Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri bersama Wakapolda Kepri,Dirnarkoba Polda Kepri saat konfrensi pers di Mapolda Kepri, Selasa (2/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Ditresnarkoba Polda Kepri telah mengungkap jaringan narkotika Internasional yakni jenis sabu yang dibungkus dalam 20 kemasan dengan total berat 20 kilogram di Pulau Kasu yang rencana bakal dikirim ke kota Palembang oleh tersangka HR.
Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah mengatakan narkotika sabu tersebut didatangkan dari Malaysia memasuki wilayah perairan Indonesia kemudian termonitor oleh Ditresnarkoba Polda Kepri.
“Pengungkapan bermula, didapatkan seorang warga HR membawa kapal kayu kemudian terdapat 20 bungkus yang diduga adalah sabu dalam bentuk bungkusan sebanyak 20 bungkus dengan berat masing-masing satu kilogram,” ujar Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Selasa (2/4).
Dari hasil pemeriksaan tersangka ialah residivis dan telah berulang kali tertangkap dan ini seperti mata pencahariannya. “Maka sanksi hukuman bakal diterapkan dengan berkoordinasi dengan Kejaksaan karena ini adalah sudah berulang kali melakukan aksi tersebut,” ujarnya.
Yan menyebut pihaknya masih mendalami peran yang dilakukan oleh tersangka memasukkan narkotika dari daerah perbatasan wilayah Indonesia. Termasuk pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini masih dalam pengejaran kepolisian.
“Tersangka terancam hukuman hukuman mati dan seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan paling singkat 6 tahun,” sebutnya.
Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Dony Alexander, mengatakan, pengungkapan ini bermula saat pihaknya mendapatkan informasi adanya pengiriman narkotika di wilayah tersebut.
“Kami melakukan penyelidikan selama 6 hari dan pada 21 Maret lalu, kami mendapatkan beberapa kapal namun ada satu kapal yang dicurigai dengan menyimpan dan memindahkan barang dari kapal kecil dan pengintaian dan lansung menangkap tersangka.” terangnya.
Usai menahan satu orang tersangka, HR, dan satu lagi masih dalam pengejaran. Dari kapal tersangka didapati 20 bungkus kemasan teh cina berisikan sabu masing-masing satu kilogram. Nilai ekonomis sabu ini senilai kurang lebih hampir Rp 20 miliar.
“Dari pemeriksaan sabu tersebut didapat dari Malaysia dan dibawa ke Palembang, kota Batam hanya di jadikan transit saja.” ujarnya.
Proses pengungkapan ini tidak akan berhenti disini saja, pihaknya bakal mengungkap jaringan narkotika lainnya yang berada di wilayah Kepri. (*)
Ketua PWI Bintan, Harjo Waluyo dan Pemilik New Nusantara Coffeeshop & Seafood menyerahkan santunan ke anak yatim sebelum acara berbuka bersama di New Nusantara Coffeeshop & Seafood, Tanjunguban, Bintan pada Senin (1/4/2024). F.PWI Bintan untuk Batam Pos.
batampos– New Nusantara Coffeeshop & Seafood bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan menyantuni puluhan anak yatim.
Kegiatan disejalankan buka puasa bersama di New Nusantara Coffeeshop & Seafood di Tanjunguban pada Senin (1/4/2024).
Ketua PWI Kabupaten Bintan, Harjo Waluyo menyampaikan, kegiatan ini merupakan kolaborasi pemilik New Nusantara Coffeeshop & Seafood dan PWI Kabupaten Bintan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim.
“Kita mengucapkan terima kasih ke pemilik New Nusantara dan Direktur RSUD Bintan yang sudah menyisihkan rezekinya untuk disalurkan ke anak yatim,” katanya.
Dalam kegiatan ini, dia mengatakan, pihaknya mengakomodir anak yatim piatu yang ada di Tanjunguban dan Seri Kuala Lobam.
“Anak-anak yatim ini kita datangkan dari lingkungan masyarakat,” katanya.
Dia menyebut, dari 44 anak yatim yang diundang, yang datang sekira 42 orang yang hadir. “2 lagi tidak bisa datang,” katanya.
Rumah kayu milik Muhammad Khaidir yang ludes terbakar. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos
batampos – Kebakaran melanda sebuah rumah di Pelantar 7, RT 004 RW 003 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, Selasa (2/4). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun begitu, satu unit rumah yang tengah ditinggal pergi bekerja pemiliknya ludes terbakar.
Salmi, 40, salah seorang warga mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Saat itu dirinya sedang berada di dalam rumah melihat kobaran api yang berasal dari dalam pintu rumah kayu milik Muhammad Khaidir.
“Kejadiannya sangat cepat karena faktor angin, jadi sangat api cepat berkobar hanguskan rumah,” ujarnya, Selasa (2/4).
Ia mengakui sempat mendengar ledakan dari rumah tersebut. Lalu ia mendengar teriakan kebakaran dari warga lainnya. “Saya lihat rumah itu sudah habis terbakar,” tambah Salmi.
Kapolsek Belakang Padang Iptu Ade Putra membenarkan kebakaran di Tanjung Sari Belakang Padang itu. Menurutnya, sekira pukul 13. 20 WIB Tim Aparat Gabungan beserta masyarakat tiba dilokasi dan langsung melakukan pemadaman api dengan menggunakan bantuan air laut. Beruntung api tak menyebar ke rumah lain sehingga hanya satu rumah terbakar.
“Pukul 14.20 WIB api sudah dapat dipadamkan dan untuk kerugian material belum dapat ditaksir, ” ujar Kapolsek. (*)
Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin (kemeja merah)
batampos – Komite II DPD RI mengundang Menteri Pertanian, Wakil Menteri Perdagangan, Badan Pangan Nasional hingga Direktur Utama Perum Bulog untuk mendorong stabilitas harga pangan jelang hari raya Idulfitri 1445 H.
“Kenaikan harga bahan pokok ini dapat memberikan dampak negatif jika tidak tertangani dengan baik, bahkan dapat meningkatkan angka kemiskinan menjelang hari raya Idul Fitri,” ujar Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin bersama Ketua Komite II DPD RI Yorris Raweyai, Wakil Ketua Komite II DPD RI Abdullah Puteh dan Aji Mirni Mawarni saat membuka rapat kerja membahas ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan hari raya Idulfitri 1445H, di Gedung GBHN Komplek Parlemen MPR/DPR/DPD RI, Senayan Jakarta, Selasa (2/2/2024).
Komite II DPD RI melihat sejumlah komoditas pangan strategis sudah mengalami kenaikan, bahkan sudah mulai dari beberapa waktu lalu. Data panel harga Badan Pangan Nasional menunjukkan harga beras per 1 Maret 2024 melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Kenaikan harga tersebut disebabkan penurunan produksi beras akibat perubahan iklim yang ekstrim, diperparah dengan kenaikan harga pupuk. Kemudian untuk sejumlah komoditas seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan minyak goreng curah terpantau mengalami kenaikan yang signifikan dalam 1 (satu) bulan terakhir.
Bustami menjelaskan, kenaikan harga ini perlu dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi konsumen maupun dari sisi produsen. Dari sisi konsumen, kenaikan harga sejumlah komoditas menyebabkan kenaikan inflasi dan penurunan daya beli masyarakat. Sedangkan dari sisi produsen, kenaikan harga ayam tidak serta merta memberikan manfaat untuk peternak.
“Oleh sebab itu, kami Komite II DPD RI perlu melakukan pembahasan yang komprehensif untuk mengevaluasi perkembangan harga pangan dengan stakeholder terkait,” lanjut Bustami.
Pada rapat kerja tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan beberapa masalah yang menyebabkan produksi pangan turun di antaranya akibat volume produksi pupuk yang berkurang drastis dari periode tahun sebelumnya, dan juga adanya iklim ekstrim. Ia menjelaskan bahwa secara nasional, ketersediaan 12 pangan pokok periode Januari sampai Desember 2024 mencukupi, selain itu beberapa komoditas pangan yang berpotensi impor pada tahun 2024 adalah beras, jagung, kedelai, bawang putih, daging sapi/kerbau dan gula pasir.
