Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan keterangan usai mengihadiri acara BKKBN di Kampus Ibnu Sina Batam, Sabtu (16/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos– Gubernur Kepri (Gubkepri), Ansar Ahmad menanggapi pemanggilan untuk mengklarifikasi terkait informasi pegawai honorer fiktif di Setwan DPRD Kota Batam.
“Pemanggilan itu soal klarifikasi atas surat edaran yang sudah saya keluarkan. Rencana pemanggilan itu, nanti akan dikoordinasikan lah. Sampai saat ini belum ada dipanggil lagi,” kata dia usai menghadiri acara BKKBN Kepri di Universitas Ibnu Sina, Sabtu (16/12).
Informasi terkait sudah dua kali dipanggil, menurut Ansar itu tidak benar. Karena sampai saat ini pihaknya juga belum ada surat pemanggilan resmi.
“Siapa yang bilang dua kali, informasi tak benar itu,” ucap Ansar.
Ansar mengatakan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri tidak menerima tenaga honor, sesuai dengan aturan pusat.
Pihaknya tidak pernah menerima tenaga honor baru, Pemprov hanya mengganti tenaga honorer yang berhenti. Misalnya tenaga kebersihan yang berhenti. Ini wajib dan harus dilakukan pergantian. Karena menyangkut kepentingan publik.
“Namun kalau untuk merekrut tenaga honorer baru, itu tidak ada. Makanya saya keluarkan surat edaran tersebut, untuk membendung rekrutan di luar kebutuhan,” ujarnya
Dikeluarkannya edaran tersebut, juga memberikan instruksi kepada organisasi perangkat Daerah (OPD) tidak dibenarkan untuk merekrut honorer, kecuali dengan persetujuan kepada daerah (Gubernur Kepri, red).
“Itupun yang kami setujui adalah THL yang keluar dan berhenti,” tegasnya.
Selain itu, perekrutan honorer di luar kebutuhan juga akan membebani anggaran pendapatan dan belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri. Untuk itu, rekrutan dilarang, kecuali dalam keadaan mendesak.
Ditanyai soal honorer fiktif di Setwan DPRD Provinsi Kepri, Ansar mengaku tidak mengetahui soal itu. Ia menghargai semua proses hukum yang tengah berjalan.
“Untuk pemanggilan tinggal koordinasi saja. Kalau dimintai klarifikasi bisa kapan saja,” singkatnya. (*)
batampos – Calon legislatif (Caleg) PSI Dapil Bengkong-Batuampar, Ivonny Christina menyerahkan kartu BPJSTK kepada relawan yang merupakan kelompok rentan, dan bukan penerima upah (BPU) di Rumah Pemenangan di Ruko Bengkong Sarmen, Sabtu (16/12).
Foto: Yulitavia/Batam Pos Caleg PSI Dapil Bengkong dan Batuampar, Ivonny Christina saat membagikan kartu BPJSTK kepada relawan, Sabtu (16/12).
Sebanyak 50 kartu BPJSTK diberikan kepada relawan, yang tidak memiliki jaminan dalam menjalankan pekerjaan mereka.
Ia mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap relawan yang belum mampu memiliki jaminan keselamatan dalam menjalankan aktivitas mereka.
ICH menjelaskan ada dua manfaat yang didapatkan oleh penerima bantuan tersebut yaitu terkait asuransi kecelakaan kerja , dan manfaat jaminan kematian.
Secara simbolis Ivonny bagikan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kepada relawan yang tidak menerima upah dari perusahaan.
“Sejauh ini sudah 50 peserta yang sudah didaftarkan Kartu BPJSTK dan ini akan ditanggung selama tiga bulan ke depan,” jelasnya.
Menurut ICH pemberian layanan kepada relawan ini bisa bertambah, seiring bertambahnya relawan ICH yang bergabung.
Ia melihat pekerja rentan, dan belum memiliki asuransi keselamatan perlu mendapatkan perhatian. Hal itu mendorong ICH untuk memberikan bantuan berupa pengurusan dan pembayaran iuran selama tiga bulan ke depan.
“Saya tidak membatasi berapa target yang akan diberikan BPJSTK ini, selagi mereka bersama saya, tentu akan diupayakan. Relawan sangat penting bagi saya,” jelasnya.
Ia berharap sekalipun bukan relawan, ia tetap akan bantu terkait pemberian asuransi BPJS tersebut, seperti tukang ojek, tukang parkir, dan pekerja lainnya yang memang butuh bantuan.
“Ke depan, jika memang diberikan amanah, tentu ini akan menjadi program berkelanjutan bagi saya. Niat saya membantu orang yang membutuhkan, salah satunya melalui BPJSTK ini,” sebutnya. (*)
Peserta pawai mengenakan pakaian adat tradisional saat mengikuti pawai budaya di depan Kantor Walikota Batam, Sabtu (16/12). Acara tersebut dalam rangka Hari Jadi Batam ke-194. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos– Sebanyak 11.200 peserta yang terdiri dari paguyuban, organisasi masyarakat, hingga siswa-siswi sekolah mengikuti pelaksanaan pawai budaya memperingati Hari Jadi Batam (HJB) ke-194 di depan Kantor Wali Kota Batam, Sabtu (16/12) siang.
Ketua Panitia Pelaksana HJB ke-194 Yusfa Hendri di Batam mengatakan selain itu seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam juga turut dalam pelaksanaan pawai budaya tersebut.
“Sekitar 11.200 peserta yang ikut pawai budaya ini, mulai OPD, organisasi masyarakat, siswa-siswi sekolah, hingga paguyuban yang ada di Kota Batam,” katanya.
Berbagai adat, suku, dan budaya tampil dalam pagelaran pawai budaya ini. Hal ini mencerminkan Batam adalah miniatur Indonesia yang penuh keberagaman.
Sebelumnya, beberapa rangkaian acara HJB di antaranya ziarah makam zuriat Nong Isa (13/12), pawai budaya, dan malam anugerah Batam madani (16/12), upacara HJB ke-194, dan rapat paripurna istimewa (18/12),
Pawai budaya memperingati HJB ke-194 dimulai pukul 15.00, yang dipusatkan di Dataran Engku Putri.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyebutkan mengatakan pawai budaya ini menunjukkan bahwa Kota Batam penuh dengan keberagaman mulai dari suku, budaya dan agama sehingga perlu dijaga ketentraman dan kenyamanan dalam bermasyarakat.
Peserta pawai mengenakan pakaian adat tradisional saat mengikuti pawai budaya di depan Kantor Walikota Batam, Sabtu (16/12). Acara tersebut dalam rangka Hari Jadi Batam ke-194. F Cecep Mulyana/Batam Pos
“Batam merupakan miniatur Indonesia, semua suku, agama, dan budaya ada di sini. Pawai budaya ini menunjukkan keindahan keberagaman yang ada di Batam,” katanya.
Sesuai dengan slogan HJB ke-194 Terus Melaju Batam Kota Baru, disebutkan diperlukan kekompakan dari seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita hadirkan Batam Kota Baru untuk kita semua. Untuk menghadirkan itu kita mulai merubah satu per satu sesuai apa yang kita harapkan untuk kota yang baru,” katanya.
Rudi mengingatkan untuk menghadirkan kota baru harus tetap menjaga keragaman budaya. Untuk itu, pagelaran pawai budaya sudah menjadi agenda tahunan digelar.
“Ini ajang mempererat silaturahmi juga bagi semua paguyuban di Batam,” tutupnya. (*)
Peserta pawai mengenakan pakaian adat tradisional saat mengikuti pawai budaya di depan Kantor Walikota Batam, Sabtu (16/12). Acara tersebut dalam rangka Hari Jadi Batam ke-194. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos– Sebanyak 11.200 peserta yang terdiri dari paguyuban, organisasi masyarakat, hingga siswa-siswi sekolah mengikuti pelaksanaan pawai budaya memperingati Hari Jadi Batam (HJB) ke-194 di depan Kantor Wali Kota Batam, Sabtu (16/12) siang.
Ketua Panitia Pelaksana HJB ke-194 Yusfa Hendri di Batam mengatakan selain itu seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam juga turut dalam pelaksanaan pawai budaya tersebut.
“Sekitar 11.200 peserta yang ikut pawai budaya ini, mulai OPD, organisasi masyarakat, siswa-siswi sekolah, hingga paguyuban yang ada di Kota Batam,” katanya.
Berbagai adat, suku, dan budaya tampil dalam pagelaran pawai budaya ini. Hal ini mencerminkan Batam adalah miniatur Indonesia yang penuh keberagaman.
Sebelumnya, beberapa rangkaian acara HJB di antaranya ziarah makam zuriat Nong Isa (13/12), pawai budaya, dan malam anugerah Batam madani (16/12), upacara HJB ke-194, dan rapat paripurna istimewa (18/12),
Pawai budaya memperingati HJB ke-194 dimulai pukul 15.00, yang dipusatkan di Dataran Engku Putri.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyebutkan mengatakan pawai budaya ini menunjukkan bahwa Kota Batam penuh dengan keberagaman mulai dari suku, budaya dan agama sehingga perlu dijaga ketentraman dan kenyamanan dalam bermasyarakat.
Peserta pawai mengenakan pakaian adat tradisional saat mengikuti pawai budaya di depan Kantor Walikota Batam, Sabtu (16/12). Acara tersebut dalam rangka Hari Jadi Batam ke-194. F Cecep Mulyana/Batam Pos
“Batam merupakan miniatur Indonesia, semua suku, agama, dan budaya ada di sini. Pawai budaya ini menunjukkan keindahan keberagaman yang ada di Batam,” katanya.
Sesuai dengan slogan HJB ke-194 Terus Melaju Batam Kota Baru, disebutkan diperlukan kekompakan dari seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita hadirkan Batam Kota Baru untuk kita semua. Untuk menghadirkan itu kita mulai merubah satu per satu sesuai apa yang kita harapkan untuk kota yang baru,” katanya.
Rudi mengingatkan untuk menghadirkan kota baru harus tetap menjaga keragaman budaya. Untuk itu, pagelaran pawai budaya sudah menjadi agenda tahunan digelar.
“Ini ajang mempererat silaturahmi juga bagi semua paguyuban di Batam,” tutupnya. (*)
Koordinator PPM PT Timah Tbk Unit Produksi Kundur Eka Budhy Susanto saat menyerahkan bantuan BUMDes desa Gemuruh kecamatan Kundur Barat
batampos-Guna mendorong berkembangnya usaha yang dirintis badan usaha milik desa ( BUMDes) Mutiara desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat PT Timah Tbk menyerahkan bantuan dana yang diterima langsung pengurus BUMDes.
Ketua BUMDes Mutiara Desa Gemuruh Zainal menyampaikan terimakasih setinggi- tingginya atas bantuan dari PT Timah. Bantuan ini bentuk nyata atas dukungan dan perhatian PT Timah Tbk untuk kemajuan BUMDes Mutiara.
” Atas nama seluruh pengurus BUMDes menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan PT Timah Tbk,” kata Zainal.
Menurutnya dengan perhatian dan dukungan PT Timah Tbk dapat membantu berkembangnya usaha BUMDes yang kita jalankan saat ini. Kemajuan BUMDes nantinya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Gemuruh. Bantuan dari PT Timah untuk fasilitas usaha kantin yang akan dibuka di sekitar kantor desa awal tahun ini.
Zainal juga menyampaikan jika bantuan PT Timah Tbk digunakan untuk pengadaan peralatan yang masih kurang pada BUMDes untuk mendukung kelancaran usaha BUMDes.
Kepala Desa Gemuruh Ari Supriadi mengapresiasi atas bantuan dari PT Timah dalam upaya mendukung usaha BUMDES desa Gemuruh. Diharapkan perhatian PT Timah dapat mempererat hubungan dan juga sinergitas antara perusahaan dengan masyarakat sekitar perusahaan. Sehingga dapat menjaga suasana yang aman serta kondusif. Semoga ke depan PT Timah maju berkembang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (*)
batampos – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Assosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Provinsi Kepri, Mulyadi Tan dianugerahi gelar datuk sri oleh Kesultanan Bentan Darul Masyhur. Gelar itu diberikan dalam istiadat pengurniaan darjah dan pingat kesultanan bentan 2023 di Bintan Beach Resort Hotel, Tanjungpinang, Sabtu (16/12).
Tuanku Sultan Bentan, Huzrin Hood mengatakan gelar datuk sri atau darjah khusus peringkat pertama karena penilaian dan sumbangsih terhadap kemajuan dan pengembangan pariwisata, UMKM, dan pemasaran pariwisata di era digital di bumi melayu.
“Selamat kami ucapkan kepada penerima derjah. Jagalah amanah ini dan nama baik kerajaan bentan serta berbaktilah untuk kepentingan masyarakat,” ujar Huzrin Hood.
Pada kesempatan yang sama, Mulyadi Tan, menyampaikan rasa terimakasih dan bahagia atas penghargaan yang diberikan Kesultanan Bentan Darul Masyhur.
Foto : Peri Irawan/Batam Pos. Foto bersama usai pemberian gelar datuk sri kepada Ketua DPD Asparnas Kepri, Mulyadi Tan.
“Terimakasih kami sampaikan, ternyata niat kita selama ini dalam kegiatan peningkatan pariwisata dihargai melalui pemberian gelar dato’ sri,” tutur Mulyadi Tan.
Meski dirasa belum maksimal dalam mendorong pariwisata di Kepri, Mulyadi Tan bekomitmen setelah diberikan gelar itu menjadi motivasi dan menambah semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat Kota Tanjungpinang.
“Penghargaan itu tidak terlepas dari dukungan keluarga, sahabat, dan teman-teman di Asparnas Kepri,” tambahnya. (*)
Peserta donor darah untuk memeriahkan HUT ke 20 Ikamba Kota Batam
batampos– Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka (Ikamba) Kota Batam menyelenggarakan donor darah di One Batam Mall, Sabtu (16/12). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta ini diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikamba Kota Batam yang ke -27 tahun.
Donor darah yang digelar mulai pukul pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB itu mengambil tema ‘Setetes Darah Untuk Kehidupan’ yang bekerja sama dengan One Batam Mall, Rumah Sakit Mutiara Aini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, dan Persatuan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Batam.
Ketua Panitia Donor Darah Ikamba Kota Batam Efriadi mengatakan, donor darah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat Bangka di Batam untuk membantu sesama bagi siapa saja yang membutuhkan darah.
“Donor darah merupakan kegiatan rutin Ikamba dan sudah diagendakan setiap tahunnya. Setiap tahun kita melakukan donor darah sebanyak tiga kali, biasanya dilaksanakan di bulan April, di bulan Agustus setiap HUT Kemerdekaan RI dan di Desember saat HUT Ikamba Kota Batam,” ujar Efriadi.
Efriadi mengatakan, dari 300 an peserta yang mendaftar, dirinya berharap, setidaknya 200 kantong darah dapat terkumpul pada kegiatan tersebut. “Semoga 200 kantong darah dapat terkumpul. Bulan Agustus lalu kita bisa mengumpulkan 180 kantong darah, semoga di bulan ini bisa meningkat,” katanya.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, Sri Soedarsono yang hadir pada kegiatan itu mengatakan, mendonorkan darah itu merupakan perbuatan yang terpuji, terhormat dan sangat mulia. Sebab, katanya, dengan pendonoran darah itu bisa membantu keselamatan orang lain bagi yang membutuhkan.
Panitia Donor Darah Ikamba Kota Batam
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sebab, begitu banyak masyarakat yang membutuhkan darah di saat waktu waktu tertentu, dengan kegiatan ini stok darah bisa tercukupi. Kami berterimakasi kepada Ikamba dan pada masyarakat umumnya karena sudah mau membantu sesama dengan ikhlas tanpa memandang sukunya apa, agamanya apa,” ujar Sri Soedarsono.
Di tempat yang sama, Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Batam Saufa J Tan mengatakan, sebagai bagian dari masyarakat Batam, dirinya bersama PDDI Kota Batam akan terus berkontribusi kepada masyarakat melalui program donor darah.
Dia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ikamba Batam dan masyarakat Batam yang telah melakukan kegiatan ini dan berpartisipasi menyumbangkan darahnya untuk menolong masyarakat yang membutuhkan. “Terimakasih kepada semua masyarakat dan pengurus Ikamba serta semua pendukung yang terlibat. Ini bentuk kepedulian kita bersama untuk membantu ketersediaan darah di Batam,” ujarnya. (*)
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri menggelar workshop peningkatan kapasitas program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting bagi petugas lini lapangan dan tim pendamping keluarga.
Penyuluh KB Ahli Utama BKKBN, Dwi Listyawardani mengapresiasi Pemprov Kepri yang selalu optimis dalam memaksimalkan peran seluruh lini lapangan dan tim pendamping keluarga (TPK) dalam pelaksanaan program bangga kencana dan pencegahan stunting.
“Diharapkan melalui workshop ini seluruh lini lapangan dan TPK dapat meningkatkan dan menguatkan keterlibatan peranan dan konvergensi mitra lini lapangan yang terkait dengan pendampingan calon pengantin dan keluarga berisiko stunting,” kata Dian, dalam sambutannya mewakili Kepala BKKBN RI.
foto: istimewa Penyerahan piagam penghargaan di Pokja BKB saat workshop peningkatan kapasitas petugas lini lapangan dan TPK.
Ia mengatakan para mitra itu perlu ditingkatkan kapasitasnya dan berkolaborasi dalam pendampingan kepada calon pengantin bisa dilakukan melalui berbagai pendekatan para mitra sesuai dengan jalur tupoksi dan jejaringnya.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, mengucapkan selamat datang pada peserta peningkatan kapasitas program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting bagi petugas lini lapangan dan TPK.
“Terimakasih BKKBN Kepri mengadakan kegiatan workshop dan telah mengundang 175 TPK dari seluruh kabupaten/kota di Kepri,” kata Gubernur.
Ansar meyakini TPK sebagai garda terdepan mempunyai peran penting dalam pencegahan stunting di Kepri sebagai pengambilan langkah preventif dan promotif, serta pemberian rujukan untuk mendapatkan akses ke layanan yang dibutuhkan.
“Sejak dibentuknya TPK yang diprakarsai oleh BKKBN, pendampingan terhadap keluarga berisiko mempunyai anak stunting akan menjadi lebih terarah dan tepat,” sebut Ansar.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, menambahkan TPK adalah sekelompok tenaga yang dibentuk dan terdiri dari Bidan, Kader TP PKK dan Kader KB untuk melaksanakan pendampingan keluarga.
“Tugasnya adalah penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial,” ujar Rohina.
Dalam berbagai kondisi, Rohina menyebut komposisi TPK dapat disesuaikan melalui kerjasama dengan bidan dari desa/kelurahan lainnya.
Dalam pelaksanaanya, pendampingan calon pengantin ini mengalami beberapa kendala diantaranya sulit kesulitasn untuk mendapatkan data calon pengantin sejak awal.
“Para mitra ini perlu ditingkatkan kapasitasnya dan berkolaborasi dalam pendampingan kepada calon pengantin bisa dilakukan melalui berbagai pendekatan para mitra sesuai dengan jalur tupoksi dan jejaringnya,” tutup Rohina. (*)
batampos – Bintan Resorts tidak henti-hentinya memberi perhatian, dukungan, inspirasi dalam memajukan pendidikan bagi komunitas lokal yang ada di sekitar kawasan wisata Bintan Resort, Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
F.Bintan Resort untuk Batam Pos. Kepala Divisi Sumber Daya Manusia PT BRC, Anton Setiawan menyerahkan cinderamata kepada pihak pemerintah dan sekolah terkait dengan kerjasama bantuan pendidikan oleh Bintan Resorts pada acara pembukaan kegiatan Kasih Sayang di Lagoi Bay, Bintan Resorts, Sabtu (16/12/2023).
Kali ini, sebanyak 75 siswa dari berbagai SMA/SMK mengikuti kegiatan Kasih Sayang yang digulirkan oleh Bintan Resort di pusat rekreasi pantai Lagoi Bay, kawasan wisata Bintan Resort, Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (16/12/2023).
Melalui kegiatan Kasih Sayang ini, para siswa dapat memperluas wawasan dan memperkaya pengalaman belajar di luar lingkungan kelas.
“Acara ini lebih dari sekadar rekreasi biasa. Mereka akan diberi kesempatan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan mentoring yang dirancang khusus untuk memperluas wawasan dan memperkaya pengalaman belajar di luar lingkungan kelas,” ungkap Kepala Divisi Pengembangan Masyarakat, Kawasan Wisata Bintan Resorts, Bhakti Adi.
Menurut dia, ini menjadi momen yang sangat berharga dan istimewa. Betapa tidak, mereka bersama orangtuanya mengikuti kegiatan yang sarat dengan nilai pendidikan.
“Kehadiran orang tua dalam acara ini untuk terlibat secara langsung bersama anak-anaknya dalam proses pengambilan keputusan yang krusial terkait pendidikan dan tujuan di masa depan,” kata dia.
Bahkan pengunjung yang berada di lokasi kegiatan juga diperkenankan mengikuti kegiatan ini.
Dalam kegiatan ini, kata dia, pihaknya mengadakan sesi konsultasi antara pelajar dengan psikolog profesional dan praktisi sumber daya manusia.
“Ini adalah kesempatan yang tak biasa di lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Melalui sesi konsultasi ini, dia mengatakan, pelajar diberikan pencerahan mengenai berbagai karier dan minat di dunia kerja, membantu mereka dalam menentukan jalur pendidikan setelah menyelesaikan pendidikan di SMA/SMK.
Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang pendidikan tinggi serta membuka pandangan para pelajar terhadap ragam peluang yang tersedia.
“Jadi melalui kegiatan ini dapat membantu para pelajar SMA atau setara dalam membuat pilihan yang tepat mengenai jurusan perguruan tinggi mereka,” kata dia.
Para profesional dari Hotel Grand Lagoi, Hotel Doulos Phos dan Natra Bintan di kawasan Bintan Resorts juga turut memberikan dukungan dengan berbagi pengalaman melalui sesi tanya jawab tentang industri perhotelan bagi pelajar.
Salah satu hal yang paling membanggakan dari kegiatan Kasih Sayang ini adalah kontribusinya terhadap pendidikan di Kepulauan Riau khususnya Kabupaten Bintan.
Hasil dari program Kasih Sayang yang telah berlangsung hingga dua dekade ini, nyata terlihat dari prestasi yang telah diraih.
Banyak peserta program sebelumnya yang berhasil meraih beasiswa Bintan Cakrawala dari Bintan Resorts.
Mereka tidak hanya melanjutkan pendidikan tinggi di Politeknik Bintan Cakrawala dan Sahid Bintan Institute dibawah naungan Yayasan Bintan Resorts, tetapi juga berhasil meraih kesempatan melanjutkan studi di berbagai universitas terkemuka di Indonesia dan bahkan telah bekerja di industri perhotelan, pariwisata dan bidang industri lainnya.
Dia mengatakan, program Kasih Sayang yang digulirkan oleh Bintan Resorts bagi pelajar setempat akan terus berkembang dalam pendekatan serta memberikan dukungan yang berkelanjutan, sematamata untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekitarnya.
“Tujuan Bintan Resort agar terus lahir generasi masa depan Kepri yang unggul, berwawasan luas, berkualitas dan mampu bersaing di kancah global,” tukasnya.
Chief Operating Officer PT Bintan Resorts (BRC), Abdul Wahab sebagai pengelola kawasan Bintan Resorts dalam sambutannya yang diwakili oleh Kepala Divisi Sumber Daya Manusia PT BRC, Anton Setiawan menjelaskan bahwa kegiatan Kasih Sayang oleh Bintan Resorts ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk membekali siswa siswi dengan wawasan luas mengenai karier di bidang pekerjaan sehingga mereka bisa menentukan jurusan yang ingin ditempuh di perguruan tinggi.
Tidak hanya itu, Bintan Resorts berkolaborasi dengan PT Bintan Inti Industrial Estate, sebuah kawasan industri di Lobam juga memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mendapatkan beasiswa.
“Sebanyak 500 anak Bintan telah mendapatkan manfaat beasiswa Bintan Cakrawala untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi sejak program beasiswa ini diluncurkan,” ungkap Anton Setiawan.
Sub Koordinator Kurikulum & Penilaian Dis Dik Kepri, Suhono, Spd. M.M. dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pihak sekolah SMA atau setara diharapkan dapat mempersiapkan anak-anak di wilayah Bintan agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh industri di Bintan. (*)
Beberapa ruas jalan di Kelurahan Sei Jang berdebu akibat aktivitas angkut tanah, Jumat (15/12/2023)
batampos– Pedagang makanan di sekitar Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, tepatnya di Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka mengeluhkan kondisi jalan yang berdebu akibat aktivitas pengangkutan tanah pada proyek milik Pemko Tanjungpinang.
Pantauan Batam Pos, Jumat (15/12) tampak truk lori ilir mudik membawa tanah kuning dari Gang Natuna, Sei Jang dan kondisi jalan yang dikotori oleh tanah terjatuh dari truk tersebut.
Salah satu pedagang bubur ayam, Dani, mengatakan aktivitas lori itu diperkirakan sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir membawa tanah kuning.
“Sekitar dua minggu mungkin. Setiap hari lewat depan warung ini,” kata Dani.
Dani menuturkan aktivitas angkut tanah itu memang membuat jalanan berdebu dan terkadang debunya juga masuk hingga ke dalam warung karena terbawa angin.
“Kadang masuk juga debutnya, tapi mau gimana lagi. Warung di sana dua kali sehari nyiramin tanah kuning depan warungnya,” ucapnya.
Menurut Dani, aktivitas pengangkutan tanah itu juga harus dibersihkan oleh petugas secara berkala agar debunya tidak menumpuk begitu banyak di jalanan.
“Apalagi kalau cuaca panas gini debunya pasti berterbangan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor, Fasko menyebut hal serupa, jalanan yang berdebu itu membuat pengendara harus berhati-hati karena debunya berterbangan membuat mata perih.
“Lihat aja nih debunya, kena mata sakit juga nih,” tutur Fasko. (*)