
batampos – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam melakukan sidak takjil yang dijajakan di Pasar Mitra Raya 1. Ada sebanyak 16 sampel takjil yang diperiksa oleh BPOM, Jumat (22/3).
Dari hasil pemeriksaan secara random itu, tidak ditemukan makanan berbahaya. Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPOM Kepri, Musthofa Anwari.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan uji laboratorium, tidak ditemukan kandungan metanil yellow, torak, dan bahan berbahaya lainnya, di dalam sampel takjil yang diuji. Semua sampel takjil memenuhi syarat dan aman untuk dikonsumsi,” kata Musthofa.
Ia mengatakan, pemeriksaan sampel di Pasar Mitra Raya 1 adalah upaya pengawasan takjil. BPOM ingin melindungi masyarakat dari pangan yang tidak aman. “Kegiatan ini merupakan satu dari sejumlah pasar yang sudah kami datangi. Kami ambil sampel secara acak dan langsung lakukan pengujian,” ujar Musthofa.
Musthofa mengatakan, tidak hanya melakukan pengawasan di pasar takjil saja. BPOM di Batam juga melakukan pengawasan terhadap toko-toko yang ada di wilayah Kepri.
“Sejauh ini hasilnya, kami belum menemukan barang yang menyalahi aturan ketentuan. Jika ditemukan, akan ditarik dan dilakukan pemusnahan bersama pemilik usahanya,” tutur Musthofa.
Ia mengimbau, agar masyarakat untuk selalu waspada saat membeli takjil. “Belilah produk pangan yang memiliki kemasan, cek izin edar, dan cek kadaluarsa. Ini untuk melindungi kesehatan anda,” ujar dia. (*)
Reporter : AZIS MAULANA


batampos – Diperkirakan hampir 20 ribuan masyarakat Kota Batam tumpah ruah menghadiri agenda buka puasa bersama dan salat berjamaah di Dataran Engku Putri, Sabtu (23/3/2024).
batampos– Isu miring yang diberitakan salah satu media online terkait Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang ingin merobohkan masjid, mendapat respons dari Kepala Dinas Komunikasi (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, Sabtu (23/3/2024).
batampos– Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali menambah besaran anggaran untuk bantuan kepada rumah ibadah serta yayasan pendidikan di tahun 2024 ini. Untuk tahun ini, besaran anggaran yang disediakan sebesar Rp114 miliar.