“Kami bergerak cepat melalui rapat terbatas, mencari solusi terbaik, di antaranya alokasi pupuk, optimalisasi lahan, dengan percepatan mekanisasi alat pertanian modern untuk mempercepat proses petanian, hal ini sudah dianggarkan,” tutur Andi Amran.
Menteri Andi Amran menambahkan, saat ini pemerintah mengambil langkah untuk memaksimalkan lahan pertanian yang ada di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi untuk menggenjot produksi pangan.
“Rencananya sudah dihitung ada sekitar 1 juta hektar di dalam dan luar Jawa disiapkan untuk menggenjot dan maksimalisasi produksi bahan pangan,” tambahnya.
Senada dengan itu, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Jerry Sambuaga menambahkan beberapa langkah kementerian perdagangan dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok jelang IdulfItri 1445H. Inflasi pangan relatif terkendali pada awal 2024 namun perlu diantisipasi kecenderungan secara historis inflasi yang meningkat pada periode Idul Fitri. Peningkatan harga tersebut didorong cuti bersama dan libur sekolah, kecenderungan konsumsi yang meningkat, dan daya beli yang menguat.
“Inflasi pangan terkendali namun perlu diantisipasi akan meningkat pada periode ramadan karena konsumsi akan meningkat,” ujar Jerry.
Jerry menambahkan, perlu adanya penguatan koordinasi pemda bersama Perum Bulog, dengan mempertahankan HET bahan pangan di pasar untuk menjaga stabilitas harga pangan. Pada rapat koordinasi lintas K/L terkait sebelumnya pemerintah akan intensif melakukan pemantauan dan pengawasan.
“Pemerintah juga akan mengintervensi pasar secara masif untuk memastikan ketersediaan stok dan pasokan, kemudian memastikan kelancaran distribusi dan komunikasi positif antar K/L terkait,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menyampaikan proyeksi neraca pangan nasional periode Januari-April 2024 dalam kondisi aman. Aksi yang dilakukan Bapanas dengan penyaluran beras SPHP dan komersial, gerakan pangan murah, fasilitasi distribusi pangan, penyaluran jagung SPHP, Bantuan Pangan dan Koordinasi stabilisasi pangan selama HKBN bersamadengan K/L terkait.
“Dari data dan proyeksi kami berkaitan dengan cadangan pemerintah meskipun ada penurunan tapi masih dalam kondisi aman,” ucap Sarwo Edhi.
Di saat yang sama, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Khrisnamukti menguraikan kondisi harga beras di pasaran umum sampai dengan Maret 2024. Saat ini Bulog mempunyai stok 1,1 juta ton tersebar di seluruh Indonesia dalam menjaga stabilitas harga beras dan akan diperkuat dengan pembelian beras dalam negeri.
“Kami segera meluncurkan program mitra tani memberikan dukungan program kementan mulai dari bibit, pupuk, pestisida dan alat pertanian untuk menggenjot produksi,” kata Bayu.
Pada rapat itu, Wakil Ketua Komite II Abdullah Puteh menyoroti banyaknya lahan pertanian yang sangat besar di luar Jawa, tetapi menjadi mangkrak karena tidak didukung oleh teknologi pertanian dan terutama saluran dan pengadaan irigasi dalam mendukung produksi pertanian.
“Harus dipikirkan dari hulu hingga ke hilir terkait produksi pertanian berkelanjutan dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan, jangan sampai terulang masalah itu-itu saja,” pungkas Abdullah Puteh. (*)
Penimbunan hutan Bakau di Tiban Mentaro, yang tak jauh dari pemukiman Cipta Land. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Aktifitas pembangunan yang mengorbankan kawasan hutan mangrove semakin marak terjadi di kota Batam. Kawasan hutan mangrove diratakan untuk pembangunan proyek properti. Sagulung, Seibeduk dan sebagian wilayah pesisir pantai di Tiban Mentarau, Kecamatan Sekupang saat ini padat dengan proyek pembangunan properti yang memakan lokasi hutan mangrove.
