batampos – Wali Kota Batam Muhammad Rudi makin memantapkan diri untuk maju di Pemilihan Gubernur Kepri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 mendatang.
Rudi menyampaikan sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik, termasuk tokoh politik yang cukup berpengaruh di Batam.
Menurutnya komunikasi dengan partai politik ini sangat penting dalam mendapatkan dukungan terhadap langkah politiknya.
“Komunikasi sudah. Ada beberapa tokoh yang sudah intens menjalin komunikasi. Namun untuk pasangan masih belum ada yang diputuskan,” sebutnya, Jumat (26/4).
Rudi menyebutkan beberapa partai politik yang sudah menjalin komunikasi di antaranya Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai PKB, bahkan ke PSI.
Beberapa partai lain juga sudah menyatakan minat untuk bergabung dan memberikan dukungan terhadap langkah politiknya untuk berkompetisi di Pilkada November mendatang.
Meskipun belum mengumumkan siapa pasangannya, Rudi menegaskan bahwa ia akan maju melalui Partai NasDem. Rudi masih enggan berkomentar banyak, sosok yang akan menjadi wakilnya nanti.
Menurutnya, beberapa sosok yang sempat mencuat berminat mendampingi ia maju dalam Pilkada mendatang. Hal itu merupakan bagian dari komunikasi yang dijalankan menjelang Pilkada mendatang.
Tahapan Pilkada sudah berjalan. Pendaftaran nanti akan dimulai Agustus mendatang. Rudi menyampaikan masih ada beberapa bulan untuk mempersiapkan diri untuk maju, termasuk juga memutuskan pendamping di Pilgub mendatang.
“Wakilnya nanti dulu, rahasia,” sebutnya.
Meski demikian, Rudi berharap pernyataan kesiapan dirinya maju pada Pilkada 2024 bisa membawa perubahan bagi Kepri ke depan.
“Sejak lama saya sudah siap, untuk menjalani proses Pilkada ini. Semua tergantung pada kehendak Allah SWT,” ucap Rudi tegas.
Rudi juga menyatakan optimisme untuk maju dalam Pemilihan Gubernur. Meskipun belum ada pernyataan resmi, beberapa relawan saat ini sudah mendeklarasikan dukungan untuk kemungkinan pencalonan.
“Tetap menunggu keputusan partai tentunya. Tunggu saja tanggal mainnya,” imbuhnya. (*)
batampos – Saat berkendara, kita sering dihadapkan dengan situasi di mana kita perlu untuk menikung, terutama saat melewati area yang disebut sebagai “blindspot” atau titik buta. Namun, apakah boleh menikung di area blindspot? Honda Safety Riding memberikan panduan yang penting untuk mengatasi situasi ini dengan aman.
Apa itu Blindspot?
Blindspot atau titik buta adalah area di sekitar kendaraan yang tidak bisa terlihat secara langsung oleh pengemudi melalui kaca spion atau pandangan langsung. Kondisi ini sering terjadi di samping atau di belakang kendaraan, di mana pengemudi sulit melihat keberadaan kendaraan lain.
Apakah Boleh Menikung di Area Blindspot?
Honda Safety Riding menekankan pentingnya keselamatan dan kehati-hatian saat berkendara, terutama di area blindspot. Menikung di area blindspot dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang serius, karena pengemudi tidak bisa melihat keberadaan kendaraan lain di sekitarnya.
Christofer Valentino selaku Safety Riding Instruktur PT Capella Dinamik Nusantara mengatakan, Titik yang tidak terjangkau oleh penglihatan kita atau titik buta, alias BlindSpot tentu memiliki potensi bahaya bagi kita jika menikung di Area tersebut, kita berpotensi Menabrak ataupun Ditabrak oleh suatu objek seperti kendaraan lain yang tidak terlihat pandangan yang tentu dapat muncul sewaktu-waktu.
Jadi sebaiknya sebelum bermanuver ataupun menikung kita lakukan hal sebagai berikut :
1. Berada pada lajur yang tepat (lajur kiri untuk sepeda motor)
2. Kurangi kecepatan
3. Lihat Spion & nyalakan lampu sein sebelum merubah arah
4. Gunakan Postur/Teknik menikung yang benar yaitu Lean With The Bike
5. Hindari Area Blinspot dan Cari_Aman dengan selalu memprediksikan bahaya khususnya pada area Blind Spot
“Nah seperti apa caranya untuk memprediksikan bahaya ketika berkendara??
