Rekaman CCTV ketika penembakan di Gereja Katolik Santa Maria Istanbul Turki terjadi pada Minggu (28/1). (Reuters)
batampos – Penembakan terjadi di sebuah gereja Italia, Gereja Katolik Santa Maria di Distrik Sariyer Istanbul, Turki pada Minggu (28/1) pukul 8.40 waktu setempat. Serangan tersebut menewaskan satu warga Turki yang tengah mengikuti upacara keagamaan di gereja tersebut.
Rekaman CCTV dalam gereja di Turki itu menampilkan orang-orang bersenjata yang memakai topeng memasuki bangunan dan menembak pria yang berjalan di depan mereka. Lalu, mereka pergi setelahnya.
Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya mengatakan bahwa pihak berwenang Turki telah menangkap dua pria bersenjata dan diyakini terkait dengan ISIS.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pihak berwenang juga telah melakukan penggerebekan di lebih dari 30 lokasi di Istanbul dan menahan 47 orang hingga sekarang.
“Kedua tersangka adalah warga negara asing. Salah satu dari mereka berasal dari Tajikistan dan yang lainnya adalah orang Rusia, dan kami menilai mereka adalah anggota ISIS,” kata Yerlikaya yang dikutip dari Reuters.
Sebelumnya, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dalam sebuah pernyataan di Telegram.
Mereka mengatakan bahwa serangan itu merupakan respons terhadap seruan para pemimpin kelompok tersebut untuk menargetkan orang Yahudi dan Kristen.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menelepon pendeta gereja tersebut untuk menyampaikan belasungkawa dan dukungannya.
Sementara, Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni menulis di akun X miliknya @GiorgiaMeloni bahwa Kementerian Luar Negeri Italia mengikuti perkembangan terkini mengenai serangan tersebut dan mengecam keras atas tindakan pelaku.
Sebagai informasi, ISIS telah melakukan banyak serangan di Turki, termasuk di sebuah klub malam di Istanbul pada (1/1/17) silam yang menewaskan sebanyak 39 orang.
Yerlikaya mengatakan bahwa pihak berwenang Turki telah menahan 2.086 orang yang dicurigai memiliki hubungan dengan ISIS selama operasi sejak Juni 2023 dan sebanyak 529 orang ditangkap.(*)
Ilustrasi. Pekerja di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Selain welder, perusahaan manufaktur juga banyak membuka lowongan kerja di Batam tahun ini. Hanya saja perusahaan manufaktur tidak bertambah atau berkurang signifikan karena dengan sistem kontrak.
“Misalnya perusahaan manufaktur ini memiliki 1.000 karyawan, dan ketika ada 300 misal yang habis kontrak mereka akan buka lowongan bagi 300 orang juga, dan begitu terus menerus. Jadi tak bertambah signifikan,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam Rudi Sakyakirti, Minggu (28/1).
Melihat tren ke depan, lanjut Rudi, perusahaan engineering di Batam juga akan banyak membuka lowongan pekerjaan. Ditambah lagi ada rencana pengembangan peralihan pembangkit listrik tenaga disel ke solar panel juga akan makin membutuhkan tenaga kerja kontruksi outsourcing.
“Bukan termasuk di Rempang ya, karena Rempang belum menyampaikan secara rinci ke kita, ” tambahnya.
Kemudian ada juga sektor garmen karena di tahun 2023 lalu ada rencana pengembangan pabrikasi seperti perusahaan Batam Bintan Aparel yang saat ini lagi mengerjakan kontruksi bangunannya. Sesuai rencananya mereka juga akan menambah jumlah pekerjanya mencapai dua ribuan pekerja.
“Jadi ada banyak sebenarnya di tahun 2024 ini selain welder, ada manufaktur, engineering, dan garmen, ” pungkasnya. (*)
Pelatih Barcelona Xavi Hernandez. (Cesar Manso/AFP)
batampos – Xavi Hernandez memutuskan untuk meninggalkan kursi kepelatihan Barcelona akhir musim ini. Keputusan itu diambil pasca kekalahan memalukan Barcelona atas Villareal 3-5 pada Minggu (28/1) dini hari.
Keputusan itu dibuat setelah dia mendapatkan hasil minor dalam 5 pertandingan terakhir, dimana eks pemain Barcelona itu mengalami 3 kekalahan.
Sebelum Villarreal, Real Madrid dan Atletico Bilbao adalah dua klub yang mempermalukan Blaugrana sekaligus memupuskan harapan mereka untuk meraih gelar Super Copa dan Copa Del Rey.
Sejak ditunjuk sebagai manajer pada November 2021 lalu, Xavi berhasil mengembalikan kejayaan Barcelona dengan merengkuh trofi Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol di musim 2022/2023.
Meskipun telah merombak skuad untuk memperkuat timnya, Robert Lewandowski dkk tampak mengalami inkonsistensi performa sepanjang musim ini.
Berbagai hasil kurang memuaskan di setiap pertandingan membuat posisi Xavi sebagai pelatih terancam.
Puncaknya, ketika drama hujan 8 gol terjadi di Lluis Companys Olympic Stadium pada Minggu tadi, Xavi membulatkan tekad untuk pergi dari tim yang membesarkan Namanya akhir musim 2023/2024 ini.
Dengan sudah dipastikannya kepergian sang pelatih, Barcelona harus bergerak cepat untuk mengamankan kursi kepelatihan yang kosong untuk mengarungi musim 2024/2025 mendatang.
Namun, ada masalah besar yang harus dihadapi klub Catalan tersebut, yakni kondisi finansial mereka yang sedang terpuruk. Akibatnya, mereka hanya bisa merekrut juru taktik yang bergaji kecil untuk mengurangi beban keuangan mereka.
Lantas, siapa saja daftar manajer yang berpotensi akan berlabuh di Camp Nou musim depan? Berikut daftar 5 calon suksesor Xavi Hernandez di Barcelona yang dirangkum JawaPos.com.
Michel (Girona)
Mengingat situasi keuangan Barcelona yang sedang tidak stabil, maka pilihan paling realistis diantara daftar pelatih yang tersedia di bursa transfer adalah Michel.
Sebagai pelatih yang tahu luar dalam La Liga dengan baik, dia dikenal sebagai juru taktik yang bisa beradaptasi dengan sempurna. Dia bahkan cukup familiar dengan budaya Catalan, mengingat saat ini dia sedang melatih di klub Girona.
Tanpa memiliki anggaran besar, dia sukses membangun tim yang solid sekaligus menampilkan permainan sepakbola atraktif di kasta tertinggi Liga Spanyol. Buktinya, 51 gol Girona yang dicetak di La Liga merupakan yang paling produktif kedua di lima liga top Eropa. Mereka hanya kalah atas Bayern Munich yang mencetak 56 gol di Bundesliga Jerman.
Racikan taktik Michel juga sukses menumbangkan berbagai klub raksasa La Liga musim ini. Kemenangan tandang 4-2 atas Barcelona bulan lalu merupakan hasil nyata dari tangan dingin pria berusia 48 tahun itu.
Tak hanya piawai di dalam lapangan, Michel juga cerdas dalam mengatasi permasalahan skuadnya. Meski beberapa pemain pilarnya direbut klub-klub besar, namun dia bisa mengatasi problem tersebut dengan mendatangkan pemain-pemain yang potensial.
Eric Garcia dan Pablo Torre adalah dua contoh konkret bahwa dia bisa menyulap mereka untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya di Girona. Kemampuan tersebut jelas dibutuhkan Blaugrana pasca era kepelatihan Xavi.
Thiago Motta (Bologna)
Meskipun ketersediaan bursa transfer pelatih tidak banyak, Barcelona tetap harus mencari satu juru taktik dengan performa terbaik di Eropa, dimana hal itu cocok dengan pelatih Bologna, Thiago Motta.
Eks pemain Barcelona ini telah mengabdikan diri bersama sang Catalan selama delapan tahun dan saat ini sedang menikmati masa kepelatihannya di klub Italia, Bologna. Selama berkarir di sana, dia berhasil meramu Bologna menjadi salah satu tim paling menarik perhatian di Serie A karena menggunakan gaya bermain penguasaan bola.
Meski memiliki karir yang cukup cerah, awal kepelatihan Motta sempat mengalami masa sulit. Dia dipecat Genoa setelah dua bulan direkrut.
Namun ia dapat bangkit dengan membawa Bologna finis peringkat kesembilan musim lalu, dimana hasil itu merupakan rekor tertinggi klub di Serie A sejak 11 tahun terakhir. Musim ini mereka cukup nyaman bertengger di urutan ketujuh, dan hanya terpaut dua poin untuk lolos ke Liga Europa.
