Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3775

TPN Ganjar-Mahfud Minta MK Hadirkan Kapolri dalam Sidang PHPU Pilpres

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Manes Polri untuk JawaPos.com)

batampos – Pihak Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud,mengajukan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan keterangan pada sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024. Ihwal hal ini dikatakan Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis.

“Kami meminta kepada Ketua Majelis untuk menghadirkan Kapolri pada sidang berikutnya,” kata Todung ketika ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi, dikutip dari Antara, Selasa (2/4).

Ia mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada Mahkamah Konstitusi terkait permintaan tersebut.

Alasan pengajuan nama Kapolri, karena menurut pihaknya terdapat banyak dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Ada cukup banyak hal-hal yang menyangkut kepolisian, di antaranya pihak polisi yang melakukan intimidasi, kriminalisasi, dan yang terlibat dengan ketidaknetralan dalam kampanye,” tutur dia.

Melalui pemanggilan tersebut, Tim Hukum TPN berharap mendapatkan penjelasan yang akuntabel mengenai kebijakan-kebijakan dan perintah-perintah yang dikeluarkan oleh kepolisian.

“Tidak cukup hanya melihat soal bansos, tapi kita juga melihat aspek-aspek pelanggaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian yang mencederai demokrasi dan integritas pemilihan umum,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud mendukung permintaan Tim Hukum Timnas Anies-Muhaimin (AMIN) untuk memanggil empat menteri Kabinet Indonesia Maju untuk menjadi saksi dalam persidangan PHPU Pilpres 2024.

Kemudian, pada Senin (1/4), Mahkamah Konstitusi mengumumkan akan memanggil empat menteri, yaitu Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini, serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Para pihak tersebut akan dimintai keterangan dalam sidang yang akan digelar pada Jumat (5/4).

Ketua Majelis Hakim Suhartoyo menegaskan pemanggilan lima pihak yang dikategorikan penting untuk didengarkan keterangannya oleh Mahkamah Konstitusi ini bukan bentuk akomodasi permohonan dari kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

“Karena sebagaimana diskusi universalnya kan badan peradilan yang menyelenggarakan persidangan yang sifatnya interpartes itu kemudian nuansa-nya menjadi keberpihakan kalau mengakomodasi pembuktian-pembuktian yang diminta oleh salah satu pihak,” ucap Suhartoyo.

Dia menjelaskan permohonan kedua kubu tersebut sejati-nya ditolak oleh Mahkamah Konstitusi, tetapi hakim konstitusi mengambil sikap tersendiri untuk memanggil para menteri dan DKPP itu mengingat jabatan yang mereka emban. (*)

Sumber: JP Group

Pengusaha Teh Prendjak Asal Tanjungpinang Terjerat Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah

0

batampos– Pengusaha sekaligus pemilik dari PT Startmara Pratama yang bergerak di bidang usaha distributor makanan seperti Indofood salah satunya serta PT Panca Rasa Pratama yang memproduksi Teh Prendjak bernama Bandi yang dahulu sempat diperiksa oleh Polda Kepulauan Riau karena terlibat dugaan tindak pidana limbah B3 kembali terjerat kasus hukum. Yayasan Giri Buddha melalui kuasa hukumnya telah melaporkan Bandi atas dugaan tindak pidana penggelapan di Bareskrim Mabes Polri.

Dugaan penggelapan ini telah dilaporkan Yayasan Giri Buddha dan diterima oleh Bareskrim Mabes Polri dengan Nomor LP/B/212/VII/2023/SPKT/BARESKRIM POLRI. Saat ini laporan tersebut telah diproses oleh Penyidik Subdit I Dittipidum Bareskrim Polri dan telah dinaikkan prosesnya ke dalam tahap Penyidikan.

