Revitalisasi Masjid Agung masih berlanjut. (F. Cecep Mulyana / Batam Pos)
batampos– Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengeluhkan lambatnya proses pengerjaan revitalisasi bangunan masjid Agung Batam.
Ia berharap bisa segera meresmikan salah satu masjid yang menjadi kebanggaan dan andalan bagi Kota Batam.
“Saya maunya Mei atau Juni sudah saya resmikan. Karena ini sudah molor cukup lama pengerjaanya. Batas waktu mereka 27 Mei mendatang. Tapi kalau melihat progresnya saya tidak yakin selesai, tapi kita lihat saja lah dulu,” kata Rudi yang dijumpai di Batuampar, Kamis (25/4).
Pengerjaan Masjid Agung menurutnya lambat, pengerjaan sudah mengalami dua kali perpanjangan waktu penyelesaian. Sehingga hal ini menimbulkan banyak pertanyaan.
“Kenapa masjid ini tidak kunjung selesai. Pembangunan kembali ini menggunakan uang rakyat. Jadi masyarakat Batam juga ingin melihat progres dan selesainya bangunan masjid tersebut,” ujarnya.
Rudi mendorong agar kontraktor yang membangun masjid tersebut, yakni PT Adhi Karya, bisa merampungkan bangunan itu tepat waktu.
Seperti diketahui, tenggat waktu pengerjaan Masjid Agung Batam pada 27 Mei 2024 mendatang. Sehingga bisa segera difungsikan dalam tahun ini juga. Sehingga masyarakat ini bisa kembali digunakan, karena kapasitasnya mencapai 15 ribu jemaah.
“Kita hanya bisa berusaha dan berusaha. Kalau tidak selesai ya akan kami evaluasi. Kita cari apa permasalahannya,” ujarnya.
Ia menargetkan, di bulan Mei atau Juni 2024, dirinya sudah bisa meresmikan Masjid Agung Batam yang baru. Menurutnya, dari segi pembiayaan, sama sekali tidak ditemui kendala. Namun, dalam hal eksekusi, pihaknya akan mendorong evaluasi bersama PT Adhi Karya.
“Ini sudah molor sekali beberapa waktu yang lalu, jangan sampai molor kedua kalinya. Jika tidak rampung tepat waktu, saya akan tegur melalui Kepala Dinas Cipta Karya selaku PPK-nya,” jelas Rudi.
Pemko Batam telah menganggarkan Rp 167 miliar dengan pemenang lelang yakni PT Adhi Karya yang akan merevitalisasi Masjid Agung Batam Center. Menurut pantauan, saat ini kubah masjid yang bernuansa warna biru sudah hampir rampung. Proses pemasangan keramik juga sudah dimulai sejak April 2024. (*)
Revitalisasi Masjid Agung masih berlanjut. (F. Cecep Mulyana / Batam Pos)
batampos– Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengeluhkan lambatnya proses pengerjaan revitalisasi bangunan masjid Agung Batam.
Ia berharap bisa segera meresmikan salah satu masjid yang menjadi kebanggaan dan andalan bagi Kota Batam.
“Saya maunya Mei atau Juni sudah saya resmikan. Karena ini sudah molor cukup lama pengerjaanya. Batas waktu mereka 27 Mei mendatang. Tapi kalau melihat progresnya saya tidak yakin selesai, tapi kita lihat saja lah dulu,” kata Rudi yang dijumpai di Batuampar, Kamis (25/4).
Pengerjaan Masjid Agung menurutnya lambat, pengerjaan sudah mengalami dua kali perpanjangan waktu penyelesaian. Sehingga hal ini menimbulkan banyak pertanyaan.
“Kenapa masjid ini tidak kunjung selesai. Pembangunan kembali ini menggunakan uang rakyat. Jadi masyarakat Batam juga ingin melihat progres dan selesainya bangunan masjid tersebut,” ujarnya.
Rudi mendorong agar kontraktor yang membangun masjid tersebut, yakni PT Adhi Karya, bisa merampungkan bangunan itu tepat waktu.
Seperti diketahui, tenggat waktu pengerjaan Masjid Agung Batam pada 27 Mei 2024 mendatang. Sehingga bisa segera difungsikan dalam tahun ini juga. Sehingga masyarakat ini bisa kembali digunakan, karena kapasitasnya mencapai 15 ribu jemaah.
“Kita hanya bisa berusaha dan berusaha. Kalau tidak selesai ya akan kami evaluasi. Kita cari apa permasalahannya,” ujarnya.
Ia menargetkan, di bulan Mei atau Juni 2024, dirinya sudah bisa meresmikan Masjid Agung Batam yang baru. Menurutnya, dari segi pembiayaan, sama sekali tidak ditemui kendala. Namun, dalam hal eksekusi, pihaknya akan mendorong evaluasi bersama PT Adhi Karya.
“Ini sudah molor sekali beberapa waktu yang lalu, jangan sampai molor kedua kalinya. Jika tidak rampung tepat waktu, saya akan tegur melalui Kepala Dinas Cipta Karya selaku PPK-nya,” jelas Rudi.
Pemko Batam telah menganggarkan Rp 167 miliar dengan pemenang lelang yakni PT Adhi Karya yang akan merevitalisasi Masjid Agung Batam Center. Menurut pantauan, saat ini kubah masjid yang bernuansa warna biru sudah hampir rampung. Proses pemasangan keramik juga sudah dimulai sejak April 2024. (*)
batampos – Mitsubishi Motors Corporation mengumumkan peluncuran New ASX, sebuah compact SUV yang telah mengalami penyegaran tampilan depan, peningkatan konektivitas, dan fitur keamanan yang lebih canggih. Mitsubishi Motors Europe B.V., anak perusahaan Mitsubishi Motors di Eropa, memperkenalkan model ini untuk pasar Eropa, yang akan tersedia di showroom Mitsubishi Motors mulai Juni 2024.
Diluncurkan perdana di Eropa pada Maret 2023, ASX kini mengalami penyempurnaan dengan tampilan depan yang dirancang ulang untuk mempertegas identitas desain Dynamic Shield dari Mitsubishi Motors. Fitur-fitur terbaru termasuk lampu depan LED yang modern, velg aluminium baru berukuran 18 inci, dan desain gril yang lebih dinamis.
Kabin New ASX dilengkapi dengan layar smartphone-link Display Audio (SDA) berukuran 10,4 inci yang mendukung layanan Google Built-in, memungkinkan pengendara untuk mengakses Google Assistant, Google Maps, dan Google Play langsung dari mobil. Fitur-fitur ini meningkatkan konektivitas pengendara dan membuat pengalaman berkendara lebih nyaman.
Fitur keamanan yang ditingkatkan juga menjadi fokus dalam pengembangan New ASX. Fitur Park Assist dan Around View Monitor membantu pengemudi dalam manuver parkir dan mendeteksi rintangan di sekitar kendaraan. Ditambah dengan sistem keselamatan aktif seperti Rear Cross Traffic Alert (RCTA), New ASX memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pengendara dan penumpangnya.
New ASX tersedia dalam beberapa pilihan powertrain, termasuk model full hybrid (HEV), model mild-hybrid, dan model bensin. Model HEV menggunakan mesin bensin 1,6 liter yang dipadukan dengan dua motor listrik dan transmisi otomatis multi-mode, sementara model mild-hybrid dan bensin juga tersedia dengan opsi mesin yang berbeda.
Dengan peluncuran New ASX ini, Mitsubishi Motors terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam SUV kompak dengan komitmen untuk menyediakan kendaraan yang ramah lingkungan dan inovatif. (*)
batampos – PT NETA Auto Indonesia, perusahaan distributor mobil listrik terkemuka di Indonesia, telah merayakan acara line off celebration sebagai bagian dari upacara simbolik untuk memulai produksi lokal NETA secara Completely Knocked Down (CKD), yang akan dimulai pada bulan April. Acara ini diadakan di pabrik PT Handal Indonesia Motor, Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Model pertama yang akan dirakit secara lokal adalah NETA V-II yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Momen bersejarah ini menandai langkah penting dalam perjalanan NETA secara global dan menegaskan komitmennya untuk menyediakan mobil listrik berkualitas tinggi yang dapat diakses oleh semua kalangan di Indonesia.
Alan Zhou, Vice President of NETA & President of Overseas Business Dept., menyatakan, “Hari ini merupakan salah satu momen penting bagi kami karena kami merealisasikan komitmen kami dalam memperluas pasar mobil listrik di Indonesia dengan peresmian produksi lokal CKD. Kami berterima kasih kepada mitra kami, PT Handal Indonesia Motor, atas dukungan mereka dalam perakitan mobil listrik NETA secara lokal.”
Acara ini diresmikan oleh Alan Zhou, dan hadir juga perwakilan dari PT Handal Indonesia Motor, termasuk Presiden Direktur, Denny Siregar. Kerjasama antara NETA dan PT Handal Indonesia Motor adalah langkah awal dalam mengembangkan mobil listrik berkualitas standar internasional yang dirakit secara lokal untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia.
Dengan kapasitas produksi hingga 27.000 unit per tahun di pabrik PT Handal Indonesia Motor, NETA akan fokus pada perakitan lokal CKD untuk beberapa model yang akan diperkenalkan tahun ini. NETA juga berkomitmen untuk meningkatkan kandungan lokal dengan bekerja sama dengan PT Gotion Green Energy Solutions Indonesia untuk penyediaan baterai mobil listrik NETA, dengan tujuan meningkatkan pengembangan komponen lokal hingga mencapai standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% dan persentase TKDN yang lebih tinggi dalam waktu dekat.
Sejak didirikan pada tahun 2014, NETA telah menjadi pemain penting dalam industri mobil listrik, berhasil menjual lebih dari 390.000 unit mobil listrik di pasar lokal dan global. Sekarang, NETA fokus untuk memperluas jangkauan pasarnya ke pasar otomotif di ASEAN, termasuk Indonesia, yang memiliki potensi besar dalam pertumbuhan kendaraan listrik.
Alan Zhou menutup dengan mengatakan, “Rencana perakitan lokal di Indonesia adalah langkah konkret dan signifikan bagi kami untuk menghadirkan solusi transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia. Dengan kerjasama antara NETA dan mitra lokal, kami optimis bahwa kolaborasi ini akan menghasilkan mobil listrik NETA dengan kualitas terbaik dan komponen lokal yang memenuhi standar.”
Tentang NETA Auto Indonesia:
NETA adalah merek mobil listrik yang berasal dari Tiongkok, didirikan pada tahun 2014 dan telah menjadi pemain penting dalam industri dalam waktu singkat. NETA Auto Indonesia hadir di Indonesia dengan visi untuk memungkinkan konsumen memiliki kendaraan listrik berkualitas tinggi dan premium, serta memastikan akses yang sama terhadap teknologi. Kontak: Frietz F. Roboth, +62 811-1616-554, E-mail: [email protected]
Dengan peresmian produksi lokal pertama mereka, NETA Auto Indonesia menandai komitmennya untuk mendukung pertumbuhan pasar mobil listrik di Indonesia dan menyediakan solusi transportasi yang ramah lingkungan bagi masyarakat. (*)
Tersangka Arif Firmansyah diperiksa di Kejari Tanjungpinang. F. Intelijen Kejari Tanjungpinang
batampos– Mantan Pejabat Operasional (PE) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bestari Tanjungpinang, Arif Firmansyah, ditahan Kejari Tanjungpinang atas dugaan korupsi dan pencucian uang senilai Rp 5,9 miliar.
Tersangka Arif Firmansyah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang selama 20 hari terhitung sejak 23 April 2024 hingga 12 Mei 2024 untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasi Intelijen Kejari Tanjungpinang Dedek Syumarta Suir, mengatakan pelimpahan tersangka dan barang bukti tahap II dilimpahkan penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Kepri kepada Penuntut Umum Kejari Tanjungpinang, Selasa (23/4) kemarin.
“Tersangka sudah ditahan,” kata Dedek, Rabu (24/4).
Tersangka Arif Firmansyah dijerat Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 3 jo Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
“Ada dua berkas perkara yang kami terima dari penyidik Kejati Kepri yaitu dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU),” jelas Dedek.
Sebelumnya Kejati Kepri menetapkan Arif Firmansyah sebagai tersangka kasus korupsi dan pencucian uang pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bestari Tanjungpinang dan dugaan pencucian uang.
Modus yang dilakukan PE BPR untuk melakukan korupsi dan pencucian uang yakni melakukan penarikan tabungan nasabah, pencairan deposito nasabah BPR Bestari tanpa mengikuti aturan yang berlaku.
Selain itu, adanya penarikan uang kas pada rekening giro milik BPR Bestari pada Bank Mitra tanpa melalui ketentuan dan aturan yang berlaku.
Akibat dugaan korupsi dan pencucian uang tersebut, negara mengalami kerugian lebih kurang Rp 5,9 miliar. (*)
batampos – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) segera menertibkan praktik jual kembali layanan internet rumah tanpa izin, yakni RT/RW Net. RT RW Net adalah jaringan internet yang dibangun di lingkungan perumahan, kompleks, atau kawasan pemukiman padat penduduk.
Proses operasional RT/RW Net melibatkan penyediaan akses internet kepada komunitas lokal dengan cara memperluas atau mendistribusikan kembali koneksi interneti penyedia layanan internet atau internet service provider (ISP). RT/RW Net seringkali disebut beroperasi tanpa landasan hukum yang jelas.
Berdasarkan UU No 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi, seluruh penyelenggara jasa telekomunikasi harus mendapatkan izin dari Kementerian Kominfo. Ketika mengajukan izin penyelenggara jasa telekomunikasi, harus membayar pajak. Selain itu badan usaha yang mengantungi izin penyelenggara jasa telekomunikasi harus membayar Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) berupa Biaya Hak Penyelenggaraan Telekomunikasi (BHP) dan universal service (USO)
Sedangkan ketentuan menjual kembali layanan internet tertuang pada Permen Kominfo No.13/2019 tentang Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi dan No.3/2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Standar Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pos, Telekomunikasi, dan Sistem Transaksi Elektronik
Kegiatan reseller hanya dapat dilaksanakan setelah memenuhi perizinan berusaha dari pemerintah pusat, yakni dengan memperoleh Sertifikat Standar Jasa Jual Kembali Jasa Telekomunikasi.
ilustrasi
Heru Sutadi, Ketua Komisi Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi dan Anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menjelaskan, RT RW Net sebenarnya bagus dalam memasyarakatkan internet di Indonesia.
Namun ia menegaskan, tetap harus berizin. “Periznan merupakan instrumen untuk memenuhi hak dan kewajiban sesuai regulasi. Termasuk kewajiban memberikan layanan yang berkualitas pada konsumen,” tegas Heru yang juga pengamat telekomunikmasi.
Dengan memiliki izin, maka jelas yang bertanggung jawab, nama perusahaan, alamat , nomor pengaduan atau jika ada kendala mengadu ke mana. Heru mengaku banyak mendengar keluhan misalnya jika hujan layanan byar pet dan kalau terkendala sulit menghubungi penangungjawab layanan tersebut.
Terkait perizinan, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengungkapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan menindak tegas penggunaan perangkat ilegal RT RW net. “Kita ingin ruang digital kita kondusif, kita takut disalahgunakan. Kita juga harus fair dalam memberikan regulasi terhadap semua pelaku usaha, nggak pilih kasih, kasihan publik nanti,” ujar Budi kepada media, Jumat (19/4).
Mahalnya tarif internet Indonesia dituding menjadi penyebab maraknya RT RW Net. Heru menerangkan, sebenarnya paket internet di Indonesia itu dari sisi harga, Lalu ada basis kuota dan basis kecepatan.
Pengguna bisa memilih mana yang sesuai kantong dan kebutuhan mereka. Tapi kualitas selalu dipantau regulator. Sementara yang tidak berizin, lepas dari pantauan karena ilegal. “Karena ilegal ya kualitas nya juga jangan diharapkan maksimal. Yang jelas kalau hujan pasti internet byar pet. Dan kalau ada problem ya jangan harap cepat dapat diatasi,” jelas Heru.
Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Josef Matheus Edward menyatakan, sebenarnya tarif internet di Indonesia masih terjangkau oleh masyarakat. “Ukurannya terjangkau. Masyarakat perlu edukasi, sebenarnya mereka akan lebih untung jika berlangganan langsung ke internet service provider (ISP),” ujar Ian Josef.
Di sisi lain, dikutip dari situs Direktorat Jenderal Penyelengara Pos dan Informatika Kemenkominfo beberapa jasa ISP ilegal mungkin menyebarkan konten berbahaya, seperti materi pornografi anak, kebencian, atau teroris.
Menurut Ian Joseph, ISP yang dirugikan juga tidak bisa tinggal diam. Mereka bisa mengajukan aduan. Ia menyarankan, penyelenggara RT RW Net bisa bekerjasama dengan ISP resmi agar memperoleh legalita. Menurutnya, selama ini RT RW Net laku karena kurang ada edukasi. “Tarif saat ini masih bisa terjangkau. Jadi yang kurang adalah sosialisasi, bahwa mereka melakukan kegiatan ilegal. Banyak masyarakat yang belum tahu soal ini,” pungkas Ian Joseph.
Heru juga sepakat dengan Ian Joseph. Setelah ada tindakan Kominfo, solusinya bagi pengusaha RT RW Net adalah harus mengurus perizinan. Izin sekarang sangat mudah dengan menggunakan online single submission (OSS).
Ketika RT RW Net mengurus legalitas, izinnya adalah ISP. Bisa kerjasama sebagai reseller. “Tapi harus ada bukti kerja sama dengan ISP dan pakai brand ISP tersebut. Jangan seolah perpanjangan tangan, tapi hanya cara agar dianggap legal padahal illegal,” terang Heru. (*)
Puluhan kardus serta alat-alat dan mesin yang diduga untuk penunjang produksi skincare dipindahkan ke pikap usai BPOM melakukan pengeledahan dari sebuah rumah mewah di depan Kompleks Citra Onxy Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Selasa (23/4/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kepulauan Riau (Kepri) di Batam tengah menelusuri lokasi produksi skincare tanpa izin edar atau ilegal di wilayah kota Batam. Usai menindak sebuah tempat produksi skincare di Bintan Utara, Kepri.
“Kami masih mendalami dan menelusuri untuk lokasi lainnya termasuk Batam yang dijadikan produksi atau gudang kosmetik atau skincare ilegal tanpa izin edar,” kata Kepala BPOM Batam Kepri, Musthofa Anwari, Kamis (25/4).
Musthofa menambahkan, aktifitas produksi skincare tidak menutup kemungkinan juga berada di Kota Batam.
“Maka dari penindakan di Bintan kemarin kami langsung menelusuri lokasi lainnya di Batam,” katadia.
Sementara itu, pemeriksaan masih berlanjut, karena lokasi nya berada di Bintan maka proses pemeriksaan dilakukan oleh Loka BPOM Tanjung Pinang.
“Berkaitan dengan omzet dan jaringan kosmetik tersebut masih di periksa di kantor (Tanjungpinang),” ujarnya.
Terpisah, sebelumnya Kepala Loka BPOM Tanjungpinang, Irdiansyah menuturkan, pengeledahan dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat ke Loka BPOM Tanjungpinang.
Dari penelusuran, petugas menemukan sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai tempat produksi skincare.
“Ini tempat tinggal sekaligus ada indikasi sebagai tempat produksi,” katanya.
Dari pengeledahan di rumah itu, petugas menyita alat-alat penunjang dan mesin yang digunakan untuk pengemasan produk skincare dan puluhan kerdus.
Dalam pengeledahan tersebut, dia mengatakan, pihaknya baru mengambil keterangan secara lisan karena akan ada pemeriksaan lebih lanjut di kantor Loka BPOM Tanjungpinang. (*)
Bupati Bintan, Roby Kurniawan melakukan kunjungan ke PT Bintan Offshore Marine di Kecamatan Sri Kuala Lobam, Selasa (23/4/2024) kemarin. F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.
batampos– Nilai investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menunjukan pertumbuhan nilai investasi yang positif.
Hal ini ditandai dengan kenaikan investasi menjadi Rp 3,68 triliun pada tahun 2023 jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang hanya berkisar Rp 3,5 triliun.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menjelaskan, untuk total realisasi investasi pada tahun 2023, investasi PMA menyentuh angka Rp 2,68 triliun serta investasi PMDN menyentuh angka Rp 995,566 miliar.
Hal itu cenderung meningkat jika berbanding nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Bintan pada tahun 2022 dengan rincian PMA sebesar Rp 2,5 triliun, dan PMDN sebesar Rp 1,042 triliun.
Terkait tingginya nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Bintan, Bupati Bintan, Roby Kurniawan menegaskan, capaian investasi di Bintan itu merupakan komitmen Pemkab Bintan, dengan memberikan kemudahan segala urusan perizinan terhadap investor, serta melakukan pendampingan mengenai pengembangan sektor-sektor investasi di wilayah Bintan.
“Kita harapkan tahun 2024 ini, iklim investasi di Bintan juga dapat terus tumbuh dan meningkat karena dengan investasi yang masuk juga memberikan dampak yang positif, baik bagi pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan lapangan kerja di Bintan,” ujarnya usai kunjungannya ke PT Bintan Offshore Marine, Kecamatan Sri Kuala Lobam, Selasa (23/4/2024) kemarin.
Roby juga menuturkan, bahwa angka pengangguran di tahun 2023 juga turun dibandingkan di tahun 2022 lalu.
Berdasarkan data BPS Kepri tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Bintan pada tahun 2021 sekitar 8,62 persen kemudian mengalami penurunan pada tahun 2022 sekitar 6,91 persen dan kembali turun sekitar 5,43 persen pada tahun 2023.
Sedangkan, untuk pertumbuhan ekonomi di Bintan sendiri juga melaju sampai 6,14 persen melebihi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri sebesar 5,20 persen dan nasional sebesar 5,05 persen. (*)
PERDANA Menteri India dan pemimpin Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa Narendra Modi melambaikan tangan kepada para pendukungnya saat roadshow pada acara kampanye pemilu di Guwahati, Selasa (16/4), menjelang pemilihan umum mendatang di India. F. BIJU BORO/AFP
batampos – Pernyataan Perdana Menteri India Narendra Modi tentang umat Islam mendapat berbagai hujatan. Pada Minggu (21/4), Modi menyebut umat Islam (muslim) di India sebagai penyusup yang memiliki ba-nyak anak dan pencuri. Komen-tar itu dikecam oposisi India.
Dilansir dari Times of India, pada rapat umum di Rajasthan, Modi menyerang oposisi India, Partai Kongres. Dia menyebut, jika Partai Kongres menang pemilu, kekayaan India akan diberikan ke umat Islam. ’’Me-reka akan memberikan itu kepada para penyusup. Apa-kah menurut Anda uang yang Anda kumpulkan harus diberikan kepada para penyusup?’’ kata Modi.
Presiden Partai Kongres India Mallikarjun Kharge menggambarkan pernyataan Modi sebagai ujaran kebencian. Sementara, Juru Bicara Partai Kongres Abhishek Manu Singhvi menegaskan keberatan atas komentar Modi terhadap umat Islam di India.
Partai Kongres melaporkan tindakan Modi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin (22/4). Dia dilaporkan dengan tuduhan melanggar peraturan yang melarang kandidat terlibat dalam aktivitas apa pun yang memperburuk ketegangan agama. Kode etik KPU melarang kandidat menggunakan perasaan kasta atau komunal untuk meraih suara.
’’Sejak 2002 hingga hari ini, satu-satunya jaminan Modi adalah melecehkan umat Islam dan mendapatkan suara,’’ kritik Asaduddin Owaisi, pre-siden Partai Majlis-e-Ittehad-ul-Muslimeen.
Modi yang notabene seorang nasionalis Hindu berkali-kali dikritik. Pimpinan Partai Bharatiya Janata (BJP) itu kerap dituduh memupuk intoleransi agama dan terkadang kekerasan. BJP membantah tuduhan tersebut dengan menyebut kebijakannya mengun-tungkan rakyat India.
Pemungutan suara pemilu India dimulai sejak Jumat (19/4) dan berlangsung selama enam minggu. Data survei memprediksi Modi dan BJP menang. Hasil pemilu India akan keluar pada 4 Juni. (*)
Puluhan kardus serta alat-alat dan mesin yang diduga untuk penunjang produksi skincare dipindahkan ke pikap usai BPOM melakukan pengeledahan dari sebuah rumah mewah di depan Kompleks Citra Onxy Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Selasa (23/4/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– BPOM Tanjungpinang segera memeriksa dan meminta keterangan dari pemilik kosmetik tanpa izin edar inisial KR.
Kepala BPOM Tanjungpinang Irdiansyah, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat pemanggilan yang ditujukan kepada pemilik kosmetik tanpa izin edar di Bintan.
“Jadwal pemeriksaan hari ini (kemarin). Tapi yang bersangkutan belum hadir. Jadi kami kirim kembali surat panggilan,” kata Irdiansyah, Rabu (24/4).
Irdiansyah menambahkan jika terbukti mengedarkan kosmetik tanpa izin edar serta memproduksi tanpa izin, KR bakal dijerat Pasal 435 UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023.
“Kami juga masih meneliti apakah bahan kosmetik yang diproduksi itu dari bahan berbahaya,” jelasnya.
Di samping itu, BPOM Tanjungpinang juga terus melakukan pengawasan beredarnya kosmetik yang diproduksi tanpa izin resmi tersebut di berbagai daerah di Kepri.
“Informasinya sudah ada reseller (penjual) kosmetik tanpa izin edar ini di Kepri ini, jadi kami terus lakukan pengecekan,” ungkap Irdiansyah.
Dalam penggerebekan di rumah mewah di Tanjunguban Bintan tersebut, petugas BPOM Tanjungpinang menyita sebanyak 80 jenis kosmetik tanpa izin edar termasuk bahan mentah kosmetik serta alat mesin produksi. (*)