Untuk warga kepulauan riau khususnya boleh banget nih menghubungi Tim Instruktur Safety Riding Capella Honda Kepri atau langsung ke Dealer Sepeda Motor Honda terdekat untuk bisa mengikuti “Safety Riding Dangers Prediction Training” demi meningkatkan kemampuan kita dalam memprediksi bahaya sebagai upaya mewujudkan kualitas berkendara yang lebih aman dan lebih selamat lagi dijalan, semoga bermanfaat.” tutup Christofer Valentino.
Jangan mengabaikan keselamatan saat berkendara. Bersama-sama, mari kita ciptakan lingkungan berkendara yang aman dan nyaman untuk semua jangan lupa untuk tetap cari_aman. (*)
Mantan Ketua KPK Firli Bahuri tiba di Gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lanjut kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jumat (19/1/2024). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.
batampos – Kasus dugaan pemerasan kepada eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dengan tersangka Firli Bahuri berjalan begitu lambat. Meski telah menyandang status tersangka, Firli tak kunjung ditahan, begitu pun berkas perkara hanya bolak-balik antara penyidik Polda Metro Jaya dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memastikan kasus Firli masih berjalan. Tidak ada penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).
“Terus jalan (kasus Firli),” kat Ade kepada wartawan, Jumat (26/4).
Ade menyampaikan, pihaknya akan menuntaskan kasus ini. Namun, dia belum mengungkap sejauh mana perkembangan kasus ini berjalan.
“Saya pastikan penyidikan akan berjalan secara profesional, transparan dan akuntabel. Profesional adalah prosedural dan tuntas,” kata Ade.
Diketahui, Polda Metro Jaya resmi menaikan status Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan kepada eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Penetapan ini dilakukan usai gelar perkara.
“Menetapkan Saudara FB selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (22/11).
Penetapan tersangka juga berdasarkan hasil pemeriksaan 91 saksi. Dilengkapi dengan penggeledahan di dua lokasi, yakni rumah Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan, dan rumah Gardenia Villa Galaxy, Bekasi Selatan.
Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa data elektronik dan bahan elektronik. Kemudian dokumen penukaran vallas dalam pecahan SGD dan USD dari beberapa outlet money changer dengan nilai total Rp 7,4 miliar sejak bulan Februari 2021 sampai September 2023.
Penyitaan juga dilakukan terhadap salinan berita acara penggeledahan, penyitaan, penitipan barang bukti pada rumah dinas Mentan yang didalamnya berisi lembar disposisi pimpinan KPK. Dilakukan penyitaan terhadap pakaian, sepatu, maupun pin yang digunakan oleh SYL saat pertemuan di Gor bersama Firli pada Maret 2022.
Barang bukti lainnya yakni satu eksternal hardisk dari penyerahan KPK RI. Hardisk ini berisi ekstraksi data dari barang bukti elektronik yang telah dilakukan penyitaan KPK, dilakukan juga penyitaan LHKPN atas nama Firli pada periode 2019 sampai 2022.
Barang bukti selanjutnya 21 unit handphone, 17 akun email, 4 flashdisk, 2 mobil, 3 kartu uang elektronik, 1 buah kunci atau remote keyless mobil, 1 dompet coklat, 1 anak kunci gembok dan gantungan kunci kuning berlogo KPK, serta beberapa surat atau dokumen lainnya.
Firli dijerat Pasal 12 e atau Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Junto Pasal 65 KUHP. (*)
DEAWAS INI, bahasa sering kali menjadi standar kesalehan seseorang. Penggunaan bahasa Arab bagi sebagian muslim disebut saleh/alim karena merupakan bahasa Timur Tengah.
Saya sendiri sampai geram melihat fenomena lucu yang sering kita temui dalam percakapan sehari-hari. Seperti yang pernah dialami, berikut percakapan saya dengan teman.
“Ehhhh, si anu … sudah jadi ukhti-ukhti atau akhi-akhi, ya, sekarang?” Ungkap teman saya.
Kemudian saya balik bertanya, “Maksudnya bagaimana?”
Jawab teman saya lagi, “Maksudnya sudah hijrah, kerudungan, pakai gamis, sorban, celana cingkrang, dll.”
Saya kemudian menjawab, “Sepertinya Anda keliru. Arti dari kata akhi dan ukhti bukan ukuran seseorang sudah hijrah, sudah saleh atau salehah. Ukhti artinya perempuan muslim, sedangkan akhi berarti saudara, ditujukan kepada laki-laki.
Lanjut teman saya, “Sebenarnya saya paham tapi itu standar atau julukan kebanyakan orang. Saya hanya ikut-ikutan!”
Fenomena tersebut patut kita apresiasi, artinya masyarakat membuka pikirannya dan mau mengenal berbagai macam bahasa seperti bahasa Arab yang sangat penting bagi umat muslim.
Bahasa Arab memang diperlukan, apalagi untuk mempelajari teks-teks klasik, hukum Islam, isi Al-Qur’an dan ajaran Islam.
Namun, yang mengherankan adalah bahasa Arab bukan lagi dipelajari semata sebagai sebuah media pemahaman terhadap teks tetapi justru menjadi standar kesalehan seseorang atau suatu kelompok.
Asal sudah bisa bilang hijrah, akhi, ukhti, umi, abi, kafir, dll. berarti saleh dan salehah. Begitukah?
Celakanya lagi, sering kita temukan identitas kaum muslim dipermainkan seperti yang pernah heboh penggunaan cadar dan masuk ke toilet wanita (Tribunnews, 15/8/23). Seorang pria menyamar menjadi perempuan bercadar dan melakukan tindakan negatif lainnya.
Yang lebih tragis lagi, jika ada anggapan bahasa Arab sebagai
bahasa radikal. Sebagaimana yang dikatakan oleh pengamat intelijen, Susaningtyas Nefo Kertopati, yang menyebutkan ciri anak muda yang terpapar radikalisme adalah banyak belajar bahasa Arab.
Pernyataan Ibu Susaningtyas ini sangat lucu. Apa hubungannya bahasa dengan radikalisme? Bahasa tidak ada kaitannya dengan radikal-teroris.
Sependek pemahaman, bahasa adalah cara untuk memudahkan berkomunikasi di antara manusia, bisa digunakan oleh siapa pun dan dengan tujuan apa pun. Namun, dengan cara yang benar dan tidak mengganggu orang lain.
Oleh karenanya, jangan mengkultuskan bahasa Arab, apalagi menggunakannya sebagai standar kebaikan. Bahasa Arab adalah media yang dapat mempermudah kita mempelajari kitab suci dan ajaran Islam.
Mempelajari bahasa Arab harus benar-benar disadari sebagai media/alat, bukan standar kesalehan.
Meski demikian, orang yang beriman tentu paham bahwa bahasa Arab penting, bahkan wajib bagi umat muslim. Imam Syafi’i pernah berkata, “Wajib bagi setiap muslim untuk mempelajari bahasa Arab dengan sekuat tenaga agar bisa menjalankan yang wajib”.
Ibnu Taimiyah juga berkata, “Dan sesungguhnya bahasa Arab itu sendiri bagian dari agama. Hukum mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah itu wajib dan keduanya tidaklah bisa dipahami kecuali dengan memahami bahasa Arab.
Hal ini sesuai dengan kaidah di dalam ilmu ushul fiqh: sebuah kewajiban yang tidak akan sempurna (pelaksanaannya) kecuali dengan melakukan sesuatu (yang lain), maka sesuatu yang lain tersebut hukumnya juga menjadi wajib. Namun, di sana ada bagian dari bahasa Arab yang wajib ‘ain dan ada yang wajib kifayah.”
Dari sini dapat disimpulkan bahwa bahasa Arab adalah bahasa agama Islam. Kita tidak akan bisa memahami Al-Qur’an dan hadis dengan pemahaman yang benar dan selamat (dari penyelewengan) kecuali dengan bekal bahasa Arab. Menyepelekan dan meremehkan bahasa Arab akan mengakibatkan lemah dalam memahami agama.
Bahasa Arab: Bahasa Islam, bukan Bahasa Radikal
Menjauhkan umat dari bahasa Arab sama saja menjauhkan umat dari ajaran Islam, maka menuduh bahasa Arab sebagai ciri radikal dan teroris patut diduga sebagai upaya untuk membuat umat ini semakin jauh dari ajaran Islam.
Tentu menjadi hal penting bagi kita untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa tak perlu takut akan berbagai tuduhan tersebut. Justru itu menjadi pelecut untuk semakin banyak belajar Islam yang dimulai dengan belajar bahasa Arab.
Kembali lagi ke judul tulisan ini, kalau bahasa Arab adalah bahasanya orang saleh, tentu di negara Timur Tengah sudah tidak akan ada lagi tindakan negatif: penyelewengan, kriminal, fasik, dan lainnya karena bahasa yang mereka gunakan sehari-hari adalah bahasa Arab.
Justru sebaliknya, beberapa kejadian di Timur Tengah mempertontonkan tindakan tak manusiawi, nyawa manusia tidak ada artinya. Bukan bermaksud menggurui, mulai sekarang berhentilah mengatakan bahwa bahasa Arab bahasanya orang saleh.
Bahasa Arab adalah bahasa umat muslim, bahasa pemersatu, bukan pemecah belah. Bahkan bahasa Arab dikatakan sebagai salah satu bahasa lisan tertua dunia.
Dapat disimpulkan bahwa bahasa Arab adalah bahasa kita semua, bukan bahasa radikal atau hanya diperuntukkan kepada orang saleh atau salehah.
Bahasa Arab adalah bahasa pemersatu yang menjadi salah satu bahasa internasional, satu dari enam bahasa resmi yang digunakan dalam PBB.
Satu-satunya bahasa umum yang mungkin diterima oleh beragam populasi muslim adalah bahasa Arab, meski sebagian besar negara muslim tidak menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa ibu mereka. Penggunaan bahasa Arab dalam salat, doa, dan yang lainnya membuat umat muslim akrab dengan bahasa Al-Qur’an ini. Waallahu a’lam. (*)
f: Seluruh peserta dan panitia kegiatan Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Melayu di Kabupaten Natuna foto bersama di Aula Natuna Dive Resorts pada Jumat (26/04).
batampos – Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Melayu di Kabupaten Natuna tanggal 23 hingga 26 April 2024.
Pada kesempatan tersebut, Bapak Nasria selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna hadir untuk membuka kegiatan sekaligus sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas 15 guru SMP dan 15 guru SD.
Bimbingan teknis pengajar utama bertujuan untuk menghasilkan para pengajar utama yang mampu mengimbaskan ilmunya kepada pengajar sejawat dan kepada siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul tunas bahasa Melayu di Kabupaten Natuna sehingga keberlangsungan bahasa Melayu dapat terjaga di masa yang akan datang. (*)
Petugas Damkar Tanjunguban mengevakuasi sekelompok lebah madu yang mendatangi beberapa rumah warga di Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (25/4/2024) dini hari. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.
batampos– Sekelompok lebah madu “meneror” warga, Kamis (25/4/2024) dini hari.
Peristiwa ini membuat warga Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, takut.
Dalam video warga yang diperoleh wartawan koran ini, sekelompok lebah madu terlihat mengerumi beberapa rumah warga.
Dalam rekaman tersebut, seorang warga mengungkapkan banyak sekali lebah yang datang.
“Banyak sekali lebah malam ini jam 1 malam, tidak tau datang dari mana,” ujarnya.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengakui ada beberapa rumah warga yang didatangi lebah madu.
“Jumlahnya banyak jadi warga pada takut,” katanya.
Dia mengatakan, pihak Damkar menerima laporan dari warga di perumahan tersebut.
Kondisi yang masih gelap menyulitkan untuk melakukan evakuasi lebah madu.
Warga kemudian diminta untuk mematikan lampu di dalam rumah, hanya lampu di teras yang dihidupkan.
Dia mengatakan, pihaknya sedikit kesulitan mengevakuasi lebah madu karena jumlahnya banyak dan tidak berada di satu tempat.
“Kalau di atap yang masih bisa dijangkau kita masukkan karung, lalu dilepaskan di hutan,” katanya.
“Kalau yang tidak bisa dijangkau, ada yang kita semprot dan ada yang diasapin macam yang di lampu penerangan jalan, diasapin,” katanya.
Dia tidak tau dari mana asalnya lebah madu tersebut, karena akhir-akhir ini pihaknya sering menerima laporan lebah madu mulai dari Perumahan Lobam Mas Asri I dan II.
“Mungkin mereka pindah mencari tempat baru,” katanya.
Dia mengimbau ke masyarakat apabila melihat lebah madu yang dirasakan menganggu agar dapat untuk menghubungi Damkar. (*)
Raja Charles III menjalankan tugasnya sebagai raja baru Inggris,. F Victoria Jones via AP
batampos – Kondisi kesehatan Raja Charles semakin memburuk, membuat para pejabat Istana Buckingham terus memperbarui rencana pemakamannya yang akan datang.
Dikutip dari New York Post, Jumat (26/4), sumber orang dalam Istana Buckingham mengatakan jika persiapannya dimulai sehari setelah Ratu Elizabeth dimakamkan.
Raja yang saat ini berusia 75 tahun, perlahan mulai tidak lagi menjadi sorotan sejak mengumumkan prognosis kankernya pada bulan Februari 2024.
Hal tersebut dilakukan untuk menyembunyikan kondisinya yang menurun, dengan beberapa sumber mengatakan kepada The Daily Beast bahwa situasinya sedang tidak baik.
“Tentu saja ia (Raja Charles) bertekad untuk mengalahkannya (penyakitnya) dan mereka (pihak Istana Buckingham) mengerahkan segalanya.”
“Semua orang tetap optimis, tetapi dia benar-benar tidak sehat. Lebih dari yang mereka katakan,” jelas sebuah sumber yang digambarkan sebagai teman lama keluarga kerajaan mengatakan kepada media.
Raja Charles tidak pernah mengungkapkan kanker apa yang menyerangnya, tetapi ia mengakui bahwa itu bukan kanker prostat, yang merupakan salah satu bentuk penyakit yang bisa diobati.
Pihak kerajaan juga bungkam tentang perawatan medis yang sedang dijalani, tetapi orang dalam dan komentator politik telah berbicara secara terbuka tentang bagaimana ‘Raja merespons dengan sangat baik’ terhadap pengobatannya.
Namun di balik layar, para ajudan Raja Charles secara teratur meninjau salinan dokumen tebal dengan beberapa ratus halaman yang menguraikan rencana pemakaman kerajaannya, yang dijuluki “Operasi Jembatan Menai.”
“Rencana tersebut telah selesai dan secara aktif terus diperbarui. Ini tidak lebih dari apa yang Anda harapkan mengingat raja telah didiagnosis menderita kanker.”
“Namun beritanya tentu saja membuat pikiran terfokus,” kata seorang mantan staf yang memiliki hubungan dengan para pekerja kerajaan kepada Daily Beast.
Dokumen yang sangat mendetail ini dibuat sehari setelah Ratu Elizabeth dimakamkan pada 8 September 2022, dan menjadikan pemakaman Ratu dengan masa jabatan terlama ini, sebagai panduan untuk memastikan pemakaman Charles berjalan lebih lancar.
Para pejabat militer mengkonfirmasi bahwa Operasi Jembatan Menai sedang diperbarui secara berkala, tetapi menekankan bahwa itu adalah prosedur standar.
Semua anggota kerajaan telah memperbarui rencana pemakaman yang dikategorikan berdasarkan kata sandi berbasis jembatan, dengan Ratu Elizabeth yang terkenal sebagai “Operation London Bridge.”
Rencana pemakaman mantan Pangeran Wales ini dinamai sesuai dengan nama jembatan gantung, yang menghubungkan pulau Anglesey dengan daratan Wales.
“Tentu saja mereka melihat setiap aspek dari Jembatan Menai. Pemakaman Ratu berjalan lancar dan menetapkan standar yang tinggi.”
“Ini bukan hal yang emosional, ini adalah pekerjaan yang dilakukan dengan sangat serius, dan dapat dimengerti jika tidak ada yang ingin kecolongan,” ujar seorang pejabat senior yang terlibat dalam perencanaan pemakaman kerajaan.
Pejabat lain menambahkan, bahwa merencanakan hal yang terburuk adalah apa yang dilakukan militer. Divisi Household Division, di bawah Mayor Jenderal James Bowder yang memimpin yaitu tujuh resimen pengawal.
Kemudian, seluruh Distrik London, resimen Angkatan Darat Teritorial, dan Artileri Kuda Kerajaan. Itu sebelum masuk ke Angkatan Laut atau Angkatan Udara. Charles sangat dekat dengan Resimen Parasut selama bertahun-tahun, jadi mereka akan terlibat.
“Itu baru seremonialnya saja. Maka Anda membutuhkan operasi keamanan raksasa karena setiap VVIP di planet ini ada disana.”
“Kita berbicara tentang segala hal, mulai dari pertahanan rudal hingga penjagaan terhadap serangan serigala,” lanjut mereka.
“Semuanya berlangsung dalam waktu kurang dari dua minggu, yang berarti setiap aspek harus direncanakan dengan cermat sebelumnya.”
“Perencanaan serius untuk pemakaman Charles dimulai sehari setelah mereka menguburkan sang Ratu.” (*)
Kadisperindag Kota Batam, memerkan fuel card 5.0. (F. Cecep Mulyana / Batam Pos)
batampos – Pendaftaran atau registrasi Fuel Card 5.0 sebagai alat transaksi Pertalite sudah bisa diakses melalui website Batamfuelcard.id per hari ini. Bahkan untuk mempermudah masyarakat, pihaknya juga membuka posko layanan Register.
Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan posko layanan Register diantaranya, Kantor Walikota Batam, Kantor BP Batam, Kantor Disperindag Batam, Megamall, BCS Mall, Grand Batam Mall.
“Selain di Kantor Pemerintah kami juga buka di beberapa mall yang banyak dikunjungi masyarakat. Harapannya, masyarakat dapat dengan mudah mendapat akses untuk layanan Register Fuel Card 5.0,” jelas Gustian.
Sedangkan untuk 11 SPBU yang mendukung layanan Register adalah:
SPBU Pelita
SPBU Baloi Permai
SPBU Punggur
SBPU Belian
SBPU Tembesi
SBPU Tiban Lama
SBPU Tanjunguncang
SBPU Sei Jodoh
SBPU Bengkong
SBPU Batu Besar
SBPU Sei Beduk.
“Kami hanya menunjuk 11 SPBU yang memang disana menyediakan pengisian pertalite. Karena kalau tak ada menyediakan pertalite, percuma saja kan. Jadi untuk Kecamatan 1, kecuali jaraknya jauh,” tegas Gustian .
Sementara, Kabag Hukum Sekdako Kota Batam, Joko menegaskan bahwa semua prosedur penerapan Fuel Card 5.0 sudah melewati kajian dan aturan. Karena itu, jika memang diterapkan di Batam tak menyalahi aturan yang sudah ada.
“Seperti yang dijelaskan Kepala Disperindag tadi. Ada 3 bank yang menjadi mitra. Pada intinya tidak ada masalah, karena perbankan yang menjadi mitra telah mengikuti tahapan-tahapan seleksi. Pada intinya kami ingin memberikan pelayanan yang baik buat masyarakat Batam,” ungkap Joko.
Di lokasi yang sama, Pimpinan Kantor Cabang Bank Sumut di Kota Batam Thomas AC Tarigan mengaku, saat ini pihaknya sudah siap menerbitkan kartu Fuel Card 5.0. Untuk membuka buku rekening sendiri tidak dipungut biaya alias gratis. Kemudian, pemilik kartu bisa melakukan pengisian secara Top Up.
“Untuk buku rekening tidak dipungut biasa. Kalau untuk pengisian bisa Top Up. Pada intinya kami sudah siap menerbitkan kartu Fuel Card 5.0,” pungkas Thomas.
Hal senada diungkapkan Kepala Cabang KB Batam, Ion yang juga sudah siap untuk menyediakan kartu Fuel Card 5.0. (*)
Kabel PJU yang dicuri. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos
batampos – Padamnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan dikeluhkan warga. Namun diketahui padamnya PJU tersebut diduga akibat ulah orang tidak bertanggung jawab.
Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Batam Kukuk mengatakan, padamnya PJU tidak jarang akibat pencurian kabel instalasi PJU. Hal ini diketahui setelah petugas yang melakukan pemeriksaan di sejumlah tiang PJU.
“Ada juga kabel kita yang dicuri atau komponen lain sehingga menyebabkan lampu jalan jadi padam, ” ujarnya, Jumat (26/4).
Atas pencurian kabel PJU ini, Kukuk mengaku sudah beberapa kali membuat laporan ke pihak kepolisian. Semisalnya, pencurian kabel PJU di daerah Sekupang beberapa waktu lalu sebelum akhirnya pihak kepolisian menangkap pelaku pencuri.
“Di beberapa tempat sudah kita laporkan di polsek terkait berdasarakan wilayah pencurian. Semisalnya saat pencurian kabel di Sekupang dan Batamkota kita laporkan juga,” ujarnya.
Ditambahnya, pada saat membuat laporan ini pihaknya turut serta melampirkan bukti-bukti di lapangan, seperti kabel PJU atau bekas konektor yang terpotong atau slot MCB yg hilang. “Kita selalu laporkan setiap kali pencurian di fasilitas kami, ” bebernya.
Untuk saat ini kata Kukuk, pencuri kabel PJU tak hanya melakukan pemotongan dan pencurian kabel saja. Melainkan ada juga yang dipotong itu kabelnya PLN, yang merupakan sumber arus ke PJU.
“Dan jika kabel PLN biasanya kita hanya mengindikasikan ke PLN dan ditindaklanjuti ke PLN,” katanya.
Kukuk mengaku akan segera menindaklanjuti laporan warga tersebut. “Kita akan perintahkan teknis untuk mengecek dulu ke lokasi, ” ujarnya.
Sementara itu warga mengeluhkan padamnya lampu PJU di sepanjang jalan Yos Sudarso dari arah King Hotel menuju Gogo Supermarket Bengkong. Padamnya lampu ini membuat warga khawatir akan adanya kecelakaan dan tindak kriminal.
“Iya udah beberapa hari ini mati lagi, kita gak tau apakah itu rusak atau kabelnya dicuri lagi, ” ujar Yani warga Batu Ampar. (*)
Suasana Sekolah Yos Sudarso III, Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
batampos – Jajaran Polsek Batuaji masih menitik beratkan perhatian terhadap kondusifitas wilayah hukum Polsek Batuaji pasca insiden penyerangan dan pemukulan terhadap kepala sekolah dan guru di SD Yos Sudarso III Batuaji. Polisi melakukan pendekatan intens dengan masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal menyebut, kasus pengeroyokan dan penyerangan terhadap guru dan kepala sekolah tersebut tengah ditangani, dan semua pihak untuk menahan diri dan kembali fokus dengan aktifitas masing-masing.
Masalah pidana penganiayaan yang sudah dilaporkan tentunya akan diusut tuntas. “Serahkan ke kami masalah ini. Kami akan usut tuntas. Masyarakat silahkan kembali dengan aktifitas masing-masing. Situasi sudah aman terkendali, ” ujar Benny.
Lokasi kejadian sebut Benny, juga saat ini dalam kondisi aman terkendali dalam pengawasan Polsek dan masyarakat yang melakukan penyerangan sudah banyak yang diminta keterangan.
Seperti diberitakan sebelumnya, situasi di Batuaji sempat memanas menyusul terjadinya penyerangan sekelompok orang ke sekolah Yos Sudarso III di Batuaji.
Penyerangan yang ditenggarai permasalahan listrik ini sempat menimbulkan reaksi yang cukup banyak dari kelompok masyarakat lainnya. Polisi cepat mengendalikan situasi dan situasi yang panas ini bisa diredam. Penanganan kasus penyerangan ini masih berjalan di Polsek Batuaji. (*)