Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 4114

8 Desa Dapat Alokasi Kinerja Dana Desa

0
Jackie Stewart Touw

batampos– Dana desa (DD) untuk 42 desa yang ada di Kabupaten Karimun tahun ini yang bersumber dari APBN bertambah dibandingkan tahun lalu. Hal ini disebabkan adanya alokasi kinerja yang diberikan untuk beberapa desa.

”Memang, kalau kita lihat DD tahun ini jumlahnya sebesar Rp36.447.836.000. Sedangkan, tahun lalu Jumlahnya sebesar Rp36,38 miliar saja. Artinya, ada tambahan DD sekitar Rp600 juta,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karimun, Jackie Stewart, Senin (8/1).

BACA JUGA: Kelola Dana Desa harus Transparan dan Akuntabel

Penambahan DD untuk Kabupaten Karimun, katanya, tidak lepas dari kinerja 8 desa dari 42 desa yang ada di Kabupaten Karimun. Dengan kinerja yang baik, maka pemerintah pusat memberikan alokasi kinerja DD untuk 8 desa tersebut. Kinerja yang mendapatkan penilaian itu salah satunya program yang dijalankan dan dilaporkan secara tepat waktu.

”Untuk desa yang mendapatkan alokasi kinerja ini jumlahnya bervariasi. Selain itu, untuk desa yang mendapatkan DD paling besar dibandingkan desa yang lainnya adalah Desa Sungai Sebesi dengan jumlah Rp1,2 miliar lebih,” ungkapnya.

Menyinggung tentang pencairan tahap awal DD tahun ini, Jackie menyebutkan, sudah ada 5 desa yang mengajukan permohonan pencairan yang masuk ke BPKAD. ”Baru 5 desa yang siap laporan dan mengajukan permohonan untuk pencairan tahap pertama DD. Sisanya, 37 desa lagi sedang dalam proses mempersiapkan laporan,” paparnya.

Perlu diketahui, tambahnya, proses pengajuan pencairan tidak satunpaket atau serentak untuk seluruh desa. Artinya, kalau sebelumnya memang demikian. Tapi, sekarang jika ada satu desa yang sudah siap laporan dan program kerjasama, maka bisa langsung diajukan ke BPKAD. Karena, aplikasi pengajuan itu ada di BPKAD. (*)

Reporter: Sandi P

Mobil Dibobol di Batamkota, Uang Rp 300 Juta Raib

0
Ilustrasi pencuri mobil 665 374
Ilustrasi. (net)

batampos – Kasus pembobolan mobil dengan modus pecah kaca terjadi di Parkiran Restoran Kongkow, Batam Kota. Dalam kejadian ini, korban kehilangan uang tunai sebesar Rp 300 juta.

Informasi yang didapatkan, pembobolan ini terjadi pada Rabu (3/1) sekitar pukul 15.15 WIB. Pelaku berhasil membawa kabur uang yang disimpan korban di bawah jok mobil penumpang.

“Benar. Pelakunya saat ini dalam pengejaran,” ujar Kapolsek Batam Kota AKP Sudirman yang dikonfirmasi.

Baca Juga: 2 Perampok Apotek Kimia Farma Diringkus Polisi

Sebelum mobilnya dibobol, korban bernama Deky bersama istrinya baru saja melakukan penarikan tunai di Bank BCA Jodoh. Korban kemudian menjemput mertuanya ke Pelabuhan Harbour Bay untuk pergi makan bersama.

“Pelaku mengambil uang saat korban sedang makan. Kurang lebih 2 jam di dalam restoran,” kata Sudirman.

Sudirman menambahkan korban merupakan karyawan perusahaan. Selama ini, korban juga merupakan orang kepercayaan perusahaan untuk melakukan transaksi uang dalam jumlah besar.

“Itu uang perusahaan. Korban ini karyawan,” ungkapnya.

Baca Juga: Air Bersih di Batam Belum Termasuk Kategori Drinking Water

Disinggung jumlah pelaku yang melakukan pembobolan, Sudirman mengaku belum bisa memastikannya. Namun dugaan, korban sudah dibuntuti dari bank.

“Masih penyelidikan. Semoga segera terungkap,” katanya.

Dengan kejadian ini, Sudirman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan transaksi uang dalam jumlah besar.

“Jangan tinggalkan barang berharga walaupun sebentar,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

2 Perampok Apotek Kimia Farma Diringkus Polisi

0
Pelaku Perampokan 4 F Cecep Mulyana scaled e1704768792977
Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja menangkap 2 pelaku perampokan salah satu apotek di kawasan Penuin, Senin (8/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja berhasil menangkap dua perampok yang beraksi di Apotek Kimia Farma Kawasan Penuin, Lubuk Baja, Senin (8/1) sore.

