

“Makanya saya selalu bilang ke pak jaksa, kenapa saya mau lapor ke jaksa? Periksa sekalian BUMN, periksa Presiden bila perlu. Kenapa orang terbaik dicopot?” cetus Ahok.

Pernyataan itu sempat memicu tepuk tangan dari pengunjung sidang, sehingga majelis hakim harus memberika teguran.

“Tolong pengunjung bisa tertib. Ini persidangan, bukan hiburan. Tolong jangan bertepuk tangan,” tegas hakim.

Menanggapi dorongan Ahok agar Erick Thohir dan Jokowi diperiksa, jaksa menyatakan bahwa keterangan tersebut tidak berkaitan langsung dengan penggalian pengetahuan Ahok sebagai saksi dalam perkara yang sedang disidangkan.

“Itu kan fakta dari keterangan saksi. Namun saksi sendiri tidak menjelaskan fakta yang mana, detail perbuatan seperti apa, itu tidak pernah dikemukakan di persidangan. Tidak ada dokumen atau keterangan dari Pak Ahok yang bisa memastikan fakta tersebut,” pungkasnya.(*)

Artikel Ahok Minta Jaksa Periksa Jokowi dan Erik Thohir Terkait Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina pertama kali tampil pada News.

Jaguar Pastikan Tak Ubah Strategi EV, Model Listrik Meluncur 2026

0
Mobil listrik besutan Jaguar dipastikan meluncur tahun ini. F. x.com/RoadandTrack.

batampos – Jaguar Land Rover (JLR) membantah keras kabar yang menyebut Jaguar akan mundur dari strategi menjadi merek otomotif yang sepenuhnya memproduksi kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Perusahaan menegaskan komitmen Jaguar sebagai merek mobil mewah all electric tetap berjalan sesuai rencana.

Isu tersebut mencuat setelah muncul spekulasi bahwa Jaguar tengah mempertimbangkan pengembangan range extended electric vehicle (REEV), yakni kendaraan listrik dengan mesin bensin kecil yang berfungsi sebagai generator untuk memperpanjang jarak tempuh.

Namun, Jaguar memastikan informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Pabrikan asal Inggris itu menegaskan tidak ada perubahan dalam strategi elektrifikasi penuh yang telah dicanangkan.

“Merevolusi Jaguar sebagai merek otomotif mewah eksklusif yang hanya memproduksi kendaraan listrik,” ujar pernyataan resmi Jaguar, dikutip dari Car Expert, Selasa (27/1).

Jaguar menyatakan menyambut positif berbagai respons media terhadap prototipe kendaraan listrik terbarunya. Perusahaan juga optimistis akan meluncurkan model EV produksi pertama pada 2026, sejalan dengan agenda transformasi merek yang telah diumumkan sebelumnya.

Spekulasi soal perubahan strategi muncul setelah laporan yang menyebut tim internal Jaguar mengembangkan teknologi range extender yang mengombinasikan mesin pembakaran internal dengan baterai untuk memperpanjang jarak tempuh hingga sekitar 621 mil atau 1.000 kilometer. Klaim tersebut ditepis oleh pihak JLR.

Jaguar sendiri telah menarik perhatian global sejak mengumumkan rebranding besar-besaran dan pergeseran fokus menuju kendaraan listrik murni. Sejumlah model bermesin pembakaran internal bahkan telah dihentikan produksinya.

Ke depan, Jaguar memposisikan lini EV-nya untuk bersaing di segmen mobil listrik mewah, termasuk model grand tourer listrik yang dijadwalkan melakukan debut global pada 2026.

Jaguar menegaskan masa depan mereka sepenuhnya berada di kendaraan listrik. Jaguar Electric Architecture yang dikembangkan secara khusus hanya mendukung EV dan tidak dirancang untuk mesin pembakaran internal, termasuk sistem hybrid.

Sikap tegas ini diambil di tengah tantangan industri kendaraan listrik global, di mana sejumlah produsen otomotif mulai menunda atau menyesuaikan strategi EV akibat dinamika pasar dan permintaan.

Meski demikian, Jaguar menepis keraguan tersebut dan menegaskan tetap melangkah sebagai pemain mobil listrik mewah global. (*)

Artikel Jaguar Pastikan Tak Ubah Strategi EV, Model Listrik Meluncur 2026 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ton Daging Ilegal dari Luar Negeri

0
ilustrasi daging sapi.f. unsplash

batampos – Subdit Indagsi Polda Kepri menggagalkan aksi penyelundupan sekitar 70 ton daging ilegal yang diduga berasal dari luar negeri. Puluhan ton daging tersebut diamankan dari empat kontainer yang diangkut menggunakan kapal, dengan modus menyerupai kapal ikan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kapal pembawa daging ilegal itu diamankan pada Sabtu (24/1/2026) lalu saat melintas di perairan Kepri. Kapal diketahui berangkat dari Singapura dan melintas di wilayah Moro, Kabupaten Karimun.

Dalam upaya mengelabui petugas, pelaku menggunakan modus kapal ikan dengan dokumen pengangkutan hasil laut. Bahkan, selama pelayaran, sistem AIS (Automatic Identification System) kapal sengaja dimatikan di tengah laut untuk menghindari pelacakan.

“Dari awal berangkat disebut membawa ikan, namun saat diperiksa justru mengangkut daging dalam jumlah besar,” ungkap sumber Batam Pos.

Selain daging, petugas juga menemukan barang ilegal lain seperti sepeda dan puluhan karung balpres di dalam muatan kapal. Total ada dua kapal yang diduga terlibat dalam penyelundupan.

Rencananya, daging ilegal tersebut akan didistribusikan ke sejumlah daerah di Sumatra, dengan tujuan akhir Pekanbaru dan Jambi.

Berdasarkan informasi, daging-daging itu diketahui berasal dari Brasil dan beberapa negara lainnya, tanpa dilengkapi dokumen karantina dan perizinan resmi.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Paksi Eka Syaputra, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Namun, ia menyebut penyidik masih mendalami jaringan dan peran para pihak yang terlibat.

“Benar, ada pengungkapan penyelundupan daging. Saat ini masih dalam proses pengembangan. Untuk keterangan lebih lengkap akan kami sampaikan saat rilis resmi,” ujar Paksi.

Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap asal-usul barang, jalur distribusi, serta kemungkinan keterlibatan jaringan penyelundupan lintas negara.(*)

Artikel Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ton Daging Ilegal dari Luar Negeri pertama kali tampil pada Metropolis.

Panen Perdana Padi Gogo di Bintan Utara, Bupati Roby: Bukti Potensi Pangan Lokal

0
Padi jenis Gogo yang berhasil dipanen di Kampung Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Senin (26/1/2026). F. Zoko untuk Batam Pos.

batampos – Bupati Bintan Roby Kurniawan melakukan panen perdana padi gogo di Kampung Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Senin (26/1). Panen tersebut menjadi tonggak awal pengembangan pertanian pangan lokal di wilayah Bintan.

Panen ini merupakan hasil kerja keras petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Maju Jaya, yang mengembangkan padi gogo di lahan kering seluas 1 hektare.

Roby Kurniawan mengatakan, panen padi gogo ini membuktikan bahwa Kabupaten Bintan tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata dan kelautan, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor pertanian pangan.

“Ini gagasan yang luar biasa. Sebuah tekad yang sudah dibuktikan dengan hasil nyata. Petani-petani kita menunjukkan bahwa Bintan juga punya potensi di sektor pertanian pokok,” ujar Roby.

Ia mengaku optimistis Bintan mampu mewujudkan kemandirian pangan lokal, jika semangat dan inovasi petani terus didukung secara berkelanjutan.

“Melihat semangat luar biasa dari para petani, saya optimis Bintan bisa berdikari dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal,” tegasnya.

Dari lahan seluas satu hektare, padi gogo tersebut diperkirakan menghasilkan 4 hingga 5 ton gabah. Hasil panen akan dibagikan kepada keluarga petani yang tergabung dalam Poktan Maju Jaya sebagai bentuk pemanfaatan pangan berbasis komunitas.

Ketua Poktan Maju Jaya, Manun, menjelaskan gagasan menanam padi gogo berawal dari pemanfaatan lahan bekas tanaman sayur yang dinilai belum optimal.

“Kami ingin meningkatkan produksi pangan lokal. Sayur-mayur saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Kelompok tani kemudian berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, hingga mendapatkan dukungan bibit dan pendampingan teknis.

“Sekitar Oktober 2025 kami mulai tanam padi gogo. Alhamdulillah hasilnya sangat baik,” katanya.

Manun menyebut, padi gogo tumbuh optimal dan relatif bebas dari hama, berkat teknik penggemburan tanah yang tepat serta pola pemupukan yang teratur.

Keberhasilan panen ini diharapkan menjadi model pengembangan pertanian lahan kering di wilayah Bintan, sekaligus mendorong penguatan ketahanan pangan daerah berbasis potensi lokal. (*)

Artikel Panen Perdana Padi Gogo di Bintan Utara, Bupati Roby: Bukti Potensi Pangan Lokal pertama kali tampil pada Kepri.

Ombudsman Kepri Tangani 156 Laporan Sepanjang 2025, Selamatkan Rp808 Juta Hak Masyarakat

0
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari. Foto: Ombudsman Kepri untuk Batam Pos

batampos – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kepri mencatat sebanyak 156 laporan ditangani sepanjang 2025. Laporan tersebut terdiri dari 125 laporan masyarakat, 30 Respon Cepat Ombudsman (RCO), dan satu Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS).

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Parroha Patar Siadar, menyampaikan, bahwa secara umum jumlah laporan yang diterima Keasistenan Pemeriksaan Laporan relatif stabil di setiap triwulan, dengan fluktuasi yang tidak terlalu signifikan.

“Laporan yang masuk dan kami tangani sepanjang 2025 menunjukkan tren yang stabil. Ini mencerminkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelayanan publik tetap terjaga,” katanya, Selasa (27/1/2026).

Dari sisi kewilayahan, laporan terbanyak berasal dari Kota Batam. Tingginya laporan dari wilayah perkotaan tidak terlepas dari tingginya aktivitas pelayanan publik.

“Batam sebagai pusat pelayanan dan aktivitas ekonomi di Kepri tentu memiliki intensitas layanan publik yang tinggi. Konsekuensinya, potensi pengaduan juga lebih besar,” katanya.

Berdasarkan substansi, pengaduan paling banyak berada di sektor kepegawaian. Selanjutnya disusul agraria/pertanahan, kepolisian, serta perhubungan dan infrastruktur. Keempat sektor tersebut menjadi perhatian utama masyarakat sepanjang tahun 2025.

Lalu, dalam hal kinerja penyelesaian laporan, Ombudsman Kepri mencatat peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023 tingkat penyelesaian berada di angka 81 persen, meningkat menjadi 90,50 persen pada 2024, dan pada 2025 melampaui target dengan capaian 101,43 persen.

“Capaian 2025 ini melampaui target yang telah ditetapkan. Artinya, tidak hanya laporan tahun berjalan yang diselesaikan, tetapi juga tunggakan sebelumnya berhasil kami tuntaskan,” ujar Lagat.

Capaian itu merupakan hasil penguatan mekanisme pemeriksaan, percepatan tindak lanjut, serta koordinasi intensif dengan instansi terlapor.

Sepanjang 2025, Ombudsman Kepri juga melakukan satu Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS). Hasilnya, ditemukan maladministrasi berupa kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri terkait kekurangan guru dan ruang kelas di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Batam.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) IAPS tersebut telah diserahkan pada 16 Desember 2025. Ombudsman merekomendasikan agar Dinas Pendidikan Kepri mengusulkan kuota 32 guru pendidikan luar biasa kepada Kementerian PAN-RB untuk tahun 2026, memastikan guru non-ASN tetap menerima honor sesuai ketentuan, serta mendorong pemanfaatan lahan untuk pembangunan ruang kelas baru.

“Kami juga meminta agar dilakukan asistensi kepada pihak sekolah untuk mengusulkan program revitalisasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” kata Lagat.

Selain penyelesaian administratif, Ombudsman Kepri juga mencatat capaian valuasi kerugian masyarakat yang berhasil dipulihkan sepanjang 2025 sebesar Rp808.798.261.

Nilai tersebut berasal dari berbagai sektor, antara lain ketenagakerjaan, perbankan, agraria/pertanahan, kepolisian, pendidikan, hingga jaminan sosial dan asuransi. Beberapa di antaranya meliputi pemenuhan hak ketenagakerjaan puluhan juta rupiah, pembayaran kekurangan upah, pengembalian dana hasil penjualan kendaraan, penyelesaian klaim, hingga pengembalian pungutan di lingkungan pendidikan.

“Valuasi ini menunjukkan bahwa kehadiran Ombudsman bukan hanya menyelesaikan administrasi, tetapi juga berdampak langsung pada pemulihan hak-hak masyarakat,” kata dia.

Ke depan, Ombudsman Kepri akan terus memperkuat pengawasan pelayanan publik, termasuk melalui pengembangan jaringan pengawasan dan pembentukan focal point di berbagai instansi di Batam dan wilayah Keprii. (*)

Artikel Ombudsman Kepri Tangani 156 Laporan Sepanjang 2025, Selamatkan Rp808 Juta Hak Masyarakat pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Pelaku Hipnotis Lintas Provinsi Ditangkap, Korban Terakhir adalah Seorang Dokter

0

batampos – Tomi Arianto dan Sri Firdaus, dua pelaku penipuan bermodus hipnotis lintas provinsi, akhirnya keok di tangan Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja. Keduanya ditangkap setelah terlibat dalam aksi penipuan yang menjerat seorang dokter dan menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban atas peristiwa yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) lalu , sekitar pukul 14.15 WIB, di kawasan Mall Grand Batam, tepatnya di Table 3 Duck Kitchen lantai G.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie mengatakan pelaku berpura-pura menawarkan pengobatan spiritual dengan dalih korban terkena santet atau guna-guna.

Korban diketahui bernama Dl, (42), seorang dokter yang berdomisili di Tanjungpinang. Dalam kondisi tidak sepenuhnya sadar akibat pengaruh hipnotis, korban menyerahkan perhiasan emas serta kartu ATM kepada para pelaku yang mengklaim barang tersebut diperlukan untuk proses pengobatan.

Setelah kejadian, korban menerima sebuah bungkusan dari pelaku sebelum berpisah di lokasi. Namun korban baru menyadari telah menjadi korban penipuan keesokan harinya. Saat memeriksa rekening Bank BRI dan BCA miliknya, korban mendapati saldo tabungan telah terkuras habis.

Korban juga membuka bungkusan yang diberikan pelaku dan mendapati isinya hanya berupa gelang berbahan kaca. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp190 juta dan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas Ardianto memimpin penyelidikan dengan memeriksa saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Hasil penyelidikan mengungkap identitas para pelaku yang diketahui melarikan diri ke luar Kota Batam.

Tim Buser Polsek Lubuk Baja kemudian melakukan pengejaran lintas provinsi hingga ke Denpasar, Bali. Pada Selasa (27/1) dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA, polisi berhasil mengamankan Tomi Arianto dan Sri Firdaus di Hotel Puri Royal, Denpasar Barat. Dalam pengembangan selanjutnya, polisi juga menangkap satu pelaku lainnya, Joy Sky alias Jogin alias Joy.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga unit telepon genggam, surat emas milik korban, serta dua kartu ATM Bank BRI dan BCA.

Para pelaku kini ditahan dan dijerat Pasal 492 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun.(*)

Artikel Dua Pelaku Hipnotis Lintas Provinsi Ditangkap, Korban Terakhir adalah Seorang Dokter pertama kali tampil pada Metropolis.

Sasis Rusak, Mobil Damkar Daik Lingga Masuk Bengkel hingga Maret 2026

0
Mobil Damkar Daik Lingga berhenti beroperasi lantaran perbaikan sadis. F. Zainuddin untuk Batam Pos.

batampos – Layanan pemadaman kebakaran menggunakan mobil pemadam di Unit Damkar Daik Lingga, Kabupaten Lingga, dihentikan sementara. Hal ini menyusul kerusakan pada bagian atas sasis mobil pemadam yang mengharuskan kendaraan tersebut menjalani perbaikan.

Komandan Peleton (Danton) Damkar Unit Daik Lingga, Zainuddin, mengatakan mobil damkar saat ini telah dibawa ke bengkel di Tanjungpinang untuk dilakukan perbaikan menyeluruh.

“Iya, mobil pemadam sedang dalam proses perbaikan. Estimasi selesai sekitar Maret 2026, sehingga sementara waktu pelayanan yang menggunakan mobil damkar kami hentikan,” ujar Zainuddin saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, proses perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan, mengingat kerusakan berada pada bagian vital kendaraan.

Meski layanan mobil pemadam dihentikan sementara, Zainuddin memastikan penanganan kebakaran di wilayah Daik Lingga tetap berjalan melalui kerja sama dengan BPBD Kabupaten Lingga.

“Untuk sementara kami dibantu mobil suplai dari BPBD Lingga. Personel dari Damkar Daik Lingga tetap akan turun membantu di lapangan,” jelasnya.

Zainuddin juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang cukup panas disertai angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dengan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Musibah memang tidak bisa diprediksi, tapi pencegahan bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko,” tegasnya.

Pihak Damkar Daik Lingga berharap proses perbaikan dapat berjalan lancar agar layanan pemadaman kebakaran kembali normal sesuai jadwal yang ditargetkan. (*)

Artikel Sasis Rusak, Mobil Damkar Daik Lingga Masuk Bengkel hingga Maret 2026 pertama kali tampil pada Kepri.

Suplai Air Bersih Lewat Tangki Bantu Warga Batuampar, Aliran Air Berangsur Normal

0
Pendistribusian air di Tanjung Sengkuang menggunakan truk tangki untuk mengatasi suplai air di kawasan tersebut.

batampos– Pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki terus dilakukan bagi warga Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam. Langkah ini menjadi solusi sementara atas krisis air bersih yang telah lama dirasakan masyarakat setempat.

Dari pantauan di RT 01/RW 13 Kelurahan Tanjung Sengkuang, Selasa (27/1), sejumlah mobil tangki tampak keluar masuk kawasan permukiman warga. Air bersih didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga dengan pengaturan antrean agar seluruh masyarakat kebagian.

Pendistribusian air bersih ini telah berjalan sekitar lima hari terakhir. Untuk memastikan proses berjalan aman dan tertib, anggota kepolisian dari Polsek Batu Ampar diterjunkan melakukan pengamanan sekaligus pengawasan di lapangan.

Salah seorang warga RT 01/RW 13, Alvin, mengaku sangat terbantu dengan adanya suplai air menggunakan mobil tangki tersebut. Menurutnya, kebutuhan air bersih warga cukup tinggi untuk keperluan sehari-hari.

“Terima kasih karena adanya tangki air ini bisa membantu kebutuhan air di RT 01/RW 13 ini. Semua warga sudah mendapatkan air,” ujar Alvin.

Ia menambahkan, selain bantuan tangki, aliran air bersih dari PT Air Batam Hilir (ABH) juga mulai mengalir kembali meski belum lancar sepenuhnya. Umumnya air hanya mengalir pada malam hari dengan tekanan kecil.

“Sekarang air juga sudah mulai ngalir, walau kadang malam aja. Dengan adanya tangki yang datang hampir setiap hari, jadi hampir tercukupi, semua warga sudah mendapatkan air,” katanya.

Alvin menyebutkan, persoalan air bersih di Tanjung Sengkuang sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir. Dalam beberapa bulan belakangan kondisinya semakin parah, bahkan ada rumah warga yang sama sekali tidak mendapatkan aliran air.

“Sudah mau setahun air tak ngalir normal. Beberapa bulan terakhir ini yang parah, air keluar malam itu pun kecil tapi tidak semua rumah. Syukurlah sekarang ditanggapi dengan disuplai pakai tangki sedikit membantu, tapi harapan kami air bisa normal lagi seperti biasa,” harapnya.

Warga lainnya, Siti, juga merasakan manfaat kedatangan mobil tangki air. Ia mengaku dalam satu kali pengisian, air yang ditampung di rumahnya bisa mencukupi kebutuhan hingga dua hari.

“Kalau datang sekali dua hari boleh lah, tapi jangan sampai tiga hari sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, Irfan, sopir mobil tangki air, mengatakan dirinya sudah sekitar lima hari terakhir menyuplai air ke Kelurahan Tanjung Sengkuang. Setiap hari ia mulai mengantar air sejak pukul 08.00 WIB dan mampu melakukan hingga lima kali perjalanan.
“Sehari bisa lima trip, satu tangki isinya 6.000 liter. Air diambil dari Baloi. Ini atas suruhan BP Batam,” jelas Irfan.

Di lokasi pendistribusian, Brigadir Roy dari Polsek Batu Ampar menyampaikan bahwa suplai air tangki berjalan lancar dan tertib. Menurutnya, pendistribusian ini merupakan kebijakan BP Batam bersama pengelola air bersih dengan pengamanan dari kepolisian.

“Sudah lima hari ini pasokan air tangki berjalan normal. Kita atur agar semua rumah kebagian dan tetap tertib. Sejauh ini pendistribusian berjalan aman dan lancar,” ujarnya.(*)

Artikel Suplai Air Bersih Lewat Tangki Bantu Warga Batuampar, Aliran Air Berangsur Normal pertama kali tampil pada Metropolis.