Salah satu yang disoroti adalah peninbunan hutan Bakau di Tiban Mentaro, yang tak jauh dari pemukiman Cipta Land. Kawasan hutan bakau di dekat pemukiman warga ini sudah hampir habis dibabat demi proyek perumahan. Ini disayangkan masyarakat pemerhati lingkungan sebab kawasan hutan bakau terancam punah di kota Batam. Ekosistem dan lingkungan hutan bakau jadi rusak.
“Pengerusakan hutan bakau ini bukan saja pada kehilangan hutan bakaunya tapi ekosistem di dalamnya juga hilang. Ancaman abrasi juga sangat tinggi. Ini yang perlu diperhatikan pemerintah agar kegiatan yang menghilangkan hutan bakau ini harus diperhatikan betul, ” ujar Dendi, warga Tiban Mentarau.
Reklamasi hutan bakau di lokasi yang disoroti ini sepertinya masih akan terus berlanjut. Batam Pos yang menyambangi lokasi proyek melihat masih ada sisa-sisa hutan bakau yang masih harus ditimbun. Saat ini memang tidak ada pengerjaan di lapangan, namun warga sekitar akui bahwa penimbunan hutan bakau tersebut masih akan dilanjutkan.
“Karena disoroti makanya berhenti sementara. Nanti akan beroperasi lagi itu. Mau ditimbun semua hutan bakau di pinggir sungai ini, ” kata Agus, warga lainnya.
Sebelumnya Kepala Pangkalan PSDKP Batam Turman Hardianto. Dia menjelaskan, bahwa imbas dari pengerusakan hutan mangrove ini tidak saja pada kehilangan kawasan hutan mangrove saja tapi juga pada ekosistem dan ancaman abrasi. Untuk itu perlu ada penyetaraan aturan tentang hutan mangrove ini antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Satu sisi KKP dalam undang-undang kelautan dan perikanan nomor 1 tahun 2014 mengatur tidak boleh ada pemanfaatan hutan mangrove yang mengakibatkan kerusakan ekosistem dan lingkungan sekitar, di sisi lain ada undang-undang kehutanan yang menyebut kawasan mangrove bukan kategori ekosistem sebagai pohon tegakan bisa dimanfaatkan dengan mengurus perizinan terkait.
“Nah disinilah masalahnya. Ada dualisme aturan yang membuat dilema. Satu pihak kita melarang, satu lagi membolehkan dengan perizinan yang sesuai. Perlu ada penyelarasan aturan ini. Ini yang lagi digodok semoga ada kesepakatan yang bisa menjaga kelestarian hutan mangrove ini,” ujar Turman.
Maraknya pembabatan mangrove yang terjadi saat ini disebutkan Turman karena ada perizinan pemanfaatan mangrove di kawasan rezim darat. Untuk KKP yang dengan tegas melarang pengerusakan mangrove ini hanya di dalam garis bibir pantai yang sudah diatur dalam aturan.
Namun demikian kerusakan ekosistem akibat pemanfaatan mangrove di wilayah darat ini juga sampai ke wilayah garis pantai. Ini yang akan kembali dikaji oleh KKP dengan lintas kementerian terkait agar ada penyelarasan aturan pemanfaatan bakau yang masuk kategori pohon tegakan atau masuk kawasan hutan produksi. (*)
Kuasa hukum pelapor, Natalis Zega, bersama keluarga korban dugaan malapraktik RS Graha Hermine. F. Azis maulana/Batam Pos
batampos – Kuasa hukum pelapor korban malpraktik di Rumah Sakit Graha Hermine mengambil langkah hukum untuk melaporkan ke Kompolnas dan Kadiv Propam Mabes Polri kemudian tetap menggugat perkara ini secara perdata.
“Perkara ini dihentikan karena menurut keterangan ahli sudah sesuai standar operasional, disini saya rasa ini sangat prematur untuk melakukan SP3 pemberhentian penyelidikan,” ujar Kuasa Hukum Korban, Natalis Zega, Selasa (2/4).
Pihaknya juga sudah mengambil langkah hukum dengan melaporkan ke Kompolnas, Kadiv Propam Mabes Polri dan Karopaminal perihal proses penyidikan perkara ini termasuk gugatan secara perdata.
“Terkait gugatan perdata, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa tim dari Jakarta untuk dihadirkan,” ujarnya.
kondisi terkini pelapor hanya terbaring tempat tidur, setelah operasi yang dijalaninya paska kecelakaan yang dialaminya pada akhir 2023 lalu.
Paska operasi tersebut, korban yang awalnya hanya mengalami cidera di bagian pinggang dan lebam di bagian lutut sebelah kiri. Justru menjalani tindak operasi tanpa sepengetahuan pihak keluarga.
“Sekarang setelah operasi, bukan membaik. Bahkan tulang pinggang klien saya dan kaki sebelah kirinya tidak normal lagi. Bergeser posisinya setelah tindakan operasi yang dilakukan rumah sakit juga tanpa ada pemberitahuan apapun ke keluarga,”terangnya,
Dari pihak keluarga korban, Hisar Rauli, mengharapkan keadilan bagi saudaranya Hetty Elvi Situngkir agar bisa pulih dan menjalani perawatan lalu tanggung jawab dari pihak Rumah Sakit Graha Hermine.
“Yang kami inginkan keadilan dan rasa tanggung jawab dari pihak rumah sakit ,” ungkapnya.
Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Putu Yudha Prawira melalui Kasubdit IV Tipiter, Kompol Zamrul Aini membenarkan jika kasus tersebut dihentikan.
“Dasar henti lidik ialah dari pemeriksaan yang kami lakukan terhadap ahli bahwa tidak ditemukan adanya unsur pidana , dalam arti bahwa yang dilakukan oleh pihak Rumahsakit sudah sesuai prosedur,” ujarnya.
Dari ahli kedokteran menjelaskan semua sudah seusai dengan prosedur sehingga tidak ditemukan unsur pidana.
“Ahli yang dhadirkan yakni dari ikatan dokter Indonesia (IDI), perhimpunan ahli dokter orthopedi Indonesia,” tutupnya. (*)
Di hari jadi ke 58 BRK Syariah cabang Tanjung Balai Karimun gelar syukuran dengan anak yatim piatu dan buka bersama. f,TRI
batampos– Momentum hari jadi yang ke 58 tahun, PT Bank Riau Kepri Syariah cabang Tanjung Balai Karimun, Senin (1/4) menggelar berbagai kegiatan sosial dengan tema ” Berkah Untuk Semua “.
Branch Manager PT BRK Syariah Cabang Tanjung Balai Karimun Wiwin Syahputra mengatakan, adapun kegiatan di hari jadi Bank Riau Kepri Syariah di cabang Tanjung Balai Karimun pada Senin sore yaitu pembagian takjil, berbuka bersama nasabah dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.
” Alhamdulillah, sudah 58 tahun Bank Riau Kepri Syariah berdiri. Semoga, kedepannya BRK Syariah cabang Tanjung Balai Karimun bisa berbuat lebih baik lagi,” terangnya, Selasa (2/4).
Dalam kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan terimakasih kepada para nasabah, terutama Pemerintah kabupaten Karimun yang memiliki saham di BRK Syariah masih tetap setia menggunakan jasa perbankan di BRK Syariah.
” Selama berdiri BRK Syariah, kita telah memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Seperti, bantuan ke masjid, bedah rumah, pendidikan dan sebagainya,” tuturnya.
Dengan demikian lanjut Wiwin lagi, selain menjalankan bisnis perbankan yang berbasis syariah. Pihaknya tetap mensyiarkan agama islam supaya BRK Syariah mendapatkan berkah nantinya. Selain itu, juga memberikan edukasi kepada nasabah untuk beralih bertransaksi non tunai dengan menggunakan QRIS BRK Syariah.
” Selain mitra kita dari Pemkab Karimun juga ada mitra kita dari pelaku usaha swasta yang masih setia bersama BRK Syariah dalam menjalankan transaksi perbankannya. Dan, BRK Syariah sangat mendukung pertumbuhan ekonomi di kabupaten Karimun,” ungkapnya.
Pantauan dilapangan, para karyawan BRK Syariah Senin (1/4) sore didepan kantor cabang melakukan pembagian takjir kepada masyarakat yang melintasi kantor. Dilanjutkan dengan tausiah dan berbuka bersama yang ditutup dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.(*)
Ilustrasi. Pengunjung menikmati aneka jajanan yang dijual para pelaku UMKM di Kawasan Wisata Golden City, Bengkong, beberapa waktu lalu. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos
batampos – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskum) Kota Batam menyediakan bantuan permodalan hingga Rp10 miliar bagi pelaku usaha di Batam.
Kepala Diskum Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan penyaluran bantuan permodalan sudah mulai berjalan. Bantuan permodalan ini merupakan upaya pemerintah dalam mengembangkan iklim usaha kecil menengah, untuk terus bergerak dan maju.
Pemko Batam melalui UPT Dana Bergulir memberikan bunga flat sebesar 4 persen. Bantuan diberikan dalam jangka waktu yang lebih lama yakni 5 tahun atau 60 bulan.
Ia mengatakan pertumbuhan sektor UMKM dilaporkan naik lebih dari 20 persen. Jumlah pelaku usaha dan jenis usaha juga bertambah.
Iklim usaha di Batam didorong terus untuk bertumbuh. Bantuan permodalan tidak saja dari pemerintah, melainkan juga dari perbankan.
“Kami berharap penyerapan bantuan permodalan yang disiapkan Rp10 miliar bisa termanfaatkan semua,” ungkapnya, Selasa (2/4).
Hendri menjelaskan tahun ini ada beberapa regulasi yang berbeda termasuk nilai pinjaman yang ditingkatkan.
Besaran dana pinjaman yang diberikan kepada pemohon adalah koperasi maksimal Rp. 300 juta. Usaha Mikro maksimal Rp. 150 juta. Jangka waktu pinjaman dana bergulir maksimal selama 5 (lima) tahun atau 60 (enam puluh) bulan.
“Bunga atau jasa pinjaman 4 persen flat pertahun,” kata dia.
Ia menambahkan, antusias untuk mengajukan pinjaman cukup baik. Hingga saa ini nilai dana bergulir yang sudah disalurkan sudah hampir Rp2 miliar.
Bantuan permodalan ini diharapkan bisa meningkatkan iklim usaha di Batam. Ia menyadari sektor UMKM ini merupakan salah satu penopang ekonomi di Batam.
Pertumbuhan ekonomi juga didukung oleh pertumbuhan sektor UMKM. Kemudahan perizinan, hingga kemudahan mendapatan bantuan permodalan membuat pertumbuhan sektor UMKM terus ke arah yang positif.
“Kami minta kepada pelaku UMKM untuk memanfaatkan dana bergulir ini. Dana bergulir masih tersedia. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha,” beber Hendri.
Lanjutnya, pemerintah juga memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mendapatkan permodalan. Syarat utama adah adanya jaminan berupa bangunan.
“Adanya jaminan itu bisa menekan gagal bayar. Sehingga mencegah terjadinya kredit macet,” imbuhnya.
Dalam penagihan, pihaknya juga mendapat bantuan dari Kejaksaaan Negeri Batam. Mereka membantu dalam mendapatkan pengembalian pinjaman permodalan.
“Kalau ada kreditur atau nasabah yang nakal, biasanya kami minta bantuan kepada kejaksaan. Tujuannya agar pinjaman tadi berjalan sesuai dengan yang sudah disepakati,” tutup mantan Kepala Dinas Pendidikan Batam ini. (*)
batampos – Mengunyah permen karet ternyata bisa dijadikan pertolongan pertama saat asam lambung naik.
Hanya saja, rasa permen karet harus dipilih supaya tidak memperburuk kenaikan asam lambung. Permen karet rasa mint atau asam sebaiknya dihindari.
Selain itu kebiasaan makan makanan pedas, stres hingga kurang istirahat akan memicu naiknya asam lambung.
Penyakit gerd atau asam lambung akan membuat tubuh tidak nyaman dan merasakan sakit. Bahkan beberapa kasus menyebabkan pingsan.
Jika terjadi kondisi asam lambung mendadak naik, beberapa tindakan bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama seperti dilansir laman Halo Doc, diantaranya:
1. Beristirahat
Langkah yang perlu diambil ketika Anda merasa asam lambung mulai naik, itu berarti sudah waktunya untuk beristirahat.
Tidak hanya beristirahat dari aktivitas fisik, Anda juga perlu mengistirahatkan pikiran. Sebab kemungkinan asam lambung naik karena stres yang berlebihan. Sehingga pikiran perlu rileks sejenak hingga kondisi tubuh anda sedikit menjadi lebih baik.
2. Menjaga Pola Makan
Meskipun bagi orang yang memiliki asam lambung cenderung susah makan, namun tidak boleh sampai melewatkan jam-jam makan.
Hal itu bertujuan agar perut Anda tidak kosong agar bisa mencegah memperparah kondisi penyakit asam lambung. Sebab, mau bagaimanapun salah satu penyebab asam lambung karena kondisi perut kosong, sehingga solusinya adalah dengan mengisi perut yang
kosong.
3. Minum Air Hangat
Minum air hangat rupanya dapat meringankan sakit akibat asam lambung. Minum secukupnya secara perlahan sampai kondisi perut menjadi sedikit lebih baik dan mereda sakitnya
Jika sudah melakukan pertolongan pertama tapi kondisi asam lambung Anda tidak membaik sebaiknya tetap hubungi dokter.
Tetap menjaga pola makan, rutin berolahraga akan membuat tubuhnya sehat. (*)
Ilustrasi. Jemaah Calon Haji embarkasi Batam meninggalkan asrama Haji Batam menuju Bandara Hang Nadim Batam. Kemenag memperpanjang waktu pelunasan biaya perjalanan haji tahap kedua bagi calon jemaah haji asal Batam. Pelunasan diperpanjang waktu pembayarannya hingga 5 April 2024 ini. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) memperpanjang waktu pelunasan biaya perjalanan haji tahap kedua bagi calon jemaah haji asal Batam. Pelunasan yang seharusnya paling lambat dilakukan pada 26 Maret, namun diperpanjang waktu pembayarannya hingga 5 April 2024 ini.
“Ya, pembayaran tahap kedua sudah dibuka mulai 13 Maret sampai 26 Maret 2024. Kendati demikian, Kementerian Agama memutuskan memperpanjang hingga 5 April,” ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Batam, Syahbudi.
Syahbudi menambahkan, pelunasan tahap II diperuntukkan bagi jamaah reguler yang masuk dalam empat kategori, yaitu jamaah yang belum melakukan pelunasan biaya haji di tahap I karena mengalami gagal sistem, pendamping jamaah calon haji lanjut usia. Kemudian, jamaah calon haji penggabungan suami/istri dan anak kandung/orang tua yang terpisah, dan terakhir pendamping jamaah calon haji penyandang ddisabilita
Menurutnya, daftar jamaah haji reguler berhak lunas tahap II 1445H dapat diakses melalui website www.haji.kemenag.go.id. “Sebagaimana tahap I, jamaah calon haji reguler yang akan melunasi biaya haji pada tahap kedua juga harus memenuhi syarat istitha’ah atau kemampuan kesehatan, ” tuturnya.
Ia mengatakan, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 1005 tahun 2023 tentang Kuota Haji Indonesia tahun 1445/2024, menyebutkan kuota haji di Kepri sebanyak 1.291 jemaah. Rinciannya, 1.212 calon jemaah reguler, 65 jemaah lansia, dua orang jemaah kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah serta sebanyak 12 orang jemaah pemandu haji daerah.
“Karena kuota kita (Kepri) 1.291 jemaah, maka berdasarkan urut pendaftaran di Batam yang berhak melunasi untuk tahun ini 673 orang. Jadi bukan kuota ya, dikarenakan Batam ini kan orangnya cepat mendaftar haji dan sesuai dengan urut porsi kuota di Kepri, maka didapat angka 673 ini, ” terang Syahbudi.
Sementara itu diketahui dari 673 jemaah ini sebanyak 31 orang diantaranya itu adalah jemaah lansia. Adapun jemaah lansia tertua di Batam yang berangkat haji tahun ini berusia 93 tahun. “Dari 65 kuota lansia di Kepri, 31 jemaah asal Batam,” ujarnya. (*)