Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 420

Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, Bea Cukai Batam Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Kiriman

0
Barang tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan melalui jalur perairan yang berhasil diamankan Bea Cukai Batam, Rabu (7/1) dini hari. F.Istimewa

batampos – Bea Cukai Batam menggagalkan upaya penyelundupan barang tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan melalui jalur perairan, Rabu (7/1) dini hari. Tim Patroli BC 11001 dari Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) melakukan penindakan terhadap satu unit speedboat SB. JJ Indah 2 di Perairan Tanjunguban.

“Penindakan ini berawal dari informasi yang diterima dari Tim Intelijen pada Selasa (6/1) terkait dugaan pengangkutan barang keluar dari Kawasan Bebas Batam tanpa dokumen kepabeanan,” ujar Evi Octavia, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Jumat (9/1).

Menindaklanjuti informasi tersebut, lanjutnya Tim Satgas melaksanakan patroli laut dan melakukan penelusuran area perairan yang disinyalir akan digunakan sebagai jalur pengeluaran barang tersebut.

Baca Juga: Rokok Ilegal hingga Narkotika Masih Bayangi Batam

Pada Rabu (7/1) sekitar pukul 02.50 WIB, petugas mendapati speedboat dari arah Punggur menuju Tanjunguban. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan mengidentifikasi objek tersebut sebagai speedboat SB. JJ Indah 2.

“Saat dilakukan upaya penghentian untuk pemeriksaan, kapal sempat melakukan perlawanan dan beberapa kali mencoba melarikan diri,” bebernya.

Pada pukul 03.10 WIB, petugas berhasil menguasai speedboat tersebut dan melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa SB. JJ Indah 2 mengangkut sejumlah barang kiriman tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan.

Atas temuan tersebut, speedboat beserta kru dan muatannya diamankan menuju Dermaga Bea Cukai di Tanjunguncang untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. Unit K-9 P2 Bea Cukai Batam juga telah melakukan pelacakan terhadap sarana dan muatan guna pengamanan atas penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP), dengan hasil negatif.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan, terdapat muatan berupa 54 koli barang paket campuran berbagai jenis. Atas perbuatan tersebut, pelaku diduga melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan serta Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Baca Juga: Imbas Kontainer Tertahan di Batuampar, 300 Pekerja PT BBRI Resmi Terkena PHK

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menyampaikan bahwa pengawasan di jalur perairan akan terus diperkuat guna mencegah pengeluaran barang ilegal dari kawasan bebas.
“Pengawasan yang konsisten dan penegakan hukum yang tegas menjadi langkah penting untuk menjaga kepatuhan dan melindungi kepentingan negara,” ujarnya.

Bea Cukai Batam mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat agar senantiasa mematuhi ketentuan kepabeanan yang berlaku. Partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi juga menjadi kunci penting dalam mendukung pengawasan dan penegakan hukum di bidang kepabeanan. (*)

Artikel Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, Bea Cukai Batam Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Kiriman pertama kali tampil pada Metropolis.

Lima Wakil Indonesia Tembus Perempat Final Malaysia Open 2026

0
Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. (ANTARA)

batampos – Tim bulu tangkis Indonesia meraih hasil yang menggembirakan pada babak 16 besar Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Lima wakil Merah Putih yang beraksi pada Kamis (8/1), semuanya meraih kemenangan, termasuk Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang membuat kejutan besar.

Jonatan Christie jadi wakil Indonesia pertama yang gacor di babak kedua turnamen pembuka BWF World Tour 2026. Pebulu tangkis tunggal putra andalan itu sukses mengandaskan Leong Jun Hao (Malaysia).

Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie yang juga unggulan kermpat turnamen, menang dua gim langsung atas wakil tuan rumah tersebut dengan skor 21-18, 21-11.

“Hari ini saya mencoba buat lebih mengontrol jalannya pertandingan, mengontrol diri juga untuk lebih tenang, lebih sabar dan saya rasa itu cukup berhasil,” kata Jojo dalam keterangan resmi PP PBSI.

“Mengatasi tekanan dengan selalu menikmati ketika melawan musuh yang memang bermain tuan rumah. Ya bagaimanapun juga pasti harusnya dia yang lebih tertekan, karena bermain di rumah sendiri dan konotasinya kan harus bermain bagus atau harus menang. Jadi, justru malah saya bermain nothing to lose, saya bermain se-enjoy mungkin, se-menikmati mungkin,” tambahnya.

Keberhasilan Jojo diikuti pasangan Febriana/Trias. Duet ganda putri itu juga meraih kemenangan atas wakil tuan rumah Malaysia.

