
batampos – Penyanyi dangdut Jenita Janet mengungkapkan perasaan bahagianya bisa membantu fasilitasi pasien ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) untuk melakukan latihan vokal dan merilis single sendiri. Pasien yang difasilitasi Jenita Janet untuk memiliki single sendiri berasal dari salah satu yayasan di daerah Tambun, Bekasi. Yayasan ini menampung ODGJ sebanyak 500 lebih pasien dan membantu kesembuhan mereka.
Berawal dari Jenita Janet mendatangi sebuah yayasan yang berada di daerah Bekasi Jawa Barat beberapa waktu lalu. Dari pertemuan dengan sejumlah pasien ODGJ yang sudah hampir sembuh, Jenita Janet mencoba menjajal kemampuan mereka dalam bernyanyi.
Jenita Janet dibuat terpukau karena ternyata mereka memiliki kemampuan yang bagus dalam bernyanyi. Dia pun memberikan pesan dan masukan kepada mereka.
Baca Juga:Undian Volume 7 Grand Batam Mall Berhadiah Motor Honda Genio
“Mereka menghabiskan hari-harinya dengan bernyanyi dan senang banget Janet bisa ngasih support untuk bisa mengembalikan kepercayaan diri mereka lewat bernyanyi dan berbahagia,” ujar Jenita Janet dalam keterangannya, Senin (18/12).
Menurut pantun Di-reject, sejumlah pasien yang memiliki kemampuan bernyanyi untuk menyalurkan bakat mereka dalam bernyanyi dari dilatih hingga masuk dapur rekaman difasilitasi oleh yayasan yang membantu proses penyembuhan mental mereka sendiri.
“Masya Allah dengar kabar bahagia ternyata bakat mereka di- support yayasan sampai dibuatkan lagu sendiri dan rekaman. Terharu, bangga, mereka bisa berkarya meski dengan segala keterbatasannya,” tutur Jenita Janet.
Dari total 590 warga binaan yang ada di yayasan, 3 nama terpilih dibuatkan lagu sendiri dan menjalani rekaman. Mereka terpilih karena memiliki bakat spesial di bidang tarik suara.
Ketiganya adalah Rosi Arisha, Elsi Ardella, dan Silla Swastika. Rosi Arisha merilis single berjudul ‘Bertahan’ dan Elsi Ardella menghadirkan single ‘Janji Manismu’. Sementara Silla Swastika lagunya kini masih dalam proses pengerjaan.
“Ini memberikan kesempatan para ODGJ untuk dapat kembali normal dan sembuh dari gangguan mental yang selama ini mereka alami bertahun-tahun lamanya. Dan mematahkan stigma negatif dari sebagian masyarakat,” kata H Marsan Susanto selaku Ketua Yayasan Al-Fajar Berseri.
Lewat perilisan single, Rosi, Elsi, dan Silla diharapkan bisa tumbuh mandiri sekaligus mengembalikan rasa kepercayaan diri mereka untuk kembali normal dan menjadi contoh yang baik bagi para penderita gangguan mental.
“Kita wajib bersyukur mereka yang memiliki kekurangan, ternyata punya kelebihan, punya talenta, yang belum tentu kita yang normal memiliki. Atas dorongan, atas motivasi, mereka ingin bangkit membuktikan kepada semua bahwa mereka juga bisa seperti orang-orang pada umumnya,” tutur Hasan Basri.(*)
Reporter : JP Group



“Penggemar motor unik, trendi, dan eksis yakni Honda Genio mari merapat! Motor matik yang buat pengendaranya tampil beda ini dapat dibawa pulang hanya dengan DP 1.5 juta dan angsuran perbulannya hanya 905 ribu loh, Sobat Honda juga bisa mendapatkan diskon sebesar 200 ribu. Ada potongan angsuran 1 – 2 kali juga loh! Wahh akhir tahun, promonya spesial banget! Plus ada hadiah langsung Plat Holder dan Jaket Spesial Genio!” ujar Duri Yanto, Sales Manager Honda Kepri.


Kegaiatan kali ini diusung dengan suasana yang lebih santai dan ramah, rangkaian acara meliputi gathering, pemaparan singkat terkait teknologi sepeda motor listrik Honda, kuis dan lucky draw. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran managemen dan Sales Force Management PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, yang akan berbagi dan mengulas mengenai beberapa teknologi yang ada pada sepeda motor listrik Honda. Melalui presentasi, para peserta diajak memahami beberapa teknologi yang ada.

