Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 4146

Sektor Properti Tumbuh Positif, Sasar Menengah Atas

0
Perumahan Dalil2
Sektor properti di Batam tumbuh positif.

batampos – Sektor properti masih cukup kuat dan akan terus berkembang di tahun 2024 ini. Pasca pandemi pertumbuhan properti berangsur tumbuh. Bahkan realisasi di tahun 2023 lalu pertumbuhan melebih 100 persen.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam, Achyar Arfan mengungkapkan, sektor properti Batam di tahun 2023 bisa menjadi cermin untuk geliat properti di tahun 2024 ini.

Meskipun tahun ini ada pelaksanaan pesta demokrasi, diharapkan hal ini tidak memberikan dampak peralatan terhadap investasi, terutama sektor properti.

Baca Juga: Kemudahan Perizinan Dorong Investasi Tumbuh Positif di Batam

Achyar mengatakan sejak tahun lalu, pembangunan properti di Batam memasuki wilayah lapis kedua. Misalnya daerah Nongsa, Tanjungpiayu, Tanjungriau, hingga Batuaji.

“Karena lapis utama sudah dibangun semua. Seperti daerah Batamcenter kan sudah terbangun. Jadi memang trennya di wilayah lapis ke dua,” ujarnya.

Ia mengatakan, sejak akhir tahun 2023, terdapat beberapa proyek properti baru yang pembangunannya dilanjutkan di tahun 2024.

Tren properti di tahun ini, umumnya didominasi properti dengan target pasar kelas menengah dan menengah ke atas, contohnya, perumahan mewah Sanctuary di Sekupang, dan Permata Valley, Baloi.

Baca Juga: 2024, Biaya Haji Embarkasi Batam Rp 53,8 Juta

Rumah tapak atau landed house masih mendominasi sektor properti tahun ini. Sementara kalau berbicara untuk harga rumah saat ini non subsidi sudah berkisar Rp400-500 juta per unit.

Ia mengakui untuk harga properti memang cenderung mengalami kenaikan setiap waktu. Bahkan per tiga bulan sudah ada hitungan untuk kenaikan harga rumah di Batam.

“Naik itu sepertinya sudah pasti. Namun tugas kami adalah memastikan kenaikan itu masih dalam batas wajar. Sehingga tidak menurunkan niat warga Batam untuk memiliki hunian,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Yulitavia

 

Pj Walikota Tanjungpinang Serahkan DPA 2024 untuk 33 OPD hingga Camat

0
Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, menyerahkan DPD kepada Sekda Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, Rabu (10/1/2024)

batampos– Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, menyerahkan daftar pelaksaan anggaran (DPA) semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat.

Beberapa OPD yang memiliki DPA yang paling besar adalah Dinas Pendidikan sebesar Rp 270 miliar, Dinas Kesehatan Rp 152 miliar, Dinas PUPR Rp 69 miliar, Disperkim Rp 53 miliar, BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Rp 49 miliar.

Pj Wali Kota Tanjungpiang, Hasan, menyampaikan penyerahan DPA itu merupakan hal rutin setiap tahunnya.

Penyerahan itu sudah disesuaikan dengan regulasi dalam aturan perundang-undangan melalui persetujuan DPRD Tanjungpinang.

BACA JUGA: Disbudpar Tanjungpinang Kembang Potensi Wisata Pulau Basing

“Setelah diserahkan, selanjutnya kepala OPD mulai mempersiapkan regulasi awal terhadap perencanaan administratif pengelolaan keuangan tahun 2024,” kata Hasan, usai penyerahan DPA, Rabu (10/1).

DPA yang diserahkan itu memiliki nilai yang berbeda setiap OPD, namun programnya tetap mengacu pada prioritas pemerintah yang telah direncanakan seperti pengendalian inflasi, penurunan stunting, pengentasan angka kemiskinan.

“Ini pedoman bagi masing-masing OPD untuk melaksanakan kegiatan di tahun ini,” sebutnya.

Penyerahan DPA itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kinerja dan akan dilakukan evaluasi sesuai amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar dapat dilakukan sesuai prosedur.

“Kami berpesan agar selalu memegang teguh prinsip kehati-hatian, transparansi dan bertanggungjawab,” demikian Hasan. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

PT BBA Tutup Operasional, Disnaker Batam Pastikan Jaminan dan Hak Karyawan Terpenuhi

0
PT BBA 2 F Cecep Mulyana scaled e1704904448244
PT BBA di Kawasan Industri Tunas 2 Batam. F.Cecep Mulyana

batampos – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam menurunkan tim untuk membantu penyelesaian hak karyawan PT BBA. Sebanyak 1.200 karyawan terdampak akibat berhentinya operasional perusahaan garmen tersebut.

Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan hampir seluruh pekerja merupakan tenaga kerja permanen. Sehingga diperlukan detail penyelesaian hak karyawan yang wajib dibayarkan oleh perusahaan.

“Ini kan PHK, nah dalam hal itu ada yang namanya jaminan kehilangan pekerjaan (JKP). Itu yang akan dibahas nantinya. Pekan depan lah sudah ke sana tim dari Disnaker,” kata dia, Rabu (10/1).

Baca Juga: Dampak Ekonomi Global, Satu Perusahan Garmen di Batam Tutup Operasional

Rudi menjelaskan dalam JKP itu ada bantuan dari pemerintah. Apakah nanti perusahaan dalam mendaftarkan untuk proses mendapatkan bantuan tersebut.

Rudi menjelaskan sejauh ini iklim industrial di Batam masih baik. Tidak semua manufaktur mengalami kesulitan. Tergantung bidang perusahaanya saja. Hanya saja, untuk sektor garmen ini tengah mengalami ujian dan lesu. Sehingga menutup perusahaan atau operasional adalah jalan terbaik saat ini.

“Ini ujian lah, waktu Covid-19 juga Batam diterpa dengan isu seperti ini. Sektor pariwisata juga pernah terdampak, tapi sekarang sudah kembali. Jadi saya rasa Batam masih cukup kuat dan stabil untuk iklim industrinya,” jelasnya.

Baca Juga: Segini Jumlah Karyawan Perusahaan Garmen yang Akan Tutup di Batam

Lanjutnya, perusahaan memiliki kemampuan cukup baik. Sebelumnya juga ada PHK, dan perusahaan mampu menyelesaikan dengan baik. Untuk itu, pihaknya optimis perusahaan juga akan bisa menyelesaikan urusan hak karyawan yang masuk gelombang PHK berikutnya.

“Saya yakin mereka bisa. Tapi tetap kami dampingi jika mereka butuh bantuan. Terutama soal penyelesaian hak karyawan ini,” sebutnya. (*)

 

Reporter: Yulitavia

 

Punya Pasar Menggiurkan, Investor EBT Bakal Antri Masuk Indonesia

0
Ilustarsi; Pembangkit Listrik Surya (PLTS). f. dokumentasi ESDM

batampos – Founder Bumi Global Karbon (BKG) Foundation, Achmad Deni Daruri optimistis, investor energi baru terbarukan (EBT) bakal deras masuk ke Indonesia. Pasalnya, selama ini, Indonesia adalah importir bersih bahan bakar fosil terbesar di dunia. Artinya, pasar EBT di dalam negeri sangat menggiurkan, seiring tingginya kesadaran publik akan energi ramah lingkungan.

“Sekitar 270 juta penduduk bergantung pada bahan bakar fosil dari negara lain, yang membuat Indonesia rentan terhadap guncangan dan krisis geopolitik. Sebaliknya, Indonesia memiliki sumber energi terbarukan yang melimpah, namun potensinya belum sepenuhnya dimanfaatkan,” kata Deni, Jakarta, Rabu (10/1).

Deni juga menjelaskan, Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA) memproyeksikan 90 persen pasokan listrik dunia berasal dari EBT. Artinya, pengembangan EBT di Indonesia, menjadi solusi untuk keluar dari ketergantungan impor.

Soal harga, Deni menilai, saat ini EBT merupakan pilihan daya termurah di sebagian besar dunia. Biaya listrik dari tenaga surya, turun 85 persen dalam 1 dekade (2010- 2020). Biaya energi angin darat dan lepas pantai, masing-masing turun 56 persen dan 48 persen.

“Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 99 persen orang di dunia menghirup udara yang melebihi batas kualitas udara, dan mengancam kesehatan mereka. Dan, lebih dari 13 juta kematian di dunia per tahun, disebabkan pencemaran, termasuk polusi udara,” ungkapnya.

Pada 2018, polusi udara dari bahan bakar fosil menimbulkan dampak ekonomi dan kesehatan, melahirkan kerugian hingga USD 2,9 triliun. Atau setara USD 8 miliar per hari.

Dengan transisi energi bersih, seperti angin dan matahari, tidak hanya membantu mengatasi perubahan iklim tetapi juga polusi udara dan kesehatan. Setiap dolar AS investasi dalam EBT menciptakan lapangan kerja sebesar 3 kali lebih banyak ketimbang industri berbahan bakar fosil.

“International Energy Agency (IEA) memperkirakan transisi menuju emisi nol bersih, mengarah kepada peningkatan keseluruhan dalam pekerjaan sektor energi. Sekitar USD 5,9 triliun dihabiskan untuk mensubsidi industri bahan bakar fosil pada 2020,” ungkapnya.

Sebagai perbandingan, sekitar USD 4 triliun per tahun perlu diinvestasikan dalam energi terbarukan hingga 2030, termasuk investasi dalam teknologi dan infrastruktur untuk memungkinkan pencapaian emisi nol persen pada 2050.

“Untuk itu, Pemerintah Indonesia harus menjamin keberadaan strategi yang menunjang peluang investasi dalam EBT. Pemerintah harus menjalankan lima strategi,” kata Deni.

Lalu Apa saja kelima strategi itu? Pertama, kata Deni, pengaturan pasar di mana kebijakan harus menetapkan transparansi dan prediktabilitas, yang memberikan kepercayaan bagi investor dalam kemampuan untuk memulihkan investasi dalam pembangkit listrik.

Kedua, lanjutnya, memberikan insentif bagi energi bersih dan iklim tertentu yang menyusun strategi energi multi-tahun terintegrasi dengan target jangka pendek dapat menjadi langkah strategis.

“Ketiga, menjamin langkah-langkah ramah bisnis umum yang berupa beberapa kebijakan umum (yaitu, tidak harus spesifik untuk energi) yang dapat memfasilitasi investasi energi terbarukan,” ungkapnya.

Keempat, mekanisme pembiayaan yang inovatif dimana mekanisme pembiayaan dari berbagai jenis dapat berguna dalam mengurangi risiko, menawarkan potensi pengembalian tambahan, atau menciptakan lebih banyak peluang investasi. “Terakhir, asumsi risiko awal dimana beberapa proyek yang sukses termasuk sponsor awal yang bersedia menanggung berbagai risiko,” pungkasnya.

Besarnya potensi EBT yang dimiliki Indonesia, menjadi ‘barang seksi’ bagi investor. Mulai dari sinar matahari, angin, air, biomassa, dan panas bumi. Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), potensi EBT Indonesia mencapai 442,4 GW.

Hanya saja yang baru dimanfaatkan sekitar 11,3 GW. Atau hanya 2,5 persen dari total potensi yang ada. Peluang investasi EBT di Indonesia sangat menarik bagi para investor baik dalam negeri, maupun luar negeri. Karena, Indonesia memiliki empat keunggulan komparatif, yaitu:

Pertama, kebijakan pemerintah sangat pro pengembangan EBT, seperti target bauran energi nasional 23 persen EBT pada 2025, insentif fiskal dan non-fiskal bagi investor EBT, serta penyederhanaan perizinan dan regulasi.

Kedua, ketersediaan sumber daya EBT yang melimpah dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia, seperti sinar matahari mencapai 4,8 kWh/m2/hari, angin dengan kecepatan rata-rata 3-6 m/s, air dengan potensi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sebesar 75 GW, biomassa dengan potensi produksi bioenergi sebesar 32.654 PJ/tahun, dan panas bumi dengan cadangan terbesar di dunia sebesar 28.910 MW.

Ketiga, permintaan energi yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan populasi Indonesia, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan energi yang ramah lingkungan.(*)

 

Reporter: JPGroup

Pohon Tumbang Timpa Mobil di Lubukbaja, Pengendara Mobil Tewas

0
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Hujan dan angin kencang yang melanda Batam pada Rabu (10/1) sore menyebabkan pohon di Jalan Yos Sudarso atau tepatnya di sekitar SPBU Baloi Kolam tumbang.

Pohon ini menimpa satu unit mobil Daihatsu Ayla BP 1708 HE. Akibatnya, pengendara mobil tersebut tewas.

“Tadi kejadiannya saat hujan. Bencana alam, pohon tumbang,” ujar Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian.

Baca Juga: Pelaku Kejahatan di Batam Didominasi Pengangguran

Yudi menjelaskan korban berjenis kelamin laki-laki. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RS Budi Kemuliaan.

“Korban sendirian di dalam mobil. Identitas korban belum kita dapatkan. Tapi keluarganya sudah di rumah sakit,” katanya.

Yudi menamnahkan usai kejadian tim gabungan dari kepolisian, damkar, DLHK membantu proses evakuasi mobil dan pemotongan pohon agar akses jalan kembali lancar.

“Tadi ditangani tim gabungan,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Kenaikan Tarif Parkir di Batam Belum Diterapkan, Dishub Sosialisasi Lebih Dulu

0
parkir
Juru parkir mengatur kendaraan di Batam Center, Kamis (10/8) lalu. Rencana penerapan retribusi parkir dikelola pihak swasta belum terwujud. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim mengatakan masih mematangkan mekanisme atau penerapan inovasi apa yang cocok dipakai untuk mendukung penerapan kenaikan tarif parkir di Batam.

Ia melanjutkan, setelah Perwako rampung disusun, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar kenaikan tarif parkir tersebut tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ia menyebutkan, dengan adanya penambahan tarif parkir ini, target pendapatan daerah Kota Batam dari tarif parkir naik sebesar Rp10 miliar per tahun.

“Target kita dua kali lipat dari pendapatan sebelumnya, sebesar Rp5 miliar menjadi Rp10 miliar per tahun,” ungkapnya.

Baca Juga: Alasan Ketua DPRD Batam belum Teken RanPerda Tarif Parkir

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan sebelum penerapan tarif baru, pihaknya akan menggelar sosialisasi terlebih dahulu terkait adanya Perda terkait kenaikan tarif parkir ini.

“Besok (hari ini, red) kami ajak seluruh yang terkait untuk sosialisasi. Kami akan menyampaikan detail soal kenaikan tarif yang akan segera diterapkan di Batam,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Nuryanto belum juga menandatangani Peraturan Daerah (Perda) terkait kenaikan tarif parkir di Kota Batam.

Sebelumnya, Pemko dan DPRD sepakat untuk menaikkan tarif parkir 100 persen dari tarif yang berlaku saat ini. Kendaraan roda dua Rp1 ribu, dan kendaraan roda empat Rp2 ribu per satu jam.

Baca Juga: Pertamina Tambah Kuota Gas 3 Kg, Termasuk di Batam

“Sudah semua prosesnya. Cuman saya masih mau dengar dari Dishub dulu lah. Apa yang mereka tawarkan. Perbaikan layanan seperti apa yang mereka kasih ke masyarakat, karena kenaikan tarif ini banyak dikawatirkan tidak berdampak,” kata Nuryanto, Rabu (10/1).

Nuryanto menyampaikan kenaikan tarif ini tija soal optimalisasi capaian pendapatan daerah semata. Kenaikan tarif ini jangan hanya ditarget capaian penerimaan dua kali lipat. Seharusnya lebih dari itu. Karena yang dibutuhkan saat ini adalah menutup kebocoran. (*)

 

Reporter:Yulitavia

Selama 2023, BC Kepri Amankan 2,5 Juta Botol Mikol Selundupan

0
Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Priyono Triatmojo menyampaikan hasil kinerja sepanjang 2023

batampos– Selain bertugas mencari penerimaan negara, Kanwil DJBC Khusus Kepri juga menjadi pelindung untuk masyarakat dari barang-barang ilegal.

”Sebagai community protector atau melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal BC Kepri berhasil menerbitkan 558 surat bukti penindakan. Yakni pendidikan atas hasil tembakau yang paling banyak mendominasi selama 2023. Jumlahnya 346 kasus dengan jumlah barang bukti sebanyak 41,63 juta batang rokok,” ujar Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Priyono Triatmojo, Rabu (10/1).

BACA JUGA: Bea Cukai Musnahkan Hasil Penegahan Selama 3 Tahun

Kemudian, lanjutnya, selain penindakan terhadap rokok ilegal, sepanjang 2023 BC Kepri juga berhasil melakukan penindakan atas minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebanyak 34 kasus. Jumlah barang buktinya sebanyak 2,5 juta botol dan dengan nilai barang sebesar Rp1,6 miliar. Untuk potensi kerugian negara mencapai Rp3,5 miliar.

”Pada tahun lalu, BC Kepri juga berhasil melakukan dua kali penindakan atas penyelundupan baby lobster atau benur jenis mutiara dan pasir. Total barang buktinya sebanyak 250.000 ekor dengan nilai barang sebesar Rp37 miliar. Terhadap baby lobster hasil penindakan tersebut telah dilaksanakan pelepasliaran di perairan Tanjung Balai Karimun. Kegiatan ini disaksikan Badan Karantina Ikan, Pengendali Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPMKHP). Juga ikut dalam pelepasliaran tersebut PSDKP Kabupaten Karimun,” paparnya.

Termasuk juga, kata Priyono, tahun lalu BC Kepri menggagalkan 5 kasus penyelundupan jenis barang narkotika psikotropika dan prekursor (NPP). Rinciannya, untuk sabu sebanuak 2.671,5 gram dan 10.027 butir pil ekstasi. Total nilai kedua jenis NPP tersebut Rp10,33 miliar.

”Dari jajaran kapal patroli milik Pangkalan Sarana Operasi (Pangsarops) BC Tipe A Tanjung Balai Karimun yang turut serta dalam operasi gabungan berhasil menggagalkan 6 upaya penyelundupan NPP. Yakni, 679 kg sabu dan 61.200 butir pil ekstasi dengan nilai Rp600,96 miliar,” ungkapnya.

Perlu diketahui, tambah Priyono, keberhasilan BC Kepri dalam menjalankan tugas dan fungsinya karena adanya sinergi dan kolaborasi antar Kanwil dan Kantor Pelayanan Utama di lingkungan DJBC. Termasuk juga dukungan aparat penegak hukum dan masyarakat umum yang ada di wilayah Kepulauan Riau.

Menyinggung tentang pemusnahan barang bukti hasil penindakan atau penangkapan, Priyono menyebutkan pada 2023 BC Kepri sudah melakukan pemusnahan terhadap barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap.

”Yakni, rokok ilegal yang dimusnahkan sebanyak 1.036.367. Kemudian 23.878 botol MMEA, 50 karung pupuk dan ditambah 100 karung garam ilegal. Potensi kerugian negara atas barang yang dimusnahkan jika tersebut sebesar Rp38,8 miliar,” terangnya. (*)

Reporter: Sandi P

80 Juta Orang Indonesia Main Judi Online Setiap Hari, Mayoritas Ekonomi Bawah

0
Mahfud MD  (TPN Ganjar-Mahmud)

batampos – Fenomena digital sejak beberapa tahun terakhir ini berdampak buruk terhadap masyarakat kalangan bawah. Di antaranya kecanduan bermain judi online.

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD mengungkapkan fakta miris. Puluhan juta orang Indonesia main judi online. Berdasarkan catatan yang didapatnya, sebanyak 80 juta orang Indonesia per hari bermain judi online.

“80 juta orang Indonesia main judi online. Ini berbahaya sekali aktivitas digital ini. Belum yang pinjaman online (pinjol),” kata Mahfud MD saat bertandang ke Surabaya dalam #TabrakMahfud, Rabu (10/1).

Pria kelahiran Sampang Madura itu menyebut, mayoritas yang bermain judi online adalah kelompok masyarakat ekonomi bawah. Salah satunya tukang becak.

“Nilai judolnya tidak besar tapi per hari Rp 100 ribu. Itu tiap hari ini angka 80 juta orang Indonesia bermain judol,” tegas Mahfud yang didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Mantan Menteri Pertahanan yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) itu meminta masyarakat Indonesia untuk berhati-hati dalam aktivitas digital.

Maka dari itu, dirinya bersama Ganjar Pranowo memiliki komitmen memperhatikan kelompok dengan ekonomi minoritas. (*)

 

Reporter: JPGroup

Polri Peringatkan Maraknya 3 Modus Penipuan Online Ini

0
Ilustrasi penipuan online ./JawaPos.com / tanpa nama ilustrator

batampos – Internet kini sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok. Bagaimana tidak, hampir seluruh lini kehidupan masyarakat tidak bisa lepas dari jaringan online, mulai dari transportasi, pekerjaan, hingga aktivitas jual beli.

Maka dari itu, masyarakat harus waspada saat menggunakan internet karena modus penipuan lewat online semakin marak dan sudah banyak korban yang tertipu.

Dilansir dari akun Instagram Divisi Humas Polri yang diunggah pada Selasa (9/1), ada tiga modus penipuan online yang belakangan marak terjadi dan menjadi perhatian serius kepolisian.

1. Pemerasan via video call WhatsApp

Penipuan dengan modus ini seringkali terjadi saat video call sex (VCS) antara korban dengan pemeras.

Selain dilakukan oleh orang asing, tidak jarang, pelaku pemerasan tersebut adalah kekasih korban sendiri.

Modusnya adalah pelaku akan melakukan spam video call hingga target mengangkat panggilan telepon. Saat terjadi VCS, sindikat pelaku akan melakukan screenshot terhadap bagian sensitif korban.

Saat pelaku sudah berhasil, ia akan meminta sejumlah uang dalam jumlah besar. Jika tidak dipenuhi, pelaku akan mengancam untuk menyebarkan tangkapan layar tersebut.

2. Malware via QR Code

QR Code kini marak digunakan untuk transaksi pembayaran karena penggunaannya sangat mudah, yaitu tinggal melakukan scan via HP dan tidak tidak perlu mengetik.

Namun kini QR Code juga harus diwaspadai karena digunakan oknum tertentu untuk menguras uang korban.

Caranya, pelaku akan menyebarkan QR Code di sejumlah tempat seperti restoran atau tempat perbelanjaan dengan kedok promo.

Saat korban tertarik dan melakukan scan QR Code, ternyata berisi link malware yang akan merebut data pribadi korban, atau bahkan menguras isi rekening korban.

3. Modus penipuan afiliasi

Modus ini biasanya digunakan untuk menarik perhatian para pencari kerja dengan embel-embel mudah mendapatkan uang dengan mengerjakan tugas yang mudah.

Korban biasanya dimasukkan kedalam grup Telegram. Setelah bergabung, pelaku akan memberi tugas mudah yang harus dikerjakan korban. Jika dapat menyelesaikannya, maka korban akan diberi komisi berupa uang.

Untuk lebih menarik perhatian, pelaku juga mencantumkan testimoni dari orang-orang yang sudah mendapat komisi.

Setelah korban sudah menyelesaikannya, ia akan diminta untuk mendaftar affiliate dan melakukan top up sejumlah uang ke rekening pelaku.

Pada fase inilah, korban seringkali tertipu karena sudah terlanjur tertarik dan mengirim sejumlah uang ke pelaku.

Selain ketiga modus penipuan tersebut, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan ada modus-modus penipuan baru dengan memanfaatkan jaringan internet.

Oleh karena itu, masyarakat harus cermat dalam berselancar di dunia maya karena modus penipuan online semakin canggih mengikuti perkembangan zaman.

Polri sendiri sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah maraknya kejahatan siber di Indonesia, termasuk penipuan online.

Salah satunya adalah bekerja sama dengan Korea Selatan karena negara tersebut memiliki teknologi yang canggih dalam memberantas cybercrime.

“Fokus kami saat ini (pastinya) pertukaran informasi. Jadi sharing info antara kepolisian Korsel dan Polri dan kepolisian di kawasan ASEAN untuk meminimalisasi kejahatan siber yang dimanfaatkan jaringan terorisme dan jaringan perdagangan orang, dan kejahatan lain seperti narkoba,” ujar Kepala Biro Misi Internasional (Karomisinter), Brigjen Yaya Ahmudiarto pada November 2023 lalu seperti dikutip dari laman resmi Humas Polri. (*)

Reporter: JP Group

Kontrak 1.348 Pegawai non-ASN Diperpanjang

0
Muhammad Alim Sanjaya. (ANTARA/Muhamad Nurman)

batampos– Sebanyak 1.348 pegawai non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Natuna Resmi diperpanjang kontraknya di tahun 2024 ini.

“Yang kami perpanjang SK (Surat Keputusan) Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT),” ucap Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Natuna Muhammad Alim Sanjaya, Rabu (10/1).

Ia mengatakan jumlah PTT dan GTT di lingkungan Pemkab Natuna terus berkurang, karena ada yang sudah menjadi ASN melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan ada yang mengundurkan diri.

“Dulu jumlahnya sekitar dua ribu lebih, tapi semakin berkurang,” ujarnya.

Ia menjelaskan setiap PTT dan GTT yang diterima menjadi ASN akan diberhentikan secara hormat oleh Pemkab Natuna.

“Tahun ini ada yang lulus jadi ASN, tapi kontraknya akan kami putus setelah mereka terima SK,” kata Muhammad Alim Sanjaya.

BACA JUGA: Jaksa Segera Eksekusi Hadi Candra dan Ilyas Sabli, Terpidana Korupsi Tunjangan Rumah Dinas DPRD Natuna

Ia menyebut saat ini pemerintah daerah dilarang untuk merekrut tenaga kerja non-ASN seperti GTT dan PTT. Ketentuan tersebut tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Jika tidak dipatuhi maka penjabat yang melakukan perekrutan akan dikenakan sanksi.

Kepada para pegawai non-ASN ia berpesan agar selalu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi penerimaan ASN pada tahun 2024.

“Kami di Undang-Undang ASN tidak boleh mengangkat non-ASN baru,” ujar Muhammad Alim Sanjaya. Karena itulah, ia meminta mereka mengikuti seleksi penerimaan ASN tahun ini. (*)

Reporter: Antara