batampos – Pemerintah Kota Batam menetapkan kebijakan operasional Tempat Hiburan Malam (THM) selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah dengan konsep 3-3-3.
Kebijakan tersebut telah disepakati bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam dan dituangkan dalam surat edaran resmi.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa konsep 3-3-3 berarti penutupan THM dilakukan selama tiga hari di awal Ramadan, tiga hari di pertengahan bulan bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an, dan tiga hari menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Sudah dirapatkan kemarin dengan Forkopimda. Kesepakatan kita 3-3-3, tiga hari tutup di permulaan, tiga hari di tengah, dan tiga hari menjelang pelaksanaan Idulfitri,” ujar Amsakar, Rabu (18/2) siang.
Ia menyebut kebijakan tahun ini berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya yang menggunakan pola 3-2-3.
Perubahan tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai masukan serta menjaga keseimbangan antara ketertiban umum, suasana Ramadan, dan aktivitas ekonomi.
Menurut Amsakar, pengaturan ini bertujuan menjaga kekhusyukan umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa, tanpa mengabaikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat Kota Batam yang majemuk.
“Saya sudah tanda tangani surat edaran itu,” kata dia. (*)
Sekda Kota Batam, Firmansyah, didampingi Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, meninjau stand bazar kuliner Batam Wonderfood and Art Ramadan ke-7 di Taman Dang Anom, Batam Center, Selasa (17/2) malam. F .Diskominfo untuk batam pos
batampos – Pembukaan Batam Wonderfood & Art Ramadhan (BWR) ke-7 berlangsung meriah di Taman Dang Anom, Batamcentre, Selasa (17/2/2026) malam. Kegiatan tahunan yang menjadi agenda rutin Ramadan di Kota Batam itu resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, ditandai dengan penyalaan obor secara simbolis.
Acara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha yang terlibat dalam bazar. Sejak sore, masyarakat sudah memadati lokasi untuk berburu takjil dan kuliner khas Ramadan.
Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam sebagai penggagas dan penyelenggara kegiatan. Ia menilai konsistensi pelaksanaan BWR hingga memasuki tahun ketujuh menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya sektor kuliner dan ekonomi kreatif.
Menurutnya, Ramadan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga peluang untuk memperkuat perputaran ekonomi lokal. Namun demikian, ia mengingatkan agar suasana religius tetap menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung.
“Ketika azan Magrib berkumandang, aktivitas bazar dihentikan sementara agar pelaku usaha dan pengunjung dapat berbuka puasa serta menunaikan salat Magrib,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi panitia yang telah menyiapkan fasilitas musala di area kegiatan dan mendorong pelaksanaan salat berjemaah. Selain itu, seluruh pelaku usaha diimbau menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi.
Untuk menjamin keamanan pangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dijadwalkan melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap produk yang dipasarkan di area BWR. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berbuka puasa di lokasi.
“Semoga selama Ramadan kita dapat menjalankan ibadah dengan baik dan khusyuk,” kata Firmansyah.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menjelaskan bahwa BWR telah menjadi agenda tahunan yang konsisten digelar selama tujuh tahun terakhir. Bahkan, kegiatan ini pernah masuk dalam kalender event Nusantara karena dinilai mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
“Tahun ini ada 75 tenan yang berpartisipasi, mulai dari pelaku UMKM kuliner hingga produk kreatif lainnya,” ujarnya.
BWR ke-7 berlangsung selama 13 hari, mulai 17 Februari hingga 1 Maret 2026. Selain bazar kuliner untuk berbuka puasa, panitia juga menyediakan ruang bermain keluarga serta area ibadah.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan buka puasa bersama, santunan anak yatim piatu, kolaborasi promosi dengan maskapai AirAsia, serta sejumlah festival pendukung yang melibatkan komunitas seni dan budaya.
Pelaksanaan BWR tahun ini melibatkan berbagai unsur, antara lain PKK Kota Batam, Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta DWP Disbudpar. Keterlibatan berbagai elemen tersebut diharapkan memperkuat sinergi dalam mengembangkan event Ramadan yang tidak hanya bernuansa religius, tetapi juga berdampak ekonomi.
Ketua LAM Kepri Kota Batam, Raja Muhammad Amin, menyambut positif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap BWR terus dilaksanakan setiap tahun karena dinilai membawa manfaat luas bagi masyarakat.
“Ini berkah Ramadan. Ekonomi bergerak, silaturahmi terjalin,” ujarnya.(*)
Warga sedang berbelanja kebutuhan pokok di salah satu pasar di Batam. f Rengga Yuliandra/ Batam Pos
batampos – Sehari menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam mulai mengalami kenaikan. Komoditas cabai dan daging menjadi yang paling terasa kenaikannya, seiring meningkatnya permintaan masyarakat.
Pantauan di Pasar Jodoh, harga cabai merah yang sebelumnya berkisar Rp 50 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram. Untuk pembelian dalam jumlah kecil, cabai merah dijual Rp 15 ribu hingga Rp 18 ribu per seperempat kilogram.
Salah satu pedagang cabai di Pasar Jodoh, Lina, 45, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.“Menjelang Ramadan memang biasa naik. Permintaan meningkat, tapi alhamdulillah stok masih aman. Pasokan dari luar daerah tetap masuk,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Selain cabai merah, harga cabai rawit merah juga cukup tinggi, yakni mencapai Rp 80 ribu per kilogram. Sementara cabai hijau dijual Rp 15 ribu per kilogram.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah bervariasi. Ada yang dijual Rp 37 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogram. Bawang merah ukuran kecil dijual mulai Rp 10 ribu hingga Rp 18 ribu per kilogram, sedangkan bawang lokal mencapai Rp 30 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi beku (daging es) di Pasar Jodoh dijual Rp 115 ribu per kilogram. Untuk ayam potong segar, pedagang mematok harga Rp 44 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram.
Pedagang daging, Andi, 39, mengatakan kenaikan harga daging sapi beku tidak terlalu signifikan, namun permintaan sudah mulai meningkat.“Permintaan memang mulai naik, tapi stok daging aman. Biasanya sudah diantisipasi distributor sebelum Ramadan,” katanya,” katanya.
Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Fanindo, Batuaji. Di pasar tersebut, cabai merah dijual Rp 18 ribu per seperempat kilogram. Sementara daging sapi beku mencapai Rp 120 ribu per kilogram. Meski demikian, harga sayur-mayur masih terpantau relatif normal.
Salah satu warga Batuaji, Siti, 34, berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga selama Ramadan.
“Kebutuhan pasti meningkat. Kalau harga terus naik, tentu memberatkan masyarakat, apalagi menjelang Lebaran nanti,” ujarnya.
Kenaikan harga sembako menjelang Ramadan memang menjadi fenomena tahunan. Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menjaga pasokan dan menekan lonjakan harga, sehingga daya beli tetap terjaga selama bulan suci.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, memastikan ketersediaan bahan pokok di Kota Batam dalam kondisi aman dan surplus menjelang rangkaian hari besar keagamaan tahun 2026.
Mardanis mengungkapkan, stok beras saat ini tercatat mencapai 10.249,14 ton, sementara kebutuhan masyarakat Batam berada di angka 9.288,08 ton. Artinya, terdapat surplus sekitar 961 ton yang dinilai cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
“Untuk beras, posisi kita aman. Stok yang tersedia lebih tinggi dari kebutuhan bulanan masyarakat Batam,” ujarnya.
Selain beras, ketersediaan gula dan minyak goreng juga dipastikan dalam kondisi mencukupi. Pihaknya terus melakukan pemantauan rutin terhadap distribusi dan pergerakan harga di pasaran guna menjaga stabilitas.
Meski demikian, Mardanis mengakui terdapat dinamika harga pada sejumlah komoditas hortikultura, khususnya cabai hijau keriting dan cabai rawit yang mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.
“Kenaikan harga cabai menjadi perhatian kami. Namun secara umum, pasokan masih tersedia dan kami terus berkoordinasi dengan distributor serta instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga,” jelasnya.(*)
Mohamed Salah salah satu pemain muslim di Liga Inggris. (Dok. BBC)
batampos – Musim ini Premier League dan English Football League kembali menghadirkan kabar gembira bagi pemain Muslim.
Mulai tahun 2026, liga Inggris resmi memberlakukan Ramadan Breaks, memungkinkan pemain untuk berbuka puasa di tengah pertandingan. Kebijakan ini sebelumnya sempat diterapkan pada 2021 dan mendapat respons positif.
Sistemnya cukup fleksibel. Klub-klub yang memiliki pemain Muslim dapat berkoordinasi dengan wasit untuk menentukan momen jeda alami dalam pertandingan.
Saat itu, pemain diperbolehkan mengonsumsi makanan ringan atau gel energi, sehingga tetap bugar dan fokus dalam laga. Ini tentunya jadi solusi agar ibadah puasa tidak mengganggu performa di lapangan.
Ramadan di Britania Raya berlangsung sejak Selasa (17/2/2026) hingga Rabu (18/3/2026), dengan umat Muslim yang harus menahan diri dari makan dan minum mulai fajar hingga matahari terbenam.
Dalam konteks sepak bola, waktu berbuka yang mendekati jam 17.30 waktu setempat membuka peluang jeda singkat, misalnya saat laga West Ham United melawan Bournemouth atau derby panas Tottenham Hotspur kontra Arsenal.
Beberapa pemain Muslim yang bermain di klub papan atas Premier League dipastikan memanfaatkan kebijakan ini.
Nama-nama seperti El Hadji Malick Diouf (West Ham United), Dango Ouattara (Bournemouth), Djed Spence (Tottenham Hotspur), dan William Saliba (Arsenal) termasuk daftar pemain yang bisa berbuka puasa di lapangan.
Tak ketinggalan, superstar Sepakbola seperti Mohamed Salah (Liverpool) dan Amad Diallo (Manchester United) pun tetap bisa menjalankan ibadah puasa tanpa harus mengorbankan performa.
Sejarahnya, kebijakan ini pertama kali muncul pada 2021 ketika Leicester City menghadapi Crystal Palace.
Saat itu, Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate mendapat izin untuk berbuka puasa di tengah laga. Contoh lain terjadi pada April 2024 dalam duel Everton versus Newcastle United, di mana Abdoulaye Doucoure, Idrissa Gueye, dan Amadou Onana sempat melakukan jeda singkat untuk berbuka.
Ramadan Breaks bukan hanya soal kenyamanan para pemain. Dampaknya juga terasa pada strategi tim, karena jeda ini memberi pelatih kesempatan menyesuaikan rotasi pemain dan tempo permainan.
Bahkan, beberapa pakar olahraga menilai kebijakan ini bisa membantu mengurangi risiko cedera akibat dehidrasi, terutama pada laga yang berlangsung saat musim panas di Inggris.
Dengan diterapkannya kembali Ramadan Breaks 2026, Premier League dan EFL menegaskan komitmen mereka untuk menghormati keberagaman dan tradisi pemain.
Jadi, penggemar bisa tetap menyaksikan pertandingan seru, sementara pemain Muslim menjalankan ibadah puasa tanpa hambatan. Musim ini jelas menjadi momen istimewa bagi sepak bola Inggris yang inklusif.
Musim ini Premier League dan English Football League kembali menghadirkan kabar gembira bagi pemain Muslim.
Mulai tahun 2026, liga Inggris resmi memberlakukan Ramadan Breaks, memungkinkan pemain untuk berbuka puasa di tengah pertandingan. Kebijakan ini sebelumnya sempat diterapkan pada 2021 dan mendapat respons positif.
Sistemnya cukup fleksibel. Klub-klub yang memiliki pemain Muslim dapat berkoordinasi dengan wasit untuk menentukan momen jeda alami dalam pertandingan.
Saat itu, pemain diperbolehkan mengonsumsi makanan ringan atau gel energi, sehingga tetap bugar dan fokus dalam laga. Ini tentunya jadi solusi agar ibadah puasa tidak mengganggu performa di lapangan.
Ramadan di Britania Raya berlangsung sejak Selasa (17/2/2026) hingga Rabu (18/3/2026), dengan umat Muslim yang harus menahan diri dari makan dan minum mulai fajar hingga matahari terbenam.
Dalam konteks sepak bola, waktu berbuka yang mendekati jam 17.30 waktu setempat membuka peluang jeda singkat, misalnya saat laga West Ham United melawan Bournemouth atau derby panas Tottenham Hotspur kontra Arsenal.
Beberapa pemain Muslim yang bermain di klub papan atas Premier League dipastikan memanfaatkan kebijakan ini.
Nama-nama seperti El Hadji Malick Diouf (West Ham United), Dango Ouattara (Bournemouth), Djed Spence (Tottenham Hotspur), dan William Saliba (Arsenal) termasuk daftar pemain yang bisa berbuka puasa di lapangan.
Tak ketinggalan, superstar Sepakbola seperti Mohamed Salah (Liverpool) dan Amad Diallo (Manchester United) pun tetap bisa menjalankan ibadah puasa tanpa harus mengorbankan performa.
Sejarahnya, kebijakan ini pertama kali muncul pada 2021 ketika Leicester City menghadapi Crystal Palace.
Saat itu, Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate mendapat izin untuk berbuka puasa di tengah laga. Contoh lain terjadi pada April 2024 dalam duel Everton versus Newcastle United, di mana Abdoulaye Doucoure, Idrissa Gueye, dan Amadou Onana sempat melakukan jeda singkat untuk berbuka.
Ramadan Breaks bukan hanya soal kenyamanan para pemain. Dampaknya juga terasa pada strategi tim, karena jeda ini memberi pelatih kesempatan menyesuaikan rotasi pemain dan tempo permainan.
Bahkan, beberapa pakar olahraga menilai kebijakan ini bisa membantu mengurangi risiko cedera akibat dehidrasi, terutama pada laga yang berlangsung saat musim panas di Inggris.
Dengan diterapkannya kembali Ramadan Breaks 2026, Premier League dan EFL menegaskan komitmen mereka untuk menghormati keberagaman dan tradisi pemain.
Jadi, penggemar bisa tetap menyaksikan pertandingan seru, sementara pemain Muslim menjalankan ibadah puasa tanpa hambatan. Musim ini jelas menjadi momen istimewa bagi sepak bola Inggris yang inklusif. (*)
Ilustrasi seseorang yang tersenyum tetapi sebenarnya tidak menyukaimu. (Freepik)
batampos – Dalam kehidupan sosial, tidak semua orang yang tersenyum kepadamu benar-benar menyukaimu. Sebagian orang memilih untuk tetap bersikap sopan, menjaga citra, atau menghindari konflik secara langsung.
Menurut berbagai teori dalam psikologi sosial dan komunikasi nonverbal, ketidaksukaan sering kali muncul dalam bentuk sinyal-sinyal halus.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (18/2), terdapat 10 tanda yang bisa menjadi indikator bahwa seseorang sebenarnya tidak menyukaimu.
1. Bahasa Tubuhnya Tertutup Saat Bersamamu
Menurut teori komunikasi nonverbal yang dipopulerkan oleh Albert Mehrabian, sebagian besar pesan emosional disampaikan melalui ekspresi wajah, nada suara, dan bahasa tubuh.
Jika seseorang:
Sering menyilangkan tangan
Menghindari kontak mata
Memiringkan tubuh menjauh darimu
Tidak pernah benar-benar menghadap ke arahmu saat berbicara
Itu bisa menjadi tanda ketidaknyamanan atau jarak emosional.
2. Senyumnya Tidak Tulus (Senyum Sosial)
Dalam psikologi, dikenal istilah “Duchenne smile” — senyum yang melibatkan otot mata dan menunjukkan emosi tulus. Konsep ini berasal dari penelitian Guillaume Duchenne.
Jika seseorang hanya tersenyum dengan bibir tanpa perubahan di area mata, kemungkinan besar itu hanya senyum sosial — bukan ekspresi kehangatan yang sebenarnya.
3. Mereka Sering Memberikan Pujian yang Terdengar Sinis
Pujian yang terasa seperti sindiran terselubung adalah bentuk agresi pasif. Misalnya:
“Wah, kamu berani banget pakai baju itu.”
“Kok bisa sih kamu dapat posisi itu?”
Dalam psikologi sosial, perilaku ini sering dikaitkan dengan mekanisme pertahanan diri atau rasa iri yang tidak disadari.
4. Respons Mereka Pendek dan Dingin
Perhatikan pola komunikasi:
Balasan pesan singkat dan tidak berkembang
Tidak pernah bertanya balik
Nada suara datar dan minim ekspresi
Menurut teori pertukaran sosial dalam psikologi hubungan, orang yang menyukai kita cenderung berinvestasi dalam percakapan. Jika tidak ada usaha untuk membangun koneksi, bisa jadi ada jarak emosional.
5. Mereka Tidak Pernah Menginisiasi Interaksi
Seseorang yang benar-benar menghargaimu akan berusaha menjaga koneksi. Jika kamu selalu menjadi pihak yang menghubungi lebih dulu dan mereka jarang memulai percakapan, itu bisa menjadi sinyal bahwa kamu bukan prioritas dalam lingkaran sosial mereka.
6. Mereka Sering Mengkritikmu Secara Halus
Kritik yang terus-menerus, terutama pada hal kecil, bisa menjadi indikasi ketidaksukaan. Dalam beberapa kasus, ini berkaitan dengan teori proyeksi dalam psikoanalisis yang dikembangkan oleh Sigmund Freud.
Proyeksi terjadi ketika seseorang memindahkan ketidakpuasan atau konflik internalnya kepada orang lain.
7. Mereka Tampak Lebih Hangat pada Orang Lain
Bandingkan perilaku mereka saat bersamamu dan saat bersama orang lain. Jika:
Mereka lebih banyak tertawa
Kontak mata lebih intens
Bahasa tubuh lebih terbuka
Maka perbedaan kontras ini bisa menjadi indikator adanya preferensi sosial.
8. Mereka Jarang Mendukungmu Secara Terbuka
Ketika kamu mencapai sesuatu, apakah mereka:
Mengganti topik pembicaraan?
Memberikan respons netral tanpa antusiasme?
Mengalihkan fokus ke diri mereka sendiri?
Psikologi kecemburuan sosial menunjukkan bahwa sebagian orang merasa terancam oleh keberhasilan orang lain, terutama jika ada perbandingan tidak langsung.
9. Mereka Menjaga Jarak Emosional
Orang yang tidak menyukaimu cenderung:
Tidak berbagi cerita pribadi
Tidak menunjukkan empati mendalam
Tidak tertarik mengenalmu lebih jauh
10. Intuisimu Terus Memberi Sinyal
Menurut penelitian tentang intuisi sosial dalam psikologi kognitif, otak kita sering menangkap mikro-ekspresi dan sinyal nonverbal yang tidak kita sadari secara sadar.
Ahli emosi seperti Paul Ekman menjelaskan bahwa manusia mampu membaca ekspresi wajah yang muncul hanya sepersekian detik.
Jika kamu terus merasa “ada yang tidak beres”, bisa jadi pikiran bawah sadarmu sedang memproses sinyal-sinyal tersebut.
Kenapa Orang Tidak Mengatakan Ketidaksukaan Secara Langsung?
Beberapa alasan psikologisnya antara lain:
Takut konflik
Ingin menjaga citra sosial
Terpaksa berada dalam lingkungan yang sama (kerja, keluarga, organisasi)
Tidak ingin dianggap tidak sopan
Dalam banyak budaya, menjaga harmoni sosial lebih diutamakan dibanding kejujuran emosional secara langsung. (*)
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyampaikan duka cita atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online beberapa hari lalu saat bertugas. Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah memastikan ahli waris almarhum akan menerima santunan kematian minimal sebesar Rp42 juta melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Santunan tersebut merupakan bagian dari program perlindungan sosial ketenagakerjaan yang didorong oleh Wali Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Batam; Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.
“Kami berbelasungkawa atas kejadian meninggalnya Bapak Asep Kurniawan saat sedang menjalankan tugasnya di jalan sebagai driver online. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Amsakar, Rabu (18/2).
“Kami turut berdukacita atas berpulangnya saudara kita, pengendara ojek online. Semoga almarhum ditempatkan di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambah Li Claudia.
Pemerintah memastikan bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan segera menyelesaikan kewajiban terhadap keluarga yang bersangkutan. “Dalam satu atau dua hari ke depan, itu akan dituntaskan,” lanjut Amsakar.
“Atas meninggalnya almarhum, ahli waris akan mendapatkan minimal Rp42 juta sebagai santunan klaim kematian. BPJS Ketenagakerjaan juga sudah memastikan bahwa beliau terdaftar sebagai peserta,” kata Li Claudia.
Ia menambahkan, pihak BPJS dijadwalkan menindaklanjuti kasus ini dengan menelusuri rekam medis terakhir di rumah sakit.
Amsakar dan Li Claudia memang memberikan perhatian lebih terhadap pekerja rentan, salah satunya ojek online. Dari 24.348 penerima premi, 3.635 penerima di antaranya ialah pengendara ojek online. (*)
batampos – Ranking WTA Janice Tjen diprediksi mengalami peningkatan tajam berkat keberhasilan melaju ke babak ketiga Dubai Tennis Championships 2026. Petenis andalan Indonesia itu sejauh ini bakal naik 12 tingkat dan mendekati 30 besar dunia.
Kemungkinan itu diperoleh Janice Tjen usai kembali menunjukkan performa ciamik dalam Dubai Tennis Championships 2026. Setelah mengandaskan Dayana Yastremska (Ukraina) di babak pertama, atlet yang dapat tiga wildcard di Middle East Swing itu menyikat Leylah Fernandez (Kanada).
Janice Tjen sukses menyingkirkan Fernandez yang merupakan finalis US Open 2021, lewat duel ketat selama 1 jam 43 menit dengan skor 7-6 (5), 6-4 di New Court 1, Aviation Club Tennis Centre, UEA, Senin (16/2) sore WIB.
Kemenangan ini membuat Janice Tjen mempertegas dominasinya atas Leylah Fernandez. Dia meraih kemenangan keduanya usai sebelumnya pernah saling berhadapan di Australian Open 2026, di mana Janice sukses keluar sebagai pemenang 6-2, 7-6(1).
Selain itu, keberhasilan menaklukkan Leylah Fernandez juga membuat Janice Tjen mematahkan kutukan babak kedua (R2). Untuk pertama kalinya sepanjang karir, petenis kelahiran Jakarta itu melaju ke babak ketiga (R3) atau 16 besar WTA Tour, khususnya level WTA 1000.
Janice sebelumnya memang kerap membuat kejutan dalam rangkaian WTA Tour. Namun langkahnya selalu terhenti di babak kedua, termasuk dalam tiga turnamen elite terakhirnya di grand slam Australian Open 2026 dan WTA 1000 Abu Dhabi Open 2026 serta Qatar Open 2026.
Istimewanya lagi, pencapaian lolos ke R3 WTA Tour ini juga memberikan dampak besar untuk Janice Tjen dalam karirnya. Terutama dari segi ranking WTA, di mana dia mengalami pelonjakan besar.
Saat ini Janice Tjen berada di urutan ke-46 dunia dengan koleksi 1.236 poin. Posisi itu berdasar ranking WTA per Senin (16/2), di mana dia satu tingkat di atas Alexandra Eala (Filipina) dan hanya berjarak dua tingkat dengan Dayana Yastremska yang dikalahkan pada babak pertama.
Tapi berdasar laman WTA Live Ranking, Janice Tjen untuk sementara berada di urutan ke-34 dunia. Peringkatnya naik 12 tingkat berkat kesuksesannya melaju ke babak 16 besar Dubai Tennis Championships 2026.
Posisi tersebut mendekati Leylah Fernandez, yang saat ini berada di urutan ke-29 dunia. Janice Tjen juga hanya berjarak tiga tingkat dengan Maria Sakkari, mantan petenis nomor tiga dunia asal Yunani.
Nah ranking WTA Janice Tjen berpotensi melonjak lagi karena dia masih akan bermain di R3 Dubai Tennis Championships 2026. Selanjutnya petenis berusia 23 tahun itu bakal menantang unggulan kedua asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.
Bagi Janice, menghadapi Amanda Anisimova jadi kali kedua untuk menantang pemain top dan elite dunia. Saat ini Anisimova menempati posisi enam dunia.
Sebelumnya pada Qatar Open 2026, Janice dapat kesempatan berharga dengan bertarung melawan petenis nomor dunia, Iga Swiatek. Hasilnya, dia kalah dari unggulan pertama turnamen sekaligus mantan nomor satu dunia tersebut dengan skor 0-6, 3-6. (*)
batampos – YouTube mengalami gangguan layanan besar yang dilaporkan oleh ratusan ribu pengguna di seluruh dunia, terutama di Amerika Serikat pada Selasa (17/2) malam waktu setempat.
“Lebih dari 240.000 laporan masalah telah masuk terkait kesulitan mengakses atau menggunakan layanan YouTube,” tulis data Downdetector.com, dikutip dari The EconomicTimes, Rabu (18/2).
Jumlah laporan terus melonjak hingga mencapai lebih dari 320.000 laporan. Gangguan ini cukup luas yang mempengaruhi akses pengguna ke platform tersebut.
Laporan gangguan mencakup berbagai masalah seperti YouTube tidak dapat dibuka, kesulitan memuat konten, dan layanan YouTube TV juga mengalami gangguan oleh sejumlah pengguna.
Google belum merilis pernyataan resmi yang menjelaskan penyebab gangguan atau estimasi waktu pemulihan penuh layanan.
Dampak YouTube down juga terasa di Indonesia, tetapi tidak sebanyak di AS atau wilayah lain yang dilaporkan.
Beberapa pemeriksaan pengguna dan laporan komunitas menunjukkan bahwa akses YouTube di Indonesia juga mengalami gangguan parsial saat kejadian ini.
Halaman utama tidak memuat dengan benar atau bagian feed tidak tampil. Namun, video masih bisa diputar jika dibuka lewat pencarian atau tautan langsung.
Banyak pengguna secara mandiri melaporkan bahwa ketika membuka YouTube ada pesan error yang tidak memuat konten.
Kode error 503 sering muncul ketika server YouTube tidak dapat memproses permintaan.(*)
Kebakaran terjadi di kawasan industri Horizon, Sagulung, tepatnya di PT Hongyuan New Material, Senin (16/2) malam. (Screenshot)
batampos – Kebakaran hebat menimpa PT Hongyuan New Material di kawasan industri Horizon, Sagulung, Senin (22/2) malam. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun api menghanguskan seluruh isi gudang perusahaan.
Kebakaran ini pertama kali diketahui sekuriti perusahaan pukul 19.40 WIB. Api langsung membesar akibat isi gudang yang berisi plastik, dan karung.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris membenarkan adanya peristiwa kebakaran ini. Ia mengatakan kebakaran tersebut melanda perusahaan yang memproduksi akrilik.
“Yang terbakar itu gudang perusahaan yang menyimpan bahan baku akrilik dalam karung serta bahan plastik sortiran,” ujarnya.
Aris menegaskan masih menyelidiki penyebab kebakaran ini. Pihaknya turut memeriksa tiga orang saksi yang terdiri dari sekuriti perusahaan dan kawasan industri.
“Saat kebakaran, seluruh pekerja tengah libur dan tak ada aktivitas produksi. Sehingga dipastikan tidak ada korban jiwa,” katanya.
Dalam kebakaran ini, 7 mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api. Pemadaman berlangsung hingga pukul 23.10 WIB.
“Untuk kerugian belum bisa dipastikan,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar meminta masyarakat lebih berwaspada, mengingat peristiwa kebakaran kerap terjadi dalam beberapa pekan ini. Ia mengimbau masyarakat untuk dapat memastikan listrik di rumah dalam kondisi aman.
“Pastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut saat tidak digunakan,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat diminta untuk rutin mengecek posisi steker alat elektronik yang terpasang pada stop kontak. Sebab, posisis steker longgar dapat menimbulkan percikan listrik.
“Instalasi listrik juga harus rutin dicek. Yang meninggalkan rumah juga kompor harus dimatikan. Intinya harus lebih waspada,” tutupnya. (*)
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii.
batampos – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafii mengimbau, agar tidak ada aksi sweeping rumah makan selama bulan suci Ramadan. Ia menegaskan pentingnya menjaga suasana yang harmonis di tengah kondisi masyarakat yang beragam, terutama dalam menjalankan ibadah puasa.
“Enggak ada, enggak ada. Enggak ada sweeping-sweeping lah. Itulah bentuk penghormatan kita bahwa selain kita yang berpuasa, masih ada kok saudara kita yang tidak berpuasa. Tapi bagi yang tidak berpuasa, ya memang kita enggak puasa, tapi hormati dong orang yang puasa,” kata pria yang karib disapa Romo Syafii di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2).
Menurutnya, sikap saling menghormati menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama selama Ramadan. Ia optimistis, jika masyarakat memegang prinsip tersebut, suasana Ramadhan akan berlangsung damai dan penuh toleransi.
“Saya kira harmoni ini akan melahirkan situasi yang cukup baik dengan masyarakat kita,” tegasnya.
Syafii juga menyinggung adanya imbauan dari berbagai pihak, termasuk pimpinan lembaga keagamaan dan legislatif. Ia seruan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komisi VIII DPR RI agar seluruh elemen masyarakat menjaga keseimbangan antara menjalankan ibadah dan menghormati perbedaan.
“Ya, tadi kan imbauan cukup jelas ya baik dari Ketua MUI, baik juga dari Ketua Komisi VIII, agar pertama umat Islam menunaikan ibadah puasa dengan khusyuk, kemudian mereka yang tidak berpuasa diharapkan untuk menghormati orang yang berpuasa, tapi juga sebaliknya itu bahasa dari Ketua Komisi VIII. Artinya apa? Sedapat mungkin dibuatlah suasana yang itu menunjukkan penghormatan dari mereka yang tidak puasa kepada orang yang berpuasa,” jelasnya.
Ia menambahkan, umat Islam yang menjalankan puasa juga perlu memahami bahwa tidak semua orang memiliki kewajiban atau keyakinan yang sama. Karena itu, keberadaan fasilitas umum maupun rumah makan yang tetap beroperasi tidak perlu dipersoalkan secara berlebihan.
“Tapi mungkin kita yang berpuasa ini harus menyadari juga, ternyata kan enggak semua orang berpuasa, sehingga masih memungkinkan ada fasilitas-fasilitas yang masih terus bisa dinikmati oleh orang yang tidak puasa. Kan enggak mungkin gara-gara kita puasa, maka semuanya harus merasakan puasa,” ucapnya.
Lebih lanjut, Syafii mengingatkan bahwa Indonesia dibangun di atas keberagaman keyakinan dan latar belakang. Oleh karena itu, pendekatan yang mengedepankan toleransi dinilai jauh lebih tepat dibandingkan tindakan sweeping atau pemaksaan.
“Dalam arti yang enggak puasa pun karena keyakinan yang berbeda, harus tidak bisa makan, tidak bisa minum, dan sebagainya. Tapi harus dipertimbangkan para koridor membangun kebersamaan, membangun kekompakan, saling menghormati sehingga persatuan kita tidak terganggu karena perbedaan-perbedaan,” pungkasnya. (*)