Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3768

Megawati Gelar Open House, Tak Ada Jokowi

0
Badan Bantuan Hukum dan Advokasi (BBHA) PDIP Erna Ratnaningsih dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (25/3).  (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) beberapa waktu terakhir tampak memanas. Bahkan pada momen Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah pun tampaknya Jokowi tidak akan bertemu dengan Megawati Soekarnoputri.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto secara tidak langsung mengindikasikan tidak ada jadwal kunjungan Jokowi ke rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. “Ya ini kan bisa dilihat di sana, itu kan tidak ada open house,” kata Hasto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Sebagaimana diketahui, Megawati menggelar open house terbatas di kediamannya. Sedangkan Jokowi juga menggelar open house di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Hasto mengatakan, open house di rumah Megawati hanya untuk kerabat terdekat. Sehingga diperkirakan Jokowi tidak akan hadir

“Jadi, dihadiri oleh sahabat-sahabat Ibu yang datang, yang juga menunjukkan suatu komitmen bagi Indonesia, bukan bagi keluarga,” jelasnya.

Sementara, Ketua Umum DPP PDIP Ahmad Basarah menambahkan, Megawati juga tidak akan hadir di open house Istana Kepresidenan. Sebab, Megawati lebaran bersama keluarga di rumah.

“Yang saya tahu, tradisi ibu Mega di dalam setiap Idul Fitri biasanya beliau menyelenggarakan halal bihalal atau berlebaran hari pertama itu, terutama dengan keluarga besar beliau. Dengan putra-putri, cucu, kakak-adik,  dan keluarga besar Bung Karno dan Haji Muhammad Taufiq Kiemas,” kata Basarah. (*) 

Sumber: JP Group

Anemia Aplastik, Penyakit Langka, Kenali dan Bagaimana Cara Penangananya

0

batampos– Kita dikejutkan nama suatu penyangkit langka. Namanya Anemia aplastik. Penyakit ini langka yang terjadi ketika sumsum tulang tidak dapat menghasilkan sel darah baru yang cukup. Sumsum tulang adalah jaringan spons di dalam tulang yang bertanggung jawab untuk memproduksi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Sel darah merah berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, sel darah putih berfungsi melawan infeksi, dan trombosit membantu pembekuan darah. Ketika sumsum tulang tidak menghasilkan cukup sel darah, maka tubuh akan mengalami berbagai masalah kesehatan.

Dikutip dari hopkinsmedicine.org, Selasa (9/4), berikut adalah gejala, penyebab, dan pengobatan dari Anemia Aplastik. Gejala anemia aplastik meliputi:
• Kelelahan
• Kulit pucat
• Sesak napas
• Pusing
• Pendarahan atau memar
• Infeksi

Gejala anemia aplastik dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kondisi. Orang dengan anemia aplastik ringan mungkin tidak memiliki gejala apa pun.

Penyebab
Anemia aplastik dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain:
• Penyakit autoimun: Sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat di sumsum tulang.
• Paparan racun: Paparan bahan kimia berbahaya, seperti benzena dan pestisida.
• Obat-obatan: Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti kloramfenikol, antikonvulsan, dan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID)
• Radiasi: Paparan radiasi tingkat tinggi.
• Idiopathic

Penyebab anemia aplastik tidak diketahui dalam banyak kasus. Namun, dapat disebabkan oleh paparan bahan kimia beracun, obat-obatan tertentu, atau radiasi. Ini juga dapat dikaitkan dengan kondisi penyakit autoimun, seperti lupus atau rheumatoid arthritis.

BACA JUGA: Simak, 8 Cara Mengatasi Penyakit Maag yang Sering Kambuh

Diagnosis
Anemia aplastik dapat didiagnosis dengan tes darah dan biopsi sumsum tulang. Tes darah akan menunjukkan rendahnya jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Biopsi sumsum tulang akan menunjukkan apakah sumsum tulang menghasilkan cukup sel darah.

Pengobatan
• Transfusi darah: Meningkatkan jumlah sel darah merah dan trombosit.
• Terapi imunosupresif: Menekan sistem kekebalan tubuh dan membantu sumsum tulang menghasilkan sel darah baru.
• Transplantasi sumsum tulang: Mengganti sumsum tulang yang rusak dengan sumsum tulang yang sehat dari donor.

