Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 4211

BKKBN Kepri Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Program Bangga Kencana

0

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri menggelar workshop peningkatan kapasitas program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting bagi petugas lini lapangan dan tim pendamping keluarga.

Penyuluh KB Ahli Utama BKKBN, Dwi Listyawardani mengapresiasi Pemprov Kepri yang selalu optimis dalam memaksimalkan peran seluruh lini lapangan dan tim pendamping keluarga (TPK) dalam pelaksanaan program bangga kencana dan pencegahan stunting.

“Diharapkan melalui workshop ini seluruh lini lapangan dan TPK dapat meningkatkan dan menguatkan keterlibatan peranan dan konvergensi mitra lini lapangan yang terkait dengan pendampingan calon pengantin dan keluarga berisiko stunting,” kata Dian, dalam sambutannya mewakili Kepala BKKBN RI.

foto: istimewa
Penyerahan piagam penghargaan di Pokja BKB saat workshop peningkatan kapasitas petugas lini lapangan dan TPK.

Ia mengatakan para mitra itu perlu ditingkatkan kapasitasnya dan berkolaborasi dalam pendampingan kepada calon pengantin bisa dilakukan melalui berbagai pendekatan para mitra sesuai dengan jalur tupoksi dan jejaringnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, mengucapkan selamat datang pada peserta peningkatan kapasitas program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting bagi petugas lini lapangan dan TPK.

“Terimakasih BKKBN Kepri mengadakan kegiatan workshop dan telah mengundang 175 TPK dari seluruh kabupaten/kota di Kepri,” kata Gubernur.

Ansar meyakini TPK sebagai garda terdepan mempunyai peran penting dalam pencegahan stunting di Kepri sebagai pengambilan langkah preventif dan promotif, serta pemberian rujukan untuk mendapatkan akses ke layanan yang dibutuhkan.

“Sejak dibentuknya TPK yang diprakarsai oleh BKKBN, pendampingan terhadap keluarga berisiko mempunyai anak stunting akan menjadi lebih terarah dan tepat,” sebut Ansar.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, menambahkan TPK adalah sekelompok tenaga yang dibentuk dan terdiri dari Bidan, Kader TP PKK dan Kader KB untuk melaksanakan pendampingan keluarga.

“Tugasnya adalah penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial,” ujar Rohina.

Dalam berbagai kondisi, Rohina menyebut komposisi TPK dapat disesuaikan melalui kerjasama dengan bidan dari desa/kelurahan lainnya.

Dalam pelaksanaanya, pendampingan calon pengantin ini mengalami beberapa kendala diantaranya sulit kesulitasn untuk mendapatkan data calon pengantin sejak awal.

“Para mitra ini perlu ditingkatkan kapasitasnya dan berkolaborasi dalam pendampingan kepada calon pengantin bisa dilakukan melalui berbagai pendekatan para mitra sesuai dengan jalur tupoksi dan jejaringnya,” tutup Rohina. (*)

Bintan Resort Bekali Siswa Cara Jitu Memilih Karir Melalui Program Kasih Sayang

0

batampos – Bintan Resorts tidak henti-hentinya memberi perhatian, dukungan, inspirasi dalam memajukan pendidikan bagi komunitas lokal yang ada di sekitar kawasan wisata Bintan Resort, Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

F.Bintan Resort untuk Batam Pos.
Kepala Divisi Sumber Daya Manusia PT BRC, Anton Setiawan menyerahkan cinderamata kepada pihak pemerintah dan sekolah terkait dengan kerjasama bantuan pendidikan oleh Bintan Resorts pada acara pembukaan kegiatan Kasih Sayang di Lagoi Bay, Bintan Resorts, Sabtu (16/12/2023).

Kali ini, sebanyak 75 siswa dari berbagai SMA/SMK mengikuti kegiatan Kasih Sayang yang digulirkan oleh Bintan Resort di pusat rekreasi pantai Lagoi Bay, kawasan wisata Bintan Resort, Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (16/12/2023).

Melalui kegiatan Kasih Sayang ini, para siswa dapat memperluas wawasan dan memperkaya pengalaman belajar di luar lingkungan kelas.

“Acara ini lebih dari sekadar rekreasi biasa. Mereka akan diberi kesempatan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan mentoring yang dirancang khusus untuk memperluas wawasan dan memperkaya pengalaman belajar di luar lingkungan kelas,” ungkap Kepala Divisi Pengembangan Masyarakat, Kawasan Wisata Bintan Resorts, Bhakti Adi.

Menurut dia, ini menjadi momen yang sangat berharga dan istimewa. Betapa tidak, mereka bersama orangtuanya mengikuti kegiatan yang sarat dengan nilai pendidikan.

“Kehadiran orang tua dalam acara ini untuk terlibat secara langsung bersama anak-anaknya dalam proses pengambilan keputusan yang krusial terkait pendidikan dan tujuan di masa depan,” kata dia.

Bahkan pengunjung yang berada di lokasi kegiatan juga diperkenankan mengikuti kegiatan ini.

Dalam kegiatan ini, kata dia, pihaknya mengadakan sesi konsultasi antara pelajar dengan psikolog profesional dan praktisi sumber daya manusia.

“Ini adalah kesempatan yang tak biasa di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Melalui sesi konsultasi ini, dia mengatakan, pelajar diberikan pencerahan mengenai berbagai karier dan minat di dunia kerja, membantu mereka dalam menentukan jalur pendidikan setelah menyelesaikan pendidikan di SMA/SMK.

Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang pendidikan tinggi serta membuka pandangan para pelajar terhadap ragam peluang yang tersedia.

“Jadi melalui kegiatan ini dapat membantu para pelajar SMA atau setara dalam membuat pilihan yang tepat mengenai jurusan perguruan tinggi mereka,” kata dia.

Para profesional dari Hotel Grand Lagoi, Hotel Doulos Phos dan Natra Bintan di kawasan Bintan Resorts juga turut memberikan dukungan dengan berbagi pengalaman melalui sesi tanya jawab tentang industri perhotelan bagi pelajar.

Salah satu hal yang paling membanggakan dari kegiatan Kasih Sayang ini adalah kontribusinya terhadap pendidikan di Kepulauan Riau khususnya Kabupaten Bintan.

Hasil dari program Kasih Sayang yang telah berlangsung hingga dua dekade ini, nyata terlihat dari prestasi yang telah diraih.

Banyak peserta program sebelumnya yang berhasil meraih beasiswa Bintan Cakrawala dari Bintan Resorts.

Mereka tidak hanya melanjutkan pendidikan tinggi di Politeknik Bintan Cakrawala dan Sahid Bintan Institute dibawah naungan Yayasan Bintan Resorts, tetapi juga berhasil meraih kesempatan melanjutkan studi di berbagai universitas terkemuka di Indonesia dan bahkan telah bekerja di industri perhotelan, pariwisata dan bidang industri lainnya.

Dia mengatakan, program Kasih Sayang yang digulirkan oleh Bintan Resorts bagi pelajar setempat akan terus berkembang dalam pendekatan serta memberikan dukungan yang berkelanjutan, sematamata untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekitarnya.

“Tujuan Bintan Resort agar terus lahir generasi masa depan Kepri yang unggul, berwawasan luas, berkualitas dan mampu bersaing di kancah global,” tukasnya.

Chief Operating Officer PT Bintan Resorts (BRC), Abdul Wahab sebagai pengelola kawasan Bintan Resorts dalam sambutannya yang diwakili oleh Kepala Divisi Sumber Daya Manusia PT BRC, Anton Setiawan menjelaskan bahwa kegiatan Kasih Sayang oleh Bintan Resorts ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk membekali siswa siswi dengan wawasan luas mengenai karier di bidang pekerjaan sehingga mereka bisa menentukan jurusan yang ingin ditempuh di perguruan tinggi.

Tidak hanya itu, Bintan Resorts berkolaborasi dengan PT Bintan Inti Industrial Estate, sebuah kawasan industri di Lobam juga memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mendapatkan beasiswa.

“Sebanyak 500 anak Bintan telah mendapatkan manfaat beasiswa Bintan Cakrawala untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi sejak program beasiswa ini diluncurkan,” ungkap Anton Setiawan.

Sub Koordinator Kurikulum & Penilaian Dis Dik Kepri, Suhono, Spd. M.M. dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pihak sekolah SMA atau setara diharapkan dapat mempersiapkan anak-anak di wilayah Bintan agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh industri di Bintan. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

Warga Keluhkan Jalanan di Sei Jang Berdebu

0
Beberapa ruas jalan di Kelurahan Sei Jang berdebu akibat aktivitas angkut tanah, Jumat (15/12/2023)

batampos– Pedagang makanan di sekitar Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, tepatnya di Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka mengeluhkan kondisi jalan yang berdebu akibat aktivitas pengangkutan tanah pada proyek milik Pemko Tanjungpinang.

Pantauan Batam Pos, Jumat (15/12) tampak truk lori ilir mudik membawa tanah kuning dari Gang Natuna, Sei Jang dan kondisi jalan yang dikotori oleh tanah terjatuh dari truk tersebut.

Salah satu pedagang bubur ayam, Dani, mengatakan aktivitas lori itu diperkirakan sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir membawa tanah kuning.

BACA JUGA: Warga Kawal Minta Kompensasi Uang Debu dari Tambang Pasir, Tepi Jalan Rp 500 Ribu, Agak ke Dalam Rp 300 Ribu

“Sekitar dua minggu mungkin. Setiap hari lewat depan warung ini,” kata Dani.

Dani menuturkan aktivitas angkut tanah itu memang membuat jalanan berdebu dan terkadang debunya juga masuk hingga ke dalam warung karena terbawa angin.

“Kadang masuk juga debutnya, tapi mau gimana lagi. Warung di sana dua kali sehari nyiramin tanah kuning depan warungnya,” ucapnya.

Menurut Dani, aktivitas pengangkutan tanah itu juga harus dibersihkan oleh petugas secara berkala agar debunya tidak menumpuk begitu banyak di jalanan.

“Apalagi kalau cuaca panas gini debunya pasti berterbangan,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor, Fasko menyebut hal serupa, jalanan yang berdebu itu membuat pengendara harus berhati-hati karena debunya berterbangan membuat mata perih.

“Lihat aja nih debunya, kena mata sakit juga nih,” tutur Fasko. (*)

Reporter: Peri Irawan

Warga Meral Curhat Sulit Dapat Solar Bersubsidi

0
Polsek Meral lakukan komunikasi melalui jumat curhat kepada warga pasir panjang. f,POLRES KARIMUN

batampos– Dalam rangka mempererat talisilaturahmi dan komunikasi bersama masyarakat, Polsek Meral melakukan jumat curhat bersama masyarakat Pasir Panjang. Kapolsek Meral Kapolsek Meral AKP Kumala Enggar Anjarani yang diwakili oleh Kanit Binmas Polsek Meral Ipda Sutarman mengatakan, melalui jumat curhat ini bisa memberikan masukan langsung dari masyarakat tentang aktivitas masyarakat yang ada di pasir Panjang.

” Salah satunya, tentang kebutuhan BBM jenis solar subsidi yang sulit didapatkan. Sebab, rata-rata masyarakat disana mata pencaharian nelayan,” terangnya, Jumat (15/12).

Dengan keluhan tersebut, pihaknya akan menyampaikan kepada pemerintah daerah melalui dinas perikanan untuk melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi dibeberapa lembaga penyalur. Sehingga, bisa benar-benar tepat sasaran, dengan melengkapi dokumen perizinan seperti tanda daftar kapal perikanan (TDKP), agar kedepannya mendapatkan kuota BBM Solar Subsidi bagi yang belum ada.

BACA JUGA: Untuk Nataru, Pemkab Jamin Ketersediaan Pasokan BBM dan Elpiji 3 Kilogram

” Saya juga menghimbau kepada masyarakat pasir Panjang menjelang Pemilu 2024 ini mari bersama-sama untuk menjaga keamanan. Terutama, terhadap berita hoax, black campaign, jika terjadi situasi yang mengganggu Siskamtibmas jangan segan-segan untuk menginformasikan ke Polsek Meral atau melalui media center kami yang ada di Polres Karimun yaitu Call Center 110, kami selalu siap dan langsung menanggapinya,” pesannya.

Sedangkan Ketua pemuda Sepedas Pasir Panjang Hendra menyampaikan, terimakasih atas kesediaan Polsek Meral yang telah meluangkan waktunya untuk bersilaturrahmi dan sekaligus mendengar masukan atau keluh kesah masyarakat. Dimana, sebagian besar masyarakat Sepedas Laut merupakan nelayan dalam melakukan aktifitas melaut sangat memerlukan BBM jenis solar subsidi yang sulit didapatkan, adakah cara agar nelayan mudah dalam mendapatkan solar.

” Terimakasih atas kunjungan personil Polsek Meral. Kita siap mendukung suksesnya Pemilu 2024,” ucapnya.(*)

Reporter: Tri Haryono

Ingat…RSUD Kepri Tak Siapkan Layanan Kejiwaan Khusus untuk Caleg Gagal

0
Gedung RSUD EHD Tanjunguban yang berada di simpang tiga lampu merah, Kecamatan Seri Kuala Lobam terlihat dari luar, Selasa (11/1). F.Slamet Nofasusanto

batampos-Ternyata 2 rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) tidak menyiapkan layanan masalah kejiwaan khusus bagi calon legislatif (caleg) gagal pada kontestasi Pemilu 2024.

Kedua rumah sakit tersebut yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib di Kota Tanjungpinang dan SUD Jiwa dan Ketergantungan Obat (JKO) Engku Haji Daud di Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

“Sampai saat ini belum ada layanan khusus untuk caleg gagal. Kami tetap melayani masyarakat seperti biasanya, melalui poli psikiatri,” kata Humas RSUD Raja Ahmad Thabib Pemprov Kepri, Iqbal, di Tanjungpinang, Kamis.

Senada dikemukakan Kepala Bidang Pelayanan RSUD JKO Engku Haji Daud, Taufic Qurahman. Pihaknya juga tidak memberikan layanan khusus caleg yang mengalami gangguan jiwa karena gagal Pemilu 2024.

Siapapun pasiennya, kata dia, akan mendapatkan pelayanan yang sama selama memenuhi prosedur BPJS Kesehatan.

“Kami siap memberikan pelayanan kepada warga yang mengalami masalah kejiwaan. Tak ada pembedaan antara pasien umum atau caleg,” ujarnya.

BACA JUGA: Polisi Dilarang Berfoto dengan Caleg

Taufic menyebutkan saat ini RSUD JKO Engku Haji Daud telah menyiapkan 20 ruangan perawatan gangguan kejiwaan, tiga diantaranya ruang isolasi.

Ruangan isolasi itu, lanjutnya, dikhususkan bagi pasien yang gaduh dan gelisah, seperti sering mengamuk, mengancam orang lain, serta menyakiti diri sendiri, sehingga tidak mempengaruhi pasien lainnya.

“Saat ini sudah terisi sekitar tiga orang laki-laki dan empat perempuan, dengan empat orang petugas jaga secara bergantian tiga shift kali, ditambah satu orang sekuriti,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau KPU agar petugas Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 ikut medical check up, sehingga bukan cuma para caleg yang diperiksa kesehatannya.

“Pemeriksaan kesehatan bagi KPPS sangat penting guna menghindari kejadian Pemilu 2019, dimana cukup banyak petugas KPPS meninggal akibat kelelahan,” katanya. (*)

Reporter: Antara

Level Internasional, ITEBA Wisuda 80 Mahasiswa

0
zzz F Iteba Wisuda Sabtu 16 Desember 2023 F Suprizal Tanjung 41
Para mahasiswa mengikuti prosesi wisuda angkatan II tahun 2023 di Auditorium ITEBA di Auditorium Kampus ITEBA, Komplek Vitka, Tiban, Sabtu (16/12/2023). F Suprizal Tanjung

Asman: ITEBA Harga Lokal, Rasa Internasional

batampos – Institut Teknologi Batam (ITEBA) dalam Rapat Senat Sidang Terbuka mewisuda 80 wisudawan dan wisudawati angkatan II tahun 2023 di Auditorium Kampus ITEBA, Komplek Vitka, Tiban, Sabtu (16/12/2023).

BACA JUGA: Batam Tourism Polytechnic Wisuda 90 Mahasiswa, Asman: Kita Jangan Kirim Pembantu, Kirim Tenaga Ahli BTP ke Luar Negeri

”Wisudawan tadi berasal dari Program Studi (Prodi) Teknik Komputer (TK), Sistem Informasi (SI), Desain Komunikasi Visual (DKV) dari Fakultas Informasi dan Matematika (MA), Teknik Industri (TI) dan Manajemen Rekayasa (MR) dari Fakultas Industri,” sebut Rektor ITEBA, Prof Dr Ing Ir H Hairul Abral dalam sambutannya.

BACA JUGA: Siap Mendunia, BTP Wisuda 198 Mahasiswa

Wisuda dihadiri Wakil Gubernur Sumatra Barat Dr Ir Audy Joinaldy SPt MSc MM IPM ASEAN Eng; Ketua Yayasan Vitka, Astika Mutiarazma; Direksi Yayasan Vitka, Alvidyan Virgarazman; Direktur Batam Tourism Polytechnic (BTP), M Nur A Nasution; akademisi dari National University of Singapore (NUS); Dosen Universiti Sains Malaysia (USM), Ir Ts Dr Lokman Mohd Fadzil; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri; perusahaan industri Batam dan Kepala SMA/ SMK/ MA di Batam.

Disebutkan Hairul, ITEBA berupaya menciptakan lulusan berdaya saing di tingkat nasional dan internasional. Misalnya. Profesor dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) mengajar di ITEBA. Paper dosen ITEBA atas nama Sabarinsyah tembus Jurnal Internasional Bereputasi 2023 sebagai syarat meraih profesor. Mahasiswa Sistem Informasi ITEBA terpiih sebagai mentor (instruktur, red) magang di Infinite Learning IBM Academy for Hybrid Cloud and AI. Kampus ini berhasil meloloskan  program hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang merupakan hasil kompetisi dari Perguruan Tinggi se-Indonesia yang didanai  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) sebesar Rp 764.526.000. Selain itu, ITEBA mendapatkan anugerah kelembagaan Ristek Dikti kategori Perguruan Tinggi Pelaksanaan PKKM 2023 Liga 3 – Regional 2 dengan penghargaan Bronze. ITEBA juga menerima bantuan dari Pertamina Rp 494 juta. Dan berbagai prestasi lainnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan VITKA yang juga mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Dr H Asman Abnur SE MSI meminta akademisi ITEBA agar bisa membuat kamus ini harga (biaya kuliah, red) lokal, namun rasa (kualitasnya, red) internasional.

Saat ini ada 5.000 pelaut Indonesia di Singapura. Mereka perlu memperpanjang sertifikat ke Jakarta. Nanti, ITEBA akan membuat Prodi Kemaritiman. Jadi, pelaut Indonesia tidak  perlu lagi ke Jakarta. Cukup di ITEBA.

ITEBA papar Asman telah mengirim alumninya ke luar negeri. Tahun tahun berikutnya, akan semakin banyak alumni yang menguasai teknoloni, IT, komputer dan lainnya ke luar negeri.

Dingatkan Asman, ITEBA harus bekerja sama dengan dunia industri. Tanya apa kebutuhan industri? ITEBA yang menyiapkan kurikulum dan SDM-nya.

Audy Joinaldy memotivasi wisudawan untuk terus mengembangkan Iptek dan menguasai Media Sosial (Medsos).

Ketua Tim Sistim Informasi dan Kerjasama LLDIKTI X, Sirjon SKom meminta alumni bisa menciptakan lapangan kerja untuk diri sendiri dan masyarakat. (*)

Reporter: SUPRIZAL TANJUNG

349 Warga Bintan Pindah Memilih Jelang Pemilu 2024

0

batampos– Di Kabupaten Bintan, sudah ada 349 warga mengajukan pindah memilih jelang Pemilu 2024. Terdiri dari 191 pemilih pindah masuk dan 158 pemilih pindah keluar.

Anggota KPU Bintan, A. Fauzi, mengatakan jumlah warga pindah memilih tersebut tersebar di 10 kecamatan, 25 kelurahan/desa, dan 95 TPS se-Kabupaten Bintan.

“Layanan pindah memilih bertujuan agar hak politik dan hak pilih masyarakat tetap terakomodir pada Pemilu 2024,” kata Fauzi di Bintan, Kamis.

Ia menyebutkan masyarakat dapat mengakses layanan pindah memilih di kantor Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan, atau Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di masing-masing kecamatan, sehingga tidak perlu lagi datang ke kantor KPU Bintan.

Masyarakat dapat mengurus dokumen pindah memilih selambat-lambatnya 30 hari sebelum pemungutan suara, tepatnya pada tanggal 15 Januari 2024. Kecuali, bagi pemilih yang akan difasilitasi di TPS lokasi khusus, bisa mengajukan maksimal H-7 jelang pemungutan suara Pemilu 2024 tanggal 14 Februari 2024, seperti tahanan dan orang sakit.

Fauzi menjelaskan bahwa warga yang mengurus pindah memilih, harus memenuhi sembilan kriteria persyaratan yang ditetapkan KPU, antara lain menjalankan tugas di tempat lain saat pemungutan suara, dan menjalani rawat inap di fasilitas kesehatan.

Kemudian, penyandang disabilitas menjalani rehabilitasi di panti sosial, lalu menjalani rehabilitasi narkoba, menjalani tahanan di rumah tahanan, menjalani tugas belajar, pindah domisili, tertimpa bencana alam, serta bekerja di luar domisili.

BACA JUGA: Halo Bawaslu, Banyak APK Caleg Ditempel di Tiang Listrik dan Pohon di Tepi Jalan

“Selain sembilan kriteria itu, tidak akan kami layani,” ujar Fauzi.

Fauzi menambahkan total daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 yang ditetapkan KPU Bintan pada tanggal 21 Juni 2023, sebanyak 123.355 orang yang tersebar di 496 TPS.

Penetapan DPT itu berdasarkan dokumen kependudukan Kabupaten Bintan. Sementara warga di luar domisili Bintan, tidak bisa masuk DPT. Namun, dapat mengurus pindah memilih ke daerah itu asal memenuhi persyaratan yang berlaku.

“Misalnya, ada warga luar domisili urus pindah memilih ke Bintan, maka mereka masuk dalam daftar pemilih tambahan atau DPTb,” ungkap Fauzi.

Menurutnya sampai saat ini KPU Bintan terus melayani warga pindah pilih, baik pindah masuk maupun keluar daerah tersebut, sehingga jumlah pemilih di Bintan senantiasa berkembang dari waktu ke waktu.

“Berbagai alasan warga mengurus pindah memilih, paling banyak itu karena pindah domisili,” demikian Fauzi. (*)

Reporter: Antara

Dinkes Kepri: Covid 19 Varian Eris Tidak Begitu Infeksius

0
Kadinkes Provinsi Kepri, Mohammad Bisri.

batampos-Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak begitu khawatir dengan penyebaran virus covid 19 varian baru yang telah masuk ke Indonesia.

Namun demikian, Dinkes Kepri tetap meningkatkan kewaspadaan terutama di pintu masuk pelabuhan dan bandara.

Kadinkes Provinsi Kepri, Muhammad Bisri mengatakan saat ini tingkat kewaspadaan terhadap covid-19 cenderung pasif, sebab belum ditemukan peningkatan orang yang dirawat di rumah sakit.

“Menurut para ahli jenis varian ini tidak lebih parah, tidak lebih menular dan tidak lebih fatal. Itu yang penting dalam memahami penyakit itu,” kata Bisri, di Tanjungpinang, Jumat (15/12).

BACA JUGA: Kasus Covid Meningkat di Singapura-Malaysia, Karantina Pelabuhan Tingkatkan Pengawasan di Pelabuhan

Suatu penyakit akan menjadi kontentrasi jika terjadi peningktan orang sakit dan meninggal dunia, sementara saat ini di Kepri belum terjadi. Surat edaran yang dibuat saat ini hanya bersifat kewaspadaan secara umum.

“Misalnya bagi yang belum vaksin silahkan datang ke fasilitas kesehatan yang menyediakan vaksin. Sekarang baru ada di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP),” ujarnya.

Bisri menerangkan, sekarang jenis virus yang mulai mewabah itu adalah Omicron Varian Eris EG.5 dengan karakter yang lebih ringan dibanding virus sebelumnya.

“Jika virus itu berkembang maka generasi berikutnya tidak begitu infeksius,” ujarnya.

Meski demikian, satgas di Kepri mulai meningkatkan kewaspadaan di pintu masuk pelabuhan dan bandara di Kepri. Pengawasan itu berdasarkan edaran kementerian kesehatan (Kemenkes).

“Termasuk di rumah sakit kita sudah ada meningkatkan kewaspadaan. Sudah mulai dipersiapkan lagi karena di Singapura terjadi peningktan,”tambahnya.

Jika ditemukan warga yang suspect maka akan dilakukan pemeriksaan dan hasilnya positif terpapar maka akan dilakukan penelusuran. (*)

Reporter: Peri Irawan

Pelabuhan Batam, Karimun, Tanjungpinang Wajib Siapkan Protokol Kesehatan

0
Junaidi

batampos– Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat edaran terkait dengan kewaspadaan covid-19 yang menerpa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Kepala Dishub Kepri Junaidi mengatakan, pihaknya sudah menerima surat dari kemenkes tersebut. Ia mengatakan, kewaspadaan tersebut ditujukan kepada pelabuhan-pelabuhan di Kota Batam, Tanjungpinang, dan Karimun, yang terintegrasi dengan negara tetangga.

“Pelabuhan yang terintegrasi dengan negara tetangga itu harus menyiapkan protokol kesehatan yang sudah tetapkan oleh Karantina Kesehatan, seperti di Karimun, Tanjungpinang, Batam,” katanya saat dihubungi di Batam, Jumat.

Selain itu ia menambahkan surat edaran tersebut ditujukan kepada daerah perbatasan dengan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang cukup tinggi. Hal tersebut juga seiring dengan momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, dimana Kepri menjadi salah satu pilihan bagi wisman untuk berkunjung.

BACA JUGA: Kasus Covid Meningkat di Singapura-Malaysia, Karantina Pelabuhan Tingkatkan Pengawasan di Pelabuhan

Sebelumnya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam meningkatkan pengawasan di pintu-pintu masuk internasional, seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19 yang terjadi di Singapura.

Kepala KKP Kelas I Batam Ahmad Hidayat di Batam, Kamis (14/12), mengatakan hal tersebut dilakukan dengan kembali dipasangnya alat pengukur suhu badan di pelabuhan internasional yang ada di kota itu.

“Sebenarnya kalau kami melakukan pengetatan dan pengawasan itu mulai dari adanya kasus pneumonia, itu kami sudah mulai sosialisasi kepada masyarakat kemudian melakukan peningkatan dan pengawasan di pelabuhan. Itu yang kami lakukan dari kemarin,” kata Ahmad.

Ia mengatakan hingga saat ini tidak ada persyaratan khusus untuk perjalanan dari luar negeri ke Indonesia, tetapi pihaknya tetap melakukan pengawasan di pintu masuk. (*)

Reporter: Antara

Polisi Siapkan Langkah Preventif Tanggulangi Potensi Bencana

0
Personel Polairud menyiapkan peralatan kesiapan penanggulangan bencana di Tanjungpinang. F. Humas Polresta Tanjungpinang

batampos– Polresta Tanjungpinang telah menyiapkan langkah preventif guna menanggulangi dan menghadapi potensi bencana alam di Tanjungpinang.

Kasat Polairud Polresta Tanjungpinang, AKP Muhammad Akhmal menegaskan pentingnya kesiap-siagaan dalam mengantisipasi bencana alam seperti banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor karena berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Menurutnya, langkah-langkah yang perlu diambil antara lain melakukan pendataan daerah rawan longsor dan banjir serta mengetahui jumlah rumah penduduk.

BACA JUGA: Polsek Kundur Gelar Apel Antisipasi Siaga Bencana Alam

Selanjutnya, melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Menyiapkan kekuatan personel dan sarana prasarana yang diperlukan pada saat terjadi bencana, serta melaksanakan pelatihan bagi personel,” kata Kasat.

Adanya kesiapan penanggulangan bencana alam, diharapkan mampu mendeteksi dini potensi bencana yang dijalankan dengan efektif.

“Semoga kesiapan ini menjadi bentuk pengabdian sebagai anggota polisi,” Tegas Akhmal. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar