Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo menunjuk papan target sasaran peluru usai mengikuti lomba tembak di lapangan tembak Tunggal Panaluan Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (7/6/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Sebanyak 70 peserta mengikuti lomba menembak yang digelar Polres Bintan di lapangan tembak Tunggal Panaluan Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (7/6/2024).
Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo menyampaikan, lomba ini merupakan rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Bhayangkara Ke-78.
“Pesertanya dari internal dan eksternal Polres Bintan,” ujarnya.
Dikatakannya, tujuan digelar lomba ini untuk menyalurkan hobi serta mempererat tali silaturahmi antarforkopimda dan masyarakat yang ada di Bintan,
Sementara Ketua Perbakin Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Alamsyah mengapresiasi kegiatan menembak yang diadakan Polres Bintan.
Menurutnya, kegiatan ini membuat peserta bisa saling mengenal dan menjalin komunikasi sehingga ke depannya diharapkan bisa saling tukar ilmu dan ajang menembak yang akan diperlombakan.
Dia juga berharap, dari lomba ini terbentuk Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Bintan, karena sampai saat ini Kabupaten Bintan belum memiliki kepengurusan Perbakin.
Dia menyampaikan, pihaknya siap membantu untuk pembentukan Perbakin Bintan, sehingga atlet-atlet dari Bintan bisa mengangkat nama Kabupaten Bintan pada ajang lomba menembak ke depannya.
Dalam lomba itu, juara 1 diraih oleh Ruli Admina dari Perbankin Kepri, juara 2 diraih Reza dari Perbankin Kepri dan juara 3 diraih oleh Letda Sus Tulus dari Lanud RHF Tanjungpinang. (*)
Daun kelapa abis terkena hama ulat bulu di desa Pongkar. f,JAMES
batampos– Akhir bulan Mei lalu, Dinas Pangan dan Pertanian Karimun telah melakukan penyemprotan terhadap rumah dan lahan warga yang terserang hama ulat bulu tersebut. Dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Karimun dan dinas PUPR Karimun dalam proses penyemprotan.
Namun, ulat bulu tersebut belum dapat musnah secara keseluruhan. Hal ini disampaikan Deny Haryadi Ketua Rukun Warga 01 Desa Pelambung yang berharap agar dinas terkait untuk melakukan penyemprotan kembali.
” Baru satu kali. Cuman, tdak mengenai pohon saat penyemprotan kemarin dan tidak semua terjangkau waktu itu,” ucapnya.
Dengan keluhan warga, dirinya berharap kepada dinas terkait maupun pemerintah desa agar bisa dilakukan penyemprotan terhadap ulat bulu baik yang ada di kebun maupun dipekarangan rumah warga.
” Harus beberapa kali dilakukan penyemprotan baru bisa hilang. Itulah harapan warga kepada saya,” tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Karimun Sukrianto Jaya Putra ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa sesuai kesepakatan bersama warga dan pemerintah desa. Akan dilakukan penyemprotan kembali, setelah pemerintah desa Pongkar membeli racun ulat insektisida.
” Jadi perlu saya jelaskan, bahwa penyemprotan akan dilakukan kembali. Tapi, bukan dari dinas kami (Dispantan Karimun) namun oleh masyarakat secara manual,” terangnya.
Mengingat, sebelumnya pihaknya telah melakukan penyemprotan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Karimun dan dinas PUPR Karimun. dengan air yang dibutuhkan sebanyak 13 ton dan dan 10 liter racun ulat insektisida.
” Selama proses penyemprotan, sebagai warga diungsikan terdahulu untuk menghindari terkena cairan kimia,” ujarnya.(*)
PT BPR Pundi Masyarakat menggelar Fun Walk 2024 dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-20, Sabtu (8/6) pagi. Foto: Yashinta/ Batam Pos
batampos – PT BPR Pundi Masyarakat menggelar Fun Walk 2024 dalam rangka memeriahkan hari jadi ke 20, Sabtu (8/6) pagi. Gelaran acara ini berlangsung sukses yang diikuti lebih kurang 250 peserta, mulai dari pemegang saham, dewan komisaris, anggota direksi, nasabah, tamu undangan dan masyarakat Kota Batam.
Sebelum gelaran Fun Walk, acara dimulai dengan senam zumba yang diikuti para peserta. Kemudian berlanjut dengan jalan santai sejauh 2 KM oleh ratusan peserta.
Komisaris Utama dan Pemegang Saham Pengendali Herry Susanto mengapresiasi kehadiran Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi diperayaan tersebut.
“Pak Rudi ini sahabat lama dan teman kecil saya. Terimakasih atas kedatanganya, BPR kami memang kecil, tapi luarbiasa karena dihadiri Pak Rudi, ” ujar Herry Susanto.
Tak hanya itu, Herry juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para debitur atau nasabah, yang telah percaya kepada BPR Pundi Masyarakat sehingga usia 20 tahun. Begitu juga para pepegang saham yang terus bersama-sama berjuang di usia BPR Pundi Masyarakat ke 20 tahun.
“Terimakasih juga untuk OJK, tak ada OJK, maka tak ada kami juga. Rasa terimakasih saya juga sampaikan kepada masyarakat, terkhusus debitur dan nasabah, yang percaya dengan kami. Mohon doa restunya agar kami selalu tumbuh lebih besar, ” sebut Herry Susanto.
Di tempat yang sama, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengapresiasi PT BPR Pundi Masyarakat yang terus berdiri gagah di usia ke 20 tahun. Ia yakin PT BPR Pundi Masyarakat bisa terus tumbuh menjadi besar, hingga memberi banyak manfaat di tengah masyarakat.
“Herry Susanto adalah sahabat lama dan teman lama. BPR ini kecil, tapi dari kecil bisa menjadi besar di tangan orang-orang hebat ini, ” ujar Rudi.
Sementara, Perwakilan OJK Kepri Zainal Fikrian mengatakan usia 20 tahun dianologikan adalah usia yang sudah beranjak dewasa. Dimana di usia 20 tahun, diibaratkan manusia telah memiliki jati diri.
“Kami mengapresiasi, selama 20 tahun PT BPR Pundi Masyarakat berdiri, tak ada isu-isu negatif. Bahkan dari tahun ke tahun, nama BPR Pundi Masyarakat tetap baik, ” sebutnya.
Karena itu, ia berharap PT BPR tetap konsisten menjaga nama baik dan memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat. Bahkan besar harapan OJK, PT BPR Pundi Masyarakat bisa berkembang hingga ke pulau-pulau di luar Batam.
“Kami sampaikan, nasabah tak perlu khawatir jika ingin menabung atau mengajukan kredit di BPR Pundi Masyarakat. Karena BPR ini selalu dalam pengawasan OJK. Apalagi sistem yang dipakai BPR adalah azas kepercayaan, ” sebut Zainul.
Ketua Pelaksana Hari Jadi ke 20 PT BPR Pundi Masyarakat, Mahesa Fadhilah mengatakan total peserta yang ikut fun walk sebanyak 250 orang. Dimana Funwalk ini merupakan kegiatan pertama, dengan harapan bisa lebih dengan para nasabah dan masyarakat.
“Ini merupakan bentuk silaturahmi kami dengan semua pihak, termasuk masyarakat. Karena selama dua dekade ini kami berdiri dan melayani masyarakat. Kami ingin mengandakan acara ulang tahun yang tujuannya untuk silaturahmi, tak hanya debitur, nasabah tapi juga masyarakat umum, ” sebutnya.
Dikatakan Mahesa, selain funwalk acara juga dimeriahkan dengan senam zumba. Yang nantinya setelah funwalk juga ada pemotongan tumpeng dan doorprize dengan hadiah-hadiah menarik. (*)
Kios yang terbakar di kawasan Pasar Seken Tanjungsengkuang dipasang garis polisi. Foto: Yashinta/ Batam Pos
batampos – Teriakan minta tolong kebakaran menyentakan mata sebagian masyarakat yang tengah terlelap di kawasan Pasar Seken Tanjungsengkuang, Batumerah, Batu Ampar, Sabtu (8/6) sekitar pukul 03.30 WIB.
Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghaguskan 13 kios milik para korban. Belum diketahui dari mana asal api, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.
Informasi Batam Pos, api berasal dari salah satu kios milik korban pada pukul 03.10 WIB. Bangunan kios yang semi permanen ditambah dengan barang-barang yang ada di dalam membuat api cepat membesar.
Warga yang melihat kebakaran langsung mencoba memadamkan api, namun usaha tersebut sia-sia. Sijago merah semakin membesar dan menyambar sederatan kios-kios lainnya.
“Kejadian dinihari, sekitar jam 3 lewat, pada tidur orang. Api besar sekali, dan padam jam 5 lewat, ” ujar Abdul , warga yang ada di lokasi.
Menurut dia, diantara para korban ada yang lemas, karena tidak tahu api sudah membesar. Diduga karena menghirup asap, membuat kondisi para korban sempat lemas.
“Yang terbakar memang sederet ini saja sampai kios yang paling ujung di simpang sana,” lanjutnya.
Sementara, Kapolsek Batu Ampar Kompol Dwihatmoko Wiroseno mengatakan, api bersumber dari salah satu kios sekitar pukul. 03.10 WIB. Api cepat membesar dikarenakan bangunan kios semi permanen, ditambah dengan isi barang-barang yang mudah terbakar, Seperti lemari, kasur, meja, kursi dan lainnya. Sehingga api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB.
“Rata-rata isi kios perabotan rumah tangga, sehingga api dengan cepat membesar. Total ada 13 kios yang terbakar. Tak ada korban jiwa. Api padam pukul 06.00 WIB, ” sebutnya.
Disinggung terkait penyebab kebakaran, menurut dia, tim Inafis masih melakukan olah TKP hingga sore hari untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran. Begitu juga dengan total kerugiaan korban belum diketahui.
“Untuk penyebab, tim kami masih melakukan olah TKP, begitu juga kerugian akibat kebakaran sedang dihitung, ” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran Azman mengatakan untuk memadamkan api, ada 6 unit pemadam yang turun.
“Api cepat membesar karena bangunan semi permanen. Ada 6 unit pemadam yang turun saat kejadian, ” sebut nya. (*)
Dua crosser saat jumping di sirkuit non permanen Mega Legenda Batam Kota. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Semarak Hari Bhayangkara ke-78 diwarnai dengan aksi memukau para crosser di Kapolda Cup Motocross Championship 2024. Digelar selama dua hari, mulai 8-9 Juni 2024, di Sirkuit Non Permanen Mega Legenda Batam, acara ini menjadi magnet bagi pecinta otomotif dan masyarakat umum.
Sebanyak 120 crosser andal dari berbagai daerah di Kepri dan provinsi lainnya memacu adrenalin mereka di lintasan balap yang menantang. Kecepatan, kelincahan, dan strategi mereka diuji dalam 11 kelas yang dipertandingkan, mulai dari GTX 1 (SE (Special Engine) Eksebisi Open) hingga GTX 11 Campuran Trail/SE (Special Engine) Trabas Open (Non Pembalap).
Wakapolda Kepri Brigjen Pol Asep Safrudin mengatakan, event ini menjadi magnet bagi para pecinta otomotif dan masyarakat umum, dengan menghadirkan 120 crosser andal dari berbagai daerah di Kepri dan provinsi lainnya.
“Para crosser memacu adrenalin mereka dengan penuh semangat sportifitas, menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan balap yang menantang,” ujarnya saat pembukaan Kapolda Cup Motocross Championship 2024.
Asep Safrudin mengatakan, Kapolda Cup Motocross Championship 2024 bukan hanya sekedar perlombaan, namun juga menjadi wadah bagi para crosser dan tracker muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya.
“Selain itu, kejuaraan ini juga bertujuan untuk memotivasi para crosser dalam meningkatkan keterampilan dan disiplin dalam berlalu lintas,” ucapnya.
Kejuaraan Kapolda Cup Motocross Championship 2024 ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Kepri dalam mendukung perkembangan olahraga otomotif dan membangun sinergi dengan berbagai pihak.
“Diharapkan kejuaraan ini dapat menjadi agenda tahunan dan menjadi salah satu ikon pariwisata Kepri, melahirkan bibit-bibit crosser andal yang dapat mengharumkan nama Kepri di kancah nasional dan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, dari situasi di area, animo masyarakat memadati Sirkuit Non Permanen Mega Legenda untuk menyaksikan aksi para crosser sejak pagi hari. Antusiasme mereka menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga otomotif di Kepri.
Kejuaraan ini pun diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi daerah, seperti meningkatkan ekonomi lokal dan mempromosikan pariwisata Kepri. (*)
Pekerja menggesa pembangunan kapal tongkang di galangan kapal di Sagulung, Selasa (7/5). Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.
batampos – Pasca pandemi Covid-19, industri shipyard menunjukkan tren positif, terutama pada semester pertama 2024 ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya proyek pembangunan kapal baru, khususnya kapal tugboat dan tongkang yang mayoritas untuk pelayaran nasional dan mendukung kegiatan pertambangan.
Ketua Harian Batam Shipyard Offshore Association (BSOA) Novi Hasni mengungkapkan, bahwa industri shipyard di Batam mulai bangkit sejak tahun 2022, dengan klien-klien yang memesan kapal untuk pelayaran nasional.
“Tren itu semakin meningkat di tahun 2023, terutama untuk produksi kapal tugboat dan tongkang,” katanya, Sabtu (8/6).
Namun, di tahun 2023 sempat terjadi kendala material karena tingginya permintaan global untuk produksi kapal.
Novi menjelaskan bahwa negara-negara penghasil material seperti China, Korea, dan Jepang memprioritaskan kebutuhan dalam negeri mereka terlebih dahulu. “Hal ini menyebabkan keterlambatan material bagi industri shipyard di Batam,” ujar Novi.
Untungnya, saat ini masalah material sudah teratasi. Novi menyebutkan bahwa pabrik baja telah meningkatkan produksinya, sehingga kebutuhan plat baja untuk produksi kapal di Batam sudah terpenuhi. “Selain itu, plat baja juga diimpor dari Jepang dan China,” ujarnya.
Lebih lanjut, Novi optimis bahwa industri shipyard di Batam akan terus bertumbuh di masa depan. Permintaan untuk perbaikan dan perawatan kapal (repair and maintenance) masih akan selalu ada.
Selain itu, banyak kapal yang diproduksi pada tahun 2000-an sudah memasuki usia tua dan tidak layak beroperasi lagi. “Hal ini mendorong kebutuhan akan kapal baru,” sebutnya.
Namun, Novi juga mengakui bahwa industri shipyard masih menghadapi kekurangan tenaga kerja ahli, khususnya welder.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan pelatihan yang optimal bagi para pencari kerja agar mereka memiliki keahlian yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Dengan tren positif dan optimisme dari para pelaku industri, industri shipyard di Batam diyakini akan terus berkembang dan menjadi salah satu penyumbang penting bagi perekonomian nasional,” tutupnya. (*)
Bupati Bintan, Roby Kurniawan melihat proses job fair usai membuka job fair yang dilaksanakan di Plaza Lagoi, Lagoi Bay, kawasan Bintan Resort, Jumat (7/6/2024). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.
batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan bersama 13 perusahaan dan 2 lembaga penyelenggaraan kesejahteraan sosial (LPKS) berkomitmen untuk mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal.
Penandatanganan komitmen ini disejalankan pembukaan job fair di Plaza Lagoi, Lagoi Bay, kawasan Bintan Resort, Jumat (7/6/2024).
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan, penandatanganan antara Pemkab Bintan bersama 13 perusahaan dan 2 LPKS merupakan komitmen dalam mengutamakan pekerja lokal.
“Komitmen kita bersama untuk mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Atas komitmen itu, Roby mengatakan, pihaknya memberikan piagam penghargaan ke perusahaan-perusahaan yang mengutamakan pekerja lokal.
Dia juga menyampaikan, job fair yang digelar kali ini merupakan job fair yang kedua. Sebelumnya, job fair dilaksanakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang pada Maret 2024 lalu.
Untuk job fair kali ini, dia menyebut, pihaknya melibatkan 17 perusahaan yang ada di Bintan dengan lowongan kerja (loker) yang tersedia sebanyak 746 loker.
Beberapa perusahaan yang terlibat dalam job fair antara lain Nirwana Gardens, Four Point by Serathon, The Residence hingga sektor industri seperti BIIE Lobam juga turut terlibat dalam job fair ini.
Adapun loker yang dibuka antara lain untuk posisi Front Office, Housekeeping, Bellboy (driver), Design Graphic, Welder hingga Sekuriti.
Dia mengatakan, Pemkab akan terus berusaha untuk menekan angka pengangguran terbuka, terlebih tenaga kerja lokal memiliki potensi dan siap berdaya saing.
Kepada peserta job fair, dia berpesan untuk selalu bersemangat.
“Yakinlah ikhtiar dan doa yang dilakukan membuahkan hasil,” ujarnya.
Diketahui, job fair digelar selama tiga hari mulai 7 hingga 9 Juni 2024 di Plaza Lagoi, kawasan Bintan Resort Lagoi. (*)
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau SPBE di Sememal. f,TRI
batampos– Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Karimun diperkirakan berubah. Menyusul telah beroperasinya SPBE Sememal dengan kapasitas 350 metrik ton elpiji, Kamis (6/6) lalu.
Kehadiran SPBE Sememal yang dikelola PT Palugada Karimun Sejahtera tentunya mampu mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Karimun. Dimana selama ini pengisian gas elpiji harus ke Tanjunguban, sekarang sudah bisa di Karimun.
Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku, HET gas elpiji nantinya tentu akan berbeda dengan harga saat ini sebesar Rp25 ribu pertabung.
“Kita akan menekan harga gas 3 Kg paska beroperasinya SPBE Sememal. Selain memberi kemudahan, juga penetapan harga yang murah sehingga bisa dijangkau masyarakat,” ungkap Rafiq.
Untuk penetapan HET gas 3 Kg di Kabupaten Karimun, sebut Rafiq, segera dilakukan rapat koordinasi dan evaluasi bersama stakeholder. Sehingga hasilnya menjadi keputusan bersama.
“Secepatnya kita lakukan rapat menetapkan harga terbaru gas 3 Kg, baik di dalam Karimun dan luar Karimun. Bila perlu, kita undang juga pihak Pertamina untuk penetapan HET ini,” ujarnya.
Di sisi lain, Bupati menekankan kepada PT Palugada Karimun Sejahtera berkoordinasi bersama distributor dan pangkalan.
“Lakukan koordinasi sesegera mungkin untuk kelancaran pasokan gas elpiji 3 Kg nantinya. Sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” tegasnya. (*)
Warga melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang digelar oleh Bapenda Kota Batam di kantor Kelurahan Tanjung Sengkuang Batuampar, Jumat (7/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam mencatat capaian realisasi pajak daerah pada akhir triwulan kedua tahun 2024 baru mencapai Rp 579,5 miliar atau 41,89 persen dari target tahun ini sebesar Rp 1,383 triliun.
Kepala Bapenda Kota Batam Raja Azmansyah, mengatakan realisasi pajak daerah pada akhir triwulan kedua 2024 itu disumbang oleh sektor pajak potensial. Seperti pajak barang dan jasa tertentu dengan capaian Rp 266,7 miliar atau 38,98 persen dari target yang direncanakan Rp 684,2 miliar.
Kemudian, pajak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)-P2 dengan realisasi Rp 108,2 miliar atau 41,68 persen dari target Rp 260 miliar dan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah (BBPHTB) yakni Rp 197 miliar atau 47,5 persen dari target Rp 414 miliar.
Selain itu, pajak reklame dengan capaian Rp 7,09 miliar atau 33,6 persen dari target Rp 21,06 miliar dan terakhir pajak mineral bukan logam dengan realisasi Rp 305 juta atau 7,07 persen dari target yang direncanakan sebesar Rp 4,32 miliar.
Raja mengatakan jika melihat dari realisasi persentase, maka pajak BPHTB tertinggi bersumber dari pajak BPHTB dengan porsi 47,5 persen. Namun bila dilihat dari besaran penerimaan pajak barang dan jasa tertentu dengan capaian Rp 266,7 miliar
“Pajak BPHTB sebagai penyumbang terbesar. Lalu diikuti pajak PBB, pajak Hotel dan pajak tenaga listrik yang merupakan bagian dari pajak barang dan jasa tertentu, ” terang Raja Azmansyah lagi. (*)
Kepala Bapenda Kepri, Diky Wijaya (F. Azis Maulana)
batampos – Bapenda Pemrov Kepri tidak akan mempedulikan keberatan ATB atas alasan kenapa tidak mau membayar hutang pajak air permukaan sebasar Rp 48 miliar. Sebab sudah ada putusan akhi Mahkamah Agung (MA) yang meminta ATB agar segera melunasi tunggakan pajak air permukaan.
Kepala Bapenda Batam, Diky Wijaya mengatakan tidak akan peduli lagi atas berbagai alasan yang disampaikan ATB ke sejumlah media. Sebab pihaknya sudah jelas memenangkan atas sangketa pajak air permukaan melawan ATB.
“Saya sudah lihat stamen-stamen kuasa hukum mereka (ATB) di media. Intinya kami tidak peduli dan mengabaikan berbagai alasan mereka,” ujar Diky.
Apalagi, salah satu alasan ATB yang tidak mau membayar putusan MA karena sudah ada perjanjian konsesi dengan Badan Pengusaha Andi (BP) Batam. Sehingga pajak air permukaan tak harus lagi dibayar ke Bapenda.
“Jelas Dispenda dan BP Batam itu berbeda. Kalau tidak jelas, tak mungkin sampai upaya hukum terakhir di MA kami bisa menang, ” sebut Diky.
Sengketa itu telah mencapai tahap Peninjauan Kembali (PK) di MA, dengan Bapenda Kepri sebagai Termohon dan PT ATB sebagai Pemohon. Mahkamah Agung telah memutuskan untuk memperkuat putusan Pengadilan Pajak yang sebelumnya menolak gugatan dari PT ATB. Jadi ia meminta, PT ATB legowo dan segera melunasi kewajibannya terkait pajak air permukaan yang kurang bayar pada periode Juli 2016 hingga Juni 2018.
“Jumlah total yang harus dibayar, termasuk sanksi administrasi, mencapai Rp 48 miliar lebih. Kami minta ATB legowo untuk itu dan patuhi hukum, karena putusan itu sudah berkekuatan tetap,” tegas Diky.
Menurut Diky, untuk bisa sampai ke proses PK, pihaknya telah berjuang semaksimal mungkin, dari segi tenaga, waktu dan lainnya. Hal itu, dikatakan Diky demi pemasukan uang negara, yang nantinya digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak.
“Semua ini telah melalui proses yang panjang dan tak mudah. Selayaknya, ATB sebagai perusahaan ternama memberikan contoh kepatuhan pajak. Terlebih sudah ada putusan final dari MA, sehingga tak ada alasan lagi untuk keberatan,” sebutnya.
Namun jika memang tak ada itikad baik dari ATB untuk melunasi kewajiban, pihaknya akan melakukan langkah tegas, yakni penyitaan aset PT ATB.
Ia menargetkan dua bulan kedepan permasalahan ini sudah selesai, karena ada yudisial pajak dari pemerintah yang akan melakukan eksekusi ini.
“Di pemerintah ada juru sita pajak. Jadi kami harap dua bulan kedepan permasalahan ini sudah selesai dan tetap pada jalur perundang-undangan yang berlaku. Langkah yang kami lakukan jika tak ada itikad baik adalah penyitaan,” ungkapnya. (*)