Bedanya, lawan Febriana/Trias lebih tangguh. Bahkan, bukan kaleng-kaleng, yakni Pearly Tan/Thinaah Muralitharan yang merupakan duet ganda putri nomor dua dunia.

Febriana/Trias berhasil menang atas Pearly Tan/Thinaah Muralitharan lewat duel ketat yang berlangsung dalam waktu 54 menit selama dua gim dengan skor 26-24, 21-17. Ini jadi kemenangan perdana mereka setelah empat pertemuan sebelumnya selalu kalah.

“Alhamdulillah kami bisa bermain dengan baik hari ini. Dari awal sudah siap akan bermain seperti apa, dengan segala tekanan karena mereka main di depan publik sendiri, tapi kami fokus ke main kami saja,” kata Ana, sapaan akrab Febriana.

“Kami masih ingat rasanya di final SEA Games kemarin, sudah unggul 3-4 poin di gim ketiga tapi tersusul dan akhirnya kalah oleh mereka. Rasa sakitnya kami ingat dan jadi tambahan motivasi untuk tidak terulang lagi hari ini,” tambah dia.

Kemenangan demi kemenangan pun terus diraih tiga wakil Indonesia lain di 16 besar Malaysia Open 2026. Dua di antaranya dari sektor ganda putra atas nama Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Sabar/Reza mengalahkan ganda putra Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. Sedangkan Fajar/Rian meraih kemenangan atas wakil Taiwan lainnya, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh.

Adapun satu wakil lain yang juga dapat hasil apik adalah Putri Kusuma Wardani. Satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia itu menang atas Zhang Baiwen dari Amerika Setikat lewat duel rubber dalam tempo 49 menit dengan skor 5-21, 21-16, dan 21-18.

Hasil ini membuat kelima wakil Indonesia masih akan bertarung di Malaysia Open 2026. Peluang gelar juara pun masih terbuka dan mereka bakal tampil di perempat final pada Jumat (9/1). (*)

Artikel Lima Wakil Indonesia Tembus Perempat Final Malaysia Open 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

Imbas Kontainer Tertahan di Batuampar, 300 Pekerja PT BBRI Resmi Terkena PHK

0
Impor ilegal
KLH saat menggagalkan masuknya limbah elektronik asal Amerika Serikat. Foto:ANTARA

batampos – Pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kota Batam terjadi di awal tahun 2026. Sebanyak 300 pekerja PT Batam Battery Recycle Industries (BBRI) dilaporkan telah resmi diberhentikan menyusul terhentinya aktivitas produksi akibat kontainer bahan baku yang tertahan di Pelabuhan Batuampar.

Direktur PT BBRI, Rizki Firmanda, membenarkan bahwa PHK telah dilakukan. Menurutnya, keputusan tersebut diambil karena perusahaan tidak lagi mampu menanggung beban operasional di tengah terhentinya pasokan bahan baku. “Sebanyak 300 karyawan sudah kami PHK. Saat ini hanya tersisa sekitar 70-an karyawan,” ujarnya.

Rizki menambahkan, puluhan karyawan yang masih bertahan pun berada dalam kondisi tidak menentu. Aktivitas produksi praktis berhenti sehingga tidak tersedia pekerjaan. “Sisa karyawan ini juga terancam karena tidak ada kegiatan produksi yang bisa dijalankan,” katanya.

Baca Juga: Harga Beras Premium di Batam Kini Sentuh HET

Salah satu pekerja yang terkena PHK, Ita, mengaku terpukul dengan keputusan tersebut. Ia menyebut PHK menjadi kabar buruk di penghujung tahun dan kenyataan pahit yang harus dihadapi di awal tahun.

“Kami kehilangan pekerjaan secara mendadak, sementara kebutuhan hidup terus berjalan,” ujarnya.

Keresahan serupa dirasakan oleh pekerja yang belum terkena PHK. Novi, salah satu karyawan PT BBRI, mengatakan ketidakpastian masih membayangi. “Kami yang tersisa juga terancam. Tidak ada pekerjaan di perusahaan, status pun belum jelas,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tertahannya puluhan kontainer PT BBRI berkaitan dengan proses pemeriksaan lintas instansi atas dugaan impor limbah bermasalah. Pemeriksaan melibatkan Bea Cukai Batam, BP Batam, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

Terkait perkembangan terbaru, Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Evi Oktavia, menjelaskan bahwa pemilik barang telah menempuh langkah administratif. “Yang bersangkutan sudah menyampaikan permohonan reekspor dan saat ini masih dalam tahap persiapan oleh pemilik barang,” ujarnya.