Pengobatan anemia aplastik tergantung pada penyebabnya, tingkat keparahan, dan usia pasien. Dalam beberapa kasus, orang dengan anemia aplastik berat mungkin memerlukan transplantasi sumsum tulang untuk bertahan hidup. Dalam kasus lain, mungkin hanya diperlukan pengobatan dengan obat-obatan seperti kortikosteroid atau globulin antitimosit, serta transfusi darah.

Komplikasi anemia aplastik dapat meliputi:
• Infeksi serius
• Pendarahan
• Gagal jantung
• Kematian

Pencegahan
• Hindari paparan racun dan bahan kimia berbahaya.
• Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan tertentu.
• Lindungi diri dari paparan radiasi.

Anemia aplastik adalah kondisi serius yang dapat mengancam jiwa. Namun masih dapat diobati. Dengan pengobatan yang tepat, kebanyakan orang dengan penyakit anemia aplastik dapat kembali menjalani hidup dengan normal dan sehat.

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami gejala anemia aplastik. Diagnosis dan pengobatan yang tepat oleh dokter sangat penting untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup. (*)

Reporter:Jpgrup

Tradisi Kenduri Idul Fitri Tetap Dipertahankan Warga Karimun

0
Tradisi kenduri Hari Raya Idul Fitri digelar warga Desa Batu Limau di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (10/4/1024). (Ogen)

batampos– Tradisi yang sudah turun temurun yakni radisi kenduri Hari Raya Idul Fitri masih terus dilestarikan Warga Desa Batu Limau, Karimun.

Kenduri atau yang dikenal acara selamatan itu digelar warga usai melaksanakan shalat Idul Fitri sampai sore, bahkan malam hari.

“Sejak pagi tadi, ada sekitar sepuluh rumah warga menggelar kenduri, sebagian sudah melaksanakan sejak sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan,” kata tokoh masyarakat Desa Batu Limau Ibrahim di Karimun, Rabu (10/4).

BACA JUGA: Gubernur Ansar Khatib Idul Fitri 1445 H di Daik Lingga, Anak Kepri Wajib Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

Tradisi ini lazim digelar warga sekitar, sehingga perayaan Idul Fitri jadi lebih semarak. Terasa ada yang kurang ketika tak ada acara kenduri pada saat Lebaran.

Kenduri merupakan salah satu wujud rasa syukur atas limpahan rezeki dan kesehatan yang diperoleh dari Allah SWT, juga sebagai bentuk kegembiraan menyambut datangnya bulan Syawal setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Kenduri di rumah-rumah warga dihadiri belasan hingga puluhan orang tetamu undangan yang mayoritas kaum pria di lingkungan sekitar. Mereka bersama-sama melantunkan doa-doa yang terkandung dalam ayat suci Al Quran dengan dipandu seorang juru atau pembaca doa.

“Doa yang dibacakan bertujuan menolak segala bala atau musibah, termasuk doa arwah untuk keluarga atau sanak saudara dari tuan rumah yang punya hajatan kenduri,” kata dia.

Usai doa dibacakan, tuan rumah menjamu jemputan yang hadir dengan aneka juadah hidangan. Pada hari raya, juadah yang disediakan identik dengan nasi ketupat, lauk rendang, dan kue-kue yang disusun dalam satu hidangan menggunakan nampan besar.

Tiap-tiap hidangan dapat disantap empat sampai lima orang dengan duduk melingkar dan makan bersama-sama.

“Kenduri juga bisa meningkatkan tali silaturahim serta merajut kekompakan antarwarga,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Batu Limau Azli mengatakan rumahnya ikut mengadakan hajatan kenduri setelah shalat Idul Fitri 1445 Hijriah.

Ia dan keluarga rutin melaksanakan kenduri setiap tahunnya, terutama pada pagi hari saat Idul Fitri.

“Kita ingin berbagi rezeki untuk mencari berkah di bulan Syawal,” ucap Azli.

Di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), secara umum tradisi kenduri masih tetap terjaga sampai hari ini. Hampir semua kabupaten/kota di tanah Melayu itu giat melestarikan acara kenduri dengan berbagai aneka jenisnya, mulai dari kenduri doa selamat, tahlil, pindah rumah, bertunang, dan sebagainya. (*)

sumber: antara

Menteri Agama: Ini Wujud Persatuan Kita Setelah Pemilu Selesai

0
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

batampos- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menagku bangga mendapat kabar jamaah yang salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (10/4) merupakan jumlah jemaah yang terbanyak sepanjang Imam Besar, Nasaruddin Umar menjadi imam besar di masjid tersebut. Terlebih Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga melaksanakan salat di masjid tersebut.