Laporan polisi ini bermula dari adanya kesepakatan antara Yayasan Giri Buddha dengan Bandi yang tertuang didalam Notulen Rapat Kesepakatan Bersama tanggal 26 November 2016 yang mana di dalam kesepakatan tersebut, Bandi dan istri yang bernama Sariati akan menyerahkan bidang-bidang tanah berdasarkan SHM Nomor 09096/Baru Sembilan, SHM Nomor 19383/Batu Sembilan, dan SHM Nomor 18599/Batu Sembilan kepada Yayasan Giri Buddha untuk digunakan, dikelola dan dikembangkan Yayasan Giri Buddha dan hibah tersebut akan dilaksanakan dihadapan PPAT sesuai dengan wasiat dari alm TJUNG GOEI HENG alias TJOA selaku pendiri Yayasan Giri Buddha sekaligus ayah kandung dari Bandi.

Namun hingga berita ini dirilis, yang bersangkutan sama sekali tidak menyerahkan SHM Nomor 19383/Batu Sembilan dan SHM Nomor 18599/Batu Sembilan secara fisik dan tidak melaksanakan hibah sebagaimana yang telah disepakati sebelumnya meskipun sudah ada permohonan baik lisan dan tertulis dari pihak Yayasan Giri Buddha, bahkan Bandi juga melakukan pengancaman dan berniat akan melakukan pemagaran atas bidang tanah tersebut padahal di atas tanah tersebut telah berdiri bangunan Vihara Giri Buddha sejak tahun 1980 yang digunakan oleh masyarakat umum disana untuk beribadah dan kegiatan keagamaan.

“Bahwa proses laporan kami sudah dinaikan statusnya ke tahap penyidikan dan mudah-mudahan bisa segera dilakukan gelar perkara penetapan tersangka. Diketahui bahwa dalam proses pemeriksaan tersebut pihak Bandi maupun Sariati selaku Terlapor dan saksi tidak pernah hadir sampai saat ini, meskipun sudah dipanggil berkali-kali oleh pihak Penyidik Bareskrim Mabes Polri dan terakhir kami mendapat informasi bahwa terlapor sedang berada di Cina,” ujar kuasa hukum Yayasan Giri Buddha Randy Gunawan, Selasa (2/4/2024) dalam rilisnya.

“Tentunya kami berharap pihak Terlapor tidak menunda dan mengulur waktu sehingga kasus ini dapat segera selesai karena ini semua demi tujuan sosial dan kepentingan umum karena tempat ibadah ini memang dibangun dan digunakan untuk kepentingan masyarakat umum sekitar,” tutup Randy Gunawan. (*)

Pastikan Kualitas BBM, Pertamina Sisir SPBU di Batam

0
IMG 20240402 WA0056
Pertamina Patra Niaga Kepri saat melakukan monitoring ke sejumlah SPBU di Batam bersama Polda Kepri dan Disperindag Kota Batam. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Pertamina Patra Niaga Kepri melakukan monitoring ke sejumlah SPBU di Batam bersama Polda Kepri dan Disperindag Kota Batam. Kegiatan tersebut guna memastikan kualitas dan mutu bahan bakar minyak (BBM) yang nantinya disalurkan kepada masyarakat.

Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Area Kepri Gilang Hisyam Hasyemi mengatakan kegiatan monotoring tak hanya untuk memastikan kualitas BBM sesuai. Namun juga untuk memastikan penyaluran BBM ke sejumlah area Kepri kondusif dan aman.

“Jadi ini memang kegiatan rutin kami untuk memastikan kualitas dan mutu BBM setelah berada di SPBU. Sekaligus memastikan penyaluran aman,” jelas Gilang, Selasa (2/4).

Menurut dia, pengecekan masih terus berlangsung sampai hari ini (kemarin). Bahkan pengecekan rutin dilakukan berkala setiap minggunya di SPBU-SPBU di Kepri.

“Alhamdulillah, sampai saat ini mutu dan kualitas BBM di SPBU yang kami cek sesuai. Meski begitu, pengecekan rutin tetap kami lakukan secara berkala,” jelasnya.

