Hujan yang kerap mengguyur kota Batam mengakibatkan sejumlah jalan rusak dan berlubang saeperti jalan Cemp Simpang Sinkom Batamcenter, rusak dan berlubang Jumat (5//1). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos– Curah hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan jumlah titik jalan rusak meluas. Beberapa titik ruas jalan di wilayah Batamcenter mulai menganga akibat hujan sejak Desember lalu.
Seperti yang terlihat di ruas jalan menuju Simpang Lampu Merah Kaliban atau dekat pabrik coklat Batamcenter, jumlah titik jalan rusak semakin menganga.
Kondisi aspal jalan semakin melebar cukup membahayakan pengendara yang melintas. Lobang menganga dipenuhi air membuat pengendara kesulitan melihat kerusakan jalan.
“Lumayan juga, kalau pas hujan dan malam pulang kerja cukup membahayakan,” kata Dimas warga Botania, Jumat (5/1).
Kerusakan jalan ini mengharuskan pengendara berhati-hati, guna menghindari terjadinya kecelakaan. Kerusakan jalan semakin parah, saat intensitas hujan yang terjadi akhir-akhir ini.
Pengendara lainnya, Aldy menuturkan kerusakan jalan terlihat lebih parah, ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan yang menganga tersebut.
“Hampir jatuh, karena kondisinya dipenuhi air. Lubangnya lumayan juga 5 centimeter dengan lebar lebih dari 30 centimeter,” ujarnya.
Kerusakan jalan juga terjadi di dekat Kantor BKKBN Batamcenter, menuju Dutamas kerusakan terlihat makin parah.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Suhar mengatakan kondisi ruas jalan akan diperbaiki pekan depan.
“Ya nanti semua secara berangsur kita patching (tambal,red),” ujarnya.
Kondisi ruas jalan tersebut memang cukup parah mengalami kerusakan. Hal ini karena ruas jalan tersebut termasuk yang terpadat. Kendaraan berat juga melintas di area jalan tersebut.
“Memang sudah parah kerusakannya. Akan segera kami tindaklanjuti. Begitu juga dengan ruas jalan lainnya. Nanti bertahan dan menyebar petugas akan dikerahkan untuk menuntaskan persoalan jalan rusak ini,” tutupnya. (*)
Pendiri Yayasan Keluarga Batam Sri Soedarsono (baju putih kacamata hitam) foto bersama usai jadi pembina apel pagi Gebyar HUT-45 YKB. (istimewa)
Keluarga besar Yayasan Keluarga Batam (YKB) menggelar gebyar HUT ke-45 yang dipusatkan di dataran Engku Putri Batam Centre, Sabtu (6/1/2024). Gebyar ini digelar dari pagi hingga malam hari.
Laporan: JAMIL
ADA ribuan orang dari keluarga besar YKB yang menghadiri gebyar tersebut, mulai anak-anak usai TK, SD, SMP, SMA/SMK, mahasiswa dan majelis guru dan dosen. Ada banyak kegiatan di acara gebyar tersebut, di antaranya penampilan drumbad SD, SMA/SMK Kartini dan grup luar sekolah Kartini, bazaar UKM, penyerahan serfikat siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional, atraksi kuda lumping dan kegiatan lainnya.
Gebyar HUT YKB ke-45 ini diawali dengan apel pagi yang bertindak sebagai pembina upacara Pendiri YKB Sri Soerdarsono, yang juga sebagai sosok tokoh sentral di YKB.
Di usianya yang kini menginjak 84 tahun, Sri Soerdarsono yang bernama lengkap Sri Rejeki Chasanah Soedarsono semangatnya luar biasa dan masih terus menyemangati peserta apel pagi.
Di hadapan peserta apel, Sri Soerdasono yang bisa disapa Eyang juga mengajak seluruh keluarga besar YKB untuk terus bersama-sama berkontribusi dalam peningkatan sumberdaya manusia melalui pendidikan yang dikelola YKB.
Kepada siswa dan mahasiswa di lingkungan YKB, Eyang juga mengajak untuk bersama-sama meningkatkan pendidikan dan terus memerangi dan menghindari narkoba dan perbuatan tercela lain.
Sri Soedarsono juga bersyukur karena hingga saat ini sudah banyak alumni dari sekolah YKB yang sudah berhasil dan sukses di bidangnya masing-masing baik yang berkiprah di Batam maupun di luar Batam. Ia juga minta didoakan agar bisa terus sehat dan panjang umur hingga masih terus bersama membesarkan YKB ke depan.
Penerima tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden SBY tahun 2014 aktivis bidang kesejahteraan sosial, pendidikan dan kesehatan ini, mengurai awal mula berdirinya YKB.
Sri yang bisa dipanggil Bu Dar merupakan anak keenam dari delapan bersaudara. Ketujuh saudaranya yakni Titi Sri Sulaksmi Mathofani, Sutoto Moh Duhri, Alwini Karsum, Baharuddin Jusuf, Junus Efendi, Sri Rahayu, dan Suyatin Abdul Rahman.
Yayasan Keluarga Batam merupakan lembaga yang penyelenggara pendidikan Kartini mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga Akademi Kesehatan Kartini, yang didirikan sejak 28 Desember 1978.
“Awalnya kita buka hanya ada 4 ruang kelas, namun saat sudah ada 2 ribu siswa mulai dari TK hingga perguruan tinggi,” ungkap wanita kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan ini.
Diceritakannya, di tahun 1979, ia bersama sejumlah istri pejabat di lingkungan Otorita Batam mendirikan TK Kartini 1 dan SD Kartini 1 di wilayah Sekupang, dan di tahun yang sama juga didirikan TK Kartini 2 dan SD Kartini 2 di wilayah Jodoh.
Penampilan drumband SMA/SMK Kartini.
Kemudian di tahun 1980 YKB kembali mendirikan sekolah SMP Kartini. SMP Kartini ini merupakan SMP tertua yang ada di Batam. SMP ini dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik secara kuantitas maupun kualitas. Bahkan, pada akhir tahun pelajaran 1999/2000, SMP Kartini Batam menduduki peringkat pertama dari 468 SMP se-Provinsi Riau.
Karena kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan makin berkembang dan meningkat, maka di tahun 1983 YKB kembali mendirikan sekolah SMA Kartini. Dua tahun kemudian, YKB kembali mendirikan SLB Kartini Batam dan SMKTA Kartini Batam.
SMKTA Kartini Batam merupakan SMK pertama yang ada di Indonesia. “Dari di Batam lah SMK pertama di Indonesia,” jelas adik kandung Prof. Dr. İng. H. B.J. Habibie ini.
Sesuai dengan visi dan misinya yang mewujudkan seluruh Sekolah Kartini sebagai sekolah unggul, SMK Kartini Batam telah menoreh sejarah sebagai sekolah yang menggunakan Konsep Sekolah Kejuruan (SMK) pertama di Indonesia dengan Sistem LINK & MATCH, dimana seluruh siswanya memiliki kompetensi siap kerja yang didasari atas kewajiban mengikuti praktek kerja selama 6 bulan atau praktek 70 % dan teori 30 % di mana lulusannya memiliki Sertifikat Kompetensi yang diuji oleh Perusahaan mitra, antara lain PT Agung Automall untuk Otomotif dan PT. Citratubindo untuk Permesinan.
Bahkan angkatan petama lulusan SMK Kartini Batam, Sertifikat Kompetensinya ditanda tangani oleh Pelindung YKB, Prof. DR. İng. H. B.J. Habibie. Dan saat ini untuk uji kompetensi siswa SMK dilakukan oleh LSP P1 SMK Kartini Batam, di bawah naungan BNSP Nasional sejak tahun 2016.
Untuk diketahui, sekolah Kartini juga meningkatkan potensi dan kemampuan siswanya untuk mengikuti tuntutan perkembangan zaman. Mengingat kota Batam bertetangga dengan Singapore dan dicanangkan sebagai bagian dari kota dunia yang madani, selain mempelajari Bahasa Inggris, Sekolah Kartini menjadi sekolah pertama di Indonesia yang diizinkan melaksanakan pembelajaran Bahasa Mandarin (China) yang merupakan bagian dari Bahasa Dunia kedua.
Di perguruan tinggi, YKB tahun 2019 mendirikan Akademi Kesehatan Kartini Batam dengan Program Studi D3 Administrasi Rumah sakit (ARŞ), Teknologi Bank Darah (TBD), dan Teknologi Laboratorium Medis/Analis Kesehatan. Saat ini Akademi Kesehatan Kartini Batam akan menjadi Institut Kesehatan dan Teknologi Kartini Batam dengan penambahan Program Studi S1 Administrasi Rumah sakit (ARŞ), S1 Fisioterapi, dan S1 Teknologi Informasi. “Saat ini masih dalam proses pengurusan izin perubahan,” jelas Ketua PMI Kota Batam ini.*
Warga yang ikut terlibat dalam pelipatan kerta suara pemilu di gudang KPU Batam
batampos– Kegiatan sortir dan lipat surat suara Pemilu 2024 di Gudang KPU Kota Batam memasuki hari kedua, Jumat (5/1). Kegiatan pelipatan surat suara ini melibatkan lebih 400 orang pelipat. Salah satunya ialah Yanti, 42, warga Sekupang.
Ibu dua anak itu mengaku sengaja meninggalkan pekerjaannya sehari-hari sebagai pedagang makanan ringan di sekolah demi bisa melipat kertas surat suara Pemilu 2024.
Yanti mengaku, pemilu tahun ini merupakan kali kedua dirinya mengambil pekerjaan petugas sortir dan lipat suara untuk menambah penghasilan keluarganya. “Pemilu Tahun 2019 lalu juga ikut. Bisa tambah-tambah cari uang belanja,” ujarnya.
Bagi Yanti melipat surat suara ini memiliki tingkah kesulitan sendiri. Semisalnya, melipat surat suara anggota legislatif lebih lama dibanding dengan pemilihan presiden. “Kalau presiden kan cuma tiga kali lipat selesai. Tapi kalau legislatif bisa enam sampai tujuh kali lipat. Jadi dengan durasi waktu yang sama hasil yang dilipat pun berbeda, ” ungkap Yanti.
Namun begitu ia optimis bisa menyelesaikan sesuai target untuk mendapatkan upah maksimal.
“Kalau surat suara legislatif ini bisalah 600 sampai 700 surat sehari. Kalau surat suara presiden seperti tahun 2019 lalu bisa maksimal 900 surat suara, ” ungkap wanita berkerudung itu.
Hal senada dikatakan tenaga pelipat lain Desi. Ia mengaku sehari bisa menyelesaikan ratusan lipat surat suara. Bagi Desi, pekerjaan ini ia lakukan hampir setiap kali pemilihan presiden dan legislatif. Sehingga ia sudah memiliki pemahaman tentang bagaimana melipat surat suara dengan benar dan cepat.
“Sudah biasa kita pak. Sehari itu kita harus memiliki target yang harus diselesaikan, ” ujarnya.
Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam Muwardi menerangkan, pihaknya menerjunkan 411 orang petugas lipat surat suara. Pada hari kedua ini surat suara yang dilipat adalah DPD dan DPR RI. Jumlahnya sekitar 1,7 juta.
Menurutnya, proses pelipatan surat suara dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Sortir dan pelipatan surat suara dibagi dalam dua sesi. Tujuannya, agar menghindari jangan sampai logistik surat suara tercecer ataupun tertukar.
“Selama 14 hari ke depan kita rencanakan proses pelipatan surat suara ini selesai. Untuk tenaga pelipat kita ada sekitar 411 orang, ” ujar Mawardi.
Komisioner KPU Batam Bosar Hasibuan mengatakan, upah bagi tenaga lipat surat suara tergantung tingkat kesulitannya. Surat suara presiden diupah Rp 150 per lembar, surat suara DPD RI dan DPR RI diupah Rp 200 per lembar dan surat suara DPRD Provinsi dan DPRD Kota diupah Rp 250 per lembar.
“Tergantung tingkat kerumitannya. Kalau presiden kan cuma tiga kali lipat selesai. Sementara DPR dan DPR RI itu bisa lima kali lipat, DPRD bisa sampai enam kali lipat. Tingkat kesulitan ini juga menjadi bahan pertimbangan kami, ” kata Bosar.
Ditambahnya, upah melipat surat suara ini juga menyesuaikan upah minimum kota saat ini. Bila sehari petugas lipat mampu menyelesaikan 1.000 surat suara presiden misalnya, maka ia sehari akan bergaji Rp 150 ribu. Begitu pun dengan surat suara legislatif yang upahnya sebesar Rp 250 per lembarnya.
“Makanya kita sesuaikan dengan UMK, ” pungkasnya. (*)
batampos– Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun telah menangani 23 pencandu narkotika untuk menjalani rehabilitasi selama 2023.
Masing-masing, 18 orang merupakan pencandu laki-laki, dan lima pencandu perempuan. Sedangkan tiga pecandu menjalani rawat inap di panti rehabilitas Kota Batam.
“Tim asesment terpadu merawat jalan klien pecandu narkoba sebanyak 23 orang. Sebanyak 20 orang menjalani rehabilitasi di Karimun, dan tiga orang klien pecandu narkoba menjalankan rawat inap di panti rehabilitasi Kota Batam,” tutur Ketua BNNK Karimun Eryan Noviandi, Jumat (5/1).
Menurut Eryan, para pecandu yang direhabilitas ada yang datang dengan kesadaran sendiri untuk melakukan rehabilitas. Ada yang dari volentir, dan ada yang merupakan usulan dari kepolisian.
BNNK Karimun juga mengaku telah melaksanakan berbagai tindakan preventif guna mencegah peredaran narkoba di Kabupaten Karimun.
Hal tersebut terbukti dengan sudah 10 desa di Kabupaten Karimun yang ditetapkan sebagai Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar).
Adapun 10 Desa Bersinar yakni Desa Gemuruh, Sungai Ungar, Penarah (2020). Kemudian, Desa Pangke, dan Pongkar (2021). Desa Pangke Barat, Teluk Radang, dan Lubuk (2022). Serta Desa Prayun, dan Kundur (2023).
“Kita berharap semoga di tahun 2024, Kabupaten Karimun semakin tanggap dengan bahaya narkoba, peningkatan ketahanan masyarakat sehingga tidak menggunakan narkoba, serta upaya hukum,” tutupnya. (*)
batampos– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyarankan agar kapal Ferry Batam-Singapura ditambah. Tujuannya agar harga tiket yang saat ini mahal bisa ditekan lebih murah.
General Manager Operasional PT Sinergy Tharada sebagai pengelola Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Nika Astaga mengatakan pihaknya siap saja jika memang ada kebijakan penambahan kapal Feri. Sebab sebagai pengelola, pihaknya hanya sebagai penyedia tempat, bukan yang membatasi jumlah kapal yang beroperasi.
“Kami siap-siap saja kalau ada kebijakan itu. Karena memang kami hanya untuk menyediakan tempat,” ujar Nika, Jumat (5/1).
Menurut Nika, saat ini di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, ada 8 agen kapal yang beroperasi. Tiga diantaranya adalah agen kapal tujuan Batam -Singapura, dan 5 agen untuk Batam-malaysia.
“Untuk agen paling banyak itu Malaysia, tapi sedangkan Batam-Singapura itu hanya 3,” jelas Nika.
Disinggung jumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Nika tak tahu pasti. Sebab pihaknya hanya mengetahui jumlah trip kapal yang digunakan agen saat mengangkut penumpang.
“Untuk jumlah kapal yang tahu itu agen. Kami hanya tahu trip saja. Saat ini total trip di hari biasa ada 77 trip. Kalau saat ramai bisa ada extra trip dan itu dilapor ke kami,” tegas Nika.
Masih kata Nika, pihaknya tetap akan siap jika memang ada kebijakan penambahan jumlah kapal Feri.
“Ya kalau memang ada penambahan, kami akan menyiapkan tempat,” ungkap Nika.
Diketahui, saat ini harga tiket Feri Batam -Singapura atau sebaliknya berkisar Rp 750-780 ribu untuk pulang pergi. Harga itu juga sudah termasuk seapotex. (*)
batampos– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam kembali akan memasang 400 unit alat pemantau pajak atau Tapping box tahun 2024 ini.
Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan pemasangan Tapping box ini untuk menghindari penyelewengan dengan merekam setiap transaksi yang dilakukan pada bisnis.
Pemasangan alat ini juga guna mengoptimalkan capaian penerimaan daerah dari sektor pajak. Pengadaan 400 unit Tapping box ini bersumber dari APBD 2024, selain itu ada juga nanti bantuan dari Bank Riau Kepri yang selama ini sudah mendukung penerapan alat perekam transaksi ini.
“Anggarannya kalau tidak salah Rp2 miliar untuk pengadaan alat ini,” sebutnya.
Ia menjelaskan saat ini model alat transaksi yang digunakan di setiap objek pajak memiliki varian yang beragam. Sehingga pihaknya harus mendata terlebih dahulu objek pajak. Sehingga ketika alat ini tersedia, sudah cocok dengan mesin transaksi yang digunakan objek pajak.
“Rata-rata mereka menggunakan alat transaksi yang sederhana dan kekinian. Sehingga ini yang juga jadi tantangan bagi kami, ketika melakukan pemasangan alat,” ujarnya.
Azmansyah menyebutkan sebelumnya sudah terpasang kurang lebih 600 alat Tapping box. Diharapkan dengan pemasangan 400 alat di tahun ini bisa terus mengoptimalkan penerimaan daerah dari pajak.
Ia menyebutkan pajak restoran, kafe, rumah makan dan sejenisnya mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Sehingga perlu upaya untuk menarik pajak dari pelaku usaha ini.
“Penarikan pajak sesuai dengan aturan. Pendapatan di bawah Rp20 juta dibebaskan dari pajak sesuai dengan aturan terbaru. Sebelum memasang alat, tentu ada pendataan omzet dan lainnya,” terang Azman.
Tahun ini Batam berhasil mengumpulkan Rp128 miliar dari pajak restoran dan sejenisnya. Diharapkan tahun ini bisa lebih banyak lagi, seiring membaiknya sektor ekonomi di Batam.
“Pertumbuhan resto moderen, dan lainnya diharapkan bisa mendorong capaian penerimaan pajak. Tahun ini kami menargetkan Rp152 miliar. Pemasangan 400 alat ini juga akan membantu tentunya,” tambahnya. (*)
batampos– Pemko Tanjungpinang akan membangun polder pengendalian banjir di Sri Katon Tanjungpinang seluas 2 Hektare (Ha) pada 2024.
Saat ini proyek yang bernilai sekitar Rp 40 miliar itu sudah masuk tahap pelelangan dan akan segera dilakukan sosialisasi oleh pihak kementerian.
Polder ini diyakini mampu mengatasi masalah banjir yang terjadi di Kecamatan Tanjungpinang Timur, salah satunya banjir yang sering menggenangi Jalan Nusantara, Km 12 Tanjungpinang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Rusli, mengatakan masalah banjir di Jalan Nusantara, Km 12 itu sudah pernah ditangani. Pihaknya sudah melakukan pengerukan parit dari hulu sampai hilir dan padat karya di lokasi tersebut.
“Memang di sana debit airnya tinggi dan ada penyempitan di beberapa ruas,” kata Rusli ke Batam Pos, Jumat (5/1).
Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura di Bandara Raja Haji Fisabilillah karena box culvertnya tersumbat, sehingga airnya meluap.
Selanjutnya pada 2024, Pemko Tanjungpinang dibantu pusat memang akan membangun polder di Sri Katon dan hingga sekarang sudah masuk tahap lelang.
“Mudah-mudahan dengan dibangun polder di sana bisa mengurangi debit air yang turun ke jalan,” terangnya.
Pembangunan polder di Sri Kanton itu memang berhubungan langsung dengan banjir yang terjadi di Jalan Nusantara Km 12 tersrbut, sebab semua limpahan air yang bermuara dan melintas di parit tersebut.
“Nanti akan ada pekerjaan besar membuat tampungan air dari mana-mana,” ungkapnya.
Rusli memperkirakan pembangunan polder itu bisa selesai dalam satu tahap pengerjaan. Sebab jika tidak selesai dalam satu tahun pengerjaan dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Jika ini selesai dapat mengurangi dampak langsung terhadap 11.000 warga di sekitar sana yang terbagi dalam dua ring. Ring pertama terdampak 7.000 orang dan ring kedua sekitar 4.000 orang,” ungkap Rusli.
Polder itu akan dibangun dengan luas sekitar 2 Ha dengan anggaran sekitar Rp 36-40 miliar. Tanah akan digali ke sedalam 3 meter dan kedalaman air diperkirakan mencapai 5 meter.
“Dapat dibayangkan genangan air sedalam 5 meter dapat menampung ribuan kubik air sebelum mengalir ke laut,” demikian Rusli. (*)
batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mewanti-wanti pemilih Pemilu 2024 di Kota Batam untuk segera mengurus pindah memilih. KPU Kota Batam menyampaikan jika pindah memilih dapat dilakukan paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara atau selambat-lambatnya 15 Januari 2024 dapat mengurus pindah memilih untuk sembilan alasan.
Ada sembilan kondisi untuk pemilih dapat mengajukan pindah memilih yang dapat diurus sampai 15 Januari 2024.
Kondisi tersebut diantaranya menjalankan tugas pada saat pemungutan suara, menjalankan rawat inap di rumah sakit atau puskesmas dan keluarga yang mendampingi, penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti rehabilitasi, menjalani rehabilitasi narkoba.
Kemudian, menjadi tahanan di rumah tahanan (rutan) atau lembaga pemasyarakatan (LP), atau terpidana yang tengah menjalani hukuman penjara, sedang menempuh pendidikan menengah atau tinggi, pindah domisili, tertimpa bencana alam, dan bekerja di luar domisilinya. “Sembilan alasan itu selambat-lambatnya (pindah memilih) H-30, ” ujar Ketua KPU Batam Mawardi, Jumat (5/1).
Dari sembilan kondisi itu, empat di antaranya dapat mengajukan pindah memilih pada H-7 sebelum hari pemungutan suara. Maka, selambat-lambatnya, empat kondisi itu dapat mengajukan pindah memilih pada 7 Februari 2024, yaitu bertugas tempat lain, menjalani rawat inap, tertimpa bencana, menjadi tahanan rutan atau lapas.
BACA JUGA:
Menurutnya, pemilih bisa mengurus pindah memilih kepada panitia pemungutan suara (PPS) di tingkat kelurahan, panitia pemilihan kecamatan (PPK) atau KPU Kota Batam setiap hari pada jam 08.00-16.00 WIB. Pengajuan pindah memilih dapat di tempat asal atau tempat tujuan pindah memilih.
Saat pengajuan pindah memilih, pemilih dapat membawa dokumen berupa KTP, surat tugas belajar maupun surat tugas bekerja dari perusahaan, atau surat sakit bagi yang tengah merawat keluarganya yang sakit. “Nantinya, TPS pindah memilih akan ditentukan oleh KPU, ” terang Mawardi.
Berbeda dengan Pemilu sebelumnya, dimana jika pemilih punya form A Pindah Memilih, bisa ke (TPS) mana saja ke TPS tujuan. Sekarang tidak bisa, KPU yang tempatkan di mana pemilih akan menggunakan hak pilihnya di TPS mana.
Pengajuan pindah memilih di Kota Batam sejauh ini didominasi oleh pemilih yang pindah domisili dan bekerja di luar domisili. Oleh karena itu KPU Kota Batam menghimbau kepada pemilih di Kota Batam untuk secara aktif memeriksa hak pilihnya, dapat dilakukan secara daring melalui input NIK di laman cekdptonline.kpu.go.id. (*)
batampos– Bupati Karimun, Aunur Rafiq kembali memperpanjang kontrak untuk pegawai yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun. Sebelumnya, tahun lalu perpanjangan hanya 3 bulan. Yakni, dari Oktober sampai Desember.
Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah, Jumat (5/1) membenarkan rencana Bupati Karimun akan melakukan perpanjangan tenaga honorer insentif yang sebelumnya diperpanjang sampai Desember lalu.
”Tenaga honorer insentif yang diperpanjang kontraknya sesuai dengan laporan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebanyak 1.926 orang. Lamanya masa kontrak tenaga honorer insentif ini selama 12 bulan,” ujarnya.
Jumlah tenaga honorer insentif ini, katanya, lebih sedikit dibandingkan dari jumlah yang diperpanjang tiga bulan lalu. Jumlahnya sebanyak 2.097 orang. Hal ini disebabkan, banyak yang sudah lulus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Sehingga, otomatis jumlahnya berkurang.
”Rencananya, penyerahan surat keputusan perpanjangan kontrak tenaga honorer insentif ini akan dilakukan pada Senin (8/1) di halaman apel Kantor Bupati Karimun. Selain itu, disejalankan dengan pengambilan sumpah dan penyerahan surat keputusan untuk 190 orang P3K,” papar Firman.
Dikatakan Firman, 190 orang P3K yang akan diambil sumpahnya bukan hasil kelulusan seleksi P3K bulan lalu. Melainkan, hasil optimalisasi yang dilakukan oleh BKN beberapa bulan lalu. Dan untuk P3K yang akan menerima surat keputusan akan dikontrak selama 5 tahun. (*)
Warga menunjukkan sampah di Perumahan Fanindo Tanjunguncang, Batuaji yang tak kunjung diangkut, Selasa (5/12). F.Dalil Harahap
batampos– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menargetkan pengurangan tonase sampah dari sumber ke tempat pembuangan akhir hingga 30 persen di 2025 mendatang.
Kepala DLH Batam, Herman Rozie mengatakan tahun ini pihaknya membangun satu tempat pembuangan sementara (TPS) berbasis 3R di daerah Sagulung.
“Jadi konsep TPS ini adalah untuk mengurangi tonase sampah ke TPA. Target kita 30 persen, dan itu harus dimulai dari sekarang. TPS 3R yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle. Kita pilah sampah yang masih bernilai dan bisa dimanfaatkan di TPS tersebut sebelum dikirim ke TPA Punggur,” jelasnya, Jumat (5/1).
Herman menyebutkan saat ini setiap hari, DLH mengangkut kurang lebih 850 ton sampah dari sumber ke TPA. Pemilahan baru dilakukan setelah sampah tiba di sana. Hal ini yang ingin diubah, dengan kondisi TPA saat ini mengurangi tonase sampah adalah solusi memperpanjang usia TPA.
“Untuk menghindari over load atau kelebihan muatan dengan kondisi saat ini, penting sekali upaya. Salah satunya adalah memilah sampah sebelum dikirim ke TPA,” sebutnya.
Berada di lahan seluas 47,8 hektare, tentunya dengan jumlah tonase sampah yang mencapai 850 ton setiap hari, perlu ada tindakan agar sampah tetap bisa tertampung.
“Selain mengupayakan kerjasama melalui pemanfaatan teknologi yang belum kunjung ada, kami galakkan dulu pilah sampah dari sumber, termasuk keberadaan dan fungsi TPS 3R ini,” jelas Herman.
TPS 3R ini akan dibangun di atas lahan milik Pemko Batam, pihaknya menyiapkan anggaran kurang lebih Rp636 juta dari APBD Batam tahun 2024 ini.
TPS3R ini akan menampung sampah yang masih bisa diolah menjadi barang yang bermanfaat. Sehingga target 30 persen pengurangan sampah ke TPA bisa terwujud.
“Petugas sekarang juga sudah belajar memanfaatkan limbah sampah ini menjadi sesuatu yang berharga dan bernilai. Ini yang terus kita dorong,” imbuh mantan camat Lubuk Baja ini. (*)