Baca Juga: Keluhan Warga Tanjung Sengkuang Memuncak, Amsakar Minta Distribusi Air Segera Dipulihkan

Evi menegaskan Bea Cukai Batam tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku, sembari berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan penyelesaian dilakukan secara tepat dan sesuai regulasi.

Di sisi lain, informasi yang berkembang menyebutkan sedikitnya dua perusahaan lain di Batam juga melakukan langkah serupa dengan pengurangan tenaga kerja akibat persoalan kontainer yang tertahan. Total pekerja yang terdampak dari beberapa perusahaan tersebut diperkirakan mencapai ribuan orang.

Para pekerja berharap pemerintah pusat dan daerah segera mempercepat penyelesaian persoalan kontainer di Pelabuhan Batuampar. Mereka menuntut kepastian hukum dan solusi konkret agar roda industri kembali bergerak, sekaligus mencegah meluasnya gelombang PHK di awal tahun 2026. (*)

Artikel Imbas Kontainer Tertahan di Batuampar, 300 Pekerja PT BBRI Resmi Terkena PHK pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Komentar Mahfud MD soal TNI Jaga Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim

0
Nadiem Makarim muncul diruang sidang. (Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Sidang dugaan korupsi yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim melibatkan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pengamanan. Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD pun memberi komentar.

Menurut Mahfud, pengamanan persidangan seharusnya menjadi kewenangan utama Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Mahfud menjelaskan, pengamanan pengadilan sebenarnya telah diatur secara jelas dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Protokol Persidangan dan Keamanan dalam Lingkungan Pengadilan.

“Tetapi kalau ketentuan-ketentuan internal pengadilan itu ada Perma Nomor 5 Tahun 2020. Di situ disebutkan pengamanan pengadilan itu menurut Pasal 10 ayat 5 itu dilakukan pengaman internal pengadilan,” kata Mahfud dalam siniar Youtube, dikutip Jumat (9/1).

Ia menambahkan, Perma 5/2020 juga mengatur kemungkinan pelibatan aparat di luar pengamanan internal pengadilan, tetapi dengan syarat tertentu.

“Nah, lalu ada Pasal 10 ayat 6, tetapi untuk hal-hal yang menarik perhatian umum, bisa itu yang mengamankan Polri dan atau TNI, asal dikoordinasikan dengan pengadilan,” tegasnya.

Mahfud menegaskan, ketentuan tersebut harus dibaca secara utuh dan kontekstual, termasuk jenis perkara yang dihadapi dalam persidangan.

“Iya, di situ begitu di Perma itu, Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2020. Dan biasanya agak spesifik dengan kasus seperti terrorism, bukan korupsi,” ujarnya.

Menurut Mahfud, perkara korupsi memang kerap menarik perhatian publik, namun umumnya tidak menimbulkan ancaman keamanan serius yang memerlukan pelibatan TNI.

“Korupsi menarik tetapi tidak membahayakan, tidak menimbulkan kerusuhan. Kalau terorisme, pembunuhan berencana, itu bisa menarik. Kalau korupsi biasanya menarik perhatian tapi tidak membahayakan juga ya, bisa cukup pengamanan internal,” jelasnya.

Ia menilai, jika pengamanan tambahan memang diperlukan, maka aparat yang paling tepat adalah kepolisian, bukan langsung melibatkan TNI.

“Kalau terpaksa, ya Polisi. Di situ memang ditulis dan atau Polri. Kalau begitu ke mana arahnya? Tarik ke atas, ke undang-undangnya,” cetus Mahfud.

Mahfud kemudian merujuk pada Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang secara tegas mengatur kewenangan pengamanan.

“Menurut undang-undang Kepolisian Republik Indonesia, pengamanan itu hanya dilakukan oleh Polri. Bisa TNI masuk atas permintaan Polri. Itu standarnya di undang-undang,” bebernya.

Ia juga menyebut pola serupa berlaku dalam Undang-Undang Kejaksaan, yang membatasi permintaan pengamanan hanya kepada kepolisian.

“Di undang-undang Kejaksaan juga begitu. Kejaksaan bisa meminta pengamanan hanya kepada Polri, ya kan? Hanya kepada Polri. Kalau memang Polri merasa kurang mampu, Polri bisa minta ke TNI,” pungkas Mahfud. (*)

Artikel Ini Komentar Mahfud MD soal TNI Jaga Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim pertama kali tampil pada News.