Disinggung apakah di Kepri pernah ditemukan BBM jenis Pertamax oplosan, ditegaskan Gilang pihaknya tak pernah menemukan kasus seperti itu. “Sampai saat ini, tak pernah menemukan adanya BBM oplosan,” tegasnya.

Masih kata Gilang, saat ini, penyaluran BBM untuk semua jenis, termasuk Solar dan Pertalite aman. Bahkan, kuota untuk kedua jenis BBM ini selalu berlebih. “Untuk kuota aman, tak ada masalah,” sebutnya. (*)

Reporter: Yashinta

Matangkan Pembangunan, Pemko Batam Susun RPJPD 20 Tahun ke Depan

0
Musrenbang RPJPD Kota Batam 1 F Cecep Mulyana
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam Firmansyah membuka Musrenbang RPJPD Kota Batam di kantor Pemko Batam, Selasa (2/4). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam menyusun rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) periode 2025-2045. Pembangunan untuk 20 tahun ke depan meliputi pembangunan indeks pembangunan manusia, infrastruktur, pariwisata, hingga mencakup tenaga kerja.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam, Firmansyah mengatakan pembangunan yang berjalan selama ini tidak saja dipusatkan di satu wilayah, Pemko Batam membangun merata dari pesisir hingga perkotaan.

“Dasar perencanaan ini adalah evaluasi pembangunan 2005-2025 akan menjadi pertimbangan penyusunan rencana 2025-2045 mendatang,” kata dia usai membuka Musrenbang di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (2/4).

Kolaborasi di lingkungan pemerintah, dan pemangku kebijakan serta masyarakat dalam mewujudkan mimpi Kota Batam 20 tahun ke depan yakni Batam Kota Madani sebagai hub logistik internasional yang maju dan berkelanjutan.

“Hari ini kita melakukan musyawarah untuk mewujudkan visi dan misi Kota Batam 20 tahun ke depan melalui pembahasan RPJPD Kota Batam 2025-2045,” ujarnya.

Firmasnyah mengajak seluruh masyarakat kota Batam dan pihak terkait untuk berpartisipasi dan berkontribusi secara langsung mewujudkan visi dan misi Kota Batam yang sejalan dengan visi dan misi nasional dan provinsi, khususnya visi Indonesia Emas 2045.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam pada tahun 2023 lalu sebesar 82,64, masuk pada kategori sangat tinggi, dan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) sebesar 7,04 persen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) mencatatkan realisasi ekspor pada 2023 sebesar USD 14,6 miliar.

“Semoga dalam kurun waktu 20 tahun mendatang, pembangunan infrastruktur yang masif dilakukan saat ini seperti seperti penataan dan pelebaran ruas jalan utama dapat terus berkelanjutan,” sebutnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batam, Dahlina Nopilawati mengungkapkan, ada 7 isu strategis yang tertuang dalam RPJD Kota Batam tahun 2025 2045, di antaranya yakni, transformasi ekonomi berkelanjutan, penyediaan infrastruktur yang modern dan optimalisasi bonus demografi sebagai kesempatan peningkatan akselerasi pembangunan.

“Kemudian, peningkatan pemerataan kesejahteraan masyarakat, perwujudan good governance, ketahanan ekologi menuju pembangunan yang madani dan ketujuh yakni mewujudkan SDM yang berakhlak dan berbudaya,” kata Dahlina.

Dahlina menambahkan, ada lima misi yang telah dirumuskan guna mendukung visi RPJPD Kota Batam. Pertama, mewujudkan transformasi ekonomi yang maju dan inklusif. Kedua, mewujudkan sarana dan prasarana yang berkualitas, merata dan berkeadilan.

“Selanjutnya, mewujudkan transformasi sosial menuju masyarakat yang unggul dan berdaya saing. Keempat, mewujudkan transformasi tata kelola menuju good governance. Kelima mewujudkan ketahanan sosial, budaya dan ekologi,” tutupnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Nekat Selundupkan Sabu 20 Kilogram dari Malaysia, Residivis Narkoba Terancam Hukuman Mati

0
Pengungkapan Narkoba 1 F Cecep Mulyana scaled
Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri bersama Wakapolda Kepri,Dirnarkoba Polda Kepri saat konfrensi pers di Mapolda Kepri, Selasa (2/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ditresnarkoba Polda Kepri telah mengungkap jaringan narkotika Internasional yakni jenis sabu yang dibungkus dalam 20 kemasan dengan total berat 20 kilogram di Pulau Kasu yang rencana bakal dikirim ke kota Palembang oleh tersangka HR.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah mengatakan narkotika sabu tersebut didatangkan dari Malaysia memasuki wilayah perairan Indonesia kemudian termonitor oleh Ditresnarkoba Polda Kepri.

“Pengungkapan bermula, didapatkan seorang warga HR membawa kapal kayu kemudian terdapat 20 bungkus yang diduga adalah sabu dalam bentuk bungkusan sebanyak 20 bungkus dengan berat masing-masing satu kilogram,” ujar Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Selasa (2/4).

Dari hasil pemeriksaan tersangka ialah residivis dan telah berulang kali tertangkap dan ini seperti mata pencahariannya. “Maka sanksi hukuman bakal diterapkan dengan berkoordinasi dengan Kejaksaan karena ini adalah sudah berulang kali melakukan aksi tersebut,” ujarnya.

Yan menyebut pihaknya masih mendalami peran yang dilakukan oleh tersangka memasukkan narkotika dari daerah perbatasan wilayah Indonesia. Termasuk pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini masih dalam pengejaran kepolisian.

“Tersangka terancam hukuman hukuman mati dan seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan paling singkat 6 tahun,” sebutnya.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Dony Alexander, mengatakan, pengungkapan ini bermula saat pihaknya mendapatkan informasi adanya pengiriman narkotika di wilayah tersebut.

“Kami melakukan penyelidikan selama 6 hari dan pada 21 Maret lalu, kami mendapatkan beberapa kapal namun ada satu kapal yang dicurigai dengan menyimpan dan memindahkan barang dari kapal kecil dan pengintaian dan lansung menangkap tersangka.” terangnya.

Usai menahan satu orang tersangka, HR, dan satu lagi masih dalam pengejaran. Dari kapal tersangka didapati 20 bungkus kemasan teh cina berisikan sabu masing-masing satu kilogram. Nilai ekonomis sabu ini senilai kurang lebih hampir Rp 20 miliar.

“Dari pemeriksaan sabu tersebut didapat dari Malaysia dan dibawa ke Palembang, kota Batam hanya di jadikan transit saja.” ujarnya.

Proses pengungkapan ini tidak akan berhenti disini saja, pihaknya bakal mengungkap jaringan narkotika lainnya yang berada di wilayah Kepri. (*)

Reporter: Aziz Maulana

New Nusantara Coffeeshop & Seafood dan PWI Kabupaten Bintan Santuni Anak Yatim

0
Ketua PWI Bintan, Harjo Waluyo dan Pemilik New Nusantara Coffeeshop & Seafood menyerahkan santunan ke anak yatim sebelum acara berbuka bersama di New Nusantara Coffeeshop & Seafood, Tanjunguban, Bintan pada Senin (1/4/2024). F.PWI Bintan untuk Batam Pos.

batampos– New Nusantara Coffeeshop & Seafood bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan menyantuni puluhan anak yatim.

Kegiatan disejalankan buka puasa bersama di New Nusantara Coffeeshop & Seafood di Tanjunguban pada Senin (1/4/2024).

Ketua PWI Kabupaten Bintan, Harjo Waluyo menyampaikan, kegiatan ini merupakan kolaborasi pemilik New Nusantara Coffeeshop & Seafood dan PWI Kabupaten Bintan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim.

“Kita mengucapkan terima kasih ke pemilik New Nusantara dan Direktur RSUD Bintan yang sudah menyisihkan rezekinya untuk disalurkan ke anak yatim,” katanya.

Dalam kegiatan ini, dia mengatakan, pihaknya mengakomodir anak yatim piatu yang ada di Tanjunguban dan Seri Kuala Lobam.

