Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 4209

Prabowo Hadiri Reuni Akbar Akabri 1970-1973 Bareng SBY

0
Menhan Prabowo Subianto di acara reuni emas Akabri tahun 1970-1973 pada Rabu (13/12) siang. (Istimewa)

batampos – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menghadiri acara reuni emas Akabri tahun 1970-1973 bertajuk “Reuni Emas 50 Tahun Cadaka Dharma: Menguak Memori, Merajut Silaturahmi” yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Rabu (13/12) siang.

Acara tersebut juga dihadiri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono; Menkopolhukam periode 2009-2014 sekaligus Panglima TNI periode 2006-2007 Marsekal (Purn.) Djoko Suyanto; Kapolri periode 2005-2008 Jenderal Pol (Purn.) yang juga Kepala BIN periode 2009-2011 Jenderal Pol. (Purn.) Sutanto.

BACA JUGA: Tsamara Amany Alatas Ditunjuk sebagai Staf Khusus Menteri BUMN

Dalam kesempatan itu, Prabowo makan siang bersama, bernyanyi dengan SBY, serta berjoget dengan seluruh peserta acara dan taruna-taruni Akademi Militer yang turut dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Prabowo berpesan agar para taruna dan taruni Akmil dapat terus belajar serta berlatih lantaran selama berada di Akmil mereka tengah dipersiapkan untuk menjadi calon pemimpin.

“Para taruna/taruni harus mengerti benar bahwa harapan bangsa ada di pundak kalian. Para taruna/taruni ini adalah para ksatria yang dipilih dari seluruh rakyat Indonesia. Para pemuda/pemudi yang terpilih atas kecerdasannya, fisiknya, kepribadiannya dan di lembah Tidar ini kalian akan digembleng dan dididik untuk memimpin, memimpin prajurit-prajurit kita,” tegas Prabowo.

Reuni akbar Akabri tahun 1970-1973 merupakan forum silaturahmi yang dihadiri oleh para purnawiran TNI-Polri yang merupakan lulusan Akabri Darat, Akabri Laut, Akabri Udara, dan Akbari Kepolisian. Tahun ini, acara dihadiri oleh 231 orang.

Purnawirawan TNI-Polri yang tergabung dalam paguyuban “Cadaka Dharma” ini dihitung dari angkatan dengan nomor akademi 70, serta mayoritas yang lulus pada tahun 1973 dan 1974. Prabowo sendiri merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1974.

Cadaka Dharma merupakan singkatan dari Catur Daya Eka Dharma, artinya 4 kekuatan untuk 1 dharma, yaitu untuk nusa, bangsa dan negara. (*)

Reporter: JP Group

Berkas 35 Tersangka Kericuhan Demo Rempang Dilimpahkan ke Pengadilan

0
demos
Unjuk rasa warga di kantor BP Batam berujung ricuh, Senin (11/9).

batampos – Kejaksaan Negeri akhirnya melimpahkan berkas perkara 35 tersangka dugaan melawan penegak hukum dalam aksi solidaritas bela Rempang di Kantor BP Batam ke Pengadilan Negeri Batam, Rabu (13/12). Artinya, dalam waktu dekat perkara ini akan disidang majelis hakim Pengadilan Negeri Batam.

Kasi Intel Kejari Batam, Andreas Tarigan mengatakan pihaknya sudah melimpahkan berkas perkara tersebut ke PN Batam. Dimana ada 3 berkas perkara yang dilimpah dengan 35 tersangka.

“Sudah kami limpah tadi (kemarin) ada 3 berkas dengan 35 tersangka. Satu berkas ada yang 26 tersangka, ada yang 8 tersangka dan 1 tersangka,” sebut Andreas.

Baca Juga: Tempat Pijat Plus Kembali Marak di Batuaji, Terang-terangan Rayu Pria

Menurut Andreas, karena sudah dilimpah artinya pihaknya tengah menunggu jadwal untuk sidang ke 35 tersangka dari PN Batam.

“Ya kami tinggal menunggu jadwal sidang,” ujarnya.

Sementara, Humas PN Batam, Edi Sameaputty membenarkan adanya pelimpahan berkas perkara dari Kejari Batam. Ada 3 berkas perkara yang displit dengan 35 tersangka.

“Sudah kami terima tadi siang. Tinggal menunggu penunjukan majelis hakim yang menyidang perkara itu nantinya,” jelas Edi.

Baca Juga: Kecelakaan di Sekupang, Pengendara Motor Tabrak Truk Molen

Diketahui, beberapa waktu lalu Kejari Batam telah menerima SPDP 42 tersangka terkait kerusuhan dalam penolakan relokasi Pulang Rempang. Ke 42 tersangka terdiri dari 7 saat kerusuhan pada 7 September di Rempang, 35 tersangka saat kerusuhan tanggal 11 September di kawasan Batam Center atau sekitaran Kantor BP Batam.

Bulan Oktober lalu, jaksa sempat mengembalikan berkas penyidikan dari polisi, karena menilai ada yang kurang. Jaksa pun memberikan petunjuk kepada polisi untuk melengkapi bagian penyidikan mana yang dirasa kurang. (*)

 

Reporter: Yashinta

Tsamara Amany Alatas Ditunjuk sebagai Staf Khusus Menteri BUMN

0
Tsamara Amany Alatas ditunjuk sebagai staf khusus di kementerian BUMN. (IG/tsamaradki).

batampos – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Tsamara Amany Alatas sebagai staf khusus menteri di bidang kebijakan publik atau public policy.

Dilansir dari Antara pada Rabu (13/12), kabar tersebut disampaikan oleh Erick Thohir saat menghadiri Peluncuran Employee Well-Being Policy di Jakarta, Rabu (13/12).

“Sekarang saya tambah lagi Bu Tsamara nih, ini Bu atau mbak. Nah ini staf khusus baru yang saya minta untuk fokus di public policy,” kata Erick .

BACA JUGA:Ammar Zoni Kembali Ditangkap Terkait Narkoba

Ia menuturkan pertimbangan penunjukkan Tsamara sebagai staf khusus menteri sebab Kementerian BUMN membutuhkan suara kaum muda, sebagai jembatan untuk menyambung aspirasi apa yang diperlukan oleh generasi muda.

Salah satu tugas Tsamara dalam kebijakan publik di Kementerian BUMN adalah memasukkan masalah kesehatan mental dalam program Employee Well-Being Policy.

“Salah satu diskusi dengan Tsamara adalah mental health, bahwa 70 persen generasi muda itu ada indikasi mental health. Dengan inspirasi itu, saya diskusi dengan Pak Tedi (Tedi Bharata Deputi SDM BUMN) akhirnya kami terapkan,” jelas Erick.

Kementerian BUMN baru saja mencanangkan program Employee Well-Being Policy guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman, dan bahagia.

Program tersebut bertujuan untuk menyongsong produktivitas, motivasi, kepuasan dan ketertarikan karyawan yang berpengaruh langsung pada performa perusahaan.

Sejumlah pelayanan baru yang diterapkan dalam Employee Well-Being Policy antara lain jaminan kesehatan selain BPJS, layanan kesehatan mental, pengelolaan jaminan kesehatan, komunitas olahraga, literasi finansial dan daycare.

“Salah satu contoh yang penting sekali daycare ini diterapkan di seluruh perusahaan-perusahaan, financial support literasi, itu perlu karena kadang kita lupa menabung, padahal namanya jabatan umur ada saatnya,” pungkas Erick Thohir. (*)

Reporter: JP Group

Selesai Dikerjakan, Jalan Amblas di Tiban Belum Bisa Dilalui

0
Jalan Gajah Mada Tiban Dalil Harahap 2 scaled e1701843815440
Jalan Gajah Mada, Tiban, Sekupang yang amblas sudah dicor, Minggu (3/12). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Perbaikan jalan yang amblas di dekat Perumahan Taman Sari, Sekupang selesai dikerjakan. Meski begitu, untuk sementara jalan yang menghubungkan Batam Center menuju Sekupang tersebut masih ditutup alias dipasang pembatas.

Hal itu, karena umur beton jembatan pada proyek itu belum cukup untuk bisa dilintasi kendaraan. Diperkirakan, jalan ini baru bisa difungsikan sepenuhnya beberapa hari ke depan.

“Betonnya mesti cukup umur dulu. Itu belum cukup umurnya nanti malah nggak kuat mengingat itu jalan arteri dilalui kendaraan berat,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Suhar, Rabu (13/12).

Baca Juga: Masih Langganan Banjir, Dinas Bina Marga Akan Cek Permasalahan Drainase di Tanjunguncang

Pantauan di lokasi, seluruh pekerjaan fisik di lokasi telah rampung dikerjakan. Baik sisi kanan maupun sisi kiri jalan yang amblas beberapa waktu lalu telah telah dipasang box culvert serta permukaan jalah telah dilakukan tahap pengecoran.

Kendati pengecoran telah rampung, ruas jalan ini masih belum bisa dilewati sepenuhnya. Hanya beberapa kendaraan roda dua yang bisa melewati jalan tersebut.

“Beberapa hari lagi ini (jalan) sudah kita dibuka untuk semua kendaraan,” tuturnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Sekupang, Pengendara Motor Tabrak Truk Molen

Ditanya mengenai pengaspalan, Suhar menjawab, pihaknya akan berkoordinasi dengan BP Batam. “Secepatnya. Belum pun diaspal, nanti kalau sudah cukup umur akan langsung kita buka. Jadi gak nunggu aspal dulu baru buka,” pungkasnya.

Sebelumnya, hujan deras yang melanda Kota Batam sejak dini hari Kamis (23/11) menyebabkan jalan raya utama di depan perumahan Taman Asri, Kelurahan Tiban Baru, Sekupang amblas. Amblasnya jalan Gajah Mada, yang merupakan jalur vital bagi sebagian besar pengendara, yang mengakibatkan kemacetan panjang dari arah Nagoya menuju ke Sekupang.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Mikel Arteta Buktikan Arsenal Pantas Bersaing di Level Tertinggi Eropa

0
Mikel Arteta

batampos – Manajer Arsenal Mikel Arteta menilai tim asuhannya telah menunjukkan penampilan yang sangat baik di babak penyisihan grup dan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing kembali di Liga Champions Eropa.

Dalam laga terakhir fase grup Liga Champions 2023/24, Arsenal bermain imbang 1-1 melawan PSV Eindhoven pada Selasa (12/12) malam, menegaskan posisi The Gunners yang finis di puncak grup B.

Diketahui bahwa kedua belah pihak memang sudah memastikan tempat mereka di babak 16 besar Liga Champions sebelum pertandingan yang digelar di Belanda itu dimulai.

Setelah absen selama tujuh tahun di kompetisi Liga Champions, Mikel Arteta merasa Gabriel Jesus dkk telah membuktikan bahwa mereka pantas berada di level teratas.

“Secara keseluruhan, menurut saya, sangat positif,” kata Mikel Arteta dalam konferensi pers usai laga melawan PSV, dikutip dari Bein Sports pada Rabu (13/12).

“Setelah enam atau tujuh tahun tidak mengikuti kompetisi dan memiliki tim yang belum memiliki banyak pengalaman, saya rasa kami telah bermain dengan sangat baik,” sambungnya.

Pelatih asal Spanyol tersebut menyatakan bahwa dirinya puas dengan gaya bermain yang ditampilkan oleh anak asuhnya.

“Saya sangat menyukai pendekatan tim di setiap pertandingan, cara kami mencoba bermain. Kami meraih beberapa hasil besar dan pengalaman besar,” tegasnya.

Mikel Arteta merasa senang The Gunners dapat memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu tim terbaik di Eropa dan berharap tim London Utara dapat bersaing lebih jauh lagi.

“Secara keseluruhan finis pertama dengan satu pertandingan tersisa, kami harus sangat bahagia,” ucap pelatih yang pernah bermain untuk Arsenal tersebut.

“Sekarang kami harus menutup babak tersebut hingga bulan Februari dan memastikan bahwa ketika babak tersebut dibuka kembali, kami berada di tempat terbaik untuk bersaing dengan tim papan atas lainnya,” pungkas Mikel Arteta. (*)

 

Reporter: JPGroup

 

Raker PWI Kepri 2023 Rumuskan Sejumlah Program Kerja

0

batampos– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar rapat kerja (Raker) tahun 2023 di Melawa Premium Cafe & Resto Teh Tarik Belakang Padang, kawasan Golden City, Bengkong, Batam, Rabu (13/12/2023).

Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim menyambut baik pelaksanaan raker yang dilaksanakan hari ini. Dimana seluruh program yang disusun dan disepakati bersama nantinya akan dibahas serta dimatangkan kembali pada komisi-komisi terkait untuk pengurus berikutnya.

“Program yang lahir dalam raker ini adalah hasil dari sumbangsih pemikiran seluruh jajaran pengurus. Harapan kami pada Konferprov V nanti bisa berjalan aman dan kondusif. Sehingga bisa memilih pengurus baru yang kelak akan membawa organisasi wartawan ini utuh dan solid lagi. Siapapun yang terpilih, PWI Kepri tetap bersatu dan kompak,” ujarnya dalam sambutan.

Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Kepri, Richard Nainggolan menambahkan bahwa, raker pengurus ini membahas sejumlah agenda penting dan program kerja yang nantinya akan menjadi panduan bagi para pengurus.

“Raker ini adalah bentuk kesiapan organisasi menyongsong tahun 2024, dan tentunya, PWI Kepri harus merancang program kerja secara matang,” tegasnya.

Pihaknya juyga mengapresiasikan para pengurus yang sudah hadir dan memberikan rekomendasi/masukan sehingga lebih mematangkan program kerja mendatang.

“Saya mengapresiasikan kawan-kawan yang hadir. Mudah-mudahan masukan yang didapatkan ini bisa mewakili organisasi kita ke depannya,” sebut pria yang akrab disapa Opung itu.

BACA JUGA: Pilih Ketua Baru, Konferprov PWI Kepri Dijadwalkan 15-16 Desember

Raker dilanjutkan dengan pembentukan komisi-komisi yang akan membahas organisasi dan program kerja. Komisi A bidang hukum dan perlindungan wartawan, Komisi B pendidikan serta peningkatan kompetensi wartawan dan Komisi C anggaran dan keterampilan wartawan.

Tercatat sejumlah program kerja priorotas yang dibahas. Mulai dari pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PWI Kepri, Focus Group Discussion (FGD) dengan aparat penegak hukum, forum investigasi dan tim khusus/satgas pembelaan untuk wartawan serta rencana penetapan kantor sekretariat di Kota Provinsi yaitu Tanjungpinang.

Selanjutnya penguatan organisasi, pengembangan kemampuan sumber daya manusia (SDM), program go to school/campus, pelatihan publik speaking untuk pengurus hingga pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Lalu pererat kerja sama dengan para mitra, menjalin sinergitas bersama pemerintahan provinsi (Pemprov) dan instansi vertikal lainnya. Kemudian pembuatan unit bisnis yang dijalankan PWI Kepri serta memberikan beasiswa bagi keluarga anggota PWI Kepri yang meninggal dunia. (*)

Reporter: Alpian

Ammar Zoni Kembali Ditangkap Terkait Narkoba

0
ILUSTRASI: Ammar Zoni tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menjalani sidang perdana kasus dugaaan narkoba, Jakarta, Selasa (22/08/2023). (Imam Husein/Jawa Pos)

batampos – Penangkapan aktor Ammar Zoni benar-benar membuat publik terkejut. Pasalnya, dia kembali ditangkap polisi akibat melakukan kasus yang sama ketiga kalinya yaitu menyalahgunakan narkoba.

Ammar zoni ditangkap pada Selasa (12/12) malam di daerah Serpong, Tangerang. Belum ada informasi dari pihak kepolisian mengenai detail barang bukti dalam penangkapan Ammar Zoni kali ini.

Yang cukup mengejutkan, Ammar Zoni baru dinyatakan bebas dari dalam lapas Cipinang Jakarta Timur pada Rabu, 4 Oktober 2023. Itu berarti dia ditangkap lagi hanya hanya selang sektiar 2 bulan dari dia selesai menjalani hukuman 7 bulan penjara.

BACA JUGA: Menlu Retno Marsudi Temui Komisioner Tinggi UNHCR untuk Bahas Isu Rohingya

Dalam jumpa pers kebebasan Ammar Zoni di bilangan Menteng Jakarta Pusat pada Senin, 9 Oktober 2023 lalu, Ammar menyatakan komitmennya untuk menjauhi narkoba. Kala itu Ammar Zoni merasa ada banyak hal yang hilang akibat berurusan dengan kasus narkoba.

Mulai dari waktu kebersamaan dengan keluarga hingga pekerjaan yang hilang akibat dirinya menggunakan narkoba dan harus mendekam di balik jeruji besi.

“Waktu 7 bulan sangat banyak yang terlewati. Anak saya sudah bisa berjalan, banyak banget perubahan. Saya ingin mengembalikan momen yang hilang itu dan akan menjaga bapak saya yang saat ini sedang sakit,” kala Ammar Zoni kala itu.

Menurut Ammar, manusia pasti tidak sempurna. Dia juga bisa melakukan kesalahan. Namun yang paling penting bisa belajar dari kesalahan itu dengan tidak mengulanginya kembali.

“Insya Allah ke depannya saya akan berusaha menjadi lebih baik lagi,” ujar Ammar Zoni.

Sayangnya komitmen dan janji Ammar Zoni diingkari. Dia kembali jatuh ke jurang yang sama untuk ketiga kalinya dengan ditangkap polisis pada Selasa kemarin.

Sebelumnya, Ammar Zoni ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja pada Juli 2017 dan Ammar Zoni dijatuhi hukuman 1 tahun rehabilitasi.

Pada bulana Maret 2023, Ammar Zoni kembaali ditangkap polisi karena menggunakan narkoba jenis sabu. Atas kasus tersebut, dia pun dijatuhi hukuman 7 bulan penjara dan dinyatakan bebas dari dalam penjara pada Oktober 2023. (*)

Reporter: JP Group

Masih Langganan Banjir, Dinas Bina Marga Akan Cek Permasalahan Drainase di Tanjunguncang

0
Banjir Cuaca Dalil Harahap scaled e1702460577259
Banjir di Perumahan Barelang Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (12/12). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam segera memetakan persoalan banjir yang terjadi di sejumlah pemukiman warga di Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Persoalan alam seperti air laut pasang juga akan diperhitungkan untuk meminimalisir banjir rob yang kerap terjadi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Suhar menuturkan, penanganan akan segera dilakukan namun timnya harus terlebih dahulu melakukan pemetaan masalah yang ada.

“Nanti kita koordinasi dengan perangkat di sana. Kita cek ke lokasi dan pengerukan drainase tetap akan dilakukan. Kita petakan dulu persoalannya,” ujar Suhar.

Baca Juga: Tempat Pijat Plus Kembali Marak di Batuaji, Terang-terangan Rayu Pria

Untuk wilayah Kecamatan Batuaji diakui Suhar penanganan banjir dengan proyek normalisasi drainase sudah berjalan di beberapa titik. Proyek ini merombak secara besar-besaran drainase induk yang ada agar air lebih lancar mengalir.

Wilayah Kelurahan Tanjunguncang juga akan segera ditangani sesuai sesuai dengan anggaran yang ada.

“Penanganan sementara tentu kita kerok dulu drainase yang bermasalah. Selanjutnya baru kita kerjakan sesuai hasil pemetaan masalah tadi,” kata Suhar.

Seperti diberitakan sebelumnya sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga di Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji masih jadi langganan banjir. Penyebabnya masih sama yakni sistem drainase yang belum tertata dengan baik.

Baca Juga: Pengungsi Rohingya di Galang, Begini Respon UNHCR 

Pada Selasa (12/12) siang, hujan turun. Hampir semua ruas jalan dan pemukiman di dekat kawasan industri galangan kapal itu terendam banjir. Banjir cukup besar sehingga merepotkan pengguna jalan atau warga yang berada di pemukiman.

Warga pengguna jalan harus mencari jalur alternatif karena genangan air yang cukup tinggi seperti di depan kantor kelurahan Tanjunguncang dan jalan masuk kawasan galangan kapal. Begitu juga di pemukiman seperti Perumahan Sumberindo, Bagaman dan Marina View banyak yang terendam banjir.

“Di sini persoalannya di banjir rob. Kalau air laut lagi pasang dan hujan air akan naik, ” kata Syamsudin, Selasa (12/12).(*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Menlu Retno Marsudi Temui Komisioner Tinggi UNHCR untuk Bahas Isu Rohingya

0
Menlu RI Retno Marsudi (kiri) bertemu dengan Komisioner Tinggi UNHCR Filippo Grandi (kanan) di Kantor PBB di Jenewa, Swiss, pada Senin (11/12/2023).

batampos – Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi bertemu dengan Komisioner Tinggi UNHCR, Filippo Grandi guna membahas isu pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayah Indonesia.

Dilansir dari Antara, dalam pertemuan yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Senin (11/12), di sana Retno menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini dengan kedatangan bertubi-tubi para pengungsi Rohingya.

“Dan saya sampaikan, terdapat dugaan kuat masalah penyelundupan dan perdagangan manusia,” ungkap Retno.

BACA JUGA:UNHCR Desak Malaysia Tak Pulangkan Pengungsi Myanmar

Dalam pembicaraan empat mata yang dilakukan dengan sangat terbuka tersebut, Retno menyebutkan bahwa Grandi sangat memahami tantangan yang dihadapi Indonesia.

Grandi berjanji bahwa UNHCR akan berusaha semaksimal mungkin membantu untuk menyelesaikan masalah ini, seperti dengan memberikan bantuan untuk mendukung kehidupan para pengungsi tersebut.

“Saya juga menyampaikan kepada UNHCR untuk terus mendesak negara pihak Konvensi Pengungsi untuk segera mulai menerima resettlement sehingga beban tidak bergeser ke negara lain, seperti Indonesia,” kata Retno.

Jumlah pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayah Indonesia meningkat. UNHCR mengatakan ada lebih dari 1.200 orang Rohingya yang telah mendarat di Indonesia sejak November 2023, dengan setidaknya 300 orang tiba di Aceh pekan lalu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pekan lalu menyatakan adanya dugaan kuat keterlibatan jaringan tindak pidana perdagangan orang dalam peningkatan jumlah pengungsi Rohingya di Indonesia.

Meskipun bukan pihak Konvensi Pengungsi PBB, Republik Indonesia tetap membantu dan menampung sementara para pengungsi dengan alasan kemanusiaan.

Presiden Jokowi mengarahkan agar bantuan kemanusiaan sementara kepada pengungsi diberikan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat lokal. (*)

Reporter: JP Group

Atlet JKI Kepri Bawa Pulang Enam Medali Emas dan Perak di Kejurnas

0
Atlet JKI Kepri dari Batam yang berhasil meraih medali pada Kejurnas Kungfu Tradisional Indonesia 2023.

batampos – Atlet bela diri Judoka Kungfu Indonesia (JKI) wilayah Kepri di Batam kembali menorehkan prestasi. Tujuh atlet JKI Kepri dari Batam yang ikut bersaing berhasil membawa pulang enam medali emas dan satu medali perak di Kejurnas Kungfu Tradisional Indonesia .

Kejurnas ini digelar Asosiasi Kungfu Tradisional Indonesia (Akti) dalam rangka Jambore Nasional Akti II di Malang, Jawa Timur, 8-10 Desember 2023.

Ini prestasi yang yang sudah kesekian kali sebab pada kejurnas sebelumnya juga membawa pulang medali emas. Mereka ini adalah atlet berprestasi yang membawa nama Kepri dan sudah melalui seleksi tingkat daerah sebelumnya.

Tujuh atlet yang berprestasi ini adalah Melki Sitohang siswa SMP Negeri 36 mendapatkan mendali perak kategori pra junior putra kelas 39, Bagus Tapu Joy Napitupulu siswa SMP 11 yang mendapat mendali emas kategori Phibu kelas 45 Kg pra junior.

Andika Dwi Putra Sinaga, siswa SMA Negeri 5 Batam mendapatkan mendali emas kategori Phibu kelas 52 junior putra, Amos George Sandoval Sitompul, siswa SMA Negeri 5 Batam mendapatkan medali emas kategori junior putra, Jonathan Septian Rajagukguk siswa SMA Tunas Baru mendapat medali emas, kategori Phibu kelas 60 kilogram.

Gery Steven ,siswa SMA Tunas Baru mendapat medali emas kategori Phibu 70 kilogram, serta Michael Jeremi Manurung,, siswa Tunas Baru mendapat medali emas kategori Phibu kelas 75 kilogram up junior putra.

Berangkat bersama Pelatih Training Centre, Robinson Sinaga serta Ketua Pengda JKI Kepri Sarjono Siregar, para atlet ini bisa bersaing dengan baik. Ratusan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia berhasil mereka singkirkan di kelasnya masing-masing.

“Tiga bulan persiapan dan anak-anak ini sangat bersemangat,” ujar Robinson Sinaga yang menggembleng para atlet untuk persiapan selama tiga bulan sebelum bertanding.

Sarjono Siregar mengapresiasi prestasi para atlet JKI ini. Dia berharap ada perhatian dan dukungan dari pemerintah untuk terus membina semangat para atlet ini. Bagaimanapun perhatian pemerintah daerah selama ini masih sangat minim bahkan tidak ada sama sekali.

“Itulah yang jadi kendala kami saat ini. Perhatian dari Pemda masih sangat minim. Padahal sudah berulang kali berprestasi mengharumkan nama Kepri,” ujar Sarjono.

Senada disampaikan oleh pelatih sasana para atlet berprestasi tersebut Dian Simamora yang mengaku para atlet JKI Kepri sangat membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah daerah untuk pengembangan seni bela diri JKI ke depannya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara