
batampos– Kabupaten Bintan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Innovative Government Award (IGA) sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif Nasional Kategori Daerah Perbatasan.
Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI diterima langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri pada Selasa (12/12/2023).
Ini merupakan penghargaan untuk keempat kalinya secara berturut-turut sejak 2020 diraih Kabupaten Bintan.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, penghargaan ini dipersembahkan untuk masyarakat Bintan.
“Alhamdulillah, hasil kolaborasi dari semuanya. Ini kado terindah untuk seluruh masyarakat Bintan,” kata dia.
IGA Award 2023 menempatkan Roby sebagai kepala daerah termuda yang berhasil membawa daerah Kabupaten Bintan memenangkan penghargaan ini.
Pada gelaran IGA 2023, Kabupaten Bintan mengusung inovasi unggulan “Bintan Peduli Lansia”.
Dia mengatakan, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada inovasi digital tetapi pelayanan publik inklusif juga dilakukan dengan inovasi nondigital yang menyentuh langsung masyarakat.
Dia mengatakan, program BLT Lansia dilaksanakan sejak 2021 dan menjangkau 4.200 kepala keluarga (KK) penerima manfaat.
Jumlah ini, kata dia, terus bertambah hingga 2022 mencapai 4.289 KK.
“Komitmen ini terus berlanjut hingga tahun 2023,” kata dia.
Pada Semester 1 tahun 2023 Pemkab Bintan melalui APBD telah menyalurkan BLT Lansia kepada 5.450 KK atau total selama 3 tahun kepemimpinannya terdapat 13.939 KK yang dipastikan menerima bantuan.
Dia mengatakan sebagai kepala daerah ini merupakan bukti bakti dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelompok- kelompok masyarakat rentan dengan inovasi inklusif.
BACA JUGA: Bintan Terima Apresiasi Penghargaan dari Dirjen Perikanan Budidaya KKP
Tidak hanya itu, inovasi Bintan Peduli Lansia juga didukung dengan integrasi jaminan kesehatan berobat gratis menggunakan KK atau KTP Bintan, Rumah Bahagia Lansia hingga adanya kader lansia bersama tenaga kesehatan rutin yang melakukan cek kesehatan.
“Inilah inovasi kolaboratif antara perangkat daerah dan masyarakat tentang Bintan Rumah Ramah bagi Lansia,” ujarnya.
Salah satu inovasi unggulan lainnya mengarah pada penekanan angka pengangguran dan penyerapan tenaga kerja.
Pandemi covid-19 jadi momentum lahirnya slogan “Bintan Bangkit” untuk merespon tingginya angka pengangguran yang menyentuh angka 8 persen. Perlu cara extraordinary untuk berhadapan dengan situasi tersebut. Silancar kemudian lahir memberikan dampak massive.
Hasilnya pada tahun 2022 pertumbuhan jumlah angkatan kerja di Bintan meningkat 4.735 orang, serapan tenaga kerja meningkat dari 69.950 menjadi 76.483 atau berjumlah 6.553 orang. (*)
Reporter: Slamet Nofasusanto