“Alhamdulillah menurut cerita dari pak Imam Besar, Nasaruddin Umar, ini jamaah sholat Id terbesar sepanjang beliau menjadi imam besar,” kata Yaqut di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

BACA JUGA: Presiden Berharap Idul Fitri jadi Momentum Saling Memaafkan

Yaqut berharap Idul Fitri 1445 Hijriah ini membawa keberkahan bagi masyarakat. Terutama setelah rakyat melewati pesta demokrasi 2024.

“Alhamdulillah menjadi keberkahan bagi kita semua dan keberkahan bagi Indonesia. Dan menjadi wujud memperkokoh persatuan kita semua kita sebagai bangsa setelah melalui kontestasi politik yang luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadi titik balik dari semua dari perbedaan kita,” imbuhnya

Yaqut berpesan kepada semua warga agar senantiasa menjaga situasi damai. Tali silaturahmi antar warga tidak boleh terputus.

“Yang jelas saya titip salam kepada seluruh warga di daerah atas nama pemerintah. mudah-mudahan silahturahmi ini memperpanjang usia kita, memperluas rejeki kita, dan membahkan kebaikan kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jpgrup

Hari Raya Idul Fitri, Lapas dan Rutan Buka Kunjungan Terbuka Selama Tiga Hari

0
IMG 20240410 121010 scaled e1712742310403
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 139.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

batampos- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam buka kunjungan terbuka bagi masyarakat yang ingin menemui anggota keluarga di dalam Lapas ataupun Rutan. Kunjungan terbuka dalam rangka hari raya Idul Fitri ini dilaksanakan selama tiga hari dimulai dari hari raya Idul Fitri, Rabu (10/4) hingga Jumat (12/)4).

Hari pertama kunjungan terbuka dibuka, pengunjung langsung membludak baik di Lapas ataupun Rutan. Ratusan warga antre sejak pagi setelah menjalani shalat Idul Fitri. Petugas di Lapas dan Rutan buka tenda untuk jalur antre warga yang berjubel tersebut.

BACA JUGA: 1.146 Warga Binaan Lapas dan Rutan Batam Terima Remisi Idul Fitri

Masing-masing pengunjung umumnya membawakan makanan agar bisa makan bersama anggota keluarga mereka di dalam. Makanan dan pembesuk yang masuk diperiksa dengan ketat dan juga dikawal oleh tim gabungan TNI dan Polri.

“Satu pengunjung kita beri batas waktu juga. Tergantung situasi, kalau agak padat kali kita batasi 30 menit. Tapi kalau longgar bisa satu jam, ” ujar Kalapas Batam Heri Kusrita.

Hingga siang kemarin situasi kunjungan terbuka ini aman terkendali. Warga binaan dan pengunjung sama-sama tertib memanfaatkan momen baik tersebut untuk bersua dan makan bersama keluarganya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Ini Lima Tradisi saat Hari Raya Idul Fitri

0
Umat Islam melaksanakan sholat ied pada pagi hari sebelum perayaan masyarakat dengan bersosialisasi dan makan bersama keluarga serta teman. (Nu Online )

batampos– Dikutip dari Fox13seattle.com, Rabu (10/4) diperkirakan sebanyak 1,8 miliar umat Muslim di seluruh dunia menjalani bulan Ramadhan 2024 dengan berbagai cara. Setelah berpuasa selama satu bulan, umat Islam merayakan Idul Fitri, yakni hari raya keagamaan besar yang diperingati di seluruh dunia.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penting dan suci bagi umat Islam di seluruh dunia.

Tahun ini Idul Fitri dirayakan pada 10 April. Umat Islam melaksanakan sholat ied pada pagi hari sebelum perayaan masyarakat dengan bersosialisasi dan makan bersama keluarga serta teman.

Dalam momen ini, anak-anak seringkali menerima hadiah atau uang. Selain itu, umat Islam juga sering menyumbang ke badan amal untuk membantu memberi makan mereka yang kurang beruntung.

