Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 3824

Polsek Bengkong Patroli Antisipasi Perang Sarung

0
e6eb4566 9e3d 47f2 b316 c424b0fce68e
Polsek Bengkong melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) pada malam kelima Ramadan 1445 Hijriah, Sabtu (16/3) malam. F.YOFI YUHENDRI/Batam

batampos – Polsek Bengkong melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) pada malam kelima ramadan 1445 Hijriah, Sabtu (16/3). Kegiatan ini menyasar ke lokasi rawan kejahatan atau tongkrongan remaja.

Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir mengatakan cipkon ini bertujuan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di bulan Ramadan tahun ini.

“Kami fokuskan kepada antisipasi perang sarung, balap liar dan gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Doddy.

Pihaknya berharap dengan dilaksanakannya cipta kondisi ini, pelaksanaan ibadah di bulan suci ramadan dapat berjalan kondusif dan aman.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melaksanakan kegiatan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas seperti minum-minuman keras, bermain petasan serta perang sarung yang dapat mengganggu kenyamanan ibadah puasa,” tutupnya.

Adapun pelaksanaan dilakukan di wilayah Pasir Putih, Jalan Sei Nayon, Golden King, Golden Beach, Golden Prawn Bengkong dan Golden BCI.

Hasilnya, petugas tidak menemukan hal-hal yang menonjol dan selama pelaksanaan operasi Cipta Kondisi situasi dalam keadaan aman terkendali. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Tingkatkan Silaturahmi dengan Warga, Jajaran Polsek Moro Bagikan Makanan Berbuka

0
Kapolsek Moro saat membagikan makanan berbuka kepada pengguna jalan raya

batampos– Polsek Moro terus meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat di wilayah kerjanya. Termasuk di bulan suci Ramadan, jajaran Polsek Moro yang dipimpin, AKP Rizal bersama Bhayangkari memberikan makanan untuk berbuka puasa bagi masyarakat yang membutuhkan.

”Kegiatan Ramadan berbagi memang sudah kita rencanakan. Seperti hari ini kita siapkan 75 kotak makanan berbuka untuk diberikan kepada masyarakat,” ujar Kapolsek Moro, AKP Rizal.

BACA JUGA: 2 Ekor Ikan Lumba-lumba Muncul di Perairan Moro

Makanan berbuka puasa ini, tambah Kapolsek, diberikkan kepada masyarakat yang kurang mampu atau yang membutuhkan. Dan juga dibagikan untuk masyarakat yang sedang menjalani rawat inap di Puskesmas Moro.

”Apa yang Polsek Moro dan Bhayangkari lakukan tidak lain sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama manusia. Kemudian, sebagai sarana untuk lebih mendekatkan hubungan antara Polri dengan masyarakat. Sehingga, kehadiran polisi dapat dirasakan masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan serta pelayan masyarakat,” paparnya.

Semoga, lanjut Kapolsek, berkah Ramadan 1445 ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dan tentunya melalui Ramadan ini akan meningkatkan toleransi di kehidupan bermasyarakat. (*)

Reporter: Sandi P

Diduga Hendak Perang Sarung, 7 Remaja Diamankan di jalan Lintas Timur, Bintan

0
Polisi mengamankan 7 remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di simpang empat dalam jalan Lintas Timur, Kampung Sari Mulyo, Kelurahan Sei Lekop, Bintan Timur pada Sabtu (16/3/2024) malam. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

batampos– Polisi mengamankan 7 remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di Kijang pada Sabtu (16/3/2024) malam.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Rugianto mengatakan, awalnya pihaknya menerima informasi dari salah satu akun instagram yang memperlihatkan video sekelompok remaja melakukan aksi perang sarung.

BACA JUGA: Polisi Bubarkan Balapan Liar, 22 Motor Diamankan

Dalam keterangannya di akun tersebut, fenomena perang sarung seolah menjadi aktivitas saat bulan Ramadan, kabarnya baru-baru ini terjadi di dekat batu 18 arah Kijang.

Akun tersebut juga mengimbau orangtua untuk memperhatikan anaknya agar tidak melakukan perang sarung karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Atas informasi itu, katanya, pihaknya melakukan patroli di sejumlah titik mulai Sabtu (16/3/2024) malam.

Dari patroli itu, polisi mengamankan 7 orang remaja di simpang empat dalam jalan Lintas Timur, Kampung Sari Mulyo, Kelurahan Sei Lekop, Bintan Timur yang diduga hendak melakukan perang sarung.

Karena dari mereka, polisi menemukan tiga sarung yang diduga sebagai alat untuk melakukan perang sarung.

Para remaja tersebut lalu dibawa ke kantor Polsek Bintan Timur untuk diberikan pembinaan.

“Kita beri sanksi lisan, teguran,” katanya.

Usai diberikan sanksi, para remaja tersebut pulang ke rumahnya masing-masing.

Dalam patroli itu, polisi juga menyita 1 botol minuman beralkohol (mikol) merek drum dan 1 botol minuman beralkohol merek apek botal.

Mikol tersebut ditemukan tidak jauh dari kelompok remaja yang sedang berkumpul di lapangan Antam, Kijang.

“Kita temukan miras di lapangan Antam. Tapi mereka tidak mengakuinya,” katanya.

Dia mengimbau ke orangtua untuk memperhatikan anaknya terlebih selama di bulan Ramadan, remaja dapat mengisinya dengan kegiatan positif seperti mengaji di masjid.

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Missyamsu Alson mengatakan, awalnya sekira 30 sampai 50 orang remaja usia 15 sampai 17 tahun berkumpul di jalan simpang empat dalam jalan Lintas Timur, Kijang.

Saat didatangi polisi, mereka kabur dengan menggunakan sepeda motornya.

“Hanya ada 7 orang yang diamankan,” katanya mengaku, remaja lain tidak dikejar karena khawatir terjadi kecelakaan.

Saat diperiksa jok motornya, katanya, pihaknya menemukan tiga sarung yang dililit menyerupai alat yang akan digunakan saat perang sarung.

Dari hasil pemeriksaan, katanya, 7 remaja tersebut membantah ikut dalam aksi perang sarung sebelumnya.

“Tapi mereka menyatakan siap perang sarung jika ada kelompok lain yang mengajak perang sarung,” katanya.

Dia mengatakan, 7 remaja tersebut diberikan peringatan. Kalau kembali terjadi, dia menegaskan akan memberikan sanksi sosial antara lain salat tarawih hingga membaca ayat suci Alquran di masjid selama bulan suci Ramadan. (*)

Reporter: Slamet N

Jalan Diponegoro Seitemiang Butuh Tambahan U Turn

0
jalan sei temiang
Jalan Pangeran U TurnDiponegoro, Seitemiang, Batam. (F.JPG)

batampos – Jalan Raya Pangeran Diponegoro, Seitemiang masih kekurangan U Turn. Imbasnya banyak pemotor yang nekad melawan arus demi menghemat jarak tempuh menuju U Turn, meskipun berisiko.

Pengendara yang keluar dari Jalan Ahmad Dahlan Seitemiang dan akan ke arah simpang Basecamp misalkan harus putar jauh hingga ke hutan Mata Kucing sebab, hanya di situ satu-satunya U Turn yang tersedia. Akhirnya, pemotor umumnya menggunakan jalur alternatif yakni lawan arus ke arah Simpang Tobing.

“Tiap pagi memang harus lawan arus saya karena buru-buru mau antar anak ke sekolah. Kalau ke sana (U Turn) terlalu jauh. Sampai Mata Kucing sana, makan waktu lagi, ” ujar Anggriani, warga Seitemiang, Minggu (17/3).

Begitu juga dengan Iwan, warga perumahan Permata Hijau, setiap pagi dia harus melawan arus ke gerbang pintu Golf simpang Basecamp untuk mengantarkan anaknya ke Sekupang. U Turn yang dari perumahannya ada di Bundaran Simpang Basecamp dan itu terlalu jauh hanya untuk nyebrang ke jalur sebelahnya.

“Semenjak rampung proyek jalan dua jalur itu memang seperti ini kondisinya setiap pagi. Semua orang (pemotor) pada lawan arus dari pada jauh ke simpang Basecamp,” kata Iwan.

Disebutkan Iwan, sepanjang jalan Diponegoro yang membentang dari Simpang Basecamp hingga simpang Seiharapan Sekupang terhitung hanya ada tiga U Turn. Satu di simpang Tobing, satu di hutan mata kucing dan satu lagi di dekat perumahan Delta Villa. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Polisi Bubarkan Balapan Liar, 22 Motor Diamankan

0
Pemuda yang diduga terlibat balap liar turut diamankan polisi

batampos– Polsek Tanjungpinang Barat Barat bersama Satlantas Polresta Tanjungpinang membubarkan aksi balap liar di Jalan Wiranto dan Jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang, Minggu (17/3).

Maraknya aksi balap liar selama bulan Ramadan ini menimbulkan keresahan masyakarat dan pengguna jalan lainnya karena para pelakunya membuat arena balapan liar di dua jalan raya tersebut.

Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu Andri Warman, mengatakan menindaklanjuti aksi balap liar, polisi melaksanakan penertiban dan mengamankan remaja pembalap liar tersebut.

BACA JUGA: Cegah Baalap Liar, Polisi Pantau Titik Rawan Lokasi Balap Liar

“Sebelumnya kami hanya memberikan peringatan dan teguran serta memanggil orang tua remaja,” kata Andri.

Namun kali ini, polisi harus mengamankan 22 unit sepeda motor. Hampir keseluruhan motor tidak sesuai standar, tanpa pelat nomor polisi dan menggunakan knalpot brong.

“Motor dan pemilik motor diamankan diserahkan kepada Satlantas Polresta untuk penindakan lebih lanjut,” jelas Andri.

Andri menegaskan, razia aksi balap liar terutama di wilayah Tanjungpinang Barat akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan.

“Selama bulan Ramadan akan terus kami pantau,” tegasnya. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Bulan Puasa, Arus Penumpang Keluar Negeri Sepi

0
pelabuhan internasional batam center
Pelabuhan Internasional Batam Center. (istimewa)

batampos – Memasuki awal Bulan Suci Ramadan 1445, arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional, Batam sepi. Baik untuk penumpang yang datang maupun penumpang yang berangkat.

Seperti di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, arus penumpang terlihat biasa saja. Tak ada penumpukan penumpang, baik di lobi hingga menuju ruang cap Paspor.

Manager Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Lilik mengatakan untuk arus penumpang selama bulan puasa biasa saja. Bahkan bisa dikatakan sepi, jika dibandingkan akhir pekan biasa.

“Untuk arus penumpang sejak puasa itu biasa saja. Bahkan cenderung turun kalau dibanding akhir pekan tidak di bulan puasa,” sebut Lilik.

Pada hari Minggu (17/3) siang tercatat masih 2 ribuan penumpang yang berangkat. Padahal dibanding akhir pekan biasa, jumlah penumpang bisa mencapai 10 ribuan.

“Sampai siang ini, penumpang masih 2 ribuan. Paling banyak itu sampai malam itu 4 ribuan penumpang,” jelas nya.

Meski penumpang sepi dan semua kapal berangkat dan datang dalam kondisi tak penuh, trip kapal tetap berjalan seperti biasa. Dimana setiap kapal berangkat sesuai jadwal per setengah jam yang telah ditetapkan.

“Untuk trip kapal masih sama, tak ada yang dikurangi,” sebut Lilik.

Disinggung terkait fungsi autogate, menurut Lilik masih seperti biasa. Dimana untuk tujuan Malaysia, auto gate tersebut belum berfungsi.

“Untuk autogate masih sama, belum ada ngaruhnya sekarang, karena penumpang masih sepi,” sebutnya. (*)

Reporter: Yashinta

Dishub Pastikan Razia Jukir Liar Terus Berlanjut

0
Razia Jukir 2 F Cecep Mulyana
Dinas Perhubungan Kota Batam bersama Satpol PP dan TNI Polri melakukan razia juru parkir liar di kawasan Batamcenter Kamis (29/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim memastikan, razia terhadap juru parkir liar (Jukir) akan terus berlanjut. Razia akan difokuskan bagi jukir liar atau mereka yang tidak dilengkapi atribut parkir seperti baju, kertas parkir serta jukir yang beraktivitas diluar jam ketentuan parkir.

“Ya, kita pastikan razia jukir akan terus berlanjut,” ujar Salim, Minggu (17/3).
Dishub Batam lanjutnya sudah memetaka beberapa titik yang menjadi target lokasi penertiban. Ia berharap, dengan adanya penertiban bisa membuat tukang parkir liar ini menjadi jera. Sehingga masyarakat tidak lagi resah dengan keberadaannya.
“Sebagai efek jera. Jika berbuat lagi akan diberikan sanksi tegas,” ucap Salim.
Sementara itu apakah ada razia jukir liar selama bulan suci Ramadan, Salim menjawab, masih akan mengagendakan dan sekaligus berkoordinasi dengan tim yang akan turun lapangan.
“Kalau bulan puasa coba kita koordinasikan dulu dengan tim karena ada salat tarawih,” sebutnya.
Sebelumnya, sepuluh orang jukir liar yang diamankan tim gabungan Dishub Batam. Razia ini adalah respons dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam atas pengaduan masyarakat.
Dia mengatakan, ke-10 juru parkir liar yang diamankan, tidak memiliki identitas yang jelas. dia mengatakan, tidak menutup kemungkinan, ada jukir liar lainnya masih beroperasi di Batam.
Oleh sebab itu, razia untuk menertibkan keberadaan jukir liar ini akan terus berlanjut. Dishub Batam sudah memetakan untuk beberapa titik yang menjadi target lokasi penertiban.
“Untuk jukir liar ini pertama kita lakukan pembinaan terlebih dahulu. Namun jika diulangi lagi akan kita arahkan ke Tindak Pidana Miring (Tipiring),” ujar Salim.
Untuk itu, ia pu meminta terhadap Jukir lainnya untuk tidak melakukan pelanggaran diluar dari SOP Jukir. “10 jukir yang kita amankan, sudah kita lakukan pembinaan dulu. Membuat surat pernyataan dan SP1. Jika  masih mengulagi sampai SP3 akan diarahkan ke Tipiring di Pengadilan,” ungkapnya.
Salim menjelaskan, ada dua jenis jukir liar yang terjaring dalam razia Kamis (29/2) malam. Pertama, jukir yang tidak memiliki izin resmi dari Dishub Batam dan menarik uang parkir di luar titik parkir yang ditetapkan. Kedua, jukir berizin resmi namun beroperasi di atas jam operasional yang telah ditentukan.
“Jadi, jukir yang masih beroperasi di luar jam itu kita anggap sebagai jukir liar,” tutur Salim.
Bahkan dibeberkan dia, pihaknya sudah punya data Jukir liar di Batam. Pihaknya bahkan sudah punya dokumentasi foto.
Salim menambahkan, razia jukir liar ini akan dilakukan secara rutin dan intensif. “Kita harapkan masyarakat juga membantu kami dengan melaporkan jika ada jukir liar,” himbau Salim. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

BMKG Keluarkan Peringatan: Bibit Siklon Tropis Akan Berpengaruh Pada Cuaca di Wilayah Indonesia

0
BMKG pantau bibit siklon tropis di Indonesia/ BMKG

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini bahwa cuaca di Indonesia akan ditandai dengan hujan yang meluas, seiring dengan adanya dua bibit siklon tropis yang berada di sebelah tenggara Samudera Hindia dan Teluk Carpentaria.

Melansir dari ANTARA, Minggu (17/3), menurut Nurul Tazaroh, seorang prakirawan BMKG, kedua sistem tersebut telah memicu peningkatan kecepatan angin melebihi 50 kilometer per jam, yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di sekitar area siklon tropis.

“Bibit siklon tropis itu juga membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi dan pertemuan angin yang memanjang dari Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Jawa Tengah,” ujarnya dalam pernyataan yang dikutip di Jakarta, Minggu.

BACA JUGA: BNPT Diingatkan Cegah Paham Radikalisme Selama Masa Ramadhan

Nurul menyebutkan bahwa madden julian oscillation (MJO), fenomena atmosfer yang terjadi di wilayah maritim kontinen, juga turut berperan dalam pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Prediksi cuaca BMKG menunjukkan bahwa Pulau Sumatera diperkirakan akan diselimuti hujan.

Bengkulu dan Bandar Lampung diprediksi akan diguyur hujan ringan, sementara Pekanbaru, Jambi, dan Pangkal Pinang berpotensi mengalami hujan petir.

Sedangkan Padang, Tanjung Pinang, Medan, dan Banda Aceh berpotensi mendapat cuaca berawan atau cerah berawan.

Di Pulau Jawa, BMKG memprediksi seluruh wilayah akan turun hujan. Jakarta berpotensi hujan ringan, Serang, Semarang, dan Yogyakarta diprediksi akan mendapat hujan sedang, sementara Surabaya berpotensi hujan petir.

Kepulauan Sunda Kecil juga diprediksi akan terkena hujan. Denpasar dan Kupang berpotensi hujan ringan, sedangkan Mataram berpotensi hujan sedang.

Cuaca di Pulau Kalimantan didominasi oleh hujan ringan, dengan perkiraan turun di Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangka Raya. Namun, Banjarmasin berpotensi hujan petir, sementara Pontianak mungkin akan diselimuti kabut.

Di Sulawesi, BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang di Makassar, Kendari, dan Manado, sementara Gorontalo, Palu, dan Mamuju berpotensi cuaca cerah berawan.

Wilayah timur Indonesia umumnya diprediksi akan turun hujan ringan, dengan Jayapura, Ambon, dan Ternate sebagai contoh. Sedangkan Manokwari berpotensi mendapat cuaca berawan.

BMKG juga mencatat bahwa gelombang atmosfer kelvin terdeteksi aktif di Sulawesi bagian tengah dan selatan, serta wilayah Maluku. Gelombang rossby ekuator juga aktif di wilayah Jawa bagian tengah dan timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Angin permukaan di wilayah Indonesia bagian utara didominasi oleh angin dari arah utara timur laut, sementara di wilayah selatan didominasi oleh angin dari arah barat barat laut dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 50 kilometer per jam.

Nurul mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang di atas 50 kilometer per jam di sebagian wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Maluku bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

Tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter secara umum, namun potensi gelombang tinggi hingga 2,5 hingga 4 meter diperkirakan terjadi di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Timur, dan di Laut Arafuru.

“Prakiraan tinggi gelombang laut di Indonesia umumnya berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Waspadai potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter yang diperkirakan terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Timur, dan di Laut Arafuru,” pungkas Nurul. (*)

Sumber: JP Group

 

Siapkan Posko Pengaduan, Disnaker Batam Ingatkan Perusahaan Tidak Telat Bayar THR

0
rudi s scaled e1676476881258
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam Rudi Sakyakirti. (F.Humas Pemko)

batampos – Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja merupakan kewajiban bagi perusahaan, sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pekerja dalam merayakan Hari Raya Keagamaan. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan aspek kesejahteraan serta perlindungan bagi para pekerja.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan.

BACA JUGA: Dinas CKTR Pastikan Pembangunan Tower Bermasalah di Sagulung Tak Berizin

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam meminta perusahaan agar tidak telat membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja. Pembayaran THR bagi pekerja ini wajib diberikan satu kali dalam setahun oleh perusahaan sesuai hari keagamaannya masing-masing.

“Pembayaran THR Pekerja paling lambat H-7 sebelum lebaran atau selambat-lambatnya pada tanggal 4 April 2024,” kata Kepala Disnaker Kota Batam Rudi Sakyakirti, Minggu (17/3).

Besaran yang harus dibayarkan untuk THR pekerja di Batam berdasarkan besaran UMK Batam saat ini, yakni sekitar Rp 4,68 juta. Untuk karyawan yang bekerja kurang dari satu tahun maka hitungan THR akan diberikan secara proporsional sesuai dengan masa kerjanya. “Pekerja yang belum satu tahun perhitungannya itu yakni satu bulan gaji dibagi 12 bulan di kali masa kerja. Jika baru kerja enam bulan maka contohnya 4.685.050 dibagi 12 dan dikali 6 = Rp 2.250.000,” jelasnya.

Bila merujuk Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja atau buruh di Perusahaan, jika perusahaan telat memberikan THR kepada pekerjanya maka bakal diganjar denda sebesar lima persen dari total THR yang harus dibayar.

“Aturannya seperti itu, ” tambah Rudi.

Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk pengawas pembayaran THR maka Disnaker Batam juga membuka posko pengaduan THR bagi para pekerja. Posko ini nantinya akan menerima aduan terkait seputar pembayaran THR para pekerja

“Ya, kita siapkan posko THR di kantor Disnaker di Sekupang. Jadi kalau ada aduan ataupun laporan pekerja mengenai pembayaran THR ini bisa langsung kita telusuri,” pungkasnya.

Anggota DPRD Batam Safari Ramadan meminta agar seluruh perusahaan di Kota Batam tidak menunda-nunda pembayaran THR bagi karyawannya. Ia juga meminta agar perusahaan yang memiliki kewajiban membayarkan THR, harus diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditentukan pemerintah atau selambatnya seminggu sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba.

“Yang paling penting perusahaan jangan sampai menunda-nunda, apalagi mencicil bayar THR. Bayarkan penuh sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Safari juga menegaskan akan merespon setiap laporan yang masuk ke Disnaker Kota Batam. Bahkan pihaknya juga akan memanggil perusahaan yang tidak menjalankan pembayaran THR sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Ya, jika ada aduan masyarakat yang masuk tentu akan segera kita RDP-kan, apalagi ini menyangkut hak pekerja, ” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Ini 4 Tips Mengelola Keuangan untuk Gen Z yang Bakal Kantongi THR Pertama

0
Ilustrasi uang tunjangan hari raya (THR). (Dok.JawaPos.com)

batampos – Pemerintah mengumumkan pembagian THR 2024 wajib dibayarkan kepada pekerja, paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran. Kabar pencairan THR tentunya menjadi kabar gembira bagi banyak orang, termasuk Gen Z yang bakal menerima THR pertama.

Bagi Gen Z yang akan menerima THR pertama di tahun ini, penting untuk menggunakan tunjangannya secara bijak dan jangan sampai langkah. Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari penyesalan dikemudian hari.

Di sisi lain, literasi keuangan erat kaitannya dengan pengelolaan keuangan. Sebagai Gen Z yang menargetkan financial freedom di usia muda, penting untuk memiliki keterampilan pengelolaan keuangan yang baik.

Melansir Media Keuangan Kementerian Keuangan, ada empat tips pengelolaan keuangan yang cocok dengan karakteristik Gen Z, sebagai berikut:

Akses Literasi Keuangan Digital

Gaya hidup Gen Z yang erat dengan digitalisasi dan media sosial perlu diperhatikan dan dikelola dengan baik. Pemanfaatan platform digital juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran literasi keuangan.

Gen Z juga bisa mulai belajar tentang keuangan secara umum seperti mengelola keuangan, cara berinvestasi, asuransi, menggunakan perbankan online, e-wallet, hingga mempelajari investasi online. Pemanfaatan teknologi yang baik untuk berinvestasi dapat membuka pintu menuju kedewasaan finansial.

Gaya Hidup Hemat

Frugal living dinilai cocok untuk diterapkan kalangan Gen Z, mengingat umur karir masih pendek. Bukan hanya mengurangi pengeluaran, gaya hidup ini juga mengajarkan nilai keuangan yang berkelanjutan, membangun kebiasaan menabung, pengelolaan keuangan yang bijak dan fokus investasi di masa depan

Gaya hidup hemat, memberikan kesempatan kepada anak muda untuk memulai fondasi finansial dan memberikan ketangguhan menghadapi ketidakpastian ekonomi. Langkah tersebut diharapkan bisa menggiring Gen Z pada kondisi keuangan yang stabil di masa depan.
Perasaan bahagia usai menerima THR pertama berpotensi membuat Gen Z kalap dalam memanfaatkan dananya. Apalagi, peningkatan pemasukan mampu memberikan gaya hidup yang lebih nyaman.

Untuk itu, Gen Z disarankan untuk tidak kebablasan dan tetap membatasi adanya lonjakan pengeluaran. Beberapa caranya dengan menjaga gaya hidup lebih humble, mengidentifikasi prioritas keuangan dan kenaikan pengeluaran, serta fokus pada pengelolaan keuangan yang bijak.

Selain beberapa cara mengelola keuangan di atas, Gen Z juga bisa menambah pundi-pundi uang mereka untuk memperkuat kondisi finansial. Ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan Gen Z untuk mengoptimalkan keuangan mereka, seperti menambah penghasilan.

Tambahan penghasilan bisa diperoleh melalui platform daring, seperti menjadi konten kreator, penulis lepas, atau berpartisipasi dalam proyek online. Pembelajaran daring juga membuka peluang bekerja freelance sesuai keahlian baru yang dipelajari. (*)

Sumber: JP Group