“Anak-anak yatim ini kita datangkan dari lingkungan masyarakat,” katanya.

Dia menyebut, dari 44 anak yatim yang diundang, yang datang sekira 42 orang yang hadir. “2 lagi tidak bisa datang,” katanya.

BACA JUGA: Oma Terharu Usai PWI Bintan Selesai Rehab Rumahnya

Dia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan.

Pemilik New Nusantara Coffeeshop & Seafood, Joni mengatakan, momen bulan Ramadan sangat tepat untuk mempererat silaturahmi dan berbagi ke sesama.

“Semoga semua merasakan kebahagian dari kegiatan sederhana ini dan rasa kekeluargaan semakin terjalin erat,” katanya.

Dia berharap, kegiatan berbagi ke sesama seperti ini dapat dilakukan pelaku usaha lainnya dengan menyisihkan sedikit rezekinya.

“Mudah-mudahan kawan-kawan pelaku usaha di Bintan dapat menyisihkan sedikit rezekinya untuk berbagi bersama,” tukasnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

Satu Unit Rumah Ludes Terbakar di Belakang Padang

0
kabakaran
Rumah kayu milik Muhammad Khaidir yang ludes terbakar. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Kebakaran melanda sebuah rumah di Pelantar 7, RT 004 RW 003 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, Selasa (2/4). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun begitu, satu unit rumah yang tengah ditinggal pergi bekerja pemiliknya ludes terbakar.

Salmi, 40, salah seorang warga mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Saat itu dirinya sedang berada di dalam rumah melihat kobaran api yang berasal dari dalam pintu rumah kayu milik Muhammad Khaidir.

“Kejadiannya sangat cepat karena faktor angin, jadi sangat api cepat berkobar hanguskan rumah,” ujarnya, Selasa (2/4).

Ia mengakui sempat mendengar ledakan dari rumah tersebut. Lalu ia mendengar teriakan kebakaran dari warga lainnya. “Saya lihat rumah itu sudah habis terbakar,” tambah Salmi.

Kapolsek Belakang Padang Iptu Ade Putra membenarkan kebakaran di Tanjung Sari Belakang Padang itu. Menurutnya, sekira pukul 13. 20 WIB Tim Aparat Gabungan beserta masyarakat tiba dilokasi dan langsung melakukan pemadaman api dengan menggunakan bantuan air laut. Beruntung api tak menyebar ke rumah lain sehingga hanya satu rumah terbakar.

“Pukul 14.20 WIB api sudah dapat dipadamkan dan untuk kerugian material belum dapat ditaksir, ” ujar Kapolsek. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Dorong Stabilitas Harga: Komite II DPD RI Panggil Menteri Pertanian dan Pihak Terkait

0
Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin (kemeja merah)

batampos – Komite II DPD RI mengundang Menteri Pertanian, Wakil Menteri Perdagangan, Badan Pangan Nasional hingga Direktur Utama Perum Bulog untuk mendorong stabilitas harga pangan jelang hari raya Idulfitri 1445 H.

“Kenaikan harga bahan pokok ini dapat memberikan dampak negatif jika tidak tertangani dengan baik, bahkan dapat meningkatkan angka kemiskinan menjelang hari raya Idul Fitri,” ujar Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin bersama Ketua Komite II DPD RI Yorris Raweyai, Wakil Ketua Komite II DPD RI Abdullah Puteh dan Aji Mirni Mawarni saat membuka rapat kerja membahas ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan hari raya Idulfitri 1445H, di Gedung GBHN Komplek Parlemen MPR/DPR/DPD RI, Senayan Jakarta, Selasa (2/2/2024).

Komite II DPD RI melihat sejumlah komoditas pangan strategis sudah mengalami kenaikan, bahkan sudah mulai dari beberapa waktu lalu. Data panel harga Badan Pangan Nasional menunjukkan harga beras per 1 Maret 2024 melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Kenaikan harga tersebut disebabkan penurunan produksi beras akibat perubahan iklim yang ekstrim, diperparah dengan kenaikan harga pupuk. Kemudian untuk sejumlah komoditas seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan minyak goreng curah terpantau mengalami kenaikan yang signifikan dalam 1 (satu) bulan terakhir.

Bustami menjelaskan, kenaikan harga ini perlu dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi konsumen maupun dari sisi produsen. Dari sisi konsumen, kenaikan harga sejumlah komoditas menyebabkan kenaikan inflasi dan penurunan daya beli masyarakat. Sedangkan dari sisi produsen, kenaikan harga ayam tidak serta merta memberikan manfaat untuk peternak.

“Oleh sebab itu, kami Komite II DPD RI perlu melakukan pembahasan yang komprehensif untuk mengevaluasi perkembangan harga pangan dengan stakeholder terkait,” lanjut Bustami.

Pada rapat kerja tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan beberapa masalah yang menyebabkan produksi pangan turun di antaranya akibat volume produksi pupuk yang berkurang drastis dari periode tahun sebelumnya, dan juga adanya iklim ekstrim. Ia menjelaskan bahwa secara nasional, ketersediaan 12 pangan pokok periode Januari sampai Desember 2024 mencukupi, selain itu beberapa komoditas pangan yang berpotensi impor pada tahun 2024 adalah beras, jagung, kedelai, bawang putih, daging sapi/kerbau dan gula pasir.

“Kami bergerak cepat melalui rapat terbatas, mencari solusi terbaik, di antaranya alokasi pupuk, optimalisasi lahan, dengan percepatan mekanisasi alat pertanian modern untuk mempercepat proses petanian, hal ini sudah dianggarkan,” tutur Andi Amran.

Menteri Andi Amran menambahkan, saat ini pemerintah mengambil langkah untuk memaksimalkan lahan pertanian yang ada di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi untuk menggenjot produksi pangan.

“Rencananya sudah dihitung ada sekitar 1 juta hektar di dalam dan luar Jawa disiapkan untuk menggenjot dan maksimalisasi produksi bahan pangan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Jerry Sambuaga menambahkan beberapa langkah kementerian perdagangan dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok jelang IdulfItri 1445H. Inflasi pangan relatif terkendali pada awal 2024 namun perlu diantisipasi kecenderungan secara historis inflasi yang meningkat pada periode Idul Fitri. Peningkatan harga tersebut didorong cuti bersama dan libur sekolah, kecenderungan konsumsi yang meningkat, dan daya beli yang menguat.

“Inflasi pangan terkendali namun perlu diantisipasi akan meningkat pada periode ramadan karena konsumsi akan meningkat,” ujar Jerry.

Jerry menambahkan, perlu adanya penguatan koordinasi pemda bersama Perum Bulog, dengan mempertahankan HET bahan pangan di pasar untuk menjaga stabilitas harga pangan. Pada rapat koordinasi lintas K/L terkait sebelumnya pemerintah akan intensif melakukan pemantauan dan pengawasan.

“Pemerintah juga akan mengintervensi pasar secara masif untuk memastikan ketersediaan stok dan pasokan, kemudian memastikan kelancaran distribusi dan komunikasi positif antar K/L terkait,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menyampaikan proyeksi neraca pangan nasional periode Januari-April 2024 dalam kondisi aman. Aksi yang dilakukan Bapanas dengan penyaluran beras SPHP dan komersial, gerakan pangan murah, fasilitasi distribusi pangan, penyaluran jagung SPHP, Bantuan Pangan dan Koordinasi stabilisasi pangan selama HKBN bersamadengan K/L terkait.

“Dari data dan proyeksi kami berkaitan dengan cadangan pemerintah meskipun ada penurunan tapi masih dalam kondisi aman,” ucap Sarwo Edhi.

Di saat yang sama, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Khrisnamukti menguraikan kondisi harga beras di pasaran umum sampai dengan Maret 2024. Saat ini Bulog mempunyai stok 1,1 juta ton tersebar di seluruh Indonesia dalam menjaga stabilitas harga beras dan akan diperkuat dengan pembelian beras dalam negeri.

“Kami segera meluncurkan program mitra tani memberikan dukungan program kementan mulai dari bibit, pupuk, pestisida dan alat pertanian untuk menggenjot produksi,” kata Bayu.

Pada rapat itu, Wakil Ketua Komite II Abdullah Puteh menyoroti banyaknya lahan pertanian yang sangat besar di luar Jawa, tetapi menjadi mangkrak karena tidak didukung oleh teknologi pertanian dan terutama saluran dan pengadaan irigasi dalam mendukung produksi pertanian.
“Harus dipikirkan dari hulu hingga ke hilir terkait produksi pertanian berkelanjutan dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan, jangan sampai terulang masalah itu-itu saja,” pungkas Abdullah Puteh. (*)

Hutan Mangrove Tiban Mentaro Terancam Punah Karena Proyek Reklamasi

0
bakau
Penimbunan hutan Bakau di Tiban Mentaro, yang tak jauh dari pemukiman Cipta Land. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Aktifitas pembangunan yang mengorbankan kawasan hutan mangrove semakin marak terjadi di kota Batam. Kawasan hutan mangrove diratakan untuk pembangunan proyek properti. Sagulung, Seibeduk dan sebagian wilayah pesisir pantai di Tiban Mentarau, Kecamatan Sekupang saat ini padat dengan proyek pembangunan properti yang memakan lokasi hutan mangrove.

Salah satu yang disoroti adalah peninbunan hutan Bakau di Tiban Mentaro, yang tak jauh dari pemukiman Cipta Land. Kawasan hutan bakau di dekat pemukiman warga ini sudah hampir habis dibabat demi proyek perumahan. Ini disayangkan masyarakat pemerhati lingkungan sebab kawasan hutan bakau terancam punah di kota Batam. Ekosistem dan lingkungan hutan bakau jadi rusak.

“Pengerusakan hutan bakau ini bukan saja pada kehilangan hutan bakaunya tapi ekosistem di dalamnya juga hilang. Ancaman abrasi juga sangat tinggi. Ini yang perlu diperhatikan pemerintah agar kegiatan yang menghilangkan hutan bakau ini harus diperhatikan betul, ” ujar Dendi, warga Tiban Mentarau.

Reklamasi hutan bakau di lokasi yang disoroti ini sepertinya masih akan terus berlanjut. Batam Pos yang menyambangi lokasi proyek melihat masih ada sisa-sisa hutan bakau yang masih harus ditimbun. Saat ini memang tidak ada pengerjaan di lapangan, namun warga sekitar akui bahwa penimbunan hutan bakau tersebut masih akan dilanjutkan.

“Karena disoroti makanya berhenti sementara. Nanti akan beroperasi lagi itu. Mau ditimbun semua hutan bakau di pinggir sungai ini, ” kata Agus, warga lainnya.

Sebelumnya Kepala Pangkalan PSDKP Batam Turman Hardianto. Dia menjelaskan, bahwa imbas dari pengerusakan hutan mangrove ini tidak saja pada kehilangan kawasan hutan mangrove saja tapi juga pada ekosistem dan ancaman abrasi. Untuk itu perlu ada penyetaraan aturan tentang hutan mangrove ini antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Satu sisi KKP dalam undang-undang kelautan dan perikanan nomor 1 tahun 2014 mengatur tidak boleh ada pemanfaatan hutan mangrove yang mengakibatkan kerusakan ekosistem dan lingkungan sekitar, di sisi lain ada undang-undang kehutanan yang menyebut kawasan mangrove bukan kategori ekosistem sebagai pohon tegakan bisa dimanfaatkan dengan mengurus perizinan terkait.

“Nah disinilah masalahnya. Ada dualisme aturan yang membuat dilema. Satu pihak kita melarang, satu lagi membolehkan dengan perizinan yang sesuai. Perlu ada penyelarasan aturan ini. Ini yang lagi digodok semoga ada kesepakatan yang bisa menjaga kelestarian hutan mangrove ini,” ujar Turman.

Maraknya pembabatan mangrove yang terjadi saat ini disebutkan Turman karena ada perizinan pemanfaatan mangrove di kawasan rezim darat. Untuk KKP yang dengan tegas melarang pengerusakan mangrove ini hanya di dalam garis bibir pantai yang sudah diatur dalam aturan.

Namun demikian kerusakan ekosistem akibat pemanfaatan mangrove di wilayah darat ini juga sampai ke wilayah garis pantai. Ini yang akan kembali dikaji oleh KKP dengan lintas kementerian terkait agar ada penyelarasan aturan pemanfaatan bakau yang masuk kategori pohon tegakan atau masuk kawasan hutan produksi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Penyelidikan Kasus Dugaan Malpraktik RS Graha Hermine Dihentikan Ditreskrimsus Polda Kepri, Keluarga Korban Lapor ke Mabes Polri

0
peradi
Kuasa hukum pelapor, Natalis Zega, bersama keluarga korban dugaan malapraktik RS Graha Hermine.
F. Azis maulana/Batam Pos

batampos – Kuasa hukum pelapor korban malpraktik di Rumah Sakit Graha Hermine mengambil langkah hukum untuk melaporkan ke Kompolnas dan Kadiv Propam Mabes Polri kemudian tetap menggugat perkara ini secara perdata.

“Perkara ini dihentikan karena menurut keterangan ahli sudah sesuai standar operasional, disini saya rasa ini sangat prematur untuk melakukan SP3 pemberhentian penyelidikan,” ujar Kuasa Hukum Korban, Natalis Zega, Selasa (2/4).

Pihaknya juga sudah mengambil langkah hukum dengan melaporkan ke Kompolnas, Kadiv Propam Mabes Polri dan Karopaminal perihal proses penyidikan perkara ini termasuk gugatan secara perdata.

Baca Juga: Polisi Hentikan Penyelidikan Dugaan Malapraktik RS Graha Hermine

“Terkait gugatan perdata, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa tim dari Jakarta untuk dihadirkan,” ujarnya.

kondisi terkini pelapor hanya terbaring tempat tidur, setelah operasi yang dijalaninya paska kecelakaan yang dialaminya pada akhir 2023 lalu.

Paska operasi tersebut, korban yang awalnya hanya mengalami cidera di bagian pinggang dan lebam di bagian lutut sebelah kiri. Justru menjalani tindak operasi tanpa sepengetahuan pihak keluarga.

“Sekarang setelah operasi, bukan membaik. Bahkan tulang pinggang klien saya dan kaki sebelah kirinya tidak normal lagi. Bergeser posisinya setelah tindakan operasi yang dilakukan rumah sakit juga tanpa ada pemberitahuan apapun ke keluarga,”terangnya,

Dari pihak keluarga korban, Hisar Rauli, mengharapkan keadilan bagi saudaranya Hetty Elvi Situngkir agar bisa pulih dan menjalani perawatan lalu tanggung jawab dari pihak Rumah Sakit Graha Hermine.

“Yang kami inginkan keadilan dan rasa tanggung jawab dari pihak rumah sakit ,” ungkapnya.

Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Putu Yudha Prawira melalui Kasubdit IV Tipiter, Kompol Zamrul Aini membenarkan jika kasus tersebut dihentikan.

“Dasar henti lidik ialah dari pemeriksaan yang kami lakukan terhadap ahli bahwa tidak ditemukan adanya unsur pidana , dalam arti bahwa yang dilakukan oleh pihak Rumahsakit sudah sesuai prosedur,” ujarnya.

Dari ahli kedokteran menjelaskan semua sudah seusai dengan prosedur sehingga tidak ditemukan unsur pidana.

“Ahli yang dhadirkan yakni dari ikatan dokter Indonesia (IDI), perhimpunan ahli dokter orthopedi Indonesia,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana