Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 3963

BP Batam, Komit Bangun 4 Rumah Contoh bagi Warga Terdampak Pengembangan Rempang Eco-City.

0
rudi
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi

batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk segera menyelesaikan pembangunan empat rumah contoh bagi warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Ia menargetkan, pengerjaan empat rumah yang berlokasi di Tanjung Banon tersebut akan selesai pada bulan Maret 2024 mendatang.

Oleh sebab itu, Rudi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung realisasi pengembangan investasi di Rempang.

Sehingga, tidak ada lagi kabar yang berhembus untuk memprovokasi masyarakat di sana.

“Pemerintah akan memperhatikan betul hak-hak warga selama pengembangan Rempang ini dilakukan,” tegas Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bengkong di Golden View, Minggu (4/2/2024).

Berdasarkan laporan tim di lapangan pada tanggal 29 Januari 2024 lalu, progres pengerjaan empat rumah tersebut sudah mencapai sekitar 20 persen.

Dengan rencana investasi di sana, Rudi berharap, Rempang dapat menjadi kota baru.

Dimana, investasi pun akan terus tumbuh maksimal dan mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja. Sehingga, hal tersebut dapat membuka peluang maupun kesempatan kerja bagi generasi muda di Batam.

“Pemerintah ingin ekonomi masyarakat tempatan juga ikut meningkat dengan hadirnya investasi di Rempang,” kata Rudi lagi.

Hingga saat ini, sudah sebanyak 387 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City siap pindah ke hunian sementara demi mendukung terealisasinya Program Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Berdasarkan catatan Posko Pelayanan, keseluruhan KK itu tersebar di dua kelurahan. Dengan rincian, 167 KK berasal dari Rempang Cate dan sisanya sebanyak 220 KK dari Sembulang.

Sementara, 94 KK sudah pindah ke hunian sementara sembari menunggu realisasi pembangunan rumah baru untuk mereka.

“Mari kita dukung pembangunan ini. Jaga kekompakan agar tidak ada lagi isu miring di luar sana,” pesan Rudi. (*/rilis)

BP Batam, Komit Bangun 4 Rumah Contoh bagi Warga Terdampak Pengembangan Rempang Eco-City.

0
rudi
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi

batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk segera menyelesaikan pembangunan empat rumah contoh bagi warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Ia menargetkan, pengerjaan empat rumah yang berlokasi di Tanjung Banon tersebut akan selesai pada bulan Maret 2024 mendatang.

Oleh sebab itu, Rudi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung realisasi pengembangan investasi di Rempang.

Sehingga, tidak ada lagi kabar yang berhembus untuk memprovokasi masyarakat di sana.

“Pemerintah akan memperhatikan betul hak-hak warga selama pengembangan Rempang ini dilakukan,” tegas Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bengkong di Golden View, Minggu (4/2/2024).

Berdasarkan laporan tim di lapangan pada tanggal 29 Januari 2024 lalu, progres pengerjaan empat rumah tersebut sudah mencapai sekitar 20 persen.

Dengan rencana investasi di sana, Rudi berharap, Rempang dapat menjadi kota baru.

Dimana, investasi pun akan terus tumbuh maksimal dan mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja. Sehingga, hal tersebut dapat membuka peluang maupun kesempatan kerja bagi generasi muda di Batam.

“Pemerintah ingin ekonomi masyarakat tempatan juga ikut meningkat dengan hadirnya investasi di Rempang,” kata Rudi lagi.

Hingga saat ini, sudah sebanyak 387 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City siap pindah ke hunian sementara demi mendukung terealisasinya Program Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Berdasarkan catatan Posko Pelayanan, keseluruhan KK itu tersebar di dua kelurahan. Dengan rincian, 167 KK berasal dari Rempang Cate dan sisanya sebanyak 220 KK dari Sembulang.

Sementara, 94 KK sudah pindah ke hunian sementara sembari menunggu realisasi pembangunan rumah baru untuk mereka.

“Mari kita dukung pembangunan ini. Jaga kekompakan agar tidak ada lagi isu miring di luar sana,” pesan Rudi. (*/rilis)

Kayn Label turut berpartisipasi dalam acara SEMASAQU

0
Kayn Label menciptakan pakaian siap pakai bagi anak muda dengan menggunakan batik cap dengan pewarna alami.

batampos – Semasaqu, pasar kreatif untuk para solopreneur telah sukses dilaksanakan pada bulan Desember tahun lalu. SEMASAQU sukses menutup tahun dengan menghadirkan 150,000 pengunjung dari total 4 kegiatan yang telah dilaksanakan (Semasa di Chillax, Semasa Piknik, Semasa Ideafest dan Semasaqu). Kegiatan Semasaqu turut dimeriahkan oleh 130 merek lokal yang berpartisipasi, dan memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha lokal untuk menjual produk-produk kreatif, termasuk makanan, aksesori, fesyen, kerajinan tangan, dan produk kecantikan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengakomodir kebutuhan para solopreneur untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui pasar kreatif. Dalam buku putih berjudul “Solopreneur: Potensi Kekuatan Baru Ekonomi Indonesia” yang diterbitkan oleh Segara Research Institute bekerja sama dengan Bank Saqu, memproyeksikan akan terdapat 117 juta solopreneur di Indonesia pada tahun 2030, dimana 1 dari 3 orang Indonesia akan menjadi solopreneur.

Salah satu merek lokal unik yang memeriahkan kegiatan Semasaqu adalah, Kayn Label, merek busana batik berkelanjutan yang dirancang khusus untuk pakaian sehari-hari anak muda. Terinspirasi oleh keanggunan wanita Indonesia, Kayn Label menciptakan pakaian siap pakai bagi anak muda dengan menggunakan batik cap dengan pewarna alami.

Kayn Label mencatat peningkatan penjualan hingga 30-70% pada saat kegiatan SEMASAQU. Kesuksesan ini tidak terlepas dari keberhasilan Kayn Label membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, sehingga menciptakan customer loyalty, customer lifetime value, dan memfasilitasi promosi mulut ke mulut. Strategi yang dilakukan oleh Kayn Label adalah menggunakan sustainable branding, sebuah pendekatan pemasaran yang mempertimbankan dampak lingkungan dan mengajak konsumen lebih peduli terhadap lingkungan.

Dengan menyasar anak muda sebagai audiens utama, strategi yang dilakukan oleh Kayn Label melalui sustainable branding merupakan sebuah langkah yang tepat. Hal ini dilandasi pada data bahwa 94% Generasi Z (Gen Z) setuju bahwa pemerintah dan pelaku bisnis harus menerapkan perubahan struktural atau sistemik untuk mengurangi perubahan iklim. Hal ini menunjukkan bahwa Gen Z Indonesia melihat perubahan iklim sebagai tantangan kolektif yang memerlukan tindakan lebih luas di luar tanggung jawab individu. Selain itu, 82% responden menyatakan kesiapan untuk membayar lebih untuk produk ramah lingkungan atau berkelanjutan.

Maria Utami Sekar, selaku Co-Founder Kayn Label menyampaikan, “Isu keberlanjutan saat ini bukanlah hanya menjadi sekedar gimmick semata bagi para pelaku bisnis. Hal ini mengingat tren pola konsumsi konsumen yang sudah menjadi lebih sadar untuk menjaga lingkungan. Para pelaku bisnis harus bisa menangkap tren ini sebagai peluang bisnis dari segi pemasaran, dimana selain memanfaatkan keuntungan, namun juga bisa menjadi praktik bisnis yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Salah satu contohnya adalah melalui sustainable branding, sebagai strategi pemasaran yang dapat mengakomodir aspirasi konsumen terkait lingkungan sehingga membangun koneksi yang lebih kuat.”

“Dengan berpartisipasi pada kegiatan Semasaqu, yang diselenggarakan oleh Semasa dan Bank Saqu, menjadi wadah bagi kami untuk meningkatkan visibilitas merek, sehingga orang semakin mengenal Kayn Label sebagai produk lokal yang berkualitas,” tambah Maria.

Berikut tiga kiat sukses dari Sekar bagi para solopreneur di Indonesia untuk menjalankan strategi sustainable branding;

1. Membentuk nilai bersama
Melalui penekanan pada nilai-nilai lingkungan dan sosial yang sama, sustainable branding menciptakan rasa keselarasan. Ini bukan hanya tentang produk, tetapi juga tentang bagaimana merek mencerminkan prinsip-prinsip yang diyakini oleh konsumen. Mereka merasa bahwa mendukung merek bukan hanya tindakan konsumsi, melainkan juga manifestasi dari prinsip-prinsip pribadi mereka yang dihargai. Kayn Label mendorong kebanggaan akan melestarikan kebudayaan lokal dengan menggunakan batik yang ramah lingkungan.

2. Membangun kepercayaan melalui transparansi
Komunikasi terbuka mengenai praktik-praktik berkelanjutan adalah landasan kepercayaan. Saat konsumen memahami komitmen merek terhadap inisiatif ramah lingkungan, hubungan terbangun atas dasar kepercayaan. Transparansi menciptakan jendela yang mengungkap bagaimana suatu produk atau layanan dihasilkan, memberikan konsumen pemahaman yang lebih baik dan rasa terlibat dalam pilihan mereka. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kayn Label adalah mengkomunikasikan proses penggunaan batik cap dengan pewarna alami yang diekstrak dari berbagai tanaman

3. Menjaga keterlibatan konsumen dengan konten edukasi yang menyenangkan
Sustainable branding bukan hanya tentang penjualan, tetapi juga edukasi konsumen. Melibatkan konsumen dalam pemahaman dampak pilihan mereka pada lingkungan menciptakan kesadaran bersama. Konsumen menghargai informasi yang memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih sadar lingkungan. Keterlibatan ini bukan hanya transaksi, melainkan upaya bersama menuju pemahaman dan tindakan yang lebih berkelanjutan. Kayn Label menjaga keterlibatan konsumen melalui berbagai konten yang diunggah di media sosialnya seperti konten OOTD (outfit of the day) dan mix and match yang mampu menarik atensi anak muda.
Dengan menerapkan ketiga tips tersebut, Sekar menyampaikan bahwa sustainable branding tidak hanya dapat meningkatkan penjualan, namun brand dapat hadir pada setiap percakapan sehari-hari para konsumen.
(*/rilis)

Puas Berkendara dengan CB150X

0
hoda CB
New CB150X hadir dengan tampilan bernuansa tangguh yang terlihat dari desain bodi. (istimewa)

batampos – PT Capella Dinamik Nusantara selaku distributor utama sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau memberikan penawaran menarik kepada seluruh konsumena setia Honda terutama pada Bulan Februari, memberikan penawaran menarik untuk pembelian Honda New CB150X.

New CB150X hadir dengan tampilan bernuansa tangguh yang terlihat dari desain bodi. Kehadiran mesin 150cc DOHC berpendingin cairan dengan transmisi 6-percepatan mampu menghadirkan performa berkendara yang semakin powerful dan responsive terutama pada putaran tengah. Didukung dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI menjadikan model ini ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Untuk kemudahan berkendara, full digital panel meter hadir dengan tampilan layar besar berkesan tangguh yang mampu menampilkan berbagai informasi antara lain gear position, konsumsi bahan bakar rata-rata A & B, konsumsi bahan bakar instan, dan penunjuk waktu. Untuk mendukung pengendaranya mengeksplor destinasi hariannya, model ini dibekali beragam fitur-fitur penunjang untuk pengguna seperti windscreen berukuran tinggi.

Bagian tata cahaya untuk lampu bagian depan, belakang, dan lampu sein telah menggunakan teknologi All LED Lighting System yang modern membuat tampilan pionir motor sport adventure turing 150cc motor ini semakin tangguh. Penggunaan tapered handlebar dan posisi handlebar yang tinggi membuat pengendara semakin gagah dan nyaman ketika city riding ataupun turing jarak jauh dengan posisi tegak yang ergonomis. Desain penutup tangki bahan bakar yang lebar serta front fender futuristic juga memperkokoh tampilan pada model ini.

Potongan Cicilan 2 Bulan, Nikmati kenyamanan dan keamanan finansial dengan potongan cicilan 2 bulan, Rasakan sensasi berkendara tanpa beban, dapatkan potongan diskon hingga 900 ribu rupiah untuk setiap pembelian CB150X.

Bonus Spesial seperti Jaket Cari Aman membuat tampil dengan gaya trendy dan aman selama berkendara dengan bonus jaket Cari Aman eksklusif. Serta aksesoris Plat Holder sedikit sentuhan personal pada CB150X dengan aksesoris plat holder yang stylish.

Desain suspensi depan yang kokoh, undercowl bergaya adventure serta penyematan wavy disc brake pada roda depan dan roda belakang memberikan kestabilan dalam melakukan pengereman serta tampil semakin gagah dan terdepan di kelasnya. Memiliki jarak terendah dengan tanah setinggi 180mm menjadikan New CB150X semakin mudah melintasi jalanan di berbagai kondisi. Beragam fitur unggulan yang hadir pada model ini telah diatur dan diselaraskan menggunakan system engineering yang canggih.

“Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memiliki motor impian dengan penawaran yang kami berikan, maka segera kunjungi Dealer resmi kami sekarang juga”, ucap Duri Yanto selaku Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara. (*/rilis)

DKPP Jatuhkan Sanksi Peringatan Keras Terhadap Ketua KPU Hasyim Asy’ari

0
Ketua KPU Hasyim Asyari. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

batampos – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan bahwa Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari terbukti melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP). Putusan itu berkaitan dengan pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada 25 Oktober 2023 lalu.

Hal itu merupakan hasil sidang putusan terhadap empat perkara yang telah disidangkan DKPP, yakni perkara 135-PKE/DPP/XII/2023, 136-PKE/DKPP/XII/2023, 137-PKE/DKPP/XII/2023, dan 141-PKE/DKPP/XII/2023. DKPP menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Hasyim Asy’ari.

BACA JUGA: Tiga Capres Terkesan Tampil Hati-hati

“Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada Hasyim Asy’ari,” kata Ketua DKPP Heddy Lugito membacakan putusan di kantor DKPP, Jakarta, Senin (5/2).

Selain Hasyim, DKPP juga memberikan sanksi kepada Anggota KPU lainnya, yakni Betty Epsilon Idroos, Mochamad Afifuddin, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik, dan August Mellaz. Mereka juga dijatuhkan sanksi peringatan keras.

Mereka diadukan perihal penerimaan pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal cawapres pada 25 Oktober 2023. Karena pengadu menilai tidak sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pencalonan Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

Sebab, KPU belum merevisi atau mengubah peraturan terkait pasca adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/202.

Keempat perkara itu diadukan oleh Demas Brian Wicaksono (perkara nomor 135-PKE-DKPP/XII/2023), Iman Munandar B. (perkara nomor 136-PKE-DKPP/XII/2023), P.H. Hariyanto (perkara nomor 137-PKE-DKPP/XII/2023), dan Rumondang Damanik (perkara nomor 141-PKE-DKPP/XII/2023).

Pengadu menduga tindakan para teradu, dalam hal ini KPU RI membiarkan Gibran Rakabuming Raka mengikuti tahapan Pilpres 2024, sehingga melanggar prinsip berkepastian hukum. (*)

Sumber: JP Group

Warga Batuaji-Sagulung Semakin Meresahkan Keberadaan Panti Pijat

0
Pijat Plus Plus Dalil Harahap 01 e1707104473291
Pekerja Massage menunggu pelanggan di kompek Waheng Center, Bukit Tempayan, Batuaji, Minggu (4/1). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos- Warga Batuaji dan Sagulung semakin meresahkan keberadaan atau beroperasnya panti pijat di daerah mereka. Sebab, selain lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga, jika karena para juru pijat di panti pijat itu tak segan menawarkan jasanya kepada siapa saja yang lewat dari lokasi panti pijat.

”Resah juga, gimana kalau suami atau anak anak yang sudah remaja lewat dari sana ditawari terus oleh mereka. Takut terpikat nanti karena terus ditawari,” ujar Im, salah satu ibu rumah tangga di daerah Batuaji.

Sejauh ini, keluhan warga agar keberadaan panti pijat dan kafe remang remang di daerah mereka ditutup belum ditindak lanjuti instansi pemerintah terkait. Pihak kecamatan juga belum merespon keluhan masyarakat tersebut.

BACA JUGA: Semakin Meresahkan, Keluhan Masyarakat Akan Panti Pijat dan Kafe Remang-remang Belum Ditanggapi

Keluhan warga karena panti pijat dan kafe remang-remang ini sudah berubah fungsi sebagai tempat prostitusi terselubung. Panti pijat yang pekerja nya adalah wanita berdandan seksi ini terang-terangan menawarkan jasa melayani tamu pria mereka. Begitu juga dengan kafe remang-remang yang pekerjanya adalah wanita muda bahkan ada anak dibawa umur juga memberikan layanan yang lebih kepada pelanggan. Keluhan masyarakat ini berdasarkan kenyataan yang mereka alami.

Ibu-ibu risih sebab, jika ada pria yang melintasi lokasi panti pijat, para terapis wanita pekerjanya tak segan-segan menawarkan layanan plus-plus.

“Pernah saya lewat disitu, ada bapak-bapak lewat juga ditawarin terang-terangan orang itu. Saya jadi kuatir dengan anak lajang saya dan juga suami saya. Nanti lewat disitu dirayu kayak gitu juga. Mohonlah ini ditindak, ” kata Merlin, warga Bukit Tempayan, Batuaji.

Begitu juga dengan kafe remang-remang. Masyarakat di perumahan Pandawa dan sekitarnya genta resah dengan keberadaan kafe di deretan ruko Limanda. Yang mana kafe remang-remang ini didepannya nongkrong banyak wanita muda untuk merayu kaum pria yang lewat.
“Ramai itu kalau malam. Cewek-cewek seksi semua. Masih muda-muda. Ini yang kita kuatirkan. Anak-anak jadi terpengaruh nantinya, ” kata Agus, warga perumahan Pandawa.

Camat Batuaji Faizal dan juga Kasat Pol PP Imam Tohari saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan atas kelurahan masyarakat tersebut. Padahal sebelumnya, Kepala BPM PTSP kota Batam Reza Khadafi sudah memastikan kafe remang-remang dan panti pijat plus-plus ini tidak berizin. Diapun berharap ada tindak lanjut atau penertiban dari Dinas atau instansi-instansi pelaksana teknis terkait. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Semarakan Tahun Baru Imlek, Vihara Dharma Shanti Kundur Pasang 1.800 Lampion

0
pemandangan sudut kota jalan Jenderal Sudirman kelurahan Tanjungbatu kota penuh dengan ribuan lampion

batampos– Dalam rangka menyemarakan perayaan tahun baru Imlek 2575 yayasan vihara Dharma Shanti Kundur memasang 1.800 lampion di sepanjang jalan Jenderal Sudirman Tanjungbatu. Pemasangan ribuan lampion warna merah menyala diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat di Kundur.

Menurut Herman salah satu pengurus yayasan vihara Dharma Shanti Kundur menyebutkan ribuan lampion sudah terpasang di sepanjang jalan Jenderal Sudirman serta sudut kota. Tujuan pemasangan ribuan lampion selain memeriahkan tahun baru Imlek juga menambah keindahan Tanjungbatu kota saat malam hari. Sehingga banyak warga masyarakat yang mengabadikan pemandangan ribuan lampion tersebut.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Saksikan Pawai Lampion di Tanjungpinang

“Penerangan ribuan lampion yang tersapang guna memeriahkan tahun baru Imlek 2575. Sehingga dapat membuat semarak pada malam hari,” terang Herman.

Lebih lanjut dikatakan pemasangan lampion setiap tahun dilakukan saat menyambut hari raya Imlek. Terbukti banyak warga masyarakat yang manfaatkan ribuan lampion saat malam hari. Sehingga ribuan lampion menjadi lokasi baru bagi werga untuk Berawa foto maupun sehlfi. Kondisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Thionghoa maupun warga masyarakat lainya. (*)

 

Reporter: Imam Sukarno

DLH Sebut 25 Persen Ekosistem Mangrove di Batam Dalam Kondisi Kritis

0
Hutan Mangrove e1699416382820
Ilustrasi. Hutan mangrove di Batam

batampos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam mencatat ada sekitar 13.460,4 hektare kawasan hutan dan ekosistem mangrove di Kota Batam. Dari jumlah tersebut hampir seluruhnya berada di Pulau penyangga Kota Batam seperti Galang, Bulang dan Belakang Padang serta sebagaian kecilnya di wilayah Nongsa.

“Jika melihat data 2021, luasan ekosistem mangrove Batam hanya kurang lebih 13 persen, “ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rozie, Senin (5/2).

Rinciannya, ekosistem hutan mangrove 404 hektare. Hutan konservasi (TWA) mangrove sekunder 459,62 hektare, hutan lindung (HL) mangrove primer 386,15 hektare, HL mangrove sekunder 4.016 hektare dan hutan produksi (HP) mangrove primer 1.683,72 serta HP mangrove sekunder 6.510,91 hektare.

“Lebih dari 16 ribu itu masuk kawasan hutan dan hanya 13 persen masuk ekosistem mangrove, ” tambahnya.

Herman menyebutkan, sekitar 25 persen sampai dengan 30 persen luasan ekosistem mangrove di Batam dengan kondisi kritis. Ada beberapa beberapa penyebab degradasi mangrove di Batam, diantaranya, dampak pengembangan pembangunan terutama yang berada di garis pesisir yang meliputi pengembangan industri perkapalan dan kegiatan Reklamasi.

“Ini terus yang terus kita awasi untuk selanjutnya dilaporkan ke DLH provinsi, ” tambah Herman.

Selain itu penyebab degradasi mangrove lainnya disebabkan illegal logging hutan mangrove, terutama di lokasi Rempang, Galang dan Bulang. Kegiatan pemanfaatan mangrove untuk pembuatan arang yang tidak terkendali. Kerusakan ekosistem mangrove akibat tumpahan minyak dan terakhir ilegal mining yang meliputi kegiatan tambang pasir ilegal di pesisir Barelang.

Herman menambahkan, berdasarkan perda nomor 3 tahun 2021 tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Batam tahun 2021-2041. Dimana kawasan ekosistem mangrove seluas 404 hektare yang tersebar di lima kecamatan antaralain Galang, Bulang, Belakang Padang, Batuaji dan Nongsa.

Berbagai cara dilakukan untuk mengembalikan ekosistem mangrove ini. Diantaranya dengan cara rehabilitasi lahan di Batam, dimana tahun 2020 rehabilitasi lahan mangrove seluas 445 hektare. Lalu di tahun 2021 seluas 1.158 hektare dan tahun 2022 seluas 241 hektare. Totalnya rehabilitasi 1.158 hektare.

Alih fungsi hutan lindung mangrove menjadi perumahan masih terus terjadi di Batam. Pemerintah telah menghukum sejumlah pihak maupun perusahaan nakal yang menjadi pelaku. Namun, kejahatan lingkungan serupa terus terulang karena lemahnya pengawasan di lapangan.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Batam Lamhot Sinaga saat dikonfirmasi terkait hutan magrove di Batam ini mengatakan, untuk acuannya ada peta magrove nasional di Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

“Tapi kalau mau sinkronkan dengan kondisi excisting kadang berbeda juga, semisal kawasan pesisir pasti masuk dalam peta mangrove nasional. Kondisi dilapangan bisa jadi vegetasi mangrovenya (tegakannya) sudah gak,” ujarnya.

Menurut Lamhot, magrove yang berada di lokasi APL (Area Penggunaan Lain) atau yang memiliki izin resmi ada kewajiban untuk membayar PNBP terhadap tegakan mangrove (tananam tumbuh alaminya) ke negara, dan bukan lahan pengganti.

Sedangkan bagi magrove yang berada dalam kawasan hutan yang ada izinnya, semisal IPKH, ada kewajiban melakukan rehab DAS (penanaman kembali). Semisal ini ada lahan yang sudah di PLkan, namun bukan kawasan hutan dan di sana ada magrove, maka wajib dibayarkan PNBP terhadap tegakan mangrove (tananam tumbuh alaminya). Berbeda jika kawasan hutan mangrove kalau ada izin maka wajib menanam kembali.

“Yang dilarang itu magrove di dalam kawasan hutan namun tidak memiliki izin resmi ataupun kawasan yang berada di APL namun ada mangrove itu wajib PNBP, ” tuturnya.

Disinggung mengenai pengawasan KPHL Batam, Lamhot menjawab, selain menerima aduan dari masyarakat, pihaknya juga intens melakukan patroli di lapangan. Setiap laporan yang masuk dari masyarakat akan langsung kita tanggapi, begitu juga patroli di lapangan dan akan dipastikan dulu statusnya.

“Kita pastikan dulu apakah itu di lokasi APL atau hutan. Selain itu, kalaupun lokasi APL, dilihat lagi apakah ada mangrovenya. Kalau ada misal, kita minta agar dibayar PNBP ke kementerian KLHK melalui BPHP Pekan Baru. Tapi kalau hutan kita minta diurus izinnya dan wajib menanam kembali, ” tegas Lamhot.

Selain itu, dalam melakukan pengawasan apabila ditemukan penimbunan bakau atau magrove pihaknya tidak segan-segan untuk menghentikan aktifitas tersebut. Seperti halnya yang telah dilakukan di Tiawangkang, sebelum jembatan 1 Barelang.

“Temuan kita yang paling terakhir di Tiawangkan. Ketika dapat laporkan kitat cek dan kita tanya izinnya, kita langsung hentikan dan kemarin juga sudah disegel oleh Gakkum KLHK,” tuturnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Sebanyak 499 CJH Reguler dan Cadangan Batam Sudah Lunasi Pembayaran BPIH

0
Jemaah Callon Haji 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Jemaah Calon Haji embarkasi Batam meninggalkan asrama Haji Batam menuju Bandara Hang Nadim Batam. F.Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Proses pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di Batam tahap 1 terus berjalan. Sebanyak 499 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Batam sudah melunasi pembayaran BPIH.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Batam Syahbudi mengatakan, lebih dari setengah dari kuota CJH Kota Batam dan CJH cadangan yang akan berangkat haji tahun 2024 ini sudah melunasi pembayaran biaya haji (BPIH).

“Dari 908 jemaah reguler dan cadangan, sebanyak 499 sudah melunasi atau 52 persen dan 459 jemaah atau 48 persen belum lunas, ” ujar Syahbudi kepada Batam Pos, Senin (5/2).

Menurutnya proses pelunasan sendiri akan berlangsung sampai dengan 12 Februari 2024 mendatang. Pelunasan tahap pertama berlaku bagi jemaah haji yang masuk alokasi kuota keberangkatan musim haji 2024, prioritas jemaah haji reguler, jemaah lanjut usia, jemaah haji reguler dan jemaah cadangan.

Baca Juga: Tahun Ini, 673 Calon Haji Asal Batam Siap Berangkat ke Tanah Suci 

“Kita masukkan jemaah cadangan karena apabila ada jemaah reguler yang batal berangkat maka akan diganti oleh jemaah cadangan ini sesuai dengan nomor urut porsinya,” tuturnya.

Pada musim haji 2024 ini, Provinsi Kepulauan Riau mendapat kuota sebanyak 1.291 jemaah. Rinciannya, 1.212 calon jemaah reguler, 65 jemaah lansia, dua jemaah kelompok bimbingan ibadah haji serta sebanyak 12 jemaah pemandu haji daerah.

“Karena kuota kita (Kepri) 1.291 jemaah, maka berdasarkan urut pendaftaran di Batam yang berhak melunasi untuk tahun ini 673 orang. Jadi bukan kuota ya, dikarenakan Batam ini kan orangnya cepat mendaftar haji dan sesuai dengan urut porsi kuota di Kepri, maka didapat angka 673 ini, ” terang Syahbudi.

Sementara itu diketahui dari 673 jemaah ini sebanyak 31 orang diantaranya itu adalah jemaah lansia. Adapun jemaah lansia tertua di Batam yang berangkat haji tahun ini berusia 93 tahun. “Dari 65 kuota lansia di Kepri, 31 jemaah asal Batam,” ujarnya.

Selain 673 calon jemaah haji Batam yang berhak melunasi biaya haji tahun ini, ada juga jemaah cadangan yang berjumlah 254 orang. Jemaah cadangan ini ialah mereka yang berangkat di tahun ini ketika jemaah kuota utama tidak memenuhi atau belum melunasi biaya haji sampai dengan batas ditentukan.

“Jadi kalau misal dari 673 jemaah ini ada yang batal berangkat maka akan digantikan oleh jemaah cadangan sesuai dengan nomor urut porsi pendaftaran. Makanya secara keseluruhan jemaah yang berhak melunasi 673 dan jemaah cadangan 254. Mereka sudah bisa melunasi biaya haji tahun ini, ” terangnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh jemaah cadangan untuk segera datang ke kantor Kemenag Batam di Sekupang untuk membuat surat pernyataan tidak akan menuntut apabila tidak berangkat di tahun ini karena kuota 673 ini terpenuhi.

“Karena syarat pelunasan haji itu harus periksa kesehatan. Itu kan ada biayanya kalau gak salah di puskesmas Rp 75 ribu, materai Rp 10 ribu dan kemudian di rumah sakit itu biaya MCU sekitar Rp 850 ribu. Supaya nanti paham, sudah keluar biaya kesehatan ini tapi gak berangkat karena yang 673 ini tidak ada batal berangkat atau terpenuhi semuanya, ” tutup Syahbudi.

Wahyu salah seorang CJH asal Batam mengaku telah melunasi BPIH setelah lebih dari 10 tahun ia mendaftar untuk haji. “Alhamdulillah bisa berangkat tahun ini. Mudah-mudahan gak ada kendala sampai hari H keberangkatan, ” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

IBA Berbagi Kebahagiaan di Momen Imlek, Salurkan 3.100 Paket Sembako di Tanjungpinang

0
Pengurus International Business Association (IBA) bersama Yayasan Hakka Sejahtera Kepri, Perkumpulan Teo Chew Batam, Harbour Bay Downtown, Yayasan Hati Senang Abadi, dan Yayasan Love&Kindness saat melaksanakan bati sosial penyaluran sembako bagi warga yang membutuhkan

batampos-Menjelang perayaan Imlek, International Business Association (IBA) bersama Yayasan Hakka Sejahtera Kepri, Perkumpulan Teo Chew Batam, Harbour Bay Downtown, Yayasan Hati Senang Abadi, dan Yayasan Love&Kindness, menyelenggarakan kegiatan bakti sosial pembagian sembako di Tanjungpinang.

Ketua Yayasan Hakka Bobby Jayanto dan anggota DPD-RI Haripinto Tanuwidjaja mengatakan, ada sebanyak 3.100 paket sembako dibagikan secara menyeluruh di 23 daerah di kota Tanjungpinang.

“Kemarin bantuan diserahkan secara simbolis di tiga daerah dan diteruskan ke seluruh daerah lainnya oleh panitia,” ujarnya, Senin (5/2).

BACA JUGA: Pengelola Pelabuhan Internasional Batamcentre Bersiap Hadapi Lonjakan Penumpang pada Momen Libur Imlek

Bantuan disalurkan langsung oleh anggota muda IBA dan anggota yayasan lainnya. Kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu program kerja tahunan IBA sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

“Tujuannya untuk membantu meringankan beban masyarakat setempat dan membimbing generasi muda untuk saling membantu dan mempererat hubungan persaudaraan,” ujarnya.

Kegiatan sosial ini merupakan salah satu misi kemanusiaan IBA. Selain peduli terhadap Pekerja Migran Indonesia di luar negeri, IBA juga aktif berpartisipasi dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat secara langsung.

“Sinergi ini memberikan arti yang mendalam dan menjadi contoh gerakan kepedulian yang dapat dilakukan secara berkelanjutan,” tutupnya. (*) 

 

Reporter: Azis M