Harga Beras Premium di Batam Kini Sentuh HET

0
Ilustrasi. Warga saat membeli beras di salah satu toko di Batamcenter. Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga beras premium di Batam terus merangkak naik sejak Desember 2025. Kenaikan bahkan sudah terjadi hingga lima kali dan kini menyentuh harga eceran tertinggi (HET). Kondisi tersebut terpantau hampir di seluruh pasar tradisional hingga swalayan modern di Batam.

Pantauan di Pasar Summerland, Nongsa, Kamis (8/1), sejumlah pedagang sembako telah menyesuaikan harga beras untuk seluruh merek premium dan platinum. Beras premium seperti Harumas, Anak Ajaib, Horas, Minang Raya, Dunia Kijang, dan Ayam Pulen dijual di kisaran HET Rp15.400 per kilogram.

Syukri, salah seorang pedagang sembako di pasar tersebut, mengatakan kenaikan harga beras terjadi bertahap sejak akhir tahun lalu.

“Sejak Desember sudah naik terus, kalau tidak salah sudah lima kali. Harumas dan Anak Ajaib yang awalnya Rp14 ribuan, sekarang sudah mentok di HET,” ujarnya.

Baca Juga: Tekan Harga Cabai, Pemko Batam Gelar Operasi Pasar Khusus

Ia mengaku, pedagang berada dalam posisi sulit. Pasalnya, harga beli dari distributor sudah berada di angka HET, sehingga nyaris tidak menyisakan keuntungan.

“Kami sekarang cuma habiskan stok lama. Kalau belanja beras sekarang, pasti dijual di atas HET supaya ada untung. Tapi kalau jual di atas HET, kami bisa melanggar aturan,” katanya.

Syukri berharap pemerintah dapat mengevaluasi dan menyesuaikan HET beras dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, tanpa penyesuaian, pedagang kecil akan semakin terjepit.

“Solusinya HET dinaikkan. Kalau jual di harga HET sekarang, kami sudah tidak ada untung lagi,” ucapnya.

Kondisi serupa juga terjadi di toko sembako lainnya. Stok beras lama mulai menipis, sementara harga pasokan baru dari distributor lebih tinggi. Kenaikan harga tidak hanya terjadi di pasar tradisional, tetapi juga merambah ke toko modern.

Di Swalayan Halima Summerland, harga beras premium juga mengalami penyesuaian. Per Kamis (8/1), beras merek Harumas dan Anak Ajaib dijual Rp15.200 per kilogram, Ayam Pulen Rp13.800, dan Dunia Kijang Rp15.000 per kilogram.

“Harga hari ini segitu. Besok bisa saja naik lagi karena stok sudah menipis” ujar Manajer Swalayan Halima, Faisal.

Baca Juga: MBG Kembali Disalurkan di SDN 010 Batam Kota Usai Libur Dua Pekan

Faisal menyebutkan, kenaikan terjadi pada hampir seluruh merek beras, baik premium maupun platinum. Harga tertinggi yang dapat dijual pihak swalayan saat ini masih dibatasi HET Rp15.400 per kilogram.

“Kenaikan ini katanya karena stok persediaan mulai menipis. Dari semua barang yang kami jual, hanya beras yang naik. Gula justru turun meski hanya sekitar Rp200,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, memastikan stok beras Bulog di Batam masih mencukupi. Saat ini, Bulog memiliki cadangan beras sekitar 2.000 ton di gudang.

“Tugas Bulog memastikan ketersediaan pangan. Meski harga di pasaran naik, harga beras Bulog, baik medium maupun premium, masih stabil,” ujarnya.

Ia menjelaskan, harga beras medium Bulog dijual Rp11.200 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per kilogram. Harga tersebut merupakan harga di tingkat distributor dan belum termasuk margin di pasar.

“Sampai sekarang belum ada kenaikan dari kami,” kata Guido. (*)

 

Artikel Harga Beras Premium di Batam Kini Sentuh HET pertama kali tampil pada Metropolis.

Jumat Pembuka Rezeki, Ini 6 Shio Paling Hoki pada 9 Januari 2026

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Ramalan shio Jumat, 9 Januari 2026, mengungkapkan enam shio yang diprediksi paling beruntung dalam menarik kekayaan dan kelimpahan. Energi hari ini dipengaruhi oleh Hari Penghancuran Kambing Air yang berfungsi membersihkan hal-hal yang selama ini menguras energi emosional dan mental.

Mengutip yourtango.com, hari ini menjadi momen untuk menyingkap kebiasaan lama, komitmen emosional, serta tanggung jawab yang tidak lagi memberikan manfaat. Kelimpahan justru datang bukan dari menambah usaha, melainkan dengan menghentikan kebocoran energi.