Gaya bermain revolusionernya telah mengangkat performa Bologna di Serie A. Selain klub yang dilatih Motta, hanya dua tim Napoli dan Fiorentina yang memiliki rata-rata penguasaan bola lebih banyak di Serie A musim ini.
Mengendalikan permainan, memancing lawan dengan permainan penguasaan bola yang konsisten dan berani, sebelum kemudian menyerang dengan cepat ketika melihat kesempatan terbuka membuat Bologna sekilas mirip dengan gaya bermain Barcelona yang berbasis possession ball.
Rafael Marquez (Barcelona Athletic)
Eks bek Barcelona, Rafael Marquez adalah rekan setim Xavi dan Deco di Camp Nou. Dia dikenal sebagai sosok yang dihormati di kalangan petinggi klub. Saat ini dia sedang melatih Barcelona Athletic (Barcelona B) yang sedang bertengger di urutan ketujuh di divisi ketiga Spanyol.
Pertama kali dipekerjakan pada Juli 2022 lalu, pria 44 tahun itu memiliki hubungan baik dengan Laporta. Musim lalu, anak asuh Marquez berhasil mencapai semifinal playoff untuk promosi ke divisi kedua. Sayangnya timnya kalah dari tim B Real Madrid dalam pertandingan dua leg.
Meski memiliki hubungan yang baik dengan klub dan bisa bermain sesuai keinginan Barcelona, nampaknya kemampuan Marquez masih terlalu dini untuk bisa melatih tim besar sekelas Blaugrana.
Dilansir dari The Athletic, sebuah sumber dari klub menggambarkan bahwa Marquez adalah satu-satunya kandidat yang kemungkinan besar dipilih untuk menggantikan Xavi apabila kondisi Barcelona semakin terpuruk.
Francisco Javier Garcia Pimienta (Las Palmas)
Salah satu pelatih La Liga yang cocok untuk pengganti Xavi dengan ‘DNA Barca’ adalah juru taktik Las Palmas, Garcia Pimienta. Sejak dipromosikan musim lalu, dia berhasil menyulap klub kepulauan Canary ini menjadi salah satu klub paling efisien di Spanyol.
Meski memiliki budget kedua terendah di Liga, namun mereka bisa survive dan bersaing di papan tengah. Bahkan musim ini, mereka sedang berjuang untuk memperebutkan satu slot kualifikasi kompetisi Eropa.
Tim besutan Garcia Pimienta ini memiliki identitas dan cara bermain yang jelas, berdasarkan ilmu yang sudah dipelajari oleh pria berusia 49 tahun itu selama hampir tiga dekade di Barca. Sebelum melatih di Las Palmas, Garcia sudah merasakan ‘DNA Barca’ sejak menjadi pemain hingga menjadi pelatih di akademi muda La Masia.
Selama berkarir disana, Pria asal Spanyol ini telah mendapatkan banyak pujian atas prestasi dan kesuksesannya. Diantaranya gelar UEFA Youth League 2019 (U-19) dan membantu mengawasi perkembangan Lionel Messi muda maupun Ansu Fati muda.
Meski banyak pihak yang optimis dengan masa depannya untuk melatih Catalan, namun sang presiden klub, Laporta punya rencana tersendiri. Dia mendepak Garcia dari Barcelona Atletic (Barcelona B).
Dikenal sebagai pelatih yang suka mengorbitkan pemain muda, Garcia jelas-jelas akan menyulap deretan wonderkid Barca seperti Gavi, Lamine Yamal hingga Pau Cubarsi agar bisa bersaing di level tertinggi.
Dengan pemilihannya sebagai manajer Barcelona di masa depan, Garcia punya misi yang jelas, yakni mengembalikan filosofi klub untuk melahirkan pemain-pemain berkelas dunia.
Pep Guardiola (Manchester City)
Apabila Barcelona ingin mendapatkan manajer kelas dunia dan meminta pendapat para penggemar, sudah jelas bahwa nama pertama yang akan mereka sebut adalah Pep Guardiola.
Pria 53 tahun itu sudah terbukti menjadi salah satu legenda hidup Barcelona. Tumbuh sebagai pemain sekaligus pelatih, dialah yang membentuk tiki-taka Barcelona menjadi permainan mematikan yang membawa mereka ke puncak kejayaan dari 2008 hingga 2012.
Meski sudah melalang buana sebagai juru taktik Bayern Munich dan sekarang di Manchester City, dia nampaknya punya keinginan untuk bereuni kembali ke klub yang telah membesarkan namanya.
“Jika saya melatih di sini atau di mana pun, atau saya menjadi asisten pelatih, dan (ketika) Barca memanggil saya, saya akan pergi. Itu klub saya,” terang Guardiola pada Januari tahun lalu
Kesuksesannya di La Liga tetap dia lanjutkan di Bundesliga dan Liga Primer Inggris. Dengan semakin dominannya City, termasuk meraih treble dan Liga Champions yang pertama untuk klub, bukan tidak mungkin apabila Guardiola merasa bosan dengan kondisinya di Inggris dan ingin mencari tantangan lain.
Meski begitu, nampaknya akan sulit membujuk pelatih berkepala plontos itu kembali ke Catalan karena dia masih Bahagia di kota Manchester setelah tinggal disana selama delapan tahun.(*)
Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus saat bertanya ke tersangka Fahrul, oknum ASN Dishub Kabupaten Karimun
batampos– Satu orang oknum aparatur sipil negara (ASN), Fahrul yang bertugas di UPT Dinas Perhubungan Kecamatan Buru terancam dipecat. Hal ini disebabkan yang bersangkutan ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun karena kepemilikan sabu lebih setengah kilogram. Atau sebanyak 14 paket siap edar dengan jumlah 623,54 gram.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Abdullah Rahman yang dikonfirmasi Minggu (28/1) mengatakan, memang benar ada satu orang oknum ASN di OPD yang dipimpinnya ditangkap polisi.
”Melihat kasusnya dan juga barang bukti yang dimiliki, maka tidak menuntup kemungkinan oknum tersebut terancam dipecat sebagai ASN. Meski demikian, kita tetap menunggu sampai proses hukum selesai dan berkekuatan hukum tetap,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Suhaimi yang dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan, oknum ASN atas nama Fahrul bukan baru pertama berurusan dengan polisi terkait narkoba.
”Beberapa tahun lalu atau sekitar 2019 yang bersangkutan pernah ditangkap polisi karena menggunakan narkoba jenis sabu. Namun, karena sebagai pemakai, maka dilakukan rehabilitasi di BNNK Karimun. Dan saat ini kembali ditangkap dengan kasus yang dan katanya barang bukti cukup banyak. Tentunya kita terkejut mendengarnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala UPT Dinas Perhubungan Kecamatan Buru, Rony Pongo mengatakan, yang bersangkutan (Fahrul, red) merupakan stafnya di kantor sebagai TU.
”Hanya saja, meski sebagai staf saya, namun saya jarang sekali jumpa dengannya. Bisa dikatakan yang bersangkutan malas. Karena, sejak yang bersangkutan dipindahkan dari Kecamatan Durai ke Kecamatan Buru pada Agustus lalu, saya lihat dia baru tiga kali masuk kantor,” paparnya.
Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus dalam rilis menyebutkan tersangka Fr ditangkap di tempat tinggalnya di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing pada Selasa (16/1) pukul 21.30 WIB. ”Fr merupakan pengedar dan akan mengedarkan sabu ke luar wilayah Karimun. Yakni, ke Guntung, Tembilahan,” ujarnya.
Dalam kasus ini, kata Kapolres, tersangka Fr dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 Undang-undang nomor 34 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman pidananya minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun atau seumur hidup. (*)
residen Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jogjakarta, Minggu (28/1). (Istimewa)
batampos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Demokrat menyebut pertemuan ini hal biasa yang dilakukan oleh pimpinan partai politik dengan presiden.
“Pertemuan antara presiden dan ketum parpol yang berada di luar pemerintahan. Saling memahami posisi saat ini,” kata Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, Senin (29/1).
Herzaky mengatakan, pertemuan berlangsur santai. Beberapa hal tentang kebangsaan dibicarakan dalam pertemuan ini. Namun, Herzaky tak merincinya.
“Hanya, kelasnya presiden dan ketum partai besar, obrolan santai pun bahas isu-isu kebangsaan dan kerakyatan,” ucapnya.
Sebelumnya, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana menegaskan, pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jogjakarta merupakan hal biasa. Pertemuan tersebut berlangsung santai sambil sarapan di Gudeg Yu Djum Wijilan sekitar pukul 07.00 WIB.
“Presiden bertemu dengan tokoh-tokoh politik adalah hal yang biasa. Apalagi itu dilakukan di hari libur, dalam suasana informal, rileks, sambil sarapan,” kata Ari Dwipayana kepada wartawan, Minggu (28/1).
Jokowi dan AHY berbincang santai usai bersepeda di alun-alun Utara Jogja. Ari menjelaskan banyak hal yang dibahas dalam pertemuan kedua tokoh politik tersebut. Pembicaraannya mulai dari hal-hal ringan hingga situasi politik terkini di Indonesia.
“Pertemuan dengan Mas AHY membicarakan mulai hal-hal yang ringan-ringan sampai dengan persoalan kebangsaan dan situasi perpolitikan di Tanah Air,” ucap Ari. (*)
batampos – Pesta Demokrasi lima tahunan sudah semakin dekat. Penyelenggara Pemilihan Umum dan jajaran Kepolisian semakin gencar menyampaikan persiapan untuk kesuksesan pemilihan umum tersebut. Sosialisasi atau himbauan ini lebih pada larangan yang diatur dalam undang-undang Pemilihan Umum.
Misalnya, berkampanye di tempat ibadah tidak diperbolehkan karena tempat ibadah tempat yang netral untuk masyarakat.
Sebelumnya Ketua Bawaslu Kepri Zulhadril menuturkan, sesuai dengan aturan pemilu, tempat ibadah memang bukan tempat untuk berkampanye dan memasang alat peraga kampanye. Tempat ibadah adalah tempat untuk beribadah sehingga dilarang untuk berkampanye.
“Makanya kita himbau untuk tidak ada aktifitas kampanye dan APK di dalam kawasan rumah ibadah. Selain aturan yang mengikat juga kita harus menghormati dan menghargai jamaah yang melaksanakannya shalat jumat. Kalau sibuk dengan urusan kampanye kan mengganggu kekhusukan orang beribadah. Ini yang harus dipahami,” ujar Zulhadri.
Jajaran kepolisian juga melakukan himbauan serupa. Melalui berbagai kegiatan sosialisasi pemilu aman, damai dan jujur, polisi juga mengingat masyarakat untuk tidak berkampanye di tempat ibadah. Inilah yang dilakuan jajaran Polsek Seibeduk melalui kegiatan salat subuh keliling ke pemukiman warga, sepanjang akhir pekan kemarin.
“Dalam rangka cooling System Situasi Kamtibmas wilayah hukum Polsek Sungai Beduk guna mendukung mensukseskan Kegiatan Operasi Mantap Brata (OMB) tahun 2023-2024, juga terkait kesuksesan Pemilu nanti kita lakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat. Salah satunya adalah larangan berkampanye di tempat ibadah. Kita sampaikan secara baik dan humanis kepada masyarakat bahwa memang itu dilarang. Tempat ibadah ya untuk beribadah,” ujar Kapolsek Seibeduk AKP Syarifuddin. (*)
batampos – Pekerjaan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjadi karir yang banyak diincar masyarakat Indonesia, karena ASN memiliki kepastian dalam pendapatan dan usia kerja yang sudah ditentukan.
Begitupun halnya dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang memiliki usia kerja dan kepastian dalam pendapatan seperti ASN lainnya.
Hal itu tercatat pada Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023, yang telah mengatur segala hal yang berkaitan dengan pegawai negeri sipil di Indonesia.
PPPK juga memiliki masa usia kerja yang sama dengan ASN lainnya, yang diatur dalam UU ASN No. 20 Tahun 2023.
Selain itu, UU ASN No. 20 Tahun 2023 juga mengatur mengenai jaminan pensiun bagi PPPK yang sama dengan ASN lainnya.
Jadi untuk PPPK jangan khawatir tidak mendapatkan uang pensiunan, berbicara tentang Hak dan kewajiban PPPK dengan ASN yang lainnya juga sama atas hal yang didapatkan.
Undang-Undang ASN yang mengatur mengenai pola kepegawaian bagi ASN di Indonesia yang diatur oleh UU ASN No. 2023 yang sudah disahkan oleh negara pada tanggal 31 Oktober 2023.
Berdasarkan pada UU ASN No. 20 Tahun 2023, jabatan untuk PPPK dibagi menjadi dua bagian. Pertama, jabatan Manajerial dan kedua, Non-Manajerial.
Bagi yang belum tahu, mengenai usia masa kerja untuk PPPK bisa kita lihat di bawah ini. Sebuah aturan yang tertuang dalam UU ASN No. 20 Tahun 2023, untuk masa kerja PPPK berdasarkan kategori jabatan, adalah:
A. Jabatan Manajerial
Untuk yang menduduki jabatan Manajerial PPPK memiliki masa kerja sampai 60 tahun, inilah daftar jabatannya:
Pertama, Pejabat Pimpinan Tinggi Utama;
Kedua, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya; dan
Ketiga, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Sedangkan, untuk PPPK yang menduduki jabatan di bawah ini memiliki masa kerja sampai 58 tahun, diantaranya:
Pertama, Pejabat Administrator; dan
Kedua, Pejabat Pengawas.
B. Jabatan Non Manajerial
Untuk jabatan non-manajerial dibagi dua bagian, diantaranya:
Pertama, untuk PPPK yang menduduki Jabatan Non Manajerial Pelaksana, memiliki masa kerja hanya sampai dengan 58 tahun; dan
Kedua, untuk PPPK yang menduduki Jabatan Non Manajerial Fungsional, masa kerja ditentukan oleh peraturan perundang-undangan.
Itulah informasi yang berkaitan dengan aturan masa kerja PPPK yang diatur dalam UU ASN No. 20 Tahun 2023. (*)
batampos – Pelebaran jalan di Batam berdampak dengan banyaknya halte yang tergusur. Hal itu tentunya cukup menyulitkan warga, terutama yang tengah menunggu kendaraan umum bahkan trans Batam
Kemala, warga Batam mengatakan sejak adanya pelebaran jalan ada beberapa halte yang kena gusur. Bahkan sampai saat ini, halte tersebut tak kembali dibangun.
“Kalau di Tiban ada beberapa halte kalau tak salah. Ada yang dekat Tiban Center, itu udah dibangun. Tapi ada yang dekat jembatan Seiharapan dan dekat Pengadilan Agama, sampai sekarang belum dibangun,” ujar Kemala, kemarin.
Menurut dia, keberadaan halte, terutama bagi ia yang kerap berpergian dengan moda transportasi umum sangat dibutuhkan. Halte juga menjadi tempat petunjuk tempat pemberhentian, sekaligus berteduh disaat hujan dan panas.
“Yang di Seiharapan berhenti di bawah jembatan. Ada tanda kecil saja. Susahnya kalau hujan, tak ada tempat berteduh,” sebutnya.
Bahkan dikatakan Kemala, keberadaan halte bis di kawasan kota juga kurang. Seperti di seberang Grand Batam Mall yang jadi tempat pemberhentian bus, tetapi tak ada halte.
“Ada tanda kecil saja, tapi tak ada halte. Bus berhenti di sana. Harusnya kan ada halte, biar masyarakat juga paham itu tempat berhenti dan naik transportasi umum,” ungkap Kemala.
Sementara, Kadishub Batam, Salim membenarkan pelebaran jalan membuat beberapa halte yang terpaksa digusur. Namun, secara bertahap pihaknya sudah mulai kembali melakukan pembangunan.
“Memang ada halte yang kena gusur, tapi sudah mulai kami bangun lagi,” sebutnya.
Menurut dia, tahun ini pihaknya juga telah menganggarkan pembangunan 2 halte untuk beberapa kawasan, seperti Tiban dan Batuaji. Bahkan juga ada halte dari trans Batam yang juga dibangun.
“Untuk pastinya saya tak pegang data. Namun tahun ini ada pembangunan halte,” pungkas Salim. (*)
batampos – Pelebaran jalan di Batam berdampak dengan banyaknya halte yang tergusur. Hal itu tentunya cukup menyulitkan warga, terutama yang tengah menunggu kendaraan umum bahkan trans Batam
Kemala, warga Batam mengatakan sejak adanya pelebaran jalan ada beberapa halte yang kena gusur. Bahkan sampai saat ini, halte tersebut tak kembali dibangun.
“Kalau di Tiban ada beberapa halte kalau tak salah. Ada yang dekat Tiban Center, itu udah dibangun. Tapi ada yang dekat jembatan Seiharapan dan dekat Pengadilan Agama, sampai sekarang belum dibangun,” ujar Kemala, kemarin.
Menurut dia, keberadaan halte, terutama bagi ia yang kerap berpergian dengan moda transportasi umum sangat dibutuhkan. Halte juga menjadi tempat petunjuk tempat pemberhentian, sekaligus berteduh disaat hujan dan panas.
“Yang di Seiharapan berhenti di bawah jembatan. Ada tanda kecil saja. Susahnya kalau hujan, tak ada tempat berteduh,” sebutnya.
Bahkan dikatakan Kemala, keberadaan halte bis di kawasan kota juga kurang. Seperti di seberang Grand Batam Mall yang jadi tempat pemberhentian bus, tetapi tak ada halte.
“Ada tanda kecil saja, tapi tak ada halte. Bus berhenti di sana. Harusnya kan ada halte, biar masyarakat juga paham itu tempat berhenti dan naik transportasi umum,” ungkap Kemala.
Sementara, Kadishub Batam, Salim membenarkan pelebaran jalan membuat beberapa halte yang terpaksa digusur. Namun, secara bertahap pihaknya sudah mulai kembali melakukan pembangunan.
“Memang ada halte yang kena gusur, tapi sudah mulai kami bangun lagi,” sebutnya.
Menurut dia, tahun ini pihaknya juga telah menganggarkan pembangunan 2 halte untuk beberapa kawasan, seperti Tiban dan Batuaji. Bahkan juga ada halte dari trans Batam yang juga dibangun.
“Untuk pastinya saya tak pegang data. Namun tahun ini ada pembangunan halte,” pungkas Salim. (*)
Kawasan kuliner anjung cayaha kembali dibuka, Sabtu (27/1/2024). f. peri
batampos– Kawasan Kuliner Anjung Cahaya, di tepi laut Kota Tanjungpinang kembali dibuka setelah proses revitalisasi rampung dikerjakan pada akhir 2023 lalu.
Saat ini kawasan yang menjadi pusat kuliner legendari itu sudah tertata tapi dengan 52 kios baru yang dibuat seragam untuk pada pedagang dan sekarang telah diresmikan untuk beroperasi.
Terkenal dengan sebutan tempat ngopi di tepi laut, sekarang kawasan ini sudah diatata dengan menarik, termasuk lantainya yang dulu terpasang paving blok sekarang sudah dilakukan semenisasi lengkap dengan saluran airnya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, menyampaikan usai diresmikan itu meminta komitmen pada pedagang dan pengelola untuk bersama menjaga kebersihan kawasan itu agar tetap nyaman untuk di datangi.
“Hari ini Anjung Cahaya kita resmikan dengan jumlah kios sebanyak 52 unit. Kami minta komitmen pedagang di sini untuk bersama menjaga agar lingkungan ini selalu bersih,” kata Hasan saat peresmian, Sabtu (27/1).
Hasan menyebut dalam waktu satu pekan ke depan kawasan itu akan beroperasi secara maksimal, karena saat ini masih ada pedagang yang sedang mempersiapkan administrasi untuk penempatan kios tersebut.
“Satu pekan ke depan ini sudah bisa dimaksimalkan,” ujarnya.
Kawasan itu diyakini mampu menarik banyak pengunjung saat malam dan akan menjadi destinasi wisata kuliner baru di Tanjungpinang.
Hasan berencana akan mempercantik tampilan gerbang anjung cahaya itu melalui dana CSR mitra kerja Pemko Tanjungpinang.
“Sekarang lampu-lampunya sudah bagus, tapi tetap akan kita percantik lagi. Kita buat gerbangnya agar lebih bagus,” sebutnya.
Sementara itu Direktur BUMD PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) Guntoro menyebut saat ini masih ada 7 kios yang masih kosong yang bisa diisi oleh pedagang yang berminat untuk berjualan.
“Kita ingin mereka berjualan dengan serius nantinya menyajikan makanan yang benar-benar bisa menarik masyarakat untuk datang ke sini,” ucapnya.
Kios itu memang disewakan kepada pedagang dengan nilai yang tidak memberatkan. Dalam satu bulan pedagang akan membayar sekitar Rp 500 ribu yang nantinya akan digunakan untuk pembayaran listrik dan air PDAM.
“Kita butuh biaya operasional juga nantinya, sewanya satu hari itu sekitr Rp 15 ribu atau sebulan itu palingan sekitar Rp 500 ribu,” tambahnya. (*)