Senin, 22 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3736

PNM Peduli, sebuah Komitmen Membangun Negeri

0

batampos – Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 25, Permodalan Nasional Madani (PNM) terus buktikan komitmen dalam berkontribusi membangun negeri. Lewat program PNM Peduli, sederet kegiatan berbagi dilakukan dengan menyasar aspek pendidikan, lingkungan dan sosial. Ini selaras dengan tema HUT perak dengan tema terus tumbuh tuk bangun asa.

Melalui 62 cabang di seluruh Indonesia, PNM Peduli mengajak nasabah beserta karyawan PNM untuk peduli sesama. Pada aspek pendidikan dan lingkungan, perusahaan yang berfokus dalam pemberdayaan ultra mikro tersebut memberikan literasi pentingnya menjaga kelestarian laut dan mengajak masyarakat sekitar menanam mangrove serta membangun sumut bor untuk warga desa.

Tidak berhenti di situ, PNM juga menyebarkan bantuan melalui rumah ibadah. Memberikan bantuan bencana alam, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi nasabah PNM Mekaar. Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengimbau keluarga besar PNM untuk merayakan ulang tahun perak ini dengan lebih membumi, mengabdikan diri kepada yang membutuhkan uluran tangan. “Perak itu logam dengan kilau menawan. Artinya di usia ini bukan hanya kita yang harus bersinar tapi juga membantu mendorong kehidupan di sekitar ikut bersinar,” ujar Arief.

Salah satu cara PNM mendorong nasabahnya semakin berkilau yaitu dengan memberikan akses yang lebih luas. PNM mengikutsertakan nasabah unggulan berpartisipasi menjajakan usahanya dalam kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia di Palembang besutan OJK.

Sebagai lembaga pembiayaan dan pendamping perempuan prasejahtera di Indonesia, itulah bukti nyata PNM dalam memberikan modal finansial sekaligus pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk juga dilakukan. Hingga kini sudah ada 15.2 Juta nasabah PNM dibina untuk terus semangat berusaha meraih kehidupan yang lebih sejahtera sesuai dengan tema HUT ke-25 “Terus Tumbuh tuk Bangun Asa”. (*)

Warga Desak Pemko Segera Fungsikan Pasar Wan Sri Beni Marina 

0
Pasar Terbengkalai Dalil Harahap4
Warga melihat bangunan Pasar Rakyat Wan Sri Beni yang berada di hutan Tanjungriau, Sekupang belum lama ini. 
foto: Dalil Harahap / Batam Pos

batampos – Pasar Wan Sri Beni yang berada di Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang belum berfungsi hingga saat ini. Pasar yang dibangun oleh Kementerian Perdagangan RI tahun 2019 lalu ini kondisinya semakin memprihatinkan karena sudah bertahun-tahun tidak digunakan. Sebagian perlengkapan bangunan dalam pasar sudah banyak rusak karena dicuri orang tak dikenal.

Pasar ini juga belum memiliki akses jalan masuk yang baik dan sekeliling nya sudah dikelilingi semakin belukar. Tembok pagar pasar juga sudah banyak yang pecah dan rusak.
Masyarakat di sekitar menyenangkan pasar yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah ini disia-siakan begitu saja, tanpa pengelolaan yang tepat. Sebagian masyarakat yang menginginkan agar pasar tersebut segera difungsikan menyarankan agar pengelolah diserahkan ke pihak swasta.
“Jika pemerintah tak mampu kasih saja ke pihak swasta. Pasti jalan ini kalau dikelolah dengan baik. Pedagang pasar kaget pinggir jalan diarahkan untuk ke lokasi pasar ini pasti ramai,” ujar Alex, warga perumahan Devin Premier yang tak jauh dari lokasi pasar tersebut.
Secara lokasi pasar tersebut memang jauh dari jalan raya, namun warga meyakini jika ditata dan dikelolah dengan baik akan ramai nantinya. Itu karena pasar tersebut berada di kawasan padat penduduk. Ada belasah perumahan dan pemukiman yang ada di sekitar wilayah pasar tersebut.
“Perumahan perumahan di Marina dan sebagian di wilayah Tanjunguncang dekat dengan pasar ini. Tinggal pengelolaanya aja. Kalau dikelolah dengan baik pasti hidup dan ramai,” sebut Yono, warga Perumahan Marina View.
Keinginan warga agar pasar ini dihidupkan bukan tanpa alasan. Wilayah Marina belum ada pasar yang benar-benar dikelolah secara baik. Beberapa waktu lalu sempat ada pasar TPID II di Dreamland Marina, namun itu tak berjalan dengan baik dan kini sudah tutup. Pengelolaan dikembalikan ke pengembangan. Padahal TPID ini pengelolaan dilakukan oleh Pemko Batam. Masyarakat berharap agar pasar Wan Sri Beni ini bisa kembali menggantikan pasar TPID II yang gagal tersebut.
Lurah Tanjungriau Syamsuddin sebelumnya juga menyampaikan harapan yang sama. Agar pasar ini segera difungsikan, pihaknya telah menyampaikan ke Disperindag kota Batam untuk ambil alih pengelolaan pasar tersebut.
“Kita sudah duduk bersama dengan Disprindag, minta supaya akomodir pedagang pasar kaget di sekitar nya dan gratis kan dulu biaya sewa biar berminat pedagan pasar kaget,” ujar Syamsuddin.
Untuk menghidupkan pasar tersebut hal pertama yang harus dilakukan kata Syamsuddin adalah melengkapi fasilitas penunjang terlebih dahulu. Akses jalan masuk yang belum diaspal atau semenisasi diselesaikan dulu. Begitu juga dengan fasilitas air dan listrik juga segera dilengkapi.
“Lokasi pasar juga harus disiapkan lagi karena memang sudah banyak yang rusak dan dicuri orang besi bangunannya, ” kata Syamsuddin.
Kepal Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Batam Gustian Riau belum lama ini sebut berencana akan segera mengambil alih pengelolaan pasar tersebut.
“Tahun ini Pemko akan membuka fasilitas penunjang tersebut agar pasar ini segera digunakan. Akan jadi pasar basah biasa,” kata Gustian. (*) 
Reporter: Eusebius Sara 

Ini Persyaratan PPDB SMA/SMK yang Harus Dipenuhi Calon Peserta Didik Baru

0
Tata cara Pendaftaran ilustrasi. Peserta Didik Baru (PPDB).
Ilustrasi, Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Foto Ahmadi/Batam Pos.
batampos – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK dimulai tanggal 11 Juni mendatang. Dinas Pendidikan Provinsi Kepri telah mengeluarkan petunjuk teknis terkait pelaksanaan PPDB tersebut.

Dalam juknis ini secara detail juga menjelaskan tata cara dan persyaratan PPDB. Untuk persyaratan PPDB yang dirangkum Batam Pos diantaranya; pendaratan masuk SMA/SMK adalah mereka yang telah menyelesaikan pendidikan kelas sembilan SMP dan sederajat. Untuk SMK dengan bidang keahlian, program keahlian, atau konsentrasi keahlian tertentu dapat menetapkan tambahan persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik baru kelas 10.
Selain itu ada juga persyaratan usia yakni paling tinggi 21 tahun saat melakukan pendaftaran. Persyaratan ini dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan kelahiran dari pihak yang berwenang dan dilegalisir oleh pejabat pemerintah di domisili pendaftar. Selain itu ada juga bukti kelulusan dari satu pendidikan berupa ijazah atau surat tanda kelulusan. Bagi pendaftar yang berasal dari sekolah luar negeri harus memiliki surat rekomendasi izin belajar dari direktur jenderal yang membidangi pendidikan anak usia dini,pendidikan dasar, dan pendidikan menengah untuk calon peserta didik baru SMA; atau direktur jenderal yang membidangi pendidikan vokasi untuk calon peserta didik baru SMK.
Untuk calon peserta didik baru yang berasal dari luar Provinsi Kepulauan Riau, lulusan sebelum tahun Pelajaran 2024/2025 dan lulusan non formal/paket diwajibkan membuat akun terlebih dahulu pada website aplikasi pendaftaran. Peserta pendaftaran yang diterima di Satuan Pendidikan tujuan, wajib menaati peraturan termasuk ketentuan dan peraturan satuan pendidikan yang berlaku dan membuat surat pernyataan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.
Dalam juknis ini juga diatur bahwa, selain memenuhi persyaratan umum PPDB seperti yang disebutkan diatas, calon peserta didik harus memenuhi persyaratan khusus PPDB yang disesuaikan dengan kriteria setiap jalur PPDB yang dipilih calon peserta didik. Calon peserta didik baru harus mempertimbangkan jarak tempat tinggal dengan sekolah tujuan untuk jalur zonasi, afirmasi dan bina lingkungan. Untuk Satuan Pendidikan dan program keahlian tertentu yang memiliki kekhususan akan diberlakukan ketentuan tersendiri.
Untuk jalur zonasi syarat yang perlu diperhatikan diantarnya; domisili berdasarkan pada alamat Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB. Apabila kurang dari 1 tahun terjadi perubahan data Kartu Keluarga yang tidak menyebabkan perpindahan domisili, maka Kartu Keluarga tersebut masih dapat digunakan sebagai dasar seleksi jalur zonasi dengan melampirkan Kartu Keluarga lama. Dalam hal perubahan Kartu Keluarga karena perpindahan harus disertai dengan kepindahan domisili seluruh keluarga yang ada pada Kartu Keluarga tersebut.
Nama orang tua/wali calon peserta didik baru yang tercantum pada Kartu Keluarga harus sama dengan nama orang tua/wali calon peserta didik baru sama dengan nama yang tercantum pada rapor/ijazah jenjang sebelumnya, akta kelahiran, dan/atau Kartu keluarga sebelumnya.
Untuk jalur afirmasi calon peserta didik harus mengikutsertakan bukti atau dokumen yang menandakan dari keluarga tidak mampu seperti; kartu PIP, PKH dan lain sebagainya.
Begitu juga dengan jalur Perpindahan Tugas Orang tua/Wali Peserta Didika. Perpindahan tugas orang tua/wali dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi/lembaga/perusahaan yang mempekerjakan; dan juga surat keterangan pindah domisili orang tua/wali dan calon peserta didik.
Untuk jalur prestasi tentunya persyaratan yang harus disiapkan lampiran nilai rapor dari sekolah asal ataupun prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Bukti atas prestasi akademik diperoleh dari kompetisi di bidang riset dan inovasi yang terdiri sains, teknologi, riset dan inovasi. Bukti atas prestasi non-akademik diperoleh dari kompetisi di bidang; seni budaya, olahraga, tanpa membatasi jenis seni budaya atau olahraga.
Untuk jadwal PPDB sendiri juga sudah diatur salam juknis tersebut. Jenjang SMK, pendaftaran dibuka tanggal 11 Juni dan berakhir di tanggal 13 Juni. Selanjutnya ada tahapan verifikasi dokumen dan akan diumumkan tanggal 19 Juni pendaftaran ulang dilaksanakan tanggal 20 hingga 22 Juni 2024.
Jenjang SMA, ada pendaftaran jalur afirmasi, perpindahan tugas orangtua dan prestasi, pendaftaran dilaksanakan pada tanggal 11 hingga 13 Juni. Selanjutnya ada verifikasi dokumen dan diumumkan pada tanggal 20 hingga 22 Juni. Untuk jalur Zonasi pendaftaran dimulai tanggal 19 Juni. Selanjutnya ada verifikasi dokumen dan diumumkan pada tanggal 28 Juni.
Jalur PPDB yang ada di SMA dan SMK di antaranya ;
SMA ada jalur zonasi dengan kuota 50 persen hingga 65 persen, jalur afirmasi 15 persen, jalur perpindahan tugas orang dan prestasi kuota disesuaikan serta jalur prestasi dengan kuota 15 persen.
Sementara untuk SMK, jalur PPDB yang diatur diantaranya; jalur penilaian rapor, akademik dan non akademik serta minat
bakat sebanyak 75 persen, jalur ekonomi tidak mampu sebanyak 15 persen dan sisanya untuk jalur Bina lingkungan.
Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Kota Batam Kasdianto membenarkan terkait juknis yang mengatur tentang tata cara dan persyaratan PPDB tingkat SMA dan SMK tersebut. Dia berharap agar pelaksanaan PPDB tahun ini berjalan dengan aman dan tertib. Orangtua yang akan melanjutkan pendidikan anaknya ke jenjang SMA dan SMK sudah mempersiapkan persyaratan PPDB yang dimaksud agar hari hal nanti tidak ada kendala lagi. (*) 
Reporter: Eusebius Sara 

4 Jemaah Haji Embarkasi Batam Meninggal di Tanah Suci

0
image0 8
Jamaah Calon Haji Embarkasi Batam berangkat melalui Bandara Internasional Hang Nadim, Jumat (17/5).

batampos – Empat jemaah haji Embarkasi Batam meninggal di Tanah Suci. Sekretaris PPIH Embarkasi Batam Muhammad Syafii mengatakan, tiga orang jamaah haji meninggal dunia di Madinah. Sementara satu jamaah lain meninggal di Makkah.

“Ya, sampai hari ini ada empat jemaah kita yang meninggal di tanah suci, ” ujarnya, Minggu (2/6).
Syafii menyebutkan, keempat jemaah haji yang meninggal itu tersebut berasal dari Provinsi Riau. Adapun berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) 2024, jamaah calon haji yang meninggal di Tanah Suci ini ialah lanjut usia (lansia) memiliki risiko tinggi kondisi kesehatan.
“Tiga jemaah dimakamkan di pemakaman Baqi Madinah dan satu orang lainnya di Syaraya Makkah,” tuturnya.
Adapun penyakit yang mengidap jemaah haji antaranya, syok kardiogenik, gangguan pernapasan, dan gangguan jantung.
Berdasarkan data Siskohat keempat jemaah haji meninggal ini adalah Sunarti Djoyo Kemis, 67, yang  tergabung di kloter BTH-7. Lalu Sibus Bin Kanenduasin, 70, kloter BTH-10, Zaini Idris Bin Shalihin, 75, tergabung dalam kloter BTH-7, dan Supriadi Achmad Suchemi, 81, tergabung pada dalam kloter 9.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya menekan jumlah jemaah meninggal di Tanah Suci pada saat menjalankan rangkaian ibadah haji. Pemerintah pun mewajibkan para calon haji melengkapi diri dengan surat keterangan sehat sebelum pelunasan biaya haji dilakukan.
Selain itu, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga sudah mempersiapkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Kemenkes RI menyebut bahwa tim kesehatan telah disebar di 16 sektor, yaitu 11 di Makkah dan 5 di Madinah. Tiap sektor memiliki tenaga kesehatan, termasuk dokter, perawat, dan tenaga promosi kesehatan. Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI, Liliek Marhaendro Susilo menjelaskan bahwa Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan di Arab Saudi menyediakan pos kesehatan di bandara, sektor, dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dan Madinah. Total tenaga kesehatan berjumlah 287 orang.
Untuk mempermudah akses layanan kesehatan, Puskes Haji Kemenkes mendirikan pos kesehatan satelit di tiap hotel di Makkah. Hotel-hotel besar yang digunakan Indonesia selama musim haji menyediakan fasilitas ini. Tiap klinik satelit dikelola oleh tim kesehatan yang terdiri dari 10 dokter dan 20 perawat. (*) 
Reporter : Rengga Yuliandra

Lagi Berbincang dengan Rekan, Seorang Penjahit Terjatuh lalu Meninggal

0
Petugas mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit. F. Identifikasi Polresta Tanjungpinang

batampos-Seorang penjahit yakni AH (52), tiba-tiba terjatuh dan meninggal saat asik berbincang dengan rekan di tempat usahanya, Senin (1/6) malam.

Saksi di lokasi mengatakan saat itu, korban tengah asik berbincang-bincang dengan rekannya. Namun tiba-tiba saja, korban terjatuh dan meninggal mendadak.

“Korban akrab dipanggil pakde sebagai penjahit baju. Lagi ngobrol sama temannya tiba-tiba sakit dan meninggal,” kata saksi.

Mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi melakukan pemeriksaan dan identifikasi.

BACA JUGA: Jelang Idul Fitri, Orderan Permak Gamis di Penjahit Paling Banyak

Kasi Dokkes Polresta Tanjungpinang, Iptu Jefri Aditya Saragih mengatakan, pihaknya menerima informasi tersebut sekitar pukul 18.30 WIB.

“Kami melakukan identifikasi, sudah meninggal sekitar 1 hingga 2 jam,” kata Jefri.

Berdasarkan keterangan saksi, ungkap Jefri , sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengeluh sakit kepala dan kejang-kejang.

“Dugaan sementara korban meninggal karena sakit dan sempat kejang-kejang,” ungkap Jefri.

Jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit guna untuk dilakukan visum. Selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Transaksi Selama FESyar Mencapai Rp2 Miliar

0
fesyar
Bazar FESyar se Sumatra di Harbour Bay, Batuampar, Sabtu (1/6). F. Yulitavia/Batam Pos

batampos – Ribuan masyarakat Batam tumpah ruah meramaikan kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) se Sumatera 2024. Para pengunjung terlihat memadati area bazar dan stan peserta Fesyar di halaman parkir Harbour Bay Batam, Sabtu (1/6) malam. Kehadiran Grup Band Wali semakin memeriahkan FESyar Sumatera 2024.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Suryono mengatakan, selama FESyar ini perputaran uang sangat luar biasa. Dari perhitungan sementara nilainya mencapai miliaran rupiah. ”Alhamdulillah transaksi yang terjadi cukup baik, mencapai Rp2 miliar. Terima kasih kepada yang telah meramaikan kegiatan FeSyar ini,” kata dia

Suryono mengatakan, sebelum diadakan FESyar ada berbagai kegiatan road to fesyar. Selama kegiatan road to fesyar tersebut, terjadi peningkatan penjualan. Lalu, selama FESyar juga terjadi peningkatan perputaran ekonomi yang luar biasa.

”Fesyar ini memberikan keberkahan ekonomi bagi Kepri dan Sumatra,” ujar Suryono.

Sementara itu, Ketua Bidang Kehumasan Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Ega Dwi Rizkiyanto mengatakan, penutupan menghadirkan hiburan bagi pengunjung yang datang, dan meramaikan pagelaran bazar FESyar sejak 26 Mei hingga 2 Juni 2024 ini.

“Penutupan malam ini, namun besok masih ada bazar. Jadi bagi yang belum sempat datang, masih ada kesempatan,” kata dia yang dijumpai di Stan BI Kepri.

Penampilan Band Wali akan menghibur para pengunjung yang datang ke bazar atau mengunjungi FESyar 2024 ini. Ia mengucapkan, terima kasih kepada masyarakat yang sudah datang dan mendukung FESyar 2024 di Harbourbay ini.

Ia mengatakan, suksesnya acara FESyar ini tidak lepas dari antusias masyarakat Kepri, Batam khususnya untuk meramaikan dan mendukung produk dari daerah yang ada di Sumatera. “Melalui event ini masyarakat bisa mengenal berbagai macam produk dari Sumatera. Produk yang sudah terkurasi dan memiliki standarisasi untuk mendukung program pemerintah halal produk,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, dia berharap ekonomi syariah makin meluas cakupannya. Masyarakat semakin mengetahui mengenai ekonomi syariah. “Salah satunya melalui program FESyar ini. Sekali lagi terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung kami dan FESyar 2024,” ucap Ega.

Selama FESyar se Sumatera 2024 terjadi perputaran ekonomi yang luar biasa. Meskipun belum bisa menyebutkan nilai transaksi yang terjadi selama Fesyar, Ega mengatakan antusias pengunjung sangat luar biasa.

“Alhamdulillah, antusiasnya sangat luar biasa. Event ini selalu ramai. Semoga bisa mendorong perputaran ekonomi di Kepri,” ujarnya.

Selama Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) se Sumatra di Batam dari 26 Mei hingga 2 Juni, ada berbagai kegiatan mulai dari tablig akbar yang menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, lalu kompetisi memasak Indonesia International Halal Chef Competition (IN2HCC), seminar ekonomi syariah, fashion show, pameran UMKM dan bazar serta kompetisi ekonomi syariat nasional se-Sumatra. (*)

 

Reporter: Yulitavia

WNA Asal Swiss Meninggal Usai Jatuh di Tebing Bukit Anak Dara Lombok

0
Korban WNA asal Swiss, Melanie, saat diangkut ke mobil ambulance setelah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan Mataram, dari bukit Anak Dara Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB. Sabtu (1/6/2024) malam hari. ANTARA/HO-Humas Polres Lombok Timur.

batampos – Tim SAR gabungan bersama anggota TNI-Polri berhasil mengevakuasi warga negara asing (WNA) bernama Melanie asal Swiss yang meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 1.463,26 meter atau kedalaman 30,75 meter, saat mendaki bukit Anak Dara Sembalun, Kawasan Kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Tim SAR berhasil mengevakuasi korban dari tempat terjatuh selama kurang lebih enam jam,” kata Kapolsek Sembalun AKP Wahyu Indrawan di Mataram, Minggu.

Setelah berhasil di evakuasi dari tempatnya jatuh, kata dia, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum.

“Saat evakuasi dilakukan Tim SAR sempat alami kendala karena curam tebing tempat korban terjatuh,” katanya.

Berdasarkan informasi warga, menurut dia, sebelum korban ditemukan sudah tak bernyawa oleh pengelola bukit Anak Dara Sembalun dan masyarakat, tidak ada pulang sejak pergi dari hotel tempat menginap, pada Jumat (31/5).

Korban yang datang ke Sembalun pada Kamis (30/5) dan menginap di salah satu penginapan di Kecamatan Sembalun. Korban melakukan chek out, pada Jumat (31/5) siang, hanya saja saat chek out, korban menitipkan barang kepada pemilik penginapan.

“Dengan alasan akan pergi mendaki bukit Anak Dara,” katanya.

Menurut dia, pemilik penginapan resah karena hingga Sabtu (1/6) pagi korban tidak balik untuk mengambil barangnya dan pemilik penginapan berinisiatif melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan pengelola bukit Anak Dara.

Warga setempat kemudian menyusuri jalur pendakian dan dari atas bukit melihat sosok tubuh manusia di dalam jurang tersebut. Untuk memastikan hal itu, dua orang warga turun ke dalam jurang itu dan ternyata benar merupakan sosok tubuh korban.

Setelah memastikan kalau tubuh yang dilihat dari atas bukit tersebut tubuh korban, pengelola langsung melapor kelada pihak kepolisian dan dilakukan evakuasi oleh tim SAR gabungan tersebut. (*)

Sumber: Antara

Golkar Tak Buka Penjaringan

0

batampos – Partai Golkar tidak membuka penjaringan untuk bakal calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilwako Batam dan Pilgub Kepri pada November mendatang. Ketua DPD Partai Golkar Kota Batam, Yunus Muda mengatakan, partainya tak seperti partai lain yang membuka penjaringan dari eksternal.

Partai Golkar akan mendukung kader internal untuk maju di Pilkada di Kepri. Ada empat nama yang diberikan mandat untuk ikut di Pilkada mendatang yakni Ansar Ahmad, Ketua DPD Golkar Kepri, Akhmad Ma’ruf, Taba Iskandar, dan Ketua DPD Partai Golkar, Yunus Muda.

Keempat nama ini berdasarkan surat DPP Partai Golkar bernomor: Sund-308 /GOLKAR/XI/2023. ”Tak ada buka penjaringan memang. Karena kami mendorong kader untuk maju. Suratnya kan sudah ada,” kata Yunus saat dijumpai di Kantor DPRD Kota Batam, Jumat (31/5) sore.

Meskipun tidak membuka penjaringan eksternal. Tapi Partai Golkar memberikan dukungan Amsakar Achmad maju sebagai Calon Wali Kota Batam. Ia mengatakan, hal itu sudah menjadi keputusan partai.

Amsakar Achmad, kata Yunus diberikan tempat spesial dan mendapatkan dukungan penuh. Saat ini, Partai Golkar masih menunggu jawaban dari Amsakar Achmad. ”Kami sudah bersikap. Tinggal tunggu langkah berikutnya dari beliau (Amsakar Achmad),” ujar Yunus.

Ia menjabarkan, DPP Partai Golkar tengah melakukan survei kepada setiap calon yang didukung, dan akan diusung di Pilgub dan Pilwakot Batam. Survei ini langsung dilakukan pusat, untuk melihat elektabilitas calon yang akan diusung.

”Masih berjalan surveinya. Nanti juga akan diumumkan dari pusat. Rekomendasi untuk mengusung bacalon (Bakal Calon) yang mana untuk Batam dan Kepri,” ujar Yunus.

Yunus menyebutkan, survei meliputi kader internal, dan eksternal. Beberapa nama yang muncul seperti Amsakar Achmad, Marlin Agustina, dan Jefridin Hamid. ”Semua akan disurvei tentunya. Karena hasil survei akan menentukan rekomendasi yang akan dikeluarkan oleh Partai Golkar terkait bacalon yang akan diusung,” ungkapnya.
Hingga kini, komunikasi-komunikasi politik terus dijalin oleh Partai Golkar. Yunus mengatakan, hal itu untuk menciptakan koalisi yang baik menuju Pilkada serentak.

”November sudah semakin dekat, tentu kami juga harus mempersiapkan diri dan terus menjalin komunikasi dengan partai mana saja. Partai Golkar siap menang di Pilkada Kepri ini,” tutur Yunus.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Batam, Mawardi mengatakan, tahapan pendaftaran bacalon dari partai politik akan dimulai Agustus mendatang. Saat ini, KPU masih melakukan pemutakhiran data pemilih yang akan digunakan di Pilkada serentak mendatang.

”Calon independen dipastikan tidak ada. Kalau sekarang ini kami fokus agar data pemilih ini valid, sebelum nantinya akan dilakukan coklit oleh pantarlih ke lapangan,” ujarnya.

Menghadapi Pilkada yang sudah semakin dekat, Mawardi mengungkapkan, tahapan Pilkada sudah berjalan, dan tidak ada kendala. ”Sementara ini KPU belum ada umumkan aturan soal calon yang akan maju dan berstatus ASN. Kalau dari ASN memperbolehkan, informasinya baru mundur ketika ditetapkan KPU. Kami belum mau fokus ke sana, karena ada tahapan juga yang harus kami kerjakan, sebelum ke sana,” ungkapnya.
(*)

 

Reporter: Yulitavia

Masyarakat Terhibur dengan Suguhan Perkebunan Agrowisata Marina

0
agrowisata marina 1
Kawasan perkebunan agrowisata Marina dipadati pengunjung.

batampos – Perkebunan Agrowisata Marina selalu ramai dengan pengunjung saat hari libur dan akhir pekan. Masyarakat beramai-ramai ke sana karena, wisata perkebunan ini cukup tenang dan nyaman untuk bersantai bersama keluarga dan kerabat.

Pemandangan perkebunan jambu, sawah percontohan hingga kolam pemancingan cukup memikat hati siapa yang menyukai spot wisata alam. Sepanjang liburan akhir pekan kemarin misalkan, ratusan pengunjung keluar masuk ke kawasan perkebunan agrowisata ini. Ada yang menikmati pemandangan sawah dan perkebunan, ada juga yang bersantai bersama keluarga sambil mancing. Lokasi wisata perkebunan ini juga menyediakan berbagai menu makanan khas nusantara dengan harga yang bersahabat.

Agus, pengelolah perkebunan jambu di Marina menuturkan, semenjak pandemi COVID 19 meredam, peminat wisata kawasan perkebunan agrowisata Marina ini cukup baik. Setiap akhir pekan dan hari libur selalu membludak dengan pengunjung. Ada yang datang dalam rombongan keluarga, pasangan dan juga berkelompok.
“Rombongan pelajar juga ramai karena di sini umumnya untuk konsep wisata edukasi juga. Anak-anak bisa belajar mengenal tanaman, sawah, ikan dan lain sebagainya, ” ujarnya.

Perwakilan pengelolah kawasan perkebunan Agrowisata Ray juga menyampaikan hal yang sama. Hingga saat ini peminat kawasan perkebunan agrowisata ini masih sangat tinggi, sehingga mereka terus berbenah untuk terus menggaet minat wisatawan.
“(Wisatawan) yang dari luar juga mulai banyak karena ini konsepnya alami, seperti di kampung. Yang rindu suasana kampung halaman bisa terobati di sini,” kata Ray.

Ahmadi, salah pengunjung yang dijumpai di lokasi perkebunan agrowisata, Minggu (2/6) cukup puas dengan suguhan pemandangan kawasan perkebunan agrowisata ini. Kerinduan akan kampung halamannya sedikit terobati dengan mendatangi kawasan perkebunan agrowisata ini bersama anak-anaknya.

“Tadi sempat keliling semua kawasan perkebunan di sini. Mulai dari kebun jambu, sawah percontohan itu sampai di kolam pemancingan. Adem suasananya, kayak di kampung saya, ” katanya.

Batam Pos yang bertandang ke kawasan perkebunan agrowisata ini juga menyaksikan ramainya pengunjung tersebut. Hilir mudik kendaraan pengunjung cukup padat di dalam kawasan perkebunan ini. Ada yang menggunakan kendaraan pribadi, ada juga yang menggunakan bus.

Namun ada pemandangan yang memilukan terlihat di sepanjang akses jalan masuk kawasan perkebunan ini. Spanduk bertuliskan penolakan penggusuran berjejer di sepanjang jalan masuk. Kawasan perkebunan agrowisata ini ternyata sedang bermasalah. Pengembangan perumahan akan merebut lahan perkebunan yang sudah menjadi spot wisata baru di kota Batam ini.

Badan Pengusahaan (BP) Batam disebutkan telah mengalokasikan lahan perkebunan agrowisata ini ke perusahaan pengembangan perumahan sehingga kawasan wisata ini terancam hilang. Masyarakat atau pengelolah kawasan wisata ini menolak rencana penggusuran tersebut. Mereka berharap agar kawasan ini tidak dihilangkan.

“Kami yang mengelola kawasan perkebunan dan pemukiman ini bukan menempati lahan ini secara liar. Kami ini ditempatkan BP Batam tahun 2001 lalu saat kami digusur dari Duriangkang. Kami sudah kelola ini dengan baik dan sudah mulai dilirik wisatawan malah may digusur. Tolong ini dipertimbangkan lagi, ” ujar Ray, perwakilan masyarakat perkebunan Kaveling Pertanian Seitemiang yang mengelola kawasan perkebunan Agrowisata tersebut. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Gudang Ikan Impor Ilegal Digerebek

0
segel ikan
Kepala PSDKP Batam, Turman Hardianto menyegel gudang milik PT SLA, Jumat (31/5).
F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam menggerebek dan menyegel gudang ikan impor asal Malaysia di Kabil, Nongsa, Batam, Jumat (31/5).

Gudang milik PT Sumber Laut Alam (SLA) tersebut menyimpan 260 karton ikan tongkol dan 150 karton ikan selar. Total seluruhnya ada sebanyak 4 ton ikan.

Kepala PSDKP Batam, Turman Hardianto, mengatakan, impor ikan itu terindikasi ilegal.

”Jika ikan ilegal ini tersebar luas di pasaran, harga ikan akan hancur dan nelayan kita yang akan merasakan dampaknya,” kata Turman, Jumat (31/5).

Turman mengatakan, ikan tersebut didatangkan langsung dari Malaysia. Saat dilakukan pengecekan dokumen, tidak ditemukan beberapa berkas yang sesuai prosedur berlaku di Indonesia. Atas temuan tersebut, kata Turman, dilakukan penyegelan terhadap gudang tersebut.

”Setelah penyegelan ini, kita akan panggil pemilik perusahaan untuk meminta menunjukan kelengkapan izin usaha dan izin lainnya yang dimiliki oleh pihak perusahaan,” ujar Turman.
Ia berharap, pemilik gudang bisa kooperatif dalam pemeriksaan. PSDKP akan melakukan penyelidikan mendalam atas temuan ini.

Dari pemeriksan sementara ikan tersebut sudah diimpor dari 3 bulan lalu. Ikan tersebut masuk ke Indonesia melalui PT SLA. Turman mengatakan, akan menelusuri jalur masuknya ikan impor tersebut.

”Untuk harga jual berkisar Rp20 ribu per kilogramnya,” ucap Turman.

Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono, mengatakan, penyegelan di PT SLA itu adalah tindak lanjut dari pengaduan masyarakat.

“Upaya nyata PSDKP sahabat nelayan untuk terus mengawasi iklim usaha, lantaran masih maraknya ikan impor di pasar-pasar wilayah Batam. Apabila ikan impor semakin marak di pasar, sudah tentu harga-harga ikan dari nelayan Indonesia akan anjlok. Penyegelan ini merupakan upaya menghentikan dan mencegah agar ikan ilegal tersebut tidak beredar di masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, penyegelan gudang tersebut juga upaya melindungi masyarakat dari komoditas perikanan yang masuk tidak sesuai ketentuan. “Ini merupakan pengawasan jajaran pangkalan PSDKP Batam,” kata Pung.

Sementara itu, Kepala Gudang PT Sumber Lautan Alam, Gunawan, mengatakan, 4 ton ikan beku itu masuk melalui Pelabuhan Batuampar dari Malaysia. ”Kami memasarkan ikan ini dengan harga Rp20 ribu per kilogram ke pasar-pasar di Kota Batam. Tapi ini belum disebar,” ujar Gunawan.

PT SLA, kata Gunawan, biasanya mendapatkan pasokan ikan dari hasil tangkapan nelayan lokal seperti Natuna atau daerah lainnya. (*)

 

Reporter: Aziz Maulana