Kedua pelaku merupakan resedivis kasus pencurian. Mereka yakni Elwin, 32, dan Rendi Putra, 33.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol R. Moch Dwi Ramadhanto membenarkan adanya penangkapan perampok ini.

Baca Juga: Perampokan di Apotek Kimia Farma Penuin, Kapolsek: Pelaku Masih Dikejar

“Benar, sudah kita amankan 2 orang pelaku di lokasi yang berbeda,” ujarnya.

Elwin ditangkap dikediamannya di Baloi, Batam Kota, dan Rendi di Pasar Angkasa, Lubukbaja. Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tas, parang, dan helm.

“Karena pelaku melakukan perlawanan kepada personel bertugas di lapangan, kita lakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku,” katanya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhyendri

 

 

Air Bersih di Batam Belum Termasuk Kategori Drinking Water

0
Air SPAM Batam 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan air bersih di Batam belum termasuk kategori drinking water. Artinya belum bisa diminum langsung dari keran.

Untuk air bersih, Dinas Kesehatan berdasarkan aturan Peraturan Menteri Kesehatan dapat melakukan pemeriksaan air bersih di end user dalam hal ini dikeran-keran konsumen.

Dikatakan Didi, secara umum syarat air bersih ada tiga kategori. Pertama, bersih secara fisik artinya tidak bewarna. Lalu tidak berbau dan rasanya tawar. Selain itu ada juga syarat biologis. Artinya air tidak mengandung mikroba atau parasit yang berbahaya.

Baca Juga: Berubah Warna dan Bercacing, Dinkes Batam Ambil Sampel Air di Bengkong Laut

Selanjutnya, ada juga syarat kimia. Dimana air tersebut tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya. Untuk syarat kimia air ini PH air itu sekitar 7. PH rendah berarti kadar keasaman air yang tinggi, sedangkan air yang ber-PH tinggi berarti kadar alkalinya tinggi.

“Dua-duanya tidak sehat,” ungkap Didi, Senin (8/1).

Sebelumnya, sejumlah warga Batam mengeluhkan kualitas air bersih di Batam. Sebab, selain keruh, berbusa, berwarna putih hingga berbau, air spam di Batam juga bercacing. Keluhan air bercacing, juga sudah disampaikan warga ke medsos Air Batam Hilir (ABH), namun tak ada respon.

Baca Juga: Mantan Anggota Polisi Aktor Utama Rampok dengan Senjata Api di Halte Kawasan Industri Cammo

“Karena pakai penyaring makanya keliatan. Geli juga kalau sudah mendengar cacing ada di air bersih,” imbuh Icha.

Adanya cacing di air juga banyak disampaikan warga di beberapa media sosial.”Ada beberapa postingan terkait cacing di air spam,” sebut Icha. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Gibran Tak Diundang Perayaan HUT PDIP Ke-51, Hasto Tegaskan Nasibnya Sama Seperti Bobby Nasution

0
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) bersama jajaranya memberikan keterangan mengenai isu politik terkini menyambut Tahun Baru 2024 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (2/1/2024). (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka statusnya sudah tak lagi menjadi kader partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut. Menurutnya, status Gibran sama seperti menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution.

Oleh sebab itu, pihaknya tak akan mengundang Gibran dalam perayaan HUT PDIP ke-51 pada Rabu (10/1) mendatang.
“Terkait Mas Gibran, nasibnya sama seperti Mas Bobby. Karena berdasarkan konstitusi, pasangan calon presiden dan wakil presiden diusung partai politik dan gabungan partai politik,” kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (8/1).
“Partai tidak boleh mengusung dua orang, maka keanggotaannya berdasarkan konstitusi negara dan partai politik itu secara otomatis sudah berakhir,” sambungnya.
Namun, ia tetap mengizinkan Gibran untuk mendengarkan pidato politik dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, karena nanti akan disiarkan secara daring.
“Tetapi kalau mau dengar pidato karena disiapkan live streaming ulang tahun PDIP, boleh,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, DPP PDI Perjuangan akan menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51, yang akan diselenggarakan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1). Peringatan HUT PDIP ke-51 akan mengangkat tema ‘Satyam Eva Jayate, Kebenaran Pasti Menang’.
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri juga akan menyampaikan pidato politiknya kepada seluruh jajaran kader partai berlambang banteng moncong putih itu. (*) 
Reporter: JP Group

Pulau Karatung, Talaud, Sulawesi Utara Terjadi Gempa Magnitudo 7,0

0
ILustrasi Gempa.

batampos  – Terjadi gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 7,0 di sebelah Barat Laut Pulau Karatung, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, Selasa (9/1) dini hari pukul 03:48 WIB.

Terkait hal inim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menginformasikan titik koordinat gempa berada di 4,92 Lintang Utara (LU), 126,33 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 56 kilometer.