Idul Fitri merupakan perayaan yang berfungsi sebagai hadiah bagi umat Islam setelah berpuasa serta tidak melakukan kebutuhan fisik dan perbuatan buruk demi Sang Pencipta.

BACA JUGA: Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal Jatuh Besok, Lebaran Barengan Muhammadiyah

Ramadhan adalah perjalanan spiritual panjang yang dilakukan umat Islam untuk menyucikan jiwa mereka dan memperkuat keimanan mereka kepada Sang Pencipta.

Oleh karena itu, umat Islam merayakan Idul Fitri sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta yang telah memperkenankan umat Islam berpuasa di bulan Ramadhan, mencari ampunan di dalamnya, dan memperoleh banyak keberkahan.

Dalam momen penuh kegembiraan dan perayaan ini, umat Islam berkumpul dengan keluarga dan teman, bertukar hadiah, hingga berbagi makanan.

Dikutip dari Islamicrelief.org, Rabu (10/4), berikut beberapa tradisi yang dilakukan saat Idul Fitri:

1. Salat Ied
Umat Islam berkumpul secara berjamaah di masjid atau ruang terbuka untuk melaksanakan salat Idul Fitri (salat ied), yaitu salat khusus yang terdiri dari dua rakaat.

2. Memberi Hadiah
Umat Islam bertukar hadiah dengan keluarga dan teman, terutama anak-anak sebagai cara mengungkapkan cinta dan rasa terima kasih.

3. Berbagi Makanan
Umat Islam mempersiapkan dan berbagi pesta dengan keluarga dan teman, sering kali menyajikan hidangan tradisional dan manisan.

4. Menggunakan Pakaian Terbaik
Umat Muslim mengenakan pakaian terbaik mereka, seringkali pakaian tradisional untuk menandai acara khusus tersebut.

5. Mengunjungi Orang yang Dicintai
Umat Muslim mengunjungi kerabat, teman, dan tetangga untuk saling bertukar sapa dan berbagi makanan serta manisan. (*)

reporter: jpgrup

Zakat saat Idul Fitri Terkumpul Rp43 miliar

0
ilustrasi zakat
Ilustrasi.

batampos- Laporan terbaru dan masih sementara, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mencatat zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul pada perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah mencapai Rp43 miliar.

Kepala Kantor Kemenag Kota Batam Zulkarnain Umar mengatakan angka tersebut laporan sementara karena laporan terakhir masih akan direkap hingga seminggu ke depan.

“Ini juga melampaui target kita yang mencapai hampir 43 miliar se-Kota Batam, terutama dari sisi pengumpulan zakat fitrah, zakat mal, infak, sedekah di setiap masjid dan mushalla,” ujar dia, Rabu (10/4).

Ia mengatakan tahun ini juga mengalami peningkatan lokasi Shalat Idul Fitri yang mencapai 889 lokasi, sedangkan pada 2023 tercatat 831 lokasi.

BACA JUGA: Naik, Baznas Batam Targetkan Pengumpulan Dana Zakat Tahun Ini Sebesar Rp 22,2 Miliar

“Ada kenaikan 7 persen untuk lokasi Shalat Idul Fitri. Ini tidak lain adalah kita juga melihat sisi perkembangan masyarakat Muslim di Kota Batam dan terus dari tahun ke tahun pendirian rumah ibadah dalam bentuk masjid juga meningkat,” ujar dia.

Ia mengatakan Shalat Id untuk tingkat Kota Batam difokuskan di tiga lokasi, yaitu Dataran Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Masjid Baiturrahman.

Pada Rabu, pukul 07.00 WIB, umat Islam di Kota Batam antusias mengikuti Shalat Idul Fitri 1445 Hijriah di Dataran Engku Putri meskipun diguyur hujan cukup deras.

Setelah Shalat Idul Fitri, sebagian besar umat memilih membubarkan diri, sedangkan beberapa lainnya bertahan dan mendengarkan khutbah yang bawakan khatib.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan Shalat Idul Fitri di tengah guyuran hujan merupakan pertama kalinya.

“Selama saya menjabat Wali Kota Batam, baru kali ini hujan saat pelaksanaan Shalat Id, mudah-mudahan ini berkah bagi kita semua,” kata dia. (*)

sumber: Antara

Gubernur Ansar Khatib Idul Fitri 1445 H di Daik Lingga, Anak Kepri Wajib Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

0

batampos – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menjadi khatib shalat Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriyah/ 10 April 2024 Masehi di Pelataran Kantor Bupati Lingga di Daik, Rabu (10/4).

Ribuan masyarakat memenuhi pelataran kantor Bupati di Daik Lingga sejak pagi, dan shalat Idul Fitri dilaksanakan tepat pukul 07.30 WIB dengan Ustadz Muhammad Salim Alhafiz bertindak sebagai Imam.

Gubernur Ansar dalam kesempatan ini memakai baju dan sarung serba putih serta memakai peci hitam fan sorban.

Dalam khutbah Idul Fitri 1445 H kali ini Ansar menekankan agar anak-anak Kepri wajib berbakti kepada kedua orang tua. Karena tanpa kedua orang tua tidak akan ada satu anak pun yang bisa mencapai kesuksesannya.

BACA JUGA: Masyarakat Dabo Tumpah Ruah di Lapangan Merdeka, Meriahkan Malam Takbir Idul Fitri 1445 Hijriyah

“Pejabat sukses, politikus hebat, pegawai teladan, pengusaha, atlet olahraga dan profesi apapun. Ketahuilah bahwa tanpa andil kerja keras dan doa kedua orang tua, kita semua tidak akan bisa menggapai kesuksesan,” kata Ansar dalam kesempatan ini.

Terkhusus untuk ibu, lanjut Ansar, dialah yang telah mengandung selama 9 bulan dalam keadaan kepayahan dan melahirkan dengan kondisi bertaruh nyawa.

“Sayangi orang tua terutama ibu. Tunjukkan bakti terbaik kepada mereka terutama bagi yang saat ini masih hidup. Dan panjatkan doa terbaik bagi saudara-saudara yang orang tuanya sudah tiada,” ujar Ansar.

Khutbah serta lantunan doa yang disampaikan Gubernur Ansar terkhusus mengenai jejak perjuangan kedua orang tua kali ini membuat suasana jamaah menjadi mengharu biru. Tampak sejumlah jemaah berulangkali menyeka airmata, baik jamaah laki-laki maupun perempuan.

Kegiatan shalat Idul Fitri 1445 H ini diakhiri dengan saling salam-salaman. Berhubung 10 April juga bertepatan dengan hari ulang tahun Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad. Dalam kesempatan ini masyarakat juga menyampaikan ucapan selamat.(*)

1.146 Warga Binaan Lapas dan Rutan Batam Terima Remisi Idul Fitri

0

batampos- Hari Raya Idul Fitri 1445 H bawa keberuntungan bagi 1.146 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II A dan Rutan kelas II A, Batam. Sebanyak 13 orang diantaranya langsung bebas karena masa pidana telah selesai setelah menerima remisi khusus tersebut.

Remisi ini diberikan oleh masing-masing pimpinan pemasyarakatan setelah umat Muslim di Lapas dan Rutan melaksanakan sholat Idul Fitri, Rabu (10/4) pagi.

Data yang didapat, rincian remisi untuk Lapas Batam terdiri dari 760 orang yang menerima remisi khusus (RK) I sebanyak 760 orang. Untuk RK I ini warga binaan yang terima remisi namun masih tetap menjalani pidana sebab masa pidana belum berakhir. Sementara untuk RK II yang langsung bebas sebanyak 3 orang.

Untuk Rutan kelas II Batam, total warga binaan yang terima remisi 384 orang yang terdiri dari RK I sebanyak 347 orang dan RK II sebanyak 10 orang.

“Sesuai dengan pesan bapak Menteri (Kemenkumham RI), remisi yang didapat ini hendaknya jadi motifasi yang baik bagi warga binaan semua untuk taat dan giat dengan program pembinaan dalam pemasyarakatan. Yang langsung bebas kita berharap agar kembali ke masyarakat dan jadi pribadi yang lebih baik lagi dan bisa mandiri karena kita sudah bekali pelatihan kemandirian selama di dibina di sini, ” ujar Kalapas Batam Heri Kusrita.

BACA JUGA:159.557 Warga Binaan se Indonesia Terima Remisi Idul Fitri

Senada disampaikan oleh Karutan Batam Faizal G Putra yang berharap agar semua warga binaan Rutan Batam berlomba untuk menjadi pribadi yang mandiri dan taat hukum. Program pembinaan yang diberikan hendaknya ditekuni sebagai bekal saat kembali ke masyarakat nanti.

Sebelumnya Kementerian Hukum dan HAM RI merilis total Ada 159.557 warga binaan beragama Islam se Indonesia yang menerima remisi khusus ini. Dari jumlah tersebut seribuan orang yang langsung bebas karena masa pidana telah usai setelah menerima remisi. Penerima remisi ini gabungan dari warga binaan Lapas (dewasa) yang menerima remisi khusus (RK) dan warga binaan lapas anak yang menerima pengurangan masa pidana (PMP). Warga Binaan yang menerima RK dengan rincian 157.366 orang mendapat RK I (pengurangan sebagian) dan 977 orang mendapat RK II (langsung bebas).

Sementara itu, sebanyak 1.214 Anak Binaan mendapatkan PMP Khusus dengan rincian 1.195 orang mendapat PMP I (pengurangan sebagian) dan 19 orang mendapat PMP II (langsung bebas). (*)

Reporter: Eusebius Sara

Revitalisasi Taman Kota di Bintan Jadi Perhatian Serius Gubernur Ansar

0

batampos– Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad serius ingin membenahi beberapa titik rekreasi keluarga di Kabupaten Bintan. Setelah sebelumnya pada Senin (08/04) meninjau Taman Kota Sakera, Bintan Utara, Gubernur Ansar kembali meninjau Taman Kota Kijang, Bintan Timur, atau yang lebih dikenal dengan Kijang City Walk, Selasa, (09/04) pagi.

Didampingi oleh Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari, Gubernur Ansar memberikan arahan langsung kepada Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kepri, Said Nursyahdu, mengenai pembenahan taman kebanggaan warga Kijang dan memastikan pembaruan yang substansial yang akan terjadi di kawasan rekreasi ini.

Dalam arahannya, Gubernur Ansar menyoroti beberapa poin penting yang menjadi fokus utama dalam proses revitalisasi taman kota Kijang. Salah satunya adalah transformasi menyeluruh melalui pengecatan, penambahan fasilitas umum seperti tempat duduk dan toilet, serta instalasi lampu penerangan untuk menciptakan suasana yang ramah keluarga, terutama di malam hari.

BACA JUGA: Mekarnya Bunga Sakura Menarik Perhatian Pengunjung Taman Kota Kijang

Tidak hanya itu, Gubernur Ansar menekankan perlunya menambah pagar di area taman, dengan tujuan memberikan kebebasan bagi rusa-rusa yang kini berada di Mini Zoo Kijang, serta melindungi anak-anak dari risiko ke jalan umum.

“Konsep terbuka ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik taman kota dan memberikan kesan yang lebih luas bagi pengunjung,” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga menegaskan perlunya desain yang baik dan mempercantik seluruh kawasan mini zoo dan taman kota, termasuk relokasi bak sampah, guna menciptakan lingkungan yang nyaman dan indah bagi pengunjung.

Menyambut arahan Gubernur, Kadis Perkim Said Nursyahdu menyatakan komitmen Dinas Perkim untuk mengakomodir rencana pembenahan taman kota Sakera dan taman kota Kijang, yang akan dianggarkan pada APBD 2025 dan proses desainnya akan segera dimulai.

Sementara itu, dalam konteks keberlanjutan habitat, perhatian khusus diberikan pada kesejahteraan rusa-rusa, dengan rencana pembangunan kandang yang memadai. Upaya maksimal juga diarahkan pada kenyamanan pengunjung melalui peningkatan fasilitas seperti tempat duduk dan toilet umum.

Mengenai penerangan seluruh taman kota, nanti akan diagendakan juga dengan pencahayaan yang memadai, sehingga semua taman kota Kijang akan menjadi tempat yang terang benderang, menambah daya tarik bagi pengunjung dari berbagai kalangan.

“Dengan berbagai inisiatif yang diperkenalkan, transformasi taman kota Sakera dan taman kota Kijang akan dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat daya tarik wisata dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bintan. Sehingga Kepulauan Riau semakin meneguhkan posisinya sebagai destinasi yang ramah keluarga dan berkelanjutan,” ujarnya. (*)