Berikut enam shio yang dinilai paling hoki pada Jumat, 9 Januari 2026:

1. Shio Kambing

Hari ini terasa sangat personal bagi pemilik Shio Kambing. Kesadaran muncul bahwa toleransi dan pengorbanan yang diberikan selama ini lebih besar dibandingkan manfaat yang diterima. Melepaskan beban menjadi kunci datangnya kelimpahan.

2. Shio Ular

Shio Ular mampu melihat ketidakefisienan kecil yang selama ini terabaikan. Keputusan tegas untuk memotong hal yang tidak produktif membuka jalan datangnya rezeki.

3. Shio Kerbau

Pemilik Shio Kerbau menyadari bahwa bertahan karena rasa tanggung jawab semata justru menghambat kemajuan. Keberuntungan hadir saat berani melepaskan.

4. Shio Anjing

Loyalitas yang berlebihan berubah menjadi kewajiban emosional. Kekayaan dan ketenangan datang ketika Shio Anjing menarik diri tanpa rasa bersalah.

5. Shio Tikus

Shio Tikus menyadari bahwa usaha yang dijalani tidak lagi sebanding dengan hasil. Kelimpahan datang melalui pengalihan arah dan strategi baru.

6. Shio Babi

Keterikatan emosional terhadap sesuatu yang sudah dilampaui menjadi penghalang. Hari ini menuntut kejujuran pada diri sendiri agar rezeki mengalir lebih lancar.

Ramalan shio hari ini menegaskan bahwa kekayaan dan kelimpahan tidak selalu datang dari bekerja lebih keras, melainkan dari keberanian untuk berhenti mempertahankan hal-hal yang menguras energi. Dengan melepaskan, pintu rezeki justru terbuka lebih lebar. (*)

Artikel Jumat Pembuka Rezeki, Ini 6 Shio Paling Hoki pada 9 Januari 2026 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Rokok Ilegal hingga Narkotika Masih Bayangi Batam

0
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Oktavian, bersama jajaran memberikan pemaparan pengungkapan sepanjang Januari sampai Desember 2025 di kantor Bea Cukai Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Peredaran rokok ilegal, minuman beralkohol tanpa izin, hingga narkotika masih menjadi ancaman serius di Batam sepanjang tahun 2025. Posisi geografis Batam yang strategis di jalur perdagangan internasional menjadikan wilayah ini kerap dimanfaatkan sebagai pintu masuk dan transit berbagai barang selundupan, meski pengawasan terus diperketat.

Sepanjang 2025, Bea Cukai Batam mencatat penerbitan 2.261 Surat Bukti Penindakan (SBP) atas berbagai pelanggaran kepabeanan dan cukai. Rangkaian operasi tersebut berhasil mengamankan barang dengan nilai lebih dari Rp 243 miliar, sekaligus mencegah potensi kerugian negara sekitar Rp 61,91 miliar.

Di lapangan, penindakan tersebut tidak hanya tercatat sebagai angka statistik. Aparat masih menemukan sekitar 29,61 juta batang rokok ilegal tanpa pita cukai yang sah beredar di Batam. Selain itu, turut diamankan lebih dari 4.800 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) serta sekitar 1,4 juta gram hasil olahan tembakau lainnya.

Meski dihadapkan pada tantangan pengawasan yang tinggi, kinerja penerimaan negara justru menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, Bea Cukai Batam berhasil menghimpun penerimaan negara sebesar Rp 938,79 miliar. Realisasi tersebut melampaui target yang ditetapkan dengan capaian 157,90 persen, bersumber dari bea masuk, bea keluar, cukai, serta penegakan administrasi kepabeanan.

Baca Juga: Keluhan Warga Tanjung Sengkuang Memuncak, Amsakar Minta Distribusi Air Segera Dipulihkan

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Oktavia, mengatakan bahwa pengawasan tidak semata-mata berorientasi pada penindakan. Menurutnya, memastikan kelancaran aktivitas perdagangan legal juga menjadi prioritas agar perekonomian daerah tetap tumbuh.

“Capaian kinerja Bea Cukai Batam sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang positif, ditandai dengan realisasi penerimaan yang tumbuh stabil, kualitas pelayanan yang sangat baik, serta pengawasan yang berjalan optimal,” ujar Evi.

Evi menjelaskan, capaian tersebut turut ditopang oleh perbaikan kualitas layanan. Sepanjang 2025, indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Bea Cukai Batam berada pada kategori “sangat baik” dengan nilai 3,68, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Dialog aktif dengan pengguna jasa juga terus dilakukan untuk menjaga transparansi dan responsivitas pelayanan.

Di sisi lain, pengawasan terhadap narkotika masih menjadi fokus utama. Bea Cukai Batam mencatat berbagai pengungkapan kasus Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) dengan beragam modus penyelundupan. Dari hasil penindakan tersebut, jutaan jiwa diperkirakan terselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika, sekaligus menghemat biaya rehabilitasi dalam jumlah besar.

Baca Juga: Gelombang Tinggi, Penumpang Kapal Mual hingga Muntah

Namun demikian, Evi menegaskan bahwa tantangan pengawasan di Batam belum berakhir. Arus barang yang bergerak cepat dan dinamis membuat potensi pelanggaran selalu terbuka. Karena itu, penguatan strategi pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Ke depan, Bea Cukai Batam memastikan sinergi lintas instansi tetap diperkuat, termasuk dengan BNN, Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya. Langkah ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku penyelundupan dan menjaga Batam dari ancaman peredaran barang ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. (*)

Artikel Rokok Ilegal hingga Narkotika Masih Bayangi Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Tekan Harga Cabai, Pemko Batam Gelar Operasi Pasar Khusus

0
Warga membeli cabai yang dijual saat operasi pasar khusus cabai di depan Kantor Lurah Belian, Kecamatan Batam Kota, Kamis (8/1). F.Rengga Yuliandra

batampos – Lonjakan harga cabai di pasar-pasar tradisional membuat ibu rumah tangga di Kota Batam harus memutar otak mengatur belanja dapur. Namun, harapan muncul saat Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menggelar operasi pasar khusus cabai di depan Kantor Lurah Belian, Kecamatan Batam Kota, Kamis (8/1).

Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi untuk mendapatkan cabai dengan harga lebih terjangkau. Pantauan di lapangan, antrean warga didominasi kaum ibu.

Mereka rela menunggu demi mendapatkan cabai yang dijual dengan harga Rp50 ribu per kilogram, lebih murah dibandingkan harga pasar yang saat ini mencapai Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Suasana pun tampak ramai, namun tetap tertib.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, mengatakan operasi pasar ini merupakan bagian dari strategi Pemko Batam untuk meredam gejolak harga cabai yang terus naik dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: MBG Kembali Disalurkan di SDN 010 Batam Kota Usai Libur Dua Pekan

“Untuk mengatasi harga cabai yang melejit, Pemko Batam menyiapkan dua program utama. Yang pertama Cabai Corner, dan yang kedua operasi pasar khusus seperti yang kita lakukan hari ini,” kata Mardanis.

Ia menjelaskan, Cabai Corner dirancang untuk melindungi petani lokal agar hasil panennya tidak jatuh ke tangan tengkulak dengan harga murah. Dalam skema ini, pemerintah kota membeli langsung cabai produksi petani lokal, kemudian penjualannya dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan dinas di wilayah masing-masing.

“Kalau ada petani panen 100 sampai 200 kilogram, itu kita ambil. Ibu-ibu KWT yang kemudian menjualnya di wilayahnya sendiri. Sistemnya COD. Jadi petani aman, harga terjaga, dan ibu-ibu KWT ikut berdaya,” jelasnya.

Selain Cabai Corner, Pemko Batam juga menggelar operasi pasar khusus untuk menjaga ketersediaan cabai harian, terutama saat produksi lokal belum mencukupi. Pada operasi pasar di Kelurahan Belian, sebanyak 200 kilogram cabai didistribusikan kepada masyarakat.

“Kalau di pasar harganya bisa Rp60 ribu sampai Rp70 ribu per kg, hari ini kita jual Rp50 ribu per kg. Ini bentuk intervensi pemerintah supaya masyarakat bisa bernapas,” ujarnya.

Untuk sementara, pasokan cabai dalam operasi pasar masih didatangkan dari Pulau Jawa. Hal ini dilakukan untuk menutup kebutuhan harian sambil menunggu masa panen cabai lokal yang belum berlangsung setiap hari.“Cabai lokal panennya tiga sampai lima hari sekali. Sambil menunggu, kita ambil dari Jawa agar setiap hari tetap ada pasokan dan penjualan,” kata Mardanis.

Baca Juga: Keluhan Warga Tanjung Sengkuang Memuncak, Amsakar Minta Distribusi Air Segera Dipulihkan

Ia menambahkan, operasi pasar akan digelar rutin setiap hari selama sepekan ke depan, dengan lokasi yang berpindah-pindah dan dijadwalkan merata di seluruh wilayah Kota Batam, menyesuaikan titik yang dinilai paling membutuhkan.

Antusiasme masyarakat, menurut Mardanis, sangat tinggi. Oleh karena itu, pembelian cabai juga dibatasi per orang agar lebih banyak warga yang bisa merasakan manfaatnya.
“Tadi kita lihat sendiri, sangat ramai. Kita batasi supaya adil. Ini untuk konsumsi rumah tangga, bukan untuk dijual kembali. Risikonya besar, bisa susut, busuk, dan rugi,” tegasnya.

Ke depan, Pemko Batam optimistis harga cabai dapat lebih stabil seiring meningkatnya produksi lokal. Saat ini, terdapat sekitar 15 hektare lahan cabai di Batam yang sudah mulai panen dan dikelola secara berjenjang.

“Panennya berkelanjutan sampai enam bulan ke depan. Setelah panen, langsung ditanam lagi. Jadi produksinya tidak berhenti. Mudah-mudahan ini bisa mengimbangi isu cabai mahal yang berkembang di masyarakat,” pungkas Mardanis.

Salah seorang warga Kelurahan Belian, Siti (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar khusus cabai ini. Menurutnya, harga cabai di pasaran sudah cukup memberatkan belanja rumah tangga.“Kalau di pasar sekarang harganya bisa sampai Rp70 ribu. Di sini Rp50 ribu, lumayan sekali selisihnya. Sangat membantu kami ibu-ibu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Yuliana, warga lainnya. Ia berharap operasi pasar seperti ini bisa digelar lebih sering dan menjangkau kelurahan lain di Batam.“Semoga tidak cuma hari ini saja. Kalau bisa sering-sering, karena cabai ini kebutuhan sehari-hari. Kalau mahal, kami yang susah,” katanya. (*)

Artikel Tekan Harga Cabai, Pemko Batam Gelar Operasi Pasar Khusus pertama kali tampil pada Metropolis.

PERSINAS ASAD Mantapkan Konsolidasi Nasional Lewat Munas VI di Jakarta

0
Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD saat menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VI pada Kamis (8/1) di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin, Pondok Gede, Jakarta.

batampos – Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VI pada Kamis (8/1) di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin, Pondok Gede, Jakarta. Gelaran ini sekaligus menandai peresmian kantor baru PB PERSINAS ASAD yang berada di kawasan yang sama dengan Padepokan PERSINAS ASAD.

Mengusung tema “Membangun Pesilat Profesional Berprestasi, Berbudaya, dan Berkarakter Luhur,” Munas VI disebut menjadi momentum penting bagi organisasi setelah 30 tahun berada di bawah pembinaan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Ketua Umum PB PERSINAS ASAD, Brigjen (Purn) TNI Agus Susarso, mengatakan kebersamaan dalam IPSI telah menumbuhkan karakter kependekaran dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

“Nilai-nilai luhur itu dibangun melalui proses panjang yang membutuhkan kesabaran dan ketulusan. Kini karakter pesilat PERSINAS ASAD telah diterima di berbagai lingkungan sebagai pribadi yang menjunjung akhlak dan nilai budaya,” ujarnya.

Agus juga memaparkan perkembangan signifikan organisasi. Dari sebelumnya berada di 24 provinsi, PERSINAS ASAD kini telah memiliki kepengurusan di 37 provinsi. Dua wilayah lainnya, Papua Barat dan Papua Pegunungan masih dalam tahap pembinaan dan persiapan sarana latihan.

Dalam Munas tersebut, Agus menyoroti pentingnya pendataan dan pembinaan perguruan-perguruan silat lokal yang jumlahnya mencapai ratusan bahkan ribuan.

“Perguruan kecil memiliki potensi besar dengan kekhasan masing-masing. Mereka perlu dihimpun dan dikelola secara profesional agar menjadi benteng budaya sekaligus mencegah potensi konflik,” katanya.

Sebagai langkah konkret, PB PERSINAS ASAD meresmikan Padepokan PB PERSINAS ASAD sebagai rumah bersama para pendekar. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang latihan terpadu, tempat musyawarah, serta wadah koordinasi berbagai perguruan pencak silat.

Ketua Umum PB IPSI, Benny Gautama Sumarsono, yang hadir dalam pembukaan Munas, menyampaikan apresiasi atas soliditas dan kontribusi PERSINAS ASAD. Ia menyebut keberadaan padepokan megah di Pondok Gede menjadi inspirasi bagi pembinaan pencak silat nasional.

“Kebersamaan, rasa hormat, dan saling menghargai adalah fondasi kemajuan pencak silat. PERSINAS ASAD telah memberi contoh baik dan menghasilkan banyak atlet berprestasi,” ujarnya.

Benny berharap PERSINAS ASAD dapat berkembang lebih luas, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara.

Dukungan serupa disampaikan Asisten Deputi Kemenpora, Khairil Adha, yang hadir mewakili Menpora Erick Thohir. Ia menilai PERSINAS ASAD konsisten mencetak pesilat nasional dengan prestasi membanggakan.

“Dari perguruan ini, kita optimistis akan lahir juara-juara baru yang mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, termasuk Olimpiade,” katanya.

Khairil menegaskan pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga kekayaan budaya bangsa yang harus dijaga. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebugaran sebagai bagian dari nilai keimanan.

Melalui Munas VI, PB PERSINAS ASAD menargetkan penguatan konsolidasi organisasi, peningkatan prestasi atlet, dan perluasan peran pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang berdaya saing global. (*)

Artikel PERSINAS ASAD Mantapkan Konsolidasi Nasional Lewat Munas VI di Jakarta pertama kali tampil pada News.

Arsenal Gagal Jauhi Manchester City

0
Pemain Liverpool, Dominik Szoboszlai (kiri), dan pemain Arsenal, Declan Rice, saling berebut bola dalam pertandingan Liga Inggris, Jumat (9/1). (bola.net)

batampos – Upaya Arsenal untuk memperlebar jarak poin secara signifikan di puncak klasemen Premier League harus tertahan. Bermain di kandang sendiri, skuad asuhan Mikel Arteta itu gagal menaklukkan perlawanan sengit Liverpool dalam laga yang berakhir tanpa gol pada Jumat (9/1).

Arsenal melewatkan kesempatan emas untuk unggul delapan poin atas rival terdekat mereka Manchester City.

Setelah City hanya mampu bermain imbang melawan Brighton pada Kamis (8/1), laga di Stadion Emirates itu seharusnya menjadi momentum bagi The Gunners untuk menciptakan jarak aman dalam perburuan gelar juara musim ini.

Dilansir dari ESPN, Arsenal sebenarnya mengambil kendali penuh pada 45 menit pertama. Bukayo Saka menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Liverpool.

Saka berulang kali merepotkan Milos Kerkez dan Alexis Mac Allister di sisi sayap. Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis serta ketangguhan Alisson Becker di bawah mistar gawang membuat upaya Arsenal selalu menemui jalan buntu.

Meskipun mendominasi penguasaan bola di babak pertama, Arsenal justru hampir kebobolan melalui serangan balik Liverpool. Kesalahan koordinasi antara William Saliba dan penjaga gawang David Raya hampir berbuah fatal ketika sapuan bola jatuh di kaki Conor Bradley pada menit ke-27.

Beruntung bagi tuan rumah, tendangan cungkil Bradley hanya membentur mistar gawang.

Memasuki babak kedua, Liverpool yang ditangani Arne Slot tampil lebih menyerang dan menekan Arsenal.

Dominik Szoboszlai menjadi sosok yang paling dekat untuk memecah kebuntuan pada menit ke-82. Gelandang asal Hungaria itu melepaskan tendangan bebas melengkung yang hanya tipis berada di atas mistar gawang David Raya.

Florian Wirtz juga sempat menuntut penalti setelah berbenturan dengan Leandro Trossard, tetapi wasit Anthony Taylor dan VAR memutuskan tidak ada pelanggaran.

Di sisi lain, Arsenal mencoba menyegarkan lini depan dengan memasukkan Gabriel Jesus dan Gabriel Martinelli. Meski mendapatkan peluang di menit-menit akhir, keduanya gagal menaklukkan gawang Alisson Becker.

Suasana pertandingan lalu memanas saat Gabriel Martinelli terlibat keributan dengan para pemain Liverpool. Hal itu dipicu oleh tindakan Martinelli yang mendorong Conor Bradley keluar lapangan saat pemain muda Liverpool itu tengah terkapar cedera.

Akibat cedera itu, Bradley akhirnya tidak mampu melanjutkan pertandingan dan harus ditandu keluar pada menit ke-90+5.

Hasil imbang itu masih menjaga posisi Arsenal di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin atas Manchester City.

Namun, dengan 17 pertandingan tersisa dan 51 poin maksimal yang masih dapat diperebutkan, hasil ini terasa seperti kerugian bagi Arsenal yang ingin segera mengakhiri penantian gelar juara selama 22 tahun.

Sementara itu, Liverpool berada di posisi keempat dengan perolehan 35 poin atau tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen. (*)

Artikel Arsenal Gagal Jauhi Manchester City pertama kali tampil pada Olahraga.