Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 378

Kebakaran di Sebong Pereh Bintan, Tiga Rumah dan Lima Motor Hangus

0
Tim Damkar berusaha memadamkan api yang melanda Jalan Panca Marga, Kampung Rambutan, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. F. Kiriman Damkar untuk Batam Pos

batampos – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan Panca Marga, Kampung Rambutan, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Sabtu (17/1/2026) dini hari. Akibat peristiwa tersebut, tiga rumah warga dan lima unit sepeda motor hangus terbakar.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.56 WIB. Api diduga berasal dari salah satu rumah yang sudah tidak ditempati. Kencangnya angin membuat kobaran api dengan cepat merembet ke dua rumah di sekitarnya.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran serta satu armada water suplai setelah menerima laporan dari warga.

Baca Juga: Isra Mi’raj 1447 H di Bintan, Ustaz Taja Sofyan Ajak Jemaah Tingkatkan Akhlak dan Kepedulian Sosial

“Api cepat membesar karena angin kencang, sehingga proses pemadaman cukup sulit,” ujar Panyodi.

Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama lebih dari dua jam sebelum api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.15 WIB. Dalam proses tersebut, Damkar menghabiskan sekitar 15 ton air.

Selain merusak tiga unit rumah, kebakaran juga menghanguskan lima unit sepeda motor milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Panyodi menyebutkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, total kerugian akibat insiden tersebut masih dalam proses pendataan.

Baca Juga: Detik-detik Nelayan Bintan Diterkam Buaya, Imran Sempat Teriak “Jal, Minta Tolong!”

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat cuaca berangin.

“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dan segera melaporkan kejadian kebakaran supaya dapat ditangani secepat mungkin,” katanya. (*)

Artikel Kebakaran di Sebong Pereh Bintan, Tiga Rumah dan Lima Motor Hangus pertama kali tampil pada Kepri.

Heboh Polisi Indonesia Gabung Tentara Rusia, Polda Aceh Pastikan Desersi

0
Tentara Rusia terlihat di dalam tank di Volnovakha, Ukraina. (Sumber Foto: Anadolu Agency/Getty Images )

batampos – Polda Aceh memastikan Bripda Muhammad Rio, personel Satuan Brimob Polda Aceh, telah melakukan desersi setelah diketahui berada di Rusia dan diduga bergabung dengan tentara Rusia untuk berperang melawan Ukraina. Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, Rio disebut berada di wilayah konflik Donbass.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto. Ia mengatakan, Bripda Rio meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan maupun satuan sejak Desember 2025.

Sebelum dinyatakan desersi, Rio tercatat pernah melanggar Kode Etik Profesi Polri. Ia menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terkait pelanggaran berupa perselingkuhan hingga menikah siri.

Baca Juga: OJK dan Bareskrim Polri Perkuat Kolaborasi Tangani Penipuan Daring

“Atas pelanggaran tersebut, yang bersangkutan dijatuhi sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun dan ditempatkan di Yanma Brimob Polda Aceh,” kata Joko dalam keterangan resmi, Sabtu (17/1).

Sidang KKEP tersebut digelar pada 14 Mei 2025 dengan Nomor Putusan: PUT KKEP/12/V/2025/KKEPP. Salah satu amar putusannya menetapkan mutasi demosi selama dua tahun.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan bahwa sejak 8 Desember 2025, Bripda Rio tidak masuk dinas tanpa keterangan yang sah. Setelah hampir satu bulan menghilang, pada 7 Januari 2026, Rio mengirimkan pesan WhatsApp kepada sejumlah rekannya.

Pesan itu dikirimkan kepada anggota Provost Satuan Brimob Polda Aceh, Kasi Yanma, serta PS Kasubbagrenmin. Dalam pesan tersebut, Rio melampirkan foto dan video yang menunjukkan dirinya telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia.

Baca Juga: Mantan Menag Gus Yaqut Seret Nama Jokowi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

“Dokumentasi tersebut juga menggambarkan proses pendaftaran hingga besaran gaji yang diterima dalam mata uang rubel, yang dikonversi ke rupiah,” ujar Joko.

Joko menegaskan, pihaknya telah melakukan upaya pencarian dan pemanggilan terhadap Rio jauh sebelum pesan tersebut dikirim. Polisi mendatangi rumah orang tua serta rumah pribadi yang bersangkutan.

“Terkait absennya yang bersangkutan, kami telah melakukan pencarian dan pemanggilan. Upaya tersebut juga telah dilaporkan ke Bidpropam sebelum Satbrimob Polda Aceh menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO),” katanya.

DPO terhadap Bripda Muhammad Rio diterbitkan dengan Nomor DPO/01/I/HUK.12.10/2026 tertanggal 7 Januari 2026. (*)

Artikel Heboh Polisi Indonesia Gabung Tentara Rusia, Polda Aceh Pastikan Desersi pertama kali tampil pada News.

Protes Klaim AS atas Greenland, Eropa Berpotensi Boikot Piala Dunia 2026

0
Trofi Piala Dunia 2026. (bola.com)

batampos – Eropa bisa jadi mempertimbangkan melakukan aksi boikot terhadap pelaksanaan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Hal ini dipertimbangkan sebagai langkah protes paling ekstrem terhadap klaim Washington atas Greenland, kata seorang politisi Jerman.

”Memboikot turnamen harus dipertimbangkan hanya sebagai langkah terakhir untuk menyadarkan Presiden Trump terkait isu Greenland,” kata juru bicara kebijakan luar negeri Partai Kristen Demokrat Jerman CDU/CSU Jurgen Hardt, seperti dilansir dari Antara.

Sebagaimana dikutip laporan koran Bild, jubir partai tersebut menyoroti sikap Trump yang telah memperlihatkan betapa pentingnya Piala Dunia. Laporan media Yordania Roya News pada 10 Januari menyebut, ada hampir 17.000 pencinta sepak bola yang membatalkan tiket Piala Dunia mereka menyusul seruan boikot dalam rangka memprotes kebijakan AS.

Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen tersebut, yang pertama kalinya melibatkan 48 tim peserta, akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Sementara itu, AS akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2028 di Los Angeles.

Presiden AS Donald Trump berulang kali menyampaikan bahwa Greenland harus menjadi wilayah AS atas dasar posisinya yang strategis untuk keamanan nasional serta dengan dalih mempertahankan dunia bebas dari Tiongkok dan Rusia.

Otoritas Denmark dan Greenland menegaskan bahwa AS tak boleh mencaplok Greenland dan meminta AS menghormati keutuhan wilayahnya.

Greenland merupakan koloni Denmark hingga 1953. Wilayah tersebut mendapat otonomi luas pada 2009 yang mencakup wewenang memerintah dan menentukan kebijakan dalam negeri secara mandiri. (*)

Artikel Protes Klaim AS atas Greenland, Eropa Berpotensi Boikot Piala Dunia 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

CKG Ungkap Penyakit yang Tak Disadari, 20 Warga Batam Dirujuk

0
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Sekupang. F.Rengga Yuliandra

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, mencatat sebanyak 20 peserta program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2025 harus dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan lanjutan. Rujukan diberikan setelah pemeriksaan menemukan indikasi penyakit yang sebelumnya tidak disadari oleh pasien dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam, Meldasari, mengatakan sebagian besar peserta yang dirujuk tidak memiliki keluhan kesehatan yang signifikan sebelum mengikuti CKG. Penyakit baru terdeteksi setelah dilakukan skrining kesehatan secara menyeluruh.

“Rujukan dilakukan karena ditemukan kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan pemeriksaan lanjutan atau penanganan yang tidak dapat dilakukan saat pelaksanaan CKG,” kata Meldasari, Jumat (16/1).

Baca Juga: Polsek Lubukbaja Ungkap Kasus Narkotika di Apartemen, 2 Pengedar Sabu Diciduk

Ia menjelaskan, jenis rujukan yang diberikan mencakup beragam kasus, di antaranya satu kasus tumor jinak payudara dan satu kasus Fibroadenoma Mammae. Selain itu, ditemukan tiga kasus polip uteri, empat kasus Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) positif, serta satu kasus dugaan kanker serviks.

Dinkes Batam juga mencatat satu kasus sifilis, satu kasus gangguan tumbuh kembang anak berupa Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan keterlambatan bicara, serta tujuh kasus gangguan jantung. Gangguan jantung tersebut meliputi AV block pada derajat tertentu, kelainan jantung, pembengkakan jantung, ST elevasi pada pemeriksaan EKG, dan bradikardia.

Menurut Meldasari, temuan tersebut menunjukkan bahwa banyak penyakit dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala awal yang jelas. Oleh karena itu, CKG dinilai memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini berbagai penyakit, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Ini menjadi alasan mengapa CKG penting sebagai upaya skrining kesehatan masyarakat untuk mendeteksi penyakit sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga: Pria yang Lompat di Jembatan Barelang Ternyata Pernah Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Program CKG di Kota Batam telah berjalan hampir satu tahun dan menyasar seluruh kelompok usia. Dinkes Batam menetapkan jumlah sasaran CKG sebanyak 1.276.930 orang atau mendekati total populasi Kota Batam.

Dari jumlah tersebut, pendaftar melalui aplikasi ASIK tercatat sebanyak 203.874 orang atau sekitar 15,96 persen, dengan tingkat kehadiran mencapai 156.465 orang atau 76,69 persen. Selain pendaftaran melalui aplikasi, sebanyak 111.851 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan melalui pendaftaran manual.

Berdasarkan kelompok usia, peserta CKG terbanyak berasal dari anak usia 7 hingga 12 tahun, seiring dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di sekolah-sekolah. Kelompok usia tersebut disusul oleh peserta berusia 13 hingga 15 tahun dan 16 hingga 17 tahun. (*)

Artikel CKG Ungkap Penyakit yang Tak Disadari, 20 Warga Batam Dirujuk pertama kali tampil pada Metropolis.

Deretan Hiburan dan Kuliner Jadikan Golden City Bengkong Tak Pernah Sepi

0
Sejumlah wisatawan asyik bermain gokar di kawasan wisata Golden City Bengkong. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kawasan Golden City Bengkong, Kota Batam, nyaris tak pernah sepi, terutama saat akhir pekan. Kawasan ini memang dirancang sebagai destinasi wisata terpadu yang menyasar pengunjung lokal maupun mancanegara. Tidak hanya menawarkan deretan restoran dan seafood, Golden City juga menghadirkan beragam wahana hiburan keluarga.

Sejak pagi hingga malam hari, pengunjung dimanjakan dengan pilihan kuliner dan panorama laut terbuka. Tempat ini menjadi pilihan favorit untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan.

Salah satu daya tarik utama Golden City adalah wahana gokart. Permainan balap ini menjadi satu-satunya yang tersedia di kawasan tersebut dan dapat dinikmati oleh anak-anak hingga orang dewasa. Pengunjung bisa merasakan sensasi balapan layaknya pembalap sungguhan di lintasan yang telah disediakan.

Pantauan Batam Pos pada Jumat (16/1) sore menunjukkan kawasan ini dipadati pengunjung, dengan dominasi wisatawan asing, terutama dari Singapura dan Malaysia.

Baca Juga: ASDP Batam Tegaskan Ferizy Sudah Batasi Kuota Tiket per Jam

Dedi Harun, salah satu pengunjung, mengaku kerap menjadikan Golden City Bengkong sebagai destinasi liburan keluarga. Menurutnya, kawasan ini menawarkan pilihan hiburan yang lengkap dalam satu lokasi.

“Kalau libur kerja, kami biasanya ke Golden Prawn. Bisa bawa istri dan anak, makan, main, semua ada,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pemandu wisata, Fahruk Sihombing. Ia mengatakan wisatawan Singapura yang ia dampingi kerap memilih wahana gokart sebagai hiburan utama. Menurutnya, harga permainan cukup bervariasi dan terjangkau bagi wisatawan.

“Untuk gokart ada beberapa pilihan. Beginner Rp150 ribu, Express Rp200 ribu, Gokart Double Rp250 ribu bisa berdua, sampai Gokart Extreme ATV Rp350 ribu hingga Rp500 ribu. Rata-rata durasinya sekitar 10 menit,” jelasnya.

Fahruk menambahkan, bagi wisatawan yang enggan beraktivitas di pantai, wahana hiburan seperti gokart menjadi alternatif yang menarik. “Kalau turis malas ke pantai, biasanya mereka pilih hiburan seperti ini,” katanya.

Ketika malam hari, kawasan Golden City kembali berubah wajah. Deretan kafe estetik mulai ramai dipadati anak-anak muda yang menikmati suasana malam. Kopi, obrolan santai, dan hembusan angin laut menjadi perpaduan yang menjadikan kawasan ini tempat favorit untuk bersantai hingga larut.

Baca Juga: Nongkrong Asyik, 5 Cafe Baru di Batam Ini Jadi Incaran Anak Muda

Keberadaan kawasan wisata dan hiburan seperti Golden City dinilai turut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah, terutama dari sektor pajak dan jasa pariwisata.

Sementara itu, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata optimistis tren kunjungan wisatawan akan terus meningkat. Kepala Disbudpar Batam, Ardi Winata, menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,7 juta orang, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 1,5 juta.

Ia menyebut, tren kunjungan wisatawan ke Batam menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun, seiring bertambahnya destinasi dan pilihan hiburan yang ditawarkan. (*)

Artikel Deretan Hiburan dan Kuliner Jadikan Golden City Bengkong Tak Pernah Sepi pertama kali tampil pada Metropolis.

OJK dan Bareskrim Polri Perkuat Kolaborasi Tangani Penipuan Daring

0
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bareskrim Polri melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penanganan Laporan Pengaduan pada Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

batampos – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) resmi memperkuat kolaborasi penanganan penipuan daring atau scam melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penanganan Laporan Pengaduan pada Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan melalui PKS Nomor PRJ-1/EP.1/2026 dan PKS/3/I/2026, masyarakat korban penipuan kini dipermudah dalam menyampaikan laporan ke kepolisian melalui sistem IASC. Laporan pengaduan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengembalian sisa dana milik korban oleh pelaku usaha jasa keuangan.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen OJK dan Polri untuk melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat Indonesia,” ujar Friderica, Jumat (16/1).

Ia berharap kolaborasi ini dapat mempercepat penegakan hukum serta meningkatkan efektivitas penangkapan pelaku penipuan.

PKS juga mencakup sejumlah ruang lingkup kerja sama, antara lain penanganan laporan pengaduan dan laporan polisi, peningkatan kapasitas serta pemanfaatan sumber daya manusia, hingga penggunaan sarana dan prasarana secara bersama.

Penguatan sinergi ini dilatarbelakangi meningkatnya laporan dan jumlah korban penipuan di Indonesia. Modus penipuan kini banyak dilakukan secara daring dengan memanfaatkan layanan keuangan seperti transfer rekening bank dan virtual account pengisian saldo dompet digital (e-wallet), hingga pembelian aset digital termasuk kripto.

“Seiring perkembangan teknologi, modus penipuan kian kompleks dan berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih luas,” jelasnya.

IASC sendiri merupakan inisiatif OJK bersama kementerian, lembaga, dan otoritas terkait yang tergabung dalam Satgas PASTI, serta didukung asosiasi industri.

“Forum ini dibentuk untuk memastikan penanganan penipuan di sektor keuangan dapat ditindaklanjuti secara cepat, terintegrasi, dan memberikan efek jera,” ujarnya

Berdasarkan data IASC, sejak 22 November 2024 hingga 28 Desember 2025, tercatat 411.055 laporan penipuan dengan total kerugian mencapai Rp9 triliun. Dari jumlah tersebut, dana sebesar Rp402,5 miliar berhasil diblokir atau diselamatkan.

OJK dan Bareskrim Polri menyatakan komitmen untuk terus memperkuat sinergi, khususnya dalam percepatan pengembalian dana korban serta peningkatan pelindungan dan kepercayaan publik terhadap upaya pemerintah memberantas penipuan di sektor keuangan.

“OJK selaku koordinator Satgas Pasti mengimbau masyarakat yang menjadi korban penipuan agar segera melaporkan kejadian melalui situs resmi IASC di iasc.ojk.go.id dengan melampirkan data dan dokumen pendukung yang diperlukan,” tutupnya. (*)

Artikel OJK dan Bareskrim Polri Perkuat Kolaborasi Tangani Penipuan Daring pertama kali tampil pada News.

Polsek Lubukbaja Ungkap Kasus Narkotika di Apartemen, 2 Pengedar Sabu Diciduk

0
Unit Reskrim Polsek Lubukbaja mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di sebuah kamar Apartemen Permata Residence, Baloi, Kota Batam. F.Istimewa

batampos – Unit Reskrim Polsek Lubukbaja mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di sebuah kamar Apartemen Permata Residence, Baloi, Kota Batam. Pengungkapan tersebut dilakukan pada Rabu (14/1) sekitar pukul 14.00 WIB, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika jenis sabu.

Penggerebekan dilakukan di kamar 1017 lantai 10 Apartemen Permata Residence. Saat petugas bersama pihak keamanan apartemen membuka kamar tersebut, polisi mendapati asap tebal dari dalam ruangan. Di lokasi, aparat menemukan dua pria dewasa yang kemudian diamankan bersama sejumlah barang bukti narkotika yang diduga sabu.

Dua tersangka masing-masing berinisial COS (26) dan RSP (21). Berdasarkan hasil penyelidikan awal, COS diduga berperan sebagai pemilik sekaligus pengedar sabu, sementara RSP membantu dengan cara memecah dan mengemas narkotika ke dalam paket-paket kecil untuk diedarkan. Keduanya langsung dibawa ke Mapolsek Lubuk Baja guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Pria yang Lompat di Jembatan Barelang Ternyata Pernah Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Dari tangan para tersangka, polisi menyita 18 paket plastik berisi serbuk kristal diduga sabu dengan berat bruto sekitar 15,35 gram. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang pendukung lainnya, seperti timbangan digital, alat hisap sabu, beberapa unit telepon genggam, senjata tajam, plastik klip, serta buku catatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Kapolsek Lubuk Baja melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas menyatakan, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, di antaranya Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan dalam KUHP terbaru. (*)

Artikel Polsek Lubukbaja Ungkap Kasus Narkotika di Apartemen, 2 Pengedar Sabu Diciduk pertama kali tampil pada Metropolis.

Pria yang Lompat di Jembatan Barelang Ternyata Pernah Lakukan Percobaan Bunuh Diri

0
Pemuda yang melompat daari Jembatan 1 Barelang diselamatkan nelayan. f.Istimewa

batampos – MD, pria yang melompat di Jembatan 1 Barelang sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri. Sebelumnya, pria 25 tahun ini sempat mencoba bunuh diri dengan melompat dari atas ruko di kawasan Lubukbaja.

“Yang bersangkutan sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri: Aksi sebelumnya di Lubukbaja digagalkan oleh warga,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, Jumat (16/1).

Dari pengakuan MD ke polisi, ia kerap halusinasi akibat menghirup lem. Ia juga mempunyai masalah pekerjaan.

Baca Juga: Laporan Lewat QR Code Lebih Cepat, Propam Polda Kepri Tangani 31 Pengaduan Anggota

“Yang bersangkutan tinggal bersama orangtuanya di Bengkong. Dan MD ini sudah diserahkan ke pihak keluarga,” katanya.

Sementara Psikolog Mahmud Syaltut mengatakan faktor utama penyebab seseorang bunuh diri karena mengalami depresi. Selain itu, seseorang tersebut menghadapi tekanan psikologis yang berat.

“Faktor ini bisa dialami oleh semua orang. Kemudian karena tidak memiliki pegangan secara spiritual, mental, dan motivasi dari keluarga,” katanya.

Baca Juga: Kadinkes Tegaskan Warga Batam Bukan Suspek Super Flu, Melainkan MERS

Syaltut menjelaskan dari penelitian dan kajian kasus, rata-rata korban bunuh diri sudah pernah melakukan percobaan. Sehingga, para korban nekat mengulanginya lagi.

“Bunuh diri ini sifatnya jalan buntu. Dan mereka menganggap ini jalan terbaik, padahal tidak,” katanya.

Menurut Syaltut, orang yang memiliki depresi dan tekanan psikologis tersebut harus didampingi atau masuk dalam pengawasan.

“Karena hal tersebut akan diulang. Karena berfikir tidak ada jalan lagi,” tutupnya. (*)

Artikel Pria yang Lompat di Jembatan Barelang Ternyata Pernah Lakukan Percobaan Bunuh Diri pertama kali tampil pada Metropolis.

Laporan Lewat QR Code Lebih Cepat, Propam Polda Kepri Tangani 31 Pengaduan Anggota

0
Kabid Propam Polda Kepri Kombes Pol Eddwi Kurniayanto. F.Yashinta

batampos – Propam Polda Kepri mencatat sebanyak 31 pengaduan masyarakat (dumas) terkait dugaan pelanggaran anggota Polri sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 23 laporan telah ditangani, sementara delapan laporan lainnya masih dalam proses penanganan.

“Dari total 31 pengaduan yang masuk sejak Januari hingga Oktober 2025, sebanyak 23 sudah ditangani. Sisanya delapan masih dalam tahap pemeriksaan saksi dan pendalaman,” ujar Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Eddwi Kurniayanto, kemarin.

Ia menjelaskan, pengaduan yang diterima Propam mencakup beragam dugaan pelanggaran, mulai dari penelantaran keluarga, pelecehan dan pencabulan seksual, perselingkuhan, ingkar janji, penyalahgunaan wewenang, penganiayaan, perbuatan asusila, hingga persoalan utang piutang.

“Laporan beragam,” sebutnya.

Baca Juga: Remaja Otaki Pencurian Motor di Seibeduk

Berdasarkan wilayah, laporan paling banyak berasal dari Polda Kepri dan Polresta Barelang, yakni sebanyak enam perkara. Sementara itu, masing-masing satu laporan berasal dari Polres Bintan, Polres Anambas, dan Polres Lingga.

“Penanganan perkara kami lakukan secara cepat dan profesional. Dari 31 laporan, delapan di antaranya saat ini masih berstatus saksi,” jelasnya.

Adapun hasil penanganan perkara yang telah selesai, lanjut Eddwi, terdiri dari empat perkara dicabut atau tidak dilanjutkan, empat perkara terbukti melanggar, serta enam perkara dinyatakan tidak terbukti.

“Perlu kami tegaskan, perkara yang tidak terbukti ini bukan laporan palsu. Namun, fakta dan alat bukti yang ada tidak cukup untuk membuktikan dugaan pelanggaran, termasuk ada laporan yang salah sasaran,” tegasnya.

Untuk meningkatkan transparansi dan mempercepat penanganan pengaduan, Propam Polda Kepri kini mengandalkan layanan pengaduan berbasis QR Code. Layanan ini telah diluncurkan dan disosialisasikan secara masif di berbagai ruang publik.

“QR Code ini kami pasang di perkantoran, pelabuhan, bandara, kafe, restoran, hingga ruang publik seperti bioskop dan pusat perbelanjaan. Sosialisasi dilakukan melalui brosur, banner, spanduk, serta video videotron di dalam kota,” ungkap Eddwi.

Baca Juga: ASDP Batam Tegaskan Ferizy Sudah Batasi Kuota Tiket per Jam

Menurutnya, pengaduan melalui QR Code langsung terhubung ke sistem Mabes Polri. Data pelapor dan terlapor, termasuk lokasi kejadian, akan otomatis diteruskan ke Polda setempat untuk segera ditindaklanjuti.

“Laporan langsung kami terima dan segera dilakukan penyelidikan. Klarifikasi terhadap pihak terkait dilakukan, dan jika terbukti, kami kirimkan SP2HP kepada pelapor,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu memviralkan dugaan pelanggaran anggota Polri di media sosial. Menurutnya, mekanisme QR Code justru lebih cepat, aman, dan terpantau.

“Tidak perlu viral. Cukup lapor melalui QR Code. Laporan terpusat, terpantau, dan dievaluasi setiap minggu melalui zoom meeting. Dalam dua hari, laporan sudah mulai diproses,” katanya.

Evaluasi penanganan perkara dilakukan secara rutin setiap pekan, mencakup jumlah laporan masuk, perkara yang telah selesai, dan yang masih berproses. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada laporan yang tertinggal.(*)

Artikel Laporan Lewat QR Code Lebih Cepat, Propam Polda Kepri Tangani 31 Pengaduan Anggota pertama kali tampil pada Metropolis.

Rencana Pembangunan Jalan Tol Lembah Anai Sumbar Disetujui Presiden Prabowo

0
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Dok. KemenPU)

batampos – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan rencana pembangunan Jalan Tol Lembah Anai di Sumatera Barat terus dimatangkan. Proyek strategis tersebut telah mendapat sinyal positif langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa rencana pembangunan tol yang menghubungkan kawasan vital di Sumatera Barat itu telah disetujui oleh Presiden Prabowo.

“Tapi sudah, itu termasuk salah satu yang sudah sempat saya sounding ke Presiden dan sudah beliau oke,” ujar Dody di Kementerian PU, Jakarta, Jumat (16/1).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar menjelaskan, pembangunan jalan tol memiliki sejumlah tahapan teknis yang harus dilalui sebelum masuk ke tahap konstruksi. Mulai dari penyusunan studi awal hingga proses lelang.

“Terkait dengan jalan tol memang mekanisme seperti yang disampaikan Pak Menteri ada tahapan-tahapan terkait dengan FS, pra-FS, kemudian nanti lelang. Tapi sebelumnya kita bikin AMDAL, DPT, kemudian lelang dan baru bikin desain sampai dengan pelaksanaan,” jelas Roy.

Ia menambahkan, saat ini proyek Jalan Tol Lembah Anai masih berada pada tahap persiapan. Fokus pemerintah adalah penyusunan desain awal, studi kelayakan, serta pemenuhan dokumen lingkungan dan teknis lainnya.

“Ini tahapannya memang lagi tahapan desain, persiapan studi kelayakan, AMDAL dan DPT untuk menuju ke proses pembangunan konstruksi,” imbuhnya.

Dari sisi pembiayaan, Roy menegaskan pemerintah membuka peluang keterlibatan investor. Mengingat proyek ini menjadi prioritas sesuai arahan Presiden dan Menteri PU, sehingga berbagai skema pendanaan nantinya akan dijajaki.

“Sumber-sumber pembiayaan, karena ini memang prioritas arahan Pak Presiden dan Pak Menteri, pasti akan dicari sumber-sumber pembiayaan lain, seperti investor siapa yang akan kita dorong untuk berpartisipasi dalam pembangunan jalan tol tersebut,” jelas Roy.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian PU Wida Nurfaida mengungkapkan bahwa penjajakan pendanaan luar negeri juga sudah mulai dilakukan. Salah satunya dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

“Jadi memang ini karena kemarin arahan Pak Menteri, jadi kemarin AIIB juga sudah kita sounding terkait yang teman-teman Bina Marga menyiapkan FS-nya dan untuk pendanaan loan, ada proses di lender,” ujar Wida. (*)

Artikel Rencana Pembangunan Jalan Tol Lembah Anai Sumbar Disetujui Presiden Prabowo pertama kali tampil pada News.