Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3994

Pencoblosan Lanjutan di Kecamatan Lubukbaja, Disediakan Dapur Umum Bagi Petugas Rekapitulasi PPK

0
IMG 20240223 WA0006 e1708740504195
Camat Lubuk Baja, Adhisty saat berada di dapur umum selama rekapitulasi pemilu berlangsung di gudang logistik yang berada di kantor Kecamatan Lubuk Baja, Jumat (23/2). F. Cecep Maulana

batampos – Proses rekapitulasi di tingkat PPK masih terus berjalan di gudang logistik yang ditempatkan di kantor kecamatan, termasuk Lubukbaja.

Camat Lubukbaja, Adhisty mengatakan selama proses dan tahapan pemilu, pihaknya bersama pegawai kecamatan bergotong- royong menyiapkan makanan di dapur umum yang ada di samping kantor kecamatan.

“Kami menyadari semua petugas penyelenggara, saksi, dan petugas keamanan pasti mengalami kelelahan. Jadi di dapur umum ini ada menu sederhana yang bisa mereka nikmati,” kata Adhisty saat dijumpai di dapur umum Kecamatan Lubukbaja, Jumat (23/2).

Di dapur umum juga tersedia kopi, teh, bahkan mie instan bagi petugas yang tengah menjalankan tugas, demi kelancaran proses rekapitulasi suara.

Ia menjelaskan pemilu di Lubukbaja belum tuntas, sebanyak delapan TPS harus melakukan pemilihan lanjutan. Hal ini karena tidak tersedianya salah satu surat suara suara. Sehingga kurang lebih 2 ribu pemilih akan kembali berpartisipasi dalam pemungutan suara lanjutan (PSL).

“In Sha Allah, jika tak ada halangan PSL akan digelar besok (hari ini, red). Sehingga Lubukbaja masih menjadi atensi, karena proses lanjutan ini,” ujarnya.

Adhis mengungkapkan kantor camat digunakan untuk lokasi rekapitulasi tingkat kecamatan. Ia berharap seluruh proses bisa berjalan dengan lancar. Meskipun jika dilihat, banyak petugas yang sudah kelelahan, namun tetap semangat menjalankan tugasnya.

“Kehadiran dapur umum ini sebagai bentuk meringankan kelelahan mereka. Jadi kalau lapar pas malam, mereka bisa masak sendiri di sini. Karena kerjanya sampai larut malam,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk proses rekapitulasi ini pihaknya hanya menyediakan tepat. Sementara untuk pengamanan merupakan bagian dari aparat kepolisian.

“Karena yang bertugas cukup banyak. Kami berharap hadirnya dapur umum ini bisa membantu mereka selama bertugas. Meskipun menunya sederhana,” imbuhnya. (*)

 

Reporter: Yulitavia

Catatan Komnas HAM terkait Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024, Netralitas ASN Disorot

0
Ilustrasi aparatur sipil negara (ASN). (dok JawaPos.com)

batampos – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI telah melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024.

Pengamatan yang dilakukan Komnas HAM meliputi 14 Provinsi dan 50 kabupaten kota, berlangsung pada tanggal 12 hingga 16 Februari 2024.

Dilansir dari komnasham.go.id, pengamatan berfokus pada situasi pemenuhan hak pilih kelompok marginal dan renta, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga diskriminasi dan intimidasi serta hak kesehatan maupun hak hidup petugas Pemilu.

Hak Pilih Kelompok Marginal-Renta

Tidak adanya Tempat Pemungutan Suara di rumah sakit, membuat ratusan tenaga kesehatan dan pasien kehilangan hak pilih

Ribuan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kehilangan hak pilih karena tidak terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)

Sarana dan prasarana di TPS yang tidak ramah disabilitas, Komnas HAM tidak menemukan adanya surat suara braile bagi pemilih netra.

Banyak pekerja yang tidak bisa memilih dan kehilangan hak pilihnya karena harus bekerja pada hari pemungutan suara.

Banyak pekerja di IKN tidak bisa menggunakan hak pilih. Hal tersebut dikarenakan tidak tersosialisasi dengan baik untuk mengurus surat pindah memilih.

Minimnya atensi penyelenggara Pemilu 2024, khususnya terhadap pemenuhan hak pilih kelompok masyarakat adat dan terpencil.

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di berbagai panti sosial tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena tidak terdaftar sebagai DPTb.

Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)

Terdapat beberapa kepala desa yang menyatakan keberpihakannya kepada salah peserta Pemilu.

Rapat koordinasi kepala desa di Kabupaten Temanggung untuk pemenangan peserta Pemilu tertentu.

Ada arahan dari Walikota Samarinda terhadap jajarannya untuk memilih peserta Pemilu tertentu.

Terdapat oknum ASN di Cianjur yang tertangkap tangan melakukan politik uang untuk kemenangan salah satu peserta di Pemilu 2024.

Beredar video ajakan Pj. Gubernur Kalimantan Barat yang mengajak masyarakat memiliki Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hak Kesehatan dan Hak Hidup Petugas Pemilu

Mengacu pada data yang ditemukan Komnas HAM, hingga tanggal (21/2) terdapat 3.909 petugas Pemilu sakit, dan sebanyak 71 petugas meninggal dunia.

Penyebab utama kejadian tersebut adalah faktor kelelahan dan komorbid. Berdasarkan temuan Komnas HAM , KPU RI dan Bawaslu RI telah melaksanakan sebagian rekomendasi dan beberapa belum melaksanakan, khususnya yang paling penting.

Tidak berhasil membuat kebijakan untuk mengurangi beban kerja KPPS.

KPU RI tidak memasukkan materi Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support.

Lingkungan TPS secara umum masih tidak sehat.

Sedangkan beberapa rekomendasi dari Komnas Ham, yang telah dilaksanakan KPU RI, seperti telah diterapkan batas usia petugas KPPS.

Selain itu, KPU-Bawaslu telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, telah disiapkan Puskesmas, sekaligus tenaga kesehatan serta ambulans, KPPS diberikan asuransi ketenagakerjaan, hingga tersedianya vitamin di setiap TPS.

Lebih rinci, temuan lainnya dapat diakses melalui link berikut: KLIK DI SINI.

Kasus Penemuan Mayat di Perumahan Sinar Indah 2 Diserahkan ke Subdenpom Karimun

0
Polisi saat olah TKP dirumah korban janda cantik beberapa waktu lalu. f,,Safutrade

batampos– Motif meninggalnya HA (31) warga Perumahan Sinar Indah 2, blok K nomor 36 kecamatan Tebing yang berstatus janda, Sabtu (17/2) lalu hingga sekarang belum terungkap. Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus megatakan, berkas perkara penemuan mayat perempuan di kecamatan Tebing berkas perkaranya dilimpahkan ke Sub Denpom Tanjung Balai Karimun.

” Sudah kita serahkan, atas dasar bahwa dari hasil penyelidikan kepolisian diketahui orang terakhir bersama korban sebelum meninggal dunia adalah oknum personil Sub Denpom Tanjung Balai Karimun yang merupakan pacar dari korban,” terangnya, Jumat (23/2).

Pelimpahan tersebut, berdasarkan undang-undang 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer. Maka, proses penyelidikannya diserahkan ke Sub Denpom Tanjung Balai Karimun. Berkas pelimpahan tersebut, mulai dari berita acara olah TKP, berita acara saksi-saksi, hasil pengamatan CCTV, barang bukti di TKP.

BACA JUGA: Penanganan akan Dilimpahkan ke Denpom TNI

” Termasuk, hasil otopsi nantinya kita serahkan ke Sub Denpom Tanjung Balai Karimun. Untuk hasil otopsi nanti disampaikan oleh Sub Denpom Tanjung Balai Karimun,” tegasnya.

Masih kata Fadli lagi, hasil analisasi CCTV dapat terlihat sebelum korban ditemukan oleh anaknya. Bahwa yang ada di situ adalah oknum Pom TNI AD bersama korban dari pagi, hingga akhirnya ditinggal. Pada saat anaknya kembali pulang sekolah ditemukan dalam posisi meninggal dunia.

” Orang terakhir di TKP oknum POM TNI AD. Untuk hasil otopsi dan visum digabung, silahkan tanyakan kepada mereka (Sub Dempon Tanjung Balai Karimun),” tuturnya.

Sebelumnya, Kakak kandung almarhumah HA (31) Ningsih, Rabu (21/2) siang dirumah orangtuanya didatangi rombongan Komando Daerah Militer (Danpomdam) I / Bukit Barisan Kolonel Cpm Zulkarnain didampingi Dandim 0317/TBK, Letkol Inf Budianto Hamdani Damanik dalam rangka silaturahmi dan turut belasungkawa kepada keluarga korban.

” Danpomdam I/Bukit Barisan dan rombongan datang kesini, untuk silaturahmi dan membantu biaya pendidikan bagi anak almarhum dari Pangdam I BB Mayjen TNI Mochammad Hasan dan Danpomdam I BB Kolonel Cpm Zulkarnain,” terangnya.(*)

Reporter: Tri Haryono

Perolehan Suara Komeng dalam Pileg DPD 2024 Terlampau Putra Kiai, Ini Sosoknya

0
Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin. (Istimewa)

batampos – Komedian terkenal Komeng meraih suara tertinggi perhitungan suara untuk kursi DPD pada Pemilu 2024. Pada Kamis (22/2) pukul 15.25 WIB, Komeng berhasil mengumpulkan 2.013.135 suara. Namun perolehan suara itu terlampaui calon anggota DPD dari Jawa Tengah.

Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Jawa Tengah mencatat pencapaian luar biasa itu. Dalam pemilihan kemarin, memperoleh total suara terbanyak di Pulau Jawa yaitu 2.772.419 suara.

Perolehan itu mengungguli suara komedian terkenal Komeng. Menurut perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (22/2) pukul 15.25 WIB, Komeng meraih 2.058.928 suara.

Posisi kedua dalam perolehan suara tertinggi di Jawa Tengah ditempati Casytha dengan total 2.554.334 suara. Komeng menduduki peringkat ketiga.

Taj Yasin mengungguli saingannya dengan jarak yang signifikan. Bahkan termasuk dalam perbandingan dengan dua caleg petahana Abdul Kholik dan Denty Eka Widi Pratiwi, yang kembali bertarung untuk kursi DPD Jawa Tengah.

Sementara itu, di Jawa Barat, Komeng berhasil memimpin persaingan untuk kursi DPD. Dengan perhitungan sementara KPU pada Kamis (22/2) pukul 15.25 WIB, Komeng berhasil mengumpulkan 2.013.135 suara, melampaui suara dari caleg DPD petahana asal Jawa Timur dan Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti, yang memperoleh 2.004.179 suara.

Komeng juga jauh mengungguli pesaing lain seperti Jihan Fahira dengan 701.515 suara.

Siapakah Sosok Gus Taj Yasin Maimoen?

Dilansir dari Radar Semarang (JawaPos Grup), Taj Yasin Maimoen, seorang santri yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah. Memiliki gaya berpakaian yang khas dan berbeda dari kebanyakan birokrat lain.

Lahir di Sarang, Rembang, pada 2 Juli 1983, Taj Yasin sering terlihat mengenakan peci dan sarung dalam aktivitas sehari-hari. Kebiasaan itu tidak mengherankan. Taj merupakan putra KH Maimoen Zubair yang amat kental dengan dunia pesantren. Sehari-hari, Taj Yasin cenderung mempertahankan gaya nyantri yang menjadi bagian dari identitas.

Dia hanya mengenakan pakaian resmi seperti seragam ASN atau jas pada kesempatan khusus, seperti hari Senin atau saat menghadiri rapat paripurna. Sebagian besar waktu, dia lebih suka mengenakan kostum yang biasa digunakan saat nyantri. (*)

PT BIB Bakal Buka Penerbangan Rute Batam-Thailand Dalam Waktu Dekat

0
Bandara Hang Nadim Batam 3 F Cecep Mulyana scaled e1704297480171
Sejumlah kendaraan yang akan melakukan penjemputan melintas di pintu kedatangan Bandara Hang Nang Nadim Batam , Selasa (2/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – PT Bandara Internasional Batam (BIB) bakal membuka penerbangan rute Batam-Thailand dalam waktu dekat. Hal ini sangat dinantikan bagi wisatawan maupun masyarakat Kepri yang ingin merasakan penerbangan ke negara tersebut.

“Setelah berhasil membuka rute ke Malaysia awal pekan lalu, kami berkomitmen untuk menghadirkan penerbangan ke Asia Tenggara lainnya yakni Thailand,” ujar Dirut PT BIB, Pikri Ilham, Jumat (23/2).

Menurutnya, penerbangan ke Malaysia sudah mendapatkan respon positif bagi pelaku wisatawan maupun pebisnis. Makanya pihaknya ingin membuka lagi rute ke negara lainnya termasuk Thailand.

Baca Juga: Lion Air Group Buka Tiga Rute Baru Tujuan Pangkalpinang, Jambi, dan Balikpapan

“Penerbangan ke sana kami masih rencanakan dan berkoordinasi dengan maskapai Thai Lion Air,” ujarnya.

Dengan dibukanya rute tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk mendatangkan wisatawan ke Kepuauan Riau.

Secara keseluruhan Pemerintah Kota Batam (Pemko) menargetkan ada 2 juta kunjungan wisman.

“Secara total memang Batam targetnya 2 juta. Tapi yang melalui udara ini ditargetkan setidak-tidaknya hampir 200 ribu atau 10 persen itu berasal dari bandara,” kata Pikri.

Pikri menyebutkan dalam mempercepat target tersebut, pihaknya terus berupaya untuk memperluas penerbangan internasional ke berbagai negara.

Baca Juga: PT Air Batam Hilir akan Mengganti Meter terhadap 78.000 Pelanggan

Pihaknya optimis angka tersebut bisa tercapai lantaran telah dibukanya rute internasional seperti China, Malaysia, Korea Selatan dan kini fokus ke rute Asia dan Asia Tenggara (ASEAN).

“Turis-turis dari mana saja yang transit di Kuala Lumpur juga bisa langsung ke sini (Batam), tidak perlu ganti moda transportasi jadi pesawat to pesawat langsung terhubung,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Kantor Bahasa Kepri Gelar Bimtek BIPA, Buanakan BIPA dari Negeri Gurindam

0
Penyampian materi oleh salah satu pemateri kepada peserta Bimtek, Foto Erwin untuk Batam Pos.

batampos-Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berikan bimbingan teknis (Bimtek) dan layanan profesional Bahasa Indonesia bagi Penutur Bahasa Asing (BIPA) kepada pengajar dan pegiat BIPA.

Bimtek tersebut dilaksanakan selama tiga hari sejak Selasa (20/2) hingga Kamis (22/2) di
Hotel Harmoni One, Kota Batam.

Koordinator BIPA Kantor Bahasa Kepri, Erwin Maulana Sadewo, menjelaskan kegiatan itu bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pengajar BIPA di Kepri. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang merupakan pengajar dan pegiat BIPA.

“Kami harapkan dapat meningkatkan minat dan kompetensi peserta dalam pengajaran BIPA baik secara mandiri atau lembaga” kata Erwin ke Batam Pos, Jumat (23/2).

Erwin menjelaskan para peserta itu berasal dari perwakilan perguruan tinggi, sekolah SPK, lembaga kursus dan pelatihan, pegiat BIPA di Tanjungpinang, Bintan, Batam, dan Karimun.

Kemudian perwakilan perguruan tinggi dari kampus UMRAH, Politeknik Negeri Batam, UIB, UVERS, UNIBA, Universitas Terbuka Batam, UNRIKA, Politeknik Bintan Cakrawala, STAIN Sultan Abdurrahman, STAI Miftahul Ulum, dan Universitas Karimun.

Selanjutnya peserta dari LKP diwakili oleh Bintan Cakrawala dan Premier Language Course. Perwakilan Sekolah SPK yaitu Australian Intercultural School Batam (AIS Batam), The Independent School Batam (ISB), dan Sekolah Kallista.

BACA JUGA: Kantor Bahasa Kepri Beri Pelatihan Peningkatan Kemahiran Berbahasa untuk Jurnalis

“Selain itu terdapat juga peserta perwakilan dari ikatan duta bahasa Kepri dan pegiat BIPA,” ungkap Erwin.

Dalam Bimtek itu peserta menerima materi kebijakan bahasa dan program BIPA, materi SKL dan SKKNI pengajar BIPA serta pengembangan dan rencana evaluasi pengajaran BIPA.

Berikutnya ada materi pengajaran kemahiran produktif, pengajaran kemahiran reseptif, dan tata bahasa dalam pengajaran BIPA, ada juga pengembangan dan pemanfaatan media ajar BIPA, serta emahaman BIPA lintas budaya.

“Terakhir ada Hendra Nugraha sebagai Kepala Pusat Bahasa UIB dan Ketua APPBIPA Kepri menyampaikan pengajaran BIPA yang Efektif dan pengelolaan BIPA di lembaga,” paparnya.

Sementara itu, Ketua APPBIPA Kepri dan Pusat Bahasa UIB, Hendra Nugraha mengharapkan peserta dapat semakin seemangat karena telah dibekali materi-materi yang ada.

“Semoga kita semakin semangat dalam menggemakan program BIPA dengan materi materi yang telah diberikan” ungkapnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Pemilik Mikol 1 Kontainer Tegahan BC Batam Lebih dari 1 Orang, Ada Dugaan Keterlibatan Aparat

0
mikolll
Petugas Bea Cukai Batam memeriksa minuman beralkohol satu Kontainer setelah diamankan di Gudang Bea Cukai di Tanjunguncang, Batuaji, Jumat (2/2). (F. Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Bea Cukai Batam hingga saat ini baru menetapkan satu orang tersangka dalam kasus penyelundupan minuman beralkohol (mikol) ilegal senilai Rp 6,9 miliar. Tersangkanya yakni AN, salah seorang pemillik mikol.

Informasi yang didapatkan, pemilik mikol tersebut lebih dari satu orang. Hal ini diperkuat dengan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik BC Batam.

“Itu pemiliknya (mikol) lebih dari satu orang,” ujar sumber Batam Pos.

Pria ini menjelaskan dari BAP tersebut AN merupakan pemilik mikol jenis Rio Sparkling Drink yang dikirim melalui jasa pengiriman PT Legend Marine Indonesia dari iingapura menuju Batam. Minuman tersebut dimasukkan ke kontainer berukuran 40 feet dengan nomor LEGU4500028.

AN mengaku membeli mikol produk Tiongkok tersebut seharga Rp 600 juta ke PT Thom Hills PTE. LTD pada 16 Januari lalu.

Baca Juga: Cacat Hukum, PN Batam Perintahkan Gakkum KLHK Hentikan Penyidikan Kasus MT Tutuk

“Dalam kontainer itu banyak jenis mikolnya, bukan hanya Rio saja. Sedangkan mikol merk lainnya itu punya temannya (AN),” sambung sumber tersebut.

Di dalam BAP, AN menyebutkan mikol lainnya tersebut milik rekannya berinisial HR. HR disebut merupakan salah seorang oknum aparat yang diduga bertugas di Kepri.

“Ini perwira. Dan sebagian mikol lagi milik pengusaha hiburan malam yang selama ini sudah disebut,” kata sumber tersebut.

Namun, sambung sumber tersebut, dalam kasus ini pengusaha hiburan malam berinisial AM tak terseret. Diduga, AN sengaja menghilangkan bukti keterlibatan AM.

“AN ini pasang badan, karena ada jaminan dan iming-iming dengan pengusaha itu. Jadi AM tidak akan kena (ditindak),” ungkapnya.

Baca Juga: Jukir Tanpa Seragam dan Karcis Masih Berkeliaran di Pinggir Jalan

Sebelumnya, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea dan Cukai Batam, Rizki Baidilah mengatakan dalam kasus ini kemungkinan akan ada tersangka lainnya.

“Kemungkinan akan ada tersangka lainnya. Biarkan dulu penyidik bekerja,” katanya beberapa waktu lalu.

Rizki menegaskan dalam kasus ini BC Batam berkomitmen menindak seluruh pihak yang terlibat.

“Tunggu saja, pasti maksimal ini prosesnya,” tutupnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Pakar Hukum Tata Negara Tegaskan Hak Angket DPR Tidak Bisa Batalkan Hasil Pemilu

0
KPU RI menyatakan Sirekap jadi alat bantu publikasi hasil penghitungan sauara Pemilu 2024. (perludem.org)

batampos – Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) Ichsan Anwary menilai, hak angket milik DPR RI tidak akan bisa membatalkan hasil pemilihan umum (Pemilu) 2024.

“Hak angket DPR hanya berdampak kepada penyelenggara negara, tetapi tidak bisa membatalkan hasil Pemilu 2024 khususnya pemilihan presiden yang sedang santer dibahas dimana-mana,” ujar Ichsan, Jumat, (23/2).

Ichsan menjelaskan, pengajuan Hak Angket hanya boleh dilakukan anggota DPR berdasarkan kepentingan hukum dan fungsi lembaga legislatif dan tidak boleh dicampur tangani oleh pihak manapun.

“Mahkamah Konstitusi (MK) adalah lembaga yang diberikan kewenangan oleh konstitusi untuk menyelesaikan sengketa pemilu, setelah diputuskan maka hasilnya final dan tidak bisa dipengaruhi Hak Angket DPR,” ucapnya.

Ketentuan itu, tertuang dalam Pasal 24 C ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan bahwa MK berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk, salah satunya, memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum.

Lebih lanjut Ichsan menuturkan, seharusnya pembahasan hak angket tidak perlu tergesa-gesa dibahas karena hasil pemilu hingga saat ini belum ditetapkan oleh KPU RI.

Menurut dia, seharusnya para kubu sabar menunggu hasil pemilu, setelah hasilnya ditetapkan, kata Ichsan, jika ada pihak yang merasa dirugikan karena kecurangan dan ada sengketa maka berhak mengajukan untuk diperiksa di MK dengan berbagai bukti yang sudah disiapkan.

Setelah melalui prosedur pengajuan dan disidang di MK, jika kecurangan hasil perolehan suara tersebut tidak dapat dibuktikan secara signifikan, maka pemenang pemilu sah dan tidak dapat dibatalkan.

“Contohnya seperti ini, jika kubu yang kalah berhasil membuktikan kecurangan perolehan suara pemenang, tetapi hasilnya masih tetap unggul suara pemenang, maka MK akan mengabaikan dan pemenang pemilu dianggap sah,” ungkapnya.

Dia menyebutkan jalan satu-satunya untuk mengubah hasil pemilu adalah, pihak yang kalah harus mampu membuktikan secara signifikan berapa banyak perolehan suara curang yang dilakukan oleh pemenang berdasarkan alat bukti yang sah.

Karena itu, Ichsan menekankan kedudukan antara Hak Angket DPR dan pemeriksaan di MK terhadap hasil pemilu, adalah dua hal yang berbeda yang kepentingannya juga berbeda.

Ia juga menegaskan, Hak Angket hanya berdampak kepada penyelenggara negara, sedangkan pemeriksaan di MK dampaknya bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat berdasarkan fakta-fakta persidangan yang disajikan para pihak.

Lalu kemudian, lanjut dia, jika santer kabar menyebutkan pihak paslon pilpres nomor urut 03 yang terlebih mengajukan hak angket agar digunakan DPR, Ichsan menilai hal ini menyalahi prosedur karena yang berhak mengajukan atau mengusulkan hanya anggota DPR.

Namun, dia tidak menampik bahwa paslon yang mengusulkan hak angket memiliki latar belakang partai yang cukup kuat di DPR RI, sehingga potensi kepentingan pihak tertentu dianggap menjadi faktor untuk mempengaruhi agar anggota DPR RI menggunakan Hak Angket terkait hasi Pemilu 2024.

“Sekali lagi saya tekankan, Hak Angket tidak akan dapat mebatalkan hasil pemilu yang telah diputuskan oleh MK, karena itu merupakan ketentuan mutlak dalam konstitusi,” pungkas Ichsan. (*)

 

BI Yakin Ekonomi Kepri Tumbuh Triwulan Pertama 2024

0
Gedung Pencakar Langit Dalil Harahap 2 e1708706058833
Gedung pencakar langit di Batam Center, Jumat (23/2). Pertumbuhan ekonomi Kepri terutama Batam terus tumbuh. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Bank Indonesia Wilayah Kepri bersama Komisi ll DPRD Kepri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Akselerasi Potensi Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kepri 2024 di Kantor BI lantai 3, Jumat (23/2). Dalam rapat yang digelar tertutup disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri tertinggi untuk wilayah Sumatera.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Kepri, Suryono mengatakan tahun 2023 ekonomi Kepri berada diangka 5,20 persen. Bahkan pada triwulan pertama 2024 ini, ia memprediksi angka pertumbuhan ekonomi akan kembali meningkat diantara angka 5,20 persen hingga 5,80 persen.

“Untuk tahun 2023, angka pertumbuhan ekonomi Kepri 5,20 persen, tertinggi di wilayah Sumatera. Saya memperkirakan untuk triwulan pertama 2024, angka ekonomi Kepri akan tumbuh dikisaran 5,20 hingga 5,80,” ujar Suryono.

Baca Juga: Direksi BRK Syariah Optimis Kinerja Bank Terjaga dan Tumbuh dengan Baik

Menurut dia, beberapa hal yang menyebabkan ekonomi Kepri naik karena banyaknya aktifitas ekonomi di awal tahun. Apalagi, awal tahun adalah masa pemilihan umum, yang dipastikan banyak perputaran uang selama masa tersebut.

“Melihat event-event di Kepri, mulai bazar, festival, kegiatan-kegiatan rumah tangga, saya menduga potensi ekonomi Kepri meningkat di triwulan pertama ini,” sebut Suryono.

Baca Juga: Dishub Optimalkan Kinerja Jukir Capai Penerimaan Retribusi Parkir

Dijelaskannya, beberapa hal yang menyebabkan ekonomi Kepri stabil diantaranya kebutuhan bahan pokok, seperti beras pertahun mencapai 35 ribu ton, sedangkan ketersediaan beras dari Bulog dan asosiasi lebih dari 25 ribu ton. Yang artinya, stok yang ada saat ini melebihi untuk konsumsi setengah tahun di Kepri. Kemudian keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, hingga komunikasi yang efektif.

“Untuk beras memang naik, tapi perlu diketahui, harga beras di Kepri masih lebih murah dibanding daerah lainnya. Begitu juga untuk ketersediaan beras di Kepri, juga sangat mencukupi karena stok banyak di Bulog dan asosiasi,” tegas Suryono. (*)

 

Reporter: Yashinta

1.998 Pemilih di Tanjungpinang Bakal Nyoblos saat PSU

0
Kapolda Kepri saat meninjau salah satu TPS di Sei Jang Tanjungpinang, Selasa (13/2). f. peri

batampos– Sebanyak 1.998 pemilih yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan nyoblos di delapan Tempat Pemilihan Suara (TPS) saat Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Tanjungpinang.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang, Andri Yudi, mengatakan semua petugas Kelompok Penyenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk PSU sudah kembali diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek).

“Dua hari yang lalu sudah kita Bimtek, malam untuk KPPS di Tanjungpinang Timur dua kali kita lakukan,” kata Andri, Jumat (23/2).

BACA JUGA: Libatkan Semua Pihak Ciptakan Suasana Aman saat PSU

Kemudian, lanjut Andri pada hari pencoblosan juga akan menyediakan tempat penyimpanan telepon genggam (HP) sesuai masukan untuk mencegah berbagai kemungkinan yang akan terjadi di dalam bilik suara.

Sebenarnya pada hari pencoblosan 14 Februari 2024 itu, kata Andri sudah menegaskan untuk tidak mambawa HP atau alat perekam, namun kenyatanya banyak yang tetap membawasnya.

“Kami sudah disarankan dan akan kami sediakan,” ujarnya.

Menanggapi kekhawatiran banyak pihak terhadap berbagai potensi saat PSU, Andri juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pemungutan ulang itu agar dapat terlaksana sesuai ketentuan.

“Kami ajak juga masyarakat agar ikut mengawasi PSU nanti,” ajaknya.

Andri juga menekankan kepada KPPS untuk tidak menerima pemilih diluar DPT, DPTb dan DPK yang telah terdata.

“Agar tidak terjadi lagi persoalan yang seperti iji lagi,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan