
batampos – Pelabuhan Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang hingga kini terbengkalai, kembali diwacanakan akan direhabilitasi pada 2027 mendatang.
Ironisnya, fasilitas pelabuhan yang belum pernah beroperasi itu kini justru beralih fungsi menjadi lokasi favorit warga untuk memancing.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi Pelabuhan Dompak kian memprihatinkan. Atap terminal terlihat bolong dan berkarat, sebagian struktur bangunan bahkan telah runtuh. Jalur kendaraan ditumbuhi rumput liar, sementara pos jaga tampak rusak dan ditinggalkan tanpa aktivitas.
Kondisi di dalam terminal tak kalah memprihatinkan. Rangka besi menggantung di langit-langit yang mulai keropos, lantai kotor, serta pecahan kaca jendela berserakan. Kesan bangunan mangkrak terasa kuat di seluruh area pelabuhan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Riau, Junaidi, membenarkan adanya rencana rehabilitasi Pelabuhan Dompak. Namun, saat ini proses tersebut masih dalam tahap penyelarasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Saat ini masih proses AMDAL. Jika tidak ada kendala, rehabilitasi direncanakan dilakukan pada 2027,” kata Junaidi, Minggu (1/2).
Junaidi menjelaskan, rehabilitasi Pelabuhan Dompak nantinya akan dilaksanakan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang.
Sumber pendanaan proyek rehabilitasi tersebut direncanakan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Besaran anggarannya masih dihitung karena tingkat kerusakannya cukup banyak,” tambahnya.
Meski terbengkalai, kawasan pesisir pelabuhan, khususnya di sekitar jembatan ponton, tetap ramai dikunjungi warga. Banyak masyarakat memanfaatkan area tersebut sebagai lokasi memancing.
Salah seorang warga Tanjungpinang, Rudi (39), mengaku rutin datang ke Pelabuhan Dompak untuk memancing.
“Tempatnya memang bagus buat mancing. Yang datang juga ramai, ikannya masih banyak,” ujarnya.
Menurut Rudi, sejak awal pelabuhan tersebut tidak pernah beroperasi. Ia justru melihat kondisinya semakin rusak seiring waktu tanpa ada perbaikan berarti.
Pelabuhan Dompak Tanjungpinang diketahui dibangun oleh Kementerian Perhubungan melalui KSOP Tanjungpinang dengan dana APBN sekitar Rp121 miliar.
Namun, proyek tersebut sempat tersandung dugaan korupsi, yang berdampak pada mangkraknya operasional pelabuhan hingga kini. (*)
Artikel Mangkrak Bertahun-tahun, Pelabuhan Dompak Tanjungpinang Bakal Direhabilitasi pada 2027 pertama kali tampil pada Kepri.






batampos — BP Batam menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah Batam dari sekadar kawasan insentif menjadi platform eksekusi industri tercepat di Asia Tenggara. Hal ini disampaikan oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menghadiri SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.

