Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 3783

Gubkepri akan Evaluasi Kenaikan Harga Gas, Tarif Parkir, dan Biaya Rumah Sakit di Batam- Karimun dan Tanjungpinang

0
Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad usai mengikuti rilis bulanan di Kantor BPS Kepri, Jumat (1/3). f.peri

batampos– Pemerintah Provinsi Kepri akan mengevaluasi kembali kebijakan kepala daerah yang berdampak pada kenaikan inflasi.

Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan akan menyurati beberapa kepala daerah untuk menelaah lagi kebijakanya. Seperti kenaikan tarif parkir dan harga gas elpiji kemasan 3 Kilogram (Kg) di Batam.

“Karena itu gas yang digunakan masyarakat secara umum. Banyak juga pelaku usaha yang masih mengandalkan gas subsidi tersebut,” ujar Ansar di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Jumat (1/3).

BACA JUGA: Ratusan Pemotor Tujuan Batam Padati Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan

Ansar mengatakan, pemerintah sebenarnya tidak dilarang untuk menaikkan harga, hanya saja kondisi saat ini belum memungkinkan untuk diterapkan kebijakan tersebut.

Walaupun di sisi lain, Pemprov Kepri juga sudah mendorong pelaku usaha dengan modal usaha tanpa bunga. Tapi jangan ada kebijakan yang tidak relevan dengan langkah pengingkatan ekonomi itu.

“Lebih baik kita evaluasi, kita tunda dulu sampai ekonomi stabil dan produktifitas ekonomi masyarakat meningkat,” ujar Ansar.

Selain itu, masalah kenaikan tarif rumah sakit Batam, Karimun, dan Tanjungpinang lanjut Ansar juga akan dibahas kembali. Bisa saja ada referensi yang digunakan oleh tiga pemda tersebut.

”Tetap akan dibahas kembali agar kenaikan itu tidak jadi dilaksanakan,” tambahnya.

Sementara, Kepala BPS Kepri, Darwis, mengatakan memang tiga poin yang disampaikan gubernur Kepri tersebut menjadi pemicu kenaikan inflasi di Januari yang mencapai 3,58 persen.

“Memang itu akibat kenaikan tarif parkir, harga gas 3 Kg dan biaya rumah sakit di tiga daerah tambahnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Harga Beras Bertahan Tinggi

0

batampos – Kenaikan harga beras diprediksi masih bakal berlanjut. Apalagi, sebentar lagi memasuki momen bulan puasa. Harga beras yang cenderung tinggi setidaknya bertahan sampai masa panen dimulai pada akhir Maret.

Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (Celios) Media Wahyudi Askar mengatakan, kenaikan harga beras yang cukup signifikan tidak terlepas dari faktor pemilu. Meski pesta demokrasi sudah selesai, imbas penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras yang jor-joran, tengkulak menaikkan harga.

”Penyaluran bansos beras meningkat tidak hanya oleh pemerintah, tapi juga para calon legislatif yang kemudian dibagikan ke masyarakat. Itu akan memengaruhi harga,” kata Media kepada Jawa Pos (grup Batam Pos) kemarin (2/3). Di level pedagang yang menjual ke konsumen, lanjut dia, juga tidak serta-merta menurunkan harga beras.

Faktor berikutnya, masa panen beras yang mundur. Terutama di daerah lumbung padi nasional seperti di Jogjakarta, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Timur. Kelangkaan stok itu membuat harga beras juga naik ketika kebutuhan juga tinggi.

Apalagi, fenomena tersebut bertepatan dengan menjelang Ramadan. ”Jadi, memang ada banyak faktor yang berkaitan. Momentum ini dimanfaatkan oleh distributor besar yang menahan beras sehingga menimbulkan kenaikan harga,” ungkap Media.

Baca Juga: Inflasi RI Meroket jadi 0,37 per Februari 2024, Ini Biang Keroknya

Sebagai mitigasi jangka pendek, mau tidak mau harus ada upaya stabilisasi harga. Memonitor dan mengatur harga beras di sejumlah wilayah kota maupun pedesaan yang kemungkinan besar memicu panic buying. Mengontrol titik-titik wilayah yang harga berasnya sudah tidak masuk akal. Datanya juga dikumpulkan secara harian. Dilengkapi dengan intervensi di lapangan berupa intervensi pasar maupun pendistribusian ke daerah lain lebih cepat.

Selain itu, jelas Media, penting juga bekerja sama dengan distributor. Memang ada kemungkinan penimbunan dilakukan oleh distributor kecil dan menengah. Hanya, upaya hukum sulit dilakukan kepada pemain kecil dan menengah tersebut. Harus ada upaya persuasif, terutama di level pemerintah daerah, agar tidak terjadi penimbunan.

Untuk distributor besar, tutur Media, diperlukan penegakan hukum jika kedapatan menimbun beras. ”Sebetulnya pemerintah sudah punya datanya dan itu sudah terjadi penimbunan. Sehingga (terjadi) kelangkaan beras gila-gilaan saat ini,” ujar lulusan doktoral University of Manchester tersebut.

Baca Juga: Diisukan Jadi Cagub DKI Lagi Bila Kalah Pilpres, Ini Respons Anies

Belajar dari pengalaman tahun lalu, lanjut Media, salah satu cara yang cukup ampuh menekan inflasi adalah dengan dana perlindungan sosial dan bansos menjelang Ramadan. Cuma, tahun ini berbeda. Bansos sudah disebar luar biasa besar menjelang pemilu. Khususnya pada Desember 2023 dan Januari 2024. Dengan demikian, inflasi tampaknya kurang signifikan dengan bansos. Sejalan dengan penurunan frekuensi penyaluran.

Di sisi lain, penyaluran bansos dalam jangka panjang juga tidak baik. ”Seperti mengobati sesuatu bukan dengan obat yang seharusnya. Jadi, tidak bisa dikontrol lewat bansos,” ungkapnya.

Menurut Media, bulan Ramadan harga beras tampaknya masih akan terus naik. Sebab, beras merupakan komoditas utama dan berkaitan dengan komoditas lain. Jadi, akhirnya merembet ke harga cabai, bawang, dan minyak goreng. Artinya, kontribusinya ke sektor lain cukup tinggi.

Sebelum masa panen sekitar akhir Maret atau April, mungkin harga masih akan naik. Namun, itu bergantung juga pada langkah pemerintah. Untuk diketahui, kontribusi kenaikan harga beras terhadap inflasi bisa lebih dari 0,2 persen. ”Kita bisa lihat dari rilis inflasi BPS cukup mengkhawatirkan. Terutama kondisi masyarakat rentan,” tandasnya.

 

Temuan Beras Bulog Dikemas Ulang
Polda Sumatera Utara (Sumut) menemukan indikasi pelanggaran dalam distribusi beras Bulog. Dalam sidak gabungan Polda Sumut dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan pemerintah yang tergabung dalam satgas pangan, ditemukan adanya dugaan beras Bulog yang dikemas ulang dengan tujuan menaikkan harga.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Bambang Rubianto menyatakan, indikasi kecurangan itu ditemukan di tiga pasar di Medan, yakni Pasar Petisah, Pasar Suka Ramai, dan Pasar Simpang Limun. Indikasi kecurangan tersebut berupa beras Bulog yang kemasannya diganti dengan merek lainnya. ”Harganya tidak sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi) Rp 11.500,” ucapnya.

Baca Juga: Fanny Soegiarto Umumkan Keluar dari Soegi Bornean

Pedagang menjualnya dengan harga Rp 13.500 per kg. Dengan begitu, ada selisih Rp 2 ribu dari harga yang ditetapkan pemerintah. ”Kemasan ulang ini kemungkinan agar bisa dijual dengan harga lebih tinggi,” ungkapnya.

Menurut Bambang, beras Bulog yang dikemas ulang itu ditemukan tidak hanya di satu pedagang. Hampir semua pedagang beras di tiga pasar tersebut melakukan hal yang sama.

”Setelah didalami, diketahui pedagang tidak mendapatkan beras ini langsung dari Bulog,” bebernya.

Mungkin pedagang mendapatkan beras Bulog dari pedagang lainnya. Hal itu menunjukkan rantai distribusi beras yang terlalu panjang. ”Contohnya, beras dari Bulog dibeli kartel, lalu ada sub lagi dan baru sampai ke pedagang di pasar. Kan terlalu panjang jalur distribusinya,” ungkap Bambang. (han/idr/c9/fal)

 

Sumber: JP group

BC Batam Gagalkan Penyelundupan Barang Bekas

0
barang bekas
Bea Cukai Batam menangkap Kapal KM Arsyi II yang membawa baju dan sepatu seken dari luar negeri, Jumat (1/3). ( F Bea Cukai Batam untuk Batam Pos)

batampos – Bea Cukai Batam menggagalkan penyelundupan baju dan sepatu bekas dari luar negeri. Barang bekas tersebut diamankan dari kapal motor Arsyi II di Perairan Nipah, Jumat (1/3) pukul 16.30.

“Informasi mengenai kapal tersebut mulanya kami dapatkan berdasarkan unit intelijen Kantor Pusat Bea Cukai pada hari Jumat, (1/3) bahwa akan ada kegiatan pemuatan barang yang diduga karung balpres berjenis kain dan sepatu, yang akan memasuki perairan Batam. Kami menindaklanjuti informasi tersebut, melakukan pendalaman atas informasi tersebut,” kata Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia.

Evi menjelaskan, informasi yang didapat patroli Bea Cukai, kapal tersebut akan memasuki Perairan Nipah, Jumat (1/3) pukul 15.30. Kapal patroli bea cukai pun bersiaga.

Begitu kapal tersebut memasuki Perairan Nipah, tim patroli melakukan pengejaran. Kapal dapat dihentikan dan saat diperiksa, tidak ditemukan dokumen kepabeanan.

“Dari hasil pemeriksaan kapal KM Arsyi II dinahkodai oleh saudara A, dengan muatan karung balpres berjenis kain dan sepatu. Saat ini, kapal tersebut disandarkan di dermaga Bea Cukai Tanjunguncang,” ujar Evi.

Evi mengatakan, penindakan ini adalah komitmen dan keseriusan Bea Cukai Batam dalam menstop peredaran barang ilegal.

”Penyelundupan baju bekas dan sepatu bekas ini, sangat mengganggu industri dalam negeri. Sehingga sesuai dengan instruksi presiden, merupakan hal yang menjadi perhatian kami. Kegiatan ini diharapkan juga dapat memberikan efek jera dan menekan terjadinya pelanggaran yang serupa,” ujar Evi. (*)

Reporter : AZIS MAULANA

Kadishub: Razia Jukir Liar Berkelanjutan

0
parkir ilegal
SALAH seorang juru parkir liar sedang beroperasi di pasar kaget di Batuaji, Kamis (22/2). | F. DALIL HARAHAP/BATAM POS

batampos – Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim memastikan, razia terhadap juru parkir liar akan terus berlanjut. Razia ini adalah respons dari Pemerintah Kota Batam atas pengaduan masyarakat. Salim mengatakan, telah melakukan razia dalam dua hari ini. Tim terpadu telah melakukan razia di beberapa titik.

”Baru beberapa titik yang kami razia, ada 10 yang kami amankan,” kata Salim.

Dia mengatakan, ke-10 juru parkir liar yang diamankan, tidak memiliki identitas yang jelas. dia mengatakan, tidak menutup kemungkinan, ada jukir liar lainnya masih beroperasi di Batam.

Oleh sebab itu, razia untuk menertibkan keberadaan tukang parkir liar ini akan terus berlanjut. Dishub Batam sudah memetakan untuk beberapa titik yang menjadi target lokasi penertiban.

”Masih berlanjut, hingga sebelum Ramadan,” ucap Salim.

dia berharap, adanya penertiban bisa membuat tukang parkir liar jera. Sehingga masyarakat tidak resah lagi.

”Sebagai efek jera. Jukir liar yang kami amankan diberikan pengarahan. Jika berbuat lagi akan ada sanksi tegas,” ujar Salim.

Saat ditanya mengenai permintaan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad terkait evaluasi parkir. Salim mengatakan, proses evaluasi masih terus berlanjut.

”Meskipun saya tak pegang datanya. tetapi, dari laporan sementara, ada kenaikan pendapatan retribusi beberapa persen,” tuturnya. (*)

Pembalap Liar ‘Kucing-kucingan’ dengan Polisi

0
kebut
Petugas kepolisian melakukan razia balap liar di Batam. (F Yofi Yuhendri/Batam Pos.)

batampos – Balap liar makin meresahkan masyarakat. Hampir setiap akhir pekan, aksi balap liar terjadi di beberapa ruas jalan di Batam. Dari pantauan Batam Pos, salah satu titik balap liar yakni di Jalan Raja H Fisabilillah, Teluktering, Batamkota.

“Personel kami telah memonitor aksi balap liar ini. Namun, pembalap liar ini kucing-kucingan dengan petugas,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto, Sabtu (2/3).

Dia mengatakan, petugas kepolisian mengamankan satu titik atau ruas jalan. Namun, aksi balap liar malah muncul di titik lainnya. Meskipun pembalap liar kucing-kucingan dengan petugas kepolisian.

Tri mengaku, tetap berkomitmen memberantas aksi yang melanggar aturan dan mengganggu ketertiban berlalu lintas. ”Intinya, kami tetap komitmen menindak aksi tersebut,” ujar Tri.

Baca Juga: Sepanjang Tahun 2023, Pertumbuhan Ekonomi Batam tumbuh 7,04 Persen

Tri mengatakan, dari aduan masyarakat soal balap liar, kebanyakan pelakunya adalah para remaja. dia meminta, para remaja ini mengetahui etika dan aturan berlalu lintas.

Demi meminimalisir aksi balap liar, Tri mengaku sudah melakukan sosialisasi. Para petugas kepolisian dari Ditlantas Polda Kepri, telah datang ke sekolah-sekolah untuk mengedukasi para pelajar.

“Ajakan kami dari operasi keselamatan seligi 2024 harus paham dan memahami pentingnya keselamatan,” tutur Tri. (*)

Reporter : AZIS MAULANA

Kisah Remaja Putri Aniaya Remaja Putri Lain

0

rundungbatampos – Satreskrim Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Lubukbaja bergerak cepat menangkap komplotan penganiaya anak yang viral di media sosial (medsos), Jumat (1/3) siang. Pelaku berjumlah empat orang yang semuanya cewek, yakni remaja berinisial RS, LS, AR dan SR.

Mereka ditangkap di kediamannya di Bengkong dan Punggur, Nongsa. ”Sudah ditangkap semuanya,” ujar Kanit Reskrim Lubukbaja, Ipda Jonathan Reinhart Pakpahan, kemarin.
Namun, Jonatahan belum bisa menjelaskan motif penganiayaan dan peran masing-masing pelaku tersebut. ”Pelaku masih dimintai keterangan,” katanya.

Dalam video yang viral tersebut, para pelaku berulang kali menganiaya korban yang masih di bawah umur. Tampak dua orang yang berbeda menjadi korbannya.

Sementara itu, salah seorang pelaku AR, mengaku penganiayaan tersebut dilakukannya karena sakit hati dengan korban. Sebab, korban kerap memanggilnya dengan sebutan yang tidak baik.

”Dia sengak-sengak di depan warga, dan memanggil saya lonte,” kata remaja 14 tahun ini.
Selain memanggil dengan sebutan tak baik, kata AR, korban juga menyebarkan fitnah. Korban mengatakan kepada warga bahwa pelaku kerap melakukan hal yang buruk. ”Saya dituduh jual perawan orang. Itu kan gak benar. Memang sengaja direkam, biar jadi bukti kelakuannya itu gak benar,” katanya.

AR mengaku bahwa ia bersama komplotannya tersebut merupakan remaja putus sekolah. Ia sendiri berdomisili di Bengkong bersama RS. ”Saya numpang, orangtua jauh di Riau,” tutupnya.

Sementara korban, SC yang ditemui di Mapolsek Lubukbaja, tampak lemas saat dimintai keterangan oleh penyidik. Remaja 17 tahun ini masih enggan berkomentar dengan kejadian yang menimpanya tersebut.

Kekerasan anak yang mendapat sorotan jagat maya bahkan para selebritis tersebut, menjadi perhatian Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Batam. Ketua LPA Batam, Setiyasih Priherlina mengatakan bahwa peran orangtua sangat penting.

“Periksa sedini mungkin anak-anak kita dengan siapa dia bergaul, lingkungan seperti apa pergaulan mereka. Kalau orangtua tidak berdaya maka anak-anak lebih tidak berdaya lagi,” kata Setyasih Priherlina kepada Batam Pos, Jumat (1/3).

Ia mengimbau keada orangtua agar segera menarik anak-anaknya dari lingkungan yang keras. Sehingga, anak-anak tersebut tidak menjadi korban atau pelaku kekerasan.
Kekerasan terhadap anak di Nagoya tersebut, sangat membuatnya prihatin. Apalagi, semua pelaku dan korban adalah perempuan. “Penanganan kasus ini harus serius. Ini tak sekedar perundungan semata, tapi ada kekerasan juga,” ujar Setyasih.

 

Kekerasan Tradisi Inisiasi Masuk Kelompok
Di lain pihak, anak presenter dan musisi Vincent Rompies, LFR, tidak masuk daftar empat tersangka kasus perundungan di SMA Bina Nusantara (Binus), Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Itu jika dilihat dari inisial para tersangka kasus yang mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka tersebut.

Satuan Reskrim Polres Kota Tangsel menyebut keempat tersangka adalah E, 18,3 tahun; R, 18,3 tahun; J, 18,11 tahun; dan G, 19 tahun.

”Empat orang ditingkatkan statusnya menjadi tersangka, diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud Pasal 76C jo Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 170 KUHP,’’ ungkap Kasatreskrim AKP Alvino Cahyadi dalam konferensi pers di Mapolres Kota Tangsel, BSD Serpong, Jumat (1/3).

Alvino melanjutkan, tujuh pelaku lainnya merupakan anak di bawah umur atau disebut juga anak yang berkonflik dengan hukum (ABH). Karena itu, pihaknya tidak mengungkap identitas ketujuh pelaku.

Ke-7 ABH, terang Alvino, diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76C jo Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 170 KUHP.

Sementara itu, seorang pelaku yang juga di bawah umur ditetapkan sebagai tersangka, namun dengan kasus berbeda. ”Satu orang anak (tersangka, red) diduga melakukan tindak pidana melanggar kesusilaan terhadap anak korban, sebagaimana dimaksud Pasal 76C jo Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 4 ayat (2) huruf d jo Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau Pasal 170 KUHP,” jelasnya seperti dikutip dari Radar Banten (grup Batam Pos).

Jadi, total ada empat tersangka dan delapan ABH. Dalam kesempatan itu, Alvino enggan mengungkap apakah dari 12 orang tersebut ada anak Vincent Rompies.
Sementara itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini mengatakan, kasus perundungan tersebut masih perlu dikawal sampai tuntas.

”Kita masih perlu mengawal penegakan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Sistem Peradilan Pidana Anak. Jangan sampai ada hak-hak anak yang terabaikan. Oleh sebab itu, kami mohon kerja sama semua komponen terkait,’’ ujarnya.

Alvino menyampaikan, kasus perundungan terjadi dua kali, pada 2 dan 13 Februari 2024.

”Kejadian terjadi di warung sekolah. Korban berusia 17 tahun, laki-laki, pelajar kelas 1 SMA,” katanya.

Antara korban dan pelaku merupakan rekan satu sekolah. Para terduga penganiaya dikenal sebagai Geng Tai.

”Para pelaku secara bergantian melakukan kekerasan terhadap korban dengan dalih tradisi yang tidak tertulis sebagai tahapan untuk bergabung dalam suatu kelompok,” kata Alvino.

Berdasar visum, akibat kekerasan tersebut, pada korban didapati luka-luka. Yang pertama memar di leher, yang kedua luka lecet di leher, yang ketiga luka bekas sundutan rokok pada leher bagian belakang, dan yang keempat luka bakar pada tangan kiri.

”Selanjutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan psikolog terhadap korban, korban mengalami dampak psikologis berupa rasa ketakutan, merasa tertekan, dan stres akut,” ucapnya.

Berdasar hasil gelar perkara, ditemukan dugaan adanya peristiwa pidana sehingga perkara tersebut ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Selama proses penyidikan, juga telah dilakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi-saksi, barang bukti, dan pemeriksaan terhadap ahli.

”Selanjutnya, penyidik menemukan cukup bukti sehingga dilaksanakan gelar perkara pada Kamis, 29 Februari 2024, untuk menaikkan status saksi ke anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) dan status saksi menjadi tersangka,” lanjutnya. (*)

 

Reporter : YOFI YUHENDRI

Sampai Pukul 21.58 WIB, Pleno Kota Tanjungpinang masih Belum Lanjut

0

batampos– Peri Irawan, wartawan batampos yang meliput di Hotel CK, tempat pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Tanjungpinang melaporkan, hingga pukul 21.58 WIB, pleno masih belum di lanjut, akibat adanya kericuhan sekitar pukul 20.55 WIB. Dari laporan Peri, saat kericuhan terjadi, pimpinan sidang menskorsing pleno 1×15 menit.

Tapi kata Peri, yang masih berada di lokasi, sekitar pukul 21.58 WIB belum ada tanda tanda pleno diteruskan atau dihentikan untuk hari ini. ”Kami wartawan di sini belum dapat info apa dilanjut malam ini atau besok,” ujar Peri lewat teleponnya.

Seperti diberitakan, pantauan batampos di lokasi, kericuhan terjadi sekitar pukul 20.55 WIB setelah pembukaan pembahasan rekap suara Kecamatan Bukit Bestari.

Setelah peyampaian hasil rekap suara oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) salah satu saksi caleg provinsi PDIP menyanggah kemudian ditanggapi oleh KPU.

Setelah itu saksi paslon PDIP ikut menyanggah namun dibatasi KPU, sesuai tatib dalam satu partai hanya satu saksi yang boleh bicara. akibat dibatasi berbicara, akhirnya timbul kericuhan.

BACA JUGA: Pleno Diskorsing, Ricuh Pleno Tanjungpinang Berlanjut

Kericuhan disebabkan hasil rekapitulasi dari PPK Besatari, tidak sesuai dengan data saksi PDIP. Saksi PDIP ingin bicara menyanggah hasil tersebut. Namun, sesuai tata tertib, hanya satu orang saksi boleh bicara.

Sebelumnya, saksi dari partai lain sudah bicara. Sehingga, saksi dari PDIP marah dan melempar mikropon dan menendang meja. Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal membenarkan kejadian itu. “Kericuhan itu tidak harus terjadi, karena dalam pleno perbedaan angka itu akan dibahas nantinya,” ujar Faizal. Usai ricuh, pleno Kota Tanjungpinang diskorsing 1×15 menit.

Kemudian beberapa saat kemudian terjadi kericuhan di pleno karena ada silang pendapat antar saksi di pleno. Sampai kepolisian turun tangan untuk menenangkan dan membawa yang terlibat ke luar ruangan.

Pukul 22.00 Pleno Dibuka

Sekitar pukul 22.00 WIB pimpinan sidang membuka kembali membuka rapat dan menanyakan kepada peserta rapat apakah pleno dilanjut atau tidak. ”Banyak usulan peserta rapat agar menunda sampai situasi kondusif. Disaat bersamaan ada salah satu pintu yang ditendang tendang yang mengundang perhatian dari kepolisian,” ucap Peri lewat telepon. (*)

 

Sepanjang Tahun 2023, Pertumbuhan Ekonomi Batam tumbuh 7,04 Persen

0
Infrastruktur Jalan 2 F Cecep Mulyana e1696479518338
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Sudirman yang terlihat lebar setelah dilakukan pelebaran, Rabu (4/10/2023). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku bersyukur atas pertumbuhan ekonomi Batam meningkat tajam hingga 7,04 persen sepanjang tahun 2023. Angka itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau sebesar 5,20 persen dan nasional 5,05 persen.

“Kita patut bersyukur atas capaian itu, dukungan pusat, sinergi bersama Forkopimda dan masyarakat serta pembangunan yang dilakukan dapat kita rasakan bersama hasilnya,” kata Muhammad Rudi di Batam Center, Rabu, (28/2/2024).

Di bawah kepemimpinannya, Batam memang tengah gencar membangun infrastruktur bertaraf modern dalam kurun waktu empat tahun terakhir, sebut saja pembangunan jalan-jalan utama yang menghubungkan Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Batu Ampar.

Meski belum rampung sepenuhnya, keindahan dan peningkatan ruas jalan sepanjang 20 km tersebut sudah dirasakan.

Muhammad Rudi meyakini dengan pengembangan infrastruktur tersebut akan memudahkan akses dan proses bisnis di Batam semakin cepat dan mudah. Apalagi sebelumnya ditambah dengan terbitnya PP 41 Tahun 2021 yang mengamanatkan kemudahan perizinan berusaha di KPBPB Batam.

Data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, realisasi investasi tahun 2023 secara keseluruhan mengalami peningkatan sebesar Rp 2,38 triliun atau meningkat 18 persen jika dibandingkan tahun 2022 lalu.

Dalam data tersebut, total realisasi investasi di Batam tahun 2023 sebesar Rp 15,6 triliun. Dengan rincian, investasi dari PMDN sebesar Rp 6,8 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 8,8 triliun.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha yang telah bersama pemerintah berupaya meningkatkan ekonomi di Kota Batam,” sebutnya.

Diketahui sejumlah proyek strategis yang tengah dikembangkan seperti pengembangan Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Batu Ampar dan KEK Kesehatan Sekupang hingga Kawasan Rempang Eco City diharapkan akan menjaga memacu pertumbuhan ekonomi Batam dan Nasional kedepannya. (*/rilis)

Sepanjang Tahun 2023, Pertumbuhan Ekonomi Batam tumbuh 7,04 Persen

0
Infrastruktur Jalan 2 F Cecep Mulyana e1696479518338
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Sudirman yang terlihat lebar setelah dilakukan pelebaran, Rabu (4/10/2023). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku bersyukur atas pertumbuhan ekonomi Batam meningkat tajam hingga 7,04 persen sepanjang tahun 2023. Angka itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau sebesar 5,20 persen dan nasional 5,05 persen.

“Kita patut bersyukur atas capaian itu, dukungan pusat, sinergi bersama Forkopimda dan masyarakat serta pembangunan yang dilakukan dapat kita rasakan bersama hasilnya,” kata Muhammad Rudi di Batam Center, Rabu, (28/2/2024).

Di bawah kepemimpinannya, Batam memang tengah gencar membangun infrastruktur bertaraf modern dalam kurun waktu empat tahun terakhir, sebut saja pembangunan jalan-jalan utama yang menghubungkan Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Batu Ampar.

Meski belum rampung sepenuhnya, keindahan dan peningkatan ruas jalan sepanjang 20 km tersebut sudah dirasakan.

Muhammad Rudi meyakini dengan pengembangan infrastruktur tersebut akan memudahkan akses dan proses bisnis di Batam semakin cepat dan mudah. Apalagi sebelumnya ditambah dengan terbitnya PP 41 Tahun 2021 yang mengamanatkan kemudahan perizinan berusaha di KPBPB Batam.

Data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, realisasi investasi tahun 2023 secara keseluruhan mengalami peningkatan sebesar Rp 2,38 triliun atau meningkat 18 persen jika dibandingkan tahun 2022 lalu.

Dalam data tersebut, total realisasi investasi di Batam tahun 2023 sebesar Rp 15,6 triliun. Dengan rincian, investasi dari PMDN sebesar Rp 6,8 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 8,8 triliun.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha yang telah bersama pemerintah berupaya meningkatkan ekonomi di Kota Batam,” sebutnya.

Diketahui sejumlah proyek strategis yang tengah dikembangkan seperti pengembangan Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Batu Ampar dan KEK Kesehatan Sekupang hingga Kawasan Rempang Eco City diharapkan akan menjaga memacu pertumbuhan ekonomi Batam dan Nasional kedepannya. (*/rilis)

Pleno Diskorsing, Ricuh Pleno Tanjungpinang Berlanjut

0
polisi turun untuk mengamankan kericuhan yang terjadi di saat pleno rekapitulasi suara pemilu tingkat KPU Tanjungpinang, Sabtu (2/3) malam

batampos – Meskipun pleno KPU Kota Tanjungpinang diskorsing. Namun, kericuhan kembali terjadi sekitar pukul 21.00, Sabtu (2/3). Saksi PDIP masih tetap tidak menerima hasil rekapitulasi yang disampaikan oleh PPK Bestari.

Beberapa orang mencoba menenangkan saksi tersebut. Saksi PDIP sempat mendatangi saksi Hanura. Tidak lama kemudian kembali marah dan ditenangkan oleh polisi.

Sampai saat berita ini diturunkan, Peri Irawan, wartawan batampos masih melakukan pemantauan di lokasi. Tunggu berita lanjutnya..(*)

Reporter: PERI IRAWAN