Sedangkan pusat gempa berada di laut 85 Km sebelah Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.(*)

Reporter: JP Group

 

 

Tuntaskan Jalan Kawasan Reklamasi Gurindam 12, Pemprov Kepri Incar Program IJD Rp50 Miliar

0

batampos-Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri, Sayed Wahidin mengatakan, penyelesaian jalan di kawasan reklamasi Gurindam 12, Tanjungpinang butuh Rp50 miliar. Pekerjaan ini diharapkan tuntas lewat program Inpres Jalan Daerah (IJD).

“Pemprov Kepri sudah mengajukan permohonan program IJD untuk penyelesaian jalan di kawasan reklamasi G12 Tanjungpinang ke Kementerian PUPR,” ujar Sayed Wahidin, Senin (8/1) di Tanjungpinang.

BACA JUGA: Pedagang di Proyek Gurindam 12 Diminta Pindah Sementara

Dijelaskannya, anggaran Rp50 miliar tersebut diperlukan untuk penyelesaian jalan mulai dari depan Koarmada 1 Tanjungpinang sampai ke area Laman Gurindam 12.Menurutnya, untuk penataan area reklamasi Gurindam 12, Tanjungpinang jika mengandalkan anggaran daerah, maka pergerakannya akan sangat lambat.

“Perkembangan terakhir, permohonan yang telah kita ajukan mendapatkan respon. Apabila tidak ada halangan. pekerjaanya akan dilakukan tahun ini,” jelasnya.

Masih kata Sayed, Pemprov Kepri melalui Dinas PUPP Kepri secara bertahap terus melakukan pekerjaan pembangunan jalan di sana. Namun karena terbatasnya kemampuan anggaran daerah, pekerjaan dilakukan secara bertahap sejak selesainya proyek multi years tersebut.

“Lewat program IJD kita berharap kebutuhan pekerjaan jalan di area relkamasi Gurindam 12 Tanjungpinang dapat terpenuhi secara langsung,” harapnya.

Lebih lanjut katanya, melalui program IJD juga diharapkan pembangunan bisa dilakukan secara sporadis, sehingga bisa mempercepat proses penataan di kawasan Gurindam 12. Karena wilayah ini telah diplot sebagai destinasi wisata di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

Ditambahkannya, lewat APBD TA 2023 lalu, Pemprov Kepri telah mengalokasi anggaran lebih kurang Rp9 miliar. Namun jumlah ini belum cukup. Adapun pekerjaan yang bisa dilakukan sebatas betonasi jalan dari Koarmada 1 sampai ke Jembatan G12.

“Struktur jalan yang kita bangun dipondasi dengan beton. Kemudian akan diperkuat dengan aspal. Khusus untuk jalan, target kita bisa selesai tahun ini,” tutupnya. (*)

Reporter: Jailani

BP Batam Akan Letak Batu Pertama Rumah Contoh Warga Rempang Rabu Besok

0

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akan melakukan peletakan batu pertama rumah contoh untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City, Rabu (10/1/2024).

WhatsApp Image 2024 01 07 at 11.32.47 e1704704358150
Gambar rumah contoh untuk warga Rempang di Tanjung Banon Jalur Enam.

Rumah contoh tipe 45 dengan luas maksimal 500 m2 itu, akan dibangun di kawasan Tanjung Banon.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi kembali menegaskan, dalam pengembangan Rempang Eco-City ini, ia berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik kepada seluruh masyarakat Rempang. Termasuk dalam memberikan hunian baru bagi warga Rempag.

“Saya bersyukur kepada Allah, hari Rabu besok, rumah contoh untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City sudah bisa kita bangun,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi menegaskan, BP Batam akan terus mengupayakan percepatan realisasi investasi di Rempang, demi kesejahteraan masyarakat Rempang kedepannya. Sehingga, pembangunan rumah untuk warga Rempang yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City akan terus digesa.

“Jadi setelah dilakukan rapat hari ini, peletakan batu pertama diputuskan untuk dilaksanakan pada Rabu 10 Januari 2024,” ujarnya

Ia menjelaskan, dalam kegiatan peletakan batu pertama itu, juga dilaksanakan bakti sosial dengan pembagian 1.000 paket sembako untuk masyarakat. Selain itu juga, dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

“Dalam kegiatan ini, kami mengundang seluruh jajaran Forkopimda Provinsi dan Kota Batam untuk bersama-sama hadir dalam peletakan batu pertama ini. Selain itu, kami juga mengundang seluruh ormas dan rekan-rekan media,” katanya.

Untuk diketahui, sejak tanggal 8 September 2023 hingga 3 Januari 2024, sebanyak 387 Kepala Keluarga (KK) sudah mendaftar.

Sebanyak 583 KK lainnya tercatat telah melakukan konsultasi terkait hak-hak yang akan mereka dapatkan. Sementara, sebanyak 94 KK telah menempati hunian sementara.

“BP Batam juga terus berkomitmen untuk memfasilitasi pergeseran warga hingga menempati hunian baru,” tutupnya. (*/rilis)

BP Batam Akan Letak Batu Pertama Rumah Contoh Warga Rempang Rabu Besok

0

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akan melakukan peletakan batu pertama rumah contoh untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City, Rabu (10/1/2024).

WhatsApp Image 2024 01 07 at 11.32.47 e1704704358150
Gambar rumah contoh untuk warga Rempang di Tanjung Banon Jalur Enam.

Rumah contoh tipe 45 dengan luas maksimal 500 m2 itu, akan dibangun di kawasan Tanjung Banon.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi kembali menegaskan, dalam pengembangan Rempang Eco-City ini, ia berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik kepada seluruh masyarakat Rempang. Termasuk dalam memberikan hunian baru bagi warga Rempag.

“Saya bersyukur kepada Allah, hari Rabu besok, rumah contoh untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City sudah bisa kita bangun,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi menegaskan, BP Batam akan terus mengupayakan percepatan realisasi investasi di Rempang, demi kesejahteraan masyarakat Rempang kedepannya. Sehingga, pembangunan rumah untuk warga Rempang yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City akan terus digesa.

“Jadi setelah dilakukan rapat hari ini, peletakan batu pertama diputuskan untuk dilaksanakan pada Rabu 10 Januari 2024,” ujarnya

Ia menjelaskan, dalam kegiatan peletakan batu pertama itu, juga dilaksanakan bakti sosial dengan pembagian 1.000 paket sembako untuk masyarakat. Selain itu juga, dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

“Dalam kegiatan ini, kami mengundang seluruh jajaran Forkopimda Provinsi dan Kota Batam untuk bersama-sama hadir dalam peletakan batu pertama ini. Selain itu, kami juga mengundang seluruh ormas dan rekan-rekan media,” katanya.

Untuk diketahui, sejak tanggal 8 September 2023 hingga 3 Januari 2024, sebanyak 387 Kepala Keluarga (KK) sudah mendaftar.

Sebanyak 583 KK lainnya tercatat telah melakukan konsultasi terkait hak-hak yang akan mereka dapatkan. Sementara, sebanyak 94 KK telah menempati hunian sementara.

“BP Batam juga terus berkomitmen untuk memfasilitasi pergeseran warga hingga menempati hunian baru,” tutupnya. (*/rilis)

Ini Penyebab Lampu PJU di Batam Padam, Warga Bisa Laporkan Lewat WA

0
Tiang Lampu Padam 2 F Cecep Mulyana scaled e1697609074151
Ilustrasi: Tiga lampu penerangan jalan di Jalan Sudirman depan Perumahan Odesa terlihat padam, Selasa (17/10). F Cecep Mulyana

batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DMBSDA) Kota Batam tidak menampik kondisi jalanan yang gelap akibat lampu penerangan jalan umum (PJU) padam sepekan ini.

Lampu PJU yang padam ini terlihat di beberapa titik di Jalan Ahmad Yani dekat Masjid Agung hingga Simpang Frengky, lalu Jalan Yos Sudarso antara King Hotel-Gogo Swalayan, dan Jalan Raja Haji Fisabilillah dekat Bundaran Madani-One Batam, Batam Kota.

Baca Juga: Sudah Sepekan Lampu PJU Padam, Ini Lokasinya

Kepala Bidang PJU DBMSDA Batam Kikuk mengatakan, padamnya PJU di jalan tersebut karena Miniatur Circuit Breaker (MCB) mengalami lonjakan akibat arus yang berlebih.

Kondisi ini, kata Kikuk, bisa saja terjadi akibat pengaruh hujan. Sebagaimana diketahui beberapa pekan terakhir Batam diguyur hujan yang berdampak pada Miniatur Circuit Breaker.

“Iya trip saja, karena KWH lompat. Teknisi kita bergerak terus untuk melakukan pengawasan malam,” ujarnya.

Baca Juga: Anggarannya Rp 4 Miliar, Ini Gambar Rumah Contoh Untuk Warga yang Terdampak Rempang Eco-City

Sejauh ini, kata Kikuk, pihaknya masih berada di lapangan untuk memperbaiki PJU yang padam ini. Bagi masyarakat kota Batam yang mendapati PJU padam lanjutnya bisa langsung melaporkan ke call center PJU Batam di nomor 085362677000.

“Sekarang jadi WA call center ini. Biar sekalian masyarakat bisa mengirim gambarnya apabila ada PJU padam,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra