Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 369

MMEA Tangkap Kapal Berbendera Indonesia di Perairan Kuantan, 1,5 Ton Sabu Disita

0
18 awak kapal terdiri dari warga negara Thailand dan Indonesia yang ditangkap Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (MMEA) Negeri Pahang.

batampos – Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (MMEA) Negeri Pahang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika seberat 1.572 ton. Barang haram ini didapati di dek dua kapal berbendera Thailand dan Indonesia di Perairan Timur Laut Kuantan.

Adapun kapal yang diamankan yakni kapal tanker Kamal Bangkok berbendera Thailand dan kapal kargo Sail Fish 09 berbendera Indonesia.

Direktur Maritim Pahang, Mazlan Mat Rejab, mengatakan dua kapal tersebut ditangkap pada Rabu (11/2). Dari pemeriksaan dua kapal ini diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan narkoba internasional.

“Kami meyakini sabu tersebut akan diedarkan ke pasar internasional,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa kasus tersebut sedang diselidiki lebih lanjut berdasarkan ketentuan Undang-Undang Narkoba Berbahaya Malaysia. Proses penyidikan dilakukan untuk mengungkap asal-usul barang terlarang tersebut, jaringan yang terlibat, serta kemungkinan keterkaitan dengan sindikat narkotika lintas negara.

“Penindakan ini merupakan komitmen aparat penegak hukum maritim Malaysia dalam memperkuat pengawasan perairan nasional serta menindak tegas segala bentuk kejahatan transnasional, khususnya penyelundupan narkotika yang berpotensi mengancam keamanan kawasan dan keselamatan masyarakat,” katanya.

Selain 2 kapal, petugas juga menyita sekitar 50.000 liter bahan bakar solar yang berada di kedua kapal tersebut. Kemudian 18 awak kapal terdiri dari warga negara Thailand dan Indonesia.

“Seluruh kru saat ini ditahan guna menjalani pemeriksaan intensif,” tutupnya. (*)

Artikel MMEA Tangkap Kapal Berbendera Indonesia di Perairan Kuantan, 1,5 Ton Sabu Disita pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar Apresiasi, Kopkar BP Batam Bangun Pabrik AMDK, SHU Ditarget Naik

0
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

batampos – Koperasi Konsumen Karyawan (Kopkar) BP Batam bersiap memperluas unit usaha dengan membangun pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) guna meningkatkan kesejahteraan anggota melalui kenaikan Sisa Hasil Usaha (SHU).

Rencana tersebut disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar di Hotel Harmoni One, Sabtu (14/2). Pengembangan usaha ini menjadi langkah konkret koperasi dalam memperkuat basis ekonomi sekaligus mengurangi ketergantungan pada unit usaha konvensional.

Ketua Umum Kopkar BP Batam, Chandra Syamsir, mengatakan, pembangunan pabrik AMDK diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan koperasi pada tahun-tahun mendatang.

“Satu lagi kita akan bangun pabrik kemasan air minum. Ini akan kita pasarkan bersama-sama dan diharapkan meningkatkan secara signifikan pendapatan untuk SHU tahun berikutnya,” katanya.

Selain ekspansi usaha, Kopkar juga menyiapkan transformasi digital layanan untuk memperluas akses anggota terhadap produk dan layanan koperasi. Melalui sistem berbasis aplikasi, anggota nantinya dapat mengakses laporan keuangan, melakukan transaksi, hingga mengajukan pinjaman secara daring.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, yang membuka RAT tersebut, mengapresiasi langkah koperasi dalam melakukan inovasi dan adaptasi di tengah tantangan ekonomi global.

Baginya, koperasi memiliki sejumlah tantangan mendasar, mulai dari tata kelola manajemen, kualitas sumber daya manusia, akses permodalan, kemasan produk, hingga pemasaran. Namun, Kopkar BP Batam dinilai telah mampu melampaui berbagai kendala tersebut.

“Koperasi Karyawan BP Batam sudah melampaui persoalan itu dan sedang melakukan transformasi untuk capaian yang lebih baik ke depan,” kata dia.

Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi digital agar koperasi mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing, terlebih pemerintah saat ini memberi perhatian besar terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Amsakar berharap, Kopkar BP Batam dapat menjadi model koperasi modern di daerah maupun tingkat nasional.

RAT sebagai forum tertinggi koperasi juga menjadi sarana pertanggungjawaban pengurus kepada anggota sekaligus menetapkan rencana kerja ke depan. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pimpinan BP Batam, perwakilan pemerintah daerah, serta mitra koperasi. (*)

Artikel Amsakar Apresiasi, Kopkar BP Batam Bangun Pabrik AMDK, SHU Ditarget Naik pertama kali tampil pada Metropolis.

Balap Liar Dibubarkan, 34 Motor Berknalpot Brong Disikat Polisi

0
Satlantas Polresta Barelang menindak 34 unit sepeda motor dalam kegiatan cipta kondisi (cipkon) yang digelar, Sabtu (15/2) malam. Puluhan motor tersebut kedapatan menggunakan knalpot brong serta tidak dilengkapi dokumen kendaraan. Foto. Yofi Yuhendri/ Batam Pos

batampos – Satlantas Polresta Barelang menindak 34 unit sepeda motor dalam kegiatan cipta kondisi (cipkon) yang digelar, Sabtu (15/2) malam. Puluhan motor tersebut kedapatan menggunakan knalpot brong serta tidak dilengkapi dokumen kendaraan.

Kegiatan ini menyasar sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar pada malam akhir pekan. Penindakan dilakukan sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan kebisingan knalpot dan aktivitas balap liar.

Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polresta Barelang, Iptu Yudhi Patra, mengatakan operasi rutin tersebut bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polresta Barelang.

Baca Juga: Pelanggaran Lalu Lintas dan Pengguna Knalpot Brong masih Menjamur di Sagulung-Batuaji

“Kegiatan ini rutin kita lakukan pada malam akhir pekan untuk menciptakan Kamseltibcarlantas serta mencegah terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penindakan melalui tilang elektronik (ETLE) mobile. Seluruh kendaraan pelanggar diamankan ke Mapolresta Barelang, sementara knalpot brong disita untuk dimusnahkan.

Selain penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengendara agar lebih disiplin dan mematuhi aturan berlalu lintas.

“Kami mengimbau pengendara untuk bersama-sama menjaga ketertiban berlalu lintas sesuai aturan yang berlaku,” kata Yudhi.

Pengendara yang ditindak diberikan kesempatan mengambil kembali kendaraannya dengan syarat mengganti knalpot menggunakan standar pabrikan serta melengkapi dokumen kendaraan yang sah.

“Motor yang ditindak bisa diambil sesuai persyaratan. Sedangkan knalpot brongnya kita sita dan nantinya akan dimusnahkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menambahkan bahwa kegiatan cipta kondisi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Harapan kami, tercipta situasi lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang Operasi Ketupat 2026,” tutupnya. (*)

Artikel Balap Liar Dibubarkan, 34 Motor Berknalpot Brong Disikat Polisi pertama kali tampil pada Metropolis.

Imlek 2577 Jadi Momentum Revitalisasi New Nagoya, Jalan Raya Disulap Jadi Ruang Publik

0
Menjelang perayaan Imlek kawasan Simpang Martabak Har Nagoya terlihat semarak dengan lampion dan ornamen-ornamen Imlek, Jumat (13/2). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 melalui kegiatan Night Party Nagoya Lantern Festival di Jalan Raya menjadi momentum percepatan penataan kawasan New Nagoya di. Kegiatan yang berlangsung 13-16 Februari itu memadukan perayaan budaya dengan agenda pembangunan infrastruktur dan ekonomi perkotaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, diwakili oleh Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, pada Sabtu (14/2). Festival ini diramaikan puluhan pelaku UMKM kuliner serta ribuan warga yang memadati kawasan Nagoya.

Mouris menyampaikan, bahwa Jalan Raya Nagoya akan direvitalisasi sebagai bagian dari implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya. Kawasan tersebut tidak lagi dipandang semata sebagai jalur transportasi, melainkan akan ditransformasikan menjadi ruang publik yang hidup dan berdaya saing.

Baca Juga: Imbauan Jelang Perayaan Imlek dan Ramadan, Jaga Toleransi dan Kamtibmas

“Kami ingin membangun kawasan Nagoya bukan sekadar koridor transportasi. Kawasan ini akan menjadi ruang publik yang produktif dan kompetitif secara internasional,” kata dia.

WPP New Nagoya dirancang tidak hanya untuk pembenahan fisik, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Integrasi antara infrastruktur, penyelenggaraan event, dan aktivitas UMKM diyakini dapat memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata sekaligus pusat perdagangan regional.

Program penataan tersebut akan berfokus pada tiga pilar utama, yakni peningkatan konektivitas dan infrastruktur dasar, revitalisasi kawasan perdagangan dan UMKM, serta penguatan pariwisata perkotaan. Rencana teknisnya mencakup pembangunan drainase terpadu, penataan jalur pedestrian yang aman dan ramah wisatawan, serta aktivasi ruang publik melalui kegiatan budaya dan ekonomi kreatif.

“Semangat Imlek adalah kebersamaan dan optimisme. Energi ini yang dibutuhkan untuk mewujudkan New Nagoya sebagai wajah baru Batam yang modern dan inklusif,” kata Mouris.

Pada kesempatan yang sama, pemilik Nagoya Citywalk, Suhendro, menyatakan kesiapan pihaknya menjadi mitra strategis dalam implementasi WPP New Nagoya.

“Nagoya Citywalk siap menjadi bagian dari ekosistem New Nagoya. Dengan infrastruktur yang tertata dan ruang publik yang aktif, kawasan ini akan semakin kompetitif,” ujarnya.

Night Party Nagoya Lantern Festival sendiri menghadirkan beragam atraksi, antara lain bazaar kuliner, festival lampion, pertunjukan barongsai dan lion dance, fashion show bertema Imlek, serta berbagai hiburan lainnya yang menarik minat masyarakat dan wisatawan. (*)

Artikel Imlek 2577 Jadi Momentum Revitalisasi New Nagoya, Jalan Raya Disulap Jadi Ruang Publik pertama kali tampil pada Metropolis.

Debit Waduk Susut 3 Cm per Hari, Batam Terancam Krisis Air, Pemko Gelar Salat Istisqa

0
‎Waduk Duriangkang, Badan Pengusahaan (BP) Batam pekan lalu melaporkan bahwa debit air di beberapa waduk mengalami penyusutan rata-rata 2 hingga 3 sentimeter per hari. Penurunan itu terjadi akibat minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Musim kemarau yang masih berlangsung di Kota Batam mulai memunculkan kekhawatiran serius akan ancaman krisis air bersih yang kian luas. Bahkan sebelum kemarau datang, sebagian warga sudah lebih dulu merasakan kesulitan air. Kini, dengan minimnya curah hujan yang memperparah kondisi waduk, kekhawatiran krisis air akan meluas

Sebagai daerah yang bergantung pada tampungan air hujan di sejumlah waduk, Batam menghadapi tekanan serius ketika curah hujan menurun dalam waktu panjang.

‎Badan Pengusahaan (BP) Batam pekan lalu melaporkan bahwa debit air di beberapa waduk mengalami penyusutan rata-rata 2 hingga 3 sentimeter per hari. Penurunan itu terjadi akibat minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Pemko dan BP Batam Kejar Distribusi Air ke Setiap Titik Bermasalah Jelang Imlek dan Ramadan

‎Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut pihaknya telah membahas situasi tersebut bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh agama.

‎“Kemarau ini masih berlangsung. Kemarin sudah rapat bersama Forkopimda dan para tokoh, dan disepakati untuk melaksanakan (Salat Istisqa),” ujar Amsakar.

‎Langkah tersebut diambil sebagai ikhtiar spiritual di tengah kondisi alam yang belum menunjukkan tanda-tanda hujan signifikan. Salat Istisqa merupakan salat sunnah yang dilakukan umat Islam untuk memohon turunnya hujan saat terjadi kekeringan.

‎Amsakar mengatakan usulan pelaksanaan salat tersebut juga datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam. Pemerintah pun menyambut baik dan tengah mempersiapkan pelaksanaannya dalam waktu dekat.

‎“Usulan Ketua MUI untuk melaksanakan Salat Istisqa sudah kami terima. Insyaallah akan segera kita laksanakan,” katanya.

‎Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Batam diperkirakan masih mengalami kondisi kemarau dengan potensi hujan yang relatif rendah hingga Maret mendatang.

Situasi ini membuat cadangan air baku di waduk perlu dijaga secara cermat agar tidak sampai mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat.

‎Amsakar berharap pelaksanaan Salat Istisqa menjadi momentum kebersamaan warga Batam dalam menghadapi musim kering ini.

‎“Salat Istisqa ini adalah ikhtiar kita memohon hujan. Insyaallah kalau jamaahnya lebih dari 40 orang, mudah-mudahan turunlah hujan nanti,” ujarnya. (*)

Artikel Debit Waduk Susut 3 Cm per Hari, Batam Terancam Krisis Air, Pemko Gelar Salat Istisqa pertama kali tampil pada Metropolis.

Manasik Haji Batam 2026 Diikuti 695 Jemaah, Fokus Kesiapan Ibadah

0
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam, Syahbudi. Foto. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Sebanyak 695 calon jemaah haji (JCH) Kota Batam mengikuti manasik haji tingkat kota sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Kota, Sabtu (14/2).

Manasik ini menjadi tahapan penting untuk membekali jemaah dengan pemahaman tata cara pelaksanaan ibadah haji, baik secara teori maupun praktik.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi, mengatakan pembinaan dilakukan secara bertahap. Sebelum tingkat kota, jemaah telah mengikuti empat kali manasik di tingkat kecamatan.

Baca Juga: Jangan Tertipu, Pelni Batam Tegaskan Tiket Tidak Dijual via Medsos

“Manasik ini untuk memastikan jemaah memahami teknis pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat. Harapannya, seluruh jemaah siap lahir dan batin,” ujarnya, Minggu (15/2).

Materi yang diberikan meliputi simulasi praktik ibadah, pemahaman Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), hak dan kewajiban jemaah, serta pembinaan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Syafi’i, mengatakan jemaah asal Kepri akan tergabung dalam tiga kelompok terbang, yakni Kloter 1, Kloter 2, dan Kloter 25.

Ia juga menekankan pentingnya konsep Tri Sukses Haji, yakni sukses penyelenggaraan, sukses ibadah, dan sukses memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga: Produksi Ikan Air Tawar Batam 10 Ton per Hari, , Lele Dominasi Pasar

“Jemaah tidak hanya berangkat, tetapi juga diharapkan pulang membawa nilai kebaikan,” katanya.

Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Batam yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdako Batam, Heriman. Ia berpesan agar jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta mendoakan daerah selama menjalankan ibadah.

Dengan pembekalan tersebut, ratusan calon jemaah haji Batam diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur. (*)

Artikel Manasik Haji Batam 2026 Diikuti 695 Jemaah, Fokus Kesiapan Ibadah pertama kali tampil pada Metropolis.

Jangan Tertipu, Pelni Batam Tegaskan Tiket Tidak Dijual via Medsos

0
Pelni mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket melalui media sosial karena rawan penipuan. F. Istimewa

batampos – Masyarakat diminta waspada terhadap maraknya penipuan penjualan tiket kapal melalui media sosial. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (PELNI) menegaskan seluruh penawaran tiket yang beredar melalui akun pribadi maupun grup jual beli dipastikan merupakan penipuan.

Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniawan, mengatakan pelaku kini menggunakan berbagai cara untuk meyakinkan korban. Mereka membuat akun menyerupai kanal resmi dengan memasang logo perusahaan, foto kapal, hingga testimoni palsu.

“Modusnya beragam. Ada yang menawarkan harga lebih murah dari tarif resmi, ada juga yang mengaku memiliki akses tiket untuk rute padat yang sebenarnya sudah habis,” ujarnya, Minggu (15/2).

Baca Juga: Produksi Ikan Air Tawar Batam 10 Ton per Hari, , Lele Dominasi Pasar

Pelaku biasanya meminta korban mentransfer uang ke rekening pribadi dengan alasan biaya administrasi atau jasa pembelian tiket.

Menurut Edwin, modus tersebut memanfaatkan kepanikan calon penumpang yang khawatir kehabisan tiket.

“Kami tidak pernah memberikan mandat kepada pihak mana pun untuk melakukan transaksi tiket melalui kolom komentar maupun pesan langsung. Jika ada akun pribadi menawarkan tiket atas nama PELNI, itu dipastikan penipuan,” tegasnya.

Ia menambahkan, media sosial resmi PELNI hanya digunakan untuk penyampaian informasi dan layanan pelanggan, bukan untuk transaksi pembelian tiket.

Untuk menghindari kerugian, masyarakat diminta membeli tiket melalui kanal resmi, seperti aplikasi PELNI Mobile, situs resmi perusahaan, loket cabang di pelabuhan, serta mitra resmi seperti BRILink, Alfamart, dan Indomaret.

Baca Juga: Wisata Kuliner Batam, 5 Spot Makan Nyaman Bareng Keluarga saat Hari Libur

PELNI juga menegaskan tiket tidak pernah dijual melalui status WhatsApp pribadi, Facebook individu, maupun pesan dari akun tidak dikenal.

Bagi masyarakat yang menemukan indikasi penipuan atau menjadi korban, diminta segera melapor melalui Contact Center 162 atau WhatsApp resmi PELNI.

“Jangan mudah tergiur harga murah yang tidak masuk akal. Pastikan selalu membeli melalui kanal resmi agar perjalanan aman,” pungkasnya. (*)

Artikel Jangan Tertipu, Pelni Batam Tegaskan Tiket Tidak Dijual via Medsos pertama kali tampil pada Metropolis.

Produksi Ikan Air Tawar Batam 10 Ton per Hari, , Lele Dominasi Pasar

0
Budidaya ikan air tawar menggunakan metode bioflok di Batam. Produksi ikan air tawar di Kota Batam menunjukkan capaian signifikan hingga mencapai kisaran 10 ton. F. Dok. Batam Pos

batampos – Ketersediaan ikan air tawar di Kota Batam terbilang aman. Setiap hari, pembudidaya lokal mampu menghasilkan hingga 10 ton ikan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan lele sebagai komoditas utama.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, mengatakan produksi lele mendominasi dibanding jenis ikan air tawar lainnya.

“Lele masih paling tinggi produksinya, rata-rata 5 sampai 8 ton per hari. Permintaannya juga paling besar,” ujarnya, Minggu (15/2).

Baca Juga: Wisata Kuliner Batam, 5 Spot Makan Nyaman Bareng Keluarga saat Hari Libur

Selain lele, ikan nila juga menjadi komoditas unggulan dengan produksi sekitar 2 ton per hari. Sementara itu, gurame menyusul meski volumenya lebih kecil.

Secara keseluruhan, produksi ikan air tawar Batam berkisar 7 hingga 10 ton per hari, tergantung masa panen dan kondisi permintaan pasar. Seluruh pasokan tersebut berasal dari pembudidaya lokal tanpa ketergantungan dari luar daerah.

Produksi tersebut ditopang kolam budidaya konvensional yang tersebar di sejumlah wilayah, serta sistem bioflok yang terus dikembangkan.

Sejak 2024, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perikanan telah menyalurkan puluhan hingga ratusan unit bioflok kepada kelompok pembudidaya untuk meningkatkan produksi, terutama di lahan terbatas.

Baca Juga: Gelombang Deportasi Berlanjut, 148 PMI Dipulangkan melalui Batam

Dengan capaian itu, Batam dinilai mampu menjaga kemandirian pasokan ikan air tawar sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Pemerintah pun optimistis produksi akan terus bertambah seiring penguatan program budidaya dan dukungan kepada pembudidaya lokal. (*)

Artikel Produksi Ikan Air Tawar Batam 10 Ton per Hari, , Lele Dominasi Pasar pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Imlek 2026, Penumpang Tiba Membeludak di Pelabuhan SBP Tanjungpinang

0
Suasana Pelabuhan Sri Bintan Pura saat libur bersama perayaan Imlek 2026, Minggu (15/2). F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Arus kedatangan penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang mulai meningkat jelang libur Tahun Baru Imlek 2026. Dalam sehari, jumlah penumpang yang tiba mencapai lebih dari seribu orang.

Pantauan di lokasi, penumpang yang tiba dari Batam terlihat memadati area pelabuhan. Kepadatan juga terjadi di area parkir, sementara arus keberangkatan masih relatif normal.

Berdasarkan data KSOP Kelas II Tanjungpinang, hingga pukul 12.00 WIB terdapat enam kapal yang tiba dari Batam.

Kasubag TU KSOP Tanjungpinang, Harry Priambodo, mengatakan lonjakan terjadi pada arus kedatangan.

“Yang padat itu kedatangan saja, kalau keberangkatan terbilang normal,” ujarnya, Minggu (15/2).

Ia menyebutkan, jumlah penumpang yang tiba mencapai sekitar 1.200 orang, sedangkan penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 935 orang.

Selain rute domestik, lonjakan juga terjadi pada rute internasional. Penumpang tujuan Singapura tercatat sebanyak 99 orang, sementara penumpang yang tiba dari Singapura mencapai 479 orang.

Kemudian, penumpang tujuan Malaysia tercatat sebanyak 50 orang, sedangkan yang tiba dari Malaysia sebanyak 129 orang.

“Jadi lonjakan penumpang tidak hanya terjadi di terminal domestik, tetapi juga internasional,” tambahnya.

Salah seorang penumpang, Rina, mengatakan dirinya pulang ke Tanjungpinang untuk memanfaatkan libur Imlek bersama keluarga.

“Di dalam kapal sudah terasa penuh. Begitu sampai, area kedatangan juga ramai. Mungkin banyak yang ingin berlibur ke Tanjungpinang,” ujarnya. (*)

Artikel Jelang Imlek 2026, Penumpang Tiba Membeludak di Pelabuhan SBP Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

KNTI Bintan Desak Pemerintah Tangani Limbah Minyak Hitam di Pantai Trikora

0
Ketua KNTI Bintan, Syukur Harianto. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan mendesak pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi persoalan limbah minyak hitam yang mencemari pesisir Pantai Timur Pulau Bintan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ketua KNTI Bintan, Syukur Harianto, mengatakan pencemaran tersebut merugikan masyarakat nelayan serta mengancam ekosistem laut.

“Ini pencemaran lingkungan, yang di sana ada aktivitas masyarakat nelayan dan ekosistem lain seperti ikan,” ujar Syukur yang akrab disapa Buyung Adly.

Menurutnya, limbah minyak hitam yang terdampar dan dikemas dalam karung-karung berpotensi mencemari perairan serta hasil tangkapan nelayan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pendapatan nelayan, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat pesisir.

Ia menilai limbah tersebut sudah termasuk kategori bahan berbahaya dan beracun (B3). “Dalam pemikiran kami, terpapar langsung di atas air atau tidak, ini sudah bagian dari limbah B3, beracun dan berbahaya,” tegasnya.

KNTI Bintan bersama sejumlah instansi terkait telah melakukan aksi pembersihan limbah yang terdampar di pantai. Organisasi nelayan itu juga menyuarakan persoalan ini di tingkat daerah hingga nasional.

“Kami KNTI siap menjadi motor penggerak agar masalah ini selesai dan tahun depan tidak ada lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan, Niken Wulandari, mengungkapkan jumlah limbah minyak hitam yang terdampar di pesisir Pantai Trikora sangat banyak.

Pihaknya berharap otoritas berwenang dapat melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap sumber pencemaran tersebut. “Kita berharap bisa diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya. (*)

Artikel KNTI Bintan Desak Pemerintah Tangani Limbah Minyak Hitam di Pantai Trikora pertama kali tampil pada Kepri.