
batampos-Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC) Batam terus berkomitmen untuk melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing. Sebagai sekolah unggulan, MAN IC Batam berupaya memberikan pendidikan berkualitas tinggi menjadi fondasi utama keberhasilan dalam meraih berbagai prestasi.
“MAN IC Batam termasuk dalam ranking 20 nasional untuk SMA/MA sederajat versi UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer), untuk tingkat madrasah kita berada di posisi keempat Nasional secara nilai UTBK,” ujar Kamal selaku Kepala MAN IC Batam saat memulai perbincangan, Sabtu (9/3) lalu.
Kamal menuturkan prestasi siswa-siswi MAN IC Batam mengalami lonjakan pada tahun 2023 kemarin. Puluhan prestasi diraih oleh para siswa di antaranya dalam perlombaan olimpiade tingkat nasional. Disbeutkannya, prestasi siswa pada tahun 2023 ada sekitar 20-an prestasi yang mendapatkan perolehan medali 1, 2, dan 3. Terbaru adalah olimpiade nasional perdana dapat medali perak pada OSN (Olimpiade Sains Nasional) di bidang Biologi.
“Di ajang KSM (Kompetisi Sains Madrasah) ada 4 medali, 1 medali emas cabang Ekonomi, medali perak cabang Kimia, medali perunggu cabang Biologi dan Geografi. Anak kami juga memperoleh medali emas di olimpiade APBN yang diselenggarakan oleh OJK nasional dan diberi penghargaan oleh Menkeu,” jelasnya.
Komitmen untuk menjamin kualitas pendidikan nampak dari penguatan-penguatan yang dilakukan di MAN IC Batam. Kamal menyebutkan meski MAN IC merupakan madrasah tipologi akademik, penguatan yang dilakukan tidak sebatas akademik tetapi juga meliputi penguatan karakter siswa.
“Penguatan yang diberikan adalah di bidang akademik meski sistem pembelajarannya mengelaborasi sistem pondok pesantren dan sistem pembelajaran reguler. Kami juga memberikan penguatan karakter dan budaya belajar bagi siswa,” jelasnya.
Terkait penguatan karakter di MAN IC Batam, dirinya menceritakan sebelum pembelajaran dimulai para siswa diberi penguatan karakter sebelum jam 7 pagi melalui kegiatan GEMA QITAF (Gemar Membaca Al-Qur’an dan Tafsir) dan ONDE MANDE (One Day One Mahfuzhot and Definition).
“Kami ada kegiatan GEMA QITAF yaitu penguaran karakter spiritual yang dilakukan setiap pagi saat masuk kelas, dan kegiatan ONDE MANDE, satu hari satu mahfuzhot (kata-kata hikmah), ini menjadi budaya penguatan karakter yang pertama,” ucapnya.
BACA JUGA: MAN IC Batam Sabet Juara 1 Olimpiade APBN Nasional
Sementara penguatan akademik, Kamal memaparkan proses pembelajaran di MAN IC Batam menggunakan metode yang berdiferensiasi agar tidak monoton. “Kami menggunakan metode berdiferensiasi sehingga anak-anak termotivasi belajar, kreativitas guru juga dituntut sesuai perkembangan teknologi yang harus dikuasai guru, sehingga pembelajaran tidak monoton,” terangnya.
Penguatan proses pembelajaran menurut Kamal sangat penting, karena salah satu orientasi pembelajaran MAN IC Batam selain hasil ajar juga proses pembelajaran.
“Kalau prosesnya bagus insyaallah hasilnya akan baik,” ujar Kamal yang sudah lebih setahun mengepalai madrasah dengan slogan layanan RASA EMPATI (Ramah, Santun, Edukatif, Melayani, Peduli, Akuntabel, Totalitas, dan Inovatif) itu.
MAN IC Batam juga memiliki program akademik unggulan yakni program Cambridge, co-kurikuler, dan ekstrakurikuler seni dan olahraga untuk memfasilitasi minat dan bakat siswa.
“Terbaru kami ada program Cambridge yang sudah berjalan 1 semester ini juga menjadi program unggulan, ada juga penguatan pembelajaran co-kurikuler setiap Sabtu pagi, yakni penguatan mapel (mata pelajaran) yang biasanya dilombakan secara berjenjang mulai tingkat kota provinsi dan nasional, seluruh guru pengampu mapel yang dilombakan akan mengondisikan siswanya setiap pagi Sabtu,” tuturnya.
Tidak hanya penguatan untuk siswa, guru MAN IC Batam juga diberikan penguatan berupa pengembangan keprofesian keberlanjutan. Kamal menegaskan setiap guru MAN IC Batam harus terus meningkatkan kompetensi diri sesuai tuntutan perkembangan teknologi.
“Kita berikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti kegiatan pengembangan keprofesian keberlanjutan. Guru-guru harus mengupgrade diri sesuai tuntutan perkembangan teknologi, guru harus bisa menguasai baik pedagogik maupun kepiawaian menggunakan media pembelajaran yang terbaru di kelas, sehingga guru harus kompeten di bidang itu,” ungkap Kamal.
Saat ditanya mengenai harapannya kedepan, Kamal mengungkapkan agar pemerintah dapat mempertahankan porsi anggaran untuk MAN IC di tengah bertambahnya pendirian MAN IC. Stimulus anggaran tersebut menjadi tulang punggung berjalannya program-program unggulan di MAN IC dengan baik.
“Kalau masalah sarana prasarana pemerintah sudah sangat concern melalui mekanisme SBSN, tapi untuk program di dalamnya, gurunya, karena kita belajarnya sampai jam 10 malam, beban kerja nya berbeda, kita tetap berkomitmen menjadikan MAN IC kebanggaan Kemenag, harapannya ada pengimbangan antara prestasi yang diupayakan dan reward yang kita dapatkan,” tutupnya. (*)
Reporter: Jailani



Sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kepri Luki Zaiman Prawira, mengatakan Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) Kepri telah mengundang Wapres Ma’ruf Amin untuk dapat membuka langsung kegiatan yang bertajuk